Chapter 24 Brigham & Daves (2004) Bankruptcy, Reorganization, and Liquidation

dokumen-dokumen yang mirip
CHAPTER 22 Other Topics in Working Capital Management Brigham & Daves (2006)

Sesi 14. Chapter 25 & /12/2016 Bandi, 2013 MK 1

CHAPTER 21 Providing and Obtaining Credit Brigham & Daves (2006)

CHAPTER 19 Hybrid Financing: Preferred Stock, Warrants, and Convertibles

AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH 2. Dr. Bandi, M.Si., Ak

Chapter 2 (Brigham & Daves, 2004) RISK AND RETURN I. Magsi UNS

AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH 2

manajemen? PROSES AKUNTANSI NERACA Bk Jurnal Bukti Bk Besar Utang Aset BB Pembantu MODAL + pendapatan - biaya ANALIS? ivestor?

Magister Manajemen Univ. Muhammadiyah Yogyakarta

Manajemen Keuangan. Bandi, Dr., Drs., M.Si., Ak. Sesi 2: Risiko dan Return 1

Akuntansi Keuangan Lanjutan 2

Scott (2006): Chapter 11 EARNINGS MANAGEMENT (EM)

Chapter 17. Initial Public Offerings, Investment Banking, and Financial Restructuring. 9/29/2011 Bandi, 2008 Magsi UNS

Restrukturisasi & Kebangkrutan

Akuntansi Keuangan Lanjutan 2

AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH 2. Dr. Bandi, M.Si., Ak

MIND SET: BUKU Intermediate Financial Management Meningkatkan Nilai Perusahaan Keputusan Investasi Manajemen Modal Kerja

PERUSAHAAN DALAM KESULITAN KEUANGAN

An Analysis of Conflict

BAB II LANDASAN TEORI

MATERI KE 7 PERUSAHAAN DALAM KESULITAN KEUANGAN

Chapter 7. Measurement Perspective Applications

Chapter 2. ACCOUNTING UNDER IDEAL CONDITION (William R. Scott) Bandi,

Seminar Akuntansi. Bandi, Dr., M.Si., Ak. Sesi 13: DISCLOSURE

Akuntansi Keuangan Lanjutan 2

CHAPTER 25 Mergers, LBOs, Divestitures, and Holding Companies Brigham & Daves (2006)

Business Failure dan Reorganization 1 BAB 13 BUSINESS FAILURE DAN REORGANIZATION

Economic Consequences. Positive Accounting Theory

MANAJEMEN KEUANGAN Semester: Mare- Agustus 2010

pendanaan internal maupun eksternal. Brigham dan Houston (2011:153) menyatakan bahwa perusahaan yang sedang berkembang membutuhkan modal

BAB III KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN

RETURN. Sukses DANA. Tumbuh RISIKO. Bangkrut KEUANGAN. Ga gal. Re si ko BERDIRI. Bandi, 2007 Manajemen Keuangan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Akuntansi Keuangan Lanjutan 2

Akuntansi Keuangan Lanjutan 2 Bandi, Dr., M.Si., Ak., CA. Bab 13: LK Konsolidasian Masalah Khusus

Analisis Kebangkrutan

Manajemen Modal Kerja

ACCOUNTING UNDER IDEAL CONDITION

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

BAB II PERSAMAAN AKUNTANSI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Penelitian ini pada dasarnya mengacu pada penelitian yang dilakukan

CASH and RECEIVABLES

ADVANCED ACCOUNTING (Floyd A. Beams, Robin P. Clement, Joseph H. Anthony, and Suzanne Lowensohn)

HUTANG JANGKA PENDEK, PROVISI, DAN KONTIJENSI (L. Marthayadi Zikrullah) NIM: A1C012070

Akuntansi Keuangan Lanjutan 2

15-1. Chapter 15 DECISION 2

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. yang menerbitkan saham. Kismono (2001 : 416) menyatakan:

BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS. Financial distress merupakan kondisi saat keuangan perusahaan dalam keadaan

EKONOMI KESEHATAN (HEALTH ECONOMICS)

Mengoperasikan bisnis butuh uang Own property = Assets Fixed Assets = lebih dari satu tahun (gedung, tanah, dll) Akuntansi keuangan = ekuitas = nilai

TEORI AKUNTANSI KEUANGAN

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Dunia bisnis yang sedang memasuki era globalisasi mengakibatkan

ANALISIS STRUKTUR MODAL. By: Evada El Ummah Khoiro, S.AB., M.AB

Scott (2006): Chapter 10. Executive Compensation. 12/22/2010 Bandi, 2007 Magsi UNS

Manajemen Keuangan. Bandi, Dr., Drs., M.Si., Ak. Sesi 2: Risiko dan Return 2

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II LANDASAN TEORI. A. Kebangkrutan. 1. Pengertian Kebangkrutan. Kebangkrutan atau kepailitan adalah biasanya diartikan sebagai

Untuk itu analisis arus kas dipakai sebagai pelengkap analisis risiko dengan menggunakan analisis rasio.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA Pengertian dan Pengklasifikasian Utang. Utang Menurut Djarwanto (2004) merupakan kewajiban perusahaan

CORPORATE BONDS. Pasar Uang dan Pasar Modal

AUDIT ON SECURITIES & INVESTMENT

KEWAJIBAN. Tujuan Pembelajaran

Manajemen Keuangan Intermediate (Brigham & Daves,, 2004) Chapter 3 RISK AND RETURN: Part II

BAB I PENDAHULUAN. kebangkrutan tersebut yaitu terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) yang

PEMBAHASAN. Pengertian Modal dan Struktur Modal

BAB I PENDAHULUAN. perusahaan. Pengelolaan fungsi keuangan ini terkait pengelolaan modal. Modal kerja

I. PENDAHULUAN. Pada umumnya perusahaan yang go public memanfaatkan keberadaan pasar

BENEFIT dan TUNJANGAN

PENGARUH STRUKTUR AKTIVA DAN LIKUDITAS TERHADAP STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

PENYELESAIAN PEKERJAAN AUDIT

BAB I PENDAHULUAN. ekonomi dan fungsi keuangan. Fungsi ekonomi pasar modal adalah

Chapter 9 DETERMINING THE COST OF CAPITAL (CC)

MEET 05 FOR E LEARNING ANALISA RASIO

KEUANGAN BISNIS. Fungsi Manager Keuangan, Aliran Kas antara Perusahaan dan Pasar Modal, Beragam Istilah Pembelanjaan, Pengertian Modal

Seminar Akuntansi. Bandi, Dr., Drs., M.Si., Ak. Sesi 9: Information Content

BAB I PENDAHULUAN. Pendanaan dapat berasal dari internal yaitu dari modal sendiri dan eksternal yaitu

BANDI. ADVANCED ACCOUNTING (Beams et al. 2012) 3/7/2017 bandi.staff.fe.uns.ac.id 1

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS PENELITIAN. Pasar modal merupakan lembaga perantara (intermediaries) dan sarana untuk

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Pecking Order Theory menurut Myers (1984), menyatakan bahwa perusahaan

Chapter 4 BOND VALUATION. Brigham & Daves (2004) Bandi,

CORPORATE VALUE AND VALUE-BASED MANAGEMENT

Analisis Aktivitas Pendanaan

Seminar Akuntansi. Bandi, Dr., Drs., M.Si., Ak. Sesi 4: Agency Theory

Studi Ball & Brown ERC, Akuntansi Pengakuan Cadangan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Penelitian ini berjudul Reaksi Pasar Terhadap Pengumuman Employee

II. TINJAUAN PUSTAKA. Dasar struktur modal berkaitan dengan sumber dana, baik itu sumber internal

MANAJEMEN MODAL KERJA

Manajemen Modal Kerja. Disarikan dan Disesuaikan dari : Laily, Anonim, Sumber lain yang relevan

BAB 1 PENDAHULUAN. Pendanaan ini bisa bersumber dari dalam perusahaan (internal financing) maupun

BAB I PENDAHULUAN. Pada umumnya perusahaan memiliki persediaan yang dimiliki dan digunakan atau

BAB I PENDAHULUAN. dan akhirnya menjadi besar. Proses dari berkembang untuk menjadi besar apalagi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. perusahaan. Modal kerja merupakan kekayaan atau aset yang diperlukan

Transkripsi:

24-1 Chapter 24 Brigham & Daves (2004) Bankruptcy, Reorganization, and Liquidation

MIND SET: BUKU Intermediate Financial Management 24-2 K e u a n g a n Meningkatkan Nilai Perusahaan 1 Konsep Fundamental 2 Penilaian Korporasi 3 Keputusan Investasi Kep. Pendanaan Strategis 4 5 Kep. Pendanaan Taktis 6 Manajemen Modal Kerja 17/12/2013 Topik Khusus: derivatif, Bandi, 2012 merjer Intr FM 7 FE UNS 2

24-3 CHAPTER 24 Bankruptcy, Reorganization, and Liquidation Proses Tekanan Finansial Hukum Kebangkrutan Federal Reorganisasi Likuidasi

Apa yang menyebabkan kegagalan Bisnis? 24-4 Faktor Ekonomik Kelemahan industri Lokasi/produk jelek Faktor Financial Terlalu banyak utang Modal tidak cukup Kebanyakan kegagalan terjadi disebabkan oleh sejumlah faktor kombinasi yang membuat bisnis tak dapat berlanjut.

Apakah kegagalan bisnis sering terjadi? 24-5 Sejumlah besar bisnis gagal tiap tahun, tetapi jumlah dalam satu tahun blm pernah menjadi persentasi besar dari populasi bisnis total. Tingkat kegagalan bisnis telah cenderung berflunktuasi tergantung keadaan perekonomian.

24-6 Apakah ukuran perusahaan, besar atau kecil, sama dalam kegagalan bisnis? Kebangkrutan lebih sering terjadi di antara perusahaan kecil. Perusahaan besar cenderung mendapat bantuan lbh besar sumber daya eksternal unt menghindari kebangkrutan, sebab dampaknya yg lbh besar atas perekonomian.

24-7 Isu kunci apa yg harus dihadapi manajer dlm proses tekanan finansial? Apakah problema temporer (ketidakcukupan teknikal) atau problema permanen yang disebabkan oleh nilai aset di bawah kewajiban utang (ketidakcukupan dlm kebangkrutan)? Siapa yg seharusnya menderita kerugian? Apakah perusahaan lbh baik meneruskan beroperasi atau dilikuidasi? (More...)

24-8 Haruskah perusahaan memilih bankrut, atau mencoba untuk menggunakan prosedur informal? Siapa yg akan mengontrol perusahaan selama likuidasi atau reorganisasi?

24-9 Remidi Informal apa yg tersedia untk perusahaan dlm tekanan finansial? Reorganisasi Informal Likudasi Informal Mengapa remidi informal mungkin lbh dipilih untuk kebangkrutan formal? Perusahaan seperti apa yg cocok bagi remidi informal?

24-10 Terminologi Kebangkrutan Informal Workout: Rencana reorganisasi informal sukarela. Restrukturisasi: istilah utang sekarang direvisi unt memudahkan kemampuan perusahaan unt membayar. Extension: Kreditor menunda tanggal pembayaran bunga/ pokok yang disyaratkan, atau keduanya. Kreditor lbh memilih ekstensi sebab mereka pd akhirnya dpt menerima pembayaran penuh (More...)

24-11 Composition: Kreditor scr sukarela menurunkan klaim tetap mereka atas debitor dengan menerima jumlah pokok yg lbh rendah atau menerima ekuitas dlm pembayaran utang yg ringan (lieu of debt repayment). Assignment: Prosedur informal untuk melikuidasi aset perusahaan. Aset debitor dipindahkan ke pihak ketiga, disebut trustee atau assignee, dan kemudian aset tsb dijual

Chapter 11: Pedoman reorganisasi Bisnis. Chapter 7: Prosedur likuidasi. Trustee: Jelaskan Istilah berikut terkait peraturan Kebangkrutan U.S. 24-12 Dipilih unt mengontrol perusahaan ketika manajemen yang ada tidak kompeten atau terjadi kecurangan. Digunakan hanya dlm keadaan tidak biasa. (More...)

24-13 Voluntary bankruptcy: Petisi kebangkrutan dlm pengadilan federal oleh manajeman pershn yg mengalami tekanan keuangan. Involuntary bankruptcy: Petisi kebangkrutan dlm pengadilan federal oleh kreditor pershn yg mengalami tekanan keuangan.

24-14 Apa perbedaan antara Reorganisasi informal dan Reorganisasi dalam Kebangkrutan? Informal Reorganization: Lebih murah Relatif sederhana Mungkin mengijinkan kreditor unt menutup lbh banyak uang dan lbh cepat. (More...)

24-15 Reorganisasi dlm Kebangkrutan Menghindari problema holdout. Disebabkan oleh provisi automatic stay, menghindari problema penarikan shm biasa (common pool). Pembayaran bungan dan pokok bisa ditunda tanpa denda hingga rencana reorganisasi terwujud. (More...)

24-16 Mengijinkan pershn menerbitkan pendanaan debtor in possession (DIP). Memberi debitor hak eksklusif unt memasukkan rencana reorganisasi yg direncanakan unt persetujuan dari pihak-pihak yang terlibat. Menurunkan problema fraudulent conveyance. Cramdown jika mayoritas dlm tiap kelompok kreditor sejutu dg rencana.

Apa Kebangkrutan prepackaged? 24-17 Tipe baru reorganisasi Mengkombinasikan manfaat reorganisasi formal maupun informal. Menghindari problema berlarut-larut (holdout) Klaim kreditor di muka (Preserves) Penanganan pajak yang menguntungkan. Persetujuan pd rencana dicapai dari kreditor sebelum mengajukan (to filing) unt kebangkrutan. Rencana diajukan dengan petisi kebangkrutan.

24-18 Buatlah Daftar Prioritas Klaim dalam Peraturan Likuidasi Chapter 7. Kreditor luar (Secured creditors). Biaya administrasi Trustee. Biaya yang terjadi setelah likuidasi wajib (involuntary case) mulai tetapi sebelum trustee setuju. Upah pekerja yg harus dibayar dlm 3 bulan sebelum mengajukan likuidasi (to filing). (More...)

Kontribusi kpd rencana natura karyawan yg blm dibayar yg harus hrs dibayar dlm 6 bulan sebelum mengajukan likuidasi. Klaim tak terjamin (Unsecured) unt simpanan pelanggan. Pajak yg harus dibayar. Kewajiban rencana pension blm terdanai (Unfunded pension plan). Kreditor (tak terjamin/unsecured) umum. Pemegang saham Preferen. Pemegang saham biasa. 24-19

Data Ilustrasi Likuidasi (millions of $) 24-20 Klaim kreditor: Utang dagang $10.0 Utang wesel 5.0 Utang gaji 0.3 Utang pajak Federal 0.5 Utang pajak State &local 0.2 First mortgage 3.0 Second mortgage 0.5 Subordinated debentures* 4.0 $23.5 *Subordinated to notes payable. (More...)

24-21 Hasil dari likuidasi: Dari aset lancar $14.0 Dari aset tetap* 2.5 Total penerimaan $16.5 * Seluruh aset tetap dijaminkan sbg sbg garansi kpd pemegang utang.

Distribusi Prioritas (millions of $) 24-22 Creditor Claim Distribution Unsatisfied Accrued wages $0.3 $0.3 $0.0 Federal taxes 0.5 0.5 0.0 Other taxes 0.2 0.2 0.0 First mortgage 3.0 2.5 0.5 Second mortgage 0.5 0.0 0.5 $4.5 $3.5 $1.0 Notes: (1) First mortgage receives entire proceeds from sale of fixed assets, leaving $0 for the second mortgage. (2) $16.5 - $3.5 = $13.0 remains for distribution to general creditors.

24-23 Distribusi Kreditor Umum (millions of $) Remaining Initial Final Percent Creditor GC Claim Distrib. a Amount b Received Accounts payable $10.0 $6.500 $6.500 65.0% Notes payable 5.0 3.250 5.000 100.0 Accrued wages 0.0 0.300 100.0 Federal taxes 0.0 0.500 100.0 Other taxes 0.0 0.200 100.0 First mortgage 0.5 0.325 2.825 94.2 Second mortgage 0.5 0.325 0.325 65.0 Sub. deb. 4.0 2.600 0.850 21.2 $20.0 $13.000 $16.500 a Pro rata amount = $13/$20 = 0.65. b Includes priority distribution and $1.75 transfer from subordinated debentures.

Motivasi Lain bagi Kebangkrutan 24-24 Scr normal, kebangkrutan dimotivasi oleh problema finansial yg serius. Namun, beberapa perusahaan tlh menggunakan proceeding kebangkrutan unt tujuan lain: Unt memecah kontrak gabungan (union contracts) Unt mempercepat persetujuan kewajiban

Beberapa Kritik tentang Peraturan Kebangkrutan 24-25 Kritik yg muncul bhw peraturan kebangkurtan kini (1978) kurang tepat. Tll banyak nilai terkuras oleh pengacara, manajer, dan trustees. Pershn yg tdk memiliki harapan bertahan, meninggalkan kepentingan kreditor ketika likuidasi terjadi. Perusahaan dlm kebangkrutan dpt berpengaruh buruk dlm industri.

24-26 Ektensi Chapter 24 MDA unt memprediksi kebangkrutan Kegagalan bisnis sekarang

24-27 Apa yg dimaksud MDA, Bagaimana ia dapat digunakan untuk Memprediksi Kebangkrutan? Multiple discriminant analysis (MDA) adl teknik statisstik sama seperti regresi berganda. Ia mengidentifikasi karakteristik perusahaan yg mengalami kebangkrutan di waktu lampai. Berikutnya, data dari perusahaan yg ada dpt dimasukkan ke dlm model unt menilai kemungkinan kebangkrutan di waktu mendatang.

Ilustrasi MDA 24-28 Asumsikan anda memiliki data data 1997 untuk 12 perusahaan berikut: Rasio lancar (Current ratio/cr) Rasio utang (Debt ratio/dr) Enam perusahaan (ditandai dg Xs) tlh bangkrut di tahun 1998 sedangkan enam (ditandai dengan titik-titik) masih solvent. (More...)

Current Ratio Solvent Firms.... 24-29 Discriminant Boundary X.. X X X X X Bankrupt Firms. = Solvent X = Bankrupt Debt Ratio (More...)

24-30 Batas diskriminan (discriminant boundary, atau garis Z), scr statistik memisahkan perushaan bangkrut deng solvent. Catatan bhw dua perusahaan salah dikelompokkan oleh program MDA: Satu perusahaan jth pada sisi solvent (kiri) dan satu perusahaan solvent jatuh pada sisi bankrut (kanan). (More...)

Asumsikan persamaan unt garis batas (boundary line) 24-31 Z = -2 + 1.5(Current ratio) - 5.0(Debt ratio). Berikutnya, jk Z = -1 samapi +1, masa depatn perusahaan tidak pasti. Jk Z > 1, bankruptcy tidak mungkin; jk Z < - 1, bankruptcy mungkin terjadi.

24-32 Menggunakan MDA unt Memprediksi Kebangkrutan Anggap Pershn S memiliki CR = 4.0 dan DR = 0.40. maka, Z = -2 + 1.5(4.0) - 5.0(0.40) = +2.0, Dan perusahaan tdk mungkin bangkrut. Anggap persh B memiliki CR = 1.5 dan DR = 0.75. maka, Z = -2 + 1.5(1.5) - 5.0(0.75) = -3.5, Dan pershn mungkin akan bangkrut.

Beberapa Titik Final 24-33 Model prediksi kebangkrutan yang paling terkenal adl Edward Altman s five factor model. Model tsb cenderung bekerja relatif baik, tetapi hanya untuk waktu dekat Sampel historikal lebih mirip dg perusahaan yg dievaluasi, mrp prediksi yg lebih baik.

24-34 Referensi Brigham, Eugene F. dan Louis C. Gapenski. 2004. Financial Management: Theory and Practice. Eighth Edition. USA: The Dryden Press Tambahan: Ross, Stephen A.; Randolph W. Westerfield; Jeffrey Jaffe. 2008. Modern Financial Management, 8th. edition. Singapore: McGraw-Hill. Jones, C. P. 2007. Investments: Analysis and Management, 10th. edition. Singapore: John Willey & Sons. 12/17/2013 Intermediate FM UNS 2013 34