Bab-6 Perintah Dasar PHP

dokumen-dokumen yang mirip
PENGANTAR PHP. SKRIP PHP Skrip PHP berkedudukan sebagai tag dalam bahasa HTML sebagai contoh :

STRUKTUR DASAR PHP ASUMSI 02/10/2014

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

WEB SERVER ( APACHE WEB SERVER )

PHP singkatan dari Recursive Hypertext Prepocessor PHP adalah Skrip yang menyatu dengan Kode HTML dan berjalan pada sisi server (Server Side) artinya

Kholid Fathoni EEPIS ITS Surabaya

PHP (1) Topik. Intro. Pemrograman Internet. Sekilas tentang PHP 06/11/2012

DASAR PEMROGRAMAN PHP

Dasar PHP. Wiratmoko Yuwono

HTML 5. Geolocation Web SQL Database, media penyimpanan database lokal

Pengembangan Web. Ramos Somya

PENGENALAN PHP DASAR

DASAR DASAR PHP. Purnomo Saputro. ABSTRAK

Dasar-dasar PHP. Donny Reza, S.Kom. Program Studi Akuntansi Universitas Komputer Indonesia 2013

Pertemuan 07 Struktur Dasar PHP

Written by Administrator Wednesday, 15 June :49 - Last Updated Thursday, 20 December :10

Bab 2 Struktur Dasar PHP

BAB 2 INSTALASI APACHE, PHP, DAN MYSQL

Pemrograman Web (Pertemuan 2) By. Rita Wiryasaputra

Bab 1 Pengenalan Web Server dan Server Side Scripting

Apa itu PHP? Riwayat PHP

Perancangan & Pemprograman WEB

PEMOGRAMAN WEB II MODUL. Oleh: CHALIFA CHAZAR MODUL PEMOGRAMAN WEB II STMIK IM BANDUNG

Pertemuan 10. PHP (Personal Home Page)

Bab 4: Teknologi Yang Dipakai

APLIKASI REGISTRASI ONLINE PADA WEBSITE INTERAKTIF

Pertemuan 2 Struktur Dasar PHP

Chapter 2. Tipe Data dan Variabel

BAB I MENGENAL ACTIVE SERVER PAGES

Web Programming. Pengenalan PHP

MENGENAL PHP BAB Apakah PHP Itu?

MODUL 10 PENGENALAN PHP. (Variabel, Operator, struktur control)

Client Server Basisdata. SMS Gateway (Visual Basic & Gammu) part 01 Zulkarnaen NS

PERTEMUAN KE 1 PENGENALAN DASAR PHP

BAB 2 LANDASAN TEORI. Bab ini akan menjelaskan masalah-masalah teoritis yang berkaitan dalam pembuatan

MODUL 3 DASAR-DASAR PHP

PHP Basic. Pemrograman Web. Rajif Agung Yunmar, S.Kom

Pengantar PHP. Mempelajari Apa itu PHP, Cara Kerja PHP, Cara Menginstall, Menjalankan PHP, Pemrograman Dasar PHP. Modul- 8 Pengantar PHP (1) 1

PHP Programing. M.M. Ubaidillah. Dasar-dasar PHP. merupakan bahasa pemrograman berbasis web yang memiliki kemampuan untuk memproses data dinamis.

SMS gateway telah banyak digunakan dalam berbagi aplikasi dan

PHP (Pengenalan Pemrograman ServerSide)

BAB III LANDASAN TEORI. layanan (service) tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server. sebagai sistem operasi jaringan (network operating system).

PHP mendukung komentar yang digunakan pada C, C++ dan Shell Unix. Sebagai contoh:

PEMROGRAMAN WEB DINAMIS

BAB III LANDASAN TEORI. Pengertian sistem menurut Jogianto (2005 : 2) mengemukakan

MODUL 3 Tipe Data, Variabel Dan Konstanta Pada Php

Pemrograman Web Enterprise

Bab II. TINJAUAN PUSTAKA

P - 2 Bab 1 : Pengantar Pemrograman Berbasis Web

Pemrograman PHP7 untuk Pemula

MODUL 8 Mengoperasikan Perangkat Lunak Basis Data

Instalasi Web Server WAMP 5 versi Pemrograman Web

DATABASE SERVER WEB SERVER SUBDOMAIN

Pertemuan 11 Pengenalan DBMS dan MySQL

BUKU PANDUAN PENGGUNAAN MODULAR OBJECT-ORIENTED DYNAMIC LEARNING ENVIRONMENT (MOODLE)

Pengertian Situs / Web

PENGERTIAN VARIABEL, KONSTANTA DAN TIPE DATA

BAB 2 LANDASAN TEORI. tujuan tertentu. Sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu, yaitu:

BAB III LANDASAN TEORI. sistem, pengertian sistem informasi, sumber dari sistem informasi, dan metodemetode. lainnya yang dipakai dalam pembahasan.

BAB III TINJAUAN PUSTAKA

BAB II LANDASAN TEORI

Instalasi Web Server Apache, PHP, dan MySQL dengan XAMPP

MODUL PEMOGRAMAN WEB II STMIK IM BANDUNG MODUL PEMOGRAMAN WEB II. Oleh: CHALIFA CHAZAR. Chalifa Chazar edu.script.id

BAB 1 PENDAHULUAN. diinginkan. Dengan banyaknya penjual ikan secara konvensional untung yang

BAB 1 PENDAHULUAN. Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Medan merupakan instansi sekolah menengah atas

DASAR PHP. Oleh : Devie Rosa Anamisa

Pengantar PHP. Mempelajari Apa itu PHP, Cara Kerja PHP, Cara Menginstall, Menjalankan PHP, Pemrograman Dasar PHP. Modul- 8 Pengantar PHP (1) 1

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Website merupakan kumpulan dari halaman halaman yang berhubungan dengan

PENGERTIAN PHP DAN MYSQL

BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG CONTOH KASUS. Diktat Mata Kuliah Aplikasi Teknologi Online Oleh : Andri Heryandi

PENGEMBANGAN VIRTUAL BOOK PADA APLIKASI VIRTUAL LIBRARY PENS

Dasar Pemrograman Java

DASAR PEMROGRAMAN. PENGANTAR BAHASA C ( Sejarah, Struktur Pemrograman, Tipe Data, Operator ) Djoko Soerjanto, M.Kom

Instalasi Joomla 1.7

Cara Membuat Website Dengan Dreamweaver 8

Server dan Web Server

BAB 2 LANDASAN TEORI

KEKURANGAN KELEBIHAN APLIKASI DATA BASE

BAB 2 LANDASAN TEORI. Internet adalah jaringan luas dari komputer, yang lazim disebut dengan worldwide

MODUL 4 PHP PART 1 (PENGENALAN PHP + VARIABEL)

PEMROGRAMAN WEB 1 Variabel, tipe data, operator Aritmatika. Rio Andriyat Krisdiawan, M.Kom

Pengenalan Web Server dan Server Side Scripting

BAB II LANDASAN TEORI. di jaman sekarang, namun apakah Anda mengetahui sejarah nya itu?. Mungkin,

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Sistem adalah jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan,

Arsitektur dan Organisasi Komputer

BAB 1 PENDAHULUAN. Internet, dalam (28 April 2006)

BUKU PANDUAN PENGGUNAAN MODULAR OBJECT-ORIENTED DYNAMIC LEARNING ENVIRONMENT (MOODLE)

Pengantar Common Gateway Interface (CGI) dan Perl. - Konsep CGI dan Perl - Lingkungan variabel di Perl - Metode POST dan GET

BAB II TINJUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI

MODUL 3 PHP Basic, Variable, Tipe Data, Struktur Kontrol dan Perulangan

BAB II LANDASAN TEORI. suatu maksud tertentu adalah bagian dari suatu sistem, yang mana sistem

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN. pengolahan data keuangan siswa SMK Gajah Mada Bandar Lampung terdiri dari

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang. Dalam era globalisasi saat ini, ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang

Content: Pengenalan Web Server Pengenalan MY SQL Connector Pengenalan CodeCharge Studio (CCS)

Transkripsi:

Bab-6 Perintah Dasar PHP Pada Bab-5 telah dijelaskan tentang pembuatan halaman web menggunakan HTML secara dinamis yaitu dengan menggabungkan antara script HTML dengan script PHP, sehingga halaman web yang ditampilkan menjadi dinamis. Penggunaan script PHP disini berdasarkan pertimbangan bahwa PHP telah digunakan oleh banyak site di dunia (lebih dari 1 juta site) menurut survey dari Netcratf yang dilakukan pada bulan Desember 1999, dimana beberapa site tersebut terdapat perusahaan-perusahaan terkenal seperti Redhad, Ericson, Mitsubishi, NASA, dan sebagainya. Disamping itu pula PHP selalu diperbaiki (updated) setiap saat yang dapat di-download dialamat www.php.org sehingga akan selalu mengikuti perkembangan internet, PHP juga dapat digunakan dengan bermacam-macam Server Web seperti Microsoft PWS, Microsoft IIS, XITAMI, APACHE, OALSERVER, FHTTPD, PHTTPD dan lainnya yang dapat dijalankan pada Sistem Operasi baik Linux/ Unix (sejenis) dan Windows 95/98/ME/2000/XP. Kemudian kemampuan yang tidak kalah pentingnya adalah bahwa PHP dikoneksikan pada Server Basis Data seperti MySQL, Microsoft SQL Server, Oracle, PostgreSQL, Informix, DBF dan lainnya, sehingga akses basis data menjadi lebih cepat karena menggunakan server sendiri untuk pengolah datanya. Disamping kemampuan diatas PHP juga dilengkapi dengan kemampuan untuk menggambar grafik pada halaman web, dengan memanfaatkan library dari GD (Gif Drawing) dari Bautel (www.bautell.com), yang mendukung format GIF, JPEG (Joint Photograph Expert Group) dan PNG (Portable Network Graphics), tetapi setelah versi 1.6 keatas sudah tidak mendukung lagi format GIF karena sudah tidak berlisensi GNU GPL. 90

6.1 Memasang PHP Sebelum dapat menggunakan PHP maka terlebih dahulu harus dilakukan pemasangan pada Server Web. Disini digunakan Microsoft IIS sebagai Server Web guna mendukung pemasangan PHP. Software PHP dihadirkan dalam dua file untuk melakukan pemasangan PHP pada Server Web yaitu file ZIP dan EXE. File ZIP berisi program PHP, extension (DLL), SAPI dan kelengkapan yang lainnya, sedangkan file EXE adalah digunakan untuk memasang PHP. Langkah pertama yang dilakukan adalah membongkar file ZIP dan diletakkan pada direktori c:\php. Bila file WinZip belum ada maka lakukan dulu pemasangan WinZip sebagai berikut: Gambar 6.1 Menu Setup WinZip Gambar 6.2 Pemasangan WinZip 91

Setelah WinZip dipasang maka PHP dapat dipasang pada direktori c:\php dengan memilih file ZIP PGP versi terbaru (php-4.2.1-win32) sebagai berikut: Klik Disini Gambar 6.3 File ZIP php-4.2.1-win32 Maka akan ditampilkan dialog dari WinZip sebagai berikut: Gambar 6.4 Dialog WinZip saat mulai ekstraksi file ZIP WinZip akan menanyakan apakah file PHP akan diekstraksi pada direktori c:\unzipped\php-4.2.1-win32, maka gantilah dengan c:\ saja, sehingga 92

WinZip akan membuat direktori c:\php-4.2.1-win32, yang berisi file-file pendukung yang diperlukan oleh PHP. Gambar 6.5 Mengesktraksi file php-4.2.1-win32.zip Ganti Drice C:\ Gambar 6.6 Mengganti direktori C:\ 93

Gambar 6.7 Proses Ekstraksi file php-4.2.1-win32.zip Ubahlah nama direktori c:\php-4.2.1-win32 menjadi c:\php sehingga akan didapatkat direktori sebagai berikut: Gambar 6.8 Direktori PHP pada drive C:\ Kemudian untuk melakukan pemasangan PHP dapat dilakukan dengan memanggil file installer yaitu pilih pada file php-4.2.1-installer.exe. File ini digunakan untuk memasang PHP pada Server Web sehingga apabila browser 94

memanggil file yang berekstensi php maka Seerver Web akan secara otomatis menjalankan program PHP.EXE untuk menterjemahkan script PHP. Gambar 6.9 File Installer php-4.2.1-win32 Gambar 6.10 Tampilan awal Instalasi PHP versi 4.2.1 Gambar 6.11 Tampilan Program Instalasi PHP 4.2.1 95

Gambar 6.12 Tipe Instalasi Gambar 6.13 Tipe Server yang digunakan 96

Gambar 6.14 Pilihan Scriptmap Node Gambar 6.15 Proses Instalasi 97

Gambar 6.16 Pemasangan PHP telah berhasil Berikutnya adalah melakukan setting konfigurasi yaitu dengan cara mengcopy file php.ini-dist ke direktori Windows (WINDOWS atau WINNT sesuai dengan Windows yang dipasang), kemudian hapuslah file php.ini bila ada, dan ubahlah nama file php.ini-dist menjadi file php.ini. 1. dihapus 2. Diubah menjadi php.ini & diedit isinya Gambar 6.17 File php.ini-dist pada direktori Windows Modifikasilah file php.ini yang baru tersebut dengan menambahkan direktori ekstensi pada opsi extension_dir dengan c:\php\extension\, seperti pada Gambar 6.18 dibawah ini: 98

Gambar 6.17 Modifikasi direktori extension_dir Gambar 6.18 Mofidikasi opsi cgi.force_redirect Untuk beberapa versi PHP (php-4.2.1) biasanya sudah dilakukan modifikasi seperti pada Gambar 6.18 diatas (tanpa perlu mengganti php.ini dengan php.ini-disk ), bila belum maka dapat dilakukan modifikasi tersebut. Opsi ini (cgi.force_redirect = 0) biasanya diperlukan pada saat akan melakukan penulisan data file ke direktori host. Setelah melakukan modifikasi diatas maka buatlah file berektensi php misalkan phpinfo.php yang berisi script seperti dibawah ini: Gambar 6.19 Script Selamat Datang PHP 99

berikut: Bila script diatas dibuka dengan browser maka akan ditampilkan sebagai Gambar 6.20 Tampilan pertama script phpinfo Pada tahap ini maka pemasangan PHP sudah berhasil berjalan dengan baik dan dapat dilanjutkan untuk pemrograman web dinamik dengan PHP. 6.2 Hal-hal Dasar Pemrograman PHP Script PHP harus terletak diantara tag PHP yaitu <? dan?>, sehingga script PHP disamping dapat berdiri sendiri juga dapat disisipkan pada script HTML. Sedangkan ekstensi dari script PHP harus digunakan.php dan bukannya.html meskipun didalam script PHP terdapat script HTML. Penggunaan spasi dalam penulisan script PHP tidak akan berpengaruh pada hasil tampilan pada halaman browser karena script PHP akan dibuat ulang dan dikirimkan ke browser sudah berupa murni script HTML (tanpa script PHP). Komentar program dapat 100

ditambahkan dengan menggunakan tanda seperti pada bahasa C yaitu /* dan */, C++ yaitu // atau Bourne Shell yaitu #. Untuk penggunaan variable PHP membedakan antara huruf kecil dan huruf besar sehingga akan memperbanyak jumlah variable yang dapat digunakan, karena antara variable $x dan $X adalah berbeda, akan tetapi untuk penggunaan nama fungsi maka PHP tidak membedakan antara huruf besar dan huruf kecil, sehingga fungsi phpinfo() akan sama dengan PHPinfo(). 6.2.1 Tipe Variabel Seperti halnya pada bahasa pemrograman lain, dimana dikenal ada beberapa tipe variable yang dapat digunakan untuk melakukan proses didalam program, seperti proses assignment, proses aritmatika, proses logika dan sebagainya, maka PHP menyediakan lima tipe data standar yaitu Integer (bulat), Float (pecahan), String dan Object. Berbeda dengan pemrograman tingkat tinggi lainnya bahwa tipe variable tidak usah ditentukan lebih dulu (dideklarasikan), variablel dapat langsung digunakan (seperti pada BASIC) dan langsung menyesuaikan tipenya dengan sendirinya saat variable tersebut diisi dengan data. Suatu variable PHP harus dimulai dengan tanda $ (dollar) dan minimal diikuti dengan satu huruf dan dapat diikuti selanjutnya dengan angka atau huruf. Dengan demikian variable $x bila diisi dengan data string Pemrograman Web maka tipe variable $x akan menjadi bertipe string dengan sendirinya. 6.2.2 Daya Tampung Variabel Daya tampung dari suatu variable tergantung pada tipe variable itu sendiri, jadi tipe integer mempunyai jangkauan nilai yang dapat ditampung pada variable tersebut adalah -2.147.483.648 sampai -2.147.483.648 (setara dengan long int), sedangkan tipe float mempunyai jangkauan nilai antara 1,7E-308 sampai dengan 1.7E+308. Variabel bertipe string mempunyai jangkauan sampai 255 karakter. Variabel string yang dicetak diantara tanda petik tunggal maka akan dicetak apa adanya (bukan isi dari variable tersebut, tetapi nama variable tersebut), sedangkan bila diinginkan mencetak isi dari variable tersebut maka harus dicetak diantara tanda petik ganda. Tipe data keempat adalah array dimana suatu variable dapat 101

terdiri dari beberapa nilai yang ditunjuk oleh suatu indeks (pointer), variable dengan tipe array dapat diisi dengan bermacam tipe (tidak hanya satu tipe saja seperti bahasa lainnya), sehingga tipe data array dapat disamakan dengan tipe data struktur/ record, dimana satu tipe varibel dapat terdiri dari beberapa tipe data. <? $bulat_negatif=-2147483648; $bulat_positif=2147483648; $octal_positif=012345; $float_positif=12345.67890; $float_pangkat=1.4e-5; $data_string="selamat Belajar PHP"; print "BILANGAN BULAT POSITIF = $bulat_positif<p>"; print "BILANGAN BULAT NEGATIF = $bulat_negatif<p>"; print "BILANGAN OKTAL POSITIF = $octal_positif<p>"; print "BILANGAN PECAHAN POSITIF = $float_positif<p>"; print "BILANGAN PECAHAN POSITIF = $float_pangkat<p>"; print "DATA STRING = $data_string<p>"; print 'DATA STRING = $data_string<p>';?> Gambar 6.21 Tampilan script berbagai tipe data 102