ANGGARAN RUMAH TANGGA

dokumen-dokumen yang mirip
ANGGARAN DASAR FORUM PENJAMINAN MUTU PERGURUAN TINGGI INDONESIA (INDONESIAN UNIVERSITY QUALITY ASSURANCE FORUM)

IKATAN ALUMNI CEDS UI

ANGGARAN RUMAH TANGGA

ANGGARAN RUMAH TANGGA ASOSIASI INSTITUSI PENDIDIKAN TINGGI KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA (AIPTKMI) BAB I KETENTUAN UMUM. Pasal 1 BAB II KEANGGOTAAN

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA U-GREEN INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG

ANGGARAN RUMAH TANGGA JARINGAN MAHASISWA KESEHATAN INDONESIA (JMKI)

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN ALUMNI SMA NEGERI DELAPAN JAKARTA

ANGGARAN RUMAH TANGGA BADAN PERSEKUTUAN GEREJA KRISTEN PERJANJIAN BARU

DRAFT ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN KELUARGA ALUMNI TEKNIK KIMIA (IKA TEKNIK KIMIA) POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA

ANGGARAN DASAR IKATAN ALUMNI STEMBAYO

ANGGARAN DASAR BADAN SEMI OTONOM TEKNOLOGI INFORMASI DAN MULTIMEDIA HIMATIKA UNY

KEPUTUSAN MUSYAWARAH NASIONAL PERHIMPUNAN AHLI EPIDEMIOLOGI INDONESIA NOMOR: 06/MUNAS/PAEI/2013

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN ALUMNI STEMBAYO

PERATURAN UMUM PELAKSANAAN ORGANISASI ASIAN LAW STUDENTS ASSOCIATION LOCAL CHAPTER UNIVERSITAS DIPONEGORO BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam

MUSYAWARAH NASIONAL IX HISKI HIMPUNAN SARJANA-KESUSASTRAAN INDONESIA (HISKI)

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN SURVEYOR INDONESIA BAB I KEANGGOTAAN Pasal 1. Pasal 2. Pasal 3

BAB I NAMA TEMPAT KEDUDUKAN. menjalankan kegiatan sebagai berikut: 1. Membina dan mengembangkan rasa kesatuan dan persatuan di antara para anggotanya.

IKATAN KELUARGA ALUMNI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ANDALAS ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA

BAB VIII PENGAMBILAN KEPUTUSAN Pasal 15

ANGGARAN DASAR FORUM KOMUNIKASI KELOMPOK SADAR WISATA KOMUNITAS PUTERA KRAKATAU /KPK KABUPATEN LAMPUNG SELATAN PROVINSI LAMPUNG

DOKUMEN HASIL MUSYAWARAH ALUMNI KE 4 IKATAN ALUMNI SMA NEGERI 4 SURABAYA IKA TETRASMA HOTEL SAHID SURABAYA, 14 JUNI 2015

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA

ANGGARAN DASAR HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG

ANGGARAN DASAR & ATURAN RUMAH TANGGA IKATAN ALUMNI UNPAR (IKA UNPAR)

ANGGARAN DASAR SERIKAT PEKERJA PT INDOSAT BAB I NAMA, SIFAT, JANGKA WAKTU DAN TEMPAT KEDUDUKAN. Pasal 1 Nama

ANGGARAN DASAR ANGGARAN RUMAH TANGGA

ANGGARAN RUMAH TANGGA BADAN KOORDINASI KEGIATAN MAHASISWA TEKNIK KIMIA INDONESIA BAB I STATUS DAN KEANGGOTAAN PASAL 1

ANGGARAN DASAR INDONESIAN ASSOCIATION FOR PUBLIC ADMINISTRATION (IAPA) BAB I NAMA, TEMPAT KEDUDUKAN, DAN WAKTU

ANGGARAN RUMAH TANGGA ASOSIASI ANTROPOLOGI INDONESIA

ANGGARAN DASAR HIMPUNAN MAHASISWA FISIKA UNIVERSITAS BRAWIJAYA BAB I NAMA, WAKTU DAN TEMPAT KEDUDUKAN

ANGGARAN RUMAH TANGGA KOALISI INDONESIA UNTUK KEPENDUDUKAN DAN PEMBANGUNAN BAB I UMUM. Pasal 1 Nama dan Sifat Organisasi

BAB III KEANGGOTAAN Pasal 4 Syarat Keanggotaan

ANGGARAN DASAR HIMPUNAN PENGEMBANGAN JALAN INDONESIA MUKADIMAH

ANGGARAN RUMAH TANGGA INSTITUT AKUNTAN MANAJEMEN INDONESIA ANGGARAN RUMAH TANGGA INSTITUT AKUNTAN MANAJEMEN INDONESIA TAHUN 2016

ANGGARAN RUMAH TANGGA INSTITUT AKUNTAN MANAJEMEN INDONESIA TAHUN 2009 BAB I KEANGGOTAAN. Pasal 1 KETENTUAN UMUM

ANGGARAN RUMAH TANGGA BADAN KOORDINASI KEGIATAN MAHASISWA TEKNIK KIMIA INDONESIA BAB I STATUS DAN KEANGGOTAAN PASAL 1

AD/ART KOPERASI SEKOLAH RANCANGAN ANGGARAN DASAR KOPERASI GANESHA SMA NEGERI 1 BUKITKEMUNING

ANGGARAN RUMAH TANGGA SEVENIST CLUB ALUMNI SMA 7 JAKARTA

RANCANGAN TATA TERTIB KONGRES IJTI KE-5 BAB I KETENTUAN UMUM. Pasal 1

BAB I KETENTUAN UMUM

ANGGARAN DASAR IKATAN AHLI KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA

ANGGARAN DASAR. Research Study Club Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya BAB I NAMA, WAKTU, DAN TEMPAT KEDUDUKAN

ANGGARAN DASAR HIMPUNAN MAHASISWA INFORMATIKA INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN ALUMNI SMK NEGERI 5 DENPASAR

SALINAN LEMBARAN DAERAH KABUPATEN MAJALENGKA NOMOR : 9 TAHUN 2004 SERI : E PERATURAN DAERAH KABUPATEN MAJALENGKA NOMOR 9 TAHUN 2004 TENTANG

ANGGARAN DASAR IKATAN PUSTAKAWAN INDONESIA PERIODE

ANGGARAN RUMAH TANGGA HIMPUNAN FISIKA MEDIK DAN BIOFISIKA INDONESIA (HFMBI) BAB I UMUM. Pasal 1

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA PERHIMPUNAN EKONOMI PERTANIAN INDONESIA (PERHEPI)

AD KAI TAHUN 2016 PEMBUKAAN

KETETAPAN KONGRES XXXII PERSATUAN PELAJAR INDONESIA DI JEPANG Nomor: 05/TAP/KONGRES/PPI-JEPANG/VIII/2012

ANGGARAN RUMAH TANGGA BADAN MUSYAWARAH MUSEA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BAB I LAMBANG DAN DUAJA

PERHIMPUNAN PELAJAR INDONESIA DI LEIDEN. (Indonesian Students Association in Leiden) ANGGARAN DASAR

ANGGARAN RUMAH TANGGA KMB DHAMMAÑANO ITB

ANGGARAN DASAR. Koperasi Primer Nasional MEDIA INDONESIA MERDEKA

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH PERUBAHAN KE VII

PEMERINTAH KABUPATEN MALANG

PENGUKUHAN 16 Oktober 2016 JAKARTA

Pasal 4 Kewajiban anggota : 1. Setiap anggota HMTI UGM wajib menaati segala ketentuan yang tercantum dalam AD/ART HMTI UGM. 2. Setiap anggota HMTI UGM

Indonesian Student s Association in Japan 在日インドネシア留学生協会 Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang

PEMERINTAH KABUPATEN MALANG

ANGGARAN RUMAH TANGGA

ANGGARAN RUMAH TANGGA KOMUNITAS BAB I. LAMBANG Pasal 1. Akronim. Akronim dari Komunitas Penulis Asuransi Indonesia adalah KUPASI.

Anggaran Dasar & Anggaran Rumah Tangga Perhimpunan Pelajar Indonesia di Jerman

ASOSIASI AHLI MANAJEMEN ASURANSI INDONESIA

PEMERINTAH KOTA BATU

RANCANGAN TATA TERTIB MUSYAWARAH LOKAL XII ORARI LOKAL GARUT

for discussion only rapin mudiardjo ANGGARAN DASAR KOPERASI NAMA DOMAIN INTERNET INDONESIA (INDONESIAN INTERNET DOMAIN NAME COOPERATION)

UNIVERSITAS AIRLANGGA

Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Ikatan KeluaRga Anak Riau Telkom University

ASOSIASI PENELITI KESEHATAN INDONESIA APKESI ANGGARAN DASAR (AD)

Dengan Rahmat Allah Tuhan Yang Maha Esa,

ANGGARAN RUMAH TANGGA HIMPUNAN PENGEMBANGAN JALAN INDONESIA

BAB II ASAS ANGGARAN DASAR (AD) DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART) MAHASISWA BUMI SRIWIJAYA INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG. PASAL 2 MUSI-ITB berasaskan :

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN MAHASISWA MUHAMMADIYAH. BAB I WAKTU DAN LAMBANG Pasal 1 Milad Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah adalah tanggal 14 Maret.

DRAFT PERATURAN KELEMBAGAAN KELUARGA MAHASISWA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA BAB I KETENTUAN UMUM

Anggaran Dasar. Konsil Lembaga Swadaya Masyarakat Indonesia [INDONESIAN NGO COUNCIL) MUKADIMAH

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA HISWARA MIGAS INDONESIA MUKADIMAH

FAKULTAS TEKNIK DEWAN MAHASISWA FAKULTAS

ANGGARAN DASAR (AD) DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART)

ANGGARAN RUMAH TANGGA ASOSIASI PENDIDIK DAN PENELITI BAHASA DAN SASTRA (APPI-BASTRA) BAB I PENGERTIAN UMUM

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA. PERHIMPUNAN PENYULUH PERTANIAN INDONESIA (Indonesian Agricultural Extensionist Association) PERHIPTANI IAEA

KELUARGA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA MUSYAWARAH UMUM MAHASISWA FAKULTAS (MUMF) 2015

ISMKMI Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia Indonesian Public Health Student Executive Board Association

KOPERASI KESEHATAN PEGAWAI DAN PENSIUNAN BANK. (1) Badan Usaha Koperasi ini bernama KOPERASI

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

KEPPRES 76/1993, PENGESAHAN ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA AKADEMI ILMU PENGETAHUAN INDONESIA

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN MAHASISWA MUHAMMADIYAH

Pasal 3 MAKSUD DAN TUJUAN ANGGARAN DASAR ASOSIASI PERUSAHAAN PENGIKLAN INDONESIA

ANGGARAN RUMAH TANGGA GABUNGAN INDUSTRI PENGERJAAN LOGAM DAN MESIN INDONESIA BAB I LANDASAN PENYUSUNAN

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 31 TAHUN 2002 TENTANG PARTAI POLITIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DPN APPEKNAS ANGGARAN RUMAH TANGGA ASOSIASI PENGUSAHA PELAKSANA KONTRAKTOR DAN KONSTRUKSI NASIONAL

ANGGARAN DASAR MUHAMMADIYAH

ANGGARAN RUMAH TANGGA ASOSIASI ANALIS KEBIJAKAN INDONESIA - AAKI (ASSOCIATION OF INDONESIAN POLICY ANALYSTS - AIPA) BAB I KETENTUAN UMUM

KEPPRES 24/1999, PENGESAHAN PERUBAHAN ANGGARAN DASAR DEWAN KOPERASI INDONESIA

ANGGARAN DASAR IKATAN ALUMNI ARSITEKTUR TARUMANAGARA ILUMARTA

ANGGARAN DASAR (AD) DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART) YAYASAN GERAK SEDEKAH CILACAP

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN ALUMNI PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS INDONESIA (ILUNI PPs UI)

ANGGARAN RUMAH TANGGA IMKP (IKATAN MAHASISWA KULON PROGO ) BAB I KEANGGOTAAN DAN KEPENGURUSAN

A N G G A R A N D A S A R

ANGGARAN DASAR FORUM PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI INDONESIA. Anggaran Dasar FPPTI

Transkripsi:

ANGGARAN RUMAH TANGGA FORUM PENJAMINAN MUTU PERGURUAN TINGGI INDONESIA (INDONESIAN UNIVERSITY QUALITY ASSURANCE FORUM)

Hak dan Kewajiban Anggota Pasal 1 Setiap anggota biasa berhak : a. Memilih dan dipilih menjadi Ketua atau anggota Dewan Pengurus. b. Menghadiri pertemuan atau Rapat-rapat, mengeluarkan pendapat, serta mengajukan usul dan saran. c. Memperoleh informasi tentang pengembangan sistem penjaminan mutu perguruan tinggi (SPM-PT). Pasal 2 Setiap anggota luar biasa berhak: a. Menghadiri pertemuan atau rapat-rapat, mengeluarkan pendapat, serta mengajukan usul dan saran. b. Memperoleh informasi tentang pengembangan sistem penjaminan mutu perguruan tinggi (SPM-PT). Pasal 3 Setiap anggota biasa dan luar biasa wajib : a. Mentaati Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta keputusan-keputusan Rapat Anggota yang telah diambil dengan sah. b. Aktif dalam kegiatan dan melaksanakan semua tugas serta bertanggungjawab atas segala sesuatu yang diamanatkan Forum Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi Indonesia (FPMPTI) kepadanya. c. Mengikuti pendidikan dan pelatihan, penataran dan bimbingan di bidang sistem penjaminan mutu perguruan tinggi (SPM-PT). d. Menjunjung tinggi etika akademik. e. Membayar biaya iuran tahunan Rp. 2.500.000,00 (Dua Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)

Tata Cara Rapat Anggota Pasal 4 (1) Rapat Anggota dianggap sah apabila dihadiri oleh lebih dari setengah jumlah anggota. (2) Dalam keadaan luar biasa Rapat Anggota dianggap sah apabila dihadiri oleh paling sedikit 20% dari jumlah anggota. (3) Yang dimaksud dengan keadaan luar biasa dalam ayat (2) pasal ini adalah: a. Apabila keadaan mengharuskan adanya keputusan segera yang wewenangnya ada pada Rapat Anggota. b. Apabila biaya untuk mengadakan Rapat Anggota tidak mungkin dipikul atau sangat memberatkan organisasi. (4) Segala keputusan Rapat Anggota yang diadakan menurut ketentuan ayat (2) Pasal ini sah apabila keputusan tersebut menguntungkan anggota. (5) Keputusan Rapat Anggota diambil berdasarkan asas musyawarah untuk mencapai mufakat. (6) Dalam hal tidak tercapai mufakat, keputusan diambil dengan suara terbanyak dari jumlah peserta yang hadir dan mempunyai hak suara. (7) Anggota yang tidak hadir tidak dapat diwakili oleh anggota lain. Pasal 5 Rapat Anggota yang diselenggarakan untuk mengubah Anggaran Dasar harus dihadiri oleh sekurang-kurangnya dua per-tiga (2/3) dari jumlah anggota, dan keputusan harus disetujui oleh dua per-tiga (2/3) dari jumlah anggota yang hadir. Pasal 6 (1) Rapat Anggota berhak meminta laporan dan pertanggung jawaban Ketua Dewan Pengurus mengenai segala sesuatu yang terjadi dalam kepengurusan organisasi. (2) Rapat Anggota mempunyai wewenang: a. Menetapkan dan atau mengubah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. b. Memilih, mengangkat, dan memberhentikan Ketua Umum/Dewan Pengurus c. Menetapkan Rencana/Program Kerja serta kerjasama dengan lembaga lain. d. Menerima dan mengesahkan laporan pertanggung jawaban Dewan Pengurus. e. Memilih dan menetapkan perguruan tinggi anggota yang akan menjadi penyelenggara Rapat Anggota tahunan.

Pasal 7 (1) Rapat Anggota Luar Biasa diselenggarakan pada suatu keadaan mengharuskan adanya keputusan yang bersifat segera yang wewenangnya ada pada Rapat Anggota. (2) Tata cara penyelenggaraan rapat Anggota Luar Biasa yang dimaksud pada ayat (1) Pasal ini diatur oleh Peraturan Organisasi. Pemberhentian Anggota Pasal 8 Keanggotaan berakhir karena: a. Permintaan sendiri yang diajukan secara tertulis. b. Diberhentikan melalui rapat anggota. c. Tidak memenuhi kewajiban sebagai anggota. Pasal 9 (1) Anggota yang telah berhenti atas permintaan sendiri sebagaimana diatur dalam Pasal 8 huruf a dapat menjadi anggota kembali setelah mengajukan permohonan tertulis yang ditujukan kepada Ketua Umum/Dewan Pengurus. (2) Keputusan pemberhentian ditetapkan oleh Ketua Umum/Dewan Pengurus setelah mendapatkan persetujuan dan pengesahan dari Rapat Anggota. (3) Keputusan pemberhentian oleh Ketua Umum/Dewan Pengurus sebagaimana dimaksud ayat (2) Pasal ini harus dilaporkan kepada Rapat Anggota berikutnya. (4) Dalam hal anggota yang mengajukan permohonan berhenti sedang menduduki jabatan sebagai anggota Dewan Pengurus, Ketua Umum/Dewan Pengurus harus segera memutuskan dan melaporkan hal tersebut kepada Rapat Anggota berikutnya. Dewan Pengurus Pasal 10 (1) Ketua Umum/Dewan Pengurus dipilih dari dan oleh anggota dalam Rapat Anggota berdasarkan asas musyawarah dan mufakat. (2) Pemilihan Ketua Umum/Dewan Pengurus ditentukan dalam Rapat Anggota, dengan cara: a. Pemilihan langsung; atau b. Melalui sistem formatur. (3) Dewan Pengurus merupakan badan eksekutif tertinggi dan pemegang kuasa Rapat Anggota Organisasi. (4) Ketua Umum/Dewan Pengurus dipilih dari anggota biasa yang memenuhi syaratsyarat sebagai berikut:

a. Berpengalaman dalam kegiatan penjaminan mutu perguruan tinggi sekurangkurangnya 3 (tiga) tahun terus menerus. b. Mempunyai sifat kejujuran dan perilaku yang baik di dalam maupun di luar FPMPTI. c. Mempunyai wawasan, pengetahuan, dan keterampilan yang luas di bidang penjaminan mutu perguruan tinggi. d. Mempunyai sifat kepemimpinan yang baik. (5) Ketua Umum/Dewan Pengurus dipilih untuk masa jabatan 2 (dua) tahun dan setelah itu dapat dipilih kembali. (6) Ketua Umum/Dewan Pengurus hanya boleh menjabat untuk paling banyak dua kali masa jabatan berturut-turut. (7) Anggota Dewan Pengurus yang masa jabatannya telah berakhir dapat dipilih kembali. (8) Bilamana anggota Dewan Pengurus meninggal dunia atau berhenti sebelum masa jabatannya berakhir, maka digantikan oleh anggota Dewan Pengurus lainnya, dengan catatan bahwa pengangkatan itu harus disahkan pada Rapat Anggota berikutnya. (9) Ketua Umum/Dewan Pengurus setiap waktu dapat diberhentikan oleh Rapat Anggota bila terbukti: a. Melakukan kecurangan dan merugikan organisasi; b. Tidak melaksanakan tugasnya dengan baik; c. Mempunyai sikap dan tindakan yang nyata-nyata menimbulkan pertentangan dalam organisasi. (10) Dalam hal terjadi kekosongan jabatan Ketua Umum/Dewan Pengurus, maka Wakil Ketua Umum/Dewan Pengurus secara otomatis melaksanakan tugas Ketua Umum/Dewan Pengurus sampai sisa masa jabatan berakhir. (11) Menjelang berakhirnya masa jabatan, Ketua Umum/Dewan Pengurus wajib menyelenggarakan Rapat Anggota. (12) Ketua Umum/Dewan Pengurus lama yang tidak terpilih kembali dalam Rapat Anggota wajib menyiapkan dan menyelenggarakan serah terima dengan lengkap dan saksama kepada Ketua Umum/Dewan Pengurus baru. (13) Dalam memilih anggota-anggota Dewan Pengurus yang lain, Ketua Umum/Dewan Pengurus terpilih wajib mengikutsertakan anggota-anggota yang berada di luar Perguruan Tinggi asal Ketua Umum/Dewan Pengurus terpilih Uraian Tugas Pasal 11 (1) Dewan Pengurus bertugas untuk: a. Mengelola organisasi secara efektif dan efisien. b. Menjalankan kebijakan-kebijakan dalam rangka melaksanakan keputusan-keputusan dari Rapat Anggota. c. Melakukan segala perbuatan hukum untuk dan atas nama organisasi. d. Mewakili organisasi di hadapan dan di luar pengadilan.

e. Menyelenggarakan pencatatan dan memelihara Daftar Anggota, Daftar Dewan Pengurus, Pelindung, dan Daftar Dewan Penasihat serta catatan-catatan lain yang berhubungan dengan kelangsungan organisasi. f. Menyelenggarakan pembukuan keuangan dan inventaris secara tertib dan teratur. g. Menyelenggarakan Rapat Anggota. h. Mengajukan laporan keuangan dan pertanggungjawaban pelaksanaan tugasnya kepada Rapat Anggota Tahunan. i. Mengajukan Rencana Kerja dan Program kerja tahunan serta rancangan Rencana Anggaran Keuangan Organisasi. j. Menerima calon anggota dan mengajukannya kepada Rapat Anggota untuk mendapatkan persetujuan dan pengesahan. k. Menetapkan pengangkatan secara tertulis anggota FPMPTI yang telah mendapat persetujuan dari Rapat Anggota. l. Menetapkan pemberhentian anggota secara tertulis setelah mendapatkan persetujuan dari Rapat Anggota. (2) Uraian tugas masing-masing anggota Dewan Pengurus diatur oleh Peraturan Organisasi. Pasal 12 Dewan Penasihat bertugas memberi nasihat kepada Ketua Umum/Dewan Pengurus diminta maupun tidak diminta oleh Dewan Pengurus. Kegiatan Organisasi Pasal 13 (1) Kegiatan FPMPTI meliputi: a. Peningkatan kualitas dan kuantitas kegiatan Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi dengan memanfaatkan segenap potensi yang dimiliki oleh setiap perguruan tinggi. b. Pelaksanaan program-progam jangka pendek, menengah, dan jangka panjang yang telah ditetapkan oleh Rapat Anggota. c. Penyelenggaraan pertemuan-pertemuan ilmiah, penelitian ilmiah, publikasi ilmiah, pelatihan, dan pengkajian di bidang sistem penjaminan mutu perguruan tinggi. d. Penyelenggaraan kegiatan-kegiatan yang bersifat internal untuk pengembangan dan peningkatan organisasi. e. Pengelolaan suatu sistem jaringan informasi dalam bentuk media cetak ataupun media elektronik yang dapat diakses langsung oleh setiap anggota. f. Peningkatan kerjasama dengan organisasi-organisasi lain dalam bidang penjaminan mutu maupun bidang lain yang terkait baik secara nasional maupun internasional. (2) Kegiatan yang dimaksud pada ayat (1) pasal ini dapat merupakan: a. Inisiatif FPMPTI untuk dilaksanakan sendiri; b. Inisiatif pihak lain untuk dilaksanakan oleh FPMPTI sendiri atau secara bersamasama dengan pihak lain; c. Inisiatif bersama dari pihak lain dan FPMPTI untuk dilaksanakan oleh FPMPTI sendiri atau secara bersama-sama dengan pihak lain.

P e n u t u p Pasal 14 (1) Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Rumah Tangga ini akan diatur Peraturan Organisasi yang ditetapkan oleh Dewan Pengurus. (2) Perubahan Anggaran Rumah Tangga ini merupakan perubahan pertama terhadap Anggaran Rumah Tangga FPMPTI. (3) Perubahan Anggaran Rumah Tangga ini ditetapkan Rapat Anggota yang diselenggarakan di Malang pada tanggal 20 Desember 2014. (4) Anggaran Rumah Tangga ini berlaku sejak tanggal ditetapkan. Ditetapkan di Malang Tanggal 20 Desember 2014 Ketua Sidang, Ir. Achmad Wicaksono, M.Eng., Ph.D. (Ketua PJM Universitas Brawijaya)