BISNIS DAN LINGKUNGANNYA

dokumen-dokumen yang mirip
RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) TAHUN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

TUGAS AKHIR PENDIDIKAN PANCASILA. Pancasila Terhadap Dunia Pendidikan

KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS PELUANG BISNIS DALAM PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI INFORMASI (IPTEK)

MEMULAI BISNIS KECIL TANPA MODAL

KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS PELUANG JASA PENYEDIAAN INFORMASI DALAM PERKEMBANGAN IPTEK

BAB 1 PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

BAB IV VISI DAN MISI DAERAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA

BAB I PENDAHULUAN. Sistem Pendidikan Nasional di Indonesia sebagaimana tertuang dalam. Undang Undang No 2/1989 Sistem Pendidikan Nasional dengan tegas

KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS USAHA BISNIS ONLINE

LINGKUNGAN BISNIS DALAM SISTEM INFORMASI

RINGKASAN DOKUMEN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH (RPJPD) KABUPATEN PASURUAN TAHUN

TUGAS AKHIR KULIAH PENDIDIKAN PANCASILA SEMESTER GANJIL T.A. 2011/2012 STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

BAB I PENDAHULUAN. tentunya harus diimbangi dengan aturan-aturan atau norma-norma yang dapat

BAB I PENDAHULUAN. kualitas sumber daya manusia yang bermanfaat bagi lingkungan masyarakat,

KATA PENGANTAR Mengamati dinamika perkembangan bisnis pada saat ini, baik di tingkat local maupun nasional, nampaknya masih menyimpan harapan yang cer

MENERAPKAN EKONOMI ISLAM DENGAN PENDEKATAN EKONOMI PANCASILA: CARI JITU MENUJU INDONESIA PUSAT EKONOMI DAN KEUANGAN SYARIAH DUNIA TAHUN

TUGAS AKHIR PEMASYARAKATAN PANCASILA DALAM ERA GLOBALISASI

PELUANG BISNIS ALA GEROBAK

KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS BISNIS CAFE GAUL DAN KELUARGA CAGAKE CAFE

Siap Menerima Kegagalan dalam Berbisnis

TUGAS KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS. Tantangan Bisnis Masa Kini

Peluang usaha ukm CAFÉ CINTA (love n memories) Disusun oleh : Kelas d3-mi-04 Adam thianzi zakarya ( )

ANALISIS PELUANG BISNIS BUDIDAYA IKAN LELE

TUGAS AKHIR KULIAH PENDIDIKAN PANCASILA PEMASYARAKATAN PANCASILA DALAM ERA GLOBALISASI

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 LATAR BELAKANG Dari berbagai jenis faktor produksi, tenaga kerja merupakan faktor

PELUANG BISNIS ANGKRINGAN

Filsafat Pendidikan Pancasila

BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS PELUANG BISNIS DALAM INDUSTRI MAKANAN RINGAN

PENGUKURAN KINERJA RUMAH SAKIT JIWA DAERAH SURAKARTA DENGAN MENGGUNAKAN BALANCED SCORECARD

Aji Wicaksono S.H., M.Hum. Modul ke: Fakultas DESAIN SENI KREATIF. Program Studi DESAIN PRODUK

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

Karya Tulis Ilmiah Kuliah Bisnis Bisnis Memadukan Cita Rasa Makanan

TUGAS KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS

KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS BISNIS JUAL/BELI ONLINE (KASKUS)

Penanaman Etika Moral Dalam Lingkungan Bisnis untuk Menjadi seorang Businessman Budiman

BAB I PENDAHULUAN. Bab ini akan membahas tentang : Latar Belakang Masalah, Rumusan Masalah,

ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN ATAS KUALITAS JASA PADA PERUSAHAAN DIGITAL PRINTING SMART TO PRINT DI SURAKARTA

KOMPETENSI HAKIKAT KOMPETENSI. Kemampuan Profesional Guru. Mampu:

BAB I PENDAHULUAN. tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsisbilities atau CSR)

I. Bisnis Dan Etika. Softskill Etika Bisnis #

BERBISNIS MELALUI TEKNOLOGI YANG BERKEMBANG

TUGAS AKHIR IMPLEMENTASI PANCASILA PANDU JOKO PRASETYO KELOMPOK F S1 TEKNIK INFORMATIKA. DOSEN : Dr. ABIDARIN ROSYIDI, MMa.

BAB I PENDAHULUAN. pelanggan. Agar perusahaan unggul dalam persaingan, selain berwawasan

Kiat Berbisnis Online untuk Mahasiswa

IMPLEMENTASI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA

BAHAN TAYANG MODUL 9

BAB I PENDAHULUAN. karyawan. Sayangnya penelitian-penelitian sebelumnya menunjukkan hasil yang

RAHASIA MEMULAI BISNIS TANPA UANG

Hak Asasi Manusia Dalam Pancasila

TUGAS KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS SEMESTER GENAP

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN. Dosen PJMK : H. Muhammad Adib. Essay Bebas (Pentingnya Pendidikan Anti Korupsi Sejak Dini)

KEADILAN SOSIAL BAGI SEBAGIAN RAKYAT INDONESIA

PELUANG BISNIS LAUNDRY

Pendidikan Pancasila Seperti Sudah Hilang dan Banyak yang Tidak Bisa Mengamalkan Pancasila di Kalangan Pelajar

SKRIPSI. Oleh: Rika Agustina

BISNIS DI INTERNET. Oleh: Vivi Refika Dewi S1 TI 2A

Modul ke: Fakultas EKONOMI & BISNIS. Program Studi MANAJEMEN

BAB I PENDAHULUAN. bisnis sangat tajam. Untuk memenangkan persaingan tersebut, koperasi perlu memiliki

TUGAS LINGKUNGAN BISNIS. Lingkungan bisnis Eksternal. Nama : Aditya Tomy Prabayu NIM : Kelas : S1 TI 2N

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA NOMOR : 03 TAHUN 2009 TENTANG ETIKA DAN TATA TERTIB PERGAULAN MAHASISWA DI KAMPUS

KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS

BAB I PENDAHULUAN. dirancang untuk menaksir bagaimana aktivitas kinerja dan hasil akhir yang

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Tujuan pembangunan Indonesia adalah mewujudkan visi pembangunan

MEMULAI BISNIS DARI HOBI

BAB 2 ETIKA BISNIS DAN RUANG LINGKUPNYA. khotbah-khotbah, patokan-patokan, serta kumpulan peraturan dan

PENDIDIKAN PANCASILA (2 SKS)

Sikap Mental Wirausaha (Inovatif, Kreatifitas, Motivasi, Efektif dan Efisien) Kuliah 3

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH. Koperasi merupakan suatu perkumpulan yang beranggotakan

Guru biasa memberitahu. Guru baik menjelaskan. Guru ulung memperagakan. Guru hebat mengilhami. (William Arthur Ward)

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pendidikan merupakan sistem yang harus dijalankan secara terpadu dengan

PENERAPAN PANCASILA SEBAGAI PENDIDIKAN DI INDONESIA. Tugas Akhir Pancasila

PENANAMAN ETIKA LINGKUNGAN MELALUI SEKOLAH PERDULI DAN BERBUDAYA LINGKUNGAN

PROFIT ORIENTED VS BERKAH ORIENTED

II. TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. teknologi yang begitu pesat membuat perusahaan harus mampu mengelola sumber. politik, lingkungan sekitar dan kondisi ekonomi makro.

BAB I PENDAHULUAN. Salah satu tantangan terberat bagi bangsa Indonesia pada era globalisasi abad

BAB I PENDAHULUAN. Pada era globalisasi saat ini banyak sekali terjadi kasus-kasus hukum

Disusun Oleh: Josina Christina

BAB I PENDAHULUAN. nasional kini harus bersaing dengan perusahaan-perusahaan di seluruh dunia.

Dr. Yansen T.P., M.Si

BISNIS ONLINE TAS CANTIK

BAB I PENDAHULUAN. tinggi serta mau bersaing dalam tantangan hidup. Akan tetapi sistem

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian

STRATEGI PEMASARAN DALAM PERSAINGAN BISNIS

BAB I PENDAHULUAN. korporat dimana di dalamnya terdapat budaya kerja. untuk memperoleh status sosial, pengembangan karir, dan memperoleh

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Seiring berkembangnya zaman memberikan dampak yang besar bagi

MATA KULIAH ETIKA BISNIS [KODE/SKS : IT023270/ 2 SKS]

TUGAS AKHIR PENDIDIKAN PANCASILA GOTONG ROYONG SEBAGAI BUDAYA INDONESIA

Pertemuan 2 Bisnis dan Etika dalam Dunia Modern

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Perkembangan dunia bisnis pada era globalisasi ini, demikian pesat

BAB 1. Pendahuluan. 1.1 Latar Belakang Masalah

SISTEM EKONOMI PANCASILA:

Transkripsi:

TUGAS AKHIR LINGKUNGAN BISNIS BISNIS DAN LINGKUNGANNYA Oleh : Nama : Buchori NIM : 10.11.3854 Kelas : S1 TI 2E SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER STMIK AMIKOM YOGYAKARTA Jl. Ring Road Utara Condong Catur, Depok, Sleman, Yogyakarta Tlp. (0274) 884201204, Fax. (0274) 884208, http//www.amikom.ac.id 2011

Bisnis dan Lingkungannya Abstrak Bisnis dan lingkungan, antara keduanya memiliki hubungan timbal-balik, baik bisnis terhadap lingkungan, maupun lingkungan terhadap bisnis. Bisnis dan lingkungan yang dihadapi Indonesia semakin bergejolak. Hal ini terjadi sejak terjadi krisis perekonomian dan perubahan pemerintah yang disertai gejolak sosial dalam negeri. Perhatian teradap pengaruh bisnis dan dampa faktor-faktor lngkungan menjadi sangat penting. Perubahan lingkungan bisnis dapat terjadi kapanpun juga. Perubahan juga terjadi akibat beberapa faktor dari salah satu ataupun gabungan antara bisnis dan lingkungan. Memasuki era liberalisme dan globalisasi, para pemimpin maupun masyarakat pelaku bisnis serta masyarakat sebagai konsumen, tidak boleh mengabaikan begitu sajaperubahan-perubahan yang terjadi di sekeliling mereka. Pembahasan Suatu bisnis, untuk menjalankannya diperlukan dasar maupun fondasi yang kuat. Fondasi itu terdiri dari modal, peluang dan manusia sebagai pelaku bisnis itu sendiri. Jika seseorang ingin menjalankan bisnis diperlukan mental dan fisik yang matang. Secara fisik, jelas harus siap dengan segala sesuatu yang akan terjadi pada fisik. Secara mental harus siap secara batiniah, memiliki jiwa yang kuat dan pemikiran yang dewasa dan matang. Keberhasilan suatu perusahaan tergantung pada lingkungan. Walaupun seorang manajer perusahaan tidak dapat mengendalikan lingkungan, tetapi mereka cenderung membuat keputusan bisnis yang menguntungkan lingkungan. Untuk melaksanakan hal tersebut, perlu mengerti bagaimana lingkungan bisnis mempengaruhi perusahaan. Kondisi ekonomi memberi refleksi tingkat produksi dan konsumsi negara tertentu. Area industri secara garis besar juga mempengaruhi ekonomi suatu negara. untuk itu diperlukan area khusus untuk bisnis/industri. Kondisi ekonomi juga dapat mempengaruhi penerimaan dan

pengeluaran suatu bisnis, jadi dapat mempengaruhi nilai bisnis tersebut. Kinerja perusahaan juga dipengaruhi oleh perubahan harga yang ditentukan untuk produk. Secara global, lingkungan dunia saat ini berada dalam masa transisi. Komunikasi informasi semakin bermutu dan semakin cepat. Hal ini menyebabkan perubahan lingkungan yang cepat, dinamik dan rumit. Perubahan tersebut sering kali bersifat revolusioner. Perkembangan teknologi transportasi memungkinkan produk yang berupa barang dan jasa dari bagian dunia yang satu menuju ke bagian dunia yang lain dapat terdistribusi dengan jumlah relatif besar, dalam waktu singkat serta dalam harga yang murah. Perubahan lingkungan usaha telah membawa dampak yang sangat besar terhadap misi, visi dan strategi perusahaan. Perubahan yang didorong oleh revolusi, membuat para konsumen semakin menuntut. Persaingan global sebagai akibat revolusi dan kesepakatan-kesepakatan antar negara dalam perdagangan bebas, memaksa perusahaan-perusahaan manufaktur dan jasa untuk melakukan reorientasi strategi. Dalam dunia bisnis, tindakan untuk mencari keuntungan adalah penting. Mereka yang melakukan bisnis tersebut disebut pebisnis. Agar bisnisnya dapat terorganisir di masa depan, maka untuk menjalankannya dibutuhkan pendidikan. Pendidikan tidak harus didapatkan dari pendidikan formal, tetapi juga pendidikan dari hikmah pengalaman hidup dan belajar dari pegalaman orang lain. Bisnis juga berarti kegiatan kerja mencari keuntungan yang mengarah kepada terorganisasinya pekerjaan tapa melanggar hak-hak orang lain. Bagi pebisnis yang melakukan tindakan bisnis tanpa melanggar hak-hak orang lain, bahkan memiliki kepedulian terhadap lingkungan, maka orang-orang seperti itulah yang disebut pebisnis sejati yang berpendidikan, yang bisa menjalankan bisnis secara positif. Seorang pelaku bisnis, tidak serta merta langsung mendapat kesuksesan. Ada perjuangan di dalamnya, tak sedikit pula kemungkinan kegagalan yang akan terjadi. Perjuangan mewujudkan impiannya atau imajinasinya sehingga kelak dapat menjadikan dirinya, keluarganya dan masyarakat sekitarnya bisa mendapat kehidupan yang lebih baik, meski harus bercucuran air mata, pengorbanan emosi yang besar dan kegagalan yang menimpanya. Dalam lingkungan bisnis tak luput dari faktor etika. Etika bisnis yang bisa diartikan dengan suatu refleksi kritis dan penjelasan rasional yang menentukan bisnis itu baik atau buruk. Etika bisnis menjadi salah satu kajian yang amat populer ketika memasuki abad ke-21. Paham klasik yang masih berkembang di Indonesia, tanggung jawab perusahaan hanyalah

mencari keuntungan saja. Justru paham inilah yang mengakibatkan terpuruknya ekonomi di Indonesia, yang membawa Indonesia ke dalam lubang kehancuran. Konsep etika seharusnya memasuki wacana bisnis, dan wacana bisnis itu sendiri tidak hanya situasi ekonomis saja, melainkan perubahan-perubahan yang terjadi di berbagai bidang seperti bidang sosial, ekonomi, politik teknologi dan budaya. Dan sudah menjadi kewajiban para pelaku bisnis dan ahli ekonomi untuk membongkar keburukan-keburukan bisnis. Perusahaan-perusahaan besar pada abad ini, sebagian besar telah menerapkan etika bisnis yang bertanggung jawab terhadap sosial, ekonomi dan politik di dalam masyarakat. menentukan visi dan misi yang bersifat sosial dan melibatkan para karyawan dalam membangun dunia bisnis yang lebih baik, dan menghidupkan kasih sayang dan pelayanan yang baik dalam proses perusahaan. Kesenjangan nominal gaji antara penerima terbesar dan terendah tidak terlalu besar dan fasilitas-fasilitas yang diterima oeh mereka para karyawan, akan mendorong peningkatan kinerja perusahaan secara menyeluruh. Perempuan yang selama ini menjadi korban tuntutan efisiensi, sekarang ini telah mendapt perhatian dan perlakuan yang layak. Perusahaan-perusahaan besar sekarang ini berlomba-lomba untuk membangun citra perusahaan yang menampilkan akan sadar terhadap lingkungan, baik lingkungan fisik itu sendiri serta lingkungan sosial dan budaya. Aktifitas bisnis merupakan bagian integral dari wacana ekonomi. Sistem ekonomi yang dilandasi dari kesadaran tentang etika, tidak seperti kapitalisme yang cenderung mengabaikan etika, sehingga aspek nilai-nilai tanggung jawab sosial tidak nampak di dalam sistem ekonomi tersebut. Karena kapitalisme memang tidak berangkat dari etika, melainkan berangkat dari kepentingan baik individu maupun kolektif. Akibatnya timbul unsur eksploitasi di dalamnya. Manusia sebagai individu maupun kolektif, mempunyai kebebasan untuk melakukan aktivitas bisnis. Perlu adanya keseimbangan dan keadilan untuk berbisnis dalam lingkungan yang positif untuk mendapatkan hasil yang positif pula. Itu berarti, pelaku bisnis harus berlaku adil dan seimbang. Keseimbangan berarti tidak berlebihan dalam menejar keuntungan. Dan adil bisa dilakukan dengan memperlakukan karyawan secara baik dan sesuai kaedah pada umumnya. Pertanggung jawaban manusia sebagai pelaku bisnis, mempunyai tanggung jawab moral atas perilaku bisnisnya, baik kepada masyarakat juga terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Harta sebagai komoditi bisnis adalah amanah kepada Tuhan yang harus dipertanggung jawabkan di hadapan Tuhan. Kejujuran adalah prinsip essensial di dalam bisnis. Kejujuran merupakan syarat fundamental dalam kegiatan bisnis. Pelaku bisnis

tidak hanya mengejar keuntungan semata, tetapi juga berorientasi untuk mensejahterakan masyarakat. Tegasnya, berbisnis bukan sekedar mencari keuntungan, tetapi dengan didasari kesadaran akan nilai etika dapat memberi kemudahan bagi masyarakat dengan penjualan barang. Seorang pelaku bisnis, juga harus bersikap ramah-tamah dan memiliki toleransi dalam berbisnis. Untuk itulah, jika akan memulai bisnis dan menjadi pelaku bisnis yang menjalankan perusahaan baik manufaktur ataupun jasa, diperlukan pribadi yang tangguh, jiwa yang kuat, mental yang tahan banting dan pikiran yang dewasa serta matang. Dengan begitu bisnis / usaha yang dijalankan bisa berjalan dengan baik serta memiliki kaedahkaedah yang positif yang bisa membawa perusahaan menuju kesuksesan yang sebenarnya. ***** REFERENSI M. Suyanto, 2007. Strategic Management : Analisis Lingkungan. Yogyakarta : Penerbit Andi. Drs. Agustianto, M.A, 2009. Makalah. Etika Bisnis dalam Islam. I Made Nassa, 2000. Perubahan Lingkungan Bisnis. Universitas Airlangga.