PENGANTAR BISNIS CHAPTER 19 PASAR MODAL (SECURITIES MARKET)

dokumen-dokumen yang mirip
SUMBER PENDANAAN JANGKA PANJANG. ARI DARMAWAN, Dr. S.AB, M.AB

PASAR MODAL. Tujuan Pembelajaran. Perbedaan Pasar Modal dan Pasar Uang. Perihal Pasar Modal Pasar Uang Tingkat bunga Relatif rendah Relatif tinggi

II. TINJAUAN PUSTAKA. Pasar modal adalah pasar dengan berbagai instrumen keuangan jangka panjang

Instrumen Pasar Modal Indonesia Materi 9

BAB II LANDASAN PUSTAKA. antara pihak yang membutuhkan modal dengan pihak yang memiliki modal.

Bab 10 Pasar Keuangan

ATA 2014/2015 M1/IT /NICKY/ Pasar modal

Pasar Modal. Dalam menjalankan fungsinya, pasar modal dibagi menjadi tiga macam, yaitu pasar perdana, pasar sekunder, dan bursa paralel.

Pasar Modal EKO 3 A. PENDAHULUAN B. PRODUK PASAR MODAL PASAR MODAL. materi78.co.nr

Pasar Modal Indonesia

Pengertian Pasar Modal.. (2) Pasar Modal Indonesia. Pengertian Pasar Modal..(1) Peran dan Manfaat Pasar Modal 10/9/2011

BAB I PENDAHULUAN UKDW. dan penerimaan devisa. Di Negara yang sedang berkembang usaha yang

Magister Manajemen Univ. Muhammadiyah Yogyakarta

BAB II LANDASAN TEORI

PASAR MODAL INDONESIA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB XII MANAJEMEN KEUANGAN. Pengantar Administrasi Bisnis (Keuangan) - M. Judi Mukzam

BAB II KAJIAN PUSTAKA. Pengertian Pasar Modal. diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek. Pasar

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Pasar modal adalah pasar dari berbagai instrumen keuangan jangka

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Wujud saham adalah selembar kertas yang menerangkan bahwa pemilik kertas

II. LANDASAN TEORI. jumlah modal kerja bersih yang layak diterima, serta menjamin tingkat likuiditas

BAB II LANDASAN TEORI

Pasar Modal Indonesia Pasar Mod M al me m r e u r pakan kegiatan yang ber e h r ubungan den e gan pen e awaran

menyebabkan harga saham tinggi (Dharmastuti, 2004:17-18). sebagaimana yang diharapkan oleh pemegang saham.

BAB 2 TINJAUAN TEORITIS DAN PERUMUSAN HIPOTESIS

Business Law. Surat berharga M-8. Tony Soebijono

Kosep Dasar: Saham Aru A m ru H. H Prim Pri andar m i andar

Handout Manajemen Keuangan 2

PENGERTIAN DAN INSTRUMEN PASAR MODAL ANALISIS PORTOFOLIO DAN INVESTASI ANDRI HELMI M, SE., MM.

BAB II PERATURAN MENGENAI KEPEMILIKAN SAHAM DALAM PASAR MODAL. A. Ketentuan Prosedur Kepemilikan Saham dalam Pasar Modal

Kosep Dasar: Saham Arum H. Primandari

Laba bersih. perubahan tertentu pada prinsip akuntansi.

BAB 2 TINJAUAN TEORETIS DAN PERUMUSAN HIPOTESIS. Menurut Sharpe et al (dalam, Setiyono 2016) pengumuman informasi

VALUATION O L E H D U D I H E R P E N D I E D I S O N L E O N I S A I N T A N P R A T I W I R A H M A T D I A N A Z I R I

Utang Jangka Panjang (Long Term Liabilities)

Pembahasan : Di Indonesia terdapat Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dulu bernama Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES)

BAB I PENDAHULUAN I.1 LATAR BELAKANG MASALAH

Pembelanjaan Jangka Panjang 1 BAB 14 PEMBELANJAAN JANGKA PANJANG

Semula istilah Pasar adalah menunjukkan tempat di mana penjual dan pembeli berkumpul untuk saling bertukar barang. Ahli ekonomi menggunakan istilah

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. dibagikan perusahaan dapat berupa tunai (cash dividend) yaitu kepada setiapp

SAHAM. By: Evada El Ummah Khoiro, M.AB.

PEMBIAYAAN HUTANG DAN SAHAM PREFEREN. Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Manajemen Keuangan II Semester 4

P A S A R M O D A L (Capital Market)

BAB 2 TINJAUAN TEORITIS DAN PERUMUSAN HIPOTESIS

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pasar modal memiliki peranan yang sangat penting dalam sektor

BAB V SAHAM DAN OBLIGASI

S A H A M. Pertemuan 3

Filosofi Investasi. Menunda/mengurangi konsumsi hari ini untuk mendapatkan keuntungan di masa datang

REKSA DANA. PT DANAREKSA INVESTMENT MANAGEMENT, August 2007

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian. Perkembangan pasar modal yang pesat memiliki peran penting dalam

SESI 4 MODAL DAN JENIS MODAL

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Perseroan (corporation) adalah badan usaha yang dibentuk berdasarkan

BAB II PERLINDUNGAN TERHADAP KORBAN PERANG. Hukum Humaniter merupakan peraturan yang berlaku di masyarakat

Investasi. Filosofi Investasi. Menunda/mengurangi konsumsi hari ini untuk mendapatkan keuntungan di masa datang

BAB II JENIS-JENIS MODAL PERUSAHAAN

Pasar Modal SMAK BPK Penabur, Cirebon 30 April 2015

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Saham (stock) merupakan salah satu instrument pasar keuangan yang paling

SERI EDUKASI BEGINNER PART 1

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Fungsi Pasar Keuangan

Magister Manajemen Univ. Muhammadiyah Yogyakarta

MENGENAL PASAR MODAL, SAHAM, DAN OBLIGASI

KONSEP PASAR MODAL. Pengertian Pasar Modal.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

SURAT BERHARGA PASAR UANG (1) PERTEMUAN 10

Magister Manajemen Univ. Muhammadiyah Yogyakarta

BAB 8 JENIS JENIS MODAL

Materi 3 PENILAIAN SEKURITAS 1

BAB I PENDAHULUAN. Kepercayaan investor terhadap perusahaan yang sudah go

Bab 2 SURAT BERHARGA DI PASAR MODAL

BAB II TINJUAN PUSTAKA. lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek. antara pembeli dan penjual dengan resiko untung atau rugi.

Pengertian Modal Saham

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 8/22/PBI/2006 TENTANG KEWAJIBAN PENYEDIAAN MODAL MINIMUM BANK PERKREDITAN RAKYAT BERDASARKAN PRINSIP SYARIAH

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. berharga seperti saham, sertifikat saham dan obligasi (Pandji dan Piji,

EKUITAS PEMEGANG SAHAM Mata Kuliah Akuntansi Keuangan 2

F A Q OBLIGASI NEGARA RITEL SERI ORI-012

AKUNTANSI TERHADAP MODAL SAHAM

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Menurut Darmadji dan Fakhrudin (2006) Saham dapat didefenisikan

BAB I PENDAHULUAN. Secara sederhana, investasi dapat diartikan sebagai suatu kegiatan

BAHAN AJAR Jurusan : Administrasi Bisnis Konsentrasi : Mata Kuliah : Pengantar Bisnis

BAB I PENDAHULUAN. diperoleh melalui pasar uang dan pasar modal. Pasar modal memiliki peran besar bagi

BAB I PENDAHULUAN. umumnya lebih dari 1 (satu) tahun (Samsul 2006: 43). Pasar modal

II. TIN JAUAN PUSTAKA. Laporan keuangan dapat dengan jelas memperlihatkan gambaran kondisi

BAB 6 INVESTASI JANGKA PENDEK

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Rasio hutang disebut juga dengan rasio leverage. Rasio leverage

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS PENELITIAN. Kebijakan struktur modal melibatkan pertimbangan trade-off antara risiko

BAB II LANDASAN TEORI. kertas yang menerangkan bahwa pemilik kertas tersebut adalah pemilik perusahaan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. yang terdapat di neraca. Menurut Munawir (2004:32) solvabilitas menunjukkan

L2

FAQ OBLIGASI NEGARA RITEL SERI ORI-013

PERTEMUAN KE TIGABELAS MODAL SAHAM (1)

BAB II LANDASAN TEORI. II.1.1 Pengertian Saham / Sekuritas. untuk memperoleh bagian dari prospek atau kekayaan organisasi yang

Transkripsi:

PENGANTAR BISNIS CHAPTER 19 PASAR MODAL (SECURITIES MARKET)

I. Fungsi Pasar Modal. Pasar Modal seperti Bursa Efek Indonesia merupakan tempat jual beli surat-surat berharga /efek yang meliputi saham & obligasi. Ada 2 fungsi yang dilaksanakan oleh pasar Modal: a. Membantu perusahaan memperoleh dana jangka panjang, misal untuk mendapatkan modal bagi perluasan usaha, atau membeli peralatan berat, mesin-mesin pabrik, dll. b. Menyediakan sarana bagi investor swasta / pribadi melalui transaksi jual beli saham & obligasi. Jenis pasar modal : 1. Pasar Primer (Primary Market) artinya pasar melayani penjualan efek-efek baru. Bagi saham yang pertama kali ditawar kepada masyarakat melalui bursa efek disebut Initial Public Offering (IPO) 2. Pasar Sekunder (Secondary Market) artinya pasar melayani transaksi jual-beli / pedagang saham di antara perusahaan penerbit saham dengan investor. - Investment Bankers Yaitu bank / lembaga-lembaga keuangan yang khusus membantu penerbitan & penjualan efek-efek baru. Investment Bankers juga menanggung / menjamin terjualnya efek, artinya perusahaan investment Bankers membeli seluruh saham & obligasi yang ditawarkan oleh perusahaan penerbitan dengan diskon tertentu ; kemudian menjualnya dengan harga nominal atau harga pasar kepada investor pribadi & lembaga. - Institutional Investor / Investor Lembaga Adalah organisasi besar seperti Organisasi Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) Perusahaan-perusahaan asuransi & bank yang menanamkan dananya atau dana milik pihak lain yang dititipkan. II. Pembiayaan dengan menjual obligasi. Obligasi (Bond) adalah surat berharga yang diterbitkan oleh sebuah perusahaan yang memuat pernyataan bahwa perusahaan penerbit berhutang sejumlah dana tertentu kepada pemegang surat tersebut. Secara sah (legal) perusahaan penerbitan obligasi wajib membayarkan tingkat bunga tertentu secara berkala kepada pemegang obligasi dan pada tanggal jatuh tempo tertentu wajib melunasi nilai obligasi tersebut Bunga obligasi merupakan sejumlah dana yang dibayarkan oleh perusahaan penerbit obligasi kepada pemegangnya karena telah menggunakan dana yang dipinjam.

Jenis-jenis obligasi : 1. Debenture Bonds, yaitu obligasi tanpa jaminan. Pada Umumnya hanya perusahaanperusahaan dengan reputasi pelunasan kredit yang baik saja yang bias menerbitkan debenture bonds. 2. Secured Bonds, yaitu obligasi yang dipinjam dengan aktiva tetap seperti lahan, bangunan, dll. Apapun jenis obligasi yang diterbitkan harus disertai bunga dan pada suatu hari obligasi tersebut wajib dilunasi oleh perusahaan penerbit. Kewajiban melunasi utang membuat perusahaan penerbit obligasi mempersiapkan rekening cadangan yang dikenal dengan sebutan Sinking Fund. Sinking Fund adalah Rekening cadangan yang mana penerbit obligasi secara berkala menyisihkan sebagain dari utang pokok sehingga pada tanggal jatuh tempo tersedia dana yang cukup untuk melunasi nilai total obligasi tersebut. Sinking Fung mengandung beberapa karakteristik yang lebih menarik perhatian pemberi kredit ; antara lain : a. Ada kemungkinan diluansi sebelum jatuh tempo. b. Mengurangi resiko tidak terbayarnya obligasi pada saat jatuh tempo. c. Harga pasar obligasi yang relative kuat akibat unsur-unsur butir a & b di atas. 3. Convertible Bonds, yaitu obligasi yang dapat ditukarkan dengan saham biasa yang diterbitkan oleh perusahaan penerbitan obligasi tersebut. Convertible Bonds menguntungkan pemegang bila harga pasar saham perusahaan penerbit obligasi meningkat terus menerus sehingga pemegang obligasi dapat membandingkan bunga yang diperoleh dari obligasi dengan capital gain dari peningkatan harga pasar saham Misal : Obligasi PT. X sebesar 10 % per tahun sedangkan harga jual / pasar saham PT. X meningkat rata-rata 25 % setahun. Maka Capital Gain saham PT.X lebih tinggi 15 % dari pada tingkat bunga obligasi PT. X III. Memperoleh modal dengan menjual saham. Istilah-istilah dalam Modal saham : 1. Saham (Stock) adalah bagian kepemilikan sebuah perusahaan dalam bentuk P.T

2. Sertifikat Saham (Stock Sertifikat), adalah lembaran saham yang merupakan bukti kepemilikan perusahaan, dan memuat nama perusahaan, jumlah saham yang diterbitkan, serta jenis saham tersebut. 3. Devidend merupakan bagian dari laba perusahaan yang dibagikan kepada para pemegang saham, bisa berupa uang tunai, ataupun tambahan lembar saham. Perlu dipahami bahwa perusahaan penerbit saham tidak wajib membagikan deviden. Keputusan pembagian deviden ditetapkan dalam rapat umum pemegang saham atau rapat dewan komisaris. Keuntungan-keuantungan yang diperoleh Perusahaan penerbit saham, antara lain : a. Modal yang diperoleh dari penjualan saham tidak perlu dikembalikan. b. Tidak ada kewajiban membayar deviden kepada pemegang saham, sehingga laba perusahaan dapat ditanamkan lagi di dalam perusahaan sebagai penambah modal. c. Modal saham bukan merupakan utang perusahaan, dan perusahaan bisa membeli kembali saham-saham yang sudah terjual yang membuat citra keuangan perusahaan terkesan kuat. Kerugian-kerugian yang ditanggung perusahaan penerbit saham, antara lain : a. Pemegang saham biasa memiliki hak memberikan suara dalam menetapkan dewan direksi. Pada umumnya, 1 suara diwakili oleh 1 saham. Dengan demikian, arah & pengendalian perusahaan oleh pemengang saham akan berubah sesuai dengan jumlah saham yang terjual. b. Pembagian deviden dilaksanakan setelah laba perusahaan dibebani (dikurangi) pajak, sehingga deviden tidak meringkankan pajak pendapatan perusahaan. c. Keputusan-keputusan yang dibuat pihak manajemen dipengaruhi oleh kepentingan para pemegang saham. Tipe-tipe saham : 1. Saham Preferen (Preferren stock) Yaitu saham yang menyediakan keistimewaan bagi pemegangnya. 2 Macam keistimewaan : a. Prioritas menerima deviden sebesar persentasi tertentu dari nilai / harga nominal saham preferen sebelum pemegang saham biasa memperoleh deviden. Seandainya pada tahun tertentu perusahaan menderita rugi, maka pembayaran deviden preferen ditunda hingga perusahaan memperoleh laba. Contoh : Harga nominal saham Preferen PT. X Rp. 10.000,- deviden 3 % atau Rp. 300,- pertahun. Tahun 2009 PT. X merugi & tahun 2010 mendapatkan laba. Pembayaran deviden preferen adalah Rp. 300 (untuk tahun 2009) + Rp. 300 (untuk tahun 2010) atau Rp. 600,- b. Prioritas pengembalian dana (modal) hasil penjualan aktiva sebelum pengembalian modal pemegang saham biasa, pada saat perusahaan likuidasi. 2. Saham biasa (Common Stock) Merupakan saham yang umumnya diterbitkan oleh perusahaan. Saham ini memberikan hak suara pada pemegangnya dalam menentukan deviden dan kebijakan perusahaan dan hak memperoleh deviden bila perusahaan laba serta disetujui oleh dewan direksi.

Cara-cara berinvestasi pada efek-efek (surat-surat berharga). Bagi investor yang berminat menanamkan dananya pada saham atau obligasi, perlu beberapa saran berikut : a. Saham atau obligasi terbitan perusahaan apa, yang ingin dibeli b. Menghubungi pialang saham (stock broker) yaitu seseorang / perusahaan yang terdaftar sebagai perantara transaksi atau jual beli surat-surat berharga demi kepentingan investor sebagai klien. Strategi berinvestasi pada efek secara tepat. 5 Kriteria penting yang layak diperhitungkan oleh calon investor sebelum memutuskan investasinya. 1. Resiko investasi ( Investment Risk) Kemungkinan hasil investasi berkurang di masa mendatang dibandingkan masa kini. 2. Hasil (Yields) Tingkat pengembalian investasi yang diharapkan pada tahun yang akan datang dalam bentuk deviden atau bunga. 3. Tenggang waktu (Duration) Jangka waktu investasi 4. Likuiditas (Liquidity) Secepat apa investasi tersebut dapat diuangkan kembali ketika diperlukan. 5. Pajak (Tax Consequences) Beberapa besar investasi itu mempengaruhi pajak penghasilan investor. Istilah-istilah dalam saham : - Capital gain, yaitu selisih positif (laba) diantara harga jual & harga beli saham. - Stock Splits, yaitu kebijakan yang ditempuh perusahaan dengan menukarkan setiap lembar saham yang dipegang pemilik dengan 2 lembar atau lebih saham baru.