CHAPTER 1. There s nothing left to say but good bye Air Supply

dokumen-dokumen yang mirip
PROLOG. Wow, lihat! Dia datang. Kata Ronald sambil bersiul.

DIPA TRI WISTAPA MEMBILAS PILU. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com

Aku menoleh. Disana berdiri seorang pemuda berbadan tinggi yang sedang menenteng kantong belanjaan di tangan kirinya. Wajahnya cukup tampan.

Kehidupan itu terlalu penuh dengan kebahagian bagi orang yang menyadarinya Tommy membaca kalimat terakhir dari sebuah novel yang diterbitkan melalui

Aku memeluk Ayah dan Ibu bergantian. Aroma keringat menusuk hidungku. Keringat yang selama ini menghiasi perjuangan mereka membesarkanku. Tanpa sadar

S a t u DI PAKUAN EXPRESS

Sayang berhenti menangis, masuk ke rumah. Tapi...tapi kenapa mama pergi, Pa? Masuk Sayang suatu saat nanti pasti kamu akan tahu kenapa mama harus

CINTA 2 HATI. Haii...! Tiara terkejut, dan menatap pada pria itu. Pada saat itu, ternyata pria itu juga menatap kearah Tiara. Mereka saling menatap.

.satu. yang selalu mengirim surat

PAGI itu Tahir dengan terburu-buru menuju

It s a long story Part I

Soedjono-Tresno Private High School (STPHS) (I)

Ketika mimpi menjadi sebuah bayangan, aku menanyakan "kapan ini akan terwujud?" Mungkin nanti, ketika aku telah siap dalam segalagalanya

Suara alunan piano terdengar begitu lembut

Persahabatan Itu Berharga. Oleh : Harrys Pratama Teguh Sabtu, 24 Juli :36

Kanuna Facebook on September 07, 2011 Prolog

pernah terasa sama lagi setelah kau mengalami hal yang fantastis. Bagiku, pengalaman selama di Vazard adalah hal yang fantastis.

Cinta, bukan satu hal yang patut untuk diperjuangkan. Tapi perjuangan untuk mendapatkan cinta, itulah makna kehidupan. Ya, lalu mengapa...

Dengan senyum aku menyapanya. Tapi dia tidak merespon dan tetap saja membaca sebuah novel. Sekali lagi aku mengulangi sapaanku.

- Sebuah Permulaan - - Salam Perpisahan -

Anak laki-laki itu segera mengangkat kakinya. Maaf, ujarnya, sementara si anak

CATATAN KECIL MASA SEKOLAH. dan cerita-cerita lainnya

Juli Milik kita. Aku sudah sampai depan RS Margono. siap. menunggu. engga usah kaget, aku bisa. menit aku sampai, tunggu ya mas

Alifia atau Alisa (2)

Ah sial aku selingkuh!

Hai Cindy selamat ya sudah jadi anak SMU Suara yang sudah tak asing lagi baginya.

Oleh: Windra Yuniarsih

1 Curahan Hati Sebatang Pohon Jati

Damar, apakah pada akhirnya mereka ini bisa benar-benar pulang?

Fiction. John! Waktunya untuk bangun!

LUCKY_PP UNTUKMU. Yang Bukan Siapa-Siapa. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com

DI BALIK DINDING. Apa ya, yang berada di balik dinding itu?, selalu dan selalu dia bertanya-tanya

Tanggal kelima belas bulan Juni. Purnama bersinar

Hari masih pagi di saat pertama kalinya Reandra mulai masuk sekolah setelah dua minggu lamanya libur kenaikan kelas. Hari ini adalah hari yang

Mungkin mereka tidak akan menemuiku, ujarku dalam hati.

Sahabat Terbaik. Semoga lekas sembuh ya, Femii, Aldi memberi salam ramah. Kemarin di kelas sepi nggak ada kamu.

TUGAS PERANCANGAN FILM KARTUN. Naskah Film Dan Sinopsis. Ber Ibu Seekor KUCING

Bimo, Ra, Kenapa lagi sama calon lakimu itu duhai Syaqilaku sayang? godaku. Ojo ngenyeklah. Hahaha. Iya, iya. Bimo kenapa? Tadi aku nggak sengaja

Flower 1. Enam Tahun yang Lalu

No Oedipus Complex Keterangan Dialog dalam novel Halaman Ya Tidak. Kemudian ayah itu, selalu tidak sabar, akan lompat dari kedua orang tua yang tidak

Semalam Aldi kurang tidur. Hujan deras ditambah. Rahasia Gudang Tua

Teguh masih mengintip

Kata Mereka tentang KUMCER Pasir

Yarica Eryana. Destiny. Penerbit HKS

Aku Tidak Mengerti Orang Biasa

AYAH MENGAPA AKU BERBEDA?

Karya Kreatif Tanah Air Beta

Chapter 1. Baik, selagi kalian mencatat, saya absen.

sebenarnya saya terlambat karena saya terlambat bangun, maafin saya Pak, saya sudah berbohong dan terlambat. Pak Guru memukul meja, sambil berkata,

Untuk ayah.. Kisah Sedih.

Untuk Speakers, Okky Avianty, Januari-02. dan keponakan paling kepo sedunia. -Deniz Rausan Fikri.

Bayangan Merah di Laut dan Tempat Untuk Kembali:

SAHABAT PERTAMA. Hari Senin pagi, Lisha masih mandi. Padahal seharusnya ia sudah berangkat sekolah.

Wonderheart ditinggali oleh manusia-manusia yang memiliki kepribadian baik. Tidak hanya itu, hampir semua dari mereka nampak cantik dan

Buku BI 1 (5 des).indd 1 10/12/2014 8:43:03

UJIAN TENGAH SEMESTER PERANCANGAN FILM KARTUN

PATI AGNI Antologi Kematian

Lucu memang.. Aku masih bisa tersenyum manis, melihatmu disana tertawa lepas bersamanya.

BAB IV IMPLEMENTASI KARYA

Dibalik perjuangan seorang "PAPA"

Tak Ada Malaikat di Jakarta

Kau Tetap Indonesiaku

IBU DAN CINTA INT.DI DAPUR TEMPAT IBU MULYADI MEMASAK(PAGI)

P A D A M U E M B U N

Cinta memang tidak akan ada yang tahu kehadirannya, cinta bisa datang dan pergi tanpa diduga. Cinta bisa berdampak positive ataupun negative terhadap

"Tapi mimpi itu inspirasi. Aku ragu untuk melangkah tanpa aku tau mimpiku."

SINOPSIS. Universitas Darma Persada

TUGAS UJIAN PERANCANGAN FILM KARTUN NASKAH FILM. Disusun Oleh :

Budi Mulyanto. Hati Bicara

kegiatan sehari hari pelajaran 2

Pemilik jiwa yang sepi

Cermin. Luklukul Maknun

ANTARA DENDAM DAN CINTA. Oleh: Sri Rahmadani Siregar

Suatu hari, saat liburan semester pertama mereka pergi ke sebuah pantai. Disana mereka menghabiskan waktu hanya bertiga saja. ``Aku mau menuliskan

AKU AKAN MATI HARI INI

Surat Cinta Untuk Bunda Oleh : Santi Widiasari

Berpisah... mudah kau bilang begitu. Kau bilang ini hanya sementara, dan bukan selamanya. Tapi aku tetap tidak rela kau pergi. Di gerbang kampus itu

BAB II RINGKASAN CERITA. sakit dan mengantarkan adik-adiknya ke sekolah. Karena sejak kecil Lina

Dari jarak sepuluh meter bisa kukenali siapa lelaki yang duduk menundukkan kepalanya dan bertumpu pada lengannya yang ia letakkan di atas lutut.

Mengajarkan Budi Pekerti

Pada suatu hari saat aku duduk di bangku sudut sekolah, tiba-tiba seseorang menepuk pundakku dari belakang.

Yui keluar dari gedung Takamasa Group dengan senyum lebar di wajahnya. Usaha kerasnya ternyata tak sia-sia. Dia diterima berkerja di perusahaan itu

Aku selalu suka sebuah pertemuan, karena buat ku pertemuan adalah awal dari kisah yang mungkin bisa dikenang atau untuk dibuang.

BATANG BERMANFAAT. Farhan Abdul Aziz M. Kau berjalan diatas kertas Kau menari-nari diatas kertas Kau berjasa bagi kita Kau adalah pahlawanku

Aku benci saat angin berhembus.. Karena saat itulah mereka akan sadar bahwa aku berbeda...

sudah rapi kembali setelah dicukur. Ruangan-ruangan didalam bangunan ini sangat

Sinar yang Hilang. Ketika Takdir Menyapa 1

Terdengar suara ayam berkokok yang menandakan hari sudah mulai pagi, aku pun bangun untuk siap-siap berangkat sekolah. Nama ku Dinda aryani aku masih

PIPIN, KAKEK, DAN KERETA API. El Johan Kristama

dengan penuh hormat. rumah. mata.

Aku sering kali bertanya, Mengapa?

Marwan. Ditulis oleh Peter Purwanegara Rabu, 01 Juni :25

Heart 119. Dan aku harap, kita tidak akan pernah bertemu. lagi.

Naskah Film Pendek. Sahabat Karib

Anam Rufisa. Catatan Anak Kelinci. Penerbit. Ana Monica Rufisa

Lo suka Shilla? Rio menoleh, menatap Ify yang ada di sampingnya dengan tatapan tidak percaya. Aah nggak-nggak. Ada-ada aja lo, elak Rio. Gu-gue haus.

membuat orang tuamu repot, Andri. Tuturnya dengan halus saat menjalankan motornya.

ONIMUSHA Written by REZA FAHLEVI ( )

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. perumahan Graha Kuncara Eksekutif blok AB-1 Kelurahan Kemiri, Kecamatan

Transkripsi:

CHAPTER 1 There s nothing left to say but good bye Air Supply Wolverhampton, 29 Agustus 2006 -Sierra s pov- Happy birthday, Lee! ucapku girang setelah Lee meniup lilin di atas kue ulang tahunnya. Lee, sahabat kecilku kini telah berusia 13 tahun. Terima kasih, Sierra, ucapnya tersenyum padaku dengan senyuman manisnya. Yang mampu membuat semua orang ikut tersenyum padanya. Pesta berlangsung meriah. Aku menikmatinya dengan Lee. Lee adalah sahabatku yang baik, mungkin yang terbaik. Harus aku akui persahabatanku dengan Lee tidak terlalu banyak disenangi orang. Lee berada di derajat ekonomi atas, sedangkan aku? Aku hanya menengah malah terkadang orang-orang memandangku derajat ekonomi ke bawah. Aku Sierra Maddy Gerrald. Seorang gadis berumur 13 tahun. Dengan tinggi 156 cm, rambut cokelat Complicated Love 3

bergelombang, dan kulit putih. Ibuku telah meninggal, sedangkan ayahku hanya pegawai di sebuah toko roti. Aku hanya tinggal bertiga dengan ayah dan nenek dari ayahku. Aku anak tunggal di keluargaku. Lee datang membawa piring berisi kue tar. Duduk di sampingku dan mulai konsentrasi melahap kue tarnya itu. Mau? ucapnya beberapa saat kemudian. Aku menggeleng. Tidak, aku kenyang, ucapku pelan menolak. Lalu, kenapa kau terus melihatku seperti itu? ucap Lee lagi. Aku tersipu malu. Ternyata tanpa sadar dari tadi aku memerhatikannya makan. Dan mungkin ia merasa terganggu. Ambil saja jika kau mau, di sana masih banyak, ucapnya sekali lagi menawariku. Aku hanya tersenyum. Tidak, aku melihatmu makan juga sudah cukup kenyang, ucapku kembali menolak. Tiba-tiba saja Lee membalikkan badannya menghadapku. Memotong sepotong kue dan mulai mengarahkannya ke mulutku. Sini, aku suapi, ucapnya lembut di telingaku. Mau tidak mau aku membuka mulutku menerima suapan dari Lee. Kau sahabat terbaik untukku, Sierra, ucapnya lagi. Aku terdiam sesaat. Kini posisi kami sangat dekat hingga aku dapat mencium aroma parfum Lee yang tidak pernah berubah. Kau juga, Lee. Kau sahabatku yang terbaik yang pernah ada, aku tersenyum pada Lee. Ya, Lee, kau sahabat yang baik, yang terbaik yang pernah aku miliki. 4 Afifah Zahra

Aku menuruni tangga menuju ruang makan. Aku telah siap dengan tas ransel dan mengenakan seragam sekolah SMP. Seperti biasanya Grandma telah duduk menyiapkan sarapan. Aku duduk di ruang makan menunggu Ayah. Kebiasaan keluargaku adalah sarapan bersama dan makan malam bersama. Dan itu harus dilakukan semua anggota keluarga kami. Ayah keluar dari kamar dan duduk di sampingku sudah lengkap dengan baju kerjanya. Hai, putri Ayah yang cantik, selamat pagi, sapanya hangat kepadaku. Aku tersenyum. Selamat pagi ayahku yang hebat, balasku menyapanya lagi. Grandma ikut duduk di samping Ayah. Ayo kita sarapan. Nanti kalian terlambat, ucapnya mulai mengambil roti dan mengoleskan selai di atasnya, diikuti aku dan Ayah. Kriiingg! bunyi bel sepeda yang tak asing di telingaku. Lee telah menjemputku. Aku berlari keluar, memakai sepatuku, dan berpamitan pada Ayah. Aku melompat menaiki sepeda Lee. Lee mengayuh sepedanya dengan cepat. Hingga aku hampir tak bisa menyeimbangi keseimbangan tubuhku. Lee, bisakah kau pelankan sedikit? ucapku mulai ketakutan. Tapi Lee malah mengencangkan sepedanya lagi. Lee? Kau dengar aku? ucapku sekali lagi. Lee hanya menoleh dan tersenyum kepadaku. Kau takut? Peluk aku erat. Ayoo! ucapnya kembali mengayuh lebih kencang lagi. Aku pasrah dan akhirnya memeluk Lee erat. Kau tau? Aku nyaman sekali jika kau peluk aku erat Complicated Love 5

seperti ini. Dan biarlah mereka menganggap kita lebih dari teman. Maksudmu? ucapku spontan tak mengerti apa yang diucap Lee. Ya bisa jadi mereka mengira kita berpacaran, ucapnya enteng. Aku mencubit Lee. Lee!!! ucapku setengah teriak. Lee malah tertawa dan memegang tanganku lembut. Mengapa? Salah? Semua orang boleh berpendapat bukan? Biarkan orang-orang berpendapat tentang kita. Yang jelas aku menyayangimu, ucap Lee masih memegangi tanganku lembut. Lee adalah satu-satunya anak laki-laki yang bisa memperlakukan perempuan sebegitu lembutnya. Bahkan aku pun yang telah lama berteman dengannya terkadang terhanyut oleh perilakunya. Bagaimana tidak dia menjadi seorang cover boy di sekolah? Perilakunya yang sopan, pintar, cerdik, dan bisa berteman dengan siapa saja cukup bisa memikat hati banyak anak perempuan di sekolah. Aku meletakkan buku-bukuku di loker. Tiba-tiba Lee datang menghampiriku. Membuka pintu lokernya dan ikut meletakkan buku-bukunya di loker yang tepat berada di samping lokerku. Pulang berdua? ucapnya secara tiba-tiba mengejutkanku. Ya, tentu. Dengan siapa lagi? ucapku bingung. 6 Afifah Zahra

Yah, barangkali kau ingin bertiga atau berempat, ucapnya. Mungkin badanmu bisa dihitung dua, ucapnya lagi sambil terkekeh. Aku melotot sebal. Badanku tidak begitu besar masih dibilang dua? Harus sekecil apa lagi badanku ini? Maksudmu aku gendut? ucapku masih geram dengan sikap Lee. Nggak sih, hanya bercanda. Sudahlah ayo pulang! Hari semakin sore, Sierra, ucapnya menarik tanganku. Aku menurut dan mengikutinya di belakang. Sepanjang perjalanan Lee mengajakku menyanyi. Ia menyanyikan lagu Good Bye Air Supply. Aku tidak ikut bernyanyi. Hanya diam mendengarkan setiap lantunan nada yang ia nyanyikan. Suara Lee bagus. Ia sangat berbakat untuk menjadi seorang penyanyi. Aku pulang! ucapku membuka pintu depan rumah. Ayah menyambutku dengan senyum hangatnya. Ayah sudah pulang? Bukankah ini masih jam setengah tiga sore? Dan Ayah baru akan pulang jam enam sore. Ada apa dengannya? Sierra, panggil Ayah lembut. Besok Ayah harus pergi ke London. Ayah mau usaha kecil-kecilan di sana. Ada teman Ayah yang memberikan modal. Eum, mungkin Ayah bisa mendirikan toko roti, ucapnya. Kau tidak keberatan kan untuk pindah sekolah ke London? Aku diam. Jika aku pindah ke London, bagaimana dengan Lee? Apakah aku harus meninggalkannya? Tapi, apakah ada yang inigin berteman denganku lagi? Complicated Love 7

Tapi, Ayah Lee bagaimana? ucapku polos. Lee? Lee tetap di sini di Wolverhampton, Sierra, ucapnya membelai rambutku. Ayah pergi esok pagi. Tapi, kalau kau keberatan kau boleh tinggal di sini dulu selama seminggu dengan Grandma. Nanti baru kau pindah ke London. Aku masih diam. Tidak bisa memutuskan apa pun. Ini pilihan sulit. Di satu sisi aku ingin bersama ayahku. Tetapi, di satu sisi yang lain aku ingin bersama Lee. Tertawa bahagia bersamanya. Karena aku yakin aku belum tentu bisa mendapatkan bahagia seperti ini di London nanti. Lee, bagaimana jika aku pindah? ucapku duduk di teras rumah Lee, mengingat hari kepergianku tinggal tiga hari lagi. Lee menggenggam tanganku. Tidak akan pernah, Sierra, ucapnya lembut. Tapi, ini sungguhan. Aku akan pindah tiga hari lagi, Lee, ucapku mulai dengan nada serius. Lee menatapku lekat dengan mata hazel-nya. Cukup tajam, tetapi cukup bisa membuatku hangat. Kau serius Sierra? Pindah ke mana? ucapnya. Nada suaranya begitu penasaran. Ya, aku serius Lee. Ke London. Ayah mau buka usaha di sana, ucapku menjelaskan tentang kepergianku. Lee kembali menatapku. Kini lebih lekat lagi. Hingga aku merasakan pedih begitu dalam jika aku meninggalkannya. Padahal pergi dari rumahnya pun 8 Afifah Zahra

belum. Aku menyayangimu, Sierra, ucapnya berkacakaca. Tak bisakah kau tinggal di sini? Untukku? ucap Lee mulai meneteskan air matanya. Pertama kali aku melihat Lee menangis. Aku mengusap air matanya yang telah jatuh di pelipisnya. Lee, jangan menangis. Aku juga menyayangimu. Aku janji akan menghubungimu setiap hari, ucapku berjanji, menenangkannya. Kau berjanji? Aku tak tahu bagaimana jika aku merindukanmu nanti, Sierra, ucapnya memelukku. Aku ikut memeluk Lee. Mengusap punggung kokohnya. Aku juga Lee, aku akan merindukanmu, ucapku pelan di telinga Lee. Hari terakhir sekolah di sini sangat memberatkan bagiku. Itu artinya ini hari terakhir pula aku bertemu Lee dan menaiki sepedanya pagi ini. Memeluknya erat ketika bersepeda dan bergurau dengannya di sekolah. Seperti biasa Lee menungguku di pintu gerbang sekolah. Aku menaiki sepedanya dengan tak bersemangat karena sore ini aku akan pergi naik kereta ke London. Tapi, Lee masih menyambutku dengan senyumnya. Seakan-akan senyum itu tak akan pernah hilang dari wajahnya walau ia sedang tersakiti sekalipun. Jam berapa kau akan pergi? Nanti aku ikut mengantarmu boleh? ucapnya mengayuh sepedanya. Sekitar jam 4 sore. Boleh, sangat boleh Lee, ucapku tetap tidak bersemangat. Complicated Love 9