APLIKASI SISTEM ARUS MINYAK PADA PT. PERTAMINA UNIT PEMASARAN V SURABAYA BERBASIS WEB Chairul Rossi 1, Muchammad Husni 2 Mahasiswa Jurus Teknik Informatika 1, Dosen Pembimbing 2 Jurus Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember Email : rossi@pertamina.com Abstrak Aplikasi sistem arus minyak merupak salah satu upaya menghasilk data yg akurat, tepat waktu, up to date. Sehingga mampu mendukung setiap pengambil keputus secara tepat, cepat strategis deng mengimplementasik sistem yg terintegrasi mulai dari lokasi, unit sampai ktor pusa. Deng menghasilk data yg cepat, tepat akurat, diharapk dapat meningkatk kinerja perusaha. Aplikasi ini dibgun deng menggunak ASP.NET yg tediri dari proses data a untuk maintence data a minyak yg masuk, data pengirim untuk maintence data minyak keluar, data penjual untuk maintence data penjual minyak, data stock akhi untuk maintence data stock akhir minyak sehingga menghasilk menghasilk pelapor arus minyak di lokasi (Instalasi/Depot/TT/Depot) unit pemasar yg berisi data pergerak produk mulai dari stock awal, a, pengirim/penyerah, penjual sampai deng laba/rugi kerja yg di proses dilapork secara periodik (10 hari bul) deng dinyatak dalam satu liter0, liter15 barel60. Mfaat yg di dapat dari aplikasi sistem arus minyak ini adalah mempermudah monitoring pergerak arus minyak secara online sehingga diharapk meningkatk kinerja perusaha. Kata Kunci : Sistem Arus Minyak, ASP.NET, Web.PT. Pertamina 1. PENDAHULUAN Sistem arus minyak pemasar merupak suatu sistem yg digunak untuk meningkatk pengawas pergerak produk BBM PSO (Public Service Obligation/bersubsidi) non-pso pada smua titik kegiat proses pengirim, a penyimp guna memperbaiki kinerja perusaha deng mencegah kehilg produk akibat susut yg tidak terkendali. Deng aya pedom peng pengawas susut minyak mentah produk yg baru maka aplikasi pendahulu (FD 23X) tidak dapat digunak karena sudah tidak sesuai deng pedom susut minyak yg baru. Saat ini PT. PERTAMINA (Persero) masih menggunak aplikasi FD 23X yg bersifat std alone sehingga sering timbul deng keakurat keterlambat pengirim data dari depot-depot sehingga data yg di sajik tidak up to date. Maka untuk itu diperluk suatu rcg sistem arus minyak yg sesuai deng pedom susut minyak yg baru serta di dukung oleh teknologi informasi client server sehingga data dapat di akses secara online Sistem Arus Minyak mengi berbagai permasalah berkait deng proses a g pengeluar minyak (premium, solar, minyak tah lainnya) yg di kelompokk pada BBM PSO Non-PSO, deng berbagai metode a pengeluar pengeluar (konsinyasi, split cargo, tar unit, pihak III lain-lainnya) serta berbagai media penggkut minyak (Vessel, Pipa, RTW Tk Truck). Sistem Arus Minyak Pemasar diimplementasik di semua lokasi pemasara PERTAMINA (lokasi depot/dppu/instalasi ktor unit). Dima semua proses trsaksi terjadi di lokasi sebagi kecil di unit. Dari berbagai jenis trsaksi tersebut, secara otomatis sistem ak menghasilk beberapa lapor yg bisa dicetak di ktor Unit berupa lapor hasil dari trsaksi a pengeluar minyak di masing-masing lokasi berdasark media penggkut minyak. Dari semua lapor yg masuk, unit dapat mengkonsolidasik deng hya mengambil data yg sudah diinputk oleh lokasi sehingga satu lapor hasil pengeluar minyak diseluruh wilayah unit ak dikirim ke ktor pusat. Hal yg sama dilakuk pula oleh ktor pusat sehingga lapor a pengeluar minyak diseluruh wilayah pemasar PT PERTAMINA (PERSERO). Tuju peneliti ini adalah mercg sistem arus minyak yg sesuai deng pedom susut minyak yg baru di PT. PERTAMINA 2. TUJUAN PEMBUATAN TUGAS AKHIR Tuju dari tugas akhir ini adalah membuat sebuah aplikasi system arus minyak yg mampu Mempermudah monitoring pergerak arus minyak, mempermudah mempercepat proses konsolidasi oleh ktor depot unit Sebagai bk data dari data arus minyak dilokasi. 3. Sistem Arus Minyak Pemasar Voice Adalah Suatu Bentuk Alur Perjal Minyak mulai dari Pengebor (Ekspolarasi Produksi) Ke Pengolah (Kilg) sampai deng Ke Konsumen melalui Unit Pemasar. Sistem pelapor arus minyak dilokasi (Instalasi/Depot /TT/STS/DPPU) Unit Pemasar yg berisi data pergerak produk mulai dari stock awal, a, penyerah, penjual sampai Chairul Rossi - 5105.109.616 1
deng rugi/laba kerja, diproses di lapork secara periodic (10 hari bul) dinyatak dalama satu liter, liter15 barel. 3. Susut Minyak Susut minyak adalah selisih kurg kutitas serah terima minyak mentah atau produk karena kegiat pemindah dari satu tempat ke tempat lain. Losses dalam trsaksi minyak juga biasa disebut sebagai discrepcies atau perbeda. Karena pada kenyatanya Losses tersebut buk semata-mata terjadi karena kehilg yg nyata, tetapi juga karena kehilg yg semu. Pada umumnya losss dalah trsaksi minyak terjadi karena 2 hal yaitu losses nyata losses semu. Yg dimaksud deng losses nyata adalah losses yg benar-benar terjadi yg disebabk karena sifat dasar minyak misalnya penguap (evaporation), kebocor pipa, dll, segk yg dimaksud deng losses semu adalah losses yg terjadi karena ketidaktepat dalam perhitung minyak itu sendiri, misalnya perbeda alat ukur, passing, dll. 3.1 Prinsip Penghitung Susut Minyak Dari jenis-jenis susut tersebut dapat di kategorik sebagai berikut : - Perhitung R1 - Perhitung R2 - Perhitung R3 - Perhitung R4 : Gambar 1 : Serah Terima di Pertamina Pada gambar 1 menggambark proses serah terima minyak di pertamina. Dalam pengirim minyak, untuk mengidentifikasi mengalisa dima sebenarnya losses itu terjadi, telah dilakuk pengklasifikasi macam-macam losses, tara lain : 1. Loading Loss (R1) Loading loss merupak discrepcies/perbeda tara gka B/L (tki darat) deng Ship Figure After Loading (SFAL). 2. Trsportation Loss (R2) Merupak losses yg terjadi pada saat proses trsportasi tara satu tempat ketempat yg lain, losses ini adalah tggung jawab dari trsportir minyak. Trsportation loss merupak selisih tara ship Figure after Loading (SFAL) deng ship Figure Before discharge (SFBD). 3. Discharging Loss (R3) Merupak dicrepsies tara Ship Figure Before Discharge (SFBD) deng gka pengukur pada saat a (Actual Received). 4. Supply Loss (R4) Merupak total losses yg terjadi dalam pengirim tersebut, yg juga merupak penjumlah dari R1, R2, R3. Total losses ini adalah discrepcies tara gka pengirim (Bill of Lading) deng gka a (Actual Received). 4. ASP.NET ASP.NET adalah sekumpul teknologi dalam.net framework untuk membgun aplikasi web dinamik proses web XML. Halam ASP.NET dijalk di server kemudi ak dibuat markup seperti HTML (Hypertext Markup Lguage), WML (Wireless Markup Lguage), atau XML (Extensible Markup Lguage) yg ak dikirim ke browser desktop ataupun mobile. Yg membuat ASP.NET istimewa adalah pembuatnya yg didasark pada platform.net serta flexibilitas yg sgat membtu dalam pengembg aplikasi berbasis web. 5. PERANCANGAN APLIKASI Sistem yg dibgun dalam tugas akhir ini adalah aplikasi sistem arus minyak berbasis web. Aplikasi ini dibuat deng tuju untuk mempermudah proses pembuat lapor baik operasi maupun Chairul Rossi - 5105.109.616 2
keug di lokasi untuk mendukung pengambil keputus lebih cepat lebih baik secara online. Gambar 2 : Gambar Umum Sistem 6. APLIKASI SISTEM ARUS MINYAK Gambar 3 : Use Case aplikasi Sistem Arus Minyak Diagaram use case pada gambar 3 menggambark bahwa user aplikasi dapat menggunak fasilitas majemen data a, pengirim, stock akhir, penjual, signature melihat lapor-lapor. 6.1 Majemen Data Penerima Pada gambar 4 merupak proses majemen data a yg meliputi entry edit data a, a Actual Receive pengirim split cargo. Pada saat entry/edit data sistem memeriksa ke database apakah No.BL Produk sudah tersedia, apabila belum mak sistem ak menyimp data a. Seljutnya sistem proses seljutnya yaitu a Actual Receive (AR), pada proses ini user menginputk a AR. Pada form a AR terdapat opsi floating stock, bongkar habis atau split cargo. Apabila memilih opsi split cargo maka proses di ljutk ke proses pengirim splitcargo proses sistem seljutnya adalah menyimp data AR. jika memilih opsi floating stock/bongkar maka sistem proses menyimp data AR. Gambar 4 : Activity Diagram Majemen Penerima 8. UJI COBA Pada bagi ini menjelask hasil proses uji coba evaluasi pergkat lunak. Uji coba dilakuk untuk menguji secara keseluruh apakah semua fungsionalitas berjal sesuai keingin. Kemudi penjelas mengenai parameter yg digunak, caracara penguji hasil uji coba. 8.1 Uji Coba Halam Login Test ID TEST 1 Tuju Test Kondisi awal Data Input name: Password: name:, password: Melakuk ujicoba login user Sistem form login user Prosedur penguji n data input memilih tipe user Melakuk pada button Login n data input memilih tipe user Admin Melakuk pada button Login diharapk Login Sukses utama user. Login Gagal gagal pes Login gagal diperoleh utama user. tidak pes. name password yg dimasukk sesuai deng database login. gagal dikarenak data input tidak sesuai deng yg ada di database Chairul Rossi - 5105.109.616 3
Gambar 3 Tampil Login gagal salah username, password. Gambar 4 Tampil Login gagal salah deng tipe user admin. 8.2 Uji Coba Majemen data Penerima Test ID TEST 2 Tuju Test Melakuk ujicoba proses majemen data a Kondisi awal Login sukses, sistem form login Data Input Prosedur penguji diharapk diperoleh Input Data Penerima name: menu Entry input data input Password: Penerima data Data input: tombol - Diterima tambah tombol deng: action AR aktif tamba vessel Entry Data h AR - Jenis Penerima aktif aa pada n: import - Produk: a Solar - No. BL: 629/Q/13/ 001 - Tgl BL: 13/02/200 9 - Tgl Terima: 15/02/200 9 - Nama Kapal: MT. Tiga Putri - BL L: 5025399 - BL L15: 4944993 - BL B60: 31118.84 1 - SFAL L: 5003260 - SFAL L15: 4937027 - SFBD L: 5000672 - SFBD L15: 4936473 - SFBD B60: 31065.22 7 n input data input No BL 629/Q/1 3/001 sudah tersimpa n di database. Gambar 5 Tampil Input Data Penerima Berhasil. name: Password: Data Input: Jenis a : Import Nama kapal: MT. CENDRA WASIH memilih menu Daftar Penerima pilih pada list a pada tombol edit pada form a perubah data deng n input Edit Data Penerima Field jenis aa n ak dari Konsinyas i Antar depot Konsinyas i Unit lain Field nama kapal ak dari.mt. GREEN POINT MT. CENDRA WASIH. Masuk ke list data aa n Field jenis a ak dari Konsiny asi Antar depot Konsiny asi Unit lain Masuk ke list data a edit list data a dilakuka n, deng melakuk perubah data jenis a nama kapal. Dalam ujicoba ini, data a yg di kenai perubah Gambar 5 6 merupak interface form a berfungsi sebagai majemen data a minyak Gambar 6 Uji coba pada server bluetooth Chairul Rossi - 5105.109.616 4
8.3 Uji Coba Lapor Pergerak Produk Test ID TEST 12 Tuju Test Melakuk ujicoba proses lapor data pergerak produk Kondisi awal Login sukses, sistem form login Data Input Prosedur penguji diharapk diperoleh Lapor Data Pergerak Produk name: menampil menam Password: n input data k pilk menampil lapor lapor k Data input: pergeraka pergera pergeraka - Produk: n produk k Premium produk n produk - Bul: Febuari - Lapor - Periode: pergeraka Periode 3 - Satu: L n produk - Tahun: 2009 Bul Febuari, Periode 3, Satu L,Tahun 2009 Gambar 7 8 merupak interface form a berfungsi sebagai majemen data a minyak 10. SARAN 1. Pengembg Aplikasi Sistem Arus Minyak deng di tambah k lapor Pergerak Produk per Depot/Lokasi, per produk yg di gunak untuk fungsi keug di ktor unit. 2. Bisa meng-hdle semua kebutuh sistem arus minyak secara nasional. 3. Diharapk aplikasi ini dapat mendownload beberapa data di SAP sehingga tidak terjadi entry ulg. 11. DAFTAR PUSTAKA [01] Daihi, Da Umar. Komputerisasi Pengambil Keputus, Gramedia.Jakarta.2001 [02] Mc Leod, Raymond, Jr. Sistem Informasi Majemen Jilid1, Edisi Bahasa Indonesia.Prenhailindo.1992 [03] PT. Pertamina. Pedom Peng D Pengawas Susut Minyak Mentah D Produk.Jakarta.2007 [04] Densitas & Volume BBM. http:// www.migasindonesia.com/files/article/densitas&volume_bb M.doc di akses tggal 22 Mei 2009 Gambar 7 Tampil Input Lapor Pergerak Produk [05] Fitria P Aminoto. Rcg Bgun Pergkat Lunak Kursus Bahasa Inggris Online Berbasis E-Learning deng ASP.Net. Teknik Informatika-ITS.Surabaya.2008 [06] PT. Pertamina. Petunjuk Pelaksa & Tata Cara Pengisi Sistem Arus Minyak FD23X.Jakarta.2007 [07] PT. Pertamina. Petunjuk Perhitung Volume Tgki Darat Arus Minyak Korporat.Jakarta.2007 Gambar 8 Tampil Lapor Pergerak Produk [08] Microsoft, Developing Web Application Using Microsoft Visual Studio 2008.2008 Chairul Rossi - 5105.109.616 5