LEMBARAN DATA KESELAMATAN 1. Produk kimia dan identifikasi perusahaan Nama produk Identifikasi lain Sinomin BRASIVIL/BRASIVOL CLEANSER AND CONDITIONER (270A) FORMULATION CODE: 270A * STIEFEL PRODUCT * ALUMINUM OXIDE, FORMULATION PRODUCT Stiefel Indonesia (a GlaxoSmithKline company) PT. Glaxo Wellcome Indonesia Jl. Pulo Buaran Raya Kav III. DD. No. 2,3,4 Kawasan Industri Pulogadung Jakarta, Indonesia 13930 General Phone No: +62 21 4603330 EMERGENCY PHONE NUMBERS - TRANSPORT EMERGENCIES Local in-country toll free 001-803-017-9114 US / International toll call +1 703 527 3887 Tersedia 24 hrs/7 days; multi-language response Alamat Email: msds@gsk.com Situs web: www.gsk.com Penggunaan yang dianjurkan dan Batas penggunaan Penggunaan yang Produk Obat-obatan. dianjurkan Lembar data keselamatan ini disiapkan untuk memberikan informasi kesehatan, keselamatan dan lingkungan bagi orang-orang yang menangani produk ini yang diformulasikan di tempat kerja. Hal ini tidak dimaksudkan untuk memberikan informasi yang relevan dengan penggunaan medis dari produk ini. Dalam hal ini pasien harus berkonsultasi dengan informasi resep / penyisipan kemasan / label produk atau berkonsultasi dengan apoteker atau dokter mereka. Untuk informasi kesehatan dan keselamatan untuk komponen masing-masing yang digunakan dalam proses manufaktur, mengacu ke lembar data keselamatan yang sesuai untuk masing-masing komponen. Batas penggunaan 2. Identifikasi bahaya Penggunaan lain tidak disarankan. Klasifikasi GHS Dikecualikan dari persyaratan - produk diatur sebagai produk obat-obatan, produk kosmetik atau peralatan medis. Elemen-elemen label Dikecualikan dari persyaratan - produk diatur sebagai produk obat-obatan, produk kosmetik atau peralatan medis. Bahaya lain Produk ini tidak mudah terbakar. Lihat bagian 11 dari SDS untuk tambahan informasi mengenai bahaya kesehatan. 3. Komposisi / informasi tentang bahan Zat atau campuran Properti kimia Nama kimia ALUMINUM OXIDE Campuran ALUMINA OXIDE * ALUMINA * ALUMINUM TRIOXIDE * ALUMINIUM OXIDE * ALUMINUM OXIDE Nomor CAS 1344-28-1 Konsentrasi (%) 38.0-39.0 DODECYL SODIUM SULFATE DODECYL SULFATE, SODIUM SALT * SODIUM LAURYL SULPHATE * LAURYL SULFATE SODIUM SALT 151-21-3 23.00-24.0 Polietilin glikol 8000 ETHYLENE GLYCOL POLYMER * ETHYLENE GLYCOL HOMOPOLYMER * POLYOXYETHYLENE 8000 * POLYGLYCOL E-8000 25322-68-3 5 - < 10 1 / 7
Gliserin GLYCEROL * GLYCERIN ANHYDROUS * GLYCERINE * GLYCERITOL * GLYCYL ALCOHOL * 1,2,3-PROPANETRIOL * PROPANETRIOL * GLYROL * GLYSANIN * TRIHYDROXYPROPANE * 1,2,3-TRIHYDROXYPROPANE * OSMOGLYN Nomor CAS 56-81-5 Konsentrasi (%) 1 - < 3 LAURIC ACID Natrium Hidroksida CAUSTIC SODA * SODIUM HYDRATE 143-07-7 1310-73-2 1 - < 3 1.0-2.0 DOWICIL* 200 Bahan Pengawet DOWICIL* 150 Bahan Pengawet * DOWICIL* 200 Bahan Pengawet * QUATERNIUM-15 * METHENAMINE 3-CHLOROALLYLOCHLORIDE * HEXAMETHYLENETETRAMINE CHLOROALLYL CHLORIDE, CIS ISOMER 51229-78-8 < 0.2 Komponen-komponen yang lain dibawah level yang harus dilaporkan 20 - < 30 4. Tindakan pertolongan pertama Tindakan pertolongan pertama untuk paparan melalui rute-rute yang beda Penghirupan Pindah ke udara segar. Jika pernafasan sulit, personil terlatih harus memberikan oksigen. Panggil dokter bila gejala muncul atau berlanjut. Dibawah kondisi normal untuk penggunaan yang dimaksud, bahan ini diharapkan tidak berbahaya bagi penghirupan. Kontak kulit Kontak mata Penelanan Gejala dan efek yang paling penting Perlindungan pribadi untuk penolong pertolongan pertama Catatan untuk doctor 5. Tindakan memadam kebakaran Media pemadam Media pemadam untuk dihindari Bahaya spesifik Prosedur memadam kebakaran khusus Perlindungan petugas pemadam kebakaran Metode spesifik Bahaya kebakaran umum Segera bilas kulit dengan banyak air. Tanggalkan pakaian yang terkontaminasi dan cuci sebelum dipakai kembali. Dapatkan pertolongan medis jika timbulnya gejala-gejala. Bilas baik-baik dengan banyak air sedikitnya selama 15 menit dan periksakan ke dokter. Jika tertelan, bersihkan/bilas mulut dengan air (hanya jika si penderita masih sadar). Bila bahan tertelan dalam jumlah besar, segera hubungi pusat pengendali racun. Jangan membujuk muntah tanpa petunjuk pusat pengendali racun. Kontak langsung dengan mata dapat menyebabkan iritasi sementara. Jika terjadi kecelakaan atau jika merasa tidak sehat, segera dapatkan nasihat medis (tunjukkan label jika mungkin). Pastikan bahwa petugas medis mengetahui benar bahan-bahan yang terlibat, dan melakukan tindakan pencegahan untuk melindungi diri mereka sendiri. Tidak ada penawar spesifik yang dianjurkan. Perlakukan sesuai dengan protokol lokal. Untuk panduan tambahan, mengacu pada informasi resep pada saat ini atau pada sentra informasi kontrol racun lokal. Air. Busa. Bubuk kimia kering Karbon dioksida (CO2) Tidak diketahui. Waktu kebakaran berlanjut gas-gas yang membahayakan kesehatan mungkin terbentuk. Jika anda dapat melakukannya tanpa menimbulkan resiko, pindahkan wadah-wadah dari area kebakaran. Peralatan pernapasan yang mengisi sendiri dan pakaian pencegah kebakaran yang menutupi seluruh badan harus dikenakan bila dalam keadaan kebakaran. Gunakan prosedur-prosedur baku pemadaman kebakaran dan pertimbangkan bahaya dari bahan-bahan yang dilibatkan. Produk ini tidak mudah terbakar. 6. Tindakan untuk pelepasan tidak dengan sengaja Tindakan pencegahan pribadi Tindakan pencegahan lingkungan Jauhkan petugas yang tidak diperlukan. Jauhkan orang dari tumpahan/bocoran ke arah yang berlawanan dengan arah angin. Pakai alat dan pakaian pelindung diri pada saat melakukan pembersihan. Hindari menghirup kabut atau uap. Jangan menyentuh wadah-wadah yang rusak atau bahan yang tumpah kecuali menggunakan baju pelindung yang tepat. Pastikan ventilasi memadai. Pihak berwenang lokal harus diberitahu jika tumpahan yang signifikan tidak bisa dilokalisasi. Untuk perlindungan pribadi, lihat bagian 8 pada SDS. Hindari pelepasan kelingkungan. Memberitahukan personil tingkat manajer atau pengawasan tentang semua pelepasan ke lingkungan. Cegah terjadinya tumpahan atau bocoran lebih lanjut jika aman untuk melakukannya. Hindari pembuangan ke dalam saluran pembuangan, perairan atau ke tanah. 2 / 7
Metode membersihkan tumpahan Cegah produk agar tidak masuk ke saluran pembuangan. Tumpahan Besar: Hentikan aliran bahan, bila dapat dilakukan tanpa risiko. Bendung tumpahan bahan, bila mungkin. Tutup dengan lebaran plastic untuk mencegah penyebaran. Serap dalam bahan vermikulite, pasir kering atau tanah dan tempatkan dalam wadah. Sesudah produk diambil kembali, guyur/siram area dengan air. 7. Penanganan dan penyimpanan Penanganan Tindakan-tindakan teknis Ventilasi lokal dan umum Tindakan pencegahan Nasihat penanganan yang aman Penyimpanan Tindakan-tindakan teknis Kondisi penyimpanan yang memadai Bahan yang tidak cocok Bahan kemasan yang aman Tumpahan Kecil: Seka dengan bahan penyerap (mis. kain, flanel). Bersihkan permukaan keseluruhan untuk menghilangkan sisa kontaminasi. Jangan sekali-kali mengembalikan tumpahan ke dalam wadah asli untuk digunakan lagi. Untuk pembuangan sampah, lihat bagian 13 pada SDS. Tidak ada rekomendasi khusus. Sediakan ventilasi yang cukup. Gunakan perlindungan pribadi direkomendasikan dalam Bagian 8 LDK. Hindari pemaparan yang berkepanjangan. Tidak ada rekomendasi khusus. Simpan jauh dari bahan yang inkompatibel (lihat Bagian 10 dari LDKB). Agen pengoksidasi yang keras. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan melihat ke bagian 10 di SDS/LDKB. Simpan di dalam wadah orisinil tertutup rapat. 8. Kontrol pemaparan/perlindungan pribadi Batas pemaparan GSK Komponen-komponen Tipe Nilai DODECYL SODIUM SULFATE (CAS 151-21-3) Polietilin glikol 8000 (CAS 25322-68-3) OHC 2 OHC 1 Indonesia. NAB/KTDS (Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No.Per.13/MEN/X/2011 tentang Nilai Ambang Batas, Lampiran II) Komponen-komponen Tipe Nilai Bentuk ALUMINUM OXIDE (CAS 1344-28-1) Gliserin (CAS 56-81-5) Natrium Hidroksida (CAS 1310-73-2) Batas paparan pekerjaan Nilai Batas Ambang ACGIH US Komponen-komponen ALUMINUM OXIDE (CAS 1344-28-1) Natrium Hidroksida (CAS 1310-73-2) Pedoman pemaparan Tindakan teknis Peralatan perlindungan pribadi Perlindungan sistem pernafasan Perlindungan tangan Perlindungan mata BRSW 10 mg/l Partikel-partikel yang tidak dapat dihirup. 10 mg/l Partikel-partikel yang tidak dapat dihirup. BRSW 10 mg/l Kabut. Batas atas 2 mg/l Tipe Nilai Bentuk BRSW 1 mg/l Pecahan yang dapat terhirup. Batas atas 2 mg/l Ventilasi umum biasanya cukup. Biasanya tidak diperlukan alat bantu pelindung pernapasan pribadi. Jika karyawan menghadapi konsentrasi yang melebihi ambang batas pajanan, mereka harus memakai alat bantu pernapasan yang memenuhi standar. Biasanya tidak diperlukan. Untuk persentuhan dengan kulit dalam waktu yang lama dan berulang, kenakan sarung tangan pelindung yang sesuai. Biasanya tidak diperlukan. Jika mungkin tersentuh, dianjurkan menggunakan kacamata pelindung dengan perlindungan samping. 3 / 7
Perlindungan badan dan kulit Tindakan kebersihan Biasanya tidak diperlukan. Kenakan pakaian pelindung yang memadai sebagai perlindungan terhadap ceburan dan kontaminasi. Selalu mengamati tindakan-tindakan higiena perorangan yang baik, seperti mencuci tangan setelah menangani bahan baku ini dan sebelum makan, minum, dan/atau merokok. Cuci secara rutin baju kerja dan peralatan perlindungan untuk menghilangkan kontaminan. Untuk saran mengenai metode pemantauan yang sesuai, mencari bimbingan dari profesional keselamatan dan kesehatan, dan yang berkwalifikasi lingkungan. 9. Sifat fisik dan kimia Penampilan Bau Kondisi fisik Bentuk Warna Ambang bau ph Titik cair/titik beku Titik didih, titik didih awal, jarak didih Titik nyala Suhu derajat penyalaan-auto Tingkat mudah terbakar (padatan, gas) Cairan. Cleansing lotion. Coklat-kelabu. Expected to be non-flammable based on components present. Tidak dapat dipakai. Batas atas/bawah mudah terbakar atau mudah meledak Batas mudah terbakar - di bawah (%) Batas tingkat mudah terbakar - atas (%) Batas mudah meledak - bawah (%) Batas mudah meledak - atas (%) Tekanan uap Densitas uap Kecepatan menguap Kepadatan relatif Kepadatan Daya larut Kelarutan (air) Kelarutan (lainnya) Koefisien partisi (n-oktanol/air) Suhu derajat pembusukan Viskositas Data yang lainnya Sifat-sifat bahan peledak Sifat-sifat oksidasi 10. Stabilitas dan reaktivitas Reaktivitas Stabilitas Kondisi untuk dihindari Bahan yang tidak cocok Produk di mana pembusukannya berbahaya Kemungkinan reaksi berbahaya 70-200 Pa.s (30 C (86 F)) Tidak mudah meledak. Tidak mengoksidasi. Produk ini stabil dan non-reaktif dalam kondisi penggunaan, penyimpanan dan pengangkutan normal. Bahan baku yang stabil dibawah kondisi-kondisi normal. Kontak dengan bahan yang tidak kompatibel. Agen pengoksidasi yang keras. Tidak diketahui. Asap dan gas yang mengiritasi dan/atau toksik dapat dibebaskan selama penguraian produk. Tidak ada reaksi berbahaya yang diketahui dalam kondisi penggunaan normal. 4 / 7
11. Informasi toksikologis Toksisitas akut Dikira bahaya rendah untuk industri atau komersial biasa jika ditangani petugas terlatih. Komponen-komponen Jenis DODECYL SODIUM SULFATE (CAS 151-21-3) Hasil-hasil pengujian LD50 Tikus besar 1288 mg/kg Gliserin (CAS 56-81-5) LD50 Tikus besar > 2000 mg/kg Dermal LD50 Kelinci 1350 mg/kg LD50 Tikus besar 104-340 mg/kg Polietilin glikol 8000 (CAS 25322-68-3) LD50 Tikus besar > 20 gr/kg * Perkiraan produk dapat didasarkan pada data komponen tambahan yang tidak ditunjukkan. Rute-rute paparan Gejala Korosi kulit/iritasi Korosifitas Natrium Hidroksida Kerusakan mata yang serius/iritasi mata Mata Natrium Hidroksida Sensitisasi sistem pernafasan atau kulit Kepekaan pernafasan Belum ada studi dilakukan. Kepekaan kulit Mutagenisitas sel kuman Karsinogenisitas Karsinogen ACGIH ALUMINUM OXIDE (CAS 1344-28-1) Toksik terhadap reproduksi Toksisitas terhadap organ sasaran spesifik, sekali paparan Penghirupan. Pemakanan. Kontak dengan kulit/kena kulit. Kontak dengan mata. Kontak langsung dengan mata dapat menyebabkan iritasi sementara. Gangguan kesehatan tidak diketahui atau tidak diperkirakan dalam penggunaan normal. Literature search Hasil: Dapat menyebabkan luka terbakar yang parah. Gangguan kesehatan tidak diketahui atau tidak diperkirakan dalam penggunaan normal. Kontak langsung dengan mata dapat menyebabkan iritasi sementara. Literature search Hasil: Dapat menyebabkan luka terbakar yang parah. Tidak diketahui. Diperkirakan produk ini tidak akan menybabkan kepekaan kulit. Tidak ada data yang menunjukkan bahwa produk atau setiap komponen yang jumlahnya lebih dari 0,1% bersifat mutagenik atau genotoksik. Tidak dapat di klasifikasikan sebagai penyebab karsinogenesis pada manusia. Paparan kerja tidak diharapkan akan menimbulkan efek karsinogenik. A4 Tidak dapat diklasifikasikan sebagai menyebab kanker (karsinogen) pada manusia. Tidak mengandung bahan yang terdaftar sebagai beracun bagi alat reproduksi Tidak berlaku. Toksisitas terhadap organ sasaran spesifik, paparan berulang-ulang Bahaya penghirupan Efek-efek kronis Efek-efek interaktif Informasi lain Tidak berlaku. Tidak ditetapkan. Pemaparan pekerjaan terhadap bahan atau campuran dapat menyebabkan efek yang merugikan. 5 / 7
12. Informasi ekologis Data ekotoksikologi Komponen-komponen DODECYL SODIUM SULFATE (CAS 151-21-3) Akuatik/air Semacam binatang-binatang air berkulit keras Kronis Ganggang Semacam binatang-binatang air berkulit keras NOEC NOEC NOEC Akuatik/air Polietilin glikol 8000 (CAS 25322-68-3) Akuatik/air Microtox Jenis Rainbow trout (Adult Oncorhyncus mykiss) Kutu air (Daphnia magna) Green algae (Desmodesmus subspicatus) kecil fathead (Pimephales promelas) Ceriodaphnia dubia Mosquito fish (Adult Gambusia affinis) Rainbow trout (Adult Oncorhyncus mykiss) Goldfish (Adult Carassius auratus) Microtox Hasil-hasil pengujian 4.6 mg/l, 96 jam Flow-through test 5.4 mg/l, 48 jam Static test 30 mg/l, 72 jam 3.8 mg/l, 28 Hari Flow-through test 0.88 mg/l, 7 Hari Flow-though Test 125 mg/l, 96 jam Static test 45.4 mg/l, 96 jam Static test > 50000 mg/l, 24 jam > 100000 mg/l, 15 menit * Perkiraan produk dapat didasarkan pada data komponen tambahan yang tidak ditunjukkan. Ekotoksisitas Kegigihan dan daya degradasi Produk tidak terklasifikasi sebagai bahaya terhadap lingkungan. Namun, hal ini tidak meniadakan kemungkinan tumpahan sering atau besar dapat mempunyai efek yang merugikan atau merusak lingkungan. Daya hancur secara biologis Persentase Degradasi (Biodegradasi Aerobik-Langsung) DODECYL SODIUM SULFATE 95 % OECD 301 B Akumulasi bio Oktanol/koefisien partisi air log Kow DODECYL SODIUM SULFATE 1.6 DOWICIL* 200 Bahan Pengawet -0.1 Gliserin -1.76 LAURIC ACID 4.2 Mobilitas dalam tanah Efek-efek bahaya lain 13. Pertimbangan pembuangan Metode pembuangan/informasi Limbah sisa Kemasan yang tercontaminasi Peraturan lokal mengenai pembuangan Tidak ada data yang tersedia Buanglah sesuai dengan semua peraturan yang berlaku. Buang sesuai dengan peraturan lokal. Wadah kosong atau bungkus dalam dapat menyimpan sedikit residu produk. Bahan tersebut dan wadah harus dibuang dengan cara yang aman (lihat: Instruksi pembuangan). Hindarkan pembuangan kedalam saluran-saluran, selokan-selokan air atau keatas ketanah. Karena wadah kosong mungkin berisi residu produk, patuhi peringatan pada label meskipun wadah sudah kosong. Wadah kosong harus dibawa ke tempat penanganan limbah yang telah disetujui untuk didaur-ulang atau dibuang. Kumpulkan untuk dipakai kembali atau buang dalam wadah tersegel pada tempat pembuangan sampah resmi. Jangan membuang ke dalam saluran pembuangan, perairan atau ke tanah. Buanglah sesuai dengan semua peraturan yang berlaku. 6 / 7
14. Informasi pengangkutan ADR Tidak disebutkan dalam peraturan sebagai barang berbahaya. IATA Tidak disebutkan dalam peraturan sebagai barang berbahaya. IMDG Tidak disebutkan dalam peraturan sebagai barang berbahaya. Mengangkut dalam jumlah besar menurut Lampiran II dari MARPOL 73/78 dan Kode IBC 15. Informasi pengatur Peraturan yang berlaku Tidak ditetapkan. CWC (Undang-undang RI No. 9 tahun 2008 tentang Larangan Penggunaan Bahan Kimia sebagai Senjata Kimia, 10 Maret 2008) Bahan Kimia Berbahaya yang Harus Didaftarkan (Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, No. 472/Menkes/Per/V/1996) Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 254/MPP/Kep/7/2000, Lampiran 1: Daftar Bahan Berbahaya yang Diatur Tata Niaga Impornya Bahan Kimia Prekursor (Keputusan Menteri Industri dan Perdagangan No. 647/MPP/Kep/10/2004 mengenai Ketentuan Impor Prekursor, Lampiran 1, 18 Oktober 2004) Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun, Lampiran II, Tabel 1: Daftar Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang dilarang dipergunakan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun, Lampiran II, Tabel 2: Daftar Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang terbatas dipergunakan Keputusan Menteri Perindustrian No. 148 Tahun 1985 tentang Pengamanan Bahan Beracun dan Berbahaya di Perusahaan Industri, Lampiran: Daftar Bahan Beracun dan Berbahaya Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun, Lampiran I: Daftar Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang dipergunakan Zat-zat yang terdaftar Gliserin (CAS 56-81-5) Zat-zat terdaftar / Berlaku sampai tahun 2040 16. Informasi lain Diterbitkan oleh Sangkalan Tanggal terbit Tanggal revisi Keterangan singkatan dan akronim yang digunakan dalam LDK Referensi dan sumber data yang digunakan untuk menyusun LDK Informasi revisi The information and recommendations in this safety data sheet are, to the best of our knowledge, accurate as of the date of issue. Nothing herein shall be deemed to create any warranty, express or implied. It is the responsibility of the user to determine the applicability of this information and the suitability of the material or product for any particular purpose. 26-April-2016 26-April-2016 GSK Hazard Determination Identifikasi Perusahaan dan Produk: Penggunaan produk Komposisi / Informasi tentang bahan: Undisclosed Ingredient Statement Sifat Kimia & Fisik: Sifat Perkalian Informasi Pengangkutan: Seleksi Mode Pengangkutan, Tipe Kemasan, Nama Agen GHS: Klasifikasi 7 / 7