Pendidikan Kecakapan Keorangtuaan

dokumen-dokumen yang mirip
Kegiatan Peningkatan Mutu PKBM dan FK-PKBM

iii PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP BERORIENTASI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN TAHUN 2012

Kegiatan Pengembangan PKBM Tematik, Perluasan Akses PKBM di Kecamatan dan PKBM Sentra TKI

PETUNJUK TEKNIS APRESIASI LAYANAN PENDIDIKAN MASYARAKAT MELALUI LOMBA KELEMBAGAAN (PKBM DAN SPNF SKB)

Bansos Peningkatan Kapasitas Tempat Uji Kompetensi

iii RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN TAHUN 2012

Bansos Peningkatan Kapasitas Lembaga Sertifikasi Kompetensi

PANDUAN PETUNJUK TEKNIS BANTUAN PEMERINTAH PENGEMBANGAN SEKOLAH MODEL PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN

Direktorat Pendidikan Masyarakat Gd. E Lt.VI Jl. Jend. Sudirman - Senayan Jakarta Telp. : (021) , , , ,

Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat, Ditjen PAUDNI, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kompleks Perkantoran Kemdikbud, Gedung E Lantai 6,

Panduan Teknis Apresiasi Layanan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan bagi. Penyelenggara Program Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan Tahun 2017

iii KEAKSARAAN DASAR DAN KEAKSARAAN USAHA MANDIRI TAHUN 2012

Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal

KATA SAMBUTAN Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, dan Pendidikan Masyarakat (PAUD dan DIKMAS) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat, Ditjen PAUDNI, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Komplek Perkantoran Kemdikbud, Gedung E Lantai 6,

Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat, Ditjen PAUDNI, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kompleks Perkantoran Kemdikbud, Gedung E Lantai 6,

Peningkatan Kapasitas POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota

Pedoman Penyelenggaraan Lomba Kompetensi Peserta Didik

NORMA STANDAR PROSEDUR KRITERIA (NSPK) PENGHARGAAN SANGGAR KEGIATAN BELAJAR (SKB) DAN PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT (PKBM) BERPRESTASI

Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Pusat Studi Wanita/Gender (PSW/G)

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KUASA PENGGUNA ANGGARAN SATUAN KERJA DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN,

KEAKSARAAN DASAR DAN KEAKSARAAN USAHA MANDIRI TAHUN iii

SAMBUTAN Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

PEDOMAN PEMBERIAN APRESIASI SANGGAR KEGIATAN BELAJAR (SKB), PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT (PKBM) DAN RUMAH PINTAR (RUMPIN)

PEDOMAN PEMBERIAN APRESIASI SANGGAR KEGIATAN BELAJAR (SKB), PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT (PKBM) DAN RUMAH PINTAR (RUMPIN)

Panduan Teknis Apresiasi Layanan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan Melalui. Lomba Keberaksaraan Warga Belajar Pendidikan Keaksaraan Tahun 2017

PETUNJUK TEKNIS PEMBERIAN INSENTIF TENAGA LAPANGAN DIKMAS (TLD)/ FASILITATOR DESA INTENSIF (FDI) Lampiran 3

PROPOSAL PROGRAM DESA VOKASI (DESI) BIDANG KETERAMPILAN : DIAJUKAN OLEH : .( NAMA LEMBAGA) Alamat :..

Petunjuk Teknis BANTUAN PUSAT KEGIATAN GUGUS (PKG) PAUD KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Petunjuk Teknis Bantuan Penguatan Kapasitas Organisasi Mitra dan Prosedur Pengajuan Bantuan Tahun 2016

DESKRIPSI PROGRAM BANTUAN PAMERAN PRODUK KREATIF SISWA SMK BESERTA MITRA INDUSTRI

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Direktorat Pembinaan Pendidikan

PERATURAN DEPUTI BIDANG PEMBIAYAAN KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH. NOMOR : 07 / Per / Dep.2 / XII /2016

PETUNJUK TEKNIS BANTUAN DANA DALAM RANGKA PENYIAPAN AKREDITASI LEMBAGA PAUD

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KUASA PENGGUNA ANGGARAN SATUAN KERJA DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN,

Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat, Ditjen PAUDNI, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kompleks Perkantoran Kemdikbud, Gedung E Lantai 6,

DESKRIPSI PROGRAM BEASISWA KEWIRAUSAHAAN SISWA SMK TAHUN KODE JUKNIS : 28-PS NAMA PROGRAM : BEASISWA KEWIRAUSAHAAN SISWA SMK

PROPOSAL PROGRAM KEWIRAUSAHAAN MASYARAKAT (PKM) BIDANG KETERAMPILAN : DIAJUKAN OLEH : .( NAMA LEMBAGA) Alamat :..

PEMBERIAN BANTUAN OPERASIONAL PEMBINAAN ORGANISASI MITRA (BOP-ORMIT)

DRAFT PETUNJUK TEKNIS BANTUAN UJI KOMPETENSI

IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH INDONESIA (IMADIKLUS INDONESIA)

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KUASA PENGGUNA ANGGARAN SATUAN KERJA DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN,

SAMBUTAN. Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KUASA PENGGUNA ANGGARAN SATUAN KERJA DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN,

PETUNJUK TEKNIS Bantuan Pemerintah Pendampingan Kurikulum 2013 Tahun 2016 di Sekolah Dasar

PETUNJUK TEKNIS UJICOBA PENYELENGGARAAN PAUD BERBASIS KELUARGA (PARENTING) DI LEMBAGA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

PETUNJUK TEKNIS BANTUAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN PERGURUAN TINGGI AGAMA ISLAM (PTAI) TAHUN ANGGARAN 2014

PERATURAN GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA TENTANG

Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni dan Sarana Prasarana Lingkungan

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

NSPK Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KUASA PENGGUNA ANGGARAN SATUAN KERJA DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN,

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PERBENDAHARAAN

NSPK Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria

SURAT EDARAN Nomor : 110/C/KU/ /C/KU/2008

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Direktorat Pembinaan Pendidikan

DESKRIPSI PROGRAM BEASISWA PRESTASI TAHUN 2016

PERATURAN DEPUTI BIDANG PEMBIAYAAN KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH REPUBLIK INDONESIA. Nomor : 01/Per/Dep.

PERATURAN BUPATI BANDUNG BARAT NOMOR 36 TAHUN 2011 TENTANG PROSEDUR PEMBERIAN DANA BANTUAN KEUANGAN UNTUK SERIKAT PEKERJA

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KUASA PENGGUNA ANGGARAN SATUAN KERJA DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN,

DRAFT PETUNJUK TEKNIS BANTUAN PELATIHAN CALON PENGUJI UJI KOMPETENSI

Pendidikan Kewirausahaan Masyarakat

No PS 2009 TAHUN Bantuan Persiapan Sertifikasi ISO

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA,

- 1 - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH REPUBLIK INDONESIA

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Direktorat Pembinaan Pendidikan

Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat, Ditjen PAUDNI, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Komplek Perkantoran Kemdikbud, Gedung E Lantai 6,

2017, No dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 173/PMK.05/2016; c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf

DESKRIPSI PROGRAM BANTUAN PERALATAN PRAKTIK SISWA SMK TAHUN 2016

2011, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tamba

Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat, Ditjen PAUDNI, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kompleks Perkantoran Kemdikbud, Gedung E Lantai 6,

PETUNJUK PELAKSANAAN

Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat, Ditjen PAUDNI, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kompleks Perkantoran Kemdikbud, Gedung E Lantai 6,

Pedoman Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Pendidik Melalui Dana Dekonsentrasi

PETUNJUK TEKNIS PEMBAYARAN TUNJANGAN PROFESI BAGI GURU PEGAWAI NEGERI SIPIL DAERAH MELALUI MEKANISME DANA TRANSFER DAERAH

Panduan Teknis Apresiasi Layanan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan Melalui. Lomba Kompetensi Peserta Didik Paket C Vokasi Tahun 2017

PERATURAN KUASA PENGGUNAANGGARAN SATUAN KERJA DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN,

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

DESKRIPSI PROGRAM BANTUAN PENYEDIAAN PERALATAN, BAHAN, DAN KELENGKAPAN LAINNYA UNTUK LKS TAHUN 2016

MILIK NEGARA TIDAK DIPERDAGANGKAN PETUNJUK TEKNIS BANTUAN PENYELENGGARAAN RINTISAN TAMAN PENITIPAN ANAK (TPA)

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS NOMOR KEP.57/LATTAS/IV/2014 TENTANG

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN KUASA PENGGUNA ANGGARAN SATUAN KERJA DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN,

DESKRIPSI PROGRAM BANTUAN PERALATAN E-PEMBELAJARAN. 2. NAMA PROGRAM : BANTUAN PERALATAN e-pembelajaran

SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 32 TAHUN 2011 TANGGAL 9 AGUSTUS 2011

Transkripsi:

i

KATA SAMBUTAN ii Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia menegaskan bahwa setiap orang berhak memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas tanpa memandang usia, jenis kelamin, ras, golongan ataupun agama tertentu. Pendidikan merupakan salah satu pemenuhan hak asasi manusia untuk mengembangkan kepribadian dan karakter yang menghargai kebebasan berpikir, menumbuhkan dan menggalakkan sikap saling pengertian, toleransi, persahabatan dan perdamaian. Untuk memenuhi hak terhadap pendidikan bagi kelompok orang dewasa tertentu, pendidikan masyarakat diharapkan mampu berperan untuk mendorong tumbuhnya masyarakat belajar sepanjang hayat melalui program pendidikan keaksaraan, pendidikan kecakapan hidup dan kewirausahaan, peningkatan budaya baca masyarakat, Pengarusutamaan Gender dan pendidikan perempuan, pendidikan keorangtuaan dan penataan pendidikan nonformal. Melalui berbagai inisiatif beragam program ini diharapkan terdapat investasi pendidikan nasional bagi pemenuhan hak warga negara terhadap akses pendidikan bermutu yang benar-benar dapat dirasakan dan dilihat hasilnya oleh seluruh masyarakat. Buku petunjuk teknis pengajuan dan pengelolaan dana program pendidikan masyarakat ini dimaksudkan sebagai acuan bagi para penyelenggara pendidikan masyarakat untuk mengakses bantuan biaya pelaksanaan berbagai kegiatan program pendidikan masyarakat. iii

KATA PENGANTAR iv Saya menyambut baik diterbitkannya petunjuk teknis ini sebagai upaya untuk meningkatkan layanan pendidikan orang dewasa dengan memperluas ketersediaan, keterjangkauan dan kualitas layanan pendidikan masyarakat secara terarah dan terpadu. Jakarta, Januari 2012 Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal,, Hamid Muhammad, Ph.D. NIP 195905121983111001 Pendidikan masyarakat merupakan suatu proses dimana upaya pendidikan yang diprakarsai pemerintah diwujudkan secara terpadu dengan upaya penduduk setempat untuk meningkatkan kondisi sosial, ekonomi, dan budaya yang lebih bermanfaat dan memberdayakan masyarakat. Sejatinya pengembangan pendidikan masyarakat merupakan upaya peningkatan kemampuan personal orang dewasa sebagai anggota masyarakat yang pada gilirannya akan meningkatkan kapasitas masyarakat sebagai investasi masyarakat pembelajaran dalam proses pendidikan sepanjang hayat. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat berupaya meningkatkan keaksaraan penduduk dewasa melalui berbagai program yang terintegritasi dengan program keaksaraan usaha mandiri, pengembangan budaya baca masyarakat, pengarusutamaan gender bidang pendidikan dan pemberdayaan perempuan, pendidikan keorangtuaan, dan penataan kelembagaan penyelenggara pendidikan masyarakat. Seiring dengan kecenderungan perkembangan dan tuntutan masyarakat yang makin kompleks, kebutuhan masyarakat terhadap layanan pendidikan nonformal makin berkembang. Dengan demikian, untuk meningkatkan mutu pendidikan masyarakat, maka disusun buku petunjuk teknis sebagai acuan untuk mengajukan pelaksanaan program Pendidikan Masyarakat melalui APBN 2012. v Untuk meningkatkan penjaminan kualitas pelaksanaan keseluruhan program disusun petunjuk teknis penyelenggaraan program pendidikan masyarakat. Petunjuk Teknis Pengajuan dan Pengelolaan Penyelenggara diharapkan dapat dijadikan acuan bagi para pembina, penyelenggara, tutor pendidikan nonformal dan informal,

DAFTAR ISI vi dan pemangku kepentingan lainnya untuk berpartisipasi dalam kegiatan pendidikan kecakapan keorangtuaan. Semoga Petunjuk Teknis Pengajuan dan Pengelolaan Penyelenggara ini bermanfaat dan dapat digunakan sebagaimana mestinya. Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan kepada berbagai pihak atas kontribusi dan perannya dalam penyusunan petunjuk teknis ini. Akhirnya semoga petunjuk teknis yang disusun dengan kesungguhan, komitmen, dan keikhlasan ini dapat bermanfaat untuk kita semua, dengan harapan semoga Allah SWT memberikan rahmat dan hidayah-nya kepada semua. Amin. Jakarta, Januari 2012 Direktur Pembinaan Pendidikan Masyarakat, KATA SAMBUTAN... iii KATA PENGANTAR... v DAFTAR ISI... vii BAB I PENDAHULUAN... 1 A. Latar Belakang... 1 B. Dasar Hukum... 2 C. Tujuan Petunjuk Teknis... 3 BAB II PENDIDIKAN KECAKAPAN KEORANGTUAAN... 4 A. Pengertian... 4 B. Sasaran/Penerima Manfaat Layanan... 4 C. Tujuan... 4 D. Hasil yang Diharapkan... 5 E. Deskripsi Kegiatan... 5 F. Alokasi dan Rincian Penggunaan Bantuan... 7 BAB III PROSEDUR PENGAJUAN DAN PENYALURAN BANTUAN 8 A. Penerima Bantuan... 8 B. Syarat Penerima Bantuan... 8 C. Tata Cara Pengajuan Bantuan... 8 D. Proses Penyaluran Dana... 9 E. Catatan Khusus... 11 BAB IV PEMANTAUAN DAN PELAPORAN... 12 A. Pemantauan dan Evaluasi Kegiatan... 12 B. Pelaporan... 12 BAB V Penutup... 14 vii Ella Yulaelawati, M.A., Ph.D. NIP.195804091984022001

Lampiran Lampiran... 15 Lampiran 1. Format Rekomendasi Dinas Kabupaten/Kota... 15 Lampiran 2. Format Pernyataan Pertanggungjawaban Mutlak... 16 Lampiran 3. Format Proposal... 17 Lampiran 4. Format Laporan Awal... 23 Lampiran 5. Format Laporan Akhir... 24 A. Latar Belakang PENDAHULUAN Lampiran 6. Contoh Akad Kerjasama... 26 Lampiran 7. Instrumen Verifikasi Lembaga... 30 Penduduk buta aksara usia 15 59 tahun tahun 2011 berjumlah viii 1 Lampiran 8. Contoh Acuan Pelaksanaan Kegiatan... 32 7.546.344 orang. Dari jumlah tersebut sebagian besar tinggal di daerah perdesaan seperti: petani kecil, buruh, nelayan, dan kelompok masyarakat Lampiran 9. Bukti Kas Umum dan Bukti Pembantu Pajak... 34 miskin perkotaan yaitu buruh berpenghasilan rendah atau penganggur. Mereka tertinggal dalam hal pengetahuan, keterampilan serta sikap mental pembaharuan dan pembangunan. Akibatnya, akses terhadap informasi dan komunikasi yang penting untuk membuka cakrawala kehidupan dunia juga terbatas karena mereka tidak memiliki kemampuan keaksaraan yang memadai. Sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2006 tentang Gerakan Nasional Percepatan Penuntasan Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun dan Pemberantasan Buta Aksara (GNP-PWB/PBA) yang telah ditindaklanjuti dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 35 Tahun 2006 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan GNP-PWB/PBA dan Prakarsa Keaksaraan untuk Pemberdayaan (LIFE) UNESCO-UNLD, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal menyediakan layanan program pendidikan keaksaraan baik keaksaraan dasar yang merupakan program pemberantasan buta aksara maupun keaksaraan usaha mandiri atau menu ragam keaksaraan lainnya yang merupakan program pemeliharaan dan peningkatan kemampuan keaksaraan. Hal ini dilakukan terdapat kecenderungan para aksarawan baru atau penduduk dewasa berkeaksaraan rendah lainnya kembali buta aksara apabila kemampuan keaksaraannya tidak dipergunakan secara fungsional dan berkelanjutan. BAB I

Atas dasar itu, pada tahun 2012 Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat menyediakan berbagai layanan program pendidikan keaksaraan, pendidikan kecakapan hidup dan kewirausahaan, peningkatan budaya baca masyarakat, Pengarusutamaan Gender dan pendidikan perempuan, pendidikan kecakapan keorangtuaan dan penataan kelembagaan pendidikan nonformal. Kegiatan kecakapan keorangtuaan merupakan upaya pemerintah untuk peningkatan kecakapan keorangtuaan. Kegiatan ini dapat diakses oleh para 2 penyelenggara program pendidikan masyarakat yang memenuhi persyaratan. 3 Agar para penyelenggara dapat memperoleh bantuan kecakapan keorangtuaan, maka disusunlah Petunjuk Teknis Pengajuan dan Pengelolaan Penyelenggaraan kecakapan keorangtuaan Tahun 2012 B. Dasar Hukum 1. Undang-undang Dasar Republik Indonesia tahun1945. 2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak; 3. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 4. Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang 5. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik; 6. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2004 tentang Pendanaan Pendidikan; 7. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. 8. Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2008 tentang Wajib Belajar Pendidikan Dasar. 9. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaran Pendidikan. 10. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 48 Tahun 2010, tentang Renstra Pembangunan Pendidikan Nasional Tahun 2010 s.d. 2014 11. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 36 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional. 12. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal Tahun 2012. C. Tujuan Petunjuk Teknis Penyusunan petunjuk teknis bertujuan sebagai petunjuk dalam: 1. Penyusunan dan pengajuan proposal 2. Melaksanakan penilaian proposal 3. Menyalurkan bantuan bagi Direktorat Pendidikan Pembinaan Masyarakat 4. Meningkatkan tata kelola dan akuntabilitas publik dalam penyelenggaraan program pendidikan

BAB II PENDIDIKAN KECAKAPAN KEORANGTUAAN A. Pengertian 1. Pendidikan kecakapan keorangtuaan adalah peningkatan kapasitas 3. Memotivasi para pemangku kepentingan dalam menjalin kerjasama dan melakukan kaderisasi pendidikan kecakapan keorangtuaan dan pendampingan lembaga. D. Hasil yang Diharapkan Tersususnnya bahan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) yang diarahkan pada: 1. Meningkatnya wawasan dan pengetahuan yang berkaitan dengan pendidikan karakter yakni sikap, kejujuran, sopan pemangku kepentingan pendidikan masyarakat berkaitan dengan santun, kemandirian dan kerja keras; 4 kecakapan keorangtuaan untuk pendidikan karakter dalam keluarga, 5 2. Meningkatnya wawasan dan pengetahuan para peserta tentang perlindungan kesehatan ibu dan anak, pencegahan kematian ibu melahirkan dan bayi, pencegahan penelantaran anak, perlindungan anak marjinal; dan 3. Termotivasinya para pemangku kepentingan dalam menjalin kerjasama dan melakukan kaderisasi pendidikan kecakapan keorangtuaan dan pendampingan lembaga. mencegah risiko kematian ibu melahirkan dan bayi, mencegah penelantaran dan kekerasan terhadap anak, dan memberikan perlindungan terhadap anak marjinal, terlantar, dan bermasalah dengan hukum termasuk pendidikan untuk pengelolaan ekonomi keluarga. 2. Dana adalah bantuan biaya operasional penyelenggaraan workshop dan pendampingan pada orang tua, lembaga penyelenggara pendidikan dan perlindungan anak marjinal, pendidikan keaksaraan keluarga, dan kegiatan lain yang terkait. B. Sasaran/Penerima Manfaat Layanan Penerima manfaat layanan pendidikan kecakapan keorangtuaan adalah lembaga/organisasi perempuan, Perguruan Tinggi dan/atau lembaga lain yang kompeten. Jumlah peserta workshop pendidikan kecakapan keorangtuaan minimal sejumlah 20 orang. C. Tujuan 1. Meningkatkan wawasan dan pengetahuan yang berkaitan dengan pendidikan karakter yakni sikap, kejujuran, sopan santun, kemandirian dan kerja keras; 2. Meningkatkan wawasan dan pengetahuan para peserta tentang perlindungan kesehatan ibu dan anak, pencegahan kematian ibu melahirkan dan bayi, pencegahan penelantaran anak, perlindungan anak marjinal; dan E. Deskripsi Kegiatan Kegiatan dilakukan dalam bentuk pembelajaran dan/atau pelatihan, serta pendampingan. Kegiatan yang dibiayai melalui APBN tahun 2012 harus sudah selesai dilaksanakan dan dilaporkan pada tanggal 28 Desember 2012 atau 6 (enam) minggu setelah dana cair. Agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik, lancar dan terarah sesuai dengan tujuan yang diharapkan, lembaga penerima bantuan perlu menyusun Acuan Pelaksanaan sekurang-kurangnya berisi: nama kegiatan, tujuan kegiatan, jadwal pembelajaran/pelatihan dan kegiatan pendampingan yang menggambarkan waktu, materi, tutor/instruktur/fasilitator, bahan bacaan/ buku rujukan. Tahapan kegiatan sekurangkurangnya, meliputi: 1. Persiapan: a. Penyiapan rencana dan jadwal kegiatan yang dituangkan dalam Acuan Pelaksanaan b. Sosialisasi dan koordinasi pelaksanaan kegiatan.

2. Pelaksanaan a. Pelaksanaan Pendidikan kecakapan Keorangtuaan dilaksanakan dan perlindungan anak marjinal, pendidikan keaksaraan keluarga dan kegiatan lain yang terkait. dalam bentuk Workshop dan Pendampingan. Workshop 3. Penilaian. dilaksanakan sekurang-kurangnya selama 16 jam dan pendampingan dilaksanakan sekurang-kurangnya 2 (dua ) bulan. Penilaian dilakukan baik terhadap proses maupun hasil workshop b. Metode yang digunakan dalam workshop adalah presentasi, dan pendampingan. Penilaian terhadap proses dilakukan untuk diskusi, dan kerja kelompok. melakukan perbaikan-perbaikan selama proses berlangsung serta c. Narasumber kegiatan Kecakapan Keorangtuan diantaranya untuk menyusun rekomendasi dan saran perbaikan bagi prosesproses 6 adalah: PGRI yang akan berjalan ke depan. Penilaian hasil dilakukan untuk mengukur ketercapaian tujuan workshop. Materi penilaian 7 Dewan pendidikan Praktisi/penggiat kecakapan keorangtuan. d. Materi yang berkaitan dengan pendidikan kecakapan keorangtuaan adalah: Berkaitan dengan pendidikan karakter, seperti :» Etika dan budi pekerti» Persaudaraan dan kebersamaan» Berfikir positif. Berkaitan dengan keluarga sejahtera/bahagia, seperti:» Memberdayakan keluarga kecil bahagia dan sejahtera» Membangun keluarga bahagia» Pendidikan untuk pengelolaan ekonomi keluarga Berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak, antara lain adalah :» Deteksi dini faktor resiko ibu hamil dan tumbuh kembang anak.» Upaya pencegahan penyakit dan pembinaan kesehatan terhadap bayi, balita, ibu hamil, ibu bersalin, dan ibu menyusui. Berkaitan dengan perlindungan terhadap kesejahteraan anak seperti :» Pencegahan kekerasan dan penelantaran terhadap anak» Perlindungan anak terlantar dikelompok marginal» Peningkatan kesejahteraan anak marginal dan hukum. e. Pasca workshop, lembaga penerima dana bantuan melakukan. pendampingan pada orang tua, lembaga penyelenggara pendidikan disesuaikan dengan materi workshop yang dilaksanakan. Penilaian hasil pendampingan dilakukan untuk memotret kemajuan-kemajuan yang dicapai selama pendampingan, baik kemajuan penyelenggaraan peserta maupun kemajuan peserta didik. Semua kegiatan penilaian dilakukan oleh panitia penyelenggaraan Peserta workshop yang dinyatakan memenuhi syarat setelah mengikuti kegiatan diberikan sertifikat atau tanda keterangan telah mengikuti workshop oleh lembaga. F. Alokasi dan Rincian Penggunaan Bantuan Bantuan biaya operasional penyelenggaraan pendidikan kecakapan keorangtuaan sebesar Rp 35.000.000,- (tiga puluh lima juta rupiah) per lembaga, dengan alokasi sebagai berikut : No Komponen pembiayaan Proporsi biaya 1. Persiapan (penyusunan acuan pelaksanaan, sosialisasi, dan Maksimal 5% koordinasi) 2. a. Biaya Proses (alat tulis, transport narasumber, moderator, panitia, makalah, dan kebutuhan workshop lainnya b. Biaya Pendampingan (transport pendampingan, transport pengelola, bahan/alat, dan lainnya yang diperlukan Minimal 60% Maksimal 30% 3. Penilaian dan pelaporan (penilaian, pemantauan, dan pelaporan) Maksimal 5%

BAB III PROSEDUR PENGAJUAN DAN PENYALURAN BANTUAN Lembaga calon penerima bantuan adalah lembaga/organisasi perempuan antara lain; PKK, BKOW, Perguruan Tinggi dan/atau lembaga lain yang memiliki legalitas, kapasitas, integritas serta memenuhi persyaratan. B. Syarat Penerima Bantuan 1. Memiliki akta notaris pendirian lembaga atau surat izin operasional dari lembaga berwenang atau legalitas kelembagaan lainnya. 2. Memiliki nomor rekening bank atas nama lembaga yang dibuktikan dengan surat keterangan Bank 3. Memiliki nomor pokok wajib pajak (NPWP) atas nama lembaga. 4. Memiliki alamat sekretariat dan struktur organisasi yang jelas. C. Tata Cara Pengajuan Bantuan 1. Penyusunan Proposal Lembaga/organisasi perempuan, perguruan tinggi, dan/atau atau lembaga lain yang tertarik dapat mengajukan permohonan bantuan dengan cara menyusun proposal yang disesuaikan dengan ketentuan ketentuan yang tercantum dalam pedoman ini. Kesesuaian dengan ketentuan ketentuan yang berlaku akan meningkatkan presentase dalam penilaian proposal termasuk juga kejelasan dan ketepatan informasi yang diberikan. 2. Pengiriman Proposal Proposal yang telah disusun sesuai dengan ketentuan dibuat rangkap dua sebelum kemudian dikirimkan langsung ke Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat melalui alamat sebagai berikut: Direktur Pembinaan Pendidikan Masyarakat, u.p. Kasubdit Kelembagaan dan Kemitraan, Direktorat Jenderal PAUDNI, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Gedung E Lantai 6, Jalan Jenderal Sudirman, 8 A. Penerima Bantuan 9 Senayan, Jakarta 10270 3. Batas Waktu Pengajuan Proposal dapat dikirimkan ke alamat tersebut diatas sampai dengan tanggal 31 Juli 2012. Proposal masih dapat diterima setelah tanggal tersebut apabila alokasi bantuan masih tersedia. D. Proses Penyaluran Dana 1. Penilaian Proposal Penilaian proposal terdiri atas penilaian administrasi, penilaian substansi, dan verifikasi lembaga pengusul. Penilaian administrasi dilakukan dengan pemeriksaan terhadap kelengkapan administrasi proposal sesuai persyaratan yang telah ditentukan. Penilaian substansi dilakukan oleh tim penilai yang ditetapkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen pada Satuan Kerja Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. 2. Verifikasi Setiap lembaga calon penerima dana akan diverifikasi untuk mengonfirmasi/memastikan kesahihan informasi/data lembaga seperti yang tertuang di dalam proposal sebagai bahan tambahan informasi guna pengambilan keputusan lebih lanjut. Verifikasi dapat dilakukan dengan cara: a. Penilaian/pemeriksaan dokumen/informasi lembaga terpilih yang tersedia di Direktorat, atau

b. Mengundang lembaga terpilih untuk mempresentasikan rencana E. Catatan Khusus pelaksanaan, atau 1. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat, Direktorat Jenderal c. Visitasi/kunjungan lapangan untuk mengamati secara langsung PAUDNI tidak memungut dan tidak menerima pengembalian dana lembaga calon penerima bantuan, atau dalam bentuk apapun untuk pencairan dana yang akan dan telah 3. Penetapan ditetapkan. Direktur Pembinaan Pendidikan Masyarakat atau Pejabat Pembuat 2. Sesuai dengan misi ke-4 Renstra Kementerian Pendidikan Nasional Komitmen menetapkan lembaga penerima bantuan pendidikan tentang kesetaraan memperoleh layanan pendidikan tanpa keorangtuaan setelah melewati proses penilaian dan verifikasi oleh diskriminatif dan oleh karenanya diperlukan afirmasi/keberpihakan tim yang ditunjuk. 10 pada daerah dan komunitas khusus tertentu. 11 4. Penandatangan Akad Kerjasama Direktur Pembinaan Pendidikan Masyarakat atau Pejabat Pembuat Komitmen dan lembaga penerima bantuan yang telah ditetapkan menandatangani akad kerjasama penyelenggaraan pendidikan keorangtuaan. Akad kerjasama dinyatakan sah dan berlaku apabila telah ditandatangani oleh kedua belah pihak. Contoh akad kerjasama terlampir. 5. Peluncuran Bantuan Proses penyaluran bantuan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut: a. Bendahara Pengeluaran Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat mengajukan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) yang dilampiri Akad Kerjasama yang sudah ditandatangani kedua belah pihak; b. SPP diajukan kepada Sekretaris Jenderal Kemdikbud melalui Biro Keuangan. c. Biro Keuangan menerbitkan Surat Perintah Membayar (SPM); d. Biro Keuangan mengajukan SPM kepada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta III; e. KPPN Jakarta III menerbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D); f. KPPN Jakarta III memerintahkan Bank penyalur untuk mentransfer dana bantuan ke rekening lembaga penerima. 3. Lembaga penerima bantuan yang tidak menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan ketentuan pada tahun sebelumnya, tidak akan dinilai untuk proses penerimaan bantuan pendidikan masyarakat tahun 2012. 4. Apabila dalam pelaksanaan terjadi perubahan kegiatan dan alokasi biaya dari yang diajukan dalam proposal, penyelenggara wajib mengajukan addendum/perbaikan proposal yang diketahui oleh dinas pendidikan kabupaten/kota setempat. 5. Apabila terjadi penyimpangan penggunaan dalam penyelenggaraan di lapangan, sepenuhnya menjadi tanggung jawab lembaga penerima dana.

BAB IV A. Pemantauan dan Evaluasi 1. Tujuan laporan a. Mengetahui bahwa dana bantuan diterima oleh lembaga; b. Mengetahui pelaksanaan, perkembangan, hambatan dan keberhasilan yang dilaksanakan; 2. Tahapan dan isi laporan Laporan awal, disampaikan 3 (tiga) hari setelah dana bantuan diterima dengan menggunakan format terlampir (Lampiran 4) 12 Guna menjamin kualitas hasil dan kelancaran proses kegiatan, Direktorat Laporan akhir, disampaikan paling lambat 28 (dua puluh delapan) 13 Desember 2012 atau 6 (enam) minggu setelah dana cair sesuai dengan format terlampir.(lampiran 5) Pembinaan Pendidikan Masyarakat akan melakukan pemantauan dan evaluasi kegiatan ke masing-masing lembaga penyelenggara kegiatan. Sasaran pemantauan meliputi: 1. Keterlaksanaan kegiatan yang didukung oleh bukti-bukti fisik kegiatan sesuai langkah kegiatan yang telah ditetapkan. 2. Kendala pelaksanaan yang terkait dengan sasaran kualitatif dan waktu yang telah ditetapkan. 3. Penemuan solusi atas permasalahan yang dialami. Evaluasi kegiatan berdasarkan atas keberhasilan yang ditentukan melalui kesesuaian rencana pelaksanaan yang telah ditentukan sebelumnya dengan kondisi riil yang sebenarnya. Hasil evaluasi akan berperan penting dalam meningkatkan efektifitas kegiatan di masa yang akan datang. Dengan kata lain, hasil evaluasi akan memberikan solusi efektif pelaksanaan kegiatan dan hal hal yang kontradiktif bagi pengembangan. B. Pelaporan PEMANTAUAN DAN PELAPORAN Lembaga penerima dana bantuan wajib membuat laporan pertanggungjawaban bantuan yang telah diterima, sesuai mekanisme pelaporan yang diatur didalam acuan ini. Laporan disampaikan kepada Direktur Pembinaan Pendidikan Masya rakat dengan tembusan kepada Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota setempat.

BAB V PENUTUP Lampiran Lampiran Lampiran 1. Format Rekomendasi Dinas Pendidikan Kab/Kota KOP DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN/KOTA*) SURAT REKOMENDASI Nomor:... Yang bertanda tangan di bawah ini: Pedomanini bertujuan untuk memberikan arahan teknis yang diperlukan baik untuk kesuksesan proses penyaluran bantuan sesuai dengan Nama Lembaga :... 14 15 aturan yang berlaku maupun untuk pelaksanaan di lembaga yang Jabatan :...(pejabat struktural eselon 3 yang mengelola terpilih. Pada akhirnya keberhasilan pelaksanaan Pendidikan Keorangtuaan akan berkontribusi secara signifikan bagi kesuksesan Direktorat Pembinaan Alamat pendidikan masyarakat/pendidikan nonformal :... Pendidikan Masyarakat secara keseluruhan. Dengan ini menyatakan bahwa: Apabila ditemukan hal hal yang kurang jelas, harap segera menghubungi: Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat u.p Subdit Kelembagaan dan Kemitraan Kompleks Kemdikbud, Gedung E Lantai 6, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan Jakarta, 10270, telepon (021) 5725715, faksimili (021) 5725039 Website: http://pnfi.kemdiknas.go.id/dikmas Nama Lembaga :... Alamat :... Nama Ketua :... No. Tlp/HP/Faks. :... adalah lembaga yang mempunyai kelayakan untuk melaksanakan program pendidikan masyarakat dan mengusulkan bantuan biaya penyelenggaraan tahun 2012. Demikian rekomendasi ini dibuat dengan sebenar-benarnya untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.... 2012 Kepala dinas pendidikan kabupaten/kota *)..... *) coret yang tidak perlu Tanda Tangan, Stempel (...)

Lampiran 2. Format Pernyataan Pertanggungjawaban Mutlak Lampiran 3. Format Proposal KOP LEMBAGA SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB MUTLAK Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Lembaga :... Jabatan : (Ketua Penyelenggara PKBM/ Satuan Pendidikan Nonformal Sejenis) 16 Alamat :... Telp./HP/Faksimili :... 17 Dengan ini menyatakan bahwa: 1. Bantuan kecakapan keorangtuaan akan digunakan untuk mendukung peningkatan orang dewasa 15-59 tahun, dan tidak akan digunakan untuk keperluan pribadi. 2. Penggunaan bantuan kecakapan keorangtuaan dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang diajukan dalam proposal. 3. Penyerahan laporan awal dilaksanakan 3 (tiga) hari setelah dana cair dan laporan akhir 6 (enam) minggu setelah dana cari atau selamba-lambatnya tanggal 28 Desember 2012. 4. Apabila di kemudian pernyataan ini tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, saya bersedia dikenakan sanksi administrasi dan/ atau tuntutan lain sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Demikian pernyataan ini dibuat dengan benarnya dan bermaterai cukup untuk digunakan sebagaimana mestinya... 2012 Yang Membuat Pernyataan USULAN PENGAJUAN DAN PENGELOLAAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN KECAKAPAN KEORANGTUAAN TAHUN 2012 Diajukan Kepada Direktur Pembinaan Pendidikan Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Gedung E Lantai 6, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270 Oleh: Nama Lembaga :... Alamat :... No. Telp./HP/Faks. :... *) Coret yang tidak perlu Materai 6000 Tanda Tangan, Stempel (...)

FORMAT ISI PROPOSAL 1. Profil Lembaga a. Nama Lembaga :... 4 Sarana belajar Meja & kursi belajar... set Kondisi : b. Alamat Lengkap :... Papan tulis... set c. No. Telp./HP :... Lemari/rak buku...unit d. Nama Ketua :... Mesin tik...unit e. Alamat Lengkap :... Komputer...unit f. No. Telp./HP :... 18 Bahan ajar... jenis 19 Bahan Bacaan... judul No. 1. 2. 3. g. Akta Notaris/Izin Pendirian : 1) Nomor :... 2) Pejabat :... h. Nama Bank :... i. No. Rekening Lembaga :... j. NPWP :... k. Kegiatan pendidikan masyarakat yang dilaksanakan saat ini: 1)... 2)... 3) dst... l. Daftar Pengurus Lembaga Nama Tmpt/Tgl Lahir L/P Pendidikan Pekerjaan Jabatan Dst. Catatan: Struktur organisasi dan deskripsi kerja (job description) dilampirkan m. Sarana dan Prasarana No Jenis Sarana Keadaan Keterangan 1 Luas Gedung Lembaga Luas Tanah:...m² 2 Tempat Penyelenggaraan Kegiatan Luas Bangunan:... m² Gedung Perkantoran Rumah Ruko... 3 Status Bangunan / Gedung Lembaga Milik sendiri Kontrak/sewa Pinjam... 2. Deskripsi Usulan Pada bagian ini, uraikan dengan jelas mengenai: a. Nama Kegiatan b. Tujuan Kegiatan c. Hasil yang Diharapkan d. Sasaran/Peserta Kegiatan (Daftar lengkap dilampirkan) e. Rencana Kegiatan Pembelajaran (Jadwal kegiatan dilampirkan): 1) Persiapan, antara lain: penyiapan rencana dan jadwal kegiatan, sosialisasi, dan koordinasi pelaksanaan kegiatan. 2) Pelaksanaan workshop: (a) Lama program,tempat, Jumlah & waktu pertemuan, (b) model pembelajaran, (c) Metode, Bahan Ajar, dan Media yang dipergunakan, (d) Tutor, instruktur/ Nara Sumber Teknis, fasilitator, (e) Mitra kerjasama 3) Penilaian Hasil Belajar: (a) penilaian terhadap proses pembelajaran, (b) penilaian hasil pembelajaran, (c) penilaian hasil pendampingan f. Rencana Kegiatan Pendampingan/Penguatan/Fasilitasi/sejenis : (a) Jenis/Bentuk kegiatan, (b) Lama, Jumlah & waktu pertemuan, (c) Pendamping/Fasilitator, (d) Mitra kerjasama

3. Rencana Anggaran Belanja No. Komponen Pembiayaan Vol Satuan Harga Satuan 1. (Uraikan rencana pembiayaan untuk Persiapan (penyusunan acuan pelaksanaan, sosialisasi dan koordinasi)) Jumlah 2. (Uraikan rencana pembiayaan untuk NAMA LEMBAGA :... Bantuan Peserta Workshop, meliputi: alat tulis, motivasi (seperti hadiah, konsumsi) dan LOKASI PENYELENGGARAAN KEGIATAN:... lainnya). Nama Latar Jenis Pengalaman 20 3. (Uraikan rencana pembiayaan untuk Biaya Jenis No Peserta Alamat Umur Belakang Pekerjaan Kecakapan 21 Pembelajaran/Pelatihan (alat tulis, transport Kelamin Didik Pendidikan Keorangtuaan tutor/instruktur/nst, bahan ajar/buku/bahan praktik, dan kebutuhan pembelajaran/ 1. pelatihan lainnya yang diperlukan)). 4. (Uraikan rencana pembiayaan untuk Biaya 2. Pendampingan (transport pendamping/ fasilitator, transport pengelola, bahan/ alat/ 3. modal usaha, dan lainnya yang diperlukan) 4. 5. (Uraikan rencana pembiayaan) untuk Penilaian dan Pelaporan meliputi; penilaian, pemantauan, dan pelaporan). 4. Lampiran Proposal a. Salinan/fotokopi akta notaris dan/atau surat izin pendirian lembaga b. Salinan/fotokopi nomor rekening bank a.n. lembaga yang disertai dengan surat keterangan dari Bank c. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atas nama lembaga d. Struktur organisasi kepengurusan lembaga e. Sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan Pendidikan Keorangtuaan f. Daftar pengelola, NST, peserta didik dan pendamping yang terlibat (contoh format terlampir. Lampiran A. Format Calon Peserta. DAFTAR CALON PESERTA KEGIATAN PENDIDIKAN KECAKAPAN KEORANGTUAAN TAHUN 2012 5 dst Mengesahkan,...,..., 2012 Kepala Desa/Lurah/ Ketua Lembaga Ketua/Rt/Rw/Penilik...* ) (Nama Terang) (Nama Terang)

Lampiran B. Format Daftar Pendidik/Tutor/Fasilitator/Nara Sumber Lampiran 4. Format Laporan Awal DAFTAR PENDIDIK/TUTOR/FASILITATOR/NARASUMBER/ TEKNIS INSTRUKTUR PENDIDIKAN KECAKAPAN KEORANGTUAAN TAHUN 2012 Yang bertanda tangan di bawah ini kami atas nama lembaga penerima 22 NAMA LEMBAGA :... bantuan penyelenggaraan pendidikan kecakapan keorangtuaan tahun 2012: LOKASI PENYELENGGARAAN KEGIATAN:... Nama Lembaga : 23 No Ket Kelamin Terakhir Lulus Keahlian Nama Ketua : 1. Telp./HP/Faks. : Jenis Pendidikan Tahun Bidang Nama Umur Pekerjaan Alamat Lembaga : 2. Dengan ini melaporkan sebagai berikut: 3. 1. Bantuan penyelenggaraan pendidikan kecakapan keorangtuaan sebagai tindaklanjut dari Akad Kerjasama No.... telah kami 4. terima melalui rekening lembaga kami pada tanggal... 2. Bantuan tersebut akan kami gunakan untuk menyelenggarakan 5. pendidikan kecakapan keorangtuaan sesuai dengan Petunjuk Teknis dan Akad Kerjasama yang telah kami tandatangani. dst 3. Pendidikan keorangtuaan akan kami selenggarakan mulai tanggal :... sampai dengan......, 2012 Ketua Lembaga Tanda Tangan, Stempel (Nama Terang) KOP LEMBAGA LAPORAN AWAL PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN KECAKAPAN KEORANGTUAAN TAHUN 2012 Demikian laporan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasama yang baik, kami sampaikan terima kasih...... 2012 Pimpinan Lembaga, Tanda Tangan, Stempel (Nama Terang)

Lampiran 5. Format Laporan Akhir SISTEMATIKA LAPORAN AKHIR PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN KECAKAPAN KEORANGTUAAN TAHUN 2012 Cover/sampul laporan Kata Pengantar Daftar Isi Tuliskan tindak lanjut yang direncanakan oleh lembaga setelah 24 25 kegiatan berakhir. A. Pendahuluan 1. Latar Belakang 2. Dasar Hukum 3. Tujuan Pelaporan B. Kegiatan Pembelajaran/Pendampingan. Uraikan pengalaman pelaksanaan; metode, materi/bahan/modul, media/ alat peraga, jadwal, cara dan hasil penilaian pembelajaran/pendampingan/ penguatan yang dilakukan. (Sertakan foto-foto kegiatan pembelajaran/ pendampingan/penguatan yang relevan untuk melengkapi uraian kegiatan/proses pembelajaran). C. Penggunaan Dana Laporkan semua transaksi keuangan sesuai dengan alokasi penggunaan dana sebagaimana tertera dalam Pedoman yang disertai dengan fotokopi bukti-bukti yang sah, seperti kuitansi, bukti setoran pajak, dll. (kuitansi asli disimpan sebagai arsip lembaga). D. Penutup 1. Kesimpulan Simpulkan tentang : a. motivasi dan partisipasi peserta didik dalam kegiatan pembelajaran/pendampingan/penguatan, b. efektifitas penggunaan metode pembelajaran/pendampingan, c. hasil belajar, dan d. tantangan/hambatan yang dialami. 2. Saran/Rekomendasi Kemukakan saran/rekomendasi yang terkait dengan perbaikan penyelenggaraan dan kebijakan. 3. Tindak Lanjut Lampiran laporan: 1. Acuan Pelaksanaan 2. Foto-foto kegiatan/dokumentasi lainnya yang relevan 3. Fotokopi kuitansi penggunaan dana 4. Materi/bahan ajar/modul 5. Contoh daftar hadir peserta didik 6. Bukti-bukti pendukung lainnya (jika ada) Catatan: Setiap Pertanggungjawaban penggunaan dana harus dilampirkan dengan bukti fisik, misalnya: Biaya konsumsi rapat/pertemuan/sosialisasi harus disertai dengan notulen rapat/materi sosialisasi, dan sebagainya

Lampiran 6: Contoh Akad Kerjasama AKAD KERJASAMA NOMOR :... DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN MASYARAKAT DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, NONFORMAL, DAN INFORMAL KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DENGAN Pasal 1 LEMBAGA... TUJUAN KERJASAMA 26 27 TENTANG Perjanjian kerjasama ini bertujuan untuk: KERJASAMA PENYELENGGARAAN 1. Memperluas akses penyelenggaraan dan layanan pendidikan masyarakat. PENDIDIKAN KECAKAPAN KEORANGTUAAN 2. Memfasilitasi penyelenggaraan pendidikan masyarakat sesuai dengan TAHUN 2012 kebutuhan dan karakteristik masyarakat setempat. 3. Memfasilitasi pembelajaran. Pada hari ini... tanggal... bulan... tahun dua ribu dua belas, kami yang bertandatangan di bawah ini: 1. Nama : NIP : Jabatan : Alamat : Kompleks Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Gedung E Lantai 6, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270 dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan untuk selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA. 2. Nama : Jabatan : Alamat : dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Lembaga... dan untuk selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA. Secara bersama-sama, PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA selanjutnya disebut sebagai PARA PIHAK, berdasarkan pertimbangan: 1. Bahwa PIHAK PERTAMA sebagai institusi yang bertugas melakukan pembinaan dan pengembangan pendidikan masyarakat. 2. Bahwa PIHAK KEDUA sebagai lembaga yang menyelenggarakan pendidikan masyarakat. PARA PIHAK bersepakat bekerjasama untuk menyelenggarakan Pendidikan Keorangtuaan dengan ketentuan sebagaimana diatur pada pasalpasal berikut: Pasal 2 TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB 1. Tugas dan tanggung jawab PIHAK PERTAMA adalah: a. Memproses pencairan dana kepada PIHAK KEDUA, setelah akad kerjasama ditandatangani oleh PARA PIHAK melalui KPPN Jakarta III sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku; b. Menghentikan proses pencairan dana kepada PIHAK KEDUA, jika ditemukan hal-hal yang diduga berpotensi merugikan keuangan negara; c. Memberikan bimbingan teknis terhadap pelaksanaan kegiatan d. Memantau dan mengevaluasi kegiatan yang dilaksanakan oleh PIHAK KEDUA. 2. Tugas dan tanggung jawab PIHAK KEDUA adalah: a. Menandatangani Surat Pernyataan Kesanggupan dan tanggung jawab mutlak. b. Menyusun rencana dan jadwal kegiatan. c. Memberitahukan dan mengkoordinasikan pelaksanaan kepada Dinas Pendidikan Provinsi atau Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat; d. Mengadministrasikan dan mempertanggungjawabkan penggunaan dana secara akuntabel sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku;

e. Menjamin terselenggaranya kegiatan sesuai rencana kegiatan dan target sasaran yang ditentukan dalam Petunjuk Teknis. f. Melaporkan hasil pelaksanaan kepada PIHAK PERTAMA dengan tembusan kepada Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota setempat; g. Laporan disampaikan paling lambat 3 (tiga) hari setelah dana cair dan laporan akhir 6 (enam) minggu setelah dana cair atau selambatlambatnya pada 28 Desember 2012 Pasal 3 dapat melaporkan PIHAK KEDUA kepada pihak berwenang 28 PENYALURAN DAN PENGGUNAAN DANA 29 1. Untuk melaksanakan sebagaimana dimaksud pada pasal 2 ayat 2 di atas, Pasal 5 PIHAK PERTAMA memberikan dana kepada PIHAK KEDUA sebesar TANGGUNG JAWAB MUTLAK Rp. 35.000.000 (tiga puluh lima juta rupiah), untuk membelajarkan PIHAK KEDUA bertanggung jawab mutlak atas pelaksanaan kegiatan sebanyak 20 (dua puluh)orang. dan pengelolaan keuangan. 2. Dana sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas, dibebankan pada anggaran Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Direktur Pembinaan Pasal 6 Pendidikan Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, KETENTUAN PENUTUP Nonformal, dan Informal Tahun 2012, Nomor... 1. Hal-hal lain yang belum diatur dalam Akad Kerjasama ini, akan diatur... tanggal... 2012. lebih lanjut dalam ketentuan tersendiri, dan merupakan bagian yang 3. PIHAK PERTAMA menyalurkan dana kepada PIHAK KEDUA melalui tidak terpisahkan dari Akad Kerjasama ini. Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta III dengan 2. Akad Kerjasama ini berlaku sejak ditandatangani oleh PARA PIHAK, transfer ke: sampai dengan berakhirnya pelaksanaan. Nama Bank : Nomor Rekening : Atas Nama : NPWP : 4. Dana sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas, digunakan oleh PIHAK KEDUA untuk penyelenggaraan sesuai rencana kegiatan dan target sasaran yang ditentukan dalam Petunjuk Teknis. 5. Apabila PIHAK KEDUA menggunakan dana diluar ketentuan di atas, maka sepenuhnya menjadi tanggung jawab PIHAK KEDUA. 6. Biaya administrasi dan perpajakan yang terkait dengan Akad Kerjasama ini ditanggung oleh PIHAK KEDUA sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku. Pasal 4 SANKSI 1. Jika PIHAK KEDUA ternyata tidak menggunakan dana sesuai rencana kegiatan dan target sasaran yang ditentukan dalam Proposal dan Petunjuk Teknis, maka PIHAK KEDUA wajib mengembalikan dana ke Kantor Kas Negara melalui bank. 2. Apabila PIHAK KEDUA ternyata tidak mengembalikan dana sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas, maka PIHAK PERTAMA Demikian Akad Kerjasama ini dibuat dan ditandatangani oleh PARA PIHAK di Jakarta dalam rangkap 5 (lima), di atas materai enam ribu, dan masing-masing memiliki kekuatan hukum yang sama. PIHAK PERTAMA PARA PIHAK PIHAK KEDUA

Lampiran 7. Instrumen Verifikasi Lembaga INSTRUMEN VERIFIKASI LEMBAGA PROGRAM :... 4 Sarana belajar Meja & kursi belajar... set Kondisi : 1. IDENTITAS LEMBAGA Papan tulis... set a. Nama Lembaga :... Lemari/rak buku...unit b. Alamat Lengkap :... Mesin tik...unit c. No. Telp./HP :... Komputer...unit d. Nama Ketua :... Bahan ajar... jenis 30 e. Alamat Lengkap :... Bahan Bacaan... judul 31 4. PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Jenis Kelamin Peran/ No. Nama Pendidikan Lk Pr Tugas f. No. Telp./HP :... g. Akta Notaris/Izin Pendirian : 1) Nomor :... 2) Pejabat :... h. Nama Bank :... i. No. Rekening :... j. Atas Nama :... k. NPWP :... 2. KELENGKAPAN ADMINISTRASI No. Jenis Administrasi Keadaan Ada Tidak ada Keterangan 1. Papan nama lembaga 2. Struktur organisasi 3. Rincian tugas pengelola/penyelenggara 4. Nomor rekening bank atas nama lembaga (tanpa cc/qq; buku rekening asli ditunjukkan) 5. NPWP lembaga 3. SARANA DAN PRASARANA No Jenis Sarana Keadaan Keterangan 1 Luas Gedung Lembaga Luas Tanah:...m² Luas Bangunan:... m² 2 Tempat Penyelenggaraan Kegiatan Gedung Perkantoran Rumah Ruko... 3 Status Bangunan / Gedung Lembaga No. Milik sendiri Kontrak/sewa Pinjam... 5. PROGRAM YANG DILAKSANAKAN Program kegiatan yang pernah diselenggarakan atau yang masih berlangsung saat ini Jenis Program/ Kegiatan Tahun Pelaksanaan program Jumlah Sasaran Sumber Dana Lokasi Sasaran...,... 2012 Mengetahui Pengurus Lembaga Petugas,...... Catatan:...... Kesimpulan: = Layak = Tidak Layak

Lampiran 8. Contoh Acuan Pelaksanaan Kegiatan Acuan Pelaksanaan Kegiatan. (diisi sesuai jenis kegiatan yang diusulkan) b. Pendampingan pasca pembelajaran: WAKTU NO KEGIATAN (hari/ minggu/ bulan) jam MATERI METODE BAHAN/ ALAT A. DASAR PEMIKIRAN (mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan?) 32 B. NAMA KEGIATAN 3. Rencana Penilaian 33 (tulis dengan jelas nama kegiatan yang dilaksanakan) C. TUJUAN KEGIATAN (apa yang ingin dicapai dengan kegiatan tersebut?) D. RENCANA KEGIATAN 1. Persiapan NO. KEGIATAN WAKTU PARTISIPAN 1 Penyusunan Acuan Pelaksanaan 2 Sosialisasi kegiatan 2. Pembelajaran, Pendampingan: a. Pembelajaran: NO WAKTU (Bln, Mgg, Tgl) jam MATERI METODE BAHAN AJAR/ MEDIA PENDIDIK NO JENIS PENILAIAN WAKTU TEKNIK PENILAIAN ALAT/ INSTRUMEN PENILAIAN 1 Penilaian proses 2 Penilaian hasil 3 Penilaian kinerja/ Performa E. RENCANA TINDAK LANJUT 1. Sertifikat yang diberikan kepada peserta didik. 2. Rencana Keberlanjutan Kegiatan PETUGAS Keterangan: Dapat dikembangkan sesuai jenis kegiatan dan kondisi lembaga penyelenggara.

Lampiran 9 Bukti Kas Umum dan Bukti Pembantu Pajak 2. BUKTI PEMBANTU PAJAK 1. BUKTI KAS UMUM PROGRAM : PROGRAM : NAMA LEMBAGA : NAMA LEMBAGA : ALAMAT LENGKAP : ALAMAT LENGKAP : TANGGAL PENERIMAAN : TAHUN ANGGARAN : TANGGAL PENERIMAAN : 34 TAHUN ANGGARAN : Penerimaan (Debit) Nomor Nomor Pengeluaran Nomor Nomor Tgl Uraian Tanggal Uraian Penerimaan Pengeluaran Saldo Kode Bukti PPh PPh PPh (Kredit) Kode Bukti PPn 21 22 23 Saldo 35 1 2 3 4 5 6 7 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10,2012 Mengetahui Ketua Lembaga Dibuat Oleh: Bendahara Mengetahui Dibuat Oleh: Ketua Lembaga STEMPEL LEMBAGA Bendahara Nama Terang STEMPEL LEMBAGA Nama Terang Nama Terang Nama Terang

36