Healthy Tadulako Journal (Abd. Rahman : 43-51) 43

dokumen-dokumen yang mirip
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN PERTOLONGAN PERSALINAN PADA TENAGA KESEHATAN DI DESA LOLU KECAMATAN BIROMARU KABUPATEN SIGI. Abd.

Harto P. Simanjuntak 1, Heru Santosa 2, Maya Fitria 2. Abstract

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KABUPATEN PANDEGLANG

HUBUNGAN USIA, PARITAS DAN PEKERJAAN IBU HAMIL DENGAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS CIKAMPEK KABUPATEN KARAWANG

PENDAHULUAN Kehamilan merupakan proses alamiah yang akan dialami oleh setiap wanita. Lama kehamilan sampai aterm adalah 280 sampai 300 hari atau 39

BAB I PENDAHULUAN. Hipertensi merupakan tekanan darah di atas batas normal, hipertensi

Abstract. Healthy Tadulako Journal 11. Hubungan antara pendampingan persalinan...( Abd. Halim, Fajar, Nur)

MOTIVASI DAN KEPATUHAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) PADA IBU HAMIL TRIMESTER III

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP BIDAN DENGAN PELAKSANAAN ASUHAN PERSALINAN NORMAL (APN) DI RSUD CIDERES KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2015.

HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN FREKUENSI KUNJUNGAN ULANG NIFAS DI WILAYAH PUSKESMAS PURWOYOSO KOTA SEMARANG

Jurnal Keperawatan, Volume IX, No. 2, Oktober 2013 ISSN HUBUNGAN USIA IBU DENGAN KOMPLIKASI KEHAMILAN PADA PRIMIGRAVIDA

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TERHADAP RISIKO 4T DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HARAPAN

Eskalila Suryati 1 ; Asfriyati 2 ; Maya Fitria 2 ABSTRACT

Hubungan Pengetahuan Dan Pendidikan Ibu Dengan Pertumbuhan Balita DI Puskesmas Plaju Palembang Tahun 2014

SIKAP IBU HAMIL DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE PERTAMA (K1) COMPLIANCE WITH THE ATTITUDE OF PREGNANT WOMEN PRENATAL CARE FIRST VISIT

Ria Yulianti Triwahyuningsih Akademi Kebidanan Muhammadiyah Cirebon, Jawa Barat, Indonesia

**) Staf Pengajar Fakultas Kesehatan Universitas Dian Nuswantoro Jl Nakula I N Semarang ABSTRACT

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP BIDAN TENTANG PELAKSANAAN 10T PADA ASUHAN KEHAMILAN DI PUSKESMAS SUKA MAKMUR KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2012

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG DETEKSI DINI TANDA BAHAYA KEHAMILAN DESCRIPTION OF MOTHER KNOWLEDGE ABOUT EARLY DETECTION OF PREGNANCY RISK SIGN

BEBERAPA FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PONED OLEH IBU BERSALIN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANJAR 2 KOTA BANJAR

HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL DENGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL MENGENAI KEDARURATAN OBSTETRI DI RUMAH SAKIT ROBERT WOLTER MONGISIDI MANADO

HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET FE PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS WIROBRAJAN KOTA YOGYAKARTA

FAKTOR RISIKO IBU HAMIL KUNJUNGAN PERTAMA DENGAN ANEMIA DI PUSKESMAS PAJANGAN KABUPATEN BANTUL Ayu Cahyaningtyas 1, Sujiyatini 2,Nur Djanah 3

BEBERAPA FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN IBU HAMIL (K4) DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS CIMARAGAS KABUPATEN CIAMIS TAHUN 2013.

HUBUNGAN ANTARA PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN IBU DENGAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE

BAB I PENDAHULUAN. Kehamilan merupakan proses yang normal dan alamiah pada seorang wanita

TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PEMANFAATAN BUKU KESEHATAN IBU DAN ANAK BERDASARKAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL

ANALISIS FAKTOR RISIKO USIA KEHAMILAN DAN PARITAS TERHADAP KEJADIAN ABORTUS. La Ode Ali Imran Ahmad Universitas Haluoleo Kendari.

FAKTOR-FAKTOR PREDISPOSISI TERJADINYA ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS JETIS I BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2013

BAB I PENDAHULUAN. Penyebab tingginya angka kematian ibu terutama disebabkan karena faktor

Sartika Zefanya Watugigir Esther Hutagaol Rina Kundre

HUBUNGAN PERILAKU IBU HAMIL DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS ANTANG

Yeni Yuniarti 2, Suesti 3 INTISARI

HUBUNGAN PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN IBU POSTPARTUM TERHADAP PELAKSANAAN KUNJUNGAN MASA NIFAS DI BIDAN PRAKTIK SWASTA NURACHMI PALEMBANG

Agus Byna 1, Laurensia Yunita 2, Indah Ratna Sari * *Korespondensi Penulis, Telepon : ,

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PRIMIGRAVIDA TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN FREKUENSI KUNJUNGAN ANTENATAL CARE

BAB I PENDAHULUAN. system kesehatan yang bertujuan untuk menjaga kesehatan ibu selama kehamilan

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Cakupan K4 di Desa Sukarame Kecamatan Sukanagara Kabupaten Cianjur Tahun

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMBERIAN ASI DENGAN CAKUPAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DI

GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG KEHAMILAN RESIKO TINGGI DIPUSKESMAS PEKAUMAN BANJARMASIN

Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Rendahnya Kunjungan (K4) Ibu Hamil di Puskesmas Bambu Apus, Jakarta Timur

*Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi

BAB I PENDAHULUAN. untuk melaksanakan 8 (delapan) tujuan pembangunan, yang salah satunya

HUBUNGAN STATUS GIZI DALAM KEHAMILAN DENGAN STATUS EKONOMI

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN WANITA PEKERJA SEKS DENGAN PERILAKU PEMERIKSAAN PAP SMEAR DI LOKALISASI SUNAN KUNING SEMARANG

*Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi. Kata Kunci : Pengetahuan,Pekerjaan,Pendidikan,Pemberian ASI Eksklusif

BEBERAPA FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRAKTIK KADER DALAM PENYULUHAN DI MEJA 4 PADA POSYANDU DI KELURAHAN NGALIYAN, KOTA SEMARANG

Gambaran Dukungan Keluarga Terhadap Kunjungan Masa Nifas

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IBU DALAM PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN. Lia Amalia (

BAB I PENDAHULUAN. dan tempat terjadinya kehamilan, yang disebabkan oleh kehamilan atau

HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PEMANFAATAN KELAS IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HARAPAN RAYA PEKANBARU

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN PEMBERIAN STIMULASI BICARA DAN BAHASA PADA BALITA DI PAUD NURUL A LA KOTA LANGSA

HUBUNGAN USIA DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSU PKU MUHAMMADIYAH BANTUL TAHUN NASKAH PUBLIKASI

HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN TINGKAT KECEMASAN DALAM MENGHADAPI PERSALINAN DI POLI KIA PUSKESMAS TUMINTING

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN ANC DI KLINIK DINA BROMO UJUNG LINGKUNGAN XX MEDAN TAHUN 2013

FAKTOR RISIKO DENGAN PERILAKU KEPATUHAN IBU DALAM PEMBERIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI

HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN PENYAKIT INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT PADA ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANAGAISAKI

HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG CARA KONSUMSI TABLET Fe DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS PLERET BANTUL YOGYAKARTA

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING AIR SUSU IBU (MP-ASI) PADA BAYI DI PUSKESMAS BITUNG BARAT KOTA BITUNG.

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN TEMPAT BERSALIN PADA IBU HAMIL (Studi Kasus di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang)

BAB I PENDAHULUAN. berhasil dalam meningkatkan derajat kesehatan masyara kat yang setinggitingginya.

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG TANDA BAHAYA NIFAS BERDASARKAN KARAKTERISTIK IBU DI BPM HJ. MAHMUDAH, S.S.T KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2016

Hubungan Tingkat Pendidikan dan Jumlah Paritas dengan Kematian Ibu di Kabupaten Bandung Tahun 2014

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN ANC DI KLINIK DINA BROMO UJUNG LINGKUNGAN XX MEDAN TAHUN

Pengaruh Promosi Kesehatan Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil

RELATIONSHIP BETWEEN EDUCATION AND KNOWLEDGE WITH KADARZI BEHAVIOR IN RURAL AREAS REPRESENTED BY KEMBARAN I DISTRICT

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS ANTARA KOTA MAKASSAR

III TAHUN Disusun Oleh WIWEN INDITA PROGRAM

TRIMESTER III DI PUSKESMAS TEGALREJO YOGYAKARTA

HUBUNGAN ANTARA PARITAS DAN UMUR IBU DENGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III TAHUN

PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENCY DASAR (PONED)

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP TINDAKAN IBU HAMIL TENTANG DETEKSI DINI TANDA-TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI PUSKESMAS MEDAN DELI TAHUN 2015

HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGANSIKAP REMAJA PUTRI TENTANG KEHAMILAN USIA DINI DI DESA CIWARENG KECAMATAN BABAKAN CIKAO KABUPATEN PURWAKARTA TAHUN 2011

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL DENGAN PEMANFAATAN ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS KAMPUNG DALAM PONTIANAK

UNIVERSITAS UDAYANA PENGETAHUAN, SIKAP DAN PEMANFAATAN BUKU KIA OLEH IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS I DENPASAR SELATAN

PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANEMIA DI PUSKESMAS CEMPAKA BANJARBARU TAHUN 2013

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG RESIKO TINGGI KEHAMILAN DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE DI RSUD PANDAN ARANG BOYOLALI

Volume 2 No. 6 Oktober 2016 ISSN :

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG MASASE FUNDUS UTERI TERHADAP PENGETAHUAN DAN INVOLUSI UTERUS PADA IBU POSTPARTUM DI RUMAH SAKIT ISLAM SAMARINDA

JURNAL ILMU BERBAGI PEMANFAATAN PENOLONG PERSALINAN DI KELURAHAN MULYAHARJA KOTA BOGOR TAHUN 2013

HUBUNGAN PERAN BIDAN DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS COLOMADU 1

GAMBARAN UMUR DAN PARITAS IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN ABORTUS INKOMPLIT DI RUMAH SAKIT MUHAMADIYAH PALEMBANGTAHUN 2014

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KELURAHAN MALALAYANG 2 LINGKUNGAN III

PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG SADARI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN KADER KESEHATAN DI DESA GUNUNG SARI DAN DESA SINDANG SARI KECAMATAN CIANJUR.

HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS PALIYAN GUNUNGKIDUL NASKAH PUBLIKASI

HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERAN PETUGAS DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU PEKERJA YANG MEMPUNYAI BAYI DI WILAYAH PUSKESMAS RAWASARI TAHUN

Kata kunci : pengetahuan, sikap ibu hamil, pemilihan penolong persalinan.

STIKES Nani Hasanuddin Makassar 2. STIKES Nani Hasanuddin Makassar 3. STIKES Nani Hasanuddin Makassar

HUBUNGAN FAKTOR PERILAKU IBU BALITA DENGAN KUNJUNGAN KE POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MOKOAU TAHUN 2015

BAB 1 PENDAHULUAN Di bawah MDGs, negara-negara berkomitmen untuk mengurangi angka

Cirebon, Jawa Barat, Indonesia, ABSTRAK

Muhammadiyah Semarang ABSTRAK ABSTRACT

HUBUNGAN MOTIVASI DAN DUKUNGAN KELUARGA IBU HAMIL DENGAN PENCEGAHAN RISIKO TINGGI KEHAMILAN DI

HUBUNGAN BEBERAPA FAKTOR DENGAN KELENGKAPAN PENGISIAN BUKU KESEHATAN IBU DAN ANAK OLEH BIDAN DESA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JEPARA TAHUN 2016

Associated Factors With Contraceptive Type Selection In Bidan Praktek Swasta Midwife Norma Gunung Sugih Village

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSU PKU MUHAMMADIYAH BANTUL

Transkripsi:

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL DALAM MENGENAL TANDA BAHAYA KEHAMILAN DAN PERSALINAN DI PUSKESMAS MANAGAISAKI Abd. Rahman 1 1 Bagian Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Tadulako ABSTRAK Latar Belakang :Millennium Development Goals (MDG`s) atau tujuan pembangunan millenium merupakan hasil ratifikasi pembangunan yang dimiliki oleh pemerintah Indonesia. MDG s mempunyai delapan tujuan pembangunan. Tujuan MDG s untuk pembangunan kesehatan ada 3, salah satunya adalah meningkatkan kesehatan ibu yang mempunyai target menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) sebesar (75%) antara tahun 199 sampai tahun 215, Upaya untuk menurunkan kematian ibu adalah dengan mengenal secara dini tanda bahaya kehamilan dan persalinan. Tujuan : Mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam dan persalinan di Puskesmas Managaisaki. Metode Penelitian : Jenis penelitian analitik dengan rancangan cross sectional study ( potong lintang), sampel dalam penelitian ini sebanyak 6 responden dengan tekhnik pengambilan sampel secara Accidental sampling. Hasil Penelitian : hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ibu hamil ddan persalinan yaitu nak mengalami penyakit ISPA yaitu 39 (65%), sebagian besar Ibu hamil memiliki pengetahuan baik dalam dan persalinan yaitu 46 (76.67%) dan sebagian besar Ibu hamil mempunyai sikap positif dalam dan persalinan yaitu berjumlah 32 (53.33%), dansebagian besar anak mendapatkan imunisasi secara lengkap yaitu berjumlah 45 Anak (76,3%) hasil uji statistik variabel pengetahuan dan sikap ibu hamil berhubungan dengan dan persalinan. Kesimpulan : Terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan mengenal tanda bahaya kehamilan dan persalinan. Kata kunci : Pengetahuan dan sikap, tanda bahaya kehamilan ABSTRACT Background: The Millennium Development Goals (MDGs) or the millennium development goals is the result of the ratification of the development owned by the Indonesian government. MDG's has eight development goals. Purpose MDGs for health development there are three, one of which is to improve the health of mothers who have a target of reducing the maternal mortality ratio (MMR) of (75%) between 199 and 215, efforts to reduce maternal mortality is to recognize early danger signs of pregnancy and delivery. Objective: Knowing the relationship of knowledge and attitude of pregnant women in recognizing the danger signs of pregnancy and childbirth in health centers Managaisaki. Method: analytical study with cross sectional study design (cross-sectional), the samples in this study were 6 respondents with accidental sampling technique sampling. Results: The results showed the majority of pregnant women recognize danger signs of pregnancy ddan delivery ie son suffered respiratory disease at 39 (65%), the majority of pregnant women have good knowledge in recognizing the danger signs of pregnancy and childbirth is 46 (76.67%) and partly Pregnant women have a great positive attitude in recognizing the danger signs of pregnancy and childbirth that is numbered 32 (53.33%), large dansebagian children fully immunized Children that are 45 (76.3%) statistical result variables of knowledge and attitude of pregnant women relates to know danger signs of pregnancy and childbirth. Conclusion: There was a significant relationship between knowledge and attitude of pregnant women to recognize danger signs of pregnancy and childbirth. Keywords : Knowledge, Attitude, Signs of Pregnancy Healthy Tadulako Journal (Abd. Rahman : 43-51) 43

PENDAHULUAN WHO memperkirakan lebih dri 585. ibu pertahunnya meninggal saat hamil atau bersalin. Di Asia Selatan, wanita mempunyai kemungkinan 1:18 meninggal akibat kehamilan atau persalinan selama kehidupannya. Lebih dari 5% kematian di negara berkembang sebenarnya dapat dicegah dengan tehnologi yang ada serta biaya rendah. [1] AKI sampai saat ini masih merupakan masalah kesehatan yang paling utama. Mortalitas dan morbilitas pada wanita hamil dan bersalin adalah masalah besar di negara berkembang. Di negara miskin sekitar 25% - 5% kematian wanita usia subur dikarenakan oleh hal yang berkaitan dengan kehamilan. Menurut Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) Tahun 27 AKI di Indonesia sebesar 228/1. kelahiran hidup. Penyebab langsung kematian ibu adalah perdarahan (28%), eklamsia (13%), aborsi yang tidak aman (11%) dan Infeksi (1%). [2] Penyebab tidak langsung kematian ibu seperti: rendahnya status gizi ibu hamil (anemia 51%) dan 4 terlalu (6,6%) yaitu: terlalu muda, terlalu tua, terlalu sering dan terlalu banyak dan 3 terlambat yaitu: terlambat mengenali tanda bahaya dan mengambil keputusan, terlambat mencapai fasilitas kesehatan dan Terlambat mendapatkan pertolongan di fasilitas kesehatan. Terlambatnya mengenali tanda bahaya disebabkan karena kurangnya pengetahuan ibu mengenai tanda bahaya kehamilan yang berdampak pada meningkatnya kematian ibu. [3] Angka kematian ibu merupakan indikator kesehatan yang menggambarkan resiko kesehatan ibu selama masa kehamilan, persalinan dan nifas. AKI juga berguna untuk menggambarkan tingkat kesadaran perilaku hidup sehat, status gizi dan kesehatan ibu, kondisi kesehatan lingkungan, tingkat pelayanan kesehatan terutama pelayanan kesehatan selama hamil, waktu melahirkan dan pada masa nifas. Jumlah kematian ibu di Propinsi Sulawesi Tengah tahun 21 sebanyak 247 per 1. Kelahiran hidup.aki ini lebih tinggi dibandingkan jumlah kematian Ibu tahun 29 yaitu 229 per 1. kelahiran hidup (Profil Kesehatan Propinsi Sulawesi Tengah, 21). Sementara jumlah kematian ibu di Kabupaten Tolitoli Tahun 211 sebanyak 7 kasus. [4] Penelitian Inayah (27) tentang pengetahuan lokal ibu hamil terhadap tanda bahaya kehamilan, persalinan dan nifas di Kota Banjarmasin, hasil penelitiannya adalah bahwa pendidikan ibu hamil suku Banjar masih tergolong rendah. Sebagian besar ibu hamil berpendidikan SD dan SMP kurang mengenal tanda bahaya kehamilan, persalinan dan nifas begitu pula pengetahuan ibu sebagian besar memiliki pengetahuan yang kurang khususnya berkaitan cara ibu menilai suatu kondisi/keadaan yang berbahaya bagi diri ibu sendiri.penelitian Kumara dkk, (25) menemukan adanya persepsi yang salah dan kurangnya pemahaman ibu hamil tentang kehamilan risiko tinggi. Pengetahuan berupa informasi yang jelas mengenai tanda bahaya kehamilan, Healthy Tadulako Journal (Abd. Rahman : 43-51) 44

serta penanganannya sangat diperlukan bagi ibu hamil, keluarga dan masyarakat. [5] Melihat permasalahan diatas peneliti tertarik untuk meneliti tentang Hubungan pengetahuan dan sikap ibu dalam mengenal tanda bahaya kehamilan dan persalinan. BAHAN DAN CARA PENELITIAN Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik dengan rancangan cross sectional study (potong lintang) untuk mengetahui Hubungan pengetahuan dan sikap ibu dalam dan persalinan. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Managaisaki Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli, Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Managaisaki berjumlah 151 ibu hamil. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan cara accidental sampling. Adapun besar sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 6 responden ibu hamil. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang di peroleh dari hasil wawancara terhadap responden dan data sekunder yang di peroleh dari instansi yang terkait dalam penelitian ini yaitu: Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli, Puskesmas Managaisaki. Pengolahan data dilakukan setelah pengumpulan data dilaksanakan dengan maksud agar data yang dikumpulkan memiliki sifat, setelah itu dianalisis meliputi analisis univariat yaitu Menggambarkan karakteristik masing masing variabel penelitian dengan distribusi frekuensi dan persentase masing - masing kelompok data yang di tampilkan dalam bentuk narasi, tabel, dan grafik dan analisis bivariat untuk melihat hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen dengan menggunakan uji Chi Square (membandingkan variabel kategori) dengan tingkat kepercayaan 95%, bila nilai P,5 berarti Ho ditolak (Ada hubungan) dan bila P >,5 berarti Ho diterima (Tidak ada hubungan) dengan memperhatikan nilai rasio prevalensi (RP) dalam hal ini sebagai variabel independen adalah Pengetahuan ibu hamil dan sikap ibu hamil sementara yang menjadi variabel dependennya adalah Mengenal tanda bahaya kehamilan dan persalinan. HASIL PENELITIAN 1. Karateristik Umum Variabel yang di teliti a. Umur Ibu hamil klasifikasi umur responden sebagian besar pada kelompok umur 3-34 Tahun yaitu berjumlah 19 orang (31.67%). dilihat pada gambar 1 berikut: Healthy Tadulako Journal (Abd. Rahman : 43-51) 45

2 15 1 18 19 5 1 8 3 2 15-19 2-24 25-29 3-34 35-39 4-44 Gambar 1 : Klasifikasi Umur Responden b. Tingkat pendidikan ibu hamil rata-rata pendidikan responden adalah SMA yaitu berjumlah 31 (51.67%) dapat dilihat pada gambar 2 berikut: 35 3 25 2 15 1 5 31 8 8 13 SD SMP SMA PT Gambar 2: Tingkat Pendidikan Responden 2. Analisis Univariat Responden dalam penelitian ini adalah Anak yang berusia 9 24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Managaisaki dan Ibu anak. a. Mengenal tanda bahaya kehamilan dan persalinan sebagian besar ibu hamil dan persalinan yaitu 39(65%). Dapat dilihat pada gambar 3 berikut: Healthy Tadulako Journal (Abd. Rahman : 43-51) 46

Tidak Mengenal, 21 Mengenal, 39 Gambar 3. Mengenal dan Tidak Mengenal Tanda Bahaya Kehamilan dan Persalinan b. Pengetahuan ibu hamil sebagian besar Ibu hamil memiliki pengetahuan baik dalam mengenal tanda bahaya kehamilan dan persalinan yaitu 46 (76.67%) dapat dilihat pada gambar 4 berikut: 5 4 3 2 1 46 Pengetahuan Baik 14 Pengetahuan Kurang Gambar 4. Jumlah Ibu Hamil yang Mempunyai Pengetahuan Baik dan Pengetahuan Kurang c. Sikap ibu hamil bahwa sebagian besar Ibu hamil mempunyai sikap positif dalam dan persalinan yaitu berjumlah 32 (53.33%), dapat dilihat pada gambar 5 berikut: Healthy Tadulako Journal (Abd. Rahman : 43-51) 47

32 31 3 29 28 27 26 32 Sikap Positif 28 Sikap Negatif Gambar 5. Jumlah Ibu Hamil yang Mempunyai Sikap Positif dan Sikap Negatif 3. Analisis Bivariat Analisis bivariat di lakukan untuk mengetahui tingkat kemaknaan dan hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen. Uji statistik yang di gunakan dalam analisis ini adalah chi square dengan perhitungan confidence interval (CI) 95% serta tingkat kemaknaan p <,5 a. Hubungan pengetahuan ibu hamil dengan mengenal tanda bahaya kehamilan dan persalinan dapat di lihat pada tabel 1 berikut : Tabel 1: Analisis hubungan pengetahuan denganmengenal tanda bahaya kehamilan dan persalinan di Puskesmas Managaisaki Mengenal Tanda Bahaya Variabel Kehamilan dan Persalinan Mengenal Tidak Mengenal n % n % Pengetahuan Baik 39 84.78 7 15.22 Kurang 2 14.29 12 85.71 Keterangan : Signifikansi p. CI (95%) 1.638 5.492 Berdasarkan hasil uji statistik variabel Pengetahuan dengan dan persalinan ada hubungan secara bermakna, hal ini di ketahui dari nilai p=,(ci 95% 1.638 5.492 ). b. Hubungan sikapibu hamil dengan dan persalinan dapat di lihat pada tabel 2 berikut. Healthy Tadulako Journal (Abd. Rahman : 43-51) 48

Tabel 2: Analisis hubungan sikap dengan dan persalinan di Puskesmas Managaisaki Variabel Sikap Positif Negatif Keterangan : Signifikansi Mengenal Tanda Bahaya Kehamilan dan Persalinan Mengenal Tidak Mengenal n % n % 11 26 34.38 92.86 21 2 65.63 7.14 p. CI (95%).212.544 Berdasarkan hasil uji statistik variabel Pengetahuan dengan dan persalinanada hubungan PEMBAHASAN 1. Hubungan Pengetahuan ibu hamil dengan mengenal tanda bahaya kehamilan dan persalinan di Puskesmas Managaisaki Penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu dengan mengenal tanda bahaya kehamilan dan persalinanyaitu semakin baik pengetahuan ibu hamil maka akan lebih mengenal tanda bahaya kehamilan dan persalinan. Hasil ini sejalan dengan teori Simon-Morton (1995) bahwa pengetahuan merupakan hasil stimulasi informasi yang diperhatikan dan diingat [7]. Pengetahuan merupakan proses kegiatan mental yang dikembangkan melalui proses belajar dan disimpan dalam ingatan, serta digali pada saat dibutuhkan. Pengetahuan atau secara bermakna, hal ini di ketahui dari nilai p=,(ci 95%.212.544). kognitif merupakan domain yang sangat penting bagi pembentukan perilaku seseorang, karena pengetahuan akan merangsang terjadinya perubahan sikap bahkan tindakan seseorang individu. Pengetahuan merupakan faktor mendasar yang harus dimiliki oleh seseorang untuk mengubah perilaku dan gaya hidupnya. Pengetahuan ini selain diperoleh melalui pendidikan formal juga diperoleh baik dari pengalaman mereka sendiri atau berdasarkan pengalaman orang lain. Hal ini sesuai dengan pernyataan bahwa pengetahuan bersumber dari pengalaman, guru, orang tua, teman, buku, dan medis. Hasil penelitian sejalan dengan penelitian Kumara dkk, (25) menemukan adanya persepsi yang salah dan kurangnya pemahaman ibu Healthy Tadulako Journal (Abd. Rahman : 43-51) 49

hamil tentang kehamilan risiko tinggi. Pengetahuan berupa informasi yang jelas mengenai tanda bahaya kehamilan, serta penanganannya sangat diperlukan bagi ibu hamil, keluarga dan masyarakat. [5] Penelitian juga sesuai dengan penelitian Lawn et al (23) bahwa pengetahuan sangat penting untuk mengenal tanda bahaya pada kehamilan dan persalinan agar ibu hamil dan keluarga dapat mengenali sedini mungkin dan waspada terhadap ancaman yang mungkin timbul pada saat kehamilan dan persalinan. [3] Mengingat angka kematian ibu di Indonesia masih cukup tinggi dan penyebab utama kematian ibu adalah trias klasik yaitu perdarahan, infeksi dan preeklampsi maka diharapkan sedini mungkin ibu hamil harus mengetahui tanda bahaya kehamilan dan persalinan sehingga bila hal tersebut dapat terdeteksi maka akan lebih mudah dicegah dan proses kehamilan dan persalinan dapat berjalan dengan lancar. 2. Hubungan sikap ibu hamil dengan dan persalinan di Puskesmas Managaisaki Sikap merupakan kesiapan atau kesediaan untuk bertindak, yang menjadi predisposisi tindakan suatu perilaku, bukan pelaksanaan motif tertentu.sikap merupakan kesiapan untuk bereaksi terhadap objek di lingkungan tertentu sebagai suatu penghayatan terhadap objek. [6] Penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara sikap ibu dengan mengenal tanda bahaya kehamilan dan persalinan.hasil penelitian ini sejalan dengan pendapat Sarwono (1997) bahwa sikap seseorang dapat berubah dengan diperolehnya tambahan informasi tentang objek tertentu,sikap tidak dibawa sejak lahir, tetapi dipelajari dan dibentuk berdasarkan pengalaman dan latihan sepanjang perkembangan individu. Sebagai makhluk sosial, manusia tidak lepas dari pengaruh interaksi dengan orang lain (eksternal), selain makhluk.individual (internal) kedua faktor tersebut berpengaruh terhadap sikap [8]. Penelitian ini juga sejalan dengan pendapat Gibson et al., (1996) bahwa sikap dipengaruhi oleh pegetahuan. Sikap adalah perasaan positif atau negatif atau keadaan mental yang selalu disiapkan, dipelajari dan diatur melalui pengalaman yang memberikan pengaruh khusus pada respon seseorang terhadap orang, objek dan keadaan. Sikap adalah sesuatu yang dapat dipelajari (bukan bawaan). Sikap dapat dibentuk, dikembangkan, dipengaruhi, dan diubah [9]. Pemberian penyuluhan kepada oleh petugas secara kontinyu tentang pentingnya mengenal tanda bahaya kehamilan dan persalinan sedini Healthy Tadulako Journal (Abd. Rahman : 43-51) 5

mungkin kepada responden atau ibu hamil sehingga dalam aplikasinya diharapkan ibu hamil dapat mengambil tindakan yang tepat untuk mencegah terjadinya kesakitan dan kematian dalam proses kehamilan dan persalinan. KESIMPULAN Dari hasil penelitian di Puskesmas Managaisaki Tahun 213 tentang Hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan mengenal tanda bahaya kehamilan dan persalinan dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan mengenal tanda bahaya kehamilan dan persalinan. SARAN Saran dalam penelitian ini adalah Bagi Puskesmas Managaisaki khususnya program KIA,melihat hasil penelitian ini bahwa pengetahuan dan sikap ibu sangat berpengaruh terhadap ibu dalam dan persalinan diharapkan terus meningkatkan penyuluhan dan pemberian informasi baik secara individu, keluarga dan kelompok tentang pentingnya ibu hamil sedini mungkin dapat mengenal tanda-tanda bahaya kehamilan dan persalinan sehingga penanganannya lebih mudah dan bisa mencegah dan menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu. DAFTAR PUSTAKA 1. Saifuddin, A. (22) Buku acuan nasional pelayanan kesehatan maternal dan neonatal, Yayasan Bina Pustaka, Jakarta. 2. Bappenas (24) Laporan Perkembangan Pencapaian Tujuan Pembangunan Milenium (Millenium Development Goals), Indonesia. 3. Lawn, J., Brian, J. and Ross, S.R. (22) Bayi baru lahir sehat: Sebuah Referensi Manual Untuk Manajer Program, WHO berkolaborasi Center di Kesehatan Reproduksi, CDC, Center For Penyakit dan Pencegahan. 4. Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli (211) Profil Kesehatan Kabupaten Tolitoli,Tolitoli. 5. Kumara, A., Sadjimin, T., Gamayanti, I, L., dan Padmawati, R, S. (25) Pola koping Mekanisme untuk mengatasi kehamilan beresiko Tinggi. 6. Notoatmodjo, S., (25) Promosi kesehatan: teori dan aplikasi. Jakarta: Rineka Cipta. 7. Simon-Morton, B.G., Green,W.H., Gottlieb, H.H (1995) Pengantar Pendidikan Kesehatan Dan Promosi Kesehatan. Waveland pers, Inc, USA 8. Sarwono, S. (1997) Sosiologi Kesehatan Beberapa Konsep Serta Aplikasinya. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta 9. Gibson, L.J., Ivancevich, M.J., Donnelly, H.J., Konopaske, R. (1996) Organization Behavior, Structure, Processes. McGraw- Hill. Healthy Tadulako Journal (Abd. Rahman : 43-51) 51