MEMBANGUN DESA MELALUI BUMDESA BUMDESA KABUPATEN SUMBAWA PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Disampaikan dalam : Workshop BUMDesa Refleksi 3 Tahun UU Desa Yogyakarta, 18 Desember 2016
DASAR HUKUM BUMDESA Sebelumnya BUM Desa telah disebutkan dalam : UU Nomor 32 th 2004 ttg Pemerintahan Daerah terakhir diubah dng UU 9 Tahun 2015 ttg Pemerintahan Daerah PP Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa
DASAR HUKUM BUMDESA UU No. 6 Tahun 2014 Tentang Desa PP No. 43 Th. 2014 ttg Peraturan Pelaksanaan UU No. 6 Tahun 2014 Permendesa, PDT dan Trans. No. 4 Tahun 2015 tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan dan Pembubaran BUM Desa
UU NO. 6 Th. 2014 ttg Desa (Pasal 87) (1) Desa dapat mendirikan Badan Usaha Milik Desa yang disebut BUM Desa (2) BUM Desa dikelola dengan semangat kekeluargaan dan kegotongroyongan (3) BUM Desa dapat menjalankan usaha dibidang ekonomi
Pendirian BUM Desa (UU No. 6 Th. 2014 Pasal 88) Melalui Musyawarah Desa Ditetapkan dengan Peraturan Desa
Maksud Pendirian BUM Desa (Permendes,PDT dan Trans. No. 4 Th. 2015) Sebagai upaya menampung seluruh kegiatan di bidang ekonomi dan/atau pelayanan umum yang dikelola oleh Desa dan/atau kerjasama antar desa
Tujuan Pendiria n BUM Desa 1. Meningkatkan perekonomian Desa; 2. Mengoptimalkan aset Desa agar bermanfaat untuk kesejahteraan Desa; 3. Meningkatkan usaha masyarakat dalam pengelolaan potensi ekonomi Desa; 4. Mengembangkan rencana kerjasama usaha antar desa dan/atau dengan pihak ketiga; 5. Menciptakan peluang dan jaringan pasar yang mendukung kebutuhan layanan umum warga; 6. Membuka lapangan kerja; 7. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan pelayanan umum, pertumbuhan dan pemerataan ekonomi Desa, dan; 8. Meningkatkan pendapatan masyarakat Desa dan Pendapatan Asli Desa.
Pemberdayaa n Partisipasi Prinsip dasar pendirian BUM Desa Kebersamaa n Demokrasi
Pendirian BUM Desa mempertimbangkan : (Permendes,PDT dan Trans. Pasal 4 ayat 2) : 1. Inisiatif Pemerintah Desa dan/atau masyarakat Desa; 2. Potensi usaha ekonomi Desa; 3. Sumber Daya Alam di Desa; 4. Sumber Daya Manusia yang mampu mengelola BUM Desa, dan; 5. Penyertaan modal dari Pemerintah Desa dalam bentuk pembiayaan dan kekayaan desa yang diserahkan untuk dikelola sebagai bagian dari usaha BUM Desa.
Memberikan hibah/akses permodalan Peran Pemerintah, Pemprov dan Pemkab (UU No. 6 Psl 90) Melakukan pendampingan teknis dan akses pasar Memprioritaskan BUMDes dlm pengelolaan SDA di Desa
1. Gambaran Umum Kabupaten Sumbawa Kabupaten Sumbawa merupakan salah satu dari 10 (sepuluh) Kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan luas wilayah 11.556,44 km², terdiri dari wilayah daratan 6.643,98 km², dan wilayah perairan laut 4.912,46 km².
Secara administratif Kabupaten Sumbawa terbagi dalam 24 wilayah kecamatan, 157 Desa dan 8 Kelurahan, dengan rincian sebagai berikut : Wilayah Administratif Pemerintahan Kabupaten Sumbawa No. Kecamatan Luas Daratan Desa / Persentase (Km 2 ) Kelurahan Daratan 1 2 3 4 5 1. Lunyuk 513,74 7 7,73 2. Orong Telu 465,97 4 7,01 3. Alas 123,04 8 2,64 4. Alas Barat 168,88 8 1,16 5. Buer 137,01 6 2,66 6. Utan 155,42 9 2,80 7. Rhee 230,82 4 3,01 8. Batulanteh 391,40 6 5,89 9. Sumbawa 44,83 8* 0,66 10. Labuhan Badas 435,89 7 6,69 11. Unter Iwes 82,38 8 1,13 12. Moyohilir 186,79 10 2,81 13 Moyo Utara 90,80 6 1,37 14. Moyohulu 311,96 12 4,70 15. Ropang 444,48 5 6,69 16. Lenangguar 504,32 4 7,59 17. Lantung 167,45 4 2,52 18. Lape 204,43 4 3,07 19. Lopok 155,59 7 2,34 20. Plampang 418,69 11 7,11 21. Labangka 243,08 5 2,52 22. Maronge 274,75 4 4,46 23. Empang 558,55 10 8,41 24. Tarano 333,71 8 5,02 Jumlah 6.643,98 165 100 Sumber: BPS Kabupaten Sumbawa (Sumbawa Dalam Angka 2015)
Badan Usaha Milik Desa atau sebutan lainnya mulai ada di Kabupaten Sumbawa sejak tahun 2007 dengan alokasi bantuan pendanaan dari Pemerintah Provinsi NTB dalam rangka program Gerakan Pembangunan Ekonomi Masyarakat Desa dan juga program-program lainnya, namun dikarenakan kurangnya koordinasi dan pengawasan serta pembinaan secara aktif dan berkelanjutan, sehingga Badan Usaha Milik Desa tersebut mati suri dan tidak jelas keberadaannya baik kepengurusan maupun pendanaannya. Hal tersebut dikarenakan stigma yang berkembang di masyarakat bahwa dana yang ada merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi.
Pada tahun 2009, GTZ ProFi bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa mendirikan Badan Usaha Milik Desa yang bergerak di bidang lembaga keuangan mikro atau BUMDes LKM yang sebagian besar dananya berasal dari eks NTAADP dan UPKD dengan jumlah BUMDes LKM sebanyak 12 BUMDesa di 12 Desa dan 8 Kecamatan antara lain : No Kecamatan Desa Nama BUMDes 1 Kec. Lunyuk Desa Suka Maju Sukamaju 2 Kec. Lenangguar Desa Tatebal Tatebal 3 Kec. Maronge Desa Maronge Maronge 4 Kec. Plampang Desa Muer Muer 5 Kec. Moyo Hilir Desa Berare Berare 6 Kec. Lenangguar Desa Lenangguar Lenangguar 7 Kec. Moyo Hilir Desa Olat Rawa Olat Rawa 8 Kec. Utan Desa sabedo Sebedo
No Kecamatan Desa Nama BUMDes 9 Kec. Tarano Desa Lab. Jambu Lab. Jamu 10 Kec. Lape Desa Lab. Kuris Lab. Kuris 11 Kec. Moyo Hulu Desa Leseng Leseng 12 Kec. Alas Desa Luar Luar
Regulasi hukum BUMDesa PEMERINTAH KABUPATEN SUMBAWA Pendanaan untuk Konsultan BUMDesa, Badan Pengawas Pendanaan untuk SKPD sbg penunjang kegiatan sosialisasi, pembinaan, pengawasan dan pelatihan BUMDesa BPM-PD telah melakukan sosialisasi dan fasilitasi pendirian Badan Usaha Milik Desa sesuai UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa Sampai dengan 2016 telah terfasilitasi dan terbentuk 44 BUMDesa baru dan 12 BUMDesa LKM
BUMDesa KABUPATEN SUMBAWA Rata2 penyertaan modal awal berkisar 30 100 juta Jenis usaha rata2 bergerak dlm bidang unit usaha simpan pinjam (UEP dan SUTA) Beberapa desa mulai bergerak dlm bidang unit jasa pembayaran (BRILink Agent), unit usaha air bersih dan unit industri pengolahan kayu hutan masyarakat
Daftar BUMDesa Kabupaten Sumbawa sampai dengan tahun 2016, antara lain : No Kecamatan Desa Nama BUMDes 1 Kec. Lopok Desa Mama Maris Gama 2 Kec. Lopok Desa Pungkit Beme Sejahtera 3 Kec. Lopok Desa Berora Berora 4 Kec. Lopok Desa Lopok Beru Lopok Beru 5 Kec. Ropang Desa Ranan Ranan 6 Kec. Empang Desa Lamenta Sejahtera 7 Kec. Empang Desa Bunga Eja Bunga Eja 8 Kec. Empang Desa Jotang Beru Jotang Beru 9 Kec. Empang Desa Lamenta Lamenta 10 Kec. Alas Desa Baru Barungan 11 Kec. Alas Desa Dalam Mandiri
Daftar BUMDesa Kabupaten Sumbawa sampai dengan tahun 2016, antara lain : No Kecamatan Desa Nama BUMDes 12 Kec. Alas Desa Lab. Alas Lab. Alas 13 Kec. Alas Desa Marente Batu Ai 14 Kec. Alas Desa Juran Alas Juran Alas 15 Kec. Moyo Hulu Desa Pernek Pernek 16 Kec. Moyo Hulu Desa Semamung Semamung 17 Kec. Lunyuk Desa Pada Suka Pada Suka 18 Kec. Lunyuk Desa Lunyuk Rea Lunyuk Rea 19 Kec. Lunyuk Desa Lunyuk Ode Lunyuk Ode 20 Kec. Badas Desa Karang Dima Karang Dima 21 Kec. Moyo Hilir Desa Moyo Moyo 22 Kec. Moyo Hilir Desa Serading Makmur Bersama
Daftar BUMDesa Kabupaten Sumbawa sampai dengan tahun 2016, antara lain : No Kecamatan Desa Nama BUMDes 23 Kec. Moyo Hilir Desa Batu Bangka Saling Beme 24 Kec. Moyo Hilir Desa Kakiang Bintang Muda 25 Kec. Lenangguar Desa Ledang Ledang 26 Kec. Lenangguar Desa Telaga Telaga 27 Kec. Unter Iwes Desa Nijang Buin Persok 28 Kec. Unter Iwes Desa Boak Boak 29 Kec. Unter Iwes Desa Jorok Maju Bersama 30 Kec. Unter Iwes Desa Pungka Pungka 31 Kec. Unter Iwes Desa Uma Beringin Uma Beringin 32 Kec. Rhee Desa Rhee Rhee 33 Kec. Rhee Desa Sampe Ai Beta
Daftar BUMDesa Kabupaten Sumbawa sampai dengan tahun 2016, antara lain : No Kecamatan Desa Nama BUMDes 34 Kec. Lape Desa Hijrah Labaong 35 Kec. Lape Desa Dete Samba 36 Kec. Plampang Desa Usar Harapan Mandiri 37 Kec. Maronge Desa Lab Sangoro Harapan Kita 38 Kec. Maronge Desa Simu Simu 39 Kec. Buer Desa Juru Mapin Tamase 40 Kec. Buer Desa Lab. Burung Lab. Burung 41 Kec. Buer Desa Tarusa Tarusa 42 Kec. Moyo Utara Desa Songkar Songkar 43 Kec. Moyo Utara Desa Baru Tahan Sabalong 44 Kec. Moyo Utara Desa Kukin Bukit Emas
Salah Satu Program Prioritas Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa 2016-2021 Visi Misi Terwujudnya masyarakat Sumbawa yang berdaya saing, mandiri dan berkepribadian berlandaskan semangat gotong royong PROGRAM DESA BEBAS RENTINIR KABUPATEN SUMBAWA 2016-2021 PROGRAM KERABAT (KREDIT BERSAHABAT))
PROGRAM KERABAT (KREDIT BERSAHABAT)) Program bantuan modal tanpa bunga untuk masyarakat miskin melalui penyertaan modal kepada lembaga keuangan mikro di tingkat desa, kecamatan dan kebupaten dengan prinsip akses modal yang cepat, mudah dan ringan serta berada di tengah masyarakat, sebagai upaya mewujudkan Desa Bebas Rentenir serta dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan Desa Bebas Rentenir" Sasaran program adalah masyarakat miskin baik tinggal di kota maupun di perdesaan yang tidak mempuyai modal usaha yang terdiri dari: 1. Masyarakat petani, nelayan. 2. Para pelaku usaha ekonomi produktif (usaha bakulan, kios, kerajinan, dll)
Program Desa Bebas Rentenir anggarannya bersumber dari APBD Kabupaten Sumbawa dan APBDes tahun anggaran 2017 2021 dengan rincian kebutuhan anggaran : No Uraian Jumlah Ket 1 Operasional dan penguatan kelembagaan Rp 1,5 Milyar Penyusunan blue print program desa bebas rentenir, Fasilitator, pengawas dan pembentukan /penguatan BUMDES 2 Bumdes (Modal dan Penguatan SDM dan Kelembagaan) Total Rp 13,5 Milyar Rp 15 Milyar Bantuan kredit kerabat bagi modal BUMDES Skema Kebutuhan Anggaran Kredit Kerbat BUMDES Tahun 2016-2021 Uraian 2017 2018 2019 2020 Jumlah Jmlh Desa 60 40 30 27 157 APBD 13,500,000,000.00 9,000,000,000.00 6,750,000,000.00 6,075,000,000.00 35,325,000,000.00 APBDES 1,500,000,000.00 1,000,000,000.00 750,000,000.00 675,000,000.00 3,925,000,000.00 Total 15,000,000,000.00 10,000,000,000.00 7,500,000,000.00 6,750,000,000.00 39,250,000,000.00
TRANSPARAN PRINSIP PELAKSANAAN PROGRAM AKUNTABILITAS ANTI KORUPSI REPONS GENDER
SKEMA MODEL PENYELANGGARAAN KREDIT KERABAT
FOTO KERJASAMA BUMDESA BUIN PASROK DESA NIJANG KEC. UNTER IWES DENGAN PT. BANK BRI CABANG SUMBAWA
FOTO KERJASAMA BUMDESA PERNEK DESA PERNEK KEC. MOYO HULU DENGAN PT. BANK BRI CABANG SUMBAWA
FOTO PERESMIAN KANTOR BUMDESA PERNEK, BUMDESA SUKA MAJU, BUMDESA SABEDO DAN BUMDESA BERARE
FOTO PELATIHAN PENGUATAN KAPASITAS PENGURUS BUMDESA
SEKIAN DAN TERIMA KASIH