1. SOAL : MEMBUAT USER QUERY : SCREENSHOT : Klik start, lalu klik foto akun anda, lalu klik Change account settings seperti pada gambar 1. Gambar 1 Setelah window terbuka, pada sisi kiri klik Family & other people seperti pada gambar 2, lalu pada bagian Other People, klik Add someone else to this PC. Gambar 2
Akan muncul form seperti di gambar 3. Buat username baru dengan format DBSS(3 digit NIM terakhir), dalam kasus saya, usernamenya adalah DBSS152. Untuk password di isi dengan dbasisfo tanpa tanda kutip, dan untuk hint dapat diisi sesuka hati. Gambar 3 Setelah akun dibuat, pada window yang sama di bagian Other People, klik akun baru anda, kemudian klik Change account type. Akan muncul popup seperti di gambar 4. Ubah account type dari Standard menjadi Administrator, kemudian klik OK. Gambar 4
2. SOAL : INSTALL MYSQL SERVER QUERY : SCREENSHOT : Tutup window tersebut. Sekarang beralih ke lokasi tempat installer SQL Server dan SSMS berada. Ada 3 file, yaitu 1 file ISO SQL Server versi X86, 1 ISO versi X64, dan satu file installer SSMS. Karena saya menggunakan Windows 10 64 bit, klik dua kali SQL Server 2016 versi x64, lalu file tersebut akan termount pada drive baru dan akan terbuka window baru. Gambar 5 Pada window yang baru terbuka, klik dua kali file setup.exe. Tunggu hingga window baru muncul. Gambar 6
Setelah window setup terbuka, pada sisi kiri, klik Installation, kemudian pilih New SQL Server standalone installation or add features to an existing installation. seperti di gambar 7. Gambar 7 Setelah window instalasi muncul, pilih Specify free edition, lalu pada menu dropdown, pilih Developer, klik next. Gambar 8
Centang I accept the license terms. Klik next seperti pada gambar 9. Gambar 9 Hapus centang Use Microsoft Update to check for updates (recommended). Klik next. Gambar 10
Pada bagian Install Rules, pastikan semua sudah centang hijau. Klik next. Gambar 11 Pada bagian Feature Selection, centang Database Engine Services seperti gambar 12. Klik next. Gambar 12
Pada bagian Instance Configuration, ubah pilihan dari Default Instance ke Named Instance, lalu ganti nama ke, dalam kasus saya, di isi DBSS152 seperti gambar 13. Klik next. Gambar 13 Pada Server Configuration, klik next. Gambar 14
Pada bagian Database Engine Configuration, ubah Authentication Mode ke Windows Authentication Mode. Pada bagian Specify SQL Server administrators, klik Add Current User. Klik next. Gambar 15 Pada bagian Ready to Install, pastikan fitur dan dipilih sesuai seperti digambar 16. Jika sudah, klik install. Gambar 16
Silahkan tunggu sampai proses instalasi selesai. Gambar 17 Jika muncul window seperti dibawah ini, maka instalasi telah selesai seperti gambar 18. Klik close. Gambar 18
3. SOAL : INSTALL SSMS QUERY : SCREENSHOT : Setelah itu, kembali ke lokasi file tempat instalasi. Jalankan file setup SSMS. Gambar 19 Setelah window terbuka, klik Install Gambar 20
Tunggu hingga proses instalasi selesai. Gambar 21 Jika muncul window seperti dibawah ini, maka instalasi sudah selesai. Silahkan klik close. Gambar 22
4. SOAL : BUAT DATABASE DENGAN NAMA DBASISFO QUERY : CREATE DATABASE dbasisfo; SCREENSHOT : Klik start, lalu buka Microsoft SQL Server Management Studio. Pada saat muncul window seperti dibawah, Server type pilih Database Engine, lalu klik connect. Gambar 23 Setelah aplikasi terbuka klik New Query pada toolbar. Gambar 24
Pada file baru yang muncul, isi CREATE DATABASE dbasisfo; seperti gambar 25 lalu Execute. Gambar 25 Jika berhasil, akan muncul message Command(s) completed successfully. seperti gambar 26. Anda telah berhasil membuat database dbasisfo. Gambar 26