33 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Obyek dan Lokasi Penelitian Dalam penelitian ini peneliti memilih obyek penelitian UD. Usaha Mandii Semaang, yang betempat di Jalan Semaang Indah C-VI No 20. UD. Usaha Mandii Semaang ini dipilih sebagai objek penelitian dengan alasan sebagai beikut: 1. Peusahaan ini belum penah diadakan penelitian mengenai pengauh kepemimpinan tehadap kepuasan keja kayawan, sehingga penelitian ini meupakan penelitian yang masih bau untuk peusahaan tesebut. 2. UD. Usaha Mandii Semaang besedia dijadikan objek penelitian dan membei kemudahan di dalam pengumpulan data. 3. Peusahaan ini dapat bekembang pesat dengan bediinya bebeapa counte baik yang ada di dalam maupun lua kota. 3.2. Populasi Populasi adalah jumlah keseluuhan dai unit analisa yang ciinya akan diduga (Singaimbun, 1991). Populasi dalam penelitian ini adalah seluuh kayawan yang bekeja dalam peusahaan dan bejumlah 40 oang. Seluuh anggota populasi dijadikan esponden sehingga studi ini meupakan studi populasi.
34 3.3. Teknik Pengumpulan Data 3.3.1.Jenis Data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data pime. Data pime ini beupa data identitas esponden dan tanggapan esponden tehadap kepemimpinan dan kepuasan keja yang akan dijawab langsung oleh esponden. 3.3.2.Metode Pengumpulan Data Metode yang digunakan untuk pengumpulan data yang dipelukan dalam penelitian ini adalah kuesione yang dibagikan kepada esponden penelitian yaitu kayawan UD. Usaha Mandii Semaang. 3.4. Skala Pengukuan Data Skala pengukuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Liket. Skala Liket ini behubungan dengan penyataan tentang sikap seseoang tehadap sesuatu. Responden diminta mengisi penyataan dalam skala odinal bebentuk vebal dalam jumlah kategoi tetentu, yaitu: Altenatif jawaban dengan kategoi sangat setuju (SS) dibei sko 5 Altenatif jawaban dengan kategoi setuju (S) dibei sko 4 Altenatif jawaban dengan kategoi netal (N) dibei sko 3 Altenatif jawaban dengan kategoi tidak setuju (TS) dibei sko 2 Altenatif jawaban dengan kategoi sangat tidak setuju (STS) dibei sko 1
35 3.5.Uji Validitas dan Reliabilitas Instumen Penelitian 3.5.1. Uji Validitas Instumen Penelitian Validitas data penelitian ditentukan oleh poses pengukuan yang akuat. Suatu instumen penguku dikatakan valid jika instumen tesebut menguku apa yang sehausnya diuku (Indiantoo et.al, 1999, h. 181). Uji validitas digunakan untuk menguku sah atau valid tidaknya suatu kuesione. Suatu kuesione dikatakan valid jika petanyaan pada kuesione mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang akan diuku oleh kuesione tesebut (Ghozali, 2005). Dalam uji validitas mempegunakan pehitungan coelation poduct moment dai Kal Peason. Rumus yang digunakan yaitu : = [ n n( 2 x xy) ( x y) 2 2 ][ n y ( y) ] Keteangan : : koelasi x : tingkat sko indikato yang diuji y : total sko indikato n : jumlah sampel Kiteia pengujian validitas penelitian: 1. Jika hitung > tabel, maka pengujian tesebut valid 2. Jika hitung < tabel, maka pengujian tesebut tidak valid
36 Dalam melakukan uji validitas digunakan bantuan pogam kompute SPSS sehingga dipeoleh hasil uji validitas dai tiap vaiabel dapat dijelaskan sebagai beikut: Vaiabel Chaisma(X 1 ) Untuk uji validitas tehadap petanyaan vaiabel Chaisma dapat dilihat pada tabel dengan hasil sebagai beikut: Tabel 3.1 Hasil Pengujian Validitas Buti Petanyaan Vaiabel Chaisma (X 1 ) Item tabel hitung (N=40 Alpha = 5%) Keteangan C.1 0,4779 0,312 Valid C.2 0,3309 0,312 Valid C.3 0,3761 0,312 Valid C.4 0,3873 0,312 Valid C.5 0,5528 0,312 Valid Sumbe : Data Pime yang diolah Dai tabel 3.1 diatas dapat dilihat bahwa hasil uji validitas vaiabel chaisma dipeoleh bahwa 5 buti petanyaan memiliki hitung > tabel (0,312) dengan taaf signifikan α 5%. Dengan demikian semua buti petanyaan vaiabel chaisma dinyatakan valid. Vaiabel Inspiation (X 2 ) Untuk uji validitas tehadap petanyaan vaiabel Inspiation dapat dilihat pada tabel dengan hasil sebagai beikut:
37 Tabel 3.2 Hasil Pengujian Validitas Buti Petanyaan Vaiabel Inspiation (X 2 ) Item tabel hitung (N=40 Alpha = 5%) Keteangan I.1 0,4197 0,312 Valid I.2 0,4383 0,312 Valid I.3 0,4646 0,312 Valid I.4 0,5188 0,312 Valid I.5 0,4765 0,312 Valid Sumbe : Data Pime yang diolah Dai tabel 3.2 diatas dapat dilihat bahwa hasil uji validitas vaiabel inspiation dipeoleh bahwa 5 buti petanyaan memiliki hitung > tabel (0,312) dengan taaf signifikan α 5%. Dengan demikian semua buti petanyaan vaiabel inspiation dinyatakan valid. Vaiabel Intellectual Stimulation (X 3 ) Untuk uji validitas tehadap petanyaan vaiabel Intellectual Stimulation dapat dilihat pada tabel dengan hasil sebagai beikut: Tabel 3.3 Hasil Pengujian Validitas Buti Petanyaan Vaiabel Intellectual Stimulation (X 3 ) Item tabel hitung (N=40 Alpha = 5%) Keteangan IS.1 0.4883 0,312 Valid IS.2 0.4149 0,312 Valid IS.3 0.5749 0,312 Valid IS.4 0.3761 0,312 Valid IS.5 0.3431 0,312 Valid Sumbe : Data Pime yang diolah
38 Dai tabel 3.3 diatas dapat dilihat bahwa hasil uji validitas vaiabel intellectual stimulation dipeoleh bahwa 5 buti petanyaan memiliki hitung > tabel (0,312) dengan taaf signifikan α 5%. Dengan demikian semua buti petanyaan vaiabel intellectual stimulation dinyatakan valid. Vaiabel Individualized Consideation (X 4 ) Untuk uji validitas tehadap petanyaan vaiabel Individualized Consideation dapat dilihat pada tabel dengan hasil sebagai beikut: Tabel 3.4 Hasil Pengujian Validitas Buti Petanyaan Vaiabel Individualized Consideation (X 4 ) Item tabel hitung (N=40 Alpha = 5%) Keteangan IC.1 0.4645 0,312 Valid IC.2 0.4459 0,312 Valid IC.3 0.6152 0,312 Valid IC.4 0.4440 0,312 Valid IC.5 0.3582 0,312 Valid Sumbe : Data Pime yang diolah Dai tabel 3.4 diatas dapat dilihat bahwa hasil uji validitas vaiabel Individualized Consideation dipeoleh bahwa 5 buti petanyaan memiliki hitung > tabel (0,312) dengan taaf signifikan α 5%. Dengan demikian semua buti petanyaan vaiabel Individualized Consideation dinyatakan valid.
39 Vaiabel Kepuasan Keja Keja (Y) Untuk uji validitas tehadap petanyaan vaiabel kepuasan keja dapat dilihat pada tabel dengan hasil sebagai beikut: Tabel 3.5 Hasil Pengujian Validitas Buti Petanyaan Vaiabel Kepuasan Keja (Y) Item tabel hitung (N=40 Alpha = 5%) Keteangan Y.1 0.3928 0,312 Valid Y.2 0.6589 0,312 Valid Y.3 0.5075 0,312 Valid Y.4 0.3479 0,312 Valid Y.5 0.3630 0,312 Valid Y.6 0.3507 0,312 Valid Y.7 0.3740 0,312 Valid Y.8 0.3707 0,312 Valid Y.9 0.4783 0,312 Valid Y.10 0.3658 0,312 Valid Y.11 0.5293 0,312 Valid Y.12 0.4261 0,312 Valid Y.13 0.4233 0,312 Valid Y.14 0.4265 0,312 Valid Y.15 0.4786 0,312 Valid Y.16 0.4686 0,312 Valid Y.17 0.3681 0,312 Valid Y.18 0.3946 0,312 Valid Y.19 0.4482 0,312 Valid Y.20 0,4325 0,312 Valid Sumbe : Data Pime yang diolah Dai tabel 3.5 diatas dapat dilihat bahwa hasil uji validitas vaiabel kepuasan keja dipeoleh bahwa 20 buti petanyaan memiliki hitung > tabel (0,2454) dengan taaf signifikan α 5%. Dengan demikian semua buti petanyaan vaiabel kepuasan keja dinyatakan valid.
40 3.5.2 Uji Reliabilitas Uji eliabilitas menunjukkan deajat konsistensi alat uku yang besangkutan jika diteapkan beulang kali pada kesempatan yang belainan (Azwa, 1998). Suatu kuesione dikatakan eliable atau handal jika jawaban seseoang tehadap penyataan adalah konsisten atau stabil dai waktu ke waktu (Ghozali, 2005). Caa penghitungan tingkat eliabilitas suatu data yaitu menggunakan Alpha Conbach s yang diumuskan sebagai beikut : Keteangan : α = K. 1+ ( K 1) α : koefisien eliabilitas K : jumlah item petanyaan : ata-ata koelasi anta item Kiteia pengujian eliabilitas penelitian : 1. Apabila nilai α dekat dengan 0 misalnya 0,1, maka kuesione tesebut kuang eliable. 2. Apabila nilai α dekat dengan 1 atau 1,1 misalnya 0,94 atau 0,90, maka kuesione tesebut sangat eliable. 3. Apabila nilai α ditengah, kuang lebih antaa 1 atau -1 misalnya 0,57 atau 0,64, maka kuesione tesebut sedang. Penentuan taif signifikan : α = 5%
41 Pengujian eliabilitas ini menggunakan bantuan kompute pogam SPSS 11.0. Hasil pengujian eliabilitas yang dilakukan tehadap kuesione tesebut menunjukkan bahwa kuesione kuesione tesebut eliabel. Hal ini dibuktikan dengan nilai alpha yang dipeoleh lebih dai 0,6 Dimana hasil pengujian dai eliabilitas tesebut dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 3.6 Hasil Uji Reliabilitas pada Buti Petanyaan No. Vaiabel α Hitung Keteangan 1. Chaisma 0,6703 Reliabel 2. Inspiation 0,7037 Reliabel 3. Intelectual Stimulation 0,6769 Reliabel 4. Individualized Consideation 0,7011 Reliabel 5. Kepemimpinan Tansfomasional 0,8508 Reliabel 6. Kepuasan Keja Kayawan 0,8478 Reliabel Sumbe : Data Pime yang diolah. 3.6. Metode Analisis Data 3.6.1 Analisis Deskiptif Analisa ini dilakukan dengan meinci jawaban dai esponden yang dikelompokkan dalam lima kelompok jawaban (STS, TS, N, S, ST). Caa menentukan kelompok sko endah, sedang dan yang tinggi adalah dengan mengalikan jumlah esponden dengan bobot sko (Nilai tetinggi 40 x 5 = 200, nilai teendah 40 x 1 = 40). Kemudian dicai entangnya untuk mendapatkan kategoi tinggi, sedang dan endah (200-40)/3 = 53,33
42 Kepemimpinan Tansfomasional 146,68 200 = Kepemimpinan tinggi 93,34-146,67 = Kepemimpinan sedang 40-93,33 = Kepemimpinan endah Kepemimpinan yang tinggi beati kepemimpinan tesebut mengaah ke kepemimpinan tansfomasional. Kepemimpinan yang sedang beati kepemimpinan tesebut beada ditengah-tengah antaa tansfomasional dan tansaksional. Kepemimpinan yang endah beati kepemimpinan tesebut mengaah ke kepemimpinan tansaksional. Kepuasan Keja Kayawan 146,68 200 = Kepuasan keja tinggi 93,34-146,67 = Kepuasan keja sedang 40-93,33 = Kepuasan keja endah Kepuasan keja tinggi beati kayawan measa puas bekeja di peusahaan tesebut. Kepuasan keja sedang beati kayawan measa bisa saja ketika bekeja di peusahaan tesebut. Kepuasan keja endah beati kayawan measa tidak puas ketika bekeja di peusahaan tesebut. 3.6.2. Analisis Infeensial Analisis Infeensial adalah pengambilan kesimpulan suatu paamete bedasakan data sampel. Analisis tehadap pehitungan angkaangka yang dipeoleh dai kuesione kayawan UD. Usaha Mandii
43 Semaang. Dalam hal ini peneliti akan menggunakan data-data yang telah dikumpulkan tesebut untuk menganalisis dan menguku pesepsi kayawan pada seluuh aspek tehadap kepemimpinan tansfomasional dan kepuasan keja dimaksudkan untuk mengetahui pesepsi seluuh kayawan bedasakan item-item petanyaan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah egesi. Adapun umus analisis egesi yang dipakai, yaitu : Y = a + 1X1 + e Keteangan : Y = kepuasan keja kayawan a = konstanta egesi 1X1 = vaiabel independen (kepemimpinan tansfomasional) e = fakto lain sebagai pengauh yang tidak diteliti oleh peneliti Y = a + 1X1 + 2X2+ 3X3+ 4X4 + e Keteangan : Y = kepuasan keja kayawan a = konstanta egesi 1X1 = 2X2 = 3X3 = 4X4 = vaiabel independen (chaima) vaiabel independen (inspiation) vaiabel independen (intellectual stimulation) vaiabel independen (individualized consideation) e = fakto lain sebagai pengauh yang tidak diteliti oleh peneliti
44 3.6.3.Uji Hipotesis Fomulasi hipotesis nol (Ho) dan hipotesis altenatif (Ha) 1. Ho: 1 = 0 : tidak ada pengauh kepemimpinan tansfomasional tehadap kepuasan keja kayawan. H1 : 1 0 : ada pengauh kepemimpinan tansfomasional tehadap kepuasan keja kayawan. 2. Menentukan taaf signifikansi : 5% atau 0.05 3. Kiteia pengujian hipotesis : Jika F hitung < F tabel, maka Ho diteima dan Ha ditolak. Jika F hitung F tabel, maka Ho ditolak dan Ha diteima. 4. Kesimpulan : Meneima atau menolak Ho.