Pengantar Jaringan Nirkabel (Wireless Networks)

dokumen-dokumen yang mirip
Pengantar Jaringan Nirkabel (Wireless Networks)

WIRELESS NETWORK (JARINGAN NIRKABEL)

Teknologi Komunikasi Data Jaringan Nirkabel. Adri Priadana - ilkomadri.com

WIRELESS NETWORK. Pertemuan VI. Pengertian Wireless Network. Klasifikasi Wireless Network

KONSEP CELLULAR DENNY CHARTER, ST. Websites :

Komunikasi dan Jaringan

Wireless Network. Konsep Dasar Jaringan Nirkabel. Muhammad Riza Hilmi, ST.

PERCOBAAN VI Komunikasi Data SISTEM KOMUNIKASI BLUETOOTH

Dukungan yang diberikan

Komunikasi dan Jaringan

JARINGAN WIRELESS. Jurusan T-informatika STT-Harapan Medan T.A 2016/2017 Oleh : Tengku Mohd Diansyah, ST, M.Kom 30/05/2017 1

Wireless Network. Konsep Dasar Jaringan Nirkabel. Muhammad Riza Hilmi, ST.

ULANGAN HARIAN JARINGAN NIRKABEL

Makalah Media Unguided Mata Kuliah Komunikasi Data

Jakson Petrus M.B., S.Kom

Standar NYOMAN SURYADIPTA, ST, CCNP NYOMAN SURYADIPTA.ST.CCNP COMPUTER SCIENCE FACULTY - NAROTAMA UNIVERSITY

INTERFERENSI BLUETOOTH TERHADAP THROUGHPUT WLAN IEEE B

IEEE b 1.1 INTRODUCTION

TEKNOLOGI WiMAX untuk Komunikasi Digital Nirkabel Bidang

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II WIRELESS PERSONAL AREA NETWORK (WPAN)

BAB I PENDAHULUAN UNIVERSITAS INDONESIA

KOMUNIKASI DATA ST014 Komunikasi data nirkabel dan topologi jaringan

STANDARISASI FREKUENSI

SEKILAS WIRELESS LAN

PENGARUH JARAK DAN OBSTACLE PADA RSSI JARINGAN ZIGBEE ( ) Reza Febrialdy Yuwono 1, Novian Anggis S. 2

BLUETOOTH. Pertemuan XI. Pengenalan Teknologi Bluetooth nirkabel

Pengenalan Jaringan Komputer. Pertemuan I

Layanan Broadband dapat dipenuhi dengan berbagai teknologi, seperti :

Pengantar Teknologi Informasi Jaringan (Layer Fisik)

Pertemuan I. Pengenalan Jaringan Komputer

4.2. Memonitor Sinyal Receive CPE/SU Full Scanning BAB V. PENUTUP Kesimpulan Saran...

TEKNOLOGI. Prima Kristalina, Lab. Komunikasi Digital Politeknik Elektronika Negeri Surabaya EEPIS Wireless Sensor Networks Research Group

Wireless Network W Local Area Network. Isbat Uzzin Nadhori

Multiple Access. Downlink. Handoff. Uplink. Mobile Station Distributed transceivers Cells Different Frequencies or Codes

1. BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

Agus Setiadi BAB II DASAR TEORI

Percobaan 7 Sistem Komunikasi Bluetooth Untuk Tranmisi Data

Wireless Network. Melwin Syafrizal, S.Kom.,M.Eng.

TELECOMMUNICATIONS & NETWORKS

Pertemuan ke 5. Wireless Application Protocol

HALAMAN PENGESAHAN TUGAS AKHIR

BAB II DASAR TEORI. menggunakan media gelombang mikro, serat optik, hingga ke model wireless.

Pengantar Wireless LAN. Olivia Kembuan, S.Kom, M.Eng PTIK UNIMA

MEDIA TRANSMISI. Budhi Irawan, S.Si, M.T

BAB III. IMPLEMENTASI WiFi OVER PICOCELL

JARINGAN. Definisi Dasar Jaringan : Dua atau lebih komputer yang saling terhubung sehingga dapat membagi data dan sumber-sumber peralatan lain

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Nama Kelompok : 1. Arvita Mizza Utami (12/327968/SV/00144) >> Presenter. 2. Chusnul Khotimah M (12/327950/SV/00126) >>presenter & pencari materi

ANALISIS KINERJA ADHOC TERHADAP PERBEDAAN CUACA

TEKNOLOGI JARINGAN TANPA KABEL (WIRELESS)

Perbedaan Bluetooth dengan Wi-Fi (Wireless Fidelity) Titik Nurnawangsih

Bluetooth. Pertemuan III

KONEKSI JARINGAN AD-HOC Oleh: Hanafi

RUSMADI FAMILAB ANALISA JARINGAN WLAN PADA GEDUNG NUSANTARA I DPR RI TAHUN Bung Fai Galeh NW

A I S Y A T U L K A R I M A

BAB II DASAR TEORI 2.1 Sistem Komunikasi Data 2.2 Infrastruktur Jaringan Telekomunikasi

Direct Sequence Spread Spectrum (DSSS)

MODUL TEKNOLOGI KOMUNIKASI (3 SKS) Oleh : Drs. Hardiyanto, M.Si

Cara Kerja Sistem Jaringan Wireless Network Dan Wi-Fi Sinta Puspita Dewi

I. PENDAHULUAN. telekomunikasi ke arah teknologi konektivitas nirkabel. Perkembangan teknologi

METODE PENGUJIAN ALAT DAN/ATAU PERANGKAT TELEKOMUNIKASI WIRELESS LOCAL AREA NETWORK

Aplikasi WiMAX. Oleh: Yenniwarti Rafsyam, Milda Yuliza, Lifwarda. Staf Pengajar Teknik Elektro Politeknik Negeri Padang ABSTRACT

Monitoring Jaringan Menggunakan Wireless Mon

Rahmady Liyantanto liyantanto.wordpress.com

Faktor terpenting dalam jaringan komputer adalah transfer data antar dua komputer di tempat yang berbeda.

ANALISA INTERFERENSI ELEKTROMAGNETIK PADA PROPAGASI Wi-Fi INDOOR

TAKARIR. Kapasitas transmisi dari sambungan elektronik. Percakapan melalui jaringan intenet.

BAB I PENDAHULUAN. Gambar 1.1. Konsep global information village [2]

JARINGAN KOMPUTER. APA ITU JARINGAN COMPUTER PENGGUNA JARINGAN COMPUTER Business application Home application Mobile users

Ika Nur Khana

Komunikasi Data dan Jaringan Komputer

I. PENDAHULUAN. secara langsung melalui jaringan kabel[1,2]. Implementasi jaringan dengan

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL POS DAN TELEKOMUNIKASI NOMOR : 09/DIRJEN/2004 T E N T A N G PERSYARATAN TEKNIS BLUETOOTH

PENGARUH PERFORMANSI AKIBAT INTERFERENSI PADA SISTEM BLUETOOTH DAN WLAN B

FUNDAMENTAL OF WIRELESS NETWORKS & COMMUNICATION SYSTEM

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

Teknik Multiple Akses FDMA, TDMA, CDMA

WIRELESS LAN. Mata kuliah Jaringan Komputer Iskandar Ikbal, S.T., M.Kom

Diagram skematik dari dua aplikasi pada wireless LAN dapat diperhatikan pada gambar di bawah ini :

Perangkat Wireless LAN Teknologi Wireless LAN

SISTEM UNTUK MENGAKSES INTERNET

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. WLAN dengan teknologi Infra red (IR) dan Hewlett-packard (HP) menguji WLAN

Jaringan Wireless. Komponen utama pembangun jaringan wireless. 1. PC Personal Computer)

Chapter 9 Communications

KOMUNIKASI DATA. Agar komunikasi data dapat dilakukan, 3 buah elemen harus ada. data. Media transmisi. penerima. sumber

Wireless Network

Wireless Network. Melwin Syafrizal, S.Kom

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Gambar 1.1

BAB I PENDAHULUAN. analog AMPS (Advanced Mobile Phone System), diikuti suara digital GSM

BAB II TEORI PENDUKUNG

Teknologi Seluler. Pertemuan XIV

MILIK UKDW BAB I PENDAHULUAN

TREND JARINGAN. Muhammad Riza Hilmi, ST.

KOMUNIKASI DATA JUFRIADIF NA`AM. 4. Komunikasi Disekitar Kita

Transkripsi:

EEPIS Wireless Sensor Networks Research Group Pengantar Jaringan Nirkabel (s) Prima Kristalina, Laboratorium Komunikasi Digital Politeknik Elektronika Negeri Surabaya 2014 1

2

3

Ubiquitous Networking 4

5

Group Detection Analytics 6

7

Jarak vs. Data Rate 8

Mobility vs. Data Rate 9

Definisi: Jaringan Nirkabel Sebuah kumpulan device yang terinterkoneksi membentuk jaringan, saling bertukar informasi dan memakai daya bersama melalui media transmisi nirkabel (wireless). Prima K - PENS 10

Timeline Teknologi Jaringan Nirkabel 1896 - Guglielmo Marconi: Menciptakan wireless telegraph pada tahun1896. Awal dimulainya komunikasi menggunakan karakter-karakter alphanumerik yang di-kodekan menjadi sinyal analog (jarak 18 mil) 1902 - Pengiriman sinyal telegrafik melalui Samudra Atlantik 1907 Layanan Nirkabel komersial Trans-Atlantic 1914 1918 : Perang Dunia I di Eropa Pertumbuhan intelijen komunikasi, teknologi intersepsi, kriptografi 1920 Marconi : menemukan radio gelombang pendek (100m) Prima K - PENS 11

Timeline Teknologi Jaringan Nirkabel.(lanjutan) 1915: Transmisi suara nirkabel (New York San Franscisco) 1920: Radio Broadcast Komersial pertama (Pittsburgh) 1935: A.Graham Bell menemukan telepon 1939 1945: Perang Dunia II Pertumbuhan teknologi radio 1974: FCC mengalokasikan frekuensi 40 MHz untuk telepon seluler 1982: GSM Eropa dan Inmarsat diperkenalkan 1984: AT&T bubar, mulai pengembangan sistim seluler AMPS 1985: FCC melakukan modiikasi untuk pemakaian Prima ISM K - PENS sebagai jaringan nirkabel 12

Mengapa Menuju Teknologi Broadband? Kecepatan data yang tinggi hanya bisa didapatkan dengan menggunakan teknologi broadband. - Contoh : grafik, video, audio Tingkat kenyamanan terpenuhi dan biaya bisa dikurangi, jika sama-sama menggunakan teknologi wireless - Layanan bisa tersebar merata dibandingkan layanan fixed / wired Prima K - PENS 13

Konsep Jaringan Nirkabel Kecepatan (Speed): Kemampuan untuk mentransmisikan informasi secara real time Transmisi data secara eletronik lebih cepat dibandingkan dengan transportasi Jangkauan (Coverage): Mencakup: skala regional, nasional dan internasional. Reliabilitas:: keandalan, tahan uji Cost: Berbentuk jaringan, dapat tukar menukar informasi dengan biaya rendah Keamanan (Security): Tidak mudah diserang maupun disusupi pihak lain. Prima K - PENS 14

Klasifikasi Jaringan Nirkabel Jaringan Data Nirkabel (Wireless Data Networks) Jaringan Area Personal Nirkabel (Wireless Personal Area Networks WPAN) Jaringan Area Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks WLAN) Jaringan Area Metropolitan Nirkabel (Wireless Metropolitan Area Networks WMAN) Jaringan Area Lebar Nirkabel (Wireless Wide Area Networks WWAN) Jaringan Seluler (Wireless Cellular) Non Seluler Seluler Generasi 1, 2, 3, 4 Jaringan Bergerak (Mobile Networks) Prima K - PENS 15

Wireless Data Network Menggunakan Band Frekuensi Unlicenced ISM (Industrial Scientific and Medical) 2,4 GHz, bahkan ada yang 5 GHz Unlicenced tanpa perlu lisensi untuk stasiun radio Menggunakan teknologi point to point spread spectrum untuk mentransmisikan datanya Teknologi Spread Spectrum : - FHSS (Frequency Hopping SS) - DSS (Direct-Sequence SS) Prima K - PENS 16

ISM Band Industrial, scientific and medical (ISM) radio band adalah band frekuensi yang distandarisasi secara internasional untuk pemakaian RF yang ditujukan bagi kepentingan industri, ilmu pengetahuan dan medis. Selain keperluan di atas, karena alokasi frekuensi yang sudah jenuh, ISM band ini juga digunakan untuk komunikasi daya rendah dan jarak pendek, seperti: cordless phone, perangkat bluetooth, zigbee, near field communication (NFC) dan jaringan komputer nirkabel. Prima K - PENS 17

ISM Band standarisasi ITU-R Prima K - PENS 18

Teknologi Wireless Data Network Dr. Nasser Yazdani (Univ. of Tehran) 19

Teknologi Spread Spectrum Masalah yang sering timbul pada transmisi radio : pelemahan frekuensi dapat menghilangkan sinyal - sinyaldengan pita sempit pada durasi interferensi tertentu. Solusi : menyebar (spread) sinyal pita sempit tersebut menjadi sinyal pita lebar menggunakan kode tertentu. power interference spread signal power Deteksi pada Rx signal spread interference f f Efek samping: Ada koeksistensi beberapa sinyal tanpa koordinasi dinamis Terjadi tap Alternatif : Direct Sequence, Frequency Hopping 20

1. FHSS Diperkenalkan oleh Lamar dan Antheil untuk teknologi pengiriman data di medan perang Sebuah sinyal radio dibagi menjadi segmentsegment kecil, selanjutnya meng- hop kan satu frekuensi ke frekuensi yang lain beberapa kali per detik untuk men-transmisi-kan segment-segment nya Untuk standart 802.11 lama, frekuensi unlicenced 2,4 GHz dibagi menjadi 75 sub kanal, masing-masing lebarnya 1 MHz Kelemahan mudah terjadi interferensi karena mengubah-ubah carrier sinyal beberapa kali dalam 1 detik 21

2. DSSS Menggunakan alokasi frekuensi dengan lebar 22 MHz. Tidak perlu adanya frequency hopping, setiap link hanya menggunakan 1 channel Daya yang diperlukan untuk men-transmisi-kan data lebih kecil dari pada frequency hopping (hanya 0,1, dbm) DSS transmiter meng-ex-or kan sinyal dengan pseudorandom code (chipping sequence) dengan tujuan mendapatkan sebuah sinyal dengan range frekuensi lebih lebar. Di sisi terima, chip-chip direkonstruksi kembali. Penerima juga akan mengidentifikasi noise dan membuangnya sebelum sinyal di-dekode- kan. 22

t b user data t b 0 1 0 1 1 t user data f 0 1 XOR t d f 3 f 2 f 1 f f 3 f 2 f 1 t d t t slow hopping (3 bits/hop) fast hopping (3 hops/bit) t c 0 1 1 0 1 0 1 0 1 1 0 1 0 1 0 1 1 0 1 0 1 1 0 0 1 0 1 0 t b : bit period t c : chip period chipping sequence = resulting signal t b : bit period t d : dwell time FHSS DSSS 23

Perbandingan FHSS dan DSSS : DSSS Cost lebih rendah (hemat frekuensi) FHSS Kapasitas lebih tinggi Punya kemampuan menghindari interferensi; jika ada interferensi pada sebuah frekuensi tertentu, jangan hop ke situ. Prima K - PENS 24

Wireless PAN (Wireless Personal Area Network) Alokasi bandwidth 2,4 GHz Power Management: Konsumsi Arus rendah (20 mw) Range: 0-10 meters Kecepatan : 19.2-100Kbps (actual) Ukuran kecil, kira-kira 0.5 inch persegi, tanpa antena Low Cost: langsung ke target device Boleh ada overlap dari multiple networks pada area yang sama Satu jaringan bisa support untuk minimum 16 device Standard WPAN : 802.15 1997 March 4, 1998 May 20, 1998 25

Teknologi Wireless PAN Bluetooth IrDA Zigbee NFC Prima K - PENS 26

Bluetooth Menggunakan alokasi bandwidth Unlicenced ISM 2,4 GHz, dan pengiriman data dengan teknologi radio FHSS Modulasi : Gaussian Frequency Shift Keying (GFSK) Kecepatan pengiriman data 1 Mbps. Bisa menghubungkan dan bertukar data antar peralatan seperti Mobile Phone, telephone, laptop, PC, printer, penerima Global Positioning System (GPS, kamera digital dan konsole video. Spesifikasi Bluetooth diatur oleh Bluetooth SIG (Special Interest Group) Prima K - PENS 27

Spesifikasi Bluetooth Class Maximum Permitted Power mw (dbm) Range (approximate) Class 1 100 mw (20 dbm) ~100 meters Class 2 2.5 mw (4 dbm) ~10 meters Class 3 1 mw (0 dbm) ~1 meter Version Version 1.2 Version 2.0 + EDR 1 Mbit/s 3 Mbit/s Data Rate WiMedia Alliance (proposed) 53-480 Mbit/s Prima K - PENS 28

Aplikasi Bluetooth Wireless control dan komunikasi antar mobile phone dan headset hands free Wireless networking antar PC dalam ruang terbatas Wireless communication antara input PC dan peralatan outputnya, seperti mouse, keyboard dan printer Pengganti komunikasi kabel serial pada peralatan pengukuran, penerima GPS, peralatan medis, bar code scanner dan peralatan traffic control Dial-Up Internet Access pada PC atau PDA menggunakan mobile phone sebagai modem Computer Network 29

Infrared Data Association (IrDA) Populer pada akhir 1990 sampai awal 2000 an untuk laptop dan desktop Sekarang sudah digantikan dengan teknologi bluetooth dan WiFi Tidak perlu menggunakan Direct Line of Sight Masih digunakan untuk lingkungan terutama yang sangat rentan terhadap interferensi, jika menggunakan teknologi wireless berbasis radio, contoh : remote control TV Prima K - PENS 30

Zigbee ZigBee adalah spesifikasi untuk protokol komunikasi level tinggi Biasanya digunakan untuk standard WPAN 802.15.4 menggunakan low-power radio digital. ZigBee dikhususkan untuk aplikasi-aplikasi RF yang memerlukan kecepatan data rendah, waktu hidup baterei lama, dan jaringan yang aman. Beroperasi pada ISM bandwidth; 868 MHz di Europe, 915 MHz di USA dan Australia, dan 2.4 GHz di seluruh dunia Teknologi pengiriman data: DSSS, Kec.data 250 kbps dan chip rate 2MCps Modulasi: O-QPSK 31

Aplikasi Zigbee Home Entertainment and Control Smart lighting, advanced temperature control, safety and security, movies and music Home Awareness Water sensors, power sensors, smoke and fire detectors, smart appliances and access sensors Mobile Services m-payment, m-monitoring and control, m-security and access control, m-healthcare and tele-assist Commercial Building Energy monitoring, lighting, access control Industrial Plant Process control, asset management, environmental management, energy management, industrial device control 32

Wireless LAN (Wireless Local Area Network) Wireless LAN meng-interkoneksi-kan bermacammacam peralatan dengan media Traditional Wireless LANs Kecepatan data 1 to 20 Mbps High-speed Wireless LANS Kecepatan data 100 Mbps Standards untuk Wireless LAN adalah (Wireless Fidelity) 802.11a,b dan g WI-FI Bermasalah dalam hal addressing (untuk IPv4) Prima K - PENS 33

Konfigurasi Wireless LAN Ada 4 jenis konfigurasi WLAN : Single Cell Configuration Multi-cell Configuration Infrastructure Wireless LAN Ad Hoc LAN Prima K - PENS 34

Single Cell Wireless LAN Configuration 35

Multi-Cell Wireless LAN Configuration 36

Infrastructure Wireless LAN 37

Ad Hoc LAN Prima K - PENS 38

Kanal Operasi Wifi (802.11b/g) Center Frekuensi Kanal (GHz) 1 2.412 2 2.417 3 2.422 4 2.427 5 2.432 6 2.437 7 2.442 8 2.447 9 2.452 10 2.457 11 2.462 Masing-masing kanal mempunyai lebar pita 5 MHz) 39

40

Wireless MAN (Wireless Metropolitan Area Network) Teknik jaringan switched dan point to point yang digunakan pada Wireless WAN tidak mencukupi untuk scope organisasi yang besar Perlu kapasitas tinggi dan biaya rendah yang bisa meng-cover area besar MAN menyediakan: Layanan untuk pelanggan di area metropolitan Kapasitas cukup besar Biaya rendah dan efisiensi lebih besar dibandingkan dengan layanan sejenis dengan media teleponi. Standards untuk Wireless MAN adalah WI-MAX 41

Wireless WAN (Wireless Wide Area Network) Meng-cover area geografik yang besar (lebih besar daripada MAN) Menggunakan teknologi jaringan selular dalam pentransmisian datanya (sama seperti UMTS, GSM, HSDPA, 3G dsb). Menggunakan radio cellular yang ditanam pada peralatan terminalnya (misal : laptop dengan teknologi GSM/CDMA untuk send receive data). 42

WiMAX WiMAX, kependekan dari Worldwide Interoperability for Microwave Access Teknologi telekomunikasi yang menyediakan transmisi wireless untuk pengiriman data, dengan beberapa mode, mulai dari point to multipoint, sampai portable dan fully mobile. Kecepatan data:3,7-5 MBps (DL) dan 520 kbps (UL). Menggunakan standarisasi IEEE 802.16 Juga dikenal sebagai Teknologi Broadband Wireless Access atau Fixed Wireless Access Prima K - PENS 43

Standardisasi WiMAX 802.16-2004 - Disebut juga sebagai 802.16d, merupakan bagian pengembangan dari standart sebelumnya. - Ditunjuk sebagai standart untuk fixed WiMAX karena tidak men-support mobility. 802.16e-2005 - Merupakan perkembangan dari 802.16-2004. - Disebut juga sebagai 802.16e. - Men-support mobility, karena itu dikenal sebagai Mobile WiMAX Prima K - PENS 44

Alokasi Frekuensi WiMAX Spectrum Owner Alliance (WISOA) merupakan organisasi pemilik spektrum WiMAX WISOA bertugas membuat regulasi, mengkomersialisasikan dan mengembangkan spektrum WiMAX pada range 2,3 2,5 GHz dan 3,4 3,5 GHz. WISOA bergabung dengan Wireless Broadband Alliance sejak April 2008 Di Indonesia, berdasarkan aturan 2 Kementerian (Postel dan Kominfo) dan 3 badan pengatur frekuensi, ditetapkan bahwa spektrum frekuensi yang digunakan untuk Wireless Broadband ada 2 jenis : - 2,3 GHz untuk WiMAX standart 802.16e - 3,3 GHz untuk WiMAX standart 802.16d Prima K - PENS 45

Beberapa teknologi jaringan nirkabel yang lain Wireless Ad Hoc Networks Mobile Ad Hoc Networks (MANET) Vehicular Ad Hoc Networks (VANET) Wireless Sensor Networks Near Field Communication Prima K - PENS 46

Wireless Ad Hoc Networks Jaringan dimana node-node mempunyai kemampuan mengatur dirinya sendiri (self-manageable) dan mempunyai level topologi yang sama Bentuk topologi: desentralisasi / terdistribusi Cocok digunakan untuk model jaringan dimana node sentral tidak bisa dilibatkan. Konsep jaringan di masa depan: Ubiquitous Networks Klasifikasi Wireless Ad Hoc Networks: Mobile Ad Hoc Networks (MANET) Wireless Mesh Networks (WMN) Wireless Sensor Networks (WSN) 47

Mobile Ad Hoc Networks (MANET) Sekelompok perangkat-perangkat mobile yang membentuk jaringan non infrastruktur dan memiliki kemampuan konfigurasi sendiri. Saling memiliki kesempatan untuk bertukar data secara nirkabel. Tidak ada yang bertindak sebagai client atau server tersendiri, karena semua memiliki derajat sebagai host. Koneksi nirkabel yang digunakan bisa berbasis Wifi, satelit atau selular. Wireless http://www.ece.iupui.edu/~dskim/manet/ Network 48

Vehicular Ad Hoc Networks (VANET) Konsep sama dengan MANET, namun perangkat mobilenya diletakkan di dalam kendaraan yang bergerak. Jarak antara kendaraan biasanya 100 300 m supaya saling terinterkoneksi Jika sebuah kendaraan tidak mendapat koneksi internet dari kendaraan lainnya, bisa mengkoneksikan diri kepada perangkat internet di sekitarnya Courtesy of F. Wu, Dept. of Comp. Sci. and Eng., SJTU 49

Wireless Sensor Networks (WSN) Terdiri dari node-node sensor yang terdistribusi di sebuah daerah observasi untuk memonitor kondisi lingkungan, seperti asap, suara, tekanan, temperatur dll dan secara kooperatif mengirimkan data-data monitoringnya ke server utama. Node sensor terdiri dari perangkat microcontroller yang dilengkapi dengan sensor sesuai kebutuhan serta modul komunikasi jarak pendek. Komunikasi antar node sensor bisa uni-directional dan bisa bidirectional. Perlu diperhatikan efisiensi energi dalam mengoperasikannya, karena suply daya node adalah baterei. 50

Teknologi Near Field Communications (NFC) NFC adalah sebuah teknologi terbaru dalam pertukaran data berbasis teknologi RFID (Radio Frequency Identification). Proses pertukaran data menggunakankonektifitas nirkabel dengan alokasi ISM band. Jangkauan komunikasi lebih pendek dari RFID, yaitu sekitar 4 inch. Sebagaimana RFID, masing-masing perangkat yang akan berkomunikasi dengan teknologi ini bisa menjadi NFC reader dan NFC tag. Teknologiini dioperasikan pada perangkat komunikasi yang sudah dilengkapi dengan layar sentuh (touch screen). Untuk mengoperasikan cukup setting aplikasi NFC pada kedua perangkat dan dekatkan mereka, maka pertukaran data akan terjadi. Beberapa smartphone yang sudah dilengkapi aplikasi ini di antaranya adalah di Android ada Nexus 4, Galaxy Nexus, Nexus S, Galaxy S III dan HTC One X. Di Windows Phone ada Nokia Lumia Series, HTC Windows Phone 8X dan Blackberry. 51

Open Research in Wireless Networks Cloud Computing Big Data Technology Smart Grid Technology Internet of Thing (IoT) Smart Sensing and Intelligent System Energy Harvesting Technology Prima K - PENS 52

Open Applications in Wireless Networks Security and Privacy for Smart City Ubiquitous Sensing and Networking Software Defined Networking Participatory Sensing Wireless Multimedia Networking Wireless Machine to Machine Networks Distributed Sensor Networks Prima K - PENS 53