Strategi Pemberantasan Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi Doni Muhardiansyah Direktur Litbang KPK Peluncuran CPI 0 L/O/G/O Kamis,www.themegallery.com Desember 0
Contents Potret Indonesia Strategi Pemberantasan Korupsi oleh KPK 3 Peran KPK 00-0 Kesimpulan
Contents Potret Indonesia Strategi Pemberantasan Korupsi oleh KPK 3 Peran KPK 00-0 Kesimpulan
Potret Indonesia Skor IPK 007 (,3), 008 (,6), 009 (,8) dan 00 (,8) Persepsi Korupsi menurut pebisnis gambaran pelayanan publik Survei Integritas Sektor Publik : Tahun 007 (5,53) 008 (6,8) 009 (6,50), 00 (5,) dan Tahun 0 (6,3). PERC Tahun 00 survei PERC menempatkan Indonesia di peringkat pertama sebagai negara terkorup dari 6 negara Asia Pasifik yang menjadi tujuan investasi. Ind ones ia Bribery Index 0: 7, Skor: 0-0, semakin tinggi skor, semakin banyak suap Human Development Index (HDI ) oleh UN Tahun 008 (0,588) 009 (0,593) dan Tahun 00 (0,600) Doing Business (pengukuran kemudahan berusaha) Tahun 00 peringkat dr 83 negara
Peta Korupsi. Penyelewengan dari target Audit Perencanaan. Pemerasan kepada wajib pajak Transparansi & akuntabilitas sistem pajak 3. Manipulasi data Perbaikan sistem. Terjadi COI Inisiasi UU COI. Masuk pada APBD: Penyalahgunaan wewenang, penggelapan. Pelaporan tidak standar 3. Alokasi penggunaan tidak transparan Perbaikan sistem. Penyalahgunaan perizinan Perbaikan sistem kewenangan. Tidak ada single data base Integrated database 3. Penyelewenangan penyetoran Perbaikan sistem penerimaan Penerimaan Pajak Penerimaan non Belanja Pajak Barang dan Jasa Peta Korupsi DAU/ DAK/ Bantuan DekonsenSosial trasi Pungutan daerah. PERDA tak mengacu pada peruu penertiban Perda. Penghasilan aparat penindakan. Penyimpangan prosedur pengadaan Mendorong eproc, pembentukan ULP, penetapan HPS, pengaturan COI, Whistleblower system, transparansi dan akuntabilitas sistem pengadaan.. Penyimpangan peruntukan. Penggelapan 3. Fiktif Perbaikan sistem penganggaran, Penguatan pengawasan DPR
Political corruption dan Birokrasi Kleptokratif P s p u o ilark p ru o isk n Je Konvensional State Capture ; Pengusaha Hitam Pengusaha Penguasa Korup Didukung Stakeholder : Penegak hukum, calo kasus, Cukong kasus, Ahli tukang, Aktor politik i rp sk u d o M Pola Korupsi Mafia Peradilan: Pilihan Penyidik, Pilihan Jaksa,, Pilihan Hakim, Manipulasi fakta dan hukum, perubahan konstruksi kasus Mafia Pajak: Peradilan Pajak Mafia SDA: Bisnis Kebijakan Mafia Politik: Proses politik, legislasi kebijakan Koruptif dan Pelemahan wewenang
Contents Potret Indonesia Strategi Pemberantasan Korupsi oleh KPK 3 Peran KPK 00-0 Kesimpulan
Perspektif Stakeholder Perspektif Pertumbuhan dan Pembelajaran Berkurangnya Korupsi Preventif Membangun Budaya Anti Korupsi Sosialisasi, komunikasi, pendidikan Mendapatkan Kepercayaan Publik Mendorong Reformasi Sektor Publik Perbaikan peraturan per-uuan Represif Pengkajian/ reviu sistem, rekomendasi Lid Dik yang kuat & proaktif Catching Big Fish Operasi/kerj asama dg instansi lain Mendorong penegakan hukum Supervisi & Koordinasi Dumas, penelaahan, dan pemeriksaan Transparansi Perspektif Internal Terciptanya Budaya KPK yang Unik Tim Kerja Multi Disiplin Ilmu Rekrutmen SDM yang Tepat Training Dukungan Infrastruktur & Teknologi Produktivitas Tingkat Produktivitas yang tepat Collective leadership PERSPEKTIF KEUANGAN Anggaran yg Efisien & Efektif
Strategi Pencegahan Korupsi I N T E R V E N S I
Survei Integritas 0 Tujuan Mengetahui nilai integritas, indikator dan sub-indikator integritas dalam layanan publik Melakukan pengukuran ilmiah terhadap tingkat korupsi dan faktor-faktor penyebab terjadinya korupsi di lembaga publik dengan mensurvei pengguna langsung layanan publik (dari sudut pandang pengguna layanan, bukan pemberi layanan) Memberi bahan masukan bagi instansi pelayanan publik untuk mempersiapkan upaya-upaya pencegahan korupsi yang efektif pada wilayah/layanan yang rentan terjadinya korupsi Waktu Pengumpulan Data: April Oktober 0 Jumlah responden: 89 instansi pusat/vertikal/daerah, jumlah unit layanan 507 unit layanan, jumlah responden 5.50 ( rata-rata 30 responden per unit layanan). Indeks Integritas 0 Integritas Tingkat Indeks Integritas Nasional (Pusat+Vertikal+Daerah) Indeks Integritas Pusat Indeks Integritas Vertikal Indeks Integritas Daerah Indeks Integritas Total Pusat (Pusat + Vertikal) Indeks Integritas Total Daerah (Daerah + Vertikal) Indeks Integritas 6.3 7.07 6.0 6.00 6.9 6.
Survei Integritas 0 Integritas Variabel Pengalaman Integritas (0.667) Indikator Pengalaman Korupsi (0.50) 6.56 Frekwensi Pemberian Gratifikasi (0.550) 5.87 6.9 Waktu Pemberian Gratifikasi (0.0) 6.33 Arti Pemberian Gratifikasi (0.50) Cara Pandang Terhadap 6.5 Korupsi (0.750) Tujuan Pemberian Gratifikasi (0.750) 7.0 5.97 Sistem Administrasi (0.80) Perilaku Individu (0.80) Pencegahan Korupsi (0.33) 6.6 Kebiasaan Pemberian Gratifikasi (0.39) 6.03 Kebutuhan Pertemuan di Luar Prosedur (0.6) 9.0 7.0 Keterlibatan Calo (0.) 7.0 Fasilitas di Sekitar Lingkungan Pelayanan (0.00) 7.53 Suasana/Kondisi di sekitar Pelayanan (0.3) 7.8 Kepraktisan SOP (0.8) 6.5 6.5 Keterbukaan Informasi (0.58) 6.3 6.3 Potensi Integritas (0.333) Sub-Indikator Jumlah / Besaran Gratifikasi (0.0) 6.8 Lingkungan Kerja (0.7) Integritas Total Pemanfaatan Teknologi Informasi (0.35) 5.6 Keadilan dalam Layanan (0.3) 7.06 6.57 Ekspektasi Petugas terhadap Gratifikasi (0.37).75 6.50 Perilaku Pengguna Layanan (0.60) 5.88 Tingkat Upaya Anti Korupsi (0.750).73 Mekanisme Pengaduan Masyarakat (0.50).79
CPI 0 CPI 0 merupakan indeks gabungan, kombinasi dari 7 sumber data (survei, jejak pendapat) yang dilakukan oleh 3 lembaga di seluruh dunia. CPI Indonesia didapatkan dari indeks gabungan Catatan terkait CPI sumber data (BF_TI, EIU_CRR, GI, CRR, IMD 00, (Fredrik Galtung -005) IMD 0, PERC 00, PERC 0, PRS_ICRG, TI_BPI, WEF 00, WEF 0 dan WJP_ROL) Skor Indonesia pada CPI 0 menunjukkan kenaikan dari CPI 00 dari.8 menjadi 3.00.. Hanya menilai persepsi korupsi 'negara penerima'. Negara yang diukur tidak tetap, berubah-ubah.. Definisi korupsi yang digunakan sempit. 5. Tidak dapat mengukur tren, sehingga tak dapat memberikan reward kepada negara yang reformis.
Contents Potret Indonesia Strategi Pemberantasan Korupsi oleh KPK 3 Peran KPK 00-0 Kesimpulan
Penyelamatan potensi Kerugian Negara Selama KPK bekerja, telah menyelamatkan minimal Rp. 55,3Trilyun. Jumlah yang cukup untuk:. Memberikan juta rumah sederhana gratis, atau. Membangun jalan nasional sepanjang 700 kilometer, atau 3. Mencukupi kebutuhan beras 3 juta penduduk setahun. Memberikan sekolah gratis kepada 6 juta anak hingga lulus SD, atau 5. Membangun, juta unit ruang kelas Sekolah Dasar, atau 6. Membangun, juta unit ruang kelas Sekolah Menengah Pertama,
Perkara yang ditangani oleh KPK *Data per Oktober 0 JENIS PERKARA 00 005 006 007 008 009 00 0 TOTAL Penyelidikan 3 9 36 70 70 67 5 68 7 Penyidikan 9 7 7 37 0 33 9 Penuntutan 7 3 9 35 3 3 36 96 Inkracht 0 5 7 3 3 37 3 30 69 Eksekusi 0 3 3 39 38 3 7 00 005 006 007 008 009 00 0 JUMLAH 8 8 6 6 0 96 5 3 0 0 3 9 76 Pungutan 7 3 0 Penyalahgunaan Anggaran 5 3 0 8 5 3 3 7 7 37 0 3 8 Pengadaan Barang/Jasa Perijinan Penyuapan JUMLAH 7 9 9
Perkara yang ditangani oleh KPK JABATAN 00 005 006 Anggota DPR dan DPRD Kepala Lembaga/ Kementerian Gubernur 3 009 00 0 JUMLAH 7 8 7 6 6 Walikota/Bupati dan Wakil Eselon I, II dan III 008 Duta Besar Komisioner 007 9 7 3 7 5 5 8 5 0 7 9 3 Hakim Swasta Lain-lain JUMLAH 8 5 3 8 0 5 6 9 30 3 9 7 55 5 65 9 77
Zona Integritas Zona Integritas Zona Integritas pada sektor layanan publik merupakan wilayah terkecil dari island of integrity yang menandai adanya tekad dan wujud nyata perubahan untuk menjadi lebih baik, khususnya dalam upaya pencegahan korupsi. Zona Integritas terdiri dari 3 pilar pemberantasan korupsi yang pondasinya dibangun melalu pendidikan ani korupsi, perbaikan layanan publik dan pembentukan komunitas anti korupsi. Zona Integritas 0 Denpasar Langkahlangkah Identifikasi dna pemetaan: Survey Integritas Layanan Publik, PIAK dan SPM Intervensi pada sistem birokasi: Kajian sistem, Pelaporan LHKPN, Pelaporan Gratifikasi, corruption impact assesment, dll Intervensi pada individu: program pendidikan anti korupsi setiap jenjang pendidikan, sosialisasi dan kampanye pemberantasan korupsi Pemantauan, koordinasi dan supervisi layanan publik. Padang Makassar Mataram Zona Integritas: Sumatera: Palembang, Padang, Lampung. Jawa: Bandung, Semarang, Surabaya Kalimantan: Samarinda NTB: Mataram, Lombok Tengah Sulawesi: Makassar
Monitoring 0 No 3 5 6 7 8 9 0 3 5 6 DEVELOPMENT Forestry Management Immigration - Directorate General Immigration - Regional Office Penitentiary - Regional Office Penitentiary - Directorate General Customs Migrant Workers Management Hajj Management - Mo Religious Affairs Hajj Management - Mo Health Hajj Fund Management Tax Management Special State Budget for Education National Road Management Social Fund Management Sport Fund Management Public Services at Mo Communication & Information 7 Public Services at Mo Industry TOTAL RECOMMENDATIONS 0 RECOMMENDATIONS % 7 8 5 5 7 0 9 39 8 6 3 9 0 3 9.%.% 8.3%.8% 3.9% 5.5% 5.0%.5%.%.% 3.3%.7% 0.5% 5.5%.7% 8.% 7.7%
Perubahan nyata!
Perubahan nyata!
Perubahan nyata!
Contents Potret Indonesia Strategi Pemberantasan Korupsi oleh KPK 3 Peran KPK 00-0 Kesimpulan
Kesimpulan Peningkatan CPI Indonesia pada tahun 0 merupakan output dari kerja keras pemberantasan korupsi dari semua pihak. Korupsi adalah kejahatan yang pemberantasannya harus dilakukan secara komprehensif, konsisten, dan berkesinambungan. Pentingnya pelibatan semua pihak dalam pemberantasan korupsi, dimana KPK menempatkan diri sebagai pemicu dan pendorong dalam pemberantasan korupsi Pemberantasan korupsi mengedepankan upaya preemtif (penangkalan/menangani hulu permasalahan) dan preventif (pencegahan) sehingga mampu menekan kebocoran keuangan negara. Upaya represif untuk menimbulkan efek jera dan pengembalian kerugian keuangan negara secara optimal.
Thank You! L/O/G/O Komisi Pemberantasan Korupsi www.themegallery.com