Hasil Dokumentasi Penelitian Bulan Juni Dan Juli 2008

dokumen-dokumen yang mirip
LAMPIRAN. Draf wawancara (interview guide) untuk buruh tani perempuan:

BAB VI PERAN (PEMBAGIAN KERJA) DALAM RUMAHTANGGA PESERTA PRODUK PEMBIAYAAN BMT SWADAYA PRIBUMI

BAB II KAJIAN PUSTAKA. 2.1 Faktor yang Mempengaruhi Wanita Bekerja. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Riyani, dkk (2001) mengenai

LAMPIRAN FOTO-FOTO. 1. wawancara peneliti dengan Ibu Tenty. 2. Wawancara peneliti dengan Ibu Lili. Universitas Sumatera Utara

BAB I PENDAHULUAN. memerlukan SDM yang optimal demi meningkatkan pembangunan. pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi. Hal ini di karenakan tidak

BAB V BEBAN GANDA WANITA BEKERJA DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB II FENOMENA KELUARGA DAHULU DAN SEKARANG. bekerja, peran istri yang bekerja terhadap keharmonisan keluarga, dan faktor

BAB III METODE PENELITIAN

LAMPIRAN. Gambar 1. Dusun Gunung Mas Desa Tugu Selatan. Gambar 2. Dusun Rawadulang Desa Tugu Selatan

BAB I PENDAHULUAN. yang luas. Tanaman tertentu adalah tanaman semusim dan atau tanaman

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia merupakan negara agraris, artinya kegiatan pertanian

BAB I PENDAHULUAN. pasangan (suami) dan menjalankan tanggungjawabnya seperti untuk melindungi,

BAB I PENDAHULUAN. faktor produksi yang penting karena manusia merupakan pelaku dan sekaligus

AKTIVITAS DOMESTIK PEREMPUAN KARIR PEGAWAI PERBANKAN DI JEMBER DOMESTIC ACTIVITIES OF CAREER WOMEN EMPLOYEES OF BANKING AT JEMBER SKRIPSI

PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Patriarki adalah sebuah sistem sosial yang menempatkan laki-laki

BAB I PENDAHULUAN. kebutuhan fisik seperti makan, minum, pakaian dan perumahan tetapi juga non. (ketetapan-ketetapan MPR dan GBHN 1998).

BAB I PENDAHULUAN. Jatiwangi merupakan wilayah yang memproduksi genteng, baik genteng

Kasus Bias Gender dalam Pembelajaran

BAB I PENDAHULUAN. keluarga juga tempat dimana anak diajarkan paling awal untuk bergaul dengan orang lain.

PERAN GANDA BURUH PERKEBUNAN PEREMPUAN DALAM RUMAH TANGGA

FENOMENA TAMAN PENITIPAN ANAK BAGI PEREMPUAN YANG BEKERJA. Nur Ita Kusumastuti K Pendidikan Sosiologi Antropologi

Tema 1. Keluarga yang Rukun

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pada abad ke-18 muncul revolusi industri di Eropa, kemudian diciptakan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Taman Penitipan Anak (TPA) adalah wahana pelayanan pendidikan dan pembinaan

BAB IV INTERPRETASI TEORI PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM MENENTUKAN PENDIDIKAN ANAK. dibahas dengan menggunakan perspektif teori pengambilan keputusan.

BAB I PENDAHULUAN. terhadap keberhasilan pembangunan bangsa. Ahmadi (2004:173) menyatakan

PENDAHULUAN. 1 http ://cianjur.go.id (diakses15 Mei 2011)

Analisis Tingkat Kepuasan Buruh Di Perkebunan Terhadap Sistem Pengupahan SKRIPSI

BAB III METODE PENELITIAN. pendekatan kualitatif. Melalui pendekatan ini dapat menarik suatu ciri atau

SOSIALISASI KEMANDIRIAN KERJA ANAK PETANI MISKIN ( STUDI KASUS: KELUARGA PETANI MISKIN DI NAGARI TALU KECAMATAN TALAMAU KABUPATEN PASAMAN BARAT )

BAB I PENDAHULUAN. Nilai sosial budaya dan norma sosial yang berlaku di masyarakat Indonesia

BAB I PENDAHULUAN. oleh orang dewasa. Hal ini disebabkan oleh anak-anak yang dianggap masih

TINJAUAN PUSTAKA, LANDASAN TEORI, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS PENELITIAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Perkebunan teh PTPN VIII Ciater Subang merupakan perkebunan yang

HUBUNGAN KARAKTERISTIK RUMAH TANGGA DAN KONDISI SOSIAL EKONOMI DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM RUMAH TANGGA PERIKANAN

2. Tanggal Lahir : Umur : bulan. 4. Nama Ayah :. Umur : tahun. 5. Nama Ibu :. Umur : tahun

Puji Hastuti F

PERMOHONAN BANTUAN UANG DUKA. Kepada Yth. BUPATI KUDUS Melalui Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kudus

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Keluarga merupakan sebuah kelompok primer yang paling penting dalam

SKRIPSI. Oleh : Susetyo Arie Wibowo NIM

BAB I PENDAHULUAN. dilakukannya di kehidupan sehari-hari, sehingga akan terjadi beberapa masalah

BAB I PENDAHULUAN. 104).Secara historis keluarga terbentuk paling tidak dari satuan yang merupakan

PERAN IBU PEKERJA DALAM PERAWATAN BALITA DI DESA SELOPAMIORO KECAMATAN IMOGIRI KABUPATEN BANTUL

BEBAN GANDA WANITA KARIR DI PT. PJB UP PAITON (DOUBLE BURDEN OF CAREER WOMEN IN PT. PJB UP PAITON) SKRIPSI. Oleh. Adi Ismanto

2015 PENYESUAIAN PERANAN IBU BEKERJA DALAM KEHIDUPAN KELUARGA

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia mencapai orang, yang terdiri atas orang lakilaki

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara

BAB I PENDAHULUAN. kehidupan sehari-hari. Akan tetapi wanita sendiri juga memiliki tugas

Peran Perempuan di Sektor Domestik dan Sektor Publik

HUBUNGAN KARAKTERISTIK RUMAH TANGGA DAN KONDISI SOSIAL EKONOMI DENGAN PERAN GENDER DALAM RUMAH TANGGA PERIKANAN

PEREMPUAN BURUH TANI Studi Kasus: Buruh Tani Bawang Jorong Talang Barat Nagari Talang Babungo Kecamatan Hiliran Gumanti Kabupaten Solok ARTIKEL.

I. PENDAHULUAN. Indonesia. Pada tahun 2010 diperhitungkan sekitar 0,8 juta tenaga kerja yang

KONTRIBUSI PENDAPATAN ISTRI TERHADAP KEBUTUHAN KELUARGA DI KECAMATAN POLOKARTO. Endang Sri Sudalmi dan Dewi Ratna Nurhayati

BAB I PENDAHULUAN. pada kehidupan masyarakat tersebut merupakan fenomena sosial yang

KEHIDUPAN PEREMPUAN PEDAGANG PADA MALAM HARI DI PASAR TRADISIONAL DALAM PERSPEKTIF GENDER (STUDI KASUS DI PASAR LEGI KOTA SURAKARTA) NASKAH PUBLIKASI

Bab 1. Pendahuluan. Dalam menjalani kehidupan, manusia memiliki kodrat. Kodrat itu antara lain; lahir,

33 Perpustakaan Unika LAMPIRAN

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. tanggung jawab atas kesejahteraan anak, baik jasmani, kesehatan, rohani serta

ABSTRAK PERANAN PEREMPUAN DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA MISKIN DI DUSUN FAIR KECAMATAN DULLAH SELATAN KOTA TUAL

BPS PROVINSI JAWA BARAT

Disusun Oleh: ANDRIKA SETA M.H D

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. sebagai kepala rumah tangga dan pencari nafkah membuat sebagian besar wanita ikut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. penelitian di lapangan, masih memiliki keinginan untuk membina rumah-tangga dan

BAB I PENDAHULUAN. ( kekuatan posisi tawar (Bargaining Power) yang sejajar dengan pengusaha dan

BAB VI PEMANFAATAN REMITAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

LAMPIRAN PANDUAN WAWANCARA BURUH KONTRAK

KEADAAN KETENAGAKERJAAN AGUSTUS 2016

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA Teori Curahan Waktu Kerja Istri Nelayan. sebagai ibu rumah tangga maupun sebagai pencari nafkah, dilakukan dalam

Pemerintah Harus Berhenti Mengabaikan atau Menyangkal Adanya Eksploitasi

Transkripsi:

Hasil Dokumentasi Penelitian Bulan Juni Dan Juli 2008 Foto Perkebunan Sawit Milik PT.Socfindo Indonesia Yang Berada Di Daerah Mata Pao,Kabupaten Sergei Tempat Para Buruh/Karyawan Bekerja Yang Melaksanakan Kerja Bawah Di Perusahaan Perkebunan Sawit Tersebut. Foto Kantor Divisi II PT.Socfindo Kebun Mata Pao,Kabupten Sergei

Foto Tempat Balai Penitipan Balita Yang Disediakan Oleh PT.Socfindo Kebun Mata Pao, Kabupaten Sergei Untuk Para Pekerja Yang Ingin Menitipkan Anaknya Yang Masih Balita Ataupun Yang Belum Bersekolah. Selama Jam Kerja. Foto Ibu Dewi ( Mandor Divisi II Perkebunan Sawit Socfindo Mata Pao,Kab.Sergei )Setelah Selesai Melakukan Sesi Wawancara Di Rumah Dinasnya.

Foto Informan Kunci Yang Sedang Beristirahat Pada Waktu Jam Istirahat Di Perkebunan Sawit Socfindo Mata Pao, Kabupaten Sergei.. Foto Informan Kunci Yang Sedang Mencuci Pakaian (Melaksanakan Peran Domestiknya Sebagai Istri & Ibu Rumah Tangga) Setelah Selesai Pulang Bekerja dari Perkebunan Sawit Socfindo Mata Pao, Kabupaten Sergei.

Foto Informan Kunci yang Sedang Menggendong dan Memberi Makan Anaknya Yang Masih Bayi (Melaksanakan Peran Domestiknya Sebagai Istri & Ibu Rumah Tangga) Setelah Selesai Pulang Bekerja Dari Perkebunan Sawit Socfindo Mata Pao, Kabupaten Sergei.. Foto Anak Anak Dari Salah Satu Informan Kunci Yang Sedang Menjaga Adik Mereka Yang Masih Balita Sewaktu Ibunya Melaksanakan Pekerjaan Rumah Tangga Lainnya (Peran Domestik) Di Dalam Rumah Mereka (Rumah Dinas Yang Diberikan PT. Socfindo Mata Pao, Kabupaten Sergei Kepada Informan Kunci Selama Menjadi Buruh/Karyawan Di Perusahaan Perkebunan Sawit Tersebut.

PEDOMAN WAWANCARA UNTUK INFORMAN KUNCI ISTRI/IBU YANG BEKERJA SEBAGAI BURUH/KARYAWAN PADA PT. SOCFINDO MATA PAO, KABUPATEN SERGEI PEDOMAN WAWANCARA Nama : Rochie Linda M.H. Nim : 030901036 Departemen : Sosiologi Fakultas : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Judul Penelitian : PERAN GANDA ISTRI YANG BEKERJA SEBAGAI BURUH/KARYAWAN PERKEBUNAN DALAM MENUNJANG PEREKONOMIAN KELUARGA (Studi Deskriptif Pada PT. Socfindo Indonesia, Kebun Mata Pao, Kabupaten Sergei) I. Profil Informan Nama : Umur : Pendidikan Terakhir : Lama Bekerja : Jumlah Anak : Alamat :

II.1. Mengenai Pekerjaan InformanKunci (Istri/Ibu Yang Bekerja di Sektor Publik, Yaitu Bekerja Sebagai Buruh/Karyawan Perkebunan Sawit Pada PT. Socfindo Kebun Mata Pao, Kabupaten Sergei): 1. Selama seminggu, hari apa sajakah ibu bekerja sebagai buruh/karyawan di perkebunan sawit ini tiap harinya? 2. Dari dan sampai jam berapa ibu bekerja sebagai buruh/karyawan di perkebunan sawit ini setiap harinya? 3. Pekerjaan apa sajakah yang ibu kerjakan di perkebunan sawit ini? 4. Berapa gaji ibu tiap bulannya? 5. Selain gaji tiap bulannya, apa ibu menerima bonus maupun fasilitas, seperti: fasilitas perumahan, fasilitas kesehatan, dan lain sebagainya selama menjadi buruh/karyawan di perkebunan sawit ini? II.2. Mengenai Peran Ganda Yang Dilakukan Oleh Informan Kunci, Yakni Istri/Ibu Yang Melaksanakan Dua (2) Pekerjaan Sekaligus, Yaitu Sebagai Istri dan Ibu Rumah Tangga Didalam Keluarganya (Sektor Domestik) Dan Bekerja Sebagai Buruh/Karyawan Di PT. Socfindo Indonesia, Kebun MataPao, Kabupaten Sergei (Sektor Publik): 1. Apakah ibu bekerja di sektor publik (sebagai buruh/karyawan perkebunan sawit) sebelum berumah tangga/berkeluarga ataupun sesudah berumahtangga/berkeluarga?

2. Apa alasan ibu tetap bekerja menjadi buruh/karyawan perkebunan sawit ini (sektor publik) meskipun ibu sudah berkeluarga/berumahtangga (jika sudah bekerja di perkebunan sawit itu sebelum dirinya berkeluarga/berumahtangga)? 3. Apa alasan ibu ikut terjun bekerja di sektor publik, yakni bekerja sebagai buruh/karyawan perkebunan sawit ini setelah ibu sudah berkeluarga/berumahtangga (jika bekerja di perkebunan sawit itu setelah dirinya berkeluarga/berumahtangga)? 4. Bagaimanakah ibu melakukan peranan sebagai istri dan ibu didalam keluarga (rumah tangga) yang setiap harinya harus melaksanakan pekerjaan pekerjaan rumah tangga (sektor domestik), seperti: melayani suami, menyiapkan/memasak makanan untuk suami dan anak, mengurus dan merawat anak anak, mencuci pakaian keluarga, menyapu lantai rumah, dan lain sebagainya, padahal di posisi lain ibu juga harus melaksanakan pekerjaan ibu sebagai buruh/karyawan perkebunan sawit ini (sektor publik) setiap harinya juga? 5. Apakah suami maupun anak anaknya ibu turut membantu ibu didalam menjalankan tugas ibu di sektor domestik, seperti: menyapu lantai dan teras rumah, mencuci piring, mengantar dan menjemput anak anak dari sekolah, dan lain sebagainya? 6. Apakah ibu merasa terbebani atas dua (2) peran ganda yang anda lakukan (double bourden), yakni bekerja sebagai istri dan ibu rumah tangga (sektor domestik) dan bekerja sebagai buruh/karyawan perkebunan sawit (sektor publik)?

II.3. Kehidupan Perekonomian Keluarga (Rumah Tangga) Informan Kunci, Yakni Istri/Ibu Yang Melaksanakan Dua (2) Pekerjaan sekaligus,, Yaitu Sebagai Istri dan Ibu Rumah Tangga Didalam Keluarganya (Sektor Domestik) Dan Bekerja Sebagai Buruh/Karyawan Di PT. Socfindo Indonesia, Kebun MataPao, Kabupaten Sergei (Sektor Publik): 1. Apa pekerjaan utama suaminya ibu? 2. Berapa jumlah anak anak ibu yang masih bersekolah ataupun yang sudah tamat sekolahnya, tetapi masih menjadi tanggungan ibu dan suami sampai dengan saat ini? 3. Menurut ibu, apakah penghasilan (gaji) suami tiap bulannya cukup untuk membiayai segala kebutuhan rumah tangga ibu sekeluarga, seperti: biaya untuk makan ibu beserta suami dan anak anak setiap harinya, biaya perawatan anak yang masih bayi, biaya sekolah anak anak, dan lain sebagainya? 4. Apakah ibu merasakan perekonomian keluarga (rumah tangga) ibu menjadi lebih baik dari sebelumnya, ketika ibu turut serta ikut dalam kegiatan ekonomis (mencari nafkah) dengan bekerja sebagai sebagai buruh/karyawan perkebunan sawit ini (sektor publik)?

PEDOMAN WAWANCARA UNTUK INFORMAN BIASA (SUAMI DARI INFORMAN KUNCI) PEDOMAN WAWANCARA Nama : Rochie Linda M.H. Nim : 030901036 Departemen : Sosiologi Fakultas Judul Penelitian : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik : PERAN GANDA ISTRI YANG BEKERJA SEBAGAI BURUH/KARYAWAN PERKEBUNAN DALAM MENUNJANG PEREKONOMIAN KELUARGA (Studi Deskriptif Pada PT. Socfindo Indonesia, Kebun Mata Pao, Kabupaten Sergei) I. Profil Informan Nama : Umur : Pekerjaan : Alamat : II. 1. Mengenai Pekerjaan Informan Biasa (Suami Dari Informan Kunci) Untuk Menafkahi Keluarganya (Rumah Tangganya): 1. Apakah pekerjaan utama bapak?

2. Apa saja pekerjaan yang bapak kerjakan di bidang pekerjaan yang bapak tekuni sekarang untuk mencari nafkah bagi keluarga (rumah tangga) bapak? 3. Selama seminggu, hari apa sajakah bapak bekerja di bidang pekerjaan yang bapak tekuni sekarang untuk mencari nafkah bagi keluarga (rumah tangga) bapak? 4. Dari dan sampai jam berapa bapak bekerja di bidang pekerjaan yang bapak tekuni sekarang untuk menafkahi keluarga (rumah tangga) bapak? 5. Berapa gaji yang anda terima bulannya dari pekerjaan utama bapak? 6. Apa bapak mempunyai pekerjaan sampingan selain dari pekerjaan utama bapak? II.2. Mengenai Peran Ganda Yang Dilakukan Oleh Informan Kunci, Yakni Istri Yang Melaksanakan Dua (2) Pekerjaan Sekaligus, Yaitu Sebagai Istri dan Ibu Rumah Tangga Didalam Keluarganya (Sektor Domestik) Dan Bekerja Sebagai Buruh/Karyawan Di PT. Socfindo Indonesia, Kebun MataPao, Kabupaten Sergei (Sektor Publik): 1. Apakah bapak merasa keberatan ketika istrinya bapak ikut terjun dalam kegiatan ekonomis (mencari nafkah) dengan bekerja menjadi buruh/karyawan perkebunan sawit itu? 2. Menurut bapak, apakah istrinya bapak tetap menjalankan peran domestiknya sebagai istri dan ibu rumah tangga setiap harinya dengan baik, meskipun istrinya bapak melaksanakan pekerjaannya sebagai buruh/karyawan perkebunan

sawit itu setiap harinya juga dalam rangka membantu bapak untuk mencukupi kebutuhan ekonomi rumah tangga bapak sekeluarga? 3. Apakah bapak mau turut membantu istrinya bapak membereskan pekerjaan rumah tangga (sektor domestik) didalam rumah bapak sekeluarga, seperti: menyapu lantai rumah, memandikan anak yang masih bayi (kecil), menjemur pakaian, dan lain sebagainya sebelum bapak berangkat kerja ataupun sesudah bapak pulang bekerja dari luar rumah (sektor publik)? II.3. Kehidupan Perekonomian Keluarga (Rumah Tangga) Informan Kunci, Yakni Istri Yang Melaksanakan Dua (2) Pekerjaan Sekaligus,, Yaitu Sebagai Istri dan Ibu Rumah Tangga Didalam Keluarganya (Sektor Domestik) Dan Bekerja Sebagai Buruh/Karyawan Di PT. Socfindo Indonesia, Kebun MataPao, Kabupaten Sergei (Sektor Publik): 1. Menurut bapak, apakah bapak merasakan perekonomian keluarga (rumah tangga) bapak menjadi lebih membaik dari sebelumnya, ketika istrinya bapak ikut terjun ke dalam sektor publik, yakni dengan bekerja menjadi buruh/karyawan di perkebunan sawit itu?

PEDOMAN WAWANCARA UNTUK INFORMAN BIASA (ANAK DARI INFORMAN KUNCI) PEDOMAN WAWANCARA Nama : Rochie Linda M.H. Nim : 030901036 Departemen : Sosiologi Fakultas Judul Penelitian : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik : PERAN GANDA ISTRI YANG BEKERJA SEBAGAI BURUH/KARYAWAN PERKEBUNAN DALAM MENUNJANG PEREKONOMIAN KELUARGA (Studi Deskriptif Pada PT. Socfindo Indonesia, Kebun Mata Pao, Kabupaten Sergei) I. Profil Informan Nama : Umur : Anak Ke : Pendidikan : Alamat : II.1. Mengenai Peran Ganda Yang Dilakukan Oleh Informan Kunci, Yakni Ibu Yang Melaksanakan Dua (2) Pekerjaan Sekaligus, Yaitu Sebagai Istri dan Ibu

Rumah Tangga Didalam Keluarganya (Sektor Domestik) Dan Bekerja Sebagai Buruh/Karyawan Di PT. Socfindo Indonesia, Kebun MataPao, Kabupaten Sergei (Sektor Publik): 1. Apakah anda merasa keberatan ketika ibunya anda ikut terjun bekerja ke dalam sektor publik, yakni dengan bekerja menjadi buruh/karyawan perkebunan sawit itu? 2. Menurut anda, apakah hingga sampai dengan saat ini ibu anda sudah menjalankan tugasnya dengan baik sebagai ibu rumah tangga (sektor domestik) setiap harinya meskipun ibunya anda melaksanakan pekerjaannya sebagai buruh/karyawan perkebunan sawit itu (sektor publik) setiap harinya juga dalam rangka membantu bapak anda mencari nafkah sehingga dapat menunjang perekonomian keluarga (rumah tangga)? 3. Apakah anda mau ikut turut membantu ibu anda di rumah melaksanakan pekerjaan di sektor domestik, seperti: menyapu dan mengepel lantai rumah, menyiapkan makanan keluarga dan lain sebagainya? II.2. Kehidupan Perekonomian Keluarga Informan Kunci, Yakni Ibu Yang Melaksanakan Dua (2) Pekerjaan Sekaligus,, Yaitu Sebagai Istri dan Ibu Rumah Tangga Didalam Keluarganya (Sektor Domestik) Dan Bekerja Sebagai Buruh/Karyawan Di PT. Socfindo Indonesia, Kebun MataPao, Kabupaten Sergei (Sektor Publik): 1. Menurut anda, apakah anda merasa perekonomian keluarga anda lebih baik dari sebelumnya ketika ibu anda ikut turut mencari nafkah dengan bekerja sebagai buruh/karyawan perkebunan sawit itu?

PEDOMAN WAWANCARA UNTUK INFORMAN BIASA (MANDOR PERKEBUNAN SAWIT SOCFINDO KEBUN MATA PAO, KABUPATEN SERGEI) PEDOMAN WAWANCARA Nama : Rochie Linda M.H. Nim : 030901036 Departemen : Sosiologi Fakultas Judul Penelitian : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik : PERAN GANDA ISTRI YANG BEKERJA SEBAGAI BURUH/KARYAWAN PERKEBUNAN DALAM MENUNJANG PEREKONOMIAN KELUARGA (Studi Deskriptif Pada PT. Socfindo Indonesia, Kebun Mata Pao, Kabupaten Sergei) I. Profil Informan Nama : Umur : Pendidikan Terakhir : Pekerjaan : Lama Bekerja : Alamat :

II.1. Mengenai Kinerja Buruh/Karyawan Perkebunan Sawit PT. Socfindo Mata Pao, Kabupaten Sergei Yang Berada Dalam Pengawasannya, Khususunya Buruh/ Karyawan Perempuan Yang Telah Berkeluarga (Informan Kunci): 1. Selama anda menjabat sebagai Mandor di perkebunan sawit ini, bagaimana kinerja para buruh/karyawan di perkebunan sawit ini yang melaksanakan kerja bawah, khususnya para buruh/karyawan perempuan yang telah berkeluarga (berumahtangga) yang selama ini anda awasi pekerjaan mereka di perkebunan sawit ini?