AKUNTANSI LEMBAGA KEUANGAN ISLAM

dokumen-dokumen yang mirip
UANG DAN LEMBAGA KEUANGAN

melindamelindo.wordpress.com Page 1

ekonomi Kelas X BANK SENTRAL DAN OTORITAS JASA KEUANGAN KTSP & K-13 A. Pengertian Bank Sentral Tujuan Pembelajaran

ANDRI HELMI M, A.Md., SE., MM.

UANG dalam perekonom ian

9. UANG DAN LEMBAGA KEUANGAN

SEKTOR MONETER, PERBANKAN DAN PEMBIAYAAN BY : DIANA MA RIFAH

Uang EKO 2 A. PENDAHULUAN C. NILAI DAN JENIS-JENIS UANG B. FUNGSI UANG. value).

Gambaran Umum: Ekonomi, Uang, dan Bank

Jenis-jenis Uang dan Contohnya Tugas Pokok Bank Umum IPS. Oleh : Nashra Kautsari IX

ekonomi Kelas X BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN BUKAN BANK KTSP & K-13 A. Pengertian Bank Tujuan Pembelajaran

Menurut Undang-undang Nomor 14 Tahun 1967 tentang Pokok-Pokok Perbankan, yang dimaksud lembaga keuangan adalah semua badan yang rnelalui

A. PENGERTIAN SISTEM MONETER DI INDONESIA

BAB I PENDAHULUAN. mempercepat penyaluran dana-dana dari Surplus Spending Unit (SSU) ke

BAB III KEPUTUSAN KETUA BAPEPAM DAN LEMBAGA KEUANGAN NOMOR: KEP-314/BL/2007 TENTANG KRITERIA DAN PENERBITAN DAFTAR EFEK SYARIAH

EKONOMI MONETER (EM) OK--OK

EKONOMI UANG DAN BANK

a. Bank Syariah dan Unit Usaha Syariah wajib menjalankan fungsi menghimpun dan

BAB I PENDAHULUAN. mengalokasikan dana dari pihak yang mengalami surplus dana kepada pihak yang

I. PENDAHULUAN. akan bangkit kembali setelah tahun 2006 yang penuh kesulitan akibat berbagai

JUMLAH SOAL DIUJIKAN 50 DARI 60 SOAL X UTS EKONOMI SEMESTER GENAP

REGULASI ENTITAS SYARIAH

1.Peran mata uang 2.Lembaga Keuangan. PIEw9 1

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Penelitian tentang analisis pengaruh Dana Pihak Ketiga, CAR, ROA, dan

BAB II LANDASAN TEORI. Menurut Kasmir (2010:11) Bank adalah lembaga keuangan yang kegiatan. kemasyarakat serta memberikan jasa bank lainnya.

BAB I Lembaga Keuangan

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN RUMUSAN HIPOTESIS. beberapa orang dalam suatu departemen. Prosedur ini dibuat untuk

II. LANDASAN TEORI. atau bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat.

BAB I PENDAHULUAN. Uang sebagai sistem pembayaran tidak dapat dipisahkan dari fungsinya untuk

MODUL PERKULIAHAN Kapita Selekta Ilmu Sosial Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya

BAB V PENUTUP. A. Kesimpulan. Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah diuraikan pada bab. sebelumnya maka peneliti menyimpulkan sebagai berikut :

Teori tentang uang, bank dan Kebijakan Moneter. Pengantar Ilmu Ekonomi

BAB II PASAR MODAL SYARIAH DAN PROSES SCREENING DES

RUANG LINGKUP PERBANKAN KOMPUTERISASI LEMBAGA KEUANGAN PERBANKAN, MANAJEMEN, 2 SKS

1 PENDAHULUAN. Latar Belakang. Tabel 1 Pertumbuhan Pembiayaan Bank Syariah dan Kredit Bank Konvensional

Jenis Arus dana Pembangunan. Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

I. PENDAHULUAN. B. Belanja Negara (triliun Rupiah)

STIE DEWANTARA Pengertian Sistem & Lembaga Keuangan

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 1 /POJK.05/ TENTANG INVESTASI SURAT BERHARGA NEGARA BAGI LEMBAGA JASA KEUANGAN NON-BANK

BAB I PENDAHULUAN. Sistem perbankan di Indonesia didominasi oleh sistem bunga. Hampir semua

UANG DAN INSTITUSI KEUANGAN PENAWARAN UANG PROGDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO SEMARANG

BAB I PENDAHULUAN. bersumber dari dalam negeri misalnya tabungan luar negeri, tabungan pemerintah,

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Dalam ilmu ekonomi, keseimbangan pasar (market equilibrium) terjadi

- 2 - Hal ini dirasakan sangatlah terbatas dan belum mencakup fungsi the Lender of the Last Resort yang dapat digunakan dalam kondisi darurat atau

c. Sukar dibagi menjaadi bagian yang lebih kecil d. Kebanyakan uang barang tidak tahan lama e. Nilai uang barang tidak tetap.

SOSIALISASI. POJK Nomor 35/POJK.04/2017 tentang Kriteria dan Penerbitan Daftar Efek Syariah. Jakarta, 2017

GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN BANK & LEMBAGA KEUANGAN 1

BAB I PENDAHULUAN. juga aspek ekonomi. Dalam aspek ekonomi Islam melarang adanya praktek. menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. perekonomian oleh masyarakat dan otoritas moneter. Maka dari itu apabila

SISTEM MONETER DI INDONESIA

Kebijakan Moneter & Bank Sentral

I. PENDAHULUAN. badan di bidang keuangan, melakukan penghimpunan dan penyaluran dana

ekonomi K-13 PERMINTAAN DAN PENAWARAN UANG K e l a s A. KONSEP DASAR a. Sejarah Uang Tujuan Pembelajaran

BAB I PENDAHULUAN. perkembangan pesat. Di Indonesia sendiri perbankan syariah menunjukkan

LEMBAGA KEUANGAN DAN STABILITAS KEUANGAN. Hadi Cahyono SE, MM

BAB I PENDAHULUAN. dan jasa dalam perekonomian dinilai dengan satuan uang. Seiring dengan

BAB I PENDAHULUAN. suku bunga menyebabkan pengembalian (return) yang diterima oleh investor pun

BAB I PENDAHULUAN. mendatang (Tandelilin, 2001). Seorang investor apabila ingin berinvestasi akan

BAB I PENDAHULUAN. pihak yang memerlukan dana (investee) dengan pihak yang kelebihan dana

BAB I PENDAHULUAN. melangsungkan kegiatan operasionalnya. Kebutuhan sumber dana tersebut

MANAJEMEN PERBANKAN. By : Angga Hapsila, SE. MM

BAB 1 PENDAHULUAN. perhatian yang cukup serius dari masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan semakin

BAB I PENDAHULUAN. reksadana. Perubahan Nilai Aktiva Bersih ini dapat dijadikan sebagai

UANG DAN INFLASI. Sumber: 1. Mankiw 2. Ari Sudarman. By. Henny Oktavianti

BAB I PENDAHULUAN. tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan

2017, No c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan te

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Jauh sebelum dikenalnya uang sebagai alat pembayaran, masyarakat

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Di dunia modern, peran bank sangat besar dalam mendorong pertumbuhan

BAB II KEDUDUKAN BANK INDONESIA DALAM SISTEM KEUANGAN NEGARA. Menurut Undang-Undang Pokok Perbankan Nomor 10 Tahun 1998

BAB 1 PENDAHULUAN. Semakin berkembangnya perekonomian suatu negara, semakin meningkat pula

I. PENDAHULUAN. Hampir semua transaksi perdagangan internasional pada saat ini menggunakan

Bab 2. Otoritas Moneter dan Kebijakan Moneter

BAB II TINJAUAN UMUM MENGENAI BANK, BANK INDONESIA, DAN OTORITAS JASA KEUANGAN

BAB I PENDAHULUAN. menyalurkan dana, dan memberikan jasa bank lainnya. Kegiatan menghimpun

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA R.I

sesuatu yang dapat diterima secara umum sebagai alat pembayaran dalam suatu

Sumber Dana dan Alokasi Dana dalam Perbankan

1. Pengertian bank konvensional & bank syariah

BAB III PELAKSANAAN KERJA PRAKTEK. Pada saat kuliah kerja praktek di PT. Bank BJB Kantor Pusat Bandung,

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Perbankan berperan dalam mendorong tingkat pertumbuhan ekonomi dan

Jawaban UAS PLKS 2014/2015

SISTEM KEUANGAN DAN PERBANKAN INDONESIA

2017, No MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN TENTANG KRITERIA DAN PENERBITAN DAFTAR EFEK SYARIAH. BAB I KETENTUAN UMUM Pa

II. TINJAUAN PUSTAKA. Kata Bank dalam kehidupan sehari-hari bukanlah merupakan hal yang asing lagi.

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 17/8/PBI/2015 TENTANG PENGATURAN DAN PENGAWASAN MONETER DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BANK INDONESIA,

I. PENDAHULUAN. Pertumbuhan investasi di suatu negara akan dipengaruhi oleh pertumbuhan

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BANK INDONESIA,

Transkripsi:

AKUNTANSI LEMBAGA KEUANGAN ISLAM SESI 02: Sistem Keuangan dan Lembaga Keuangan Syariah Achmad Zaky,MSA.,Ak.,SAS.,CMA.,CA

Konsep Uang KBBI alat penukar /standar pengukur nilai yang dikeluarkan pemerintah suatu negara berupa kertas, emas, perak atau logam lain Kasmir (2008) alat pembayaran umum, pembayaran utang, pembelian barang pada suatu wilayah tertentu. Fiqih islam alat tukar /transaksi dan pengukur nilai barang dan jasa untuk memperlancar transaksi perekonomian

Konsep Uang Jenis Uang berdasarkan konsep ekonomi islam: Commodity Money alat tukar yang memiliki nilai komoditas apabila tidak digunakan sebagai uang. Full Bodied Money cetak uang pada komoditas bernilai penuh (emas, perak) Representative Money uang yang tidak dicetak dari logam mulia, namun representasinya Uang yang dijamin (Fiduciary Money) tidak lagi dikaitkan pada logam mulia rentan inflasi Token Money tembaga Fiat Money kertas Uang Bank (Deposit Money)

Fungsi Uang dalam Islam 1. Alat tukar 2. Satuan hitung mengukur nilai barang dan jasa yang diperdagangkan 3. Alat penyimpan kekayaan, dengan motif: 1. Kemudahan bertransaksi 2. Berjaga-jaga 4. Standar pencicilan utang

Uang dan Kebijakan Moneter Kebijakan moneter dilakukan oleh otoritas moneter. Instrumen Kebijakan Moneter Konvensional: a) Kebijakan Pasar Terbuka b) Penetuan Cadangan Wajib Minimum c) Penentuan Discount Rate d) Moral Suasion Bank Sentral dapat melakukan pembujukan moral bank umum untuk mengurangi/menambah / mengatur tingkat suku bunga pinjaman disetiap sektor

Uang dan Kebijakan Moneter Kebijakan moneter islam adalah menjaga stabilitas mata uang sehingga pertumbuhan ekonomi dapat tercapai. Kebijakan moneter syariah tidak dapat dikaitkan dengan sistem tingkat suku bunga.

Sistem Keuangan Sistem Keuangan merupakan tatanan perekonomian suatu negara yang berperan dan melakukan aktivitas jasa keuangan yang diselenggarakan oleh lembaga keuangan. Peran sistem keuangan: Mengalihkan dana yang tersedia dari penabung kepada pengguna yang kemudian melakukan transaksi perekonomian lain

Fungsi Sistem Keuangan 1) Memobilisasi Tabungan 2) Mengalokasikan sumber daya 3) Memantau para manajer melaksanakan perusahaan 4) Memfasilitasi perdagangan, lindung nilai dan diversifikasi risiko 5) Memfasilitasi transaksi barang dan jasa agar lebih efisien

Karakteristik Sistem Keuangan Yang Baik: 1) Kredibilitas memiliki peran sangat penting 2) Kemampuan mengumpulkan, mengolah dan menerjemahkan informasi sebagai dasar pengambilan keputusan investasi 3) Minimnya kasus penyelewengan 4) Kemampuan mendiversifikasi risiko dengan baik 5) Mekanisme transaksi keuangan yang cepat, aman dan berbiaya rendah

Sistem Keuangan Syariah Memenuhi Prinsip syar i: a. Kebebasan bertransaksi (Sukarela dan tidak ada yang terdzalimi dan tidak pada hal yang terlarang) b. Bebas MAGHRIB (Maysir, Gharar, Riba) c. Bebas rekayasa dan monopoli d. Setiap pihak berhak mendapatkan informasi yang berimbang e. Mempertimbangkan pihak ke-3 yang mungkin dirugikan f. Atas dasar kerjasama dan saling menguntungkan g. Ditujukan untuk kemaslahatan h. Mengimplementasikan Zakat

LEMBAGA KEUANGAN: PENGERTIAN SK MENKEU 792/1990 semua badan yang kegiatannya bidang keuangan, menghimpun dan menyalurkan dana kepada masyarakat. Intinya: Perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. Bentuknya dapat berupa : a. Lembaga Keuangan Konvensional b. Lembaga Keuangan Syariah

Lembaga Intermediasi Perusahaan Pemerintah Rumah Tangga Unit Surplus Lembaga Intermediasi Bank BPR Reksadana Asuransi Dana Pensiun Pemerintah Perusahaan Rumah Tangga Unit Defisit

Lembaga Keuangan: Bentuk Ditinjau dari kemampuan menghimpun dana Lembaga Keuangan Depositori: Bank Umum/BUS BPR/BPRS Lembaga Keuangan Nondepositori/Lembaga Keuangan non Bank Lembaga Pembiayaan (Leasing),dll

Bentuk Lembaga Keuangan di Indonesia

LEMBAGA KEUANGAN: FUNGSI Penyedia Jasa Finansial Bagian terintegrasi dari unit yang diberi kuasa mengeluarkan uang giral Menciptakan uang Bagian terintegrasi dalam jaringan lembaga keuangan dalam sistem ekonomi

FUNGSI JASA KEUANGAN 1. Fungsi Tabungan 2. Fungsi penyimpan kekayaan instrumen keuangan dalam Pasar Uang dan/atau Modal 3. Fungsi Transmutasi kekayaan unit surplus ke unit defisit 4. Fungsi Likuiditas 5. Fungsi pembiayaan 6. Fungsi Pembayaran 7. Fungsi diversifikasi risiko 8. Fungsi Manajemen portofolio 9. Fungsi Kebijakan

PRINSIP OPERASIONAL LKS 1) Bebas MAGHRIB (MAysir, Gharar, Haram, RIba dan Batil 2) Menjalankan bisnis dengan memperoleh keuantungan yang sah menurut syariah 3) Menyalurkan ZIS

LEMBAGA FASILITATOR SISTEM KEUANGAN SYARIAH 1. Bank Indonesia 2. Kementerian Keuangan OJK, Bapepam dan Direktorat Pembiayaan Syariah 3. DSN MUI 4. Dewan Pengawas Syariah (DPS) 5. Badan Arbitrase Syariah Nasional (Basyarnas)

STRUKTUR LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH di INDONESIA Lembaga Keuangan Bank 1. Bank Umum Syariah 2. Unit Usaha Syariah 3. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Lembaga Keuangan Non Bank 1. Pasar Modal 2. Pasar Uang PUAS, SBIS 3. Perusahaan Asuransi 4. Dana Pensiun 5. Lembaga Pembiayaan 6. Pegadaian 7. Lembaga Keuangan Mikro 1. Lembaga Zakat 2. Lembaga Wakaf 3. BMT