MODUL SISTEM MUSKULOSKELETAL

dokumen-dokumen yang mirip
Buku Kerja Mahasiswa MODUL KESADARAN MENURUN. Semester Awal Tahun Akademik 2016/2017

MODUL PROBLEM BASED LEARNING NYERI KEPALA

MUDAH LAPAR DAN HAUS

MODUL SISTEM MUSKULOSKELETAL

KULIT MENGHITAM MODUL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MAHASISWA SISTEM ENDOKRIN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HASANUDDIN

MODUL 4 IKTERUS NEONATORUM

BUKU PEGANGAN MAHASISWA MODUL 4 BAYI BERATLAHIR RENDAH

MODUL LEMAH SEPARUH BADAN

KESADARAN MENURUN & SESAK NAPAS

BATUK & SESAK PADA ANAK

MODUL I SESAK NAFAS PENDAHULUAN

MODUL 2 KESADARAN MENURUN

Buku Kerja Mahasiswa MODUL DIARE SISTEM MEKANISME DASAR PENYAKIT

Buku Pegangan Mahasiswa MODUL KAKI BENGKAK. Diberikan pada Mahasiswa Semester Kedua Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin

MODUL 1 BATUK & SESAK PADA DEWASA

BUKU KERJA MAHASISWA MODUL. Diberikan pada Mahasiswa Semester II Fakultas Kedokteran Unhas

MODUL-1 LUKA / TRAUMA

BUKU KERJA MAHASISWA MODUL 3 INFEKSI BERULANG. Diberikan pada Mahasiswa Semester II Fakultas Kedokteran Unhas

PERSAMAAN PERSEPSI TUTORIAL SISTEM UROGENITALIA 13 APRIL Program Studi Pendidikan Dokter FKK UMJ

MODUL PROBLEM BASED LEARNING GANGGUAN SOMATOFORM

MODUL-1 LUKA / TRAUMA

BERCAK MERAH PADA KULIT

UNIVERSITAS SEBELAS MARET FAKULTAS KEDOKTERAN SILABUS

PEMERIKSAAN ORGAN DALAM

Jadwal Kuliah Blok/ Sistem Respirasi Kelas A Ruang Kuliah LT. 5 Semester Awal Tahun Ajaran 2017/2018

MODUL PROBLEM BASED LEARNING GANGGUAN TIDUR

MODUL TUTORIAL. Pegangan Mahasiswa SISTEM RESPIRASI. Penyusun Tim Sistem Respirasi PSPD FKK UMJ

UNIVERSITAS SEBELAS MARET FAKULTAS KEDOKTERAN SILABUS

Jadwal Kuliah Blok/ Sistem Respirasi Kelas C Ruang KuliahGA. 301(Lantai 3) Semester Awal Tahun Ajaran 2017/2018

MODUL 1 : PILEK MENAHUN

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET

LAPORAN TUTORIAL BLOK MUSKULOSKELETAL SKENARIO II MENGAPA LUTUT NENEK NYERI DAN BENGKAK?

JADWAL KULIAH BLOK/SISTEM UROGENITALIA KELAS A SEMESTER AKHIR 2016/2017 RUANG KULIAH GC 202

UNIVERSITAS SEBELAS MARET FAKULTAS KEDOKTERAN SILABUS

JADWAL KULIAH BLOK/SISTEM GASTROENTEROHEPATOLOGI KELAS B SEMESTER AKHIR 2016/2017 RUANG KULIAH GA. 310

TEKNIK SEVEN JUMP. Yunia Hastami Siti Munawaroh FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET 2015

MODUL GLOMERULONEFRITIS AKUT

JADWAL KULIAH BLOK/SISTEM GASTROENTEROHEPATOLOGI KELAS B SEMESTER AKHIR 2017/2018 RUANG KULIAH GA. 309 Lantai 3

JADWAL KULIAH BLOK/SISTEM MEKANISME DASAR PENYAKIT KELAS C SEMESTER AKHIR 2017/2018 RUANG KULIAH GA 306 Lt.3 (C)

JADWAL KULIAH BLOK/SISTEM MEKANISME DASAR PENYAKIT KELAS A SEMESTER AKHIR 2016/2017 RUANG KULIAH GC 108. Kuliah Pendahuluan Mekanisme Dasar Penyakit

UNIVERSITAS SEBELAS MARET FAKULTAS KEDOKTERAN 2014 SILABUS

Jadwal Kuliah Blok/ Sistem Kardiovaskuler Kelas B Ruang Kuliah GA. 310 (Lantai 3) Semester Awal Tahun Ajaran 2017/2018

JADWAL KULIAH BLOK/SISTEM MEKANISME DASAR PENYAKIT KELAS B SEMESTER AKHIR 2016/2017 RUANG KULIAH RPA Lantai 2

MODUL PROBLEM BASED LEARNING GANGGUAN TIDUR

JADWAL KULIAH BLOK/SISTEM GASTROENTEROHEPATOLOGI KELAS A SEMESTER AKHIR 2017/2018 RUANG KULIAH RPA Lantai 2

Pembimbing Residen : dr. Praharsa Akmaja Chaetajaka Supervisor : dr. Taufiqqulhidayat, Sp.Rad. Anggota : Monareza Restantia Shirly D.

JADWAL BLOK KARDIOVASKULER

r : Dr. dr. Ibrahim Labeda, Sp.B-KBD (HP ) : dr. Satriawan Abadi, Sp.PD-KIC (HP )

JADWAL KULIAH BLOK/SISTEM MEKANISME DASAR PENYAKIT KELAS C SEMESTER AKHIR 2016/2017 RUANG KULIAH GA. 300

REVISI JADWAL KULIAH BLOK/SISTEM GASTROENTEROHEPATOLOGI KELAS A SEMESTER AKHIR 2016/2017 RUANG KULIAH LT 5

BUKU PEGANGAN MAHASISWA

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET

JADWAL BLOK UROPOETIKA

JADWAL BLOK SISTEM SARAF

Evaluasi. Metoda Evaluasi

UNIVERSITAS SEBELAS MARET FAKULTAS KEDOKTERAN 2014 SILABUS

Mata Ajar                   : Keperawatan Komunitas. Pokok Pembahasan    : Rematik (Artritis reumatoid dan Osteoartritis)

PROBLEM BASED LEARNING MODUL 1 GANGGUAN TUMBUH KEMBANG & MALNUTRISI ENERGI PROTEIN

JADWAL BLOK SISTEM GERAK

Revisi Jadwal Kuliah Blok/ Sistem Neuropsikiatri Kelas A Ruang Kuliah GC. 203 Semester Awal Tahun Ajaran 2017/2018

Revisi Jadwal Kuliah Blok/ Sistem Neuropsikiatri Kelas B Ruang Kuliah GA. 309 (Lantai 3) Semester Awal Tahun Ajaran 2017/2018

Revisi Jadwal Kuliah Blok/ Sistem Neuropsikiatri Kelas A Ruang Kuliah GC. 203 Semester Awal Tahun Ajaran 2017/2018

MODUL PROBLEM BASED LEARNING ADIKSI

Revisi Jadwal Kuliah Blok/ Sistem Neuropsikiatri Kelas C Ruang Kuliah GA. 300 (Lantai 3) Semester Awal Tahun Ajaran 2017/2018

MODUL BLOK 10 Muskuloskletal

JADWAL BLOK RESPIRASI

BUKU PEGANGAN MAHASISWA MODUL INDERA KHUSUS - THT. Diberikan pada mahasiswa semester V Fakultas Kedokteran Unhas

Modul 4 LUKA PADA ALAT KELAMIN

I. PENDAHULUAN. baru pada permukaan sendi (Khairani, 2012). Terjadinya osteoarthritis itu

ANAMNESIS. I. Identitas. 1. Nama : Ny. Bandi. 3. Jenis Kelamin : Perempuan. 4. Alamat : Jalan Taman S.Parman II no. 5 Rt. 09/ Rw.

JADWAL KEGIATAN PENDIDIKAN FULL PBL BLOK 18 TAHUN AJARAN

BLOK 1.4 PENCERNAAN, METABOLISME, DAN HORMON

TEAM BASED LEARNING MODUL BINTIL PADA KULIT

MODUL BLOK INFEKSI, INFLAMASI DAN GANGGUAN HEMODINAMIK

BEDA PENGARUH TERAPI INFRA RED DENGAN PARAFFIN BATH TERHADAP PENGURANGAN NYERI AKIBAT REMATOID ARTRITIS JARI-JARI TANGAN

Jadwal Kuliah Blok/ Sistem Kardiovaskuler Kelas A Ruang Kuliah LT 5 Semester Awal Tahun Ajaran 2017/2018

MANUAL KETERAMPILAN KLINIK KEDOKTERAN KOMUNITAS PENGISIAN REKAM MEDIS

PENUNTUN CSL Keterampilan Interpretasi Foto Thorax

Kuliah. Melakukan praktikum di lab Membaca literatur dan handout

UNIVERSITAS SEBELAS MARET FAKULTAS KEDOKTERAN SILABUS

JADWAL PEMBELAJARAN FK UNHAS SEMESTER AWAL TAHUN AJARAN 2016/2017 KELAS B RUANG KULIAH GA 306 Lt.3 SEMESTER AWAL TAHUN AJARAN 2016/2017

ABSTRAK GAMBARAN PENDERITA ARTRITIS GOUT DI RUMAH SAKIT IMMANUEL PERIODE

MODUL BLOK INFEKSI, INFLAMASI DAN GANGGUAN HEMODINAMIK

MODUL 2 MASALAH KESEHATAN DALAM KELUARGA

Sistem UROGENITALIA (422K6) (6 SKS/semester IV) 13 April sd 23 mei 2015

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG. Pada tahun 2000 jumlah lansia di Indonesia diproyeksikan sebesar

JADWAL BLOK SISTEM ENDOKRIN

BAB I PENDAHULUAN. Artritis reumatoid/rheumatoid Arthritis (RA) adalah

MINGGU I Senin, 25 April Selasa, 26 April Rabu, 27 April Kamis, 28 April Jumat, 29 April Sabtu, 30 April Biokimia :

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Keberhasilan pemerintah dalam pembangunan Nasional telah mewujudkan

BAB I PENDAHULUAN. Perubahan-perubahan akan terjadi pada tubuh manusia sejalan dengan makin

BAB I PENDAHULUAN. hingga kematian. Proses menua berlangsung secara alamiah dalam tubuh yang

JADWAL PEMBELAJARAN FK UNHAS SEMESTER AWAL TAHUN AJARAN 2016/2017 KELAS A RUANG KULIAH GC 202 Lt.2 SEMESTER AWAL TAHUN AJARAN 2016/2017

ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DENGAN DEMAM CHIKUNGUNYA Oleh DEDEH SUHARTINI

JADWAL KEGIATAN PENDIDIKAN BLOK 2.3(GANGGUAN ENDOKRIN, NUTRISI DAN METABOLISME) TAHUN AJARAN 2016/2017

UNIVERSITAS SEBELAS MARET FAKULTAS KEDOKTERAN SILABUS

SILABUS BLOK MATA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET TAHUN 2014

BAB 1 PENDAHULUAN. menyebabkan nyeri dan ketidakmampuan (disability) pada penderita sehingga

JADWAL BLOK PENGOBATAN RASIONAL

JADWAL BLOK ELEKTIF INFEKSI MENULAR SEKSUAL

Transkripsi:

BUKU KERJA MAHASISWA MODUL SISTEM MUSKULOSKELETAL Diberikan pada Mahasiswa Semester III Fakultas Kedokteran Unhas FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2016

PENDAHULUAN SISTIM MUSKULOSKLETAL NYERI SENDI Penyakit - penyakit miskuloskletal perlu dicermati dalam penegakan diagnosis, karena umumnya gejala gejala yang diperlihatkan hampir sama. Ketelitian dalam mengumpulkan gejala gejala dan pemeriksaan pendukung sangat diperlukan. Untuk dignosis penyakit penyakit dalam bidang Reumatologi, umumnya digunakan kriteria dari American College of Rheumatology (ACR). Bila gejala dan pemeriksaan sudah memenuhi, maka dignosis dan terapi sudah dapat dilakukan. Melalui modul ini, beberapa keluhan penderita berupa nyeri sendi akan disajikan dalam bentuk skenario. Mahasiswa diharapkan untuk mencermati gejala gejala yang ada, kemudian dari keluahan satu dengan lainnya dapat dihubungkan dan pemeriksaan pendukung yang diperlukan dapat difikirkan. Sebelum menggunakan buku ini, tutor dan mahasiswa harus membaca Tujuan Pembelajaran dan sasaraan pembelajaran yang harus dicapai oleh mahasiswa, sehingga diharapkan diskusi lebih terarah untuk mencapai kompetensi minimal yang diharapkan. Peran tutor dalam mengarahkan tutorial sangat penting. Bahan untuk diskusi bisa diperoleh dari bahan bacaan yang tercantum pada ahir setiap unit. Kemungkinan seorang ahli dapat memberikan kuliah dalam pertemuan konsultasi antara kelompok mahasiswa peserta diskusi dengan ahli yang bersangkutan yang bisa diatur dengan dosen yang bersangkutan. Penyusun mengharapkan buku modul ini dapat membantu mahasiswa dalam memecahkan masalah penyakit infeksi yang akan disajikan pada sistim-sistem selanjutnya.

TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah selesai mempelajari modul ini, mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan tentang diagnosis nyeri sendi, penyebab-penyebab nyeri sendi, patofisiologi terjadinya nyeri sendi, dapat membedakan nyeri sendi akibat karena inflamasi dan nyeri sendi akibat karena mekanik. SASARAN PEMBELAJARAN Setelah selesai mempelajari modul ini, mahasiswa diharapkan dapat : 1. Menjelaskan tentang anatomi articulatiogenu, manus dan pedis 2. Menjelaskan tentang lingkup gerak sendi masing-masing sendi tsb diatas. 3. Menjelaskan mekanisme nyeri akibat inflmasi (peradangan). 4. Menjelaskan mekanisme nyeri akibat gangguan mekanik. 5. Mengetahui sendi sendi yang sering mengenai artritis gout, osteoartritis, dan artritis reumatoid. 6. Menggambarkan kelainan kelainan sendi akibat karena inflamasi dan gangguan mekanik. 7. Menyebutkan jenis jenis pemeriksaan yang diperlukan untuk mengarahkan diagnosis penyakit ini 8. Memberikan terapi yang sesuai dengan penyakitnya 9. Menyebutkan komplikasi penyakit 10. Menyebutkan diagnosis banding dari artritis gout, osteoartritis, dan artritis reumatoid. 11. Menyebutkan cara-cara pencegahan nyeri sendi. STRATEGI PEMBELAJARAN 1. Diskusi kelompok yang diarahkan tutor 2. Diskusi kelompok mandiri tanpa tutor 3. Konsultasi pada narasumber yang ahli (pakar) pada permasalahan dimaksud untuk memperoleh pengertian yang lebih mendalam 4. Kuliah khusus dalam kelas

5. Aktifitas pembelajaran individual di perpustakaan dengan menggunakan buku ajar, majallah, slide, tape atau video, dan internet 6. Latihan keterampilan klinik pemeriksaan sendi dan analisa gambaran radiologi sendi 7. Praktikum di laboratorium KASUS SKENARIO - 1 : Seorang perempuan umur 58 tahun, Ibu Rumah Tangga, dibawa ke poliklinik dengan keluhan nyeri kedua lutut yang dialami sejak 3 bulan terakhir ini, terutama saat berjalan, sulit beridiri dari posisi jongkok. Kaku pagi hari (+), berlangsung sekitar 10-15 menit. Bengkak kedua lutut, namun tidak ada tandatanda kemerahan. Nyeri pada jari-jari tangan (+), tidak bersifat simetris. Penderita juga menderita kencing manis dan berobat teratur di Poliklinik Endokrin, berat badan 65 kg dengan tinggi badan 162 Cm. SKENARIO 2 : Seorang laki-laki 45 tahun, datang ke poliklinik dengan jalan pincang, karena nyeri yang hebat pada sendi ibu jari kaki kanan. Dialami penderita saat bangun pagi tadi, menurut penderita semalam ia masih sempat belanja di mall bersama keluarga. Riwayat keluhan seperti sudah sering dialami penderita. SKENARIO - 3 : Seorang perempuan umur 35 tahun, Ibu Rumah Tangga. Dating ke poliklinik dengan keluhan nyeri pada jari jari tangan kiri dan kanan, keluhan dialamai sejak 3 bulan terakhir ini. Kaku pagi hari (+), berlangsung sekitar 30 menit sampai 1 jam. Keluhan demam tidak menggigil sering dialami.

TUGAS MAHASISWA Setelah membaca dengan teliti skenario di atas, mahasiswa mendiskusikannya dalam satu kelompok diskusi yang terdiri dari 12-15 orang, dipimpin oleh seorang Ketua dan sekretaris yang dipilih oleh mahasiswa sendiri. Ketua dan sekretaris ini sebaiknya berganti-ganti pada setiap kali diskusi. Diskusi kelompok ini bisa dipimpin oleh tutor atau secara mandiri : 1. Melakukan aktivitas pembelajaran individual di perpustakaan dengan menggunakan buku ajar, majallah, slide, tape atau video, dan internet, untuk mencari informasi tambahan. 2. Melakukan diskusi kelompok mandiri (tanpa tutor), melakukan curah pendapat bebas antar anggota kelompok untuk menganalisa dan atau mensintese informasi dalam menyelesaikan masalah. 3. Melakukan penilaian atas pelaksanaan tutorial pada umunya dan kinerja tutor 4. Melakukan penilaian atas kinerja mahasiswa lain dalam kelompoknya. 5. Berkonsultasi pada nara sumber yang ahli pada permasalahan dimaksud untuk memperoleh pengertian yang lebih mendalam (tanya pakar). 6. Mengikuti kuliah khusus (kuliah pakar) dalam kelas untuk masalah yang belum jelas atau tidak ditemukan jawabannya.. 7. Melakukan praktikum di laboratorium Anatomi, Fisiologi, Histologi, Farmakologi, Patologi.Anatomi, Mikrobiologi dan Patologi Klinik. 8. Melakukan latihan di Laboratorium Keterampilan Klinik PROSES PEMECAHAN MASALAH Dalam diskusi kelompok dengan menggunakan metode curah pendapat, mahasiswa diharapkan memecahkan problem yang terdapat dalam skenario ini, yaitu dengan mengikuti 7 langkah penyelesaian masalah di bawah ini : 1. Klarifikasi istilah yang tidak jelas dalam skenario di atas, dan tentukan kata/ kalimat kunci skenario diatas. 2. Identifikasi problem dasar skenario di atas dengan membuat beberapa pertanyaan penting. 3. Analisa problem-problem tersebut dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan diatas. 4. Klasifikasikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut di atas. 5. Tentukan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai oleh mahasiswa atas kasus tersebut diatas.

6. Cari informasi tambahan tentang kasus diatas dari luar kelompok tatap muka. Langkah 6 dilakukan dengan belajar mandiri. 7. Laporkan hasil diskusi dan sistesis informasi-informasi yang baru ditemukan. Langkah 7 dilakukan dalam kelompok diskusi dengan tutor. Penjelasan : Bila dari hasil evaluasi laporan kelompok ternyata masih ada informasi yang diperlukan untuk sampai pada kesimpulan akhir, maka proses 6 bisa diulangi, dan selanjutnya dilakukan lagi langkah 7. Kedua langkah diatas bisa diulang-ulang di luar tutorial, dan setelah informasi dirasa cukup maka pelaporan dilakukan dalam diskusi akhir, yang biasanya dilakukan dalam bentuk diskusi panel dimana semua pakar duduk bersama untuk memberikan penjelasan atas hal-hal yang belum jelas. JADWAL KEGIATAN Sebelum dilakukan pertemuan antara kelompok mahasiswa dan tutor, mahasiswa dibagi menjadi kelompok-kelompok diskusi yang terdiri dari 15-17 orang tiap kelompok. 1. Pertemuan pertama dalam kelas besar dengan tatap muka satu arah untuk penjelasan dan tanya jawab. Tujuan : menjelaskan tentang modul dan cara menyelesaikan modul, dan membagi kelompok diskusi. Pada pertemuan pertama buku modul dibagikan. 2. Pertemuan kedua : diskusi tutorial 1 dipimpin oleh mahasiswa yang terpilih menjadi ketua dan penulis kelompok, serta difasilitasi oleh tutor. Tujuan : - Memilih ketua dan sekretaris kelompok - Brain-storming untuk proses 1 5 - Pembagian tugas 3. Pertemuan ketiga : diskusi tutorial 2 seperti pada tutorial 1. Tujuan: untuk melaporkan informasi baru yang diperoleh dari pembelajaran mandiri dan melakukan klasifikasi, analisa dan sintese dari semua informasi. 4. Anda belajar mandiri baik sendiri-sendiri. Tujuan: untuk mencari informasi baru yang diperlukan, 5. Diskusi mandiri ; dengan proses sama dengan diskusi tutorial. Bila informasi telah cukup, diskusi mandiri digunakan untuk membuat laporan penyajian dan laporan tertulis. Diskusi mandiri bisa dilakukan berulang-ulang diluar jadwal.

6. Pertemuan keempat : diskusi panel dan tanya pakar. Tujuan: untuk melaporkan hasil analisa dan sintese informasi yang ditemukan untuk menyelesaikan masalah pada skenario. Bila ada masalah yang belum jelas atau kesalahan persepsi, bisa diselesaikan oleh para pakar yang hadir pada pertemuan ini. Laporan penyajian dibuat oleh kelompok dalam bentuk sesuai urutan yang tercantum pada buku kerja. 7. Masing-masing mahasiwa kemudian diberi tugas untuk menuliskan laporan tentang salah satu penyakit yang memberikan gambaran seperti pada skenario yang didiskusikan pada kelompoknya. Laporan ditulis dalam bentuk laporan penyajian dan laporan lengkap. 8. Pertemuan terakhir : laporan kasus dilakukan dalam kelas besar oleh masing-masing mahasiswa. Catatan : Laporan penyajian kelompok dan perorangan masing-masing diserahkan satu rangkap ke sistem melalui ketua kelompok. Semua laporan akan diperiksa dan dinilai oleh pakarnya masing-masing. Semua mahasiswa wajib menyalin laporan dari kelompok dan mahasiswa lain untuk dipakai sebagai salah satu bahan ujian. TIME TABLE I II III IV V VI Tutorial I Mandiri Kuliah Diskusi Mencari kosultasi panel tambahan Tanya informasi pakar Pertemuan I (Penjelasan) (Brain Stroming Klassifikasi Analisa & sintese ) Praktikum CSL Tutorial II (Laporan informasi baru Klassifikasi Analisa & sintese)

DAFTAR NARA SUMBER No. Name Department HP / FLEXI 1 Dr. dr. Sitti Rafiah, M.Kes Anatomi 08124238456 2 Dr. Faqi Nurdiasyah Anatomi 085242290227 3 dr. Arthur Koswandy Histologi 081242505045 4 dr. Syahrijuita, Sp.THT Biokimia 08124180227 5 dr. Aryadi, Ph.D Fisiologi 081342418123 6 dr. Djumadi Achmad, Sp.PA Patologi Anatomi 0811444566 7 dr. Uleng Bahrun, Sp.PK, Ph.D Patologi Klinik 085656166678 8 Prof.dr. Muh. Ilyas, Sp.Rad Radiologi 9 Dra. Uslam, M.Kes Farmakologi 10 Dr.dr.Faridin HP, Sp.PD.K-R Ilmu Peny. Dalam 081342555275 11 Dr.dr. Femy Syahriani, Sp.PD Ilmu Peny. Dalam 08164384348 12 Dr.dr.Karya Triko, Sp.OT Orthopedi 13 Dr.dr. Muh. Sakti, Sp.OT Orthopedi 085299959199 14 Dr. Phetrus Johan, M.Kes, Sp.OT Orthopedi 081355242368 15 dr. Asmaun Najamuddin, Sp.RM Rehabilitasi Medik 081342585728 16 dr. Muh. Ikhsan Madjid, M.Kes IKM 0811444077

LEMBAR KERJA 1. KLARIFIKASI KATA SULIT 2. TENTUKAN KATA KUNCI

3. TENTUKAN PROBLEM KUNCI DENGAN MEMBUAT PERTANYAAN-PERTANYAAN PENTING

4. JAWABAN PERTANYAAN

5. TUJUAN PEMBELAJARAN SELANJUTNYA 6. INFORMASI BARU

6. INFORMASI BARU

7. KLASIFIKASI INFORMASI

8. HASIL ANALISA & SINTESIS SEMUA INFORMASI