REALIZATION OF FET TESTER BASED I-V CURVE CHARACTERIZATION LOG2112 LOGARITHMIC AMPLIFIER

dokumen-dokumen yang mirip
MODUL 04 TRANSISTOR PRAKTIKUM ELEKTRONIKA TA 2017/2018

PERANCANGAN DAN REALISASI ALAT PENJEJAK KURVA KARAKTERISTIK KOMPONEN SEMIKONDUKTOR

Transistor Efek Medan - Field Effect Transistor (FET)

MODUL 04 PENGENALAN TRANSISTOR SEBAGAI SWITCH

TRANSISTOR 1. TK2092 Elektronika Dasar Semester Ganjil 2012/2013. Hanya dipergunakan untuk kepentingan pengajaran di lingkungan Politeknik Telkom

Komputerisasi Alat Ukur V-R Meter untuk Karakterisasi Sensor Gas Terkalibrasi NI DAQ BNC-2110

1 DC SWITCH 1.1 TUJUAN

semiconductor devices

BAB III PERANCANGAN SISTEM

AUTOMATISASI KALIBRASI SENSOR SUHU PTC DAN NTC MEMPERGUNAKAN SUMBER TEGANGAN TERPROGRAM DAC7611

PERCOBAAN IV TRANSISTOR SEBAGAI SWITCH

APLIKASI ATMEGA 8535 DALAM PEMBUATAN ALAT UKUR BESAR SUDUT (DERAJAT)

MODUL I Karakterisasi Divais Semiconduktor dengan Semiconductor Parameter Analyzer HP 4145B

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan mulai pada November 2011 hingga Mei Adapun tempat

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM

RANCANG BANGUN ALAT UKUR KONDUKTANSI LISTRIK OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA8535

PERANCANGAN INVERTER SEBAGAI SWITCH MOS PADA IC DAC

PNPN DEVICES. Pertemuan Ke-15. OLEH : ALFITH, S.Pd, M.Pd

Analisis Karakteristik Perangkat Keras Pengubah Frekuensi ke Tegangan untuk Pengukuran Kecepatan MASTS

RANCANG BANGUN AMMETER DC TIPE NON-DESTRUCTIVE BERBASIS MIKROKONTROLER ATmega8535 DENGAN SENSOR EFEK HALL ACS712

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian tugas akhir dilaksanakan pada bulan Februari 2014 hingga Januari

PENGEMBANGAN SENSOR JARAK GP2Y0A02YK0F UNTUK MEMBUAT ALAT PENGUKUR KETINGGIAN PASANG SURUT (PASUT) AIR LAUT

SATUAN ACARA PERKULIAHAN UNIVERSITAS GUNADARMA

Alat Uji Baterai 12V, 60AH Secara Elektronis

GERBANG LOGIKA DIGITAL

III. METODE PENELITIAN. Pelaksanaan tugas akhir ini dilakukan di Laboratorium Terpadu Jurusan Teknik Elektro

III. METODE PENELITIAN. Penelitian tugas akhir ini dilaksanakan di Laboratorium Elektronika Dasar

PERANCANGAN DAN REALISASI INVERTER MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ATMEGA168

RANCANGAN SENSOR ARUS PADA PENGISIAN BATERAI DARI PANEL SURYA

TRANSISTOR EFEK-MEDAN (FIELD-EFFECT TRANSISTOR)

BAB II LANDASAN TEORI

ALAT UJI MCB OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER ABSTRAK

TIN-302 Elektronika Industri

PTE409/GANJIL-2011 ELEKTRONIKA DAYA TEUM KULIAH 2

KONVERTER PERTEMUAN 13. Sasaran Pertemuan 13

RANCANG BANGUN DETEKTOR KECEPATAN DAN ARAH ANGIN BERBASIS MIKROKONTROLLER AT89S52

RANCANG BANGUN DATA AKUISISI TEMPERATUR 10 KANAL BERBASIS MIKROKONTROLLER AVR ATMEGA16

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA LAB SHEET INSTRUMENTASI

RANCANG BANGUN ALAT PENGUKUR SUHU MENGGUNAKAN SENSOR LM35 DAN MIKROKONTROLER ARDUINO UNO

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS

RANCANG BANGUN PENGUKURAN KANDUNGAN AIR PADA KAYU BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S51 TUGAS AKHIR

MODUL 02 SIMULASI RANGKAIAN ELEKTRONIKA

BAB III PERANCANGAN DAN REALISASI PERANGKAT KERAS DAN PERANGKAT LUNAK SISTEM. Dari diagram sistem dapat diuraikan metode kerja sistem secara global.

Studi Tentang Penguat Cascade Dua Tingkat Menggunakan JFET

Perancangan Sistim Elektronika Analog

III. METODE PENELITIAN. Universitas Lampung yang dilaksanakan mulai dari bulan Maret 2014.

KEGIATAN BELAJAR 3 B. DASAR TEORI 1. MOSFET

Suwito 1, Dimas Anton, Gilang Dwi P

Pengertian Transistor fungsi, jenis, dan karakteristik

POT IKLAN BERTENAGA SURYA

VOLTAGE PROTECTOR. SUTONO, MOCHAMAD FAJAR WICAKSONO Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Komputer Indonesia

RANCANG BANGUN ALKOHOL METER BERBASIS AVR ATMEGA Laporan Tugas Akhir. Oleh: Nadya Sukma Dewantie J0D006019

Realisasi Perangkat Pemungutan Suara Nirkabel Berbasis Mikrokontroler

IC (Integrated Circuits)

PERTEMUAN 13 KONVERTER

FORMULIR RANCANGAN PERKULIAHAN PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK

III. METODE PENELITIAN. Penelitian dan perancangan tugas akhir ini telah dimulai sejak bulan Agustus

Bidang Information Technology and Communication 336 PERANCANGAN DAN REALISASI AUTOMATIC TIME SWITCH BERBASIS REAL TIME CLOCK DS1307 UNTUK SAKLAR LAMPU

BAB II TEORI DASAR SISTEM C-V METER PENGUKUR KARAKTERISTIK KAPASITANSI-TEGANGAN

Rancang Bangun Catu Daya Tenaga Surya Untuk Perangkat Audio Mobil

NAMA :M. FAISAL FARUQI NIM : TUGAS:ELEKTRONIKA DAYA -BUCK CONVERTER

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Terpadu Teknik Elektro Universitas

RANCANG BANGUN OTOMASI SISTEM PENGONTROLAN INTENSITAS PENERANGAN LAMPU PIJAR MENGGUNAKAN PENGATURAN FASA SILICON CONTROLLED RECTIFIER (SCR)

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, yaitu membuktikan hasil

TESTER IC DIGITAL BERBASIS AVR ATMEGA 8535

Modul Elektronika 2017

ABSTRAK. Kata kunci : Sinyal analog, Motor servo, Mikrokontroler, LED RGB

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 2.1PHOTODIODA Dioda foto adalah jenis dioda yang berfungsi mendeteksi cahaya. Berbeda dengan

BAB IV PENGUJIAN ALAT DAN ANALISA HASIL PENGUJIAN

Pengenalan & Konsep Dasar FPGA. Veronica Ernita Kristianti

BAB III PERANCANGAN SISTEM

DAC - ADC Digital to Analog Converter Analog to Digital Converter

TK 2092 ELEKTRONIKA DASAR

BAB IV PENGUJIAN ALAT DAN ANALISIS DATA Kalibrasi IDAC sebagai pembangkit tegangan bias

RANCANG BANGUN OTOMASI SISTEM PENGISIAN DAN PENGONTROLAN SUHU AIR HANGAT PADA BATHTUB MENGGUNAKAN DETEKTOR FASA. Tugas Akhir

JFET. Transistor Efek Medan Persambungan

ADC dan DAC Rudi Susanto

Disain dan Implementasi Modul Akuisisi Data sebagai Alternatif Modul DAQ LabVIEW

ANALISIS HAMBATAN DAN KESULITAN PENGGUNAAN I-V METER ELKAHFI 100 UNTUK MENGKARAKTERISASI KOMPONEN ELEKTRONIKA

BAB III PERANCANGAN ALAT

EMULASI GERBANG LOGIKA TUNGGAL MULTIFUNGSI MENGGUNAKAN MIKROPENGENDALI ATMEGA8A

BAB III RANCANG BANGUN SISTEM KARAKTERISASI LED. Rancangan sistem karakterisasi LED diperlihatkan pada blok diagram Gambar

RANCANG BANGUN INVERTER PENGENDALI KECEPATAN MOTOR AC PADA KONVEYOR MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER AT89S51

Clamp-Meter Pengukur Arus AC Berbasis Mikrokontroller

PEMBUATAN MEDIA RANGKAIAN DASAR MOSFET SEBAGAI PENGENDALI MOTOR

Perancangan Alat Ukur Daya Listrik Lampu Pijar Menggunakan ADC TLV2543 Dengan Tampilan Komputer

DASAR PENGUKURAN LISTRIK

PENGEMBANGAN SENSOR MAGNETIK MAGNETORESISTIF (MR) UNTUK APLIKASI KOMPAS ELEKTRONIK

BAB III PERANCANGAN Deskripsi Model Sistem Monitoring Beban Energi Listrik Berbasis

BAB III PERENCANAAN. Pada bab ini akan dijelaskan langkah-langkah yang digunakan dalam

BAB III METODE PENELITIAN

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2014 sampai November

PENULISAN ILMIAH LAMPU KEDIP

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM CATU DAYA OTOMATIS MENGGUNAKAN SOLAR CELL PADA ROBOT BERODA PENGIKUT GARIS

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

Alat Pengukur Tegangan Pengisian dan Pengosongan untuk Baterai Isi Ulang

RANCANGBANGUN DATA LOGGER TENAGA LISTRIK PADA PANEL SURYA

ANALISIS SISTEM KONTROL MOTOR DC SEBAGAI FUNGSI DAYA DAN TEGANGAN TERHADAP KALOR

Transkripsi:

\ REALIZATION OF FET TESTER BASED I-V CURVE CHARACTERIZATION LOG2112 LOGARITHMIC AMPLIFIER Galih Baskara 1, Ismudiati Puri Ph.d 2, Dr.Eng Indra W.F 3, Dr.Eng Asep Suhendi 4 Prodi S1 Teknik Fisika, Fakultas Teknik Elektro, Universitas Telkom galihriddle@gmail.com 1, iphandayani@telkomuniversity.ac.id, 2 indrafathonah@telkomuniveristy.ac.id, 3 suhendi@telkomuniversity.ac.id 4 Abstrak Field Effect Transistor (FET) merupakan suatu piranti elektronik yang berfungsi sebagai saklar ataupun penguat. Komponen ini penting jika suatu rangkaian membutuhkan penguat arus ataupun saklar dengan fast switching. Pengguna biasanya mengetahui kualitas FET berdasarkan data sheet pabrik yang terdiri atas data arus drain, tegangan drain-source, dan tegangan gate-source yang ditampilkan dalam bentuk kurva I-V. Namun hal ini tidak menjamin FET dalam keadaan baik saat akan digunakan, sehingga di perlukan alat karakterisasi FET sebelum digunakan dalam rangkaian. Dalam penelitian ini akan dibuat suatu alat pengkarakterisasi FET yang harganya relatif lebih murah disbanding alat ukur standar seperti Keithley 2400 source-meter. Secara khusus alat yang dibuat dapat mengkarakterisasi FET dengan ketelitian 98%. Selain itu, alat ini juga bisa dimanfaatkan untuk mengkarakterisasi resistor dengan ketelitian 99% dan diode dengan ketelitian 99%. Alat ini terdiri dari sensor arus IC LOG2112 yang mampu mengukur arus dari 100pA 1mA dan juga dua sumber tegangan terkontrol yang mampu mengeluarkan tegangan DC dari 0 12 volt dan -9 volt 10 volt DC. Hasil karakterisasi FET ditampilkan dalam suatu kurva I-V dan dikontrol melalui monitor Graphical User Interface (GUI) yang dirancang menggunakan Microsoft Visual Studio C#. Kata kunci: FET, kurva I-V, Keithley, LOG2112, GUI. Abstract Field Effect Transistors (FET) is an electronic device which usually has a function as a switch or amplifier. This component is important for electronic circuits which require a fast switching and amplifier. Users usually know the quality of FET from the data sheet provided by the factory. They usually consist of information of the drain current, the drain-source voltage, and the gate-source voltage which are displayed as I-V curve. However, this information sometimes does not guarantee the FET quality. This research focuses on building a FET characterization device which can identify the quality of FET and display the I-V characteristic curve. This device consists of a current sense which is built from LOG2112 integrated circuit and is able to measure a current from 100pA up to 1mA. The device also has two controlled voltage source which are capable to provide a DC voltage from 0 12 volt and -9 volt 10 volts DC. The characterization results are shown by I-V curve in monitor with Graphical User Interface (GUI) designed by Microsoft Visual Studio C #.This device costs relatively cheaper than the standard measurement device such as Keithley 2400 Source-Meter. It is able to characterize FET within 98% accuracy. In addition, this device can also be used to characterize resistor with 99% accuracy and diode with 99% accuracy. Keywords: FET, I-V curves, Keithley, LOG2112, GUI.

1. Pendahuluan Banyak peneliti dibidang material yang membutuhkan suatu alat yang mampu mengkarakterisasi sifat elektrik dari bahan yang diteliti. Salah satu material yang banyak diteliti adalah semikonduktor yang fungsinya sangat banyak membantu perkembangan bidang teknologi dan energi. Salah satu dari bahan semikonduktor yang sering diteliti selain solar sel adalah transistor, karena transistor merupakan komponen elektronika yang berfungsi sebagai saklar ataupun penguat pada rangkaian elektronika. Dua jenis transistor yang sering digunakan dalam rangkaian elektronika adalah Bipolar Junction Transistor (BJT) dan Field Effect Transistor (FET). Kerja dari BJT adalah dengan merubah arus dari kaki basis transistor untuk mengubah daerah deplesi transistor, sedangkan kerja dari FET adalah pembukaan gerbang menggunakan efek medan listrik pada kaki gate FET. Pada penelitian ini sudah direalisasikan alat ukur FET yang dapat mengukur arus dari 100pA sampai 1mA. Alat ini memiliki dua sumber tegangan terkontrol yang terdiri dari tegangan pertama yang mampu mengeluarkan tegangan 0 13 volt DC, dan sumber kedua yang memiliki tegangan keluaran dari -9 volt DC sampai +10 volt DC. Kedua sumber tegangan ini memiliki keluaran arus maksimum 30mA. Alat ini selain mampu mengukur arus dan tegangan pada FET juga dapat mengukur komponen lain karena sistem menggunakan 5 buah probe dengan fungsi pengukuran tegangan dan arus. Alat yang sudah direalisasikan menggunakan penguat logaritmik LOG2112 sebagai pengukur arus yang mampu mengukur arus dari 100pA sampai 3.5mA [1]. Untuk interface dengan PC sebagai penampil grafik menggunakan software Microsoft Visual Studio 2013 yang dihubungkan menggunakan Tx,Rx dengan mikrokontroller Arduino due sebagai sistem pengakuisisi data. Untuk menguji keluaran alat yang dibuat, hasil pengukuran dibandingkan dengan data yang diukur dengan Keithley 2400 yang mampu mengukur arus dari 1pA sampai 1A dan tegangan dari 200mV sampai 200volt [2]. Peneliti terdahulu mampu merancang alat ukur subnanoampere meter yang mampu mengukur arus dari 100pA sampai 14mA menggunakan LOG112 dengan sistem pengukuran DUT (Device Under Test) Cage dengan interface GUI menggunakan Delphi[3-4]. 2. Pembuatan Alat Uji 2.1 Pembuatan Perangkat Keras Perangkat keras yang digunakan meliputi Catu Daya Bipolar, dua buah sumber tegangan yang menggunakan D/A Converter, sumber arus referensi 1mA, sensor arus LOG2112, dan sensor tegangan. Untuk sistem mikrokontroller digunakan adalah Arduino Due yang memiliki kecepatan pemrosesan data 84 MHz. Alat ini memiliki resolusi ADC internal 12 bit dan D/A converter dengan resolusi 12 bit [5]. Semua komponen yang digunakan sudah diuji dengan Keithley 2400. Skema dari alat uji yang dibuat ditunjukkan pada gambar 1. Gambar 1 Skema Perangkat Keras untuk Pengujian. Tampilan luar alat yang dibuat, rangkaian bagian dalam, dan tampilan GUI yang digunakan untuk memonitor data pengukuran ditunjukkan pada gambar 2.

Gambar 2 Rancangan Alat yang sudah direalisasikan (a) Alat Uji, (b) Skema Pengujian, dan (c) Kurva pengukuran JFET. Alat terdiri atas pengukuran arus menggunakan penguat logaritmik LOG2112 dengan fungsi dapat mengukur arus dari 100pA sampai 3.5mA [1]. Keluaran dari Log amplifier ini bergantung terhadap referensi arus yang masuk ke pin (I REF). Pada penelitian ini digunakan I REF sebesar 1mA untuk mendapatkan hasil rentang pengukuran dari 100pA 1mA dan tegangan keluaran Log Amplifier 0 3.5 volt. Rangkaian dalam dari Log Amplifier ini ditunjukkan pada gambar 3

Gambar 3 (a) Hasil pengujian LOG2112 dengan I REF 1mA, (b) Rangkaian dalam LOG2112.. Dari gambar 3 akan diperoleh persamaan dari Log Amplifier yang berupa arus masuk terhadap keluaran tegangan yang berupa fungsi logaritmik yang ditunjukkan pada persamaan VLOGOUT = 0.5 LOG (IIN/IREF) volt berdasarkan datasheet dari LOG2112 [1]. Hasil dari pengujian diperoleh nilai error rata-rata sebesar 2%. Untuk memastikan log amplifier bekerja dengan baik, diuji juga nilai dari impedansi input dan impedansi output dari log amplifier. Hasil dari pengukuran impedansi input diperoleh nilai 500,6 KΩ dan impedansi output sebesar 1,6 KΩ. Dari hasil pengukuran diperoleh hasil yang sesuai dengan teori yaitu, nilai impedansi input lebih besar dari nilai impedansi output. D/A Converter (Digital to Analog Converter) dirancang untuk menghasilkan sumber tegangan terkontrol dengan perubahan nilai bit digital menjadi tegangan keluaran. D/A Converter yang dibuat terdiri dari dua buah yaitu D/A Converter untuk sumber tegangan dengan keluaran 0 13 VDC dengan arus maksimum 30mA, dan D/A Converter untuk sumber tegangan dengan keluaran -9 VDC sampai 13VDC dengan resolusi 12 bit. Bagan rangkaian D/A Converter untuk sumber tegangan yang dibuat ditunjukkan pada gambar 4. Gambar 4 Rancangan sumber tegangan (a) Unipolar (b) Bipolar. Hasil dari pengujian D/A Converter berupa perubahan bit Digital menjadi keluaran tegangan yang dapat diatur dengan mengubah nilai digital menjadi tegangan. Persamaan perubahan nilai digital menjadi tegangan ditunjukkan pada persamaan VOUT = (Bit Digital x VREF)/2 n-1 berdasarkan dari referensi [6]. 3. Pengujian Keakuratan Alat Uji yang dirancang Untuk mengetahui hasil dari alat uji yang dirancang sesuai dengan yang diinginkan, dilakukan pengujian karakterisasi resistor yang memiliki fungsi linier. Resistor yang digunakan adalah resistor 100MΩ dan 1KΩ. Grafik pengujian ditunjukkan pada gambar 5 (a) dan gambar 5 (b). Hasil dari pengukuran alat uji dibandingkan dengan hasil pengukuran dengan kalibrator Keithley 2400 menghasilkan nilai error sebesar 2% untuk pengujian R = 1KΩ dan error sebesar 1% untuk R = 100MΩ. Diperoleh juga nilai dari histerisis dan deadband dari pengukuran untuk masing-masing resistor sebesar nol.

Gambar 5 Hasil pengujian resistor untuk (a) 100MΩ dan (b) 1KΩ terhadap pembanding Keithley 2400. Selain melakukan pengujian dengan menggunakan resistor, dilakukan juga pengujian menggunakan dioda 1N4004 untuk mengetahui respon alat ukur untuk grafik non-linier. Kurva pengujian menunjukkan karakteristik dari dioda saat diberi tegangan forward bias sesuai dengan referensi datasheet dioda [7]. Hasil dari pengukuran dengan alat yang dibuat menghasilkan nilai yang sama dengan hasil pengukuran dengan kalibrator Keithley 2400 dengan ketelitian 99%. Gambar 6 Kurva pengujian diode 1N4004 (a) kurva karakteristik dan (b) kurva semilog plot. 4. Hasil Pengujian FET realisasi Setelah perancangan dan kalibrasi perangkat keras, dilakukan dua pengujian FET yaitu pengujian perubahan variasi tegangan gate untuk mendapatkan beberapa kurva I-V dari FET dan pengujian pembanding hasil pengukuran dari alat yang sudah dibuat terhadap kalibrator Keithley 2400 dengan kondisi pengukuran VGS = 0 volt. FET yang diuji adalah FET tipe Junction FET J201 [8] dan juga JFET 2SK30A [9]. Bagan dari pengujian ditunjukkan pada gambar.1 dan hasil dari pengujian JFET J201 untuk variasi VG ditunjukkan pada gambar 7 (a) dan pengujian perbandingan terhadap kalibrator ditunjukkan pada gambar 7 (b).

Gambar 7 Kurva pengujian JFET J201 (a) dengan variasi tegangan gate dan (b) kurva pengujian JFET J201 dengan pembanding Keithley 2400 dengan VGS = 0 volt. Selain melakukan pengujian dengan JFET J201, dilakukan pengujian JFET tipe lain yaitu 2SK30A yang serupa dengan pengujian sebelumnya. Hasil dari pengujian JFET 2SK30A untuk variasi VG ditunjukkan pada gambar 8 (a) dan pengujian pembanding dengan kalibrator ditunjukkan pada gambar 8 (b). Gambar 8 Kurva pengujian JFET 2SK30A (a) dengan variasi tegangan gate dan (b) kurva pengujian JFET 2SK30A dengan pembanding Keithley 2400 dengan VGS = 0 volt. Dibandingkan dengan referensi datasheet JFET 2SK30A[8] dan referensi datasheet JFET J201[9] terhadap hasil pengukuran dengan alat yang dibuat, hasil dari pengukuran menggunakan alat yang sudah direalisasikan menghasilkan kurva yang mirip dengan datasheet. 5. Kesimpulan dan Saran Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat ukur uji field effect transistor memiliki rentang pengukuran 100pA sampai 1mA dengan rentang error rata-rata 2%. Alat yang dibuat menggunakan D/A Converter yang menghasilkan keluaran tegangan dari 0 13 VDC untuk sumber tegangan pin drain FET dan -9 VDC sampai +10VDC untuk sumber tegangan pin gate FET. D/A converter memiliki resolusi sebesar 12 bit. Uji alat ukur untuk rentang bawah menggunakan resistor 100MΩ diperoleh error pengukuran sebesar 2 %. Untuk pengukuran rentang atas menggunakan resistor 1KΩ diperoleh error pengukuran sebesar 1 %. Sedangkan hasil pengukuran Dioda 1N4004 terhadap kalibrator Keithley 2400 dan datasheet terdapat kesamaan. Untuk pengujian FET diperoleh kurva karakteristik dari JFET J201

dan 2SK30A dengan merubah tegangan gate dari 0 volt sampai -1 volt. Saran untuk penelitian selanjutnya dapat mengembangkan pengukuran arus tinggi dan sumber arus tinggi. Untuk ADC dan DAC dapat diganti menggunakan DAC dan ADC yang memiliki resolusi yang lebih tinggi, serta sistem dibuat terintegrasi satu sama lain dengan menggunakan satu layer PCB dengan menggunakan proteksi. Selain itu sistem dapat dibuat lebih portable dengan menggunakan display LCD TFT agar sistem tidak bergantung dengan laptop untuk penampilan data dan kurva. Daftar Pustaka: [1] T. Instrument, Precision LOGHARITMIC AND LOG RATIO AMPLIFIERS, [Online]. Available: www.ti.com/lit/gpn/log2112. [Diakses 1 Desember 2014]. [2] T. Company, "Series 2400 SourceMeter," in User's Manual, Ohio, Keithley Instruments, Inc, 2011, p. 6. [3] K. M. Abdullah, A. Suhendi, M. M. Munir dan A. Surachman, A simple microcontroller-based current electrometer made from LOG112 and C8051F006 for measuring current in metal-oxide-semiconductor devices, IOP PUBLISHING, pp. 3019-3024, 2007. [4] K. M. Abdullah, M. M. Munir, A. Surachman dan A. Suhendi, Low Cost and User-friendly Electronic Components Characterization System for Undergraduate Students, WSEAS TRANS, vol. III, no. 11, pp. 971-975, 2006. [5] A. G. Smith, Introduction to Arduino. Piece of Cake, [Online]. Available: www.princeton.edu/~ffab/media downloads files/introarduinobook.pdf. [Diakses 7 November 2014]. [6] J. Ronald, Digital Systems in Principles and Applications 5th, New Jersey, Prentice-Hall, 1991, pp. 284-528. [7] Onsemi, 1N4001, 1N4002, 1N4003, 1N4004, October 2012. [Online]. Available: www.onsemi.com\pub\collateral\1n4001-d.pdf. [ Diakses 21 Desember 2015]. [8] Fairchild semi, MMBFJ201 MMBFJ202 Datasheet, 2011. [Online]. Available: www.fairchildsemi.com/datasheets/mm/mmbfj201.pdf. [Diakses 18 November 2015]. [9] Octopart, datasheet.octopart.com, 4 10 1997. [Online]. Available: datasheet.octopart.com/2sk30a-toshibadatasheet-101654.pdf. [Diakses 17 10 2015].