Indonesian Background Speakers

dokumen-dokumen yang mirip
Indonesian Background Speakers

Indonesian Background Speakers

Indonesian and Literature

Indonesian Background Speakers

Indonesian Continuers

Indonesian Beginners

Indonesian Background Speakers

Indonesian Continuers

Indonesian Beginners

Indonesian Continuers

Indonesian Beginners (Section I Listening) Transcript

Indonesian Continuers

Indonesian Continuers (Section I Listening and Responding) Transcript

Indonesian Continuers

HIGHER SCHOOL CERTIFICATE EXAMINATION. Indonesian Beginners. ( Section I Listening) Transcript

HIGHER SCHOOL CERTIFICATE EXAMINATION. Indonesian Beginners. (Section I Listening) Transcript

HIGHER SCHOOL CERTIFICATE EXAMINATION. Indonesian Beginners. ( Section I Listening) Transcript

HIGHER SCHOOL CERTIFICATE EXAMINATION INDONESIAN 2/3 UNIT (COMMON) LISTENING SKILLS TRANSCRIPT

Indonesian Beginners

HIGHER SCHOOL CERTIFICATE EXAMINATION. Indonesian Beginners. ( Section I Listening) Transcript

2001 HIGHER SCHOOL CERTIFICATE EXAMINATION. Indonesian Beginners Transcript

Indonesian Continuers (Section I Listening and Responding)

HIGHER SCHOOL CERTIFICATE EXAMINATION INDONESIAN 2 UNIT Z LISTENING SKILLS TRANSCRIPT

I. Arga ( tentang Dia dan Dia )

HIGHER SCHOOL CERTIFICATE EXAMINATION INDONESIAN 2/3 UNIT (COMMON) LISTENING SKILLS TRANSCRIPT

ANALISIS MARKET RESEARCH UNEJ

HIGHER SCHOOL CERTIFICATE EXAMINATION INDONESIAN 2 UNIT Z LISTENING SKILLS TRANSCRIPT

HASIL WAWANCARA. Pertanyaan Jawaban Koding Keterangan

Keindahan Seni Pendatang Baru

IV. ANALISIS KARYA. di kota Surakarta. Penulis tertarik memvisualisasikan tradisi upacara minum teh

Lampiran. Item Pola Asuh Authoritative. Aspek Indikator Item

HABIS-HABISAN SETELAH LEBARAN

Setelah bunyi bel pulang berbunyi, anak SMA 70 Jakarta berhamburan keluar kelas (ya iyalah, namanya juga bel pulang). Marsha dan Gina langsung keluar

Transkrip wawancara dengan produser program radio SLAGI ADA NAMA PROGRAM : SLAGI ADA ( SLAMAT PAGI ANDA SEMUA ) : Ari Dagienkz dan Miund

HIGHER SCHOOL CERTIFICATE EXAMINATION INDONESIAN 2/3 UNIT (COMMON) LISTENING SKILLS TRANSCRIPT

BAB IV IMPLEMENTASI KARYA

BAB II URAIAN TEORITIS TENTANG KEPARIWISATAAN KEBUDAYAAN

Ingatan lo ternyata payah ya. Ini gue Rio. Inget nggak? Rio... Rio yang mana ya? Ok deh, gue maklum kalo lo lupa. Ini gue Rio, senior lo di Univ

BAB I PENDAHULUAN. (kurang lebih ) yang ditandai dengan adanya beberapa situs-situs

Cara membuat wanita terkesan dengan anda

Interview Questions. 1. Bagaimana struktur organisasi front office yang ada di sini? 2. Apa yang menjadi tugas dan fungsi dari receptionist?

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Prima Suci Lestari, 2013

BAB I PENDAHULUAN FAJRI BERRINOVIAN 12032

BAB I PENDAHULUAN. perjalanan, bepergian, yang dalam hal ini sinonim dengan kata travel dalam

Interview Guide. A. Alif Faozi (Ketua Kelompok Sadar Wisata Dieng Pandwa)

1. Kegiatan selama liburan

This is the beginning of everything

Wawancara. Pertanyaan 1: Siapakah yang mengelola perpustakaan saat ini? (pustakawan/ pustakawan guru/ tenaga honorer) dan berapa jumlahnya?

2. AGUNG ( Wakil sekaligus Tim Promosi ) 1. Apa Tujuan Kampung Wisata Inggris Melakukan Promosi?

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

ONE. Nggak, gue gak mau ikut. Sergah Tamara. Kenapa? Siapa tau lo disana nemuin jodoh. Iya bener, gue gak mau tau alasan lo

A. SAJIAN DATA. 1. Respon Guru Jika Murid Tidak Mengerti Materi Pembelajaran

Alfarisi Salman. Horror Short Stories. Kamar. Nomor7. Kumpulan cerita pendek yang mengganggu tidurmu

Hasil Wawancara: Peneliti melakukan wawancara dengan narasumber dalam beberapa periode sesuai perkembangan Tari Dolalak :

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia sebagai negara agraris, memiliki banyak keunggulan-keunggulan UKDW

ANALISIS WISATA TERHADAP KRISIS EKOLOGI

Mahasiswa yang menjadi peserta dalam program Weber Shandwick Sharing. 1. Puput (mahasiswa marketing communication Binus semester 6)

LAMPIRAN. Universitas Indonesia

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Berdasarkan kenyataan, bangsa Indonesia terdiri dari suku-suku bangsa

Sambutan Presiden RI pd Silaturahim Pers Nasional, Auditorium TVRI, Jakarta, tgl 27 Apr 2015 Senin, 27 April 2015

No. Responden : Nama : Umur : Jenis Kelamin Pendidikan terakhir : Pekerjaan :

LAMPIRAN-LAMPIRAN. 2. Product (Produk) Pertanyaan : Apa kelebihan dari keripik ubi UD Kreasi Lutvi?

PERAN WANITA DALAM AKTIVITAS WISATA BUDAYA (Studi Kasus Obyek Wisata Keraton Yogyakarta) TUGAS AKHIR

Ketika pena lebih tajam dari sebilah pedang

STUDI ARAHAN PENGEMBANGAN PARIWISATA KOTA MALANG

Liana adalah kawan baik Seno sejak mereka duduk di bangku Sekolah Dasar, mereka selalu

Group Pulau Bali. Sebulan yang lalu, saya dengan teman saya yang dari kelas BI2 membuat proyek budaya untuk Malam

ASEP DI JAKARTA. Sebuah novel karya Nday

LAMPIRAN. 4. Menurut kamu sudah baik kah pelayanan humas? Ya mereka sudah bekerja dengan baik.

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Budaya merupakan bagian dari kehidupan masyarakat, dan lahir dari

Rumah Ketua RT : (tok tok tok.) Assalamuallaikum.. permisi : Waallaikum salam eeeh perawat Evita.. apa kabar?

BUPATI KULONPROGO. Sambutan Pada Acara FESTIVAL KREASI OLAHAN GEBLEK SE-KULONPROGO DI WADUK SERMO KOKAP Tanggal, 24 Maret 2013

GURU. Anak-anak, hari ini kita kedatangan murid baru. Ayo silahkan perkenalkan diri.

Atau ada juga yang hanya di dalam kota. Ada yang ke Dufan, Water Boom, atau ke Puncak. kata Anti lagi.

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Latar Belakang Eksistensi Proyek

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

PEDOMAN WAWANCARA. Eksistensi Komunitas Lesbian Di Kota Bandung. (Suatu Fenomenologi Tentang Eksistensi Komunitas Lesbian Di Kota Bandung)

MUSIK POPULER. Untuk Kelas VIII. Kesenian Nusantara. Penulis: Mauly Purba Ben M. Pasaribu

1. Kegiatan selama liburan. 2. Menghabiskan liburan dengan exchange ANALISIS MARKET RESEARCH UNHAS

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

BAB I PENDAHULUAN. Setiap negara memiliki kebudayaan yang beragam. Kebudayaan juga

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. masyarakat pada tahun menunjukkan hasil yang positif bagi

LAMPIRAN TRANSKIP WAWANCARA SUBJEK 1

Hari demi hari berlalu begitu cepat. Malam demi malam kulalui dengan perasaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Rasanya begitu galau, rasanya

Transcript 1 ( Interview with Mrs. Y, in Citraland Mall)

BAB I PENDAHULUAN. kemampuan ini khususnya dalam melatih kemampuan verbal, kuantitatif, berpikir

Transkrip Wawancara dengan Suami Broken Home

BAB II. 1. Pasangan WE dan ET (Mahasiswa perantauan asal Riau)

BAB I PENDAHULUAN. terhadap suatu olahraga. Dapat dibuktikan jika kita membaca komik dan juga

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

Sambutan Presiden RI pd Peresmian Kampus IPDN Kampus Papua, Papua, tgl 9 Mei 2015 Sabtu, 09 Mei 2015

Agar Anda terhindar dari HIV/AIDS: Anda jauhi seks, Bersikap saling setia dengan pasangan atau Cegah dengan memakai kondom.

Kuesioner. Saya Edwin Hargono dari mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan

Transkripsi:

2010 HIGHER SCHOOL CERTIFICATE EXAMINATION Indonesian Background Speakers (Section I Listening and Responding Part A and Part B) Transcript

Familiarisation Text FE FE FE Hallooo... apa kabar? Lama nggak jumpa! Nih! Iya. Saya baru pulang dari liburan di Semarang, Jawa Tengah Gimana cuaca di sana? Wah, sedang musim hujan dan banjir, karena Semarang adalah kota pantai Tentunya lembab juga ya. Memang! Apalagi kalau hujannya hanya sebentar, lalu disusul dengan cuaca yang panas. Section I Listening and Responding Part A Question 1 Selamat malam para pendengar yang terhormat. Kali ini dalam acara Sudut pandang pertanyaannya adalah Apakah pariwisata telah dikomersialisasikan sedemikian rupa sehingga mengorbankan nilai-nilai budaya? Telah hadir di studio: Hendy Arta Susila MBA, ketua Asosiasi Pengusaha Pariwisata. Selamat malam Pak Hendy. PAK HENDY: Selamat malam. Pak, bagaimana tanggapan Bapak tentang tuduhan bahwa pariwisata telah menghancurkan tiang-tiang penyangga kebudayaan Indonesia karena ketamakan para pengusaha? PAK HENDY: Seperti yang Anda sendiri katakan, itu tuduhan semata. Tuduhan yang tidak masuk akal. Apakah mungkin kami pengusaha wisata menghancurkan budaya yang merupakan aset utama kami? Justru kami banyak membantu melestarikan dan menggairahkan kehidupan budaya Nusantara. 20% dari keuntungan pariwisata kami anggarkan kembali untuk pemugaran situs-situs budaya seperti candi dan pura. Lalu mensponsori festival-festival seni, dan sanggar-sanggar tari. Ya, tapi itu semua kan demi mendapatkan keuntungan Pak, bukan suatu tindakan yang tulus. Seperti ada udang di balik batu begitu. 2

PAK HENDY: PAK HENDY: PAK HENDY: Wah, memang susah menanggapi pendapat yang penuh syak wasangka. Begini ya, hubungan budaya dan usaha pariwisata itu adalah hubungan simbiosis you sratch my back, I scratch yours. Apa salahnya hubungan seperti itu? Sayangnya, dolar pariwisata itu sarat dengan pesan sponsor. Hasil riset pakar antropologi, Profesor Adi Nugroho, membuktikan bahwa budaya termasuk seni, ritual dan upacara sudah menjadi sangat fleksibel, kehilangan artinya karena dikemas sesuai selera turis. Iya kan Pak? Kemurnian itu relatif ya. Budaya tidak kaku tak bergeming sepanjang waktu. Ia berubah dengan jaman, bahkan tanpa campur tangan pariwisata. Saya tidak memungkiri, ada beberapa aspek budaya yang dapat dipengaruhi selera turis, tapi itu tidak selalu berarti negatif. Misalnya, kerajinan kayu Bali sekarang menciptakan juga barang-barang kebutuhan turis barat seperti kotak penyimpan roti dan pengganjal pintu, sembari tetap menciptakan yang tradisional dan halus. Hotel untuk turis dibangun dengan arsitektur tradisional. Sinkronisme yang bagus kan? Inti dari budaya itu sendiri tidak luntur, malah hidup dan berkembang. Itu menurut Bapak. Pasti tetap ada yang tidak sependapat. Memang banyak pihak hanya pandai mengkritik, bahkan kalau apa yang dilakukan baik. Sekali lagi, usaha wisata bukan musuh budaya. Sebaliknya, kami adalah mitra yang saling give and take. Terima kasih Pak Hendy atas pandangan-pandangannya. 3

Section I Listening and Responding Part B Question 2, Text 1 (Laporan) Dengan makin cairnya batas-batas negara, makin banyak pula siswa Indonesia yang belajar ke luar negeri. Selama tinggal di luar negeri mereka didukung oleh pemerintah Indonesia melalui kedutaan atau konsulatnya. Perwakilan negara ini sering mengadakan acara-acara silaturahmi dimana masyarakat Indonesia termasuk para pelajar dapat berkumpul dengan rekan-rekan setanah air. Kerinduan akan kampung halaman dan sanak keluarga serta teman dapat terobati. Hari-hari raya baik Lebaran, Natal maupun Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI juga diperingati bersama. Bazar Indonesia yang selalu diselenggarakan dalam rangka Agustusan juga berarti kesempatan untuk menikmati kembali berbagai makanan lezat tanah air. Belum lagi pesta seni yang menyajikan musik dari Dang-dut, pop sampai ke Indo-rock, serta tari baik yang tradisional maupun moderen. Kota-kota tujuan studi biasanya mempunyai masyarakat Indonesia yang cukup besar. Hampir selalu ada organisasi pelajar Indonesia yang menjadi ajang bertanya dan berkiprah dalam halhal akademik dan sosial. Sementara itu tidak sulit menemukan toko dan rumah makan Indonesia. Bahkan, kini para pelajar tersebut bisa mendapatkan jasa rantangan. Dengan begitu, pelajar Indonesia merasa kerasan dan betah sehingga dapat berkonsentrasi untuk mencapai hasil studi gemilang. 4

Section I Listening and Responding Part B Question 2, Text 2 (Wawancara) Kali ini tamu kita adalah Sinta Wardoyo, mahasiswi yang sedang kuliah di Universitas Sydney. Met datang dan trims berat nih sudah bersedia untuk berbagi pengalaman. Harus mulai dari mana nih? Gini deh, mulanya tuh susah banget studi di overseas. Kangen terus sama ortu dan temen. Trus yang paling nggak tahan ya ini lidah, maunya makan gado-gado, rujak dan sambel. Untung nggak lama tau juga ada resto dan toko Indonesia. Ternyata cukup gede komunitas Indonesia. Seneng, dong Iya, seneng sih seneng, cuman ada tapinya. Setelah settle, Sinta mulai mikir nih. Rugi dong kalau udah jauh-jauh cari pengalaman studi di luar, tapi malah terus aja berkutat dalam dunia sendiri. Mulai Sinta nglongok ke masyarakat Aussie. Pertama makanannya. Sekarang demen juga sama pie dan bbq, malah bisa juga makan vegemite toast. Trus ngikutin berita-berita lokal dari koran dan TVnya. Juga ikut nimbrung ke acara dan festival lokal seperti Australia Day atau Easter Show. Selain nggak terisolasi, juga jadi paham gaya hidup masyarakat setempat. Wah, Sinta sekarang Aussie dong. Nggak tuh. Indonesia asli tapi berwawasan luas. Di kampus, selain jadi anggota *PPIA, Sinta juga join klub drama, dan debat. Kita kan terbiasa nggak banyak tanya, apalagi menyanggah. Dalam klub debat itu jadi kritis lah Sinta. Juga sering studi bareng sama mahasiswa lokal. Keuntungannya, Inggris lebih jos, argumentasi lebih logis, pendekatan studi lebih kena. Bukannya sombong, nilai studi selalu bagus. Bonus lainnya, jadi banyak temen Aussienya. Sering juga diskusi tentang Indonesia. Malah kalau Sinta ke festival Indo, mereka ngikut. Asyik kan, jadi duta budaya tidak resmi, haha. Sayang waktunya sudah abis. Terima kasih Sinta. Sama-sama. *Persatuan Pelajar Indonesia Australia 5 Board of Studies NSW 2010