BAB III METODE PENELITIAN

dokumen-dokumen yang mirip
BAB III METODE PENELITIAN. adalah untuk mengetahui kontribusi motivasi dan minat bekerja di industri

III. METODE PENELITIAN. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dan verifikatif.

III. METODE PENELITIAN. menggunakan kuesioner sebagai teknik pokok. Penelitian yang bersifat

BAB III METODE PENELITIAN. identifikasi variabel penelitian, definisi operasional variabel penelitian, subjek

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh

BAB. III METODE PENELITIAN. A.Identifikasi Variabel Penelitian. Variabel-variabel dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

III. METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. mengenai Identifikasi Variabel Penelitian, Definisi Variabel Penelitian,

III. METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Asosiatif dengan

III. METODE PENELITIAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Bab ini membahas mengenai uraian dan analisis data-data yang

BAB IV ANALISIS HUBUNGAN UMPAN BALIK DENGAN MOTIVASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA SMP NEGERI 9 BATANG

BAB II METODE PENELITIAN. penelitian korelasional dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif,

BAB III METODE PENELITIAN. Desain penelitian merupakan rencana atau metode yang akan ditempuh

BAB IV ANALISIS DATA. analisis paired sample T-test yaitu Ada atau tidaknya Pengaruh Terapi Rational

B. Konsep dan Variabel Penelitian BAB III METODE PENELITIAN. A. Jenis Penelitian. Pendekatan penelitian yang digunakan penulis adalah

BAB III METODE PENELITIAN

KORELASI. menghitung korelasi antar variabel yang akan dicari hubungannya. Korelasi. kuatnya hubungan dinyatakan dalam besarnya koefisien korelasi.

PENGUKURAN RELIABILITAS DAN VALIDITAS SOAL MATEMATIKA BIDANG TEKNIK UNTUK TES MASUK CALON MAHASISWA BARU POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

BAB III. METODOLOGI PENELITIAN. hasil. Sedangkan menurut Suharsimi Arikunto (2002:136) metode penelitian

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III RANCANGAN PENELITIAN. tujuan utama yang ingin dicapai melalui penelitian ini adalah untuk memperoleh

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Adapun lokasi penelitian ini adalah Madrasah Hifzhil. Yayasan Islamic Centre Medan yang terletak di Jl.

BAB 2 LANDASAN TEORI

METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Deskriptif. Karena

IV. METODE PENELITIAN. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif

III. METODE PENELITIAN. ilmiah, apabila penelitian tersebut menggunakan metode atau alat yang tepat. dan menguji kebenaran suatu pengetahuan.

*ANALISIS KORELASI* { }

Hubungan Layanan Informasi Dengan Kreativitas Belajar Siswa

BAB III METODE PENELITIAN. pendekatan asosiatif simetris, yaitu hubungan yang bersifat sebab-akibat yang

Pengembangan instrumen penilaian kemampuan berfikir kritis pada pembelajaran fisika SMA

Team project 2017 Dony Pratidana S. Hum Bima Agus Setyawan S. IIP

S T A T I S T I K A OLEH : WIJAYA

BAB III METODE PENELITIAN

ANALISIS KORELASI. Konsep. Konsep (lanjutan) Arah hubungan. Agus Susworo Dwi Marhaendro

BAB III METODE PENELITIAN. Sedangkan penelitian ini akan dilaksanakan di SMPN 6 Kerinci Kanan,

PENGARUH KOMPENSASI DAN KARAKTERISTIK PEKERJAAN TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN USAHA KOMPUTER DI KOTA BANJARMASIN

1 ANGKET PERSEPSI SISWA TERH

III. METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian merupakan strategi umum yang dianut dalam

Dan koefisien korelasi parsial antara Y, X 2 apabila X 1 dianggap tetap, dinyatakan sebagai r y 2.1 rumusnya sebagai berikut:

HAND OUT STATISTIK NON PARAMETRIK

ANALISIS PENGARUH HARGA JUAL DAN SALURAN DISTRIBUSI TERHADAP VOLUME PENJUALAN AYAM POTONG DI UD. SUPPLIER DAGING AYAM KOTA TANGERANG

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis mengenai pengaruh service

SEMINAR NASIONAL MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN MATEMATIKA UNY 2016

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN PENERIMA BEASISWA MAHASISWA KURANG MAMPU PADA STMIK BUDIDARMA MEDAN MENERAPKAN METODE PROFILE MATCHING

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

EVALUASI APLIKASI SISTEM INFORMASI PRAKTEK INDUSTRI DAN TUGAS AKHIR DENGAN METODE USABILITY TESTING

HUBUNGAN PENGGUNAAN SUMBER BELAJAR DAN MINAT BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR PENGUKURAN DASAR SURVEY

Contoh Proposal Skripsi Makalahmudah.blogspot.com

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

Liston Hasiholan 1) dan Sudradjat 2)

PENGARUH KINERJA KEPALA DESA TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI KERJA PERANGKAT DESA. (Studi pada Desa Sumbergede Kec. Sekampung Kab.

I Wayan Teresna 1, Djoko Suhantono 1. Bali,Phone : , Fax: Abstrak

REGRESI. Imam Gunawan

BAB III REGERSI COX PROPORTIONAL HAZARD. hidup salahsatunyaadalah Regresi Proportional Hazard. Analisis

ANALISIS KONTRIBUSI BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM MEMBELI SEPEDA MOTOR MEREK YAMAHA PADA PT. ALFA SCORPII DI PEKANBARU

HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DAN MANAJEMEN DIRI DENGAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN EKONOMI SISWA KELAS XI IPS DI SMA NEGERI 6 KOTA JAMBI

Data dan Metode Pengolahan Data

BAB III METODE PENELITIAN. dilakukannya penelitian adalah di Kota Semarang.

ANALISA PENGARUH SISTEM MANAJEMEN TQC TERHADAP TINGKAT KERUSAKAN PRODUK (STUDI KASUS PADA PT. SINAR KAYU ABADI SURABAYA)

Pengaruh Total Quality Management Terhadap Kualitas Produk Pada CV DUA SINGA Banyuwangi

Promotif, Vol.2 No.2 April 2013 Hal PENGARUH MUTU PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP KEPATUHAN BEROBAT PASIEN KUSTA DI PUSKESMAS KOTA PALU ABSTRAK

PENGARUH UPAH DAN JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KARYAWAN (Studi Kasus Pada PT. Catur Wangsa Indah Tasikmalaya) NINUK YOSIANA

Analisis Pengaruh Marketing Mix Terhadap Kepuasan Konsumen Sepeda Motor

BAB XII ANALISIS JALUR (PATH ANALYSIS) APA SIH?

Angga Setiawan 1, Saripin 2, Ni Putu Nita Wijayanti 3 No. HP.

BAB III METODE PENELITIAN. menentukan obyek-obyek penelitian yang akan diteliti dan besarnya

PENERAPAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) DALAM MENENTUKAN PENDIRIAN LOKASI GRAMEDIA DI SUMATERA UTARA

Seminar Nasional Pendidikan Biologi FKIP UNS 2010

BAB 3 METODE PENELITIAN. sebab-akibat antara variable-variabel dalam penelitian ini, yaitu antara munculnya

HUBUNGAN KEBUGARAN JASMANI DENGAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 8 BANDA ACEH TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Sistem Pendukung Keputusan Rekomendasi Penerima Beasiswa Menggunakan Fuzzy Multi Attribut Decision Making (FMADM) dan Simple Additive Weighting (SAW)

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SELEKSI ASISTEN LABORATORIUM DOSEN ELEKTRO MENGGUNAKAN METODE WEIGHTED PRODUCT DI POLINES

PENGARUH KEPEMIMPINAN DOSEN DAN KEMAMPUAN PRAKTIKUM TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA DALAM MATAKULIAH FISIKA MODERN

KONTRIBUSI KOMUNIKASI INTERPERSONAL KEPALA SEKOLAH, BUDAYA ORGANISASI DAN ETOS KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA GURU

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA (Studi Kasus Pada Mahasiswa Universitas Gunadarma Jurusan Manajemen Depok)

METODELOGI PENELITIAN. Data penelitian ini diperoleh dari jawaban responden terhadap pertanyaan yang diajukan,

EFISIENSI RELATIF DENGAN METODE DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA) (STUDI KASUS : Bank BRI Syariah DI JAWA)

HUBUNGAN POWER TUNGKAI DAN KELENTUKAN DENGAN KEMAMPUAN MENENDANG PINALTI. (Jurnal) Oleh EKA MULYANTO

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di RM Sederhana Palembang, Sumatra Selatan yang

Transkripsi:

33 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Obyek dan Lokasi Penelitian Dalam penelitian ini peneliti memilih obyek penelitian UD. Usaha Mandii Semaang, yang betempat di Jalan Semaang Indah C-VI No 20. UD. Usaha Mandii Semaang ini dipilih sebagai objek penelitian dengan alasan sebagai beikut: 1. Peusahaan ini belum penah diadakan penelitian mengenai pengauh kepemimpinan tehadap kepuasan keja kayawan, sehingga penelitian ini meupakan penelitian yang masih bau untuk peusahaan tesebut. 2. UD. Usaha Mandii Semaang besedia dijadikan objek penelitian dan membei kemudahan di dalam pengumpulan data. 3. Peusahaan ini dapat bekembang pesat dengan bediinya bebeapa counte baik yang ada di dalam maupun lua kota. 3.2. Populasi Populasi adalah jumlah keseluuhan dai unit analisa yang ciinya akan diduga (Singaimbun, 1991). Populasi dalam penelitian ini adalah seluuh kayawan yang bekeja dalam peusahaan dan bejumlah 40 oang. Seluuh anggota populasi dijadikan esponden sehingga studi ini meupakan studi populasi.

34 3.3. Teknik Pengumpulan Data 3.3.1.Jenis Data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data pime. Data pime ini beupa data identitas esponden dan tanggapan esponden tehadap kepemimpinan dan kepuasan keja yang akan dijawab langsung oleh esponden. 3.3.2.Metode Pengumpulan Data Metode yang digunakan untuk pengumpulan data yang dipelukan dalam penelitian ini adalah kuesione yang dibagikan kepada esponden penelitian yaitu kayawan UD. Usaha Mandii Semaang. 3.4. Skala Pengukuan Data Skala pengukuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Liket. Skala Liket ini behubungan dengan penyataan tentang sikap seseoang tehadap sesuatu. Responden diminta mengisi penyataan dalam skala odinal bebentuk vebal dalam jumlah kategoi tetentu, yaitu: Altenatif jawaban dengan kategoi sangat setuju (SS) dibei sko 5 Altenatif jawaban dengan kategoi setuju (S) dibei sko 4 Altenatif jawaban dengan kategoi netal (N) dibei sko 3 Altenatif jawaban dengan kategoi tidak setuju (TS) dibei sko 2 Altenatif jawaban dengan kategoi sangat tidak setuju (STS) dibei sko 1

35 3.5.Uji Validitas dan Reliabilitas Instumen Penelitian 3.5.1. Uji Validitas Instumen Penelitian Validitas data penelitian ditentukan oleh poses pengukuan yang akuat. Suatu instumen penguku dikatakan valid jika instumen tesebut menguku apa yang sehausnya diuku (Indiantoo et.al, 1999, h. 181). Uji validitas digunakan untuk menguku sah atau valid tidaknya suatu kuesione. Suatu kuesione dikatakan valid jika petanyaan pada kuesione mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang akan diuku oleh kuesione tesebut (Ghozali, 2005). Dalam uji validitas mempegunakan pehitungan coelation poduct moment dai Kal Peason. Rumus yang digunakan yaitu : = [ n n( 2 x xy) ( x y) 2 2 ][ n y ( y) ] Keteangan : : koelasi x : tingkat sko indikato yang diuji y : total sko indikato n : jumlah sampel Kiteia pengujian validitas penelitian: 1. Jika hitung > tabel, maka pengujian tesebut valid 2. Jika hitung < tabel, maka pengujian tesebut tidak valid

36 Dalam melakukan uji validitas digunakan bantuan pogam kompute SPSS sehingga dipeoleh hasil uji validitas dai tiap vaiabel dapat dijelaskan sebagai beikut: Vaiabel Chaisma(X 1 ) Untuk uji validitas tehadap petanyaan vaiabel Chaisma dapat dilihat pada tabel dengan hasil sebagai beikut: Tabel 3.1 Hasil Pengujian Validitas Buti Petanyaan Vaiabel Chaisma (X 1 ) Item tabel hitung (N=40 Alpha = 5%) Keteangan C.1 0,4779 0,312 Valid C.2 0,3309 0,312 Valid C.3 0,3761 0,312 Valid C.4 0,3873 0,312 Valid C.5 0,5528 0,312 Valid Sumbe : Data Pime yang diolah Dai tabel 3.1 diatas dapat dilihat bahwa hasil uji validitas vaiabel chaisma dipeoleh bahwa 5 buti petanyaan memiliki hitung > tabel (0,312) dengan taaf signifikan α 5%. Dengan demikian semua buti petanyaan vaiabel chaisma dinyatakan valid. Vaiabel Inspiation (X 2 ) Untuk uji validitas tehadap petanyaan vaiabel Inspiation dapat dilihat pada tabel dengan hasil sebagai beikut:

37 Tabel 3.2 Hasil Pengujian Validitas Buti Petanyaan Vaiabel Inspiation (X 2 ) Item tabel hitung (N=40 Alpha = 5%) Keteangan I.1 0,4197 0,312 Valid I.2 0,4383 0,312 Valid I.3 0,4646 0,312 Valid I.4 0,5188 0,312 Valid I.5 0,4765 0,312 Valid Sumbe : Data Pime yang diolah Dai tabel 3.2 diatas dapat dilihat bahwa hasil uji validitas vaiabel inspiation dipeoleh bahwa 5 buti petanyaan memiliki hitung > tabel (0,312) dengan taaf signifikan α 5%. Dengan demikian semua buti petanyaan vaiabel inspiation dinyatakan valid. Vaiabel Intellectual Stimulation (X 3 ) Untuk uji validitas tehadap petanyaan vaiabel Intellectual Stimulation dapat dilihat pada tabel dengan hasil sebagai beikut: Tabel 3.3 Hasil Pengujian Validitas Buti Petanyaan Vaiabel Intellectual Stimulation (X 3 ) Item tabel hitung (N=40 Alpha = 5%) Keteangan IS.1 0.4883 0,312 Valid IS.2 0.4149 0,312 Valid IS.3 0.5749 0,312 Valid IS.4 0.3761 0,312 Valid IS.5 0.3431 0,312 Valid Sumbe : Data Pime yang diolah

38 Dai tabel 3.3 diatas dapat dilihat bahwa hasil uji validitas vaiabel intellectual stimulation dipeoleh bahwa 5 buti petanyaan memiliki hitung > tabel (0,312) dengan taaf signifikan α 5%. Dengan demikian semua buti petanyaan vaiabel intellectual stimulation dinyatakan valid. Vaiabel Individualized Consideation (X 4 ) Untuk uji validitas tehadap petanyaan vaiabel Individualized Consideation dapat dilihat pada tabel dengan hasil sebagai beikut: Tabel 3.4 Hasil Pengujian Validitas Buti Petanyaan Vaiabel Individualized Consideation (X 4 ) Item tabel hitung (N=40 Alpha = 5%) Keteangan IC.1 0.4645 0,312 Valid IC.2 0.4459 0,312 Valid IC.3 0.6152 0,312 Valid IC.4 0.4440 0,312 Valid IC.5 0.3582 0,312 Valid Sumbe : Data Pime yang diolah Dai tabel 3.4 diatas dapat dilihat bahwa hasil uji validitas vaiabel Individualized Consideation dipeoleh bahwa 5 buti petanyaan memiliki hitung > tabel (0,312) dengan taaf signifikan α 5%. Dengan demikian semua buti petanyaan vaiabel Individualized Consideation dinyatakan valid.

39 Vaiabel Kepuasan Keja Keja (Y) Untuk uji validitas tehadap petanyaan vaiabel kepuasan keja dapat dilihat pada tabel dengan hasil sebagai beikut: Tabel 3.5 Hasil Pengujian Validitas Buti Petanyaan Vaiabel Kepuasan Keja (Y) Item tabel hitung (N=40 Alpha = 5%) Keteangan Y.1 0.3928 0,312 Valid Y.2 0.6589 0,312 Valid Y.3 0.5075 0,312 Valid Y.4 0.3479 0,312 Valid Y.5 0.3630 0,312 Valid Y.6 0.3507 0,312 Valid Y.7 0.3740 0,312 Valid Y.8 0.3707 0,312 Valid Y.9 0.4783 0,312 Valid Y.10 0.3658 0,312 Valid Y.11 0.5293 0,312 Valid Y.12 0.4261 0,312 Valid Y.13 0.4233 0,312 Valid Y.14 0.4265 0,312 Valid Y.15 0.4786 0,312 Valid Y.16 0.4686 0,312 Valid Y.17 0.3681 0,312 Valid Y.18 0.3946 0,312 Valid Y.19 0.4482 0,312 Valid Y.20 0,4325 0,312 Valid Sumbe : Data Pime yang diolah Dai tabel 3.5 diatas dapat dilihat bahwa hasil uji validitas vaiabel kepuasan keja dipeoleh bahwa 20 buti petanyaan memiliki hitung > tabel (0,2454) dengan taaf signifikan α 5%. Dengan demikian semua buti petanyaan vaiabel kepuasan keja dinyatakan valid.

40 3.5.2 Uji Reliabilitas Uji eliabilitas menunjukkan deajat konsistensi alat uku yang besangkutan jika diteapkan beulang kali pada kesempatan yang belainan (Azwa, 1998). Suatu kuesione dikatakan eliable atau handal jika jawaban seseoang tehadap penyataan adalah konsisten atau stabil dai waktu ke waktu (Ghozali, 2005). Caa penghitungan tingkat eliabilitas suatu data yaitu menggunakan Alpha Conbach s yang diumuskan sebagai beikut : Keteangan : α = K. 1+ ( K 1) α : koefisien eliabilitas K : jumlah item petanyaan : ata-ata koelasi anta item Kiteia pengujian eliabilitas penelitian : 1. Apabila nilai α dekat dengan 0 misalnya 0,1, maka kuesione tesebut kuang eliable. 2. Apabila nilai α dekat dengan 1 atau 1,1 misalnya 0,94 atau 0,90, maka kuesione tesebut sangat eliable. 3. Apabila nilai α ditengah, kuang lebih antaa 1 atau -1 misalnya 0,57 atau 0,64, maka kuesione tesebut sedang. Penentuan taif signifikan : α = 5%

41 Pengujian eliabilitas ini menggunakan bantuan kompute pogam SPSS 11.0. Hasil pengujian eliabilitas yang dilakukan tehadap kuesione tesebut menunjukkan bahwa kuesione kuesione tesebut eliabel. Hal ini dibuktikan dengan nilai alpha yang dipeoleh lebih dai 0,6 Dimana hasil pengujian dai eliabilitas tesebut dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 3.6 Hasil Uji Reliabilitas pada Buti Petanyaan No. Vaiabel α Hitung Keteangan 1. Chaisma 0,6703 Reliabel 2. Inspiation 0,7037 Reliabel 3. Intelectual Stimulation 0,6769 Reliabel 4. Individualized Consideation 0,7011 Reliabel 5. Kepemimpinan Tansfomasional 0,8508 Reliabel 6. Kepuasan Keja Kayawan 0,8478 Reliabel Sumbe : Data Pime yang diolah. 3.6. Metode Analisis Data 3.6.1 Analisis Deskiptif Analisa ini dilakukan dengan meinci jawaban dai esponden yang dikelompokkan dalam lima kelompok jawaban (STS, TS, N, S, ST). Caa menentukan kelompok sko endah, sedang dan yang tinggi adalah dengan mengalikan jumlah esponden dengan bobot sko (Nilai tetinggi 40 x 5 = 200, nilai teendah 40 x 1 = 40). Kemudian dicai entangnya untuk mendapatkan kategoi tinggi, sedang dan endah (200-40)/3 = 53,33

42 Kepemimpinan Tansfomasional 146,68 200 = Kepemimpinan tinggi 93,34-146,67 = Kepemimpinan sedang 40-93,33 = Kepemimpinan endah Kepemimpinan yang tinggi beati kepemimpinan tesebut mengaah ke kepemimpinan tansfomasional. Kepemimpinan yang sedang beati kepemimpinan tesebut beada ditengah-tengah antaa tansfomasional dan tansaksional. Kepemimpinan yang endah beati kepemimpinan tesebut mengaah ke kepemimpinan tansaksional. Kepuasan Keja Kayawan 146,68 200 = Kepuasan keja tinggi 93,34-146,67 = Kepuasan keja sedang 40-93,33 = Kepuasan keja endah Kepuasan keja tinggi beati kayawan measa puas bekeja di peusahaan tesebut. Kepuasan keja sedang beati kayawan measa bisa saja ketika bekeja di peusahaan tesebut. Kepuasan keja endah beati kayawan measa tidak puas ketika bekeja di peusahaan tesebut. 3.6.2. Analisis Infeensial Analisis Infeensial adalah pengambilan kesimpulan suatu paamete bedasakan data sampel. Analisis tehadap pehitungan angkaangka yang dipeoleh dai kuesione kayawan UD. Usaha Mandii

43 Semaang. Dalam hal ini peneliti akan menggunakan data-data yang telah dikumpulkan tesebut untuk menganalisis dan menguku pesepsi kayawan pada seluuh aspek tehadap kepemimpinan tansfomasional dan kepuasan keja dimaksudkan untuk mengetahui pesepsi seluuh kayawan bedasakan item-item petanyaan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah egesi. Adapun umus analisis egesi yang dipakai, yaitu : Y = a + 1X1 + e Keteangan : Y = kepuasan keja kayawan a = konstanta egesi 1X1 = vaiabel independen (kepemimpinan tansfomasional) e = fakto lain sebagai pengauh yang tidak diteliti oleh peneliti Y = a + 1X1 + 2X2+ 3X3+ 4X4 + e Keteangan : Y = kepuasan keja kayawan a = konstanta egesi 1X1 = 2X2 = 3X3 = 4X4 = vaiabel independen (chaima) vaiabel independen (inspiation) vaiabel independen (intellectual stimulation) vaiabel independen (individualized consideation) e = fakto lain sebagai pengauh yang tidak diteliti oleh peneliti

44 3.6.3.Uji Hipotesis Fomulasi hipotesis nol (Ho) dan hipotesis altenatif (Ha) 1. Ho: 1 = 0 : tidak ada pengauh kepemimpinan tansfomasional tehadap kepuasan keja kayawan. H1 : 1 0 : ada pengauh kepemimpinan tansfomasional tehadap kepuasan keja kayawan. 2. Menentukan taaf signifikansi : 5% atau 0.05 3. Kiteia pengujian hipotesis : Jika F hitung < F tabel, maka Ho diteima dan Ha ditolak. Jika F hitung F tabel, maka Ho ditolak dan Ha diteima. 4. Kesimpulan : Meneima atau menolak Ho.