Dunia Islam on The Spot 3 Dr. Saiful Bahri, M.A* Ketua Asia Pacific Community for Palestine http://www.aspacpalestine.com
Hingga tahun 2012 jumlah pengungsi menurut dat UNRWA: orang tersebar di:,,, &. Selain tersebut di atas terdapat ribuan tawanan d penjara Israel, dan jutaan lainnya hidup di berbag negara di dunia. Serangan Zionis hari di Gaza ( ) menewaskan setidaknya orang Palestina & luka-luka orang selain rusaknya bangunan fisik dan sarana umum. Serangan Zionis hari di Gaza( ). Korban syahid:, luka-luka: orang (sumbe Safa Palestinian Press Agency. www.safa.ps)
27.12.2008 18.01.2009 Korban Meninggal: 1380 orang Korban Luka-Luka: 5380 [Kemenkes Palestina] Menurut Koran Syarqul Awsath Meninggal: 1417 (926 sipil [313 anak-anak, 116 perempuan], 255 polisi, 236 pejuang perlawanan) Luka-luka: 5450 orang [1606 anakanak, 828 perempuan] Kerugian ekonomi: USD $ 1.9 M Fisik: 4100 rumah, 35 masjid, 120 gedung pemerintah, 3 gedung UNRWA di samping sekolah dan bangunan lainnya. 14-21 November 2012 Gencatan senjata diumumkan di Cairo, 21.11.2012 Menlu Mesir (Moh. Kamel Amru) dan Menlu AS (Hillary Clinton) Korban Meninggal: 184 orang Korban Luka-Luka: 4000 orang Awak media: 3 wartawan tewas, 17 orang luka-luka. Sumber:http://safa.ps/details/ news/92879
Jumlah pasukan: 25.000 tentara Korban meninggal: 1380 orang [80 pejuang, 180 polisi keamanan, 900-an sipil,unidentified: 220] Luka-luka: 5380 orang Jumlah pasukan: 176.500 tentara, 6.700 cadangan Korban tewas: 13 org [10 tentara, 3 sipil] Luka-luka: 523 orang
Jumlah pengungsi: 8 kamp pengungsian 243 sekolah dengan 218.048 murid 21 pusat kesehatan primer Jumlah pengungsi: 9 kamp pengungsian 118 sekolah, dengan 66.586 murid 23 pusat kesehatan primer Jumlah pengungsi: 10 kamp pengungsian 172 sekolah, dengan 117.274 murid 2 pusat pelatihan kejuruan & teknis 24 pusat kesehatan primer Jumlah pengungsi: 19 kamp pengungsian 98 sekolah, dengan 52.633 murid Tiga pusat pelatihan kejuruan dan teknis 42 pusat kesehatan primer Jumlah pengungsi: 12 kamp pengungsian 68 sekolah, dengan 32.213 murid 2 pusat pelatihan kejuruan & teknis 28 pusat kesehatan primer Sumber: http://www.unrwa.org Angka per 1 Januari 2012
Chart Title 15% 9% 25% Gaza Lebanon, 436154 41% 10% Suriah Jordania Tepi Barat Lebanon Gaza, 1167572 Tepi Barat, 727471 Suriah, 486946 Jordania, 1979580 Sumber: http://www.unrwa.org Angka per 1 Januari 2012
(bukan sekedar perebutan tanah) Terminologi TIMUR TENGAH, untuk menyebut bekas wilayah TURKI USMANI. Perspektif kajian/sudut pandang Barat. Meskipun sesungguhnya Timur Dekat atau Asia Barat (untuk di wilayah Asia), dan Afrika Utara (untuk negara di wilayah Afrika). Penyebutan TIMUR TENGAH agar memasukkan ISRAEL dan PERSIA, selain Bangsa Arab.
Bepergian itu tidak ditekankan melainkan hanya kepada tiga masjid, yaitu: Masjid Haram, Masjidku ini dan Masjid Aqsha.
Asal kata Palestina adalah dari suatu kaum di Asia Kecil bernama (orang pantai dari Pulau Kareta) yg masuk tempat ini sekitar tahun 1200 SM. Atau dari kata ) )فلس kulit dan ) )طين artinya tanah mengisyaratkan profesi penduduknya sebagian besar bercocok tanam (petani) Atau dari kata ( ) yg berarti orang yg kasar/perkasa ( ). Seperti yg diisyaratkan dalam Firman Allah, Mereka berkata: "Hai Musa, sesungguhnya dalam negeri itu ada orang-orang yang gagah perkasa (QS. 5:22) Kata mulanya dipakai untuk daerah musuh-musuh Israel, yaitu orang. Pertama kali dipakai Herodutus utk menamai daerah di selatan Suriah. Dengan ejaan, kemudian istilah ini dipakai Bangsa Romawi juga.
Sebelumnya, tahun 8000 SM ditemukan kota tertua di tempat ini (Jericho). Pada 2500 SM, Palestina berubah nama menjadi bernama karena hijrahnya kaum Kan an ke Palestina. adalah istilah yang lebih tua (dari ), punya sejarah serupa (menjadi musuh Israel) pd abad 14 SM terbatas hanya meliputi daerah tepi pantai, lalu dengan ditaklukkannya daerah pedalaman oleh bangsa Kanaan, istilah itu dipakai untuk seluruh tanah di sebelah barat lembah Yordan. Tahun 1900 SM, Nabi Ibrahim & Nabi Luth hijrah ke Suriah sampai ke Palestina. Karena paceklik, mereka akhirnya pindah ke Mesir. Adapun Nabi Musa as menjelajahi Palestina sekitar tahun 1300 SM. Pengikut beliau; Yusa bin Nun juga pernah singgah di Palestina tahun 1190 SM.
Palestina berada di masa keemasan antara tahun 1004-923 SM (Nabi Daud as & Sulaiman as). Kerajaan Sulaiman nantinya terbagi dua di bagian Utara bernama Israel yang dihancurkan Bangsa Asyuria (Syarjon II), dan kerajaaan Yahuda di Selatan yang dihancurkan Nabucadnezar. Pada 539-332 SM Palestina dikuasai Kaum Persia, kemudian jatuh ke tangan Yunani tahun 332-63 SM. Dan diambil alih oleh Romawi 63 SM - 636 M. Inilah tiga bangsa besar yang pernah menjajah & menguasai Palestina pada awalnya. Adapun Daulah Islamiyah berkuasa di Palestina 636-917 M. Sempat direbut Tentara Salib dlm perang salib 1099 M//493 H, namun dapat direbut kembali oleh Shalahuddin Al-Ayyubi pd 27 Rajab 583 H/2 Oktober 1187 M.
Pada tahun 1099-1118 M tentara Perang Salib menaklukkan Yerusalem & mengubah ' ' (Qubbatussahra ) menjadi Gereja Kristen & Mesjid Al-Aqsha sebagai markas tentara. Kemudian Shalahuddin menaklukkan kembali Yerusalem tahun 1187 M dan Sultan Sulaiman memperbaiki 'Dome of the Rock' pada tahun 1537 M. Pada tahun 1917-1948 Yerussalem ditaklukkan oleh Inggris dan berakhir dengan pemberian kemerdekaan kepada Israel pada 14 Mei 1948, tetapi jalan masuk ke Tembok Barat atau bukit Bait Allah masih tertutup bagi mereka. Mayoritas Israel adalah penganut Yahudi. Sebagian kecil penduduknya adalah Arab Muslim (warga Arab-Israel) 16%, ada beberapa persen beragama Kristen Adapun Palestina sebagian besar adalah Muslim dan sebagian kecilnya beragama Kristen-Arab Palestina. Di daerah Betlehem, hampir 30 % penduduknya beragama Kristen/Katolik.
Bangsa Yahudi kehilangan interaksi secara langsung dengan tanah Palestina selama lebih dari 1800 tahun Perkembangan Populasi Yahudi dari sejak kembali masuk ke Palestina sekitar tahun 1771 M sampai tahun 1918 jumlah Yahudi yg migrasi dari negara asli 2.368.000 (Rusia & Eropa Timur), hanya 55.000 saja sekitar 2,32& yg bisa masuk Palestina hingga 1918. Sultan Abdul Hamidmenggagalkan migrasi besar-besaran. Sisanya migrasi ke AS, Eropa Barat dan Amerika Selatan. 80000 55000 1799 M : orang 1876 M : orang 1914 M : orang 1918 M : orang Pasca PD 1 jumlah populasi menurun, karena perang 5000 13920 Tahun 1799 M Tahun 1914 M Tahun 1876 M Tahun 1918 M
Perkembangan Populasi Yahudi dari Tahun ke tahun 700000 646000 600000 500000 400000 300000 200000 100000 80000 55000 5000 13920 0 Tahun 1799 M Tahun 1876 M Tahun 1914 M Tahun 1918 M Tahun 1948 M
: 26.990 km 2. Otoritas Palestina : 6.220 km 2 (Gaza : 360 km 2 dan Tepi Barat : 5.860 km 2 ) Wilayah pendudukan Israel : 20.770 km 2 (sensus 2011) : sekitar 11 juta jiwa Palestina : + 4.400.000 jiwa (Tepi Barat: 2,5 juta jiwa; Gaza: 1,9 juta jiwa) Israel : + 6.600.000 jiwa 29 Nopember 1947 : Pembagian Wilayah (PBB) 14 Mei 1948 : Deklarasi Israel Januari 1949 : Perang Arab-Israel 1 yg berakhir terusirnya 700.000 orang Palestina dari rumah mereka ke Tepi Barat dan Gaza 10 Oktober 1993 : Berdirinya Otoritas Palestina 29 Nopember 2012 : Palestina; Non-member Observer State (PBB)
Sampai tahun 1918 M Pendekatan Ideologis (umat Islam): semua nabi/rasul Allah dikirim ke Palestina (entah singgah atau memang berdakwah di sana), bumi yg diberkahi dan dijanjikan bagi kaum beriman (bertauhid) dan titik tempat dikumpulkannya seluruh manusia Tahun 1798 M Napoleon Bonaparte ekspansi ke Mesir, setahun kemudian berusaha menaklukkan Palestina tapi gagal dan mentok di kota Akka. Tahun 1838 M Inggris membuka konsulatnya di Jerussalem 29-31.08.1897 World Zionist Organization mengadakan seminar internasional 1 di Basel, Swiss. Atas inisiasi Theodor Hertzel bermaksud mendirikan negara Yahudi Israel di bumi Palestina.
Sampai tahun 1918 M Permintaan otoritas Yahudi di Palestina ditolak Sultan Abdul Hamid II. Dimulailah konspirasi untuk menjatuhkan Sultan Hamid sebagai entry point mendirikan negara Yahudi tersebut Melalui al-etihad wa at-taraqqi 1909-1914 M Yahudi mendorong berdirinya Turki Baru yg sekuler. Tahun 1914-1918 meletus Perang Dunia 1. Setelah melalui perundingan yang alot, akhirnya disepakati bahwa wilayah jajahan Inggris (Selatan Palestina dan Selatan Iraq) dikembalikan sesuai kehendak rakyatnya. Sebagian besar masih menginginkan berada dalam wilayah Turki Usmani.
Palestina berada dalam jajahan Inggris sempurna pada Desember 1917 M, Jerussalem diduduki pada 09.12.1917 M Deklarasi Balfour 02.11.1917, dari Menteri Luar Negeri Britania Raya; Arthur James Balfour, kepada Lord Rothschild (Walter Rothschild), pemimpin komunitas Yahudi Inggris, untuk dikirimkan kepada Federasi Zionis. Surat itu menyatakan posisi yang disetujui pada rapat Kabinet Inggris pada 31 Oktober 1917, bahwa pemerintah Inggris mendukung rencana-rencana Zionis untuk membuat tanah air bagi Yahudi di Palestina, dengan syarat bahwa tak ada hal-hal yang boleh dilakukan yang mungkin merugikan hakhak dari komunitas-komunitas yang ada di sana Proyek Migrasi besar-besaran dilakukan o o Tahun 1918 : 55.000 jiwa ( 8 % total penduduk) Tahun 1948 : 646.000 jiwa (31.7% total penduduk)
27.01 10.02.1919 diadakan Seminar Arab Palestina sbg respon pembagian wilayah penjajahan. Dan terlaksana 7 kali seminar sampai tahun 1928 M. Muncullah Gerakan Nasional Palestina. Di tempat lain, tahun 1924 : runtuhnya Daulah Usmaniyah Sepanjang tahun 1918-1929 M terjadi beberapa kali gerakan perlawanan terhadap penjajahan Inggris. Tahun 1929-1939 M, masuk wilayah politik dengan mendirikan parpol dan gerakan diplomasi, disamping gerakan perlawanan (tokoh penting: Amin Husaini, Syakib Arselan dll) Tahun 1925 M, Izzuddin al-qassam mendirikan gerakan jihad melawan Inggris, dengan membina, mempersenjatai para buruh dan petani. Hingga pada tanggal 20.11.1935 Al-Qassam gugur dalam sebuah pertempuran melawan Inggris Revolusi besar Palestina 1936-1939 M, sebagai balasan gugurnya al- Qassam, Farhan as-sa dy memimpin gerakan perlawanan dan meletuslah pada 15.04.1936. Revolusi 3 tahun ini dipimpin oleh Amin al-husainy
Klimaks perlawanan terjadi di musim panas 1938 gejolak terjadi dimana-mana, Inggris terdesak sehingga meminta pasokan tentara Perlawanan terus terjadi dan perkembangan global juga memanas, dengan terjadinya perang dunia kedua (PD 2) [1942-1945] Para pemimpin revolusi Palestina yg selamat dari operasi pembunuhan mulai bergerilya lagi dan sebagian bersembunyi di luar Palestina untuk menggalang dukungan. Yahudi berhasil memancing emosi dan memanfaatkan pembantaian di Jerman oleh Hitler yang didramatisir debagai Holoucost bahwa mereka tak memiliki tempat yang aman Terjadilah migrasi besar-besaran Yahudi ke Palestina
Pada 29.11.1947 Majelis Umum PBB mengeluarkan resolusi nomer 181 yang membagi wilayah Palestina menjadi dua: 54,7% untuk Israel (14.400 km 2 ) dan 44,8% untuk Palestina (11.780 km 2 ) dan 0,5 % Jerussalem/Al- Quds wilayah internasional di bawah pengawasan PBB. Putusan ini ditindaklanjuti oleh kedua pihak. Israel segera mendeklarasikan diri pada 14.05.1948 Dan Palestina serta negara-negara Arab meresponnya dengan keras karena Israel sedang merancang pendudukan yg lebih luas. Perundingan buntu dan meletuslah Perang Arab-Israel 1. Dan Israel meraih kemenangan dan berhasil menduduki 77% wilayah Palestina.
Perang 1948 meninggalkan prahara kelam. 58% penduduk Palestina terusir dari tanah air mereka. (1.190.000 orang terusir keluar dari rumah mereka) 30.000 orang terombang-ambing di dalam wilayah pendudukan Israel. 478 desa dihancurkan, terjadi pembantaian besar-besaran, yang terkenal adalah pembantaian Dir Yasin, 09.04.1949, semua penduduk desa yang berjumlah 354 orang laki-laki dan perempuan dibantai. Jumlah tentara Arab : 34.000 orang, sementara Israel yang di dukung penuh Inggris memiliki 70.000 pasukan lengkap. Tapi faktor utama kekalahan Arab karena para penguasa menarik pasukan masing-masing sehingga terpecahpecah kekuatannya.
Gagalnya koalisi dua kekuatan penting: Mesir-Suriah 1958-1961 menjadi faktor penting renggangnya suasana regional Timur Tengah Tahun 1957 didirikan Gerakan Fatah, yang sebenarnya hasil binaan para aktivis Ikhwanul Muslimin di Gaza. Yaser Arafat ditahbis sebagai pimpinannya. 1957-1963, IM terlibat dalam gerakan ini sampai memutuskan untuk keluar. Pada 13.01.1964 dalam KTT Liga Arab di Cairo merekomendasikan untuk mendirikan sebuah organisasi pembebasan Palestina. Dan pada 28.05.1964, dihadiri 422 representasi Palestina dideklarasikan PLO (Organisasi Pembebasan Palestina)
Pada 05.06.1967 meletus Perang Arab-Israel untuk kedua kalinya. Peperangan enam hari kali ini lebih parah sebagian wilayah Tepi Barat dan Gaza diduduki, bahkan Al- Quds juga jatuh ke tangan Israel. Dataran Sinai yang sebelumnya wilayah Mesir, seluas 61.198 km 2 juga diduduki Israel. Dataran Golan wilayah Suriah seluas 1.150 km 2 juga jatuh ke tangan Israel.
Tahun 1967-1970 meledaknya operasi jihad (istisyhad) sebagian dengan bom syahid. Jika tahun 1967 terdapat 12 operasi perbulannya, maka di tahun 1968 meningkat menjadi rata-rata 52 kali perbulan. Dan meningkat drastis menjadi 199/bulan pada tahun 1969, serta 279/bulan di tahun 1970. Israel merespon dengan menarget pembunuhan para pimpinan organisasi perlawanan, diantaranya tiga tokoh PLO yg dibunuh pada tanggal 10.04.1973.
06.10.1973 Meletus Perang Arab-Israel ke-3. Suriah dan Mesir mengerahkan kekuatan terbaiknya. Israel berhasil dipukul mundur dari Sinai dan Golan. Kondisi siaga satu dengan senjata yang siap bertahan hingga 80 hari hingga ditandatangani kesepakatan penghentian perang pada 18.01.1974 yg memaksa penarikan seluruh pasukan Israel dari Sinai dan Golan. September 1978 ditandatangi kesepakatan Camp David yang merugikan Palestina. Anwar Sadat terbunuh dalam sebuah parade militer di Mesir pada 06.10.1981 oleh salah satu pengawalnya.
08.12.1987 meletusnya intifadhah I sekaligus ditandai sebagai lahirnya gerakan perlawanan Islam (HAMAS). Syeikh Ahmad Yassin adalah pimpinan spiritualnya Tahun 1990-an sebagai tanda masuknya PLO ke mejameja perundingan dengan Israel Pada tanggal 13.09.1993 ditandatangi Perjanjian Oslo, Rabin bersedia menarik pasukannya dari Tepi Barat dan Jalur Gaza serta memberi Arafat kesempatan menjalankan sebuah lembaga semiotonom yang bisa "memerintah" di kedua wilayah itu. Arafat "mengakui hak Negara Israel untuk eksis secara aman dan damai" Tahun 1994-1998 babak baru operasi syahid sayap militer HAMAS, Izuddin al-qasam. Terutama setelah dipicu pembantaian di Masjid al-ibrahimy pada 25.02.1994
Tanggal 05.01.1996 Yahya Ayyash, seorang sarjana teknik elektro yang dijuluki Sng Insinyur berhasil dibunuh Israel. Konon ia diincar karena menyebabkan tewasnya lebih dari 70 orang Israel. Selama 52 tahun Israel berdiri (1948-2000) Israel berhasil menghijrahkan 2.900.000 yahudi dari berbagai wilayah di dunia, ditambah dengan populasi tahun 1948 yang mencapai 650.000 plus angka kelahiran dsb. Total populasi pada tahun 2000 mencapai 4.947.000 jiwa atau sekitar 38% dari jumlah Yahudi di dunia.
Meletusnya intifadhah kedua yg dipicu kedatangan Ariel Sharon ke halaman Masjid al-aqsha pada 28.09.2000 Tahun 2004 beberapa tokoh penting meninggal ( [ ], [ ], [ ]) 09.01.2005 Mahmud Abbas Abu Mazen menang dalam Pilpres dgn 62.52% dan resmi menggantikan Arafat Arafat sebagai Presiden Palestina. Namun, masa jabatannya berakhir pada 09.01.2009. Dikarenakan konflik internal Palestina (antara Gaza) serta agresi Israel ke Gaza 2008-2009 dan 2012. Maka hingga saat ini belum juga diadakan Pemilu. Sementara Hamas menang telak dalam pemilu di Palestina pada 25.01.2006, berhasil mendapatkan 74 kursi parlemen dari 132 kursi ug tersedia.
Pada 14.06.2007 PLO mengadakan rapat darurat yang di antara keputusannya memberhentikan Ismail Haneah dari PM Palestina dan Pemerintahan bentukan HAMAS, serta mengangkat Salam Fayyadh sebagai PM Palestina baru untuk membentuk Pemerintahan Darurat pada 17.06.2007 25 Juni 2006, Shalit ditangkap oleh HAMAS yang menyerang sebuah pos tentara di Israel setelah melintasi perbatasan Jalur Gaza selatan masuk ke Israel melalui sebuah terowongan bawah tanah yang mereka gali dekat Kerem Shalom. Shalit Ditukar dengan 1027 Selasa (11/10/2011). 2008-2009 serangan ke Gaza (22 hari) 2012 serangan ke Gaza (8 hari) sekaligus upgrade status Palestina di PBB sebagai negara dari yang sebelumnya hanya diakui sebagai entitas saja.
Tahun Kematian Palestina Israel 2011 118 (13) 11 (5) 2010 81 (9) 8 (0) 2009 1034 (314) 9 (1) 2008 887 (128) 35 (4) 2007 385 (52) 13 (0) 2006 665 (140) 23 (1) 2005 190 (49) 51 (6) 2004 832 (181) 108 (8) 2003 588 (119) 185 (21) 2002 1032 (160) 419 (47) 2001 469 (80) 192 (36) 2000 282 (86) 41 (0) 1999 9 (0) 4 (0) 1998 28 (3) 12 (0) 1997 21 (5) 29 (3) 1996 74 (11) 75 (8) 1995 45 (5) 46 (0) 1994 152 (24) 74 (2) 1993 180 (41) 61 (0) 1992 138 (23) 34 (1) 1991 104 (27) 19 (0) 1990 145 (25) 22 (0) 1989 305 (83) 31 (1) 1988 310 (50) 12 (3) 1987 22 (5) 0 (0) Total 7978 (1620) 1503 (142)