Asas-asas Lingkungan

dokumen-dokumen yang mirip
Prinsip-prinsip ekologi merupakan prinsip-prinsip yang terkandung dalam ekologi. Menjadi pokok dalam menanggulangi masalah lingkungan hidup

EKOLOGI & AZAS-AZAS LINGKUNGAN. Oleh : Amalia, S.T., M.T.


1. LEMBAR KERJA. Judul : PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP Sesi : 10 Waktu : 8 45 menit

TINJAUAN PUSTAKA. 1. Jumlah spesies dalam satu komunitas yang sering disebut dengan. banyak spesies tersebut (Anonimus, 2008).

KEANEKARAGAMAN PLANKTON. Ima Yudha Perwira, SPi, Mp

BAB I PENDAHULUAN. memiliki sebaran jenis serangga yang unik. Selain jenis-jenis yang sebarannya

EKOLOGI DAN ILMU LINGKUNGAN

TINJAUAN PUSTAKA. 1. Jumlah spesies dalam komunitas yang sering disebut kekayaan spesies

MATERI 1. Pendahuluan. I. Ruang Lingkup MSDA Kema hubungan antara sistem ekonomi dan sistem lingkungan (Tietenberg, 1992)

EKOSISTEM. Yuni wibowo

ASAS- ASAS DAN KONSEP KONSEP TENTANG ORGANISASI PADA TARAF KOMUNITAS

Lampiran 3. Rubrik Penilaian Jawaban Esai Ekologi

BAB I. PENDAHULUAN A. PENDAHULUAN

PENTINGNYA PLASMA NUTFAH DAN UPAYA PELESTARIANNYA Oleh : DIAN INDRA SARI, S.P. (Pengawas Benih Tanaman Ahli Pertama BBPPTP Surabaya)

SISTEM KERJA ALAM TEMPAT KITA TINGGAL

TINJAUAN PUSTAKA. I. Ekologi Tanaman Kelapa Sawit (Elais guinensis Jacq.) baik di daerah tropis (15 LU - 15 LS). Tanaman ini tumbuh sempurna di

dan Lingkungan Setelah mengikuti kuliah ini, dan Pertanian serta Lingkungan. 18/02/2013 Kuliah II, Pengantar Ilmu Pertanian 1

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 121 TAHUN 2012 TENTANG REHABILITASI WILAYAH PESISIR DAN PULAU-PULAU KECIL

BAB I PENDAHULUAN. diperkirakan sekitar 25% aneka spesies di dunia berada di Indonesia. Indonesia

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. dalam suatu komunitas atau ekosistem tertentu (Indriyanto, 2006). Relung ekologi

IV. KONDISI DAN GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. administratif berada di wilayah Kelurahan Kedaung Kecamatan Kemiling Kota

Ekologi merupakan cabang ilmu biologi yang mempelajari hubungan timbal balik antara makluk hidup dan lingkungannya. Kata ekologi pertama diusulkan

02/03/2015. Sumber daya Alam hayati SUMBER DAYA ALAM JENIS-JENIS SDA SUMBERDAYA HAYATI. Kepunahan jenis erat kaitannya dengan kegiatan manusia

BAB I PENDAHULUAN. organisme dapat disebut alamat suatu organisme. Relung (Ninche) adalah

BAB I PENDAHULUAN. hutan hujan tropis yang tersebar di berbagai penjuru wilayah. Luasan hutan

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 33 ayat (2)

SMP kelas 7 - BIOLOGI BAB 4. KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP DALAM PELESTARIAN EKOSISTEMLatihan Soal 4.1

TINJAUAN PUSTAKA. Menurut Rukmana (1997), sistematika tanaman jagung (Zea mays L.) adalah sebagai

Permasalahan OPT di Agroekosistem

TINJAUAN PUSTAKA Keanekaragaman Hayati

BAB I PENDAHULUAN UKDW. bumi, namun demikian keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya sangat

I. PENDAHULUAN. Dampak penambangan yang paling serius dan luas adalah degradasi, kualitas

HASIL DAN PEMBAHASAN

Pengertian, Ruang Lingkup Ekologi, dan Ekosistem Energi dalam Ekosistem Siklus Biogeokimiawi

PB 1 PENGERTIAN LINGKUNGAN HIDUP

Geografi KEARIFAN DALAM PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM I. K e l a s. Kurikulum 2013

BAB I PENDAHULUAN. sampai sub tropis. Menurut Spalding et al. (1997) luas ekosistem mangrove di dunia

I. PENDAHULUAN. Sitorus (2001) mendefinsikan sumberdaya lahan (land resources) sebagai

BAB I PENDAHULUAN. kelembaban. Perbedaan ph, kelembaban, ukuran pori-pori, dan jenis makanan

1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. hayati terkaya (mega biodiveristy). Menurut Hasan dan Ariyanti (2004),

KONSEP-KONSEP DASAR EKOLOGI MANUSIA (Kuliah II)

BAB I PENDAHULUAN. dan fauna yang tersebar diberbagai wilayah di DIY. Banyak tempat tempat

PENDAHULUAN. dengan arus yang lambat atau bahkan tidak ada arus sama sekali. Waktu tinggal

EKOLOGI. KOMUNITAS bag. 2 TEMA 5. Program Studi Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Jember

TANAMAN SEBAGAI UNIT EKOLOGI

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah Kehidupan bergantung kepada air dalam berbagai bentuk. Air merupakan

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 68 TAHUN 1998 TENTANG KAWASAN SUAKA ALAM DAN KAWASAN PELESTARIAN ALAM PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Tim Dosen Biologi FTP Universitas Brawijaya

5/4/2015. Tim Dosen Biologi FTP Universitas Brawijaya

ANALISIS KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL

Hubungan Sumber Daya Alam dengan Lingkungan, Teknologi, dan Masyarakat

LAMPIRAN 2 KISI-KISI USBN SMP

Individu Populasi Komunitas Ekosistem Biosfer

BAB I PENDAHULUAN. memiliki jumlah pulau yang sangat banyak. Secara astronomis, Indonesia terletak

2016, No Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang Jenis Invasif; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konse

ARUS ENERGI DALAM EKOSISTEM

BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG

PENDAHULUAN. Hutan rawa gambut adalah salah satu komunitas hutan tropika yang terdapat di

I. PENDAHULUAN. 2007:454). Keanekaragaman berupa kekayaan sumber daya alam hayati dan

BAB I PENDAHULUAN. Sebagian hutan tropis terbesar di dunia terdapat di Indonesia. Berdasarkan

SMP kelas 7 - BIOLOGI BAB 6. PERAN MANUSIA DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGANLatihan Soal 6.2

I. PENDAHULUAN Latar Belakang. dan hutan tropis yang menghilang dengan kecepatan yang dramatis. Pada tahun

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara

47. Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam untuk Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa Tunanetra (SMPLB A)

dan (3) pemanfaatan berkelanjutan. Keharmonisan spasial mensyaratkan bahwa dalam suatu wilayah pembangunan, hendaknya tidak seluruhnya diperuntukkan

Modul pertama Ekologi Manusia dan Alam Semesta, Modul ke-dua Bumi dan Kehidupan

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Air merupakan unsur penting bagi kehidupan makhluk hidup baik manusia,

BAB I PENDAHULUAN. firman Allah dalam QS Al-Imran 190 yang berbunyi : Allah SWT kepada manusia yang telah diberi kenikmatan berupa akal dan pikiran

BAB I PENDAHULUAN. Lovejoy (1980). Pada awalnya istilah ini digunakan untuk menyebutkan jumlah

DASAR-DASAR EKOLOGI LAODE ASRUL

memiliki kemampuan untuk berpindah tempat secara cepat (motil), sehingga pelecypoda sangat mudah untuk ditangkap (Mason, 1993).

BUPATI PURWOREJO PERATURAN DAERAH KABUPATEN PURWOREJO NOMOR 1 TAHUN 2012 TENTANG PERBURUAN BURUNG, IKAN DAN SATWA LIAR LAINNYA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia merupakan salah satu negara disebut Mega Biodiversity setelah

BAB 1 PENDAHULUAN. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki keanekaragaman

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki mega biodiversity

PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. telah terjadi perubahan-perubahan dalam tatanan lingkungan sehingga tidak sama lagi

BAB I PENDAHULUAN. dikembangkan menjadi lebih baik, wilayah pesisir yang memiliki sumber daya alam

BAB I PENDAHULUAN. memberikan kontribusi yang besar dalam penyediaan pangan bagi masyarakat Indonesia.

I. PENDAHULUAN. Ekosistem air tawar merupakan ekosistem dengan habitatnya yang sering digenangi

BAB I PENDAHULUAN. Hutan merupakan pusat keragaman berbagai jenis tumbuh-tumbuhan yang. jenis tumbuh-tumbuhan berkayu lainnya. Kawasan hutan berperan

BAB I PENDAHULUAN. mengandalkan hidupnya dan bermata pencaharian dari hutan (Pratiwi, 2010 :

BAB I PENDAHULUAN. I.1. Latar Belakang dan Masalah yang dikaji (Statement of the Problem) I.1.1. Latar belakang

BAB I PENDAHULUAN. sebagai sumber daya alam untuk keperluan sesuai kebutuhan hidupnya. 1 Dalam suatu

BAB I PENDAHULUAN. Air sungai merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat vital bagi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. disebut arus dan merupakan ciri khas ekosistem sungai. Secara ekologis sungai

SMP kelas 7 - BIOLOGI BAB 12. Ekosistem Dan Pencemaran LingkunganLatihan Soal 12.1

A. JUDUL Keanekaragaman dan Klasifikasi Makhluk Hidup

EKOSISTEM. Sistem tertutup : ditandai dengan tidak adanya energi atau materi yang menyebrang perbatasan luar sistem

SMP kelas 9 - BIOLOGI BAB 5. Kelangsungan hidup makhluk hidup melalui adaptasi, seleksi alam, dan perkembangbiakanlatihan Soal 5.1. Adaptasi.

KONSEP ENERGI DAN PRODUKTIVITAS DALAM PENGELOLAAN SISTEM PERIKANAN

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian

BIODIVERSITAS 3/31/2014. Keanekaragaman Hayati (Biodiversity) "Ragam spesies yang berbeda (species diversity),

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. inventarisasi adalah kegiatan untuk mengumpulkan data tentang jenis-jenis tumbuhan bawah

Transkripsi:

Asas-asas Lingkungan

Beberapa Pengertian Pengetahuan yang baru merupakan praduga Hipotesis yang telah diujicoba kebenarannya, dapat dilakukan penyamarataan kesimpulan secara umum kebenarannya Asas dihasilkan dari : pengamatan penelaahan penelitian Hipotesis Asas Beberapa asas menjadi Digunakan untuk kegiatan dan tindakan ke arah yang lebih tepat Landasan Pengetahuan Asas yang telah jenuh diujicoba kebenarannya Teori yang kebenarannya berlaku secara universal dan konsisten menjadi Hukum Teori Asas = Prinsip

Asas-asas Lingkungan Kondisi dan tata hubungan antar komponen lingkungan mempunyai keteraturan/ menganut asas tertentu Bermanfaat untuk landasan pengelolaan lingkungan Penyimpangan asas dapat mengakibatkan penurunan kualitas lingkungan Sumber daya Alam: Asas 1 Asas 2 Asas 3 Asas 4 Asas 5 Keanekaragaman: Asas 6 Asas 7 Asas 8 Asas Lingkungan (14) Stabilitas Ekosistem: Asas 9 Asas 10 Asas 11 Asas 12 Populasi: Asas 13 Asas 14

Asas-asas mengenai Sumber daya Alam Pengertian SDA Semua kekayaan alam (yang terdapat dalam litosfer, hidrosfer dan atmosfer) yang dapat dimanfaatkan bagi kesejahteraan manusia. Asas 1 Semua energi yang memasuki organisme hidup, populasi atau ekosistem dapat dianggap sebagai energi yang tersimpan atau terlepaskan. Energi dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lain, tetapi tidak dapat hilang, dihancurkan, atau diciptakan. Hukum Termodinamika I Materi akan bergerak kemana-mana tidak ada materi yang hilang. Hukum Kekekalan Materi Miller mengatakan : Kita tidak akan mendapatkan sesuatu dengan cuma-cuma Harus ada usaha

Aliran energi pada hewan

Asas 2 Tidak ada sistem pengubahan energi yang benar-benar efisien. HUKUM TERMODINAMIKA II HUKUM ENTROPI Pada transformasi energi terjadi degradasi kualitas energi Pada sistem yang kurang terkoordinasi entropi makin tinggi Asas 3 Materi, energi, ruang, waktu, dan keanekaragaman, semuanya termasuk sumber daya alam. Asas 4 Untuk semua kategori sumber daya alam, kalau pengadaannya sudah mencapai optimum, pengaruh unit pengadaannya sering menurun dengan penambahan sumber alam itu sampai ke suatu tingkat maksimum Melampaui batas maksimum tidak ada pengaruh yang menguntungkan lagi Kenaikan pengadaannya yang melampaui batas maksimum merusak karena kesan peracunan asas penjenuhan. Untuk banyak gejala sering berlaku kemungkinan penghancuran yang disebabkan oleh pengadaan SDA yang sudah mendekati batas maksimum.

Keanekaragaman Makin beranekaragam makanan hewan, makin kurang bahaya menghadapi perubahan lingkungan. Koala: Makanan hanya daun kayu putih, dapat punah kalau tidak dilindungi. Tikus: Makanan beraneka ragam, dapat mem pertahankan populasinya, meskipun selalu diberantas manusia..

Asas 5 Yang diserang Ada dua jenis sumber daya alam, yaitu sumber alam yang pengadaannya dapat merangsang penggunaan seterusnya, dan yang tak mempunyai daya rangsang penggunaan lebih lanjut. Contoh: Pengadaan energi: merangsang penggunaan Pengadaan makanan: tidak meragsang penggunaan (terbatas) Jumlah kepompong yg diserang Mangsa yang diserang Kepadatan kepompong Kepadatan mangsa

ASAS-ASAS MENGENAI KEANEKARAGAMAN Asas 6 Individu dan spesies yang mempunyai lebih banyak keturunan dari pada saingannya, cenderung berhasil mengalahkan saingannya. Yang dapat menyesuaikan diri, lebih banyak keturunan lebih berhasil. Domba Australia dibawa ke Amerika sapi asli kalah bersaing makanan Asas 7 Kemantapan keanekaragaman suatu komunitas lebih tinggi di alam lingkungan yang mudah diramal. Mudah diramal: punya pola keteraturan faktor lingkungan Lingkungan yang tidak stabil Lingkungan stabil Asas 8 keanekaragaman tinggi spesies sedikit Sebuah habitat dapat jenuh atau tidak oleh keaneka-ragaman takson, bergantung kepada nicia dalam lingkungan hidup itu dapat memisahkan takson tersebut. Setiap spesies mempunyai nicia tertentu spesies lain. dapat hidup berdampingan dengan

ASAS-ASAS MENGENAI STABILITAS SISTEM Asas 9 Keanekaragaman komunitas apa saja sebanding dengan biomasa dibagi produktivitas. E = K x B/P K : konstanta E : keanekaragaman B : biomasa P : produktivitas Asas 10 Dalam lingkungan stabil perbandingan antara biomasa dengan produktivitas dalam perjalanan waktu naik mencapai asimtoot. Maksimasi efisiensi penggunaan energi dan minimasi pemborosan energi. Contoh : Hewan Homoiotermis pada iklim dingin lebih besar ukuran tubuhnya. Asas 11 Sistem yang sudah mantap (dewasa) mengeksploitasi sistem yang belum mantap (muda). Contoh : Hutan dan Ladang ; Desa dan Kota.

Asas 12 Kesempurnaan adaptasi suatu sifat atau tabiat bergantung kepada kepentingan relatifnya di dalam keadaan suatu lingkungan. Dalam ekosistem mantap dan habitat stabil terhadap fluktuasi faktor lingkungan, tidak diperlukan. sifat responsif Dalam ekosistem yang belum mantap terhadap perubahan fisika kimiawi lingkungan. populasi kurang bereaksi ASAS-ASAS YANG MENGENAI POPULASI Asas 13 Lingkungan yang secara fisik mantap (dewasa) memungkinkan terjadinya keanekaragaman biologi dalam ekosistem yang mantap (dewasa), yang kemudian dapat menggalakkan kemantapan populasi. Kemantapan lingkungan fisik Naik turunnya populasi Kompleksitas organisasi + keanekaragaman ciri ekosistem belum mantap

Asas 14 Derajat pola keteraturan naik turunnya populasi bergantung pada jumlah keturunan dalam sejarah populasi sebelumnya yang nantinya akan mempengaruhi populasi itu. Populasi dahulu Populasi sekarang Populasi yang akan datang. Perubahan suatu populasi perubahan populasi lain sesuai dengan perjalanan waktu.