TINJAUAN LINGKUP EKSTERNAL

dokumen-dokumen yang mirip
KEADAAN SAMPAI DENGAN BULAN 02 NOPEMBER Januari - April Mei - Agustus September - Desember Januari - Desember Produksi (ton)

BAB III KEHIDUPAN SOSIAL DAN KEAGAMAAN MASYARAKAT KOTA LAMONGAN TAHUN

PREDIKSI PERKEMBANGAN LAHAN PERTANIAN BERDASARKAN KECENDERUNGAN ALIH FUNGSI LAHAN SAWAH DI KABUPATEN LAMONGAN

Oleh : Nanda Gayuk Candy DosenPembimbing : Bapak Adjie Pamungkas, ST. M. Dev. Plg. Phd.

BAB IV GAMBARAN UMUM PROVINSI JAWA TIMUR. Provinsi Jawa Timur membentang antara BT BT dan

PRODUKSI DAN PRODUKTIVITAS TAHUN 2016 KABUPATEN LAMONGAN

PENDAHULUAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN LAMONGAN

Pemerintah Kabupaten Lamongan GAMBARAN UMUM KABUPATEN LAMONGAN

PENETAPAN KAWASAN STRATEGIS KABUPATEN LAMONGAN

V. DESKRIPSI DAERAH ASAL DAN DAERAH TUJUAN MIGRAN SEKTOR INFORMAL

III. METODE PENELITIAN. kota Bandar Lampung. Kecamatan kemiling merupakan kecamatan hasil

ANALISIS DAYA DUKUNG DAN KEBUTUHAN LAHAN PERTANIAN DI KABUPATEN LAMONGAN TAHUN 2035

KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN

KARAKTERISTIK INTERNAL WILAYAH PERENCANAAN

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. pemerintahan Propinsi Lampung di Bandar Lampung adalah 77 km.

RENCANA TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN LAMONGAN

KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN

Gambar 4. Kerangka Habitat Equivalency Analysis V. GAMBARAN UMUM WILAYAH. Wilayah penelitian pada masyarakat Kecamatan Rumpin secara

BAB IV PAPARAN DATA DAN PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN

IV. KONDISI UMUM WILAYAH PENELITIAN

BAB IV. KONDISI UMUM WILAYAH PENELITIAN

RENCANA POLA RUANG V - 1 RENCANA TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN LAMONGAN

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Administrasi

Penentuan Tipologi Kesenjangan Wilayah di Kabupaten Lamongan Berdasarkan Aspek Ekonomi dan Sosial

PENGUMUMAN RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH Nomor : 056/054.a/ /I/2013 Tanggal : 28 Januari 2013

FORMULASI PERHITUNGAN CAPAIAN KINERJA DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN KABUPATEN LAMONGAN

PEMERINTAH KABUPATEN LAMONGAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN LAMONGAN NOMOR 15 TAHUN 2011 TENTANG

BAB IV GAMBARAN UMUM

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. maret Pada tahun 2008 tentang pembentukan Kabupaten Mesuji dan

BAB II KONDISI WILAYAH STUDI

4 GAMBARAN UMUM KABUPATEN BLITAR

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lamongan. Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Kabupaten Lamongan 2016

KARAKTERISTIK WILAYAH STUDI. A. Kondisi Fisiografi

IV. GAMBARAN UMUM KOTA DUMAI. Riau. Ditinjau dari letak geografis, Kota Dumai terletak antara 101 o 23'37 -

KONDISI UMUM WILAYAH STUDI

Penentuan Alternatif Lokasi Pengembangan Kawasan Agroindustri Berbasis Komoditas Pertanian Unggulan di Kabupaten Lamongan

TUGAS AKHIR RP

IV. KONDISI UMUM PROVINSI RIAU

BAB IV GAMBARAN DAERAH PERENCANAAN

KONDISI UMUM. Sumber: Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Depok (2010) Gambar 12. Peta Adminstratif Kecamatan Beji, Kota Depok

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kabupaten Tulang Bawang adalah kabupaten yang terdapat di Provinsi

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Propinsi Lampung. Kabupaten Lampung Tengah terletak pada

Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Alih Fungsi Lahan Pertanian Sebagai Upaya Prediksi Perkembangan Lahan Pertanian di Kabupaten Lamongan

BAB IV. KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN

PEMERINTAH KABUPATEN BOGOR KECAMATAN CIAWI KANTOR KEPALA DESA CILEUNGSI Alamat : Jalan Raya Veteran III No. 27 Tapos Kec. Ciawi Kab.

KARAKTERISTIK WILAYAH STUDI. A. Letak, Luas dan Batas Wilayah Penelitian. Kabupaten Kuningan terletak di bagian timur Jawa Barat dengan luas

V. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

BAB IV GAMBARAN UMUM KELURAHAN BEJI

GEOGRAFI DAN IKLIM Curah hujan yang cukup, potensial untuk pertanian

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Kemiling, Kota Bandarlampung. Kota

Arahan Pengembangan Ekonomi Kabupaten Lamongan Berdasarkan Sektor Unggulan (Studi Kasus: Sektor Pertanian)

Profil Kabupaten Bener Meriah


BAB IV KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN

BAB II GAMBARAN UMUM OBYEK PENELITIAN. Mongondow Utara. Secara geografis kecamatan Bintauna berada pada 125 0

KEADAAN UMUM KABUPATEN SINTANG

A. Gambaran Wilayah. Kabupaten LAMONGAN

IV. GAMBARAN UMUM. Kabupaten Lampung Tengah adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Lampung.

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. A. Keadaan Umum Kabupaten Lampung Selatan

IV. KONDISI UMUM 4.1 Kondisi Fisik Wilayah Administrasi

BAB II DESKRIPSI WILAYAH PERENCANAAN 2.1. KONDISI GEOGRAFIS DAN ADMINISTRASI

KARAKTERISTIK WILAYAH STUDI. A. Kondisi Geografis. dari luas Provinsi Jawa Barat dan terletak di antara Bujur Timur

Jumlah rumah tangga usaha pertanian di Kabupaten Lamongan Tahun 2013 sebanyak rumah tangga

V. GAMBARAN UMUM WILAYAH

Katalog BPS

KARAKTERISTIK WILAYAH STUDI. A. Letak Geografis. 08º00'27" Lintang Selatan dan 110º12'34" - 110º31'08" Bujur Timur. Di

STATISTIK DAERAH KECAMATAN LEMBEH UTARA

IV. KONDISI UMUM DAERAH PENELITIAN

IV. KEADAAN UMUM WILAYAH

V. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

KEADAAN UMUM LOKASI PENELITIAN

BAB III TINJAUAN WILAYAH KABUPATEN SLEMAN

IV. KONDISI UMUM DAERAH PENELITIAN

BAB III: DATA DAN ANALISA PERENCANAAN

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Desa Merak Belantung secara administratif termasuk ke dalam Kecamatan

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kabupaten Pesawaran merupakan kabupaten baru yang dibentuk berdasarkan

V. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Cidokom Kecamatan Rumpin. Kecamatan Leuwiliang merupakan kawasan

PROFIL KABUPATEN / KOTA

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Desa Margosari adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan Pagelaran Utara

KETIMPANGAN PEMBANGUNAN DAN SEKTOR UNGGULAN ANTAR KECAMATAN DI KABUPATEN LAMONGAN SKRIPSI

LOKASI PENELITIAN. Desa Negera Ratu dan Negeri Ratu merupakan salah dua Desa yang berada

Katalog BPS :

IV. GAMBARAN UMUM TEMPAT PENELITIAN. Bandar Lampung merupakan Ibukota Provinsi Lampung yang merupakan daerah

KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN

KARAKTERISTIK WILAYAH STUDI. A. Kondisi Geografis LS dan BT. Beriklim tropis dengan

STATISTIK DAERAH KECAMATAN LOBALAIN 2016


BAB 2 GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. 2.1 Geografi dan Demografi Kabupaten Sidoarjo

BAB IV KONDISI UMUM DAERAH PENELITIAN

BAB IV PEMBAHASAN. menggunakan metode jaringan saraf Kohonen Self Organizing Maps (SOM).

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR...

BAB II DESKRIPSI ORGANISASI

BAB V GAMBARAN UMUM PROPINSI JAWA BARAT. Lintang Selatan dan 104 o 48 '- 108 o 48 ' Bujur Timur, dengan luas wilayah

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

BAB IV DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN

DAFTAR TABEL. Daftar Tabel. Tabel Jumlah Partai Politik, Lsm Dan Ormas Di Tingkat Kabupaten 21 GAMBARAN UMUM

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Wilayah Kabupaten Lampung Selatan terletak antara 105 o 14 sampai dengan

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kecamatan Sragi merupakan salah satu kecamatan dari 17 Kecamatan yang

Transkripsi:

2.1. KONDISI WILAYAH KABUPATEN LAMONGAN 2.1.1. Letak Geografis Kabupaten Lamongan, merupakan wilayah kabupaten yang berada di bagian Utara dari wilayah Propinsi Jawa Timur. Terletak diantara koordinat 6 o 51 TINJAUAN LINGKUP EKSTERNAL 54 sampai 7 0 23 6 Lintang Selatan dan 112 0 4 41 sampai 112 o 35 45 Bujur Timur. Adapun batas wilayah Kabupaten Lamongan sebagai wilayah eksternal dari wilayah Kecamatan Ngimbang sebagai berikut : Utara : Berbatasan dengan laut Jawa. Timur : Berbatasan dengan kabupaten Gresik. Selatan : Berbatasan dengan Kabupaten Mojokerto dan Jombang. Barat : Berbatasan dengan Kabupaten Tuban dan Bojonegoro. Untuk lebih jelasnya keadaan geografis wilayah Kabupaten Lamongan dapat dilihat pada peta : 2.1 2.2. KARAKTERISTIK WILAYAH KABUPATEN LAMONGAN 2.2.1. Karakteristik Fisik Dasar Kabupaten Lamongan 2.2.1.1. Wilayah Administratif Kabupaten Lamongan Luas wilayah Kabupaten Lamongan adalah 1.812,80 km 2 atau setara dengan 181.280 Ha. Secara Geografis Kabupaten Lamongan terletak antara 6o 31 6 sampai dengan 7 o 23 6 LS dan terletak antara 122 o 4 4 sampai dengan 122 o 33 12 BT. Secara administratif Kabupaten Lamongan berbatasan: Sebelah Timur : Kabupaten Gresik Sebelah Barat : Kabupaten Bojonegoro dan Tuban Sebelah Selatan : Kabupaten Jombang Fakta dan Analisa Data Hal 21

Sebelah Utara : Laut Jawa Kabupaten Lamongan terbagi menjadi 27 kecamatan dengan jumlah desa/kelurahan adalah sebanyak 474 desa/kelurahan (462 desa dan 12 kelurahan). Jumlah dusun sebanyak 1.486 dusun dan Rukun Tetangga (RT) sebanyak 6.843 RT. Untuk lebih jelasnya wilayah administrasi Kabupaten Lamongan dapat dilihat pada peta 2.1. Luas daerah per Kecamatan pada Kabupaten Lamongan dapat dilihat pada tabel 2.1 Tabel 2.1 Banyaknya Desa dan Kelurahan Serta Luas Per Kecamatan di Kabupaten Lamongan No. Kecamatan Jumlah Desa Kelurahan Luas Area (Ha) 1. Sukorame 9 4.147 2. Bluluk 9 5.415 3. Ngimbang 19 11.433 4. Sambeng 22 19.544 5. Mantup 15 9.307 6. Kembangbahu 18 6.384 7. Sugio 21 9.129 8. Kedungpring 23 8.443 9. Modo 17 7.780 10. Babat 21 2 6.295 11. Pucuk 17 4.484 12. Sukodadi 20 5.232 13. Lamongan 12 8 4.038 14. Tikung 13 5.299 15. Sarirejo 9 4.739 16. Deket 17 5.005 17. Glagah 29 4.052 18. Karangbinangun 21 5.288 19. Turi 19 5.869 20. Kalitengah 20 4.335 21. Karanggeneng 18 5.132 22. Sekaran 21 4.965 23. Maduran 17 3.015 24. Laren 20 9.600 25. Solokuro 10 10.102 26. Paciran 16 1 4.789 27. Brondong 9 1 7.459 TOTAL 462 12 181.280 Fakta dan Analisa Data Hal 22

Peta 2.1 Administrasi Kabupaten Lamongan Fakta dan Analisa Data Hal 23

2.2.1.2. Kondisi Topografi Kondisi topografi Kabupaten Lamongan dapat ditinjau dari ketinggian wilayah di atas permukaan laut dan kelerengan lahan. Kabupaten Lamongan terdiri dari dataran rendah berawa dengan ketinggian 020 m dengan luas 50,17% dari luas Kabupaten Lamongan, daratan ketinggia 25100 m seluas 45,68% dan sisanya 4,15% merupakan daratan dengan ketinggian di atas 100 m. Klasifikasi kemiringan lahan per Kecamatan dapat dilihat pada tabel 2.2 2.2.1.3. Kondisi Geologi Kondisi geologi merupakan tinjauan wilayah berdasarkan kondisi lapisan batuan. Kabupaten Lamongan memiliki 6 jenis batuan yaitu: Alluvium, Plistosin Fasies Gunung Api, Plistosin Fasies Sedimen, Plistosin Fasies Batugamping, Miosin Fasies Sedimen, dan Oligosin Fasies Sedimen. Luas tanah berdasarkan jenis batuan pada Kabupaten Lamongan dapat dilihat pada tabel 2.3 Tabel 2.3 Luas Berdasarkan Jenis Batuan Induk di Kabupaten Lamongan Tabel 2.2 Luas Daerah Per Kecamatan Menurut Klasifikasi Kemiringan di Kabupaten Lamongan No. Kecamatan 02% 215% 1540% > 40% Luas (Ha) No. Jenis Batuan Induk Luas Hektar % 1. Sukorame 2.923 1.224 4.147 2. Bluluk 3.503 1.850 62 5.415 3. Ngimbang 5.069 1.452 4.912 11.433 4. Sambeng 5.116 11.806 2.390 232 19.544 5. Mantup 8.217 1.060 30 9.307 6. Kembangbahu 6.352 32 6.384 7. Sugio 7.020 2.027 82 9.129 8. Kedungpring 6.041 1.930 472 8.443 9. Modo 5.953 1.407 420 7.780 10. Babat 5.361 772 162 6.295 11. Pucuk 4.386 98 4.484 12. Sukodadi 5.232 5.232 13. Lamongan 4.038 4.038 14. Tikung 5.299 5.299 15. Sarirejo 4.739 4.739 16. Deket 5.005 5.005 17. Glagah 4.052 4.052 18. Karangbinangun 5.288 5.288 19. Turi 5.869 5.869 20. Kalitengah 4.335 4.335 21. Karanggeneng 5.132 5.132 22. Sekaran 4.965 4.965 23. Maduran 3.015 3.015 24. Laren 7.285 2.315 9.600 25. Solokuro 2.110 7.850 142 10.102 26. Paciran 4.314 425 50 4.789 27. Brondong 5.047 2.337 75 7.459 TOTAL 131.352 404.749 9.172 282 181.280 1. Aluvium 67.785 37,39 2. Plistosin, Fasies Gunung Api 2.500 1,38 3. Plistosin, Fasies Sedimen 67.001 36,96 4. Plistosin, Fasies Batugamping 5.775 3,19 5. Miosin, Fasies Sedimen 20.450 11,28 6. Oligosin, Fasies Sedimen 17.769 9,80 TOTAL 181.280 100,00 2.2.1.4. Jenis Tanah Jenis tanah di Kabupaten Lamongan terdiri dari 8 macam, dimana luas lahan berdasarkan pada jenis tanahnya dapat dilihat pada tabel 2.4 Fakta dan Analisa Data Hal 24

Tabel 2.4 Luas Menurut Jenis Tanah di Kabupaten Lamongan Luas No. Jenis Tanah Hektar % 1. Alluvial Hidromurti 250 0,14 2. Alluvial Kelabu Kekuningan 68.810 37,96 3. Assosiasi Hidromurti 600 0,33 4. Litosol 7.659 4,22 5. Regusal Coklat kekuningan 350 0,19 6. Grumosal Kelabu 2.125 1,17 7. Kpl. Grumosol Kelabu Litosal 78.990 43,57 8. Kpl. Medeteran Merah dan Litosal 22.496 12,41 TOTAL 181.280 100,00 Sumber: Kabupaten Lamongan Dalam Angka 2004 2.2.1.5. Kemampuan Tanah Kemampuan tanah adalah identifikasi unsurunsur tanah yang sangat berpengaruh terutama terhadap jenisjenis penggunaan tanah yang ada di atasnya. Unsur kemampuan tanah yang dimaksud terdiri dari luas kemiringan tanah, tekstur tanah, kedalaman efektif tanah, drainase permukaan tanah, faktor terbatas berbatu dan erosi tanah. Luas tanah berdasarkan kemampuan tanah pada Kabupaten Lamongan dapat dilihat pada tabel 2.5 Tabel 2.5 Luas Dirinci Menurut Kemampuan Tanah di Kabupaten Lamongan No. 2.2.1.6. Klimatologi 1. 2. 3. 4. 5. 6. Uraian Luas Kemiringan Tanah Hektar % 0 2 % 131.352 72,46 3 15% 40.474 22,33 16 40% 9.172 5,06 > 40% 282 0,16 Total 181.280 100,00 Tekstur Tanah Kasar 114.884 63,37 Sedang 63.709 35,14 Halus 2.687 1,48 Total 181.280 100,00 Kedalaman Efektif Tanah Luas 0 30 Cm 5.989 3,30 31 60 Cm 12.916 7,12 61 90 Cm 34.656 19,12 > 90 Cm 127.719 70,45 Total 181.280 100,00 Drainase Permukaan Tanah Tidak pernah tergenang 151.395 83,51 Tergenang Periodik 29.273 16,15 Tergenang terusmenerus 612 0,34 Total 181.280 100,00 Faktor Terbatas Berbatu 20.450 11,28 Tidak Berbatu 180.072 99,33 Berbatu 1.208 0,67 Total 181.280 100,00 Erosi Tanah 17.769 9,80 Tidak ada Erosi 169.994 93,77 Ada Erosi 11.286 6,23 Total 181.280 100,00 Aspek klimatologi ditinjau dari kondisi suhu dan curah hujan. Keadaan iklim di Kabupaten Lamongan merupakan iklim tropis yang dapat dibedakan atas 2 (dua) musim, yaitu musim penghujan dan musim kemarau. Curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Desember sampai dengan bulan Maret, sedangkan pada bulanbulan lain curah hujan relatif rendah. Ratarata curah hujan pada tahun 2004 dari Fakta dan Analisa Data Hal 25

hasil pemantauan 25 stasiun pengamatan hujan tercatat sebanyak 1.255 mm dan hari hujan tercatat 72 hari. 2.2.1.7. Hidrologi Kabupaten Lamongan dilewati oleh 34 sungai. Beberapa sungai yang memiliki panjang lebih dari 25 Km yaitu Kali Bengawan Solo, Kali Blawi, Kali Gondong, Kali Patih, Kali Prijetan dan Kali Lamong. Panjang dari Kali Bengawan Solo ini adalah 68 Km, Panjang Kali Blawi adalah 27 Km, Kali Gondong 29 Km, panjang Kali Patih adalah 33 Km, Sedangkan Kali Prijetan 25 Km dan panjang Kali Lamong adalah 32 Km. Sumber ketersediaan air Kabupaten Lamongan ditunjang oleh keberadaan 34 sungai ini. 2.2.2. Karakteristik Fisik Binaan Kabupaten Lamongan 2.2.2.1. Karakteristik Penggunaan Lahan Penggunaan lahan di Kabupaten Lamongan terbagi menjadi 2 macam, yaitu: lahan sawah dan lahan non sawah. Lahan sawah ini terbagi menjadi lahan sawah tadah hujan, sawah pasang surut, sawah teknis, sawah non teknis dan sawah sederhana. Sedangkan lahan non sawah ini terdiri dari perkampungan, industri, pertambangan, hutan (tanah bakau), perairan(darat dan tambak), tanah terbuka, jalan, sungai/saluran irigasi, dan lain lain. Untuk lebih jelasnya Pembagian luas lahan menurut jenisnya pada Kabupaten Lamongan dapat dilihat pada tabel 2.6. dan peta 2.3 Tabel 2.6 Luas Lahan Kabupaten Lamongan Menurut Jenisnya (Ha) No. 2.2.2.2. Fasilitas Lahan Non Sawah 1. Sukorame 1.923 2.224 4.147 2. Bluluk 2.331 3.084 5.415 3. Ngimbang 6.430 5.003 11.433 4. Sambeng 8.650 10.894 19.544 5. Mantup 4.236 5.071 9.307 6. Kembangbahu 3.795 2.589 6.384 7. Sugio 4.814 4.315 9.129 8. Kedungpring 4.615 3.828 8.443 9. Modo 4.202 3.578 7.780 10. Babat 3.355 2.940 6.295 11. Pucuk 3.044 1.440 4.484 12. Sukodadi 4.008 1.224 5.232 13. Lamongan 2.868 1.170 4.038 14. Tikung 3.714 1.585 5.299 15. Sarirejo 3.592 1.147 4.739 16. Deket 3.713 1292 5.005 17. Glagah 3.593 459 4.052 18. Karangbinangun 4.872 416 5.288 19. Turi 4.835 1.034 5.869 20. Kalitengah 2.399 1.936 4.335 21. Karanggeneng 3.835 1297 5.132 22. Sekaran 3.121 1.844 4.965 23. Maduran 2.379 636 3.015 24. Laren 5.785 3.815 9.600 25. Solokuro 2.144 7.958 10.102 26. Paciran 4.192 597 4.789 27. Brondong 1.543 5.916 7.459 TOTAL Kecamatan Lahan Sawah Total 103.988 77.292 181.280 Dalam mendukung aktifitas masyarakatnya, suatu daerah harus didukung dengan kelengkapan dari fasilitas umum. Kabupaten Lamongan memiliki berbagai macam fasilitas umum dan fasilitas sosial yang tersebar di seluruh wilayahnya Fakta dan Analisa Data Hal 26

seperti, fasilitas pendidikan, kesehatan, dan fasilitas peribadatan, fasilitas permukiman, sarana perdagangan, sarana industri, sarana pariwisata dan olahraga. A. Fasilitas Pendidikan Kabupaten Lamongan telah dilengkapi dengan 7 macam fasilitas pendidikan, antara lain Taman Kanakkanak, Sekolah Dasar, SLTP, SMU, SMK, Madrasah Ibtida iyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah. Untuk lebih jelasnya, jenis dan jumlah Sarana pendidikan yang ada di Kabupaten Lamongan dapat dilihat pada tabel 2.7 berikut ini. Tabel 2.7 Jenis dan Jumlah Fasilitas Pendidikan di Kabupaten Lamongan Tahun 2004 No Jenis Fasilitas Jumlah 1 Taman Kanak Kanak 309 2 Sekolah Dasar 681 3 Madrasah Ibtida iyah 604 4 Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) 119 5 Madrasah Tsanawiyah 156 6 Sekolah Menengah Umum (SMU) 63 7 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 32 8 Madrasah Aliyah 63 Sumber :: Kabupaten Lamongan Dalam Angka 2004 B. Fasilitas Peribadatan Fasilitas peribadatan yang ada di Kabupaten Lamongan berupa Masjid, Islam maka jumlah fasilitas peribadatan berupa masjid, musholla dan langgar memiliki jumlah yang lebih besar dibandingkan fasilitas peribadatan untuk agama lainnya. Jumlah fasilitas peribadatan di Kabupaten Lamongan dapat dilihat pada tabel 2.8 berikut. Tabel 2.8 Jenis dan Jumlah Fasilitas Peribadatan di Kabupaten Lamongan Tahun 2004 No Jenis Fasilitas Ibadah Jumlah 1 Masjid 1.620 2 Musholla 235 3 Langgar 4.072 4 Gereja Protestan 8 5 Gereja Khatolik 1 6 Pura 1 7 Vihara C. Fasilitas Kesehatan Fasilitas kesehatan yang terdapat di kabupaten Lamongan berupa Rumah Sakit, Puskesmas, Puskesmas Pembantu, Praktek Dokter, Puskesmas Keliling, Balai Pengobatan, Rumah bersalin, BKIA, Apotek dan Laboratorium. Dengan adanya fasilitas kesehatan maka kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan akan terpenuhi. Untuk lebih jelasnya jenis dan jumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Lamongan dapat dilihat pada Tabel 2.9 berikut. Musholla, Langgar, Gereja Protestan, Gereja Katolik, Vihara dan Pura. Dikarenakan mayoritas penduduk Kabupaten Lamongan menganut agama Fakta dan Analisa Data Hal 27

Tabel 2.9 Jenis dan Jumlah Fasilitas Kesehatan di Kabupaten Lamongan Tahun 2004 No Jenis Fasilitas Kesehatan Jumlah 1 Rumah Sakit 4 2 Puskesmas 33 3 Puskesmas Pembantu 108 4 Balai pengobatan 23 5 Rumah Bersalin 13 6 Apotek 23 7 Laboratorium 6 8 Praktek Dokter 113 9 BKIA 14 4. Objek wisata budaya Sunan Drajad, yang terletak di wilayah Kecamatan Paciran mempunyai area seluas 5 Ha Sedangkan objek wisata yang akan dikembangkan keberadaannya meliputi: 1. Objek wisata alam Sumber Air Panas, yang terletak di Dusun Tepanas Desa Kranji Kecamatan Paciran 2. Objek wisata budaya makam Ratu Andongsari, yang terletak di Dusun Cancing Desa Sendangrejo Kecamatan Ngimbang 3. Objek wisata budaya Makam Joko Tingkir, Dusun Dukuh Desa Pringgoboyo Kecamatan Maduran Fasilitas penunjang sektor pariwisata di Kabupaten Lamongan adalah perhotelan. Jumlah hotel dan penginapan yang terdapat di Kabupaten Lamongan adalah 6 buah yang dilengkapi dengan 131 kamar. D. Fasilitas Pariwisata Obyek wisata yang dimiliki Kabupaten Lamongan cukup memadai, hal ini juga ditunjang dengan adanya sarana, parasarana, serta peran serta pengembangan obyek wisata. Adapun potensi obyek wisata yang dimiliki Kabupaten Lamongan: 1. Objek wisata Goa Maharani, yang terletak di wilayah Kecamatan Paciran mempunyai areal seluas 2,4 Ha 2. Objek wisata alam Tanjung Kodok yan terletak di wilayah Kecamatan Paciran mempunyai areal seluas 9,5 Ha 3. Objek wisata alam Waduk Gondang yang terletak di wilayah Kecamatan Sugio mempunyai wilayah seluas 3 Ha E. Fasilitas Industri Fasilitas industri yang terdapat di Kabupaten Lamongan terbagi menjadi industri kecil, menengah, besar, dan industri non formal. Untuk lebih jelasnya, jenis industri di Kabupaten Lamongan dapat dilihat pada tabel 2.10 Tabel 2.10 Jumlah Industri Kabupaten Lamongan Tahun 2004 No Jenis Industri Jumlah 1 Industri besar 4 2 Industri kecil 282 3 Industri sedang 22 4 Industri non formal 11.299 Fakta dan Analisa Data Hal 28

2.2.2.3. UTILITAS A. Jalan Sebagaian besar jalanjalan yang terdapat di Kabupaten Lamongan adalah berupa jalan yang beraspal. Namun, di Kabupaten Lamongan juga terdapat Jalan Kabupaten yang masih berupa kerikil dengan panjang jalan 14,50 Km. B. Air bersih Sebagian besar kebutuhan air bersih penduduk Kabupaten Lamongan dipenuhi dari PDAM Kota Lamongan. Adapun pemakaian air bersih terbanyak adalah dari sektor non niaga atau rumahtangga dengan nilai air yang disalurkan adalah 1.879.932 m2. Tabel 2.11 Panjang Jalan Menurut Kondisi Permukaan Jalan Kabupaten Lamongan Tahun 2004 No Keadaan Jalan Jalan 1 Jenis Permukaan Aspal Kerikil Tanah Panjang jalan (Km) Negara Propinsi Kabupaten 70,63 70,63 56,93 56,93 346,73 332,23 14,50 C. Listrik Kebutuhan listrik penduduk Kabupaten Lamongan sebagian besar sudah terpenuhi. Dengan jumlah pelanggan dari rumahtangga sebanyak 103.513, industri sebanyak 23 pelanggan dan dari perkantoran sebanyak 188 pelanggan. D. Telepon Jaringan telepon yang ada di Kabupaten Lamongan untuk semua kecamatan 2 Kondisi Jalan sudah terlayani baik telepon koin, telepon kartu maupun wartel. Berikut Baik Sedang Rusak Rusak berat 60,14 10,49 38,02 18,52 0,39 238,44 84,19 11,60 adalah tabel banyaknya sambungan telepon umum Kabupaten Lamongan Tahun 2004. 3 Kelas Jalan 12,50 Tabel 2.12 Posisi Banyaknya Sambungan Telepon Umum Kabupaten Lamongan Tahun 2004 Kelas I Kelas II Kelas III Kelas IIIA Kelas IIIB Kelas IIIC 34,26 36,37 171,49 Jenis Sambungan Bulan TUC TELEPON Wartel TUK TUT Januari 96 183 17 1.457 1.059 Februari 96 187 17 1.469 1.074 Maret 97 178 17 1.476 1.080 56,93 166,32 8,92 April 97 177 17 1.476 1.101 Mei 97 187 17 1.493 1.116 Juni 96 187 16 1.483 1.128 Juli 96 187 16 1.498 1.138 Agustus 96 186 1 1.504 1.135 Fakta dan Analisa Data Hal 29

Jenis Sambungan Bulan TUC TELEPON Wartel TUK TUT September 96 186 1.520 1.138 Oktober 84 132 1.525 1.142 Nopember 83 116 1.530 1.143 Desember 83 116 1.540 1.141 Ket : TUC : Telepon Umum Coin TUK : Telepon Umum Kartu TUT : Telepon Umum Tunggu WARTEL : Warung Telekomunikasi 2.2.3. Karakteristik Sosial Ekonomi Kabupaten Lamongan 2.2.3.1. Komposisi Penduduk Kabupaten Lamongan Kabupaten Lamongan yang memiliki luas wilayah sebesar 1.812,80 km 2 dan terbagi dalam 27 kecamatan, memiliki jumlah penduduk pada tahun 2004 sebanyak 1.235.152 jiwa., sejak tahun 2000 s/d 2004 memiliki jumlah penduduk sebagai berikut : A. Tahun 2000 Penduduknya berjumlah : 1.200.103 Jiwa. B. Tahun 2001 Penduduknya berjumlah : 1.210.879 Jiwa. C. Tahun 2002 Penduduknya berjumlah : 1.217.316 Jiwa. D. Tahun 2003 Penduduknya berjumlah : 1.224.812 Jiwa. E. Tahun 2004 Penduduknya berjumlah : 1.235.152 Jiwa. tabel 2.13 Gambaran penyebaran penduduk tahun 2000 s/d 2004 dapat dilihat pada Tabel 2.13 Series Penduduk Menurut Jenis Kelamin dan Pertumbuhan Kab. Lamongan No. Tahun Jenis Kelamin Lakilaki Perempuan Jumlah Pertumbuhan (%) 1. 2000 585.259 614.844 1.200.103 2. 2001 591.023 619.856 1.210.879 0,90 3. 2002 594.101 623.215 1.217.316 0,53 4. 2003 598.572 626.240 1.224.812 0,62 5. 2004 605.219 629.933 1.235.152 0,84 Jumlah penduduk terbanyak pada Kabupaten Lamongan terdapat di Kecamatan Babat yaitu dengan jumlah keseluruhan penduduknya 76.144 jiwa. Berikut tabel 2.14 akan menjelaskan jumlah penduduk per kecamatan menurut jenis kelamin. Tabel 2.14 Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin Kab. Lamongan Tahun 2004 No. Kecamatan Lakilaki Perempuan Jumlah 1. Sukorame 10.103 9.941 20.044 2. Bluluk 10.484 11.078 21.562 3. Ngimbang 20.902 21.167 42.069 4. Sambeng 24.501 24.824 49.325 5. Mantup 20.986 21.343 42.329 6. Kembangbahu 21.982 22.364 44.346 7. Sugio 28.225 28.477 56.702 8. Kedungpring 26.115 27.176 53.291 9. Modo 23.066 23.338 46.404 10. Babat 37.437 38.707 76.144 11. Pucuk 23.195 24.340 47.535 12. Sukodadi 24.309 25.494 49.803 13. Lamongan 29.977 31.825 61.802 14. Tikung 19.005 19.711 38.716 15. Sarirejo 11.783 11.871 23.654 16. Deket 21.384 21.826 43.174 17. Glagah 22.003 22.360 44.363 18. Karangbinangun 22.016 21.903 43.919 19. Turi 25.146 25.915 51.061 20. Kalitengah 17.102 17.884 34.986 21. Karanggeneng 21.435 22.818 44.253 22. Sekaran 21.227 23.564 44.791 23. Maduran 16.618 18.554 35.172 24. Laren 22.799 24.551 47.350 25. Solokuro 20.687 21.664 42.351 26. Paciran 36.832 39.266 76.098 27. Brondong 25.936 27.972 53.908 Total 605.219 629.933 1.235.152 Fakta dan Analisa Data Hal 210

2.2.3.2. Karakteristik Ekonomi Wilayah Kabupaten Lamongan Kabupaten Lamongan merupakan suatu daerah yang potensial untuk berkembang karena wilayahnya kaya akan berbagai macam sumberdaya alam baik dari sektor pertanian, perkebunan, pariwisata dan lain sebagainnya. Kabupaten Lamongan juga terletak pada lokasi yang strategis, yaitu merupakan daerah hinterland yang menyangga perkembangan dari Kota Surabaya. Kedua hal tersebutlah yang menyebabkan laju pertumbuhan perekonomian Kabupaten Lamongan meningkat setiap tahunnya. Tinjauan perekonomian wilayah Kabupaten Lamongan adalah perkembangan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Perkembangan PDRB ini juga merupakan salah satu kriteria penilaian keberhasilan pemabangunan daerah. Laju pertumbuhan PDRB Kab. Lamongan dapat dilihat pada tabel 2.15 No. Sektor/sub Sektor 2003 2004 7 Pengangkutan dan Komunikasi 4,16 5,77 8 Keuangan, persewaan dan jasa perusahaan 11,09 11,40 9 Jasajasa 2,71 3,98 Pertumbuhan Ekonomi 3,68 4,22 2.3. KARAKTERISTIK WILAYAH KECAMATAN NGIMBANG 2.3.1. Letak administratif Kecamatan Ngimbang secara administratif terletak di wilayah Kabupaten Lamongan bagian selatan dengan batasbatas sebagai berikut: Sebelah Utara : Kecamatan Modo, Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan. Tabel 2.15 Laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (%) Sebelah Timur : Kecamatan Sugio, Kecamatan Kedungpring dan No. Sektor/sub Sektor 2003 2004 1 Pertanian a. Tanaman Bahan Pangan b. Tanaman perkebunan c. Peternakan dan hasilnya d. Kehutanan e. Perikanan 1,34 1,63 15,00 1,57 8,57 1,96 2,61 14,31 2,29 6,47 Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan Sebelah Selatan : Kabupaten Jombang Sebelah Barat : Kecamatan Sukorame, Kecamatan Bluluk dan Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan Kecamatan Ngimbang yang memiliki luas wilayah ± 114,33 Km 2 terbagi 1,23 1,64 dalam 19 wilayah desa, 77 dusun, 89 RW dan 307 RT. 2 Pertambangandan Penggalian 7,56 3,39 3 Industri Pengolahan 2,53 6,45 4 Listrik, Gas dan Air Bersih 1,58 7,95 5 Bangunan Konstruksi 9,53 6,93 6 Perdagangan, perhotelan, restauran 9,15 7,73 2.3.2. Kondisi Fisik Dasar Luas wilayah Kecamatan Ngimbang yang berada di sebelah selatan Kabupaten Lamongan adalah 114,33 Km 2. Karakteristik kelerengan lahannya adalah 02 %, 215 % dan 1540 % yang masingmasing seluas 5.069 Km 2, 1.452 Km 2, dan Fakta dan Analisa Data Hal 211

4912 Km 2. Keadaan Iklim Wilayah Kecamatan Ngimbang merupakan iklim tropis yang terdiri dari 2 musim yaitu musim penghujan dan musim kemarau. Curah hujan tertinggi biasanya berlangsung pada pada bulan November sampai dengan bulan April. 2.3.4.2. Fasilitas Peribadatan Prasarana peribadatan yang ada sampai dengan tahun 2004 di Kecamatan Ngimbang antara lain masjid 74 buah, surau/langgar 118 buah dan untuk musholla sebanyak 6 buah. Sarana peribadatan untuk masjid, surau/langgar dan musholla sudah menyebar di setiap desa. Selain itu terdapat 2 buah gereja katholik yang 2.3.3. Kependudukan Jumlah keseluruhan penduduk Kecamatan Ngimbang adalah 42.069 jiwa atau 3,41 % dari jumlah penduduk Kabupaten Lamongan. Jumlah penduduk Kecamatan Ngimbang apabila dibagi berdasarkan jenis kelamin adalah 20.902 jiwa penduduk lakilaki dan 21.167 jiwa penduduk perempuan. 2.3.4. Fasilitas Umum 2.3.4.1. Fasilitas Pendidikan Jumlah sekolah TK di Kecamatan Ngimbang tahun 2004 sebanyak 25 buah. Selama lima tahun terakhir, jumlah Sekolah Dasar ratarata mengalami kenaikan, demikian juga dengan jumlah murid. Jumlah Sekolah Dasar di Kecamatan Ngimbang pada tahun 2004 adalah 35 unit. Jumlah SLTP seluruhnya di Kecamatan Ngimbang dari data pada tahun 2004 sebanyak 4 buah berstatus negeri termasuk SMP terbuka dan untuk fasilitas SMU/sederajat yang berstatus negeri berjumlah 1 buah sampai dengan tahun 2004. Untuk jenis fasilitas pendidikan keagamaan tercatat RA sebanyak 1 buah, Madrasah Ibtidaiyah sebanyak 6 buah, Madrasah terletak di Desa Ngasemlemahbang 2.3.4.3. Fasilitas Kesehatan Jenis fasilitas kesehatan yang ada di Kecamatan Ngimbang antara lain adalah Puskesmas, Puskesmas Pembantu, Posyandu, Polindes dan Tempat praktek dokter. Jumlah Puskesmas pada tahun 2004 sebanyak 1 buah. Jumlah Puskesmas Pembantu 3 buah, Posyandu 4 buah, Polindes 1 buah dan tempat praktek dokter 1 buah. 2.3.4.4. Prasarana Perhubungan Secara keseluruhan, kondisi jalan yang ada di Kecamatan Ngimbang masih perlu ditingkatkan baik kualitas maupun kuantitasnya, terutama perbaikan jalanjalan yang saat ini masih berupa jalan batu sampai jalan tanah yang rusak dan sering tergenang air pada saat musim penghujan. Karena dengan kondisi jalan yang ada pada gilirannya akan berpengaruh pula pada sarana angkutan dan penyediaan sarana transportasi. Tsanawiyah sebanyak 4 unit dan Aliyah 1 unit sedangkan untuk fasilitas pondok pesantren sebanyak 3 unit. Fakta dan Analisa Data Hal 212

Peta 2.2 Wilayah Administrasi Kecamatan Ngimbang Fakta dan Analisa Data Hal 213

Tabel 2.5 Luas Dirinci Menurut Kemampuan Tanah di Kabupaten Lamongan... 25 TINJAUAN LINGKUP EKSTERNAL...21 2.1. KONDISI WILAYAH KABUPATEN LAMONGAN...21 2.1.1. Letak Geografis...21 2.2. KARAKTERISTIK WILAYAH KABUPATEN LAMONGAN...21 2.2.1. Karakteristik Fisik Dasar Kabupaten Lamongan...21 2.2.2. Karakteristik Fisik Binaan Kabupaten Lamongan...26 2.2.3. Karakteristik Sosial Ekonomi Kabupaten Lamongan...210 2.3. KARAKTERISTIK WILAYAH KECAMATAN NGIMBANG...211 2.3.1. Letak administratif...211 2.3.2. Kondisi Fisik Dasar...211 2.3.3. Kependudukan...212 2.3.4. Fasilitas Umum...212 Tabel 2.6 Luas Lahan Kabupaten Lamongan Menurut Jenisnya (Ha)... 26 Tabel 2.7 Jenis dan Jumlah Fasilitas Pendidikan di Kabupaten Lamongan Tahun 2004... 27 Tabel 2.8 Jenis dan Jumlah Fasilitas Peribadatan di Kabupaten Lamongan Tahun 2004... 27 Tabel 2.9 Jenis dan Jumlah Fasilitas Kesehatan di Kabupaten Lamongan Tahun 2004... 28 Tabel 2.10 Jumlah Industri Kabupaten Lamongan Tahun 2004... 28 Tabel 2.11 Panjang Jalan Menurut Kondisi Permukaan Jalan Kabupaten Lamongan Tahun 2004... 29 Tabel 2.12 Posisi Banyaknya Sambungan Telepon Umum... 29 Tabel 2.13 Series Penduduk Menurut Jenis Kelamin dan Pertumbuhan Kab. Lamongan...210 Tabel 2.14 Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin Kab. Lamongan Tahun 20042 Peta 2.1 Administrasi Kabupaten Lamongan...23 Peta 2.2 Wilayah Administrasi Kecamatan Ngimbang...213 10 Tabel 2.15 Laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (%)...211 Tabel 2.1 Banyaknya Desa dan Kelurahan Serta Luas Per Kecamatan di Kabupaten Lamongan...22 Tabel 2.2 Luas Daerah Per Kecamatan Menurut Klasifikasi Kemiringan di Kabupaten Lamongan...24 Tabel 2.3 Luas Berdasarkan Jenis Batuan Induk di Kabupaten Lamongan...24 Tabel 2.4 Luas Menurut Jenis Tanah di Kabupaten Lamongan...25 Fakta dan Analisa Data Hal 214