Kentang Varietas Ping 06 Inventor : Erry Sofiari, Kusmana, I.M. Hidayat, F. Kasim, Tri Handayani, H. Kurniawan, dan M. Ameriana Kentang Varietas Ping 6 merupakan hasil persilangan antara Granola dengan Michigan Klon. Varietas Ping 06 memiliki warna kulit umbi merah muda, bentuk umbi agak bulat, daging umbi kuning, mata agak dalam, potensi hasil 28,4-40,3 ton/ha. Keunggulan varietas ini lebih tahan terhadap penyakit busuk daun dibandingkan varietas Granola. Potensi hasil tinggi. Varietas ini potensial dikembangkan dan dikomersialkan untuk substitusi varietas impor. 1
Kentang Varietas GM 08 Inventor : Erry Sofiari, Kusmana, I.M. Hidayat, F. Kasim, Tri Handayani, H. Kurniawan, dan M. Ameriana Kentang Varietas GM 08 merupakan hasil persilangan antara Granola dengan Michigan Klon. Varietas GM 08 bentuk oval, kulit umbi krem, daging umbi putih, mata dangkal, potensi hasil 28,9-35,2 ton/ha. Keunggulan varietas ini lebih tahan terhadap penyakit busuk daun dibandingkan varietas Granola, produksi tinggi, dan dapat dijadikan sebagai bahan baku pangan olahan seperti kripik kentang. Varietas ini potensial dikembangkan secara komersial untuk mendukung agroindustri pengolahan kentang, seperti : kentang goreng (french fries), kripik, tepung kentang, maupun bahan baku pangan olahan lainnya. 2
Kentang Varietas Kikondo Inventor : Asih K. Karyadi, Azis A Asandhi, Wiwin Setiawati, Kusmana, Buchory A, Evi Paulina R.P., dan Loso Winarto Status Perlindungan HKI : Pendaftaran Varietas No. 20/PVHP/2008 Beradaptasi baik pada ketinggian 1000-2000 m dpl, tinggi 40-96 cm, warna kulit umbi kuning muda, warna daging umbi kuning, mata umbi agak dangkal, warna di sekitar mata umbi merah muda, permukaan kulit halus, warna tunas umbi ungu, dan umur 90 100 hari. serta kadar pati 2,7%. Keunggulan varietas kentang ini memiliki potensi hasil 18 24 ton/ha dengan daya simpan umbi pada suhu kamar antara 2,5-3 bulan. Kadar gula reduksi 0,019%, specific grafity 1,07, berat kering 20,15%, sehingga cocok digunakan untuk kentang olahan. Varietas ini potensial dikembangkan untuk mendukung industri olahan kentang seperti kentang goreng (frech fries), kripik, tepung, maupun pangan olahan lainnya. 3
Inventor : Kusmana, E. Sofiari, R.S. Basuki Balai Penelitian Tanaman Sayuran Status Perlindungan HKI : Pendaftaran Varietas No. 021/BR/PVHP/8/2008 Kentang Varietas Repita Kentang ini memiliki tipe tumbuh tegak, tinggi 80-90 cm, umur panen 90-100 hari, bentuk umbi bulat, warna kulit umbi krem, warna daging umbi putih agak krem, mata umbi berlekuk sedang, dan potensi hasil 30-32 t/ha. Varietas ini memiliki sifat khusus yaitu mengandung gula reduksi 0,039 brix. Keunggulan varietas ini sangat cocok sebagai kentang sayur, tahan penyakit busuk daun, dan beradaptasi baik pada dataran tinggi di atas 1000 m dpl. Varietas ini potensial dikembangkan dan dikomersialkan oleh agroindustri benih dan olahan. 4
Kentang Varietas Tenggo Inventor : Kusmana, Rofi S.B., Dimyati Status Perlindungan HKI : Pendaftaran Varietas No. 22/PVHP/2008 Kentang varietas Tenggo rata-rata produksinya mencapai 33,5 ton umbi basah/ha dan beradaptasi baik di dataran tinggi. Tinggi tanaman ini dapat mencapai 90 cm. Bentuk batang bulat dan berwarna hijau, sedangkan bentuk daunnya bulat telur dengan ukuran sekitar 7 x 4,2 cm; permukaan daun licin, tidak berbulu, dan berwarna hijau. Bentuk umbinya adalah bulat, mata umbi berlekung sedang. Ukuran umbi sekitar 6 7 cm dengan berat rata-rata 60 80 gram/umbi, warna kulit krem, tektur daging umbi sedikit berair atau pulen (waxy). Kualitas kentang tergolong baik dengan specific grafity 1.067 g/ cc, kandungan gula reduksi 0,039 brix, serta kandungan karbohidrat sekitar 11,8%. Varietas kentang dapat dipanen pada umur tanaman 90 100 hari dan tahan terhadap nematode akar dan tahan busuk daun. Varietas ini potensial untuk dikembangkan dan dikomersialkan untuk substitusi varietas impor, karena produksi tinggi dan tahan terhadap nematode akar, serta tahan busuk daun. 5
Varietas Kentang Balsa Inventor : Kusmana, Rofi S.B., Dimyati Status Perlindungan HKI : Perlindungan Varietas No. 23/ PVHP/2008 Kentang varietas Balsa rata-rata dapat menghasilkan 22,4 ton umbi basah/ha. Tinggi tanaman sekitar 80 cm. Bentuk umbi adalah oblong oval dengan mata umbi berlekuk dangkal. Ukuran umbi Balsa sekitar 6 8 cm dengan berat rata-rata 60 80 gram/umbi. Warna kulit krem, sedangkan warna dagingnya putih, dan tekstur umbi agak kering/pera (mealy). Karakteristik lainnya adalah specific grafity sekitar 1.087 g/cc, kandungan gula reduksi 0,048 brix, serta kandungan karbohidrat 15,8%. Kentang varietas ini dapat dipanen berumur 90 100 hari dan beradaptasi baik pada dataran tinggi. Keunggulan kentang ini adalah tahan nematode akar serta agak tahan busuk daun. Varietas ini potensial untuk dikembangkan dan dikomersialkan untuk mendukung agro industri olahan pangan, kripik, tepung kentang dan sejenisnya. 6
Kentang Varietas Kastanum Inventor : Eri Sofiari, Kusmana - Kentang ini memiliki tipe tumbuh tegak, tinggi 80-90 cm, umur panen 90-100 hari, bentuk umbi bulat, warna kulit umbi krem, warna daging umbi putih agak krem, mata umbi berlekuk sedang, dan potensi hasil 34 t/ ha. Keunggulan varietas ini sangat cocok sebagai kentang sayur dan kripik, tahan penyakit busuk daun, dan beradaptasi baik pada dataran tinggi di atas 1000 m dpl. Varietas ini potensial dikembangkan dan dikomersialkan oleh agroindustri benih dan olahan. 7
Bawang Merah Pikatan Inventor : Sartono Putrasamedja Status Perlindungan HKI : Bawang Merah Pikatan dapat dipanen pada 55 hari. Potensi hasilnya mencapai 23,3 ton/ha. Umur simpan dapat mencapai 6 bulan. Kehadiran varietas bawang merah berproduksi tinggi ini dapat menjadi alternatif bagi petani untuk memilihnya dan prospektif dikembangkan oleh penangkar benih dan agro industri hortikultura. Bawang ini mempunyai tinggi tanaman 39 cm, bentuk umbi bulat keriput, diameter 3 cm, warna merah, bentuk daun agak pipih dan berkerut, jumlah per rumpun 36, warna daun hijau tua, jumlah anakan per rumpun 8. 8
Bawang Merah Varietas Trisula Inventor : Sartono Putrasamedja Bawang Merah Trisula dapat dipanen pada 55 hari. Potensi hasilnya mencapai 23,21 ton/ ha dan umur simpan sampai 5 bulan. Kehadiran varietas bawang merah berproduksi tinggi ini dapat menjadi alternatif bagi petani untuk memilihnya dan prospektif dikembangkan oleh penangkar benih dan agro industri hortikultura. Tanaman ini mempunyai tinggi 40 cm, umbi berbentuk bulat keriput, diameter 2,5 cm, warna merah tua, bunga berbentuk payung, warna putih, daun berbentuk bulat sedikit bergelombang, jumlah daun per rumpun 36, warna hijau tua, jumlah anakan per rumpun 8. 9
Bawang Merah Varietas Pancasona Inventor : Sartono Putrasamedja Bawang Merah Pancasona memiliki umur panen 75 hari, potensi hasil mencapai 23,70 ton/ha, dan umur simpan 3-4 bulan. Kehadiran varietas bawang merah berproduksi tinggi ini dapat menjadi alternatif bagi petani untuk memilihnya dan prospektif dikembangkan oleh penangkar benih dan agro industri hortikultura. Bawang ini mempunyai tinggi tanaman 41 cm, bentuk umbi bulat, diameter 2,65 cm, warna merah keunguan, bentuk bunga payung, warna putih, jumlah 4 per rumpun, bentuk daun agak bulat, jumlah per rumpun 39, warna daun hijau agak tua, jumlah anakan per rumpun 7. 10
Inventor : Sartono Putrasamedja IPR Protection Status : - Bawang Merah Varietas Mentes Bawang Merah Mentes dapat dipanen pada 58 Hari, potensi hasil mencapai 27,58 ton/ha, umur simpan 3-4 bulan. Kehadiran varietas bawang merah berproduksi tinggi ini dapat menjadi alternatif bagi petani untuk memilihnya dan prospektif dikembangkan oleh penangkar benih dan agro industri hortikultura. Bawang ini mempunyai tinggi tanaman 42 cm, bentuk umbi bulat, diameter 1-2,27 cm, warna pucat, bentuk bunga payung, warna putih, jumlah 3 per rumpun, bentuk daun bulat, jumlah per rumpun 43, warna daun hijau muda, jumlah anakan per rumpun 12. 11
Buncis Tegak BALITSA 1 Buncis Tegak BALITSA 1 dapat dipanen pertama umur 53-55 hari. Potensi hasil mencapai 19,0 t/ha, kualitas polong baik, tidak menggunakan penegak/lanjaran, beradaptasi baik pada dataran rendah sampai 400 m dpl. Kehadiran varietas ini dapat menjadi alternatif bagi petani untuk memilih benih buncis umur genjah dan produksi tinggi. Prospektif oleh agro industri benih hortikultura. Inventor : Diny Djuariah Status Perlindungan HKI : 70/Peng/12/2011 Penciri utama biji hitam kebiruan, bentuk polong bulat, panjang polong 16 cm, warna polong hijau muda, rasa agak manis, bentuk bunga kupu-kupu, warna kelopak bunga hijau ungu, bentuk daun segitiga, panjang daun 12 cm, lebar 6 cm, warna daun hijau tua, diameter batang 0,5 cm, warna batang hijau. 12
Inventor : Diny Djuariah Status Perlindungan HKI : 71/Peng/12/2011 Buncis Tegak BALITSA 2 Buncis Tegak BALITSA 2 dapat dipanen umur 47-48 hari. Potensi hasilnya mencapai 23,8 ton/ha. Kualitas biji baik, beradaptasi baik pada dataran rendah sampai 400 m dpl., tidak menggunakan penegak/lanjaran. Kehadiran varietas ini dapat menjadi alternatif bagi petani untuk memilih benih buncis umur genjah dan produksi tinggi. Prospektif oleh agro industri benih hortikultura. Penciri utama polong muda berserat, bentuk polong bulat, panjang polong 17 cm, warna polong hijau muda, rasa manis, bentuk bunga kupu-kupu, warna kelopak bunga hijau ungu, bentuk daun segitiga, panjang daun 11 cm, lebar 6 cm, warna daun hijau tua, diameter batang 0,5 cm, warna batang hijau. 13
Inventor : Diny Djuariah Buncis Tegak BALITSA 3 Buncis Tegak BALITSA 3 dapat dipanen pertama 47-48 hari. Potensi hasilnya mencapai 23,8 ton/ha. Kualitas biji baik, beradaptasi baik pada dataran rendah sampai 400 m dpl., tidak menggunakan penegak/lanjaran Kehadiran varietas ini dapat menjadi alternatif bagi petani untuk memilih benih buncis umur genjah dan produksi tinggi. Prospektif oleh agro industri benih hortikultura. Penciri utama polong muda bergelombang, bentuk polong bulat, panjang polong 15 cm, warna polong hijau muda, rasa agak manis, bentuk bunga kupu-kupu, warna kelopak bunga hijau merah muda, bentuk daun segitiga, panjang daun 12 cm, lebar 7 cm, warna daun hijau muda, diameter batang 0,5 cm, warna batang hijau. 14
Inventor : Yenni Kusandriani Status Perlindungan HKI: - Cabe Merah Varietas Lingga Cabe Lingga dapat dipanen umur 88-95 HST. Potensi hasilnya mencapai 16,1 ton/ ha sekali panen, beradaptasi baik pada dataran medium. Kehadiran varietas ini sebagai alternatif petani dalam memilih benih cabe berumur pendek dengan produktivitas tinggi. Prospektif dikembangkan oleh agro industri benih hortikultura. Tinggi Tanaman (cm) 67,1 Buah/Fruit Panjang (cm) muda panen Bunga Jumlah helai Bunga tangkai Daun Ukuran (cm) Batang/Stem Diameter (cm) Memanjang 12,3 Merah 6 /Green Lanceolate P : 12,7 L : 1,2 1,4 garis ungu 15
Cabe Merah Varietas Ciko Inventor : Yenni Kusandriani Cabe Ciko dapat dipanen umur 81-84 HST. Potensi hasil tinggi mencapai 20.5 ton/ha, beradaptasi baik pada dataran medium. Kehadiran varietas ini sebagai alternatif petani dalam memilih benih cabe berumur pendek dengan produktivitas tinggi. Prospektif dikembangkan oleh agro industri benih hortikultura. Tinggi Tanaman (cm) 65 Buah Panjang (cm) muda panen Bunga Jumlah helai Bunga tangkai Daun Ukuran (cm) Batang Diameter (cm) Memanjang 12,2 Merah 6 Keunguan Lanceolate P : 15,4 L : 5,4 1,5 garis ungu 16
Cabe Merah Varietas Kencana Inventor : Yenni Kusandriani Cabe Kencana dapat dipanen pada umur 95 HST. Potensi hasilnya tinggi mencapai 18,4 ton/ha, beradaptasi baik pada dataran medium. Kehadiran varietas ini sebagai alternatif petani dalam memilih cabe berumur pendek dengan produktivitas tinggi. Prospektif dikembangkan oleh agro industri benih hortikultura. Tinggi Tanaman (cm) 115 Buah Panjang (cm) muda panen Bunga/Flower Jumlah helai Bunga tangkai Daun Ukuran (cm) Batang/Stem Diameter (cm) Memanjang 13,2 Merah 6 Keunguan Lanceolate P : 11,3 L : 4,5 1,4 garis ungu 17
Tomat Varietas Tosca Inventor : Etti Purwati Tomat Tosca dapat dipanen umur 75 HST. Potensi hasilnya tinggi 40 ton/ha, beradaptasi baik pada dataran rendah - tinggi, tahan simpan lama. Kehadiran varietas ini sebagai alternatif petani dalam memilih tomat berumur pendek dengan produktivitas tinggi. Prospektif dikembangkan oleh agro industri benih hortikultura. Tinggi Tanaman (cm) 135 Buah Panjang (cm) muda panen Bunga Kelopak Daun Ukuran (cm) Batang Diameter (cm) Bulat Pipih P : 4,8 D : 5,8 muda polos Merah Bintang Lukullus P : 32 L : 28 Muda 2,0 18
Tomat Varietas RUBY Beb 05-08 Inventor : Etti Purwati Tomat Ruby dapat dipanen umur 75 HST. Potensi hasilnya mencapai 40 ton/ha, beradaptasi baik pada dataran - tinggi, dan ketahanan simpan lama. Kehadiran varietas ini sebagai alternatif petani dalam memilih tomat berumur pendek dengan produktivitas tinggi. Prospektif dikembangkan oleh agro industri benih hortikultura. Tinggi Tanaman (cm) 135 Buah Panjang (cm) muda panen Bunga Kelopak Daun Ukuran (cm) Batang/Stem Diameter (cm) Bulat hati P : 4,9 D : 5,8 muda polos Merah Bintang Lukullus P : 32 L : 28 Muda 1,8 19
Inventor : Etti Purwati Tomat Varietas TOPAZ Beb 04-07 Tomat Topaz dapat dipanen umur 75 HST, potensi hasilnya tinggi 40 ton/ha, beradaptasi baik pada dataran rendah - tinggi, ketahanan simpan lama. Kehadiran varietas ini sebagai alternatif petani dalam memilih tomat berumur pendek dengan produktivitas tinggi. Prospektif dikembangkan oleh agro industri benih hortikultura. 20 Tinggi Tanaman (cm) 135 Buah /Shape Panjang (cm) muda panen Bunga Kelopak Daun Ukuran (cm) Batang Diameter (cm) Bulat Hati P : 4,9 D : 5,8 muda Merah Bintang Lukullus P : 32 L : 28 Muda 1,8