BAB IV VISI DAN MISI 4.1. VISI DAN MISI KOTA BOGOR Dalam penyusunan Visi dan Misi Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor tidak terlepas dari Visi dan Misi Kota Bogor, adapun Visi, Misi Kota Bogor adalah sebagai berikut : Kota Bogor memliki Visi : Kota Jasa Yang Nyaman Dengan Masyarakat Madani dan Pemerintahan Amanah sebagai dari visi di atasi di rumuskan misimisi kota bogor. Misi I : Mengembangkan perekonomian masyarakat dengan titik berat pada jasa yang mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang ada. Misi ini mengandung makna bahwa pembangunan diarahkan kepada peningkatan kemampuan ekonomi rakyat yang memprioritaskan pembangunan ekonomi dalam rangka penaggulangan kemiskinan. Selain itu juga, diarahkan untuk pengembangan sektor jasa agar lebih efesien, produktif dan berdaya saing. Sektor jasa yang perlu diprioritaskan untuk mendorong pertumbuhan perekonomian Kota Bogor kedepan terutama sektor tersier pada jasa perdagangan, hotel dan restoran; jasa angkutan dan komunikasi; jasa keuangan, persewaan dan jasa perusahaan, serta jasa-jasa lainnya. Misi II : Mewujudkan kota yang bersih, indah, tertib dan aman dengan sarana dan prasarana perkotaan yang memadai dan berwawasan lingkungan. Misi ini mengandung makna bahwa Kota Bogor akan diarahkan kepada penampilan kota yang bersih, indah, tertib dan aman, dengan memprioritaskan kepada penanganan masalah transportasi, sampah dan Pedagang Kaki Lima (PKL). Kualitas dan kuantitas kepada pemenuhan kebutuhan masyarakat dengan tetap memperhatikan konsep pembangunan yang berwawasan lingkungan sehingga masyarakat kota dapat merasa kenyamanan kotanya. Misi III : Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang beriman dan berketrampilan. Misi ini mengandung makna bahwa pembangunan akan diarahkan kepada peningkatan kualitas sumber daya manusia sehingga masyarakat Kota Bogor memiliki tingkat pendidikan dan derajat kesehatan yang tinggi dengan tetap
memiliki kadar keimanan disertai keterampilan yang memadai agar mampu menjadi masyarakat yang mandiri. Misi IV : Mewujudkan pemerintahan kota yang efektif dan efesien serta menjungjung tinggi supremasi hukum Misi ini mengandung makna bahwa penyelenggaraan pemerintahan diarahkan kepada pelaksanaan otonomi daerah yang nyata dan bertanggung jawab dengan menerapkan prinsip-prinsip good governance dan clean goverment, sehingga mampu memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dengan disertai penegakkan supremasi hukum. 4.2. VISI DAN MISI KECAMATAN BOGOR BARAT KOTA BOGOR Dalam rangka mewujudkan visi Kota Bogor, maka Kecamatan Bogor Barat mempunyai visi yang mendukung visi dari Kota Bogor yaitu Kecamatan yang aman tertib dan lancar menuju masyarakat sejahtera Visi tersebut merupakan wujud dari komitmen baik masyarakat maupun aparat di wilayah Kecamatan Bogor Barat untuk menciptakan situasi yang aman dan tertib dalam kehidupan bermasyarakat serta lancarnya pelayanan publik sesuai dengan harapan masyarakat, yang pada akhirnya akan menciptakan masyarakat yang sejahtera. Untuk mewujudkan visi di atas, Kecamatan Bogor Barat mempunyai misi sebagai berikut: 1. Misi 1 : Mendorong dan menumbuhkembangkan ekonomi rakyat yang berbasiskan potensi sumberdaya lokal. Misi ini mengandung makna bahwa dengan potensi yang ada di wilayah Kecamatan Bogor Barat diharapkan dapat membuat masyarakat meningkat taraf hidupnya menuju masyarakat yang sejahtera. 2. Misi 2 : Menumbuhkembangkan kesadaran hukum dan kepedulian lingkungan. Misi ini memberikan makna bahwa setiap warga negara mempunyai kewajiban untuk melaksanakan dan mentaati ketentuan hukum, dan sebagai warga negara juga mempuyai kewajiban untuk melestarikan lingkungan sekitarnya.
3. Misi 3 : Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan Misi ini merupakan keinginan untuk meningkatkan peran serta masyarakat baik perorangan maupun organisasi/lembaga dalam pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah. 4. Misi 4 : Meningkatkan kinerja aparatur pemerintah kecamatan Misi ini merupakan keinginan untuk meningkatkan etos kerja dan kemampuan aparatur sehingga mampu memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. 4.3. TUJUAN, SASARAN DAN STRATEGI Visi dan misi yang telah ditetapkan harus dijabarkan kedalam bentuk yang lebih terarah dan operasional, berupa penetapan Tujuan dan Sasaran, serta strateginya yang meliputi Kebijakan dan Program. Tujuan adalah suatu hasil akhir yang akan dicapai dalam jangka waktu 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) tahun yang menggambarkan arah strategis dan prioritas pencapaian misi. Perumusan tujuan mempertimbangkan sumber daya dan kemampuan yang dimiliki, faktor lingkungan yang mempengaruhi seta faktor-faktor penentu keberhasilan. Penjabaran dari tujuan dirumuskan suatu sasaran yang akan dicapai dalam kurun waktu 1(satu) tahun. Pada kondisi ideal penetapan sasaran akan sangat baik apabila ditetapkan secara spesifik, dapat diukur, dapat dicapai, jangka waktu pencapaian yang jelas dan berorientasi kepada hasil yang nyata. Berdasarkan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, dirumuskan cara mencapai tujuan dan sasaran (strategi) berupa serangkaian Kebijakan dan Program. Kebijakan merupakan serangkaian keputusan yang diambil pemerintah dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan. Sedangkan penetapan program diperlukan untuk memberikan fokus pada penyusunan kegiatan dan pengalokasian sumber daya. Berdasarkan uraian di atas, maka hubungan antara visi, misi, tujuan, sasaran, dan cara mencapainya (kebijakan dan program) yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut :
Misi Pertama : Mendorong dan menumbuhkembangkan ekonomi rakyat yang berbasiskan potensi sumberdaya lokal. 1. Mengembangkan indutri rumah tangga, kecil dan menengah 2. Meningkatkan peran ekonomi masyarakat miskin 1. Terdatanya pelaku usaha industri rumah tangga, kecil dan menengah 2. Penanggulangan masyarakat miskin Kebijakan : 1. Meningkatkan dukungan bagi penguatan usaha industri rumah tangga kecil dan menengah 2. Memberdayakan kemampuan usaha masyarakat miskin Program : 1. Pengembangan industri rumah tangga kecil dan menengah 2. Penanggulangan masyarakat miskin Misi 2 : Menumbuhkembangkan kesadaran hukum dan kepedulian lingkungan. 1. Mewujudkan supremasi hukum 2. Meningkatkan kualitas lingkungan dan keindahan kota 3. Meningkatkan perlindungan dari bencana 4. Meningkatkan ketentraman dan ketertiban kota 1. Meningkatnya kesadaran hukum masyarakat 2. Tercipta dan terpeliharanya kebersihan kota 3. Tercegah dan tertanggulanginya bencana 4. Tertatanya pedagang kaki lima Kebijakan : 1. Meningkatkan kesadaran kehidupan politik yang demokratis 2. Menjaga kelestarian serta meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan keindahan kota 3. Meningkatnya perlindungan dari bencana 4. Menciptakan rasa tertib, aman dan nyaman di masyarakat
Program : 1. Penerapan dan penegakan hukum 2. Meningkatkan kualitas lingkungan dan keindahan kota 3. Meningkatkan perlindungan dari bencana 4. Meningkatkan ketentraman dan ketertiban Misi 3 : Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan Meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan Meningkatkan kemandirian lembaga masyarakat Kebijakan : Mendorong peran serta masyarakat dalam pembangunan Program : Pemberdayaan masyarakat Misi 4 : Meningkatkan kinerja aparatur pemerintah kecamatan 1. Mewujudkan perencanaan pembangunan yang efektif dan partisipatif 2. Meningkatkan kemampuan daerah dalam membiayai penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan 3. Meningkatkan pelayanan kependudukan 4. Meningkatkan kinerja perangkat daerah 1. Terwujudnya dokumen perencanaan pembangunan yang menjadi pedoman unit kerja 2. Tercapainya pendapatan daerah dan meningkatnya efisiensi dan efektifitas pelaksanaan pembangunan 3. Tersedianya data kependudukan yang akurat dan meningkatnya pelayanan pendaftaran penduduk 4. Meningkatnya kualitas dan kompetensi aparatur dalam memberikan pelayanan dan terpenuhinya hak-hak aparatur
Kebijakan : 1. Meningkatkan efektifitas perencanaan pembangunan 2. Meningkatkan pendapatan daerah dan pengelolaannya 3. Meningkatkan kualitas pelayanan kependudukan 4. Meningkatkan kompetensi aparatur guna peningkatan pelayanan unit kerja Program : 1. Perencanaan daerah 2. Peningkatan dan pengelolaan keuangan daerah 3. Pelayanan Kependudukan 4. Peningkatan sumber daya aparatur