Indeks Integritas UN SMP/MTs Meningkat

dokumen-dokumen yang mirip
Hasil Ujian Nasional 2016

Hasil Ujian Nasional 2016 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA

Hasil Ujian Nasional 2016

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Konferensi Pers UN 2017 Jenjang SMP UN untuk memantau, mendorong dan meningkatkan mutu pembelajaran

RAKOR UN & UJIAN SEKOLAH 2017

RAPAT KOORDINASI TEKNIS PEMINDAIAN UJIAN NASIONAL TAHUN Jakarta, 21 Maret 2018

DAFTAR ALAMAT MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TAHUN 2008/2009

HASIL Ujian Nasional SMP - Sederajat. Tahun Ajaran 2013/2014

C UN MURNI Tahun

TINGKAT KETIMPANGAN PENGELUARAN PENDUDUK SUMATERA BARAT MARET 2016 MULAI MENURUN

Ujian Nasional. Kebijakan Perubahan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Anies R. Baswedan. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

Nomor : 0094/SDAR/BSNP/III/ Maret 2018 Lampiran : satu berkas Perihal : Revisi Kedua POS UN Tahun Pelajaran 2017/2018

ANALISIS HASIL UJIAN NASIONAL PENDIDIKAN KESETARAAN TAHUN 2015

UN SMP 2016 Matematika

TABEL 1 GAMBARAN UMUM TAMAN BACAAN MASYARAKAT (TBM) KURUN WAKTU 1 JANUARI - 31 DESEMBER 2011

RUMAH KHUSUS TARGET ANGGARAN TARGET ANGGARAN TARGET ANGGARAN TARGET ANGGARAN TARGET ANGGARAN TARGET ANGGARAN

Populasi Ternak Menurut Provinsi dan Jenis Ternak (Ribu Ekor),

No : 0067/SDAR/BSNP/I/ Januari 2016 Lampiran : satu berkas Perihal : Ujian Nasional bagi Peserta Didik pada Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK)

PENYETARAAN HASIL UJIAN SEKOLAH/MADRASAH PENDAHULUAN Pendidikan nasional diselenggarakan dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia

BPS PROVINSI SUMATERA SELATAN

PROFIL PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI OLEH MASYARAKAT

TINGKAT KETIMPANGAN PENGELUARAN PENDUDUK SULAWESI TENGGARA MARET 2017 MENURUN TERHADAP MARET 2016

Fungsi, Sub Fungsi, Program, Satuan Kerja, dan Kegiatan Anggaran Tahun 2012 Kode Provinsi : DKI Jakarta 484,909,154

TINGKAT KETIMPANGAN PENGELUARAN PENDUDUK PROVINSI BENGKULU MARET 2016 MULAI MENURUN

No : 0062/SDAR/BSNP/IX/ September 2015 Lampiran : satu berkas Perihal : Surat Edaran UN Perbaikan Tahun Pelajaran 2014/2015

ALOKASI ANGGARAN. No Kode Satuan Kerja/Program/Kegiatan Anggaran (Ribuan Rp) (1) (2) (3) (4) 01 Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

KARTU SOAL URAIAN. KOMPETENSI DASAR (KD): 4.1 Menentukan suku ke-n barisan dan jumlah n suku deret aritmatika dan geometri

U r a i a n. Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Pendidikan Nonformal dan Informal

Konferensi Pers. HASIL UN SMP - Sederajat Tahun Ajaran 2012/2013

Tingkat Kemiskinan Per Provinsi Wilayah Sumatera Tahun 2014

SOAL MATEMATIKA IPA UJIAN NASIONAL BARISAN DAN DERET

Analisis Hasil Ujian Nasional Madrasah Tsanawiyah Tahun 2008

Sensus Pertanian 2013 (ST2013) merupakan sensus pertanian keenam yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik

TINGKAT KETIMPANGAN PENGELUARAN PENDUDUK INDONESIA MARET 2017 MENURUN

2016, No Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakh

21. BARISAN DAN DERET

- 1 - KEPUTUSAN MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5/HUK/2018 TENTANG PENETAPAN PENERIMA BANTUAN IURAN JAMINAN KESEHATAN TAHUN 2018

Tabel Lampiran 1. Produksi, Luas Panen dan Produktivitas Padi Per Propinsi

ANALISIS KESULITAN SISWA KELAS IX SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL PADA MATERI BARISAN DAN DERET

Perbandingan Nilai Ujian Nasional dan Ujian Sekolah Mata Pelajaran Matematika SMA Program IPA Tahun Pelajaran 2010/2011

Rapat Koordinasi Sosialisasi UN & USBN Tahun Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

2

MATA PELAJARAN PELAKSANAAN PETUNJUK UMUM

HASIL SELEKSI SNMPTN 2017

SURVEI NASIONAL LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN 2016

BARISAN DAN DERET. U t = 2 1 (a + U 2k 1 ), U n = ar n 1 U t = a Un

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian. Wajib belajar 9 tahun menjadi kebutuhan mendasar bangsa Indonesia

Nusa Tenggara Timur Luar Negeri Banten Kepulauan Riau Sumatera Selatan Jambi. Nusa Tenggara Barat Jawa Tengah Sumatera Utara.

Kebijakan Perubahan Ujian Nasional

I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang dan Masalah

Pemanfaatan Hasil Ujian Nasional MTs untuk Perbaikan Akses dan Mutu Pendidikan

SELAMAT DATANG ORANG TUA / WALI SISWA KELAS IX SMP ISLAM TERPADU PAPB SEMARANG

PROFIL KEMISKINAN DI INDONESIA MARET 2017

UJIAN NASIONAL, & UJIAN SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL TAHUN 2018

PEMBAHASAN DAN JAWABAN PREDIKSI UJIAN SEKOLAH SMP/MTS TAHUN 2008/2009 MATEMATIKA

TINGKAT KETIMPANGAN PENGELUARAN KONSUMSI MARET 2017

INFOGRAFI PENDIDIKAN Tahun 2011/2012 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PUSAT DATA DAN STATISTIK PENDIDIKAN TAHUN 2013

PERUBAHAN SISTEM PENILAIAN MURID UNTUK MENINGKATKAN HASIL PEMBELAJARAN: TEMUAN AWAL STUDI SABER-LIKE. Forum Kajian Pembangunan Kamis, 19 Oktober 2017

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Purnama Adek, 2014

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA,

TINGKAT KETIMPANGAN PENGELUARAN PENDUDUK MALUKU SEPTEMBER 2016 MENURUN

TINGKAT KETIMPANGAN PENGELUARAN PENDUDUK MALUKU UTARA SEPTEMBER 2016

CONTOH SOAL UAN BARIS DAN DERET

MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KABUPATEN PURWOREJO Sekretariat: Jl. Jendral Sudirman 8 Purworejo Telepon/Fax (0275)

Indeks Tendensi Konsumen Triwulan III-2017

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BAPPENAS. Pelimpahan Urusan Pemerintahan. Gubernur. Dekonsetrasi. Perubahan.

ANALISIS BUTIR SOAL DAN KEMAMPUAN BAHASA INDONESIA SISWA SMK DALAM UJIAN NASIONAL TAHUN 2011

SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL MATEMATIKA SMP/MTs TAHUN PELAJARAN 2015/2016-TANGGAL 10 Mei 2016

Nomor : 0090/SDAR/BSNP/I/ Januari 2018 Lampiran : 7 lembar Perihal : Penambahan Mata Pelajaran dan Kisi-kisi USBN SMA Tahun Pelajaran 2017/2018

SOAL-SOAL PILIHAN GANDA (CBT) MATEMATIKA PUTARAN 3

JUMLAH PENEMPATAN TENAGA KERJA INDONESIA ASAL PROVINSI BERDASARKAN JENIS KELAMIN PERIODE 1 JANUARI S.D 31 OKTOBER 2015

BAB I PENDAHULUAN. meningkatkan martabat dan kualitas bangsa. Pendidikan adalah investasi

BAB II DESKRIPSI DAN PROFIL PENDERITA DIABETES

INDEK KOMPETENSI SEKOLAH SMA/MA (Daya Serap UN Murni 2014)

SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL MATEMATIKA SMP/MTs TAHUN PELAJARAN 2014/2015-TANGGAL 5 Mei 2015

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

Perbandingan Nilai Ujian Nasional dan Ujian Sekolah Mata Pelajaran Matematika SMA Program IPA Tahun Pelajaran 2010/2011

DAFTAR ISI DAFTAR ISI... 1 DAFTAR GAMBAR... 3 DAFTAR TABEL... 6 GAMBARAN UMUM UN 2015/

PANDUAN. Aplikasi Database Tanah, Bangunan/Gedung, dan Rumah Negara Gol. 2

Keterwakilan Perempuan Di Lembaga Legislatif

Rapat Koordinasi Sosialisasi UN & USBN Tahun Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2015 TENTANG PERUBAHAN ATAS

TINGKAT KETIMPANGAN PENGELUARAN PENDUDUK SUMATERA UTARA SEPTEMBER 2016 MENURUN

Persiapan dan Kesiapan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Dalam rangka pembangunan manusia Indonesia yang seutuhnya,

- 1 - DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/ KEPALA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA,

Ringkasan Hasil-hasil Asesmen Belajar Dari Hasil UN, PISA, TIMSS, INAP

PENETAPAN KINERJA BUPATI TEMANGGUNG TAHUN ANGGARAN 2014 NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET (Usia 0-6 Tahun)

Estimasi Kesalahan Sampling Riskesdas 2013 (Sampling errors estimation, Riskesdas 2013)

Matematika Dasar : BARISAN DAN DERET

DISPARITAS PRASARANA SMA ANTAR PROVINSI DI INDONESIA. Pusat Data dan Statistik Pendidikan Setjen, Kemdikbud 2014

MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA

2016, No c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Kepala Arsip Nasional Re

TRY OUT KE 1 UJIAN NASIONAL SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) TAHUN PELAJARAN 2016/2017

Transkripsi:

Indeks Integritas UN SMP/MTs Meningkat Konferensi Pers Pemaparan Hasil Ujian Nasional SMP 2016 Jakarta, 10 Juni 2016 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA

4,3 juta siswa di 60 ribu sekolah mengikuti UN SMP/Sederajat... UN Kertas dan Pensil 4.216.552 siswa UN Berbasis Komputer 156.320 siswa 59.090 satuan pendidikan 977 satuan pendidikan Total 4.372.872 siswa 60.067 satuan pendidikan

Tentang Ujian Nasional 2016 1. Indeks Integritas Ujian Nasional naik dan mendorong nilai Ujian Nasional terkoreksi sehingga semakin menggambarkan realita.

Rerata UN cenderung terkoreksi turun antara 1,5 hingga 4 poin... SMP 2015 2016 NAIK/TURUN NASIONAL SEKOLAH PESERTA NILAI RERATA SEKOLAH PESERTA NILAI RERATA NEGERI & SWASTA 34.914 3.131.085 62,18 35.995 3.158.168 58,57 (3,61) NEGERI 21.462 2.325.707 62,37 21.979 2.365.405 58,86 (3,51) SWASTA 13.452 805.378 61,64 14.016 792.763 57,70 (3,94) MTs 2015 2016 NAIK/TURUN NASIONAL SEKOLAH PESERTA NILAI RERATA SEKOLAH PESERTA NILAI RERATA NEGERI & SWASTA 1.6206 964.542 60,97 1.6606 975.401 59,06 (1,91) NEGERI 1.470 235.489 63,36 1.457 237.485 60,13 (3,23) SWASTA 14.736 729.053 60,20 15.149 737.916 58,72 (1,48) SMPT 2015 2016 NAIK/TURUN NASIONAL SEKOLAH PESERTA NILAI RERATA SEKOLAH PESERTA NILAI RERATA NEGERI 1.128 33,544 51,04 1.049 30.208 48,36 (2,68)

Terjadi koreksi nilai pada semua mata pelajaran, yang paling sedikit mengalami koreksi yaitu Bahasa Indonesia, dan yang terkoreksi paling besar adalah Matematika... NILAI 2015 2016 +/- BAHASA INDONESIA 71,06 70,75 (0,31) BAHASA INGGRIS 60,01 57,17 (2,84) IPA 59,88 56,27 (3,61) MATEMATIKA 56,28 50,24 (6,04)

42 % siswa Indonesia belum mencapai standar yang ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan [nilai 55]... Nilai rerata di atas 85 Nilai rerata antara 70-85 4.04% 168.000 siswa 20.11% 837.000 siswa Perbandingan: Jumlah lulusan sekolah menengah Singapura sekitar 40-45 ribu siswa per tahun. Jumlah lulusan sekolah menengah Malaysia sekitar 400 ribu siswa per tahun. Nilai rerata antara 55-70 33.93% Nilai rerata di bawah 55 41.92%

Perubahan IIUN 2016-2015 KONFERENSI PERS PEMAPARAN HASIL UJIAN NASIONAL SMP/MTs 2016 72 % sekolah mengalami peningkatan nilai IIUN... IIUN naik, nilai UN turun IIUN naik, nilai UN naik 50.96% 21.16% Ditambah dengan 977 [1,8%] SMP/MTs mengikuti UNBK, yang notabene integritasnya tidak diragukan. 13.61% 14.27% IIUN turun, nilai UN turun IIUN turun, nilai UN naik Perubahan Capaian UN 2016-2015

44 % SMP/MTs memiliki IIUN 80 [dibanding hanya 23% di tahun lalu]... 0.08% 5.33% 1.84% 1.82% 23.24% 12.02% 10.05% <50 <70 16.15% 2015 22.44% <80 >=80 44.03% 2016 NA UNBK 36.90% 26.10% <50 <70 <80 >=80 NA UNBK Hanya 23% IIUN > 80 44 % IIUN > 80 NILAI IIUN 2015 % JUMLAH SEKOLAH <50 12.02 6226 <70 22.44 11626 <80 36.90 19114 >=80 23.24 12039 NA 5.33 2760 UNBK 0.08 40 NILAI IIUN 2015 % JUMLAH SEKOLAH <50 10.05 5397 <70 16.15 8670 <80 26.10 14012 >=80 44.03 23634 NA 1.84 990 UNBK 1.82 977

Nilai UN Rerata Sekolah (2015 & 2016) KONFERENSI PERS PEMAPARAN HASIL UJIAN NASIONAL SMP/MTs 2016 Sekolah UNKP dengan IIUN rendah di tahun 2016 yang mengikuti UNBK tahun 2016 cenderung terkoreksi nilainya... 90 85 80 75 70 65 60 55 50 45 40-21,96-17,46-5,88-5,23-3,39 UN2015 UN2016 <50 <70 <80 >=80 UNBK IIUN Sekolah tahun 2015 Semakin rendah IIUN tahun 2015 semakin besar penurunan nilai setelah menggunakan UNBK Terbukti IIUN mengukur tingkat integritas dalam pelaksanaan UN UNBK meningkatkan kejujuran ujian IIUN 2015 UN 2015 UN 2016 DELTA JUMLAH <50 79.7 57.74-21.96 18 <70 74.18 56.72-17.46 149 <80 66.74 60.86-5.88 395 >=80 77.48 72.25-5.23 303 UNBK 78.08 74.69-3.39 40

Nilai UN Rerata Sekolah (2015 & 2016) KONFERENSI PERS PEMAPARAN HASIL UJIAN NASIONAL SMP/MTs 2016 Peningkatan IIUN terjadi juga pada sekolah UNKP, meskipun harus menghadapi fakta penurunan capaian... 90 80 70 60 50 40 30-31,15-19,96 UN2015 UN2016 <50 <70 <80 >=80 IIUN Sekolah tahun 2015 Analisis empirik menunjukkan, penurunan nilai UN seiring peningkatan IIUN. Sekolah UNKP dengan IIUN rendah di tahun 2015 yang meningkatkan kejujuran (IIUN 2016 > 80) terkoreksi capaiannya, tetapi pantas diapresiasi karena menunjukkan kesungguhan meningkatkan kejujuran dan memperbaiki diri. IIUN 2015 UN2015 UN2016 DELTA JUMLAH <50 74.52 43.37-31.15 484 <70 66.29 46.33-19.96 2025 <80 54.11 53.47-0.64 9096 >=80 59.55 59.03-0.52 10078

Peningkatan IIUN terjadi juga pada sekolah UNKP, meskipun harus menghadapi fakta penurunan capaian... 7 Provinsi dengan IIUN tertinggi 7 Provinsi dengan kenaikan IIUN tertinggi Provinsi IIUN Provinsi 2015 2016 D IIUN DI Yogyakarta 82.98 DKI Jakarta 82.15 Bangka Belitung 81.52 Jawa Tengah 80.77 Jawa Barat 80.43 Bengkulu 79.97 Kepulauan Riau 79.52 Sulawesi Barat 64.30 73.09 8.79 Sumatera Selatan 66.43 75.06 8.63 Sulawesi Utara 54.65 62.02 7.36 Aceh 59.32 66.42 7.10 Sulawesi Selatan 55.81 62.36 6.55 Gorontalo 59.88 66.43 6.54 Sumatera Utara 52.65 58.63 5.98

Tentang Ujian Nasional 2016 2. Desain Ujian Nasional dimodifikasi agar dapat memotret lebih banyak kemampuan High Order of Thinking yang dibutuhkan di abad 21, sehingga akan mendorong proses belajar yang lebih utuh.

Persentase Soal Dengan % Correct Persentase Soal Dengan %Correct KONFERENSI PERS PEMAPARAN HASIL UJIAN NASIONAL SMP/MTs 2016 Proporsi soal High Order of Thinking pada UN 2016 ditingkatkan, untuk mendorong ketuntasan kurikulum. Struktur instrumen lebih baik, sesuai dengan sebaran kondisi siswa. 40.00 35.00 30.00 25.00 20.00 15.00 10.00 5.00 0.00 0.00 0.28 0.56 5.83 23.89 34.44 30.00 2015 2016 butir soal sukar 1% 22.78 10.28 1.94 0.00 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 % Correct Butir Soal butir soal mudah 12% 25.00 20.00 15.00 10.00 5.00 0.00 butir soal sukar 10% 0.42 2.08 7.92 17.08 25.42 25.42 11.67 6.67 2.92 0.42 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 % Correct Butir Soal butir soal mudah 10% Proporsi soal: 40% - pemahaman 40% - penerapan 20% - penalaran Kisi-kisi UN 2016 berubah, untuk mendorong ketuntasan belajar Rancangan lebih diarahkan pada kecakapan abad 21 UN tidak lagi sebagai penentu kelulusan Persentase Soal HOTs ditingkatkan Berdasar soal linking, terjadi peningkatan dari tahun 2015 sebesar 53,50% betul menjadi 56,48% betul pada 2016

Proporsi soal High Order of Thinking pada Ujian Nasional 2016 ditingkatkan... Contoh Matematika Materi Deret Geometri UN 2015 Seutas tali dibagi menjadi enam bagian, sehingga bagian-bagiannya membentuk barisan geometri. Jika panjang tali terpendek 9 cm dan panjang tali terpanjang 288 cm, panjang tali mula-mula adalah... A. 567 cm B. 576 cm C. 586 cm D. 596 cm UN 2016 Ayah akan membagikan sejumlah uang kepada lima anaknya. Uang yang akan dibagikan terdiri dari lembaran dua ribuan. Banyak uang yang dibagikan ke masing-masing anak membentuk barisan geometri. Jika dua anak terakhir berturut-turut memperoleh 8 lembar dan 4 lembar, total uang yang dibagikan ayah adalah... A. Rp124.000,00 B. Rp144.000,00 C. Rp248.000,00 D. Rp300.000,00

Proporsi soal High Order of Thinking pada Ujian Nasional 2016 ditingkatkan... Contoh Matematika Materi Kesebangunan UN 2015 UN 2016 Panjang bayangan sebuah menara 15 m dan pada saat yang sama sebuah tiang pancang memiliki panjang bayangan 3 m. Jika tinggi tiang pancang 7 m, maka tinggi menara adalah... A. 19 meter B. 22 meter C. 25 meter D. 35 meter Perhatikan gambar sketsa kebun berikut! 2m A D E B 2m C Sebidang kebun berbentuk jajaran genjang. Bagian dalam kebun dibuat taman dengan panjang AB = 20 m, dan panjang DE = 15 m. Di sekeliling taman akan dibuat jalan. Jika kebun dan taman sebangun, luas jalan adalah A. 66 m 2 B. 132 m 2 C. 300 m 2 D. 360 m 2

Proporsi soal High Order of Thinking pada Ujian Nasional 2016 ditingkatkan... Pembahasan KONFERENSI PERS PEMAPARAN HASIL UJIAN NASIONAL SMP/MTs 2016 Soal 2015, cerita bersifat eksplisit, untuk dapat menjawab, siswa hanya perlu menghitung saja/aplikasi prosedural. Soal 2016, cerita bersifat implisit, untuk dapat menjawab, siswa harus menggunakan nalarnya untuk memproses dan menganalisis data.

Kesimpulan... Seperti halnya pada UN SMA/MA/SMK, pada UN jenjang SMP/MTs/sederajat IIUN telah mendorong sekolah makin jujur dalam pelaksanaan UN. Peningkatan IIUN terjadi tidak hanya dengan berpindah ke UNBK tetapi juga terjadi pada UNKP secara signifikan. Banyak provinsi yang meningkat rerata tingkat integritas sekolah dalam pelaksanaan UN-nya. Penurunan capaian antara lain dikarenakan tingkat kejujuran yang meningkat, semakin banyak sekolah menggunakan UNBK (tidak dapat berbuat curang), kisi-kisi UN yang tidak lagi rinci, peningkatan soal menalar (HOTS), di samping kemungkinan keseriusan siswa dan guru tidak setinggi dulu.

Kesimpulan... UNBK dapat meningkatkan integritas pelaksanaan UN di sekolah. Selain itu UNBK dipandang lebih aman, efisien, dan fleksibel dalam pelaksanaan, selain mendorong pemanfaatan TIK dalam pembelajaran. Dengan semakin jujurnya hasil UN, maka diharapkan hasil UN makin tepat memetakan capaian pendidikan sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan mengoptimalkan pembinaan sekolah secara lebih baik.

Terima kasih