BAB VIII PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

dokumen-dokumen yang mirip
Lampiran Meningkatnya cakupan

TABEL 9-1 Indikator Kinerja Kabupaten Nagan Raya Tahun

RPJMD Kabupaten Agam tahun IX - 1

PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN LOMBOK BARAT

Tabel 9.1 Penetapan Indikator Kinerja Daerah Terhadap Capaian Kinerja Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Kabupaten Jembrana

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

Jumlah Siswa pada jenjang TK/RA/Penitipan Anak = x 100 % Jumlah anak usia 4-6 tahun =

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

Tabel 9.1. Tabel Penetapan Indikator Kinerja Daerah Terhadap Capaian Kinerja Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Kabupaten Landak

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

3. TINGKAT CAPAIAN KINERJA PENYELENGGARAAN URUSAN WAJIB DAN URUSAN PILIHAN (IKK II.3)

KATA PENGANTAR TIM PENYUSUN BAPPEDA KOTA BATU

Tabel 9.1 Penetapan Indikator Kinerja Daerah terhadap Capaian Kinerja Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Kabupaten Kuningan

TATARAN PELAKSANAAN KEBIJAKAN ASPEK TINGKAT CAPAIAN KINERJA PENYELENGGARAAN URUSAN WAJIB DAN URUSAN PILIHAN

TABEL IX PENENTUAN INDIKATOR KINERJA KOTA MAKASSAR Kondisi Kinerja pada Awal Periode RPJMD (2014)

Jumlah Penduduk usia 15 thn ke atas dapat baca tulis x100% Jumlah penduduk usia 15th ke atas

Tahun Penduduk menurut Kecamatan dan Agama Kabupaten Jeneponto

Daftar Tabel Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD ) Kab. Jeneponto Tahun 2016

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

Rencana Kerja P emerintah Daerah Kabupaten Barru Tahun 2015 DAFTAR ISI

DAFTAR ISI BAB I. Pendahuluan BAB II. Gambaran Umum Kondisi Daerah BAB III. Gambaran Pengeloaan Keuangan Daerah Serta Kerangka Pendanaan

PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

BAB VII Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah

Tabel 9.1. Penetapan Indikator Kinerja Daerah Terhadap Capaian Kinerja Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Provinsi Bali

KABUPATEN : PEKALONGAN CAPAIAN KINERJA KETETERANGAN NO URUSAN NO. IKK RUMUS/PERSAMAAN URUSAN WAJIB

Daftar Isi. Kata Pengantar. Daftar Tabel Daftar Gambar

BUPATI ACEH BARAT PENETAPAN KINERJA TAHUN 2013

BUPATI ACEH BARAT PENETAPAN KINERJA TAHUN 2014

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017

DAFTAR TABEL. Tabel 2.1 Luas Wilayah Menurut Kecamatan dan Desa/Kelurahan... 17

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

RENCANA KINERJA TAHUNAN PEMERINTAH KABUPATEN PONOROGO TAHUN No. Sasaran Strategis Indikator kinerja Target SD/MI/ Paket A.

RANCANGAN RENCANA KERJA PEMERINTAH DAERAH (RKPD) KABUPATEN TEMANGGUNG TAHUN 2015

BAB II GAMBARAN UMUM DAERAH DAN ISU STRATEGIS... II-1

INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) KABUPATEN JEMBRANA TAHUN

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA

FORMULIR PENGUKURAN KINERJA TAHUN No Sasaran Indikator Kinerja Satuan Target Realisasi % ton/ha pertanian,perkebunan dan

PENGUKURAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN KAPUAS HULU Tahun 2015

PENGUKURAN PENCAPAIAN SASARAN PEMERINTAH KABUPATEN DEMAK TAHUN 2014

Dalam rangka. akuntabel serta. Nama. Jabatan BARAT. lampiran. perjanjiann. ini, tanggungg. jawab kami. Pontianak, Maret 2016 P O N T I A N A K

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH KOTA PALU DT - TAHUN

ASPEK TINGKAT CAPAIAN KINERJA PENYELENGGARAAN URUSAN WAJIB DAN URUSAN PILIHAN UNTUK PEMERINTAH KOTA

BAB II PERENCANAAN KINERJA

KABUPATEN : PEKALONGAN CAPAIAN KINERJA KETETERANGAN NO URUSAN NO. IKK RUMUS/PERSAMAAN URUSAN WAJIB

BAB I PENDAHULUAN... I-1

ASPEK, FOKUS, DAN INDIKATOR KINERJA KUNCI YANG DIGUNAKAN UNTUK EKPOD HASIL AKHIR TUJUAN OTONOMI DAERAH

TATARAN PELAKSANA KEBIJAKAN ASPEK TINGKAT CAPAIAN KINERJA PENYELENGGARAAN URUSAN WAJIB DAN URUSAN PILIHAN DALAM RANGKA EKPPD TERHADAP LPPD TAHUN 2011

DAFTAR TABEL. Tabel 2.1 Wilayah Sungai Tamiang Langsa II-7. Jumlah Curah Hujan Rata-rata Bulanan (mm) Arah dan Kecepatan Angin Rata-rata (knots)

INDIKATOR KINERJA KUNCI DALAM RANGKA EKPPD TAHUN 2013 ASPEK TINGKAT CAPAIAN KINERJA PENYELENGGARAAN URUSAN WAJIB DAN URUSAN PILIHAN

RKPD KOTA SURABAYA TAHUN 2018 DAFTAR ISI. Daftar Isi... Daftar Tabel... Daftar Gambar...

PENTAHAPAN PEMBANGUNAN DAN PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

BUPATI BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN DAERAH KABUPATEN BLITAR NOMOR 4 TAHUN 2016 TENTANG

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

PERNYATAAN PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN BANGKALAN PERJANJIAN KINERJA PERUBAHAN TAHUN 2016

Tabel 9.1 Penetapan Indikator Kinerja Daerah Terhadap Capaian Kinerja Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Provinsi Jawa Timur

DATA PENDUKUNG ELEMEN DATA IKK KABUPATEN/KOTA LAMPIRAN III PELAKSANAN KEBIJAKAN CAPAIAN KINERJA URUSAN WAJIB DA

LAMPIRAN Capaian Kinerja Sasaran Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2015

DAFTAR TABEL. RPJMD Provinsi Kalimantan Utara Tahun

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

KABUPATEN: CAPAIAN KINERJA KETETERANGAN NO URUSAN NO. IKK RUMUS/PERSAMAAN URUSAN WAJIB

FORMULIR PENGUKURAN KINERJA TAHUN 2015

PENETAPAN KINERJA TINGKAT PEMERINTAH

TATARAN PELAKSANA KEBIJAKAN ASPEK TINGKAT CAPAIAN KINERJA PENYELENGGARAAN URUSAN WAJIB DAN URUSAN PILIHAN DALAM RANGKA EKPPD TERHADAP LPPD TAHUN 2013

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN TAHUN 2016

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

Target Realisasi Target Realisasi Target Realisasi

RPJMD KABUPATEN LINGGA DAFTAR ISI. Daftar Isi Daftar Tabel Daftar Gambar

Lampiran Peraturan Bupati Tanah Datar Nomor : 18 Tahun 2015 Tanggal : 18 Mei 2015 Tentang : Rencana Kerja Pembangunan Daerah Tahun 2016 DAFTAR ISI

c. Statistik; d. Kearsipan; e. Komunikasi dan Informatika. f. Kependudukan dan Catatan Sipil; g. Pertanahan. 6. Meningkatkan keamanan dan

Lampiran Perjanjian Kinerja Tahun 2015 PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN GOWA

TATARAN PELAKSANA KEBIJAKAN ASPEK TINGKAT CAPAIAN KINERJA PENYELENGGARAAN URUSAN WAJIB DAN URUSAN PILIHAN DALAM RANGKA EKPPD TERHADAP LPPD TAHUN 2014

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

FORMULIR PENETAPAN KINERJA TINGKAT KABUPATEN

ASPEK, FOKUS, DAN INDIKATOR KINERJA KUNCI DIGUNAKAN UNTUK EKPOD HASIL AKHIR TUJUAN OTONOMI DAERAH FOKUS INDIKATOR FORMULA

MATRIKS RANCANGAN PRIORITAS RKPD PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2017

KATA PENGANTAR P. Negara, November 2011 BAPPEDA DAN PENANAMAN MODAL KABUPATEN JEMBRANA KEPALA,

KINERJA PENYELENGGARAAN PEMERINTAH DAERAH

Laporan Kinerja Pemerintah Kabupaten Bangka Barat Tahun 2014 DAFTAR ISI

Sasaran IKU Penjelasan Sumber Data. Pengembangan sektor pertanian dan perikanan daerah

DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR...

DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR...

KABUPATEN ACEH TENGAH PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016

Transkripsi:

BAB VIII PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH 8.1 Pengukuran Indikator Kinerja Sebagai Renstrada, capaian kinerja RPJMD setiap tahun diukur dari dimensi akuntabilitas dengan menggunakan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP). Sistem Renstra dengan LAKIP-nya dikelola dalam bentuk Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansii Pemerintah (Sistem AKIP). Sistem AKIP terdiri atas: subsistem perencanaan, subsistem pengukuran kinerja dan subsistem pelaporan kinerja. Dalam modul Pengukuran dan Analisis Kinerja disebutkan bahwa pengukuran kinerja merupakan subsistem kedua dari Sistem AKIP, yaitu setelah subsistem perencanaan kinerja (Meneg PAN, 2008 : 2). Pengukuran kinerja merupakan proses membandingan kinerja dengan ukuran berupa indikator kinerja. Pengukuran kinerja dilakukan dengan membandingkan realisasi dengan target yang direncanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pengukuran kinerja dilakukan setelah pelaksanaan kegiatan sesuai dengan penetapan kinerja dalam dokumen perencanaan. Hasil pengukuran kinerja yang dilengkapi dengan analisis dan evaluasi atas capaian kinerja disajikan dalam pelaporan kinerja. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan, mewajibkan setiap penyelenggara negara baik di pusat maupun di daerah untuk melakukan pengukuran mengenai realisasi fisik maupun keuangan setiap triwulan. Dalam Sistem AKIP dilakukan pengukuran capaian keuangan dan fisik seluruh program, sub program, kegiatan, dan kegiatan. Khusus bagi pemerintah daerah, kewajiban melakukan pengukuran kinerja juga diamanatkan oleh Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 sebagaimana telah diubah menjadi Permendagri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. 8.2 Indikator Kinerja Kunci dan Indikator Kinerja Utama a. Indikator Kinerja Kunci Tujuan Otonomi Daerah, ada tiga aspek yaitu: Kesejahteraan Masyarakat (KM), Daya Saing Daerah (DSD) dan Pelayanan Umum. Ketiga aspek tersebut dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 dipakai dasar untuk menentukan Indikator Kinerja Kunci (IKK). Penetapan Indikator kinerja Daerah terhadap Capaian Kinerja Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Kabupaten Musi Rawas disajikan pada tabel 8.1. VIII-1

Tabel 8.1 Penetapan Indikator kinerja Daerah terhadap Capaian Kinerja Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Kabupaten Musi Rawas Tahun 2011 2015 Aspek Kesejahteraan Masyarakat Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi 1. Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian 1.1 PDRB dengan migas (ADHB) Rp. Juta 8.441.292 9.490.505 10.697.466 12.089.286 13.715.987 PDRB tanpa migas (ADHB) Rp. Juta 6.521.614 7.533.346 8.715.386 10.097.615 11.631.395 PDRB dengan migas (ADHK) Rp. Juta 3.867.130 4.101.694 4.361.632 4.650.107 4.977.181 PDRB tanpa migas (ADHK) Rp. Juta 2.652.082 2.836.586 3.038.582 3.259.713 3.509.204 1.1 Pertumbuhan Ekonomi Dengan Migas % 5,65 6,07 6,34 6,61 7,03 Tanpa Migas % 6,65 6,96 7,12 7,28 7,65 1.2 Laju inflasi % 6 6 6 6 6 1.3 PDRB Perkapita Rp 12.195.973 13.829.389 15.705.632 17.862.461 20.197.981 1.4 Persentase penduduk di atas garis % 82,5 84,8 86,8 88,6 90,8 kemiskinan 1.5 Angka kriminalitas yang ditangani % 54 60 70 75 80 Kesejahteraan Sosial 1. Pendidikan 1.1 Angka Melek Huruf % 98,00 98,15 98,70 99,10 99,50 1.2 Angka Rata-Rata Lama Sekolah Tahun 7,25 7,55 8,05 8,65 9,00 1.3 Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD/TK % 18,00 25,00 37,00 55,00 70,00 1.4 Angka Partisipasi Kasar (APK) % 114,20 114,40 114,85 115,20 115,50 SD/MI/Paket A 1.5 Angka Partisipasi Kasar (APK) % 96,41 97,50 98,50 99,40 100 SMP/MTs/Paket B 1.6 Angka Partisipasi Kasar (APK) % 65,50 69,00 74,50 78,50 85,00 SMA/SMK/MA/Paket C 1.7 Angka Partisipasi Murni (APM) % 97,9 98,00 98,10 98,35 98,50 SD/MI/Paket A 1.7 Angka Partisipasi Murni (APM) % 84,59 88,20 91,50 93,75 94,00 SMP/MTs/Paket B 1.8 Angka Partisipasi Murni (APM) % 57,55 61,50 66,50 73,00 80,00 2. Kesehatan 2.1 Angka Kelangsungan Hidup Bayi % 55,56 60,67 65,78 69,89 76 2.2 Angka Usia Harapan Hidup Th 65.95 67.46 68.97 70.48 72 2.3 Persentase Balita Gizi Buruk % 15,00 15,00 15,00 15,00 15,00 2.4 Angka Kematian Ibu % 111,44 109,08 106,72 104,35 102 3. Pertanahan 3.1 Persentase Penduduk yang Memiliki % 60 61 62 63 64 Lahan 4. Ketenagakerjaan VIII-2

4.1 Jumlah Penduduk yang Bekerja org 250.223 257.000 262140 265.539 270.540 Seni Budaya dan Olah Raga 1. Kebudayaan 1.1 Jumlah Group Kesenian % 25 26 27 28 28 1.2 Jumlah Gedung Kesenian % 0 0 0 1 1 2. Pemuda dan Olah Raga 2.1 Jumlah Klub Olah raga Bh 28 28 28 28 28 2.2 Jumlah Gedung Olah raga Bh 0 0 0 0 1 Aspek Pelayanan Umum Pelayanan Urusan Wajib 1. Pendidikan 1.1. Pendidikan Dasar 1.1.1 Angka Partisipasi Sekolah % 94,41 97,50 98,50 99,40 100,0 1.1.2 Rasio Ketersediaan Sekolah % 147,46 140 135 127,5 120 (SD/MI)/penduduk usia 7-12 tahun 1.1.3 Rasio guru terhadap murid % 25,5 24,5 23,5 22,75 22,00 1.1.4 Rasio guru terhadap murid per kelas ratarata % 0,989 1,050 1,100 1,150 1,200 1.2. Pendidikan Menengah 1.2.1 Angka Partisipasi Sekolah % 65,50% 69,00 74,50 78,5 85,00 1.2.2 Rasio Ketersediaan Sekolah % 289,64 275,50 265,50 260,00 250,00 (SMP/MTs)/penduduk usia 13-15 tahun Rasio Ketersediaan Sekolah % 627,19 605 570 560 550 1.2.3 (SMA/SMK/MA)/penduduk usia 16-18 tahun 1.2.3 Rasio guru terhadap murid SMP/MTs % 33,70 31,50 30,00 28,10 27,50 Rasio guru terhadap murid SMA/SMK/MA % 36,80 35,50 34,00 32,50 30,00 1.2.4 Rasio guru terhadap murid per kelas ratarata 10000 Pdd Guru /Kls / 0,964 0,985 1,050 1,200 1,350 1.2.5 Penduduk yang berusia lebih dari 15 % 98,00 98,15 98,70 99,10 99,50 tahun melek huruf 1.3. Fasilitas Pendidikan 1.3.1 Sekolah Pendidikan SD/Mi kondisi % 86,50 89,50 93,50 97,50 100,0 bangunan baik 1.3.2 Sekolah Pendidikan SMP/MTS dan % 82,00 88,50 92,50 95,00 97,50 SMA/SMK/MA kondisi bangunan baik 1.4. Pendidikan Usia Dini 1.4.1 APK Pendidikan Anak Usia Dini % 18,00 25,00 37,50 55,00 70,00 1.5. Angka Putus Sekolah 1.5.1 Angka putus sekolah(aps) SD/MI % 0,2 0,17 0,14 0,13 0,10 1.5.2 Angka putus sekolah(aps) SMP/MTs % 0,82 0,77 0,69 0,63 0,55 1.5.3 Angka putus sekolah(aps) SMA/SM/MA % 1,02 0,75 0,55 0,35 0,25 1.6. Angka Kelulusan 1.6.1 Angka kelulusan SD/MI % 100 100 100 100 100 1.6.2 Angka kelulusan SMP/MTs % 99,1 99,3 99,45 99,65 99,75 1.6.3 Angka kelulusan SMA/SMK/MA % 98,80 99,10 99,45 95,50 99,50 VIII-3

1.6.4 Angka melanjutkan SD/MI % 99,48 99,55 99,70 99,85 99,90 1.6.5 Angka melanjutkan SMP/MTs % 79,81 82,50 87,50 92,50 96,50 1.6.6 Guru yang memenuhi kualifikasi S-1/D-IV % 49,92 56,50 60,50 67,50 82,50 2. Kesehatan 2.1 Rasio Posyandu per uan Balita Bh/10000 12 13 13 13 13 2.2 Rasio Puskesmas, Poliklinik, Pustu per Bh/10000 2 3 3 3 3 uan Penduduk 2.3 Rasio Rumah Sakit per uan Penduduk Bh/10000 0,01 0,01 0,01 0,01 0,01 2.4 Rasio Dokter per uan Penduduk or/10000 2 3 3 3 3 2.5 Rasio Tenaga Medis per uan Bh/10000 4 4 5 5 5 Penduduk 2.6 Meningkatnya cakupan kunjungan ibu % 91,51 92,00 92,50 93,00 93,50 hamil K4 2.7 Cakupan pertolongan persalianan oleh % 92,00 93,00 94,00 95,00 95,00 tenaga kesehatan yang memiliki kopetensi kebinanan 2.8 Cakupan desa kelurahan UCI % 92,00 94,00 96,00 98,00 100 2.9 Cakupan Balita Gizi buruk mendapat % 100 100 100 100 100 perawatan 2.10 Cakupan penemuan dan penanganan % 68 68 69 70 70 penderita penyakit TBC BTA 2.11 Cakupan penemuan dan penanganan % 100 100 100 100 100 penderita penyakit BDB 2.12 Cakupan pelayanan kesehatan rujukan % 0,1 0,4 0,8 1,2 1,5 pasien masyarakat miskin 2.13 Cakupan kiunjungan bayi % 91.00 92,00 92,50 93,00 93,00 2.14 Meningkatnya cakupan rawat jalan % 15,00 15,00 15,00 15,00 15,00 Puskesmas 2.15 Meningkatnya cakupan rawat inap Puskesmas % 0,66 0,86 1,06 1,26 1,5 3 Pekerjaan Umum 3.1 Proporsi Panjang Jaringan Jalan dalam % 29 31,5 35 37,5 40 Kondisi Baik 3.2 Rasio Jaringan Irigasi % 48 56 64 72 80 3.3 Rasio Tempat Pembuangan Sampah Ton/ 88 89 90 91 92 (TPS) per uan Penduduk 1000 Or 3.4 Rasio Rumah Layak Huni Buah/ 1.231 1.241 1.260 1.275 1.290 10000 Pdd 3.5 Jalan penghubung kabupaten dari ibu Km 100,36 Km 100,36 Km 80,29 Km 60,22 Km 60,22 Km kota kecamatan ke kawasan pemukiman penduduk( minimal dilalui roda 4 3.6 Jumlah irigasi kabupaten dalam kondisi baik % 80 85 85 86 87 4. Perumahan 4.1 Rumah tangga pengguna air bersih % 40 50 60 60 70 4.2 Rumah tangga pengguna listrik % 40 45 56 57 60 4.3 Rumah tangga bersanitasi Bh/ 1000 Pdd 6 6 6 6 6 VIII-4

4.4 Lingkungan pemukiman kummuh % 20 20 18 17 16 4.5 Rumah layak huni Or/1000 600 650 675 700 700 Pdd 5. Penataan Ruang 5.1 Rasio ruang terbuka Hijau per uan Luas Wilayah ber HPL/HGB 5.2 Rasio bangunan ber-imb per satuan bangunan 6. Perencanaan Pembangunan 6.1 Tersedianya dokumen perencanaan RPJPD yang telah ditetapkan dengan PERDA 6.2 Tersedianya Dokumen Perencanaan RPJMD yang telah ditetapkan dengan PERDA/PERKADA 6.3 Tersedianya Dokumen Perencanaan : RKPD yang telah ditetapkan dengan PERKADA 6.4 Penjabaran Program RPJMD kedalam RKPD % 30 35 40 45 45 % 5 110 12 15 20 bh 1 1 1 1 1 Bh 1 1 1 1 1 Bh 40 50 60 65 67 % 91,70 91,85 91,90 92,00 92,00 7. Perhubungan 7.1 Jumlah arus penumpang angkutan umum Bh 3000 3000 3000 3000 3000 7.2 rasio Ijin trayek Bh/ 2 2 2 2 2 Or 7.3 Jumlah uji kir angkutan umum Bh 1 1 1 1 1 7.4 Jumlah Pelabuhan Laut /udara/terminal Bh 2 2 2 2 2 Bis 7.5 Angkutan Darat Bh 400 400 400 400 400 7.6 Kepemilikan Kir Angkutan umum % 40 40 40 40 40 7.7 Lama pengujian kelayakan angkutan Jam 12 12 12 12 12 umum (KIR) 7.8 Persen Pengujian kelayakan angkutan umum % 90 90 90 90 90 8. Lingkungan Hidup 8.1 Persentase Rehabilitasi lahan % 0 5 5 5 5 8.2 Persentase pembangunan RTH % 10 38 60 80 100 8.3 Persentase Penyediaan sarana % 22 44 66 88 100 persampahan 8.4 Persentase Pemantauan Kualitas Air % 22 40 56 78 100 8.5 Persentase pengawasan kinerja perusahaan % 53 65 78 89 100 8.6 Persentase penanganan pengaduan masalah lingkungan % 100 100 100 100 100 8.7 Persentase sekolah adiwiyata % 19 5 5 5 5 VIII-5

9. Pertanahan 9.1 Persentase luas lahan bersertifikat % 90 90 90 90 90 9.2 Penyelesaian kasus tanah negara % 90 90 90 90 90 9.3 Penyelesaian izin lokasi % 90 90 90 90 90 10 Kependudukan dan Catatan Sipil 10.1 Prosentase Penduduk yang memiliki Akta % 49,28 50,26 51,27 52,29 53,34 Perkawinan 10.2 Prosentase Penduduk yang memiliki Akta % 0,1 0.2 0.5 0.6 0.7 Perceraian 10.3 Prosentase Penduduk yang memiliki Akta % 0.1 0.2 0.5 0.6 0.7 Pengakuan,Pengangkatn dan Pengesahan Anak 10.4 Kepemilikan KTP % 72,57 74 75,50 77 78,55 11. Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak 11.1 Persentase partisipasi perempuan di % 30 40 50 60 70 lembaga pemerintah 11.2 Partisipasi perempuan di lembaga swasta % 20 30 40 50 60 11.3 Rasio KDRT % 7 5 3 2 0 11.4 Persentase jumlah tenaga kerja dibawah % - - - - 0 umur 11.5 Partisipasi angkatan kerja perempuan % 49 50 50 55 60 11.6 Penyelesaian pengaduan perlindungan perempuan dan anak dari tindakan kekerasan % - - - - 0 12. Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera 12.1 Rata rata jumlah anak per keluarga Org 4 4 4 3 3 12.2 Rasio akseptor KB % 60 70 75 80 85 12.3 Cakupan peserta KB aktif % 70 75 80 85 90 12.4 Keluarga Pra Sejahtera dan keluarga Sejahtera I % 60 50 40 30 20 13. Sosial 13.1 Sarana sosial seperti panti asuhan, panti Bh 3 4 4 4 4 jompo dan panti rehabilitasi 13.2 PMKS yang memperoleh bantuan sosial % 70 70 70 70 70 13.3 Penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial % 70 70 70 70 70 14. Ketenagakerjaan 14.1 Angka partisipasi angkatan kerja % 74.50 74.90 75.38 7556 75.74 14.2 Angka sengketa pengusaha pekerja per % 20 18 16 15 14 tahun 14.3 Pencari kerja yang ditempatkan % 4.065 4.335 4.480 4.579 4.644 14.4 Tingkat pengangguran terbuka % 3.35 3.20 3.82 4.71 5.60 14.5 Keselamatan dan perlindungan % 19 23 27 31 35 14.6 Perselisihan buruh dan pengusaha tehadap kebijakan pemerintah daerah % 20 18 16 15 14 VIII-6

15. Koperasi dan UKM 15.1 Persentase koperasi aktif % 30 39 54 62 70 15.2 Usaha mikro dan kecil % 30 45 60 75 90 16. Penanaman Modal 16.1 Persentase investor bersekala nasional (PMD/PMN) 16.2 Persentase investor bersekala nasional (PMD/PMN) dg migas % 76 79 82 84 86 % 20 20 20 20 20 17. Kebudayaan 17.1 Penyelenggaraan festival seni budaya Bh 5 5 5 5 5 17.2 Aktifnya 54 sanggar Seni di 21 Bh 10 11 11 12 12 Kecamatan 17.3 Ikut berperannya 54 Sanggar Kesenian dalam Pargelaran Budaya Bh 10 11 11 12 12 18. Kepemudaan dan Olah Raga 18.1 Jumlah organisasi pemuda Bh 4 4 4 4 4 18.2 Jumlah organisasi olah raga Bh 30 30 30 30 30 18.3 Jumlah kegiatan kepemudaan Kali 12 12 12 12 12 18.4 Jumlah kegiatan olaha raga Kali 14 14 14 14 14 18.5 Gelanggang / balai remaja (selain milik bhpdd 1 1 1 1 1 swasta) 18.6 Lapangan olahraga Bh/ pdd 4 4 4 4 4 19. Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri 19.1 Jumlah tenaga pengendalian keamanan dan kenyamanan lingkungan di desa/kel 19.2 Jumlah bangunan pos jaga/roda di desa/kel orang 298 orang - - 298 orang - pos jaga 1 pos jaga 1 pos jaga 1 pos jaga 1 pos jaga 1 pos jaga 20. Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian 20.1 Rasio jumlah polisi pamong praja per % 150 org - 150 org - 300 org 10.000 penduduk 20.2 Jumlah Linmas per Jumlah 10.000 % 5 kec 5 kec 4 kec. 4 kec. 3 kec. penduduk 20.3 Frekwensi penanganan unjuk rasa Kali 10 kali 10 kali 10 kali 10 kali 10 kali 20.4 Jumlah / frekwensi kegiatan pengamanan Kali 360 kali 360 kali 360 kali 360 kali 360 kali dalam setahun 20.5 Kemiskinan % 13 12,5 11 10,5 10 20.6 Sistem informasi pelayanan perijinan dan Buah 1 1 1 1 1 administrasi pemerintah 20.7 Penegakan PERDA % 80 80 80 80 80 21. Ketahanan Pangan 21.1. Regulasi ketahanan pangan Bh 2 2 2 2 2 21.2. Ketersediaan pangan utama % 95 95 95 95 95 VIII-7

22. Pemberdayaan Masyarakat Desa 22.1. Rata-rata jumlah kelompok binaan Klp 14 14 14 14 14 lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM) 22.2. Rata-rata jumlah kelompok binaan PKK KK 20 20 20 20 20 23. Statistik 23.1. Buku Kabupaten dalam angka Bh 1 1 1 1 1 23.2. Buku PDRB Kabupaten Bh 1 1 1 1 1 24. Kearsipan 24.1. Pengelolaan arsip secara buku Bh 4 4 4 4 4 24.2. Peningkatan SDM pengelola Kearsipan Bh 28 28 28 28 28 25. Informasi dan Komunikasi 25.1. Jumlah jaringan komunikasi Buah 5 5 5 5 5 25.2. jumlah wartel/warnet terhadap Buah 1 1 1 1 1 penduduk 25.3. Jumlah surat kabar Nasional /lokal Kali 3 3 3 3 3 25.4. Jumlah penyiaran radio/tv lokal Kali 5 5 5 5 5 25.5. Webside milik pemerintah daerah Buah 1 1 1 1 1 25.6. Pameran/Expo Kali 2 2 2 2 2 26. Perpustakaan 26.1. Meningkatnya jumlah tenaga perpustakaan 26.2. Meningkatnya jumlah pengelola Kearsipan 26.3. Meningkatnya Desa dan kelurahan yang cerdas Orang 6 Orang 8 Orang 10 Orang 11 Orang 12 Orang Orang 5 Orang 7 Orang 9 Orang 11 Orang 12 Orang Orang 1.335 Orang 1.816 Orang 2.332 Orang 2.887 Orang 3.479 Orang Pelayanan Urusan Pilihan 1. Pertanian 1.1. Produksi padi (ton) Ton 281.789 302.444 317.566 333.447 350.119 1.2. Produksi Jagung Ton 1.119 1.171 1.231 1.310 1.405 1.3. Produksi Kedelai Ton 946 966 1.024 1.028 1.189 1.4. Produksi Ubi Kayu Ton 9.372 9.699 9.840 9.912 10.067 1.5. Kontribusi Sektor Peternakan terhadap % 3,35 3,43 3,51 3,59 3,67 PDRB 1.6 Produksi daging Ton 3.250,89 3.349,99 3.474,08 3.698,47 3.922,57 1.7 Produksi telur Kg 1.183.740 1.239.117 1.330.812 1.429.292 1.535.059 1.8 Produksi ikan konsumsi Kg 60.853,23 85.269,49 109.685,74 134.102,00 158.518,28 1.9 Produksi benih ikan Ribu ekor 307.296 439.929 558.563 684.196 809.828 1.10 Produksi Karet Ton/thn 245.000 248.000 251.000 253.000 255.000 1.11 Produksi Sawit Ton/thn 300.450 302.000 305.000 308.000 310.000 1.12 Jumlah petani yang ditingkatkan Org 530 Org 530 Org 530 Org 530 Org 530 Org pengetahuan, sikap dan keterampilannya melalui Bimtek (Orang) 1.13. Jumlah petani yang ditingkatkan Org 20 Org 20 Org 20 Org 20 Org 20 Org VIII-8

pengetahuan, sikap dan keterampilannya melalui magang petani (Orang) 1.14. Cakupan bina kelompok petani Klp. 63 63 63 63 63 2. Kehutanan 2.1. Rehabilitasi Hutan dan Lahan Ha 1.39 1.50 1.62 1.73 1.85 2.2. Kerusakan kawasan hutan Kawasan 0.42 0.40 0.38 0.36 0.34 2.3. Kawasan Hutan Tetap dikelola oleh Institusi permanen pada Tingkat Tapak (unit) Uniy 1 1 1 1 1 3 Energi dan Sumber Daya Mineral 3.1. Persentase jumlah Desa Berlistrik % 87 92 97 100 100 3.2. Terpenuhinya Kewajiban Perusahaan Pemegang IUP % 70 75 80 90 100 4. Pariwisata 4.1 Kunjungan wisata % 20 30 40 50 55 4.2 Kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB % 5 5 5 5 5 5. Kelautan dan Perikanan 5.1 Produksi Perikanan % 90 85 80 75 70 5.2 Konsumsi Ikan % 96,5 96,8 97,1 97,4 97,7 5.3 Cakupan Bina Kelompok Budidaya Ikan % 30 32 34 36 38 5.4 Produksi Perikanan Kelompok Pembudidaya Ikan % 46,5 46,9 47,3 47,7 48,1 6. Perdagangan 6.1 Jumlah produk unggulan daerah yang memenuhi kualifikasi ekspor 6.2 Cakupan bina kelompok pedagang / usaha informasi 1 jenis 1 jenis 1 jenis 2 jenis 2 jenis 3 jenis % 40 40 40 40 40 7. Perindustrian 7.1 Jumlah produk unggulan daerah yang memenuhi kualifikasi ekspor Jenis 1 jenis 1 jenis 1 jenis 2 jenis 2 jenis 7.2 Tertibnya UTTP di 21 kecamatan Kec 3 kec. 4 kec. 4 kec. 5 kec. 5 kec. 7.3 Cakupan bina kelompok pengrajin % 40 40 40 40 40 8. Ketransmigrasian 8.1 Transmigrasi swakarsa % 10 10 10 10 10 8.2 Kontribusi transmigrasi terhadap PDRB % 2 3 4 5 5 VIII-9

Aspek Daya Saing Daerah Fokus Kemampuan Ekonomi Daerah 1. Otonomi daerah, pemerintahan umum, administrasi keuangan daerah, perangkat daerah, kepegawaian dan persandian 1.1 Tersedianya program penyuluhan tingkat Kali 18 22 22 22 22 kecamatan dan kabupaten 1.2. Jenis dan jumlah bank dan cabang Buah 1 1 1 1 1 1.3. Jenis dan jumlah perusahaan asuransi dan cabang Buah 3 3 3 3 3 1.4 Jenis, kelas, dan jumlah restoran Buah 8 8 8 8 8 1.5 Jenis, kelas, dan jumlah penginapan/hotel Buah 0 0 0 0 0 2. Pertanian 2.1 Peningkatan kamampuan kelompok tani KLP 180 Klmp 210 Klmp 210 Klmp 210 Klmp 210 Klmp Fokus Fasilitas Wilayah/Infrastruktur 1. Perhubungan 1.1 Panjang jalan yang kondisinya baik Km 100,36 Km 100,36 Km 80,29 Km 60,22 Km 60,22 Km 1.2 jumlah aset irigasi DI 15 D.I 37 D.I 37 D.I 37 D.I 37 D.I 2. Penataan Ruang 2.1 Ketaatan terhadap RTRW % 70 70 70 70 70 2.2 Luas wilayah produktif % 80 80 80 80 80 2.3 Luas wilayah industri % 30 30 30 30 30 2.4 Luas wilayah kebanjiran % 5 5 5 5 5 2.5 Luas wilayah kekeringan % 5 5 5 5 5 2.6 Luas wilayah perkotaan % 10 10 10 10 10 3. Lingkungan Hidup 3.1 Persentase Rumah tangga (RT) yang menggunakan air bersih % 50 50 50 50 50 4. Komunikasi dan Informasi 4.1 Rasio ketersediaan daya listrik % 50 50 50 50 50 4.2 Persentase rumah tangga yang % 50 50 50 50 50 menggunakan listrik 4.3 Persentase penduduk yang menggunakan HP/telepon % 10 10 10 10 10 Fokus Iklim Berinvestasi 1. Otonomi daerah, pemerintahan umum, administrasi keuangan daerah, perangkat daerah, kepegawaian dan persandian 1.1 Angka kriminalitas % 3 2 2 2 2 1.2 Jumlah demo % 2 2 2 2 2 1.3 Lama proses perijinan Hari 3 3 3 3 3 1.4 Jumlah dan macam pajak dan retribusi % 7 7 7 7 7 daerah 1.5 Jumlah perda yang mendukung iklim % 7 7 7 7 7 usaha 1.6 Persentase desa berstatus swasembada terhadap total desa % 60 60 60 60 65 VIII-10

Fokus Sumber Daya Manusia 1. Ketenagakerjaan 1.1 Rasio lulusan S1/S2/S3 Or/10000 4 5 6 7 7 pdd 1.2 Rasio ketergantungan % 30 25 20 20 20 VIII-11

VIII-12

IX. FORMAT HALAMAN 9.1 Indikator Kinerja...Error! Bookmark not defined. 9.1.1 PENGUKURAN INDIKATOR KINERJA... 1 9.1.2 INDIKATOR KINERJA UTAMA DAN INDIKATOR KINERJA KUNCI... 1 Diagram 9.1 Hubungan Sasaran Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Tersedianya Data / Informasi untuk Perencanaan Pembangunan Daerah dan Sasaran Pendukungnya...Error! Bookmark not defined. Tabel 9.1 Rincian Indikator Kinerja Utama Kabupaten Mura Tahun 2011-2015 Misi 1. Pembangunan Kultural Darussalam...Error! Bookmark not defined. Tabel 9.2 Rincian Indikator Kinerja Utama Kabupaten Mura Tahun 2011-2015 Misi 2. Peningkatan Kesejahteraan dan Perlindungan SosialError! Bookmark not defined. Tabel 9.3 Rincian Indikator Kinerja Utama Kabupaten Mura Tahun 2011-2015 Misi 3. Pengembangan Agropolitan...Error! Bookmark not defined. Tabel 9.4 Rincian Indikator Kinerja Utama Kabupaten Mura Tahun 2011-2015 Misi 4. Pengembangan Pertambangan dan Lingkungan HidupError! Bookmark not defined. Tabel 9.5 Rincian Indikator Kinerja Utama Kabupaten Mura Tahun 2011-2015 Misi 5. Penguatan Investasi dan Daya Saing...Error! Bookmark not defined. Tabel 9.6 Rincian Indikator Kinerja Utama Kabupaten Mura Tahun 2011-2015 Misi 6. Penataan Kepemerintahan dan SDM...Error! Bookmark not defined. VIII-13