2. Gadis yang Dijodohkan

dokumen-dokumen yang mirip

Yarica Eryana. Destiny. Penerbit HKS

Suzy melangkahkan kaki memasuki lift gedung tempatnya bekerja. Beberapa orang wanita yang tidak ia kenal akrab mengikutinya dari belakang.

PROLOG. Wow, lihat! Dia datang. Kata Ronald sambil bersiul.

Pertama Kali Aku Mengenalnya

Suara alunan piano terdengar begitu lembut

Aku menoleh. Disana berdiri seorang pemuda berbadan tinggi yang sedang menenteng kantong belanjaan di tangan kirinya. Wajahnya cukup tampan.

Mata Tomi terbelalak, ketika menyadari dia berada

pernah terasa sama lagi setelah kau mengalami hal yang fantastis. Bagiku, pengalaman selama di Vazard adalah hal yang fantastis.

TUGAS PERANCANGAN FILM KARTUN. Naskah Film Dan Sinopsis. Ber Ibu Seekor KUCING

Kanuna Facebook on September 07, 2011 Prolog

sudah rapi kembali setelah dicukur. Ruangan-ruangan didalam bangunan ini sangat

Seorang gadis sedang berjalan bahagia di

Cermin. Luklukul Maknun

oooooooo "Park Shinhye!!!!!"

Aku memeluk Ayah dan Ibu bergantian. Aroma keringat menusuk hidungku. Keringat yang selama ini menghiasi perjuangan mereka membesarkanku. Tanpa sadar

KISAH KISAH YANG HAMPIR TERLUPAKAN

Anak laki-laki itu segera mengangkat kakinya. Maaf, ujarnya, sementara si anak

BAB 1. *** Seoul International High School

Yui keluar dari gedung Takamasa Group dengan senyum lebar di wajahnya. Usaha kerasnya ternyata tak sia-sia. Dia diterima berkerja di perusahaan itu

Wonderheart ditinggali oleh manusia-manusia yang memiliki kepribadian baik. Tidak hanya itu, hampir semua dari mereka nampak cantik dan

Di Pantai Pasir Putih

yang ingin berinteraksi dengan Dumdey sebutan kami untuk bangsa nonsihir tapi ayahku memiliki kewajiban soal pekerjaannya sebagai ketua komite.

CINTA 2 HATI. Haii...! Tiara terkejut, dan menatap pada pria itu. Pada saat itu, ternyata pria itu juga menatap kearah Tiara. Mereka saling menatap.

BABAK I DI KOTA INDAH NAN MULIA

A. Rita. Penerbit. Karya Cinta

Dari jarak sepuluh meter bisa kukenali siapa lelaki yang duduk menundukkan kepalanya dan bertumpu pada lengannya yang ia letakkan di atas lutut.

Tante, please... Saya benar-benar membutuhkan bantuan. Pemuda itu tampak memohon. Tapi... Ini menyangkut hidup mati seseorang, tante!

Ah sial aku selingkuh!

Sang Pangeran. Kinanti 1

Sahabat Terbaik. Semoga lekas sembuh ya, Femii, Aldi memberi salam ramah. Kemarin di kelas sepi nggak ada kamu.

Sore yang indah bergerak memasuki malam. Langit yang bertabur warna keemasan mulai menghitam dengan taburan bintang-bintang. Aku masih duduk di kursi

Dibalik perjuangan seorang "PAPA"

9A SMPN 26 BATAM TUGAS BAHASA INDONESIA MEREVISI TEKS EKSEMPLUM CINDERELA GADIS PENYABAR D I S U S U N

LOVE STORY. Kisahnya beberapa tahun yang lalu.

Semalam Aldi kurang tidur. Hujan deras ditambah. Rahasia Gudang Tua

Buku BI 3 (12 des).indd 1 16/12/ :41:24

Puzzle-Puzzle Fiksi. Inilah beberapa kisah kehidupan yang diharapkan. menginspirasi pembaca

SMP kelas 9 - BAHASA INDONESIA BAB 4. Ketrampilan BersastraLatihan Soal 4.2. Pengenalan. Klimaks. Komplikasi. Penyelesaian

Sarah mengemas barangnya dengan cemberut. Entah yang keberapa. kalinya Dia harus pindah. Dari Jakarta ke Jogja lalu ke Makassar dan kali ini dia

Mukadimah. Aku bukan siapa-siapa Hanya mencoba untuk bercerita dari khayalan dan pengalaman

Flower 1. Enam Tahun yang Lalu

dengan kondisi fisikku yang lemah ini sehingga dia tidak mau aku kelelahan dan jatuh sakit jika menjelajahi hutan. Kalau melihat keadaanku yang

Aku sedang sibuk. Les-les untuk persiapan Ujian Akhir Nasional-ku sangat menyita perhatian.

yang berbentuk datar bagian atasnya dengan sebuah ukiran kepala singa. Mereka yang berada di ruangan sudah berdiri di atas shinéga sejak dari tadi.

CHAPTER 1. There s nothing left to say but good bye Air Supply

Dan ia baru menyadari betapa salahnya dirinya. Disana, muncul dari sebelah kirinya, ia merasakan gerakan udara yang cepat. Angin yang berhembus

Air mataku berlinang-linang sewaktu dokter mengatakan

KOPI DI CANGKIR PELANGI..

"INSECT POLITICS" By Anju Based on a Short Story "RANDEVU" Draft 2

Untuk ayah.. Kisah Sedih.

Sepasang Sayap Malaikat

Fiction. John! Waktunya untuk bangun!

Tukang Grafir. Dari Kumpulan Cerpen "Keberanian Manusia"

dia tak pernah melepas cadar yang menutupi wajah cantiknya.

"Apa begitu sulit untuk memulai hidup dengan seorang fotografer?" tanyanya saat aku

Bagian 1 : Tak Kan Kubiarkan Kau Merebutnya Dariku!

Cinta, bukan satu hal yang patut untuk diperjuangkan. Tapi perjuangan untuk mendapatkan cinta, itulah makna kehidupan. Ya, lalu mengapa...

BAB II RINGKASAN CERITA. sakit dan mengantarkan adik-adiknya ke sekolah. Karena sejak kecil Lina

2 Our Precious School

`Lampiran 1. Ringkasan Cerita Mukashi Banashi. Urashima Tarou. dia melihat sekumpulan anak sedang menangkap seekor kura-kura.

LAMPIRAN RINGKASAN CERITA

Penerbit PT Elex Media Komputindo

Damar, apakah pada akhirnya mereka ini bisa benar-benar pulang?

HASIL SURVEI LOKASI PREWEDDING ( Tmn. Wiladatika, Cibubur & Tmn. Bunga Nusantara, Puncak )

Semahkota mawar yang mulai layu itu memberitahuku bagaimana pertama kali aku menyebut

(Cintaku) Bait Pertama. Angin senja begitu halus berhembus. Sore itu, di

Yang Mencinta dalam Diam

Mungkin hatinya merasakan sesuatu yang aneh. Apakah mungkin terjadi sesuatu? Semoga semuanya baik-baik saja.

Bab 4. Simpulan dan Saran. Berdasarkan pembahasan dalam bab sebelumnya tentang tipe introvert pada tokoh

Merdeka di Negeri Impian

Chapter 1. Baik, selagi kalian mencatat, saya absen.

- Sebuah Permulaan - - Salam Perpisahan -

Tak Ada Malaikat di Jakarta

Aku selalu keluar ruang rapat paling akhir untuk mengumpulkan sisa roti dan juga sisa makan siang yang tidak disentuh oleh peserta rapat.

The lost Bone ANNE SPOLLEN

It s a long story Part I

Ketika mimpi menjadi sebuah bayangan, aku menanyakan "kapan ini akan terwujud?" Mungkin nanti, ketika aku telah siap dalam segalagalanya

Foto itu. Foto Dazi bersama dua orang yang telah menyelamatkan hidupnya. Tentang langkah pertama untuk masa lalunya. *** 9 tahun yang lalu, Dazi yang

.satu. yang selalu mengirim surat

Tidak, sayang. Nanti kau sakit, tegas Maya sambil mengusap rambut Amanda yang panjang terurai.

Ruang Rinduku. Part 1: 1

Cerita Senja Oleh: Dela Septariani

Sayang berhenti menangis, masuk ke rumah. Tapi...tapi kenapa mama pergi, Pa? Masuk Sayang suatu saat nanti pasti kamu akan tahu kenapa mama harus

Mr Knight, tadi Mr. Boyd menelepon untuk membuat janji temu di hari Jumat jam 2 siang. Apakah saya ada janji di hari itu?

HW Prakoso. Yang Terabaikan. ~ Kumpulan Naskah Gatot!! ~ Publishing

Mata ini sulit terpejam dan pendar-pendar rasa sakit di hati tidak dapat hilang menusuk dan menancap keras.

Behind the sea there s a kingdom where I could see your sweet smile.

Mengapa hidupku jadi seperti ini Tuhan? Aku takkan bisa menikmati kebebasanku seperti dulu lagi.

sebenarnya saya terlambat karena saya terlambat bangun, maafin saya Pak, saya sudah berbohong dan terlambat. Pak Guru memukul meja, sambil berkata,

1. Daftar isi Pengantar Penulis Suatu Siang di Warung Pojok Terminal Arus di Sini Sangat Deras... 18

BAB IV ANALISIS KARYA. serta proses berkarya, dihasilkan visualisasi dari tema visualisasi ekspresi

1. Aku Ingin ke Bandung

Kura-kura dan Sepasang Itik

SATU. Plak Srek.. Srek

TIMUN EMAS. Nyi Loro Kidul. Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara. Nyai Dasima. Dongeng Kera Sakti. Asal Usul Rawa Pening. Buaya Perompak. Leny M.

sadar penampilanku saat ini amat memukau. Dengan tubuh sintal khas pedesaan dan tekstur wajah lembut alami yang kuwarisi dari ibuku serta mata hitam

ANTARA DENDAM DAN CINTA. Oleh: Sri Rahmadani Siregar

Jl. Wiratama No. 50, Tegalrejo, Yogyakarta, Telp. (0274)

Segera jemput dia di bandara! Dan bawa kemari! Awas, jika dia melarikan diri! Siap, Pak! ~1~ Bandara Soekarno Hatta, am. Pesawat dari Singapura

Transkripsi:

2. Gadis yang Dijodohkan Burung-burung berkicau merdu di tengah pagi yang dingin dan sejuk. Dahan-dahan pohon bergerak melambai, mengikuti arah angin yang bertiup. Sebuah rumah megah dengan pilar-pilar penyangga yang kokoh, berdiri tegak di pinggir hutan yang tenang di salah satu wilayah perkotaan yang ada di Provinsi Utara Avriedhas. Di seberang rumah tersebut, terlihat pegunungan hijau yang menjulang tinggi ke langit. Halaman rumah megah itu sangat indah dan rapi. Tampak beberapa tukang kebun sedang memangkas semak-semak dan membentuknya menjadi bentuk yang lebih menarik dan enak dilihat. Dua atau tiga pelayan terlihat sibuk membersihkan rumah. Mereka menyapu atau mengepel lantai rumah, ada pula yang sedang mencuci pakaian di halaman belakang maupun memasak makanan di dapur. Seorang gadis berambut cokelat cerah lembut, duduk seorang diri di bangku taman samping rumahnya. Sesekali, dia melirik ke arah beberapa burung kecil yang hinggap Para Pengendali Naga 3

di dekat kakinya dan mematuki tanah, mencari makanan yang bisa membuat perut mereka kenyang. Rambut lurusnya yang panjang diikat dengan sebuah pita berwarna putih gading, senada dengan warna gaun panjang yang dikenakannya saat ini. Pandangan matanya beralih ke arah gunung. Sorot matanya terlihat tajam sementara ekspresi wajahnya mulai menegang ketika dia teringat peristiwa dua minggu yang lalu. Dia dan pemuda itu, berdiri di tengah-tengah ruang pesta yang megah. Banyak orang berkumpul di tempat tersebut, bahkan sang Raja mengkhususkan diri datang ke pesta itu bersama putranya. Mereka semua menghadiri acara pertunangannya dengan pemuda itu, Hises. Sorot mata Lalita tertunduk ke arah tanah. Bibirnya terkatup rapat saat ayahnya dan ayah Hises mengumumkan pertunangan keduanya di depan semua orang. Saat itu, semua orang bertepuk-tangan, mengucapkan selamat atas pertunangan mereka. Namun, hanya satu orang yang diam saja pada waktu itu. Sorot matanya tampak terluka ketika menyaksikan Hises menyematkan cincin pertunangan mereka di tangan kirinya. Perasaan Lalita terasa nyeri ketika mengingat kembali sosok itu, sorot mata dan ekspresi wajahnya yang sedih. Ah, sungguh Lalita ingin menangis jika mengingatnya kembali. Ayahnya benar-benar keterlaluan! Kenapa dia mengadakan pertunangan itu serba mendadak? Kenapa ayahnya menjodohkannya dengan Hises? Gadis itu berdecak kesal. Ia melengos ke arah lain. Berulang kali ia mendesak ayahnya untuk mengemukakan alasan sebenarnya dari pertunangan mereka berdua, tetapi ayahnya tetap tutup mulut. Beliau tidak mau menceritakan 4 Dhia Citrahayi

dengan jelas alasannya menjodohkannya dengan Hises. Beliau hanya menjelaskan secara umum bahwa Hises adalah pemuda yang baik, keluarganya juga keluarga baikbaik. Mengingat hal itu, membuat Lalita makin dongkol. Alasan yang klise! Katakan saja bahwa sebenarnya beliau tak mau memberi tahu alasan sebenarnya pada dirinya! Nona, panggilan seorang pelayan membuat lamunannya buyar. Lalita menoleh ke arah wanita bergaun putih sederhana tersebut. Ada apa, Eskar? Baru saja ada surat datang dari ibu kota, pelayan berambut hitam itu menyerahkan sebuah amplop putih yang disegel dengan lambang keluarga tertentu. Kata kurir yang mengantar surat tersebut, Nona harus secepatnya pulang ke ibu kota. Gadis berusia tujuh belas tahun itu mengernyitkan dahi. Ia membuka segel amplop tersebut dan membaca surat yang ada di dalamnya. Sejenak, dia mendengus pelan. Kenapa, Nona? Eskar terlihat heran melihat raut wajah majikannya yang masam. Ibu memintaku untuk pulang, jawabnya malas. Beliau mengatakan, jika dalam empat hari ini aku tidak kembali ke rumah, Ibu akan mengutus orang untuk memaksaku pulang ke rumah. Ia memasukkan surat itu ke dalam amplop. Eskar tersenyum mendengar ucapannya. Nona pasti tidak senang dipaksa-paksa, bukan? Lalita mengangguk pelan. Kata Ibu, aku sudah cukup diberi waktu untuk marah pada Ayah. Sekarang, sudah saatnya pulang dan berdamai lagi dengan Ayah. Aku sendiri tidak tahu, harus bersikap seperti apa saat bertemu Para Pengendali Naga 5

dengan Ayah nanti, gumamnya kesal. Eskar tertawa kecil. Saya rasa Tuan Besar yang akan mengalah dari Nona. Ayah memang akan mengalah dariku untuk masalah tertentu, Lalita mendengus pelan. Tapi, jika Ayah sudah punya keinginan, aku yang harus mengalah dari beliau, gerutunya. Dan itu cukup mengesalkan bagiku. Kau tahu sendiri kan, Eskar, pertunangan dengan Hises membuatku jengkel pada Ayah. Pelayan itu tersenyum kecil. Padahal, menurut saya, Tuan Hises itu tampan dan termasuk pemuda yang baik. Kenapa Nona tidak suka dijodohkan dengannya? Dia mungkin bisa menjadi ayah yang baik bagi anak-anak Nona. Lalita mendengus pelan, keengganan terlihat jelas di wajahnya. Mungkin Hises bisa menjadi ayah yang baik, tetapi bisa saja dia tidak menjadi suami yang baik. Jangan bicarakan pemuda itu di hadapanku, Eskar! tegurnya dingin. Aku malas mendengar namanya disebutsebut di depanku. Gadis itu membiarkan angin menerpa wajahnya. Maaf atas kelancangan saya tadi, Nona, Eskar memberi hormat pada Lalita. Sudah. Tidak perlu memikirkan tentang kami. Ia tersenyum pada pelayannya, menghapus jejak tidak menyenangkan dari raut wajahnya tadi. Sekarang, siapkan sarapan untukku. Aku lapar dan ingin makan. Eskar mengangguk. Akan segera saya siapkan, Nona. Pelayan itu memberi hormat lagi pada Lalita. Ia lalu berjalan mundur beberapa langkah, berbalik, dan pergi menuju dapur. 6 Dhia Citrahayi

Gadis itu menghela napas panjang setelah pelayannya pergi. Ia lalu berdiri dari tempat dia duduk dan menatap ke arah pegunungan hijau itu dengan tatapan dingin. Kemudian, ia mengalihkan pandangannya ke arah cincin emas berukiran indah di jari manis tangan kirinya. Wajahnya menegang kaku mengingat hubungannya dengan Hises, tunangannya. Lalita menarik napas dalam-dalam. Ia lalu merenggangkan seluruh sendi-sendi tubuhnya yang kaku. Kakek dan Nenek harus kuberi tahu mengenai kepulanganku besok, gumamnya pelan. Ah! Menyebalkan! gerutunya. Gadis itu berbalik, berjalan masuk ke dalam rumah keluarganya yang indah. Para Pengendali Naga 7