SYARAT DAN KETENTUAN UMUM PEMBERIAN FASILITAS PERBANKAN COMMERCIAL NO. PASAL SEMULA MENJADI PERATURAN OJK YANG DIGUNAKAN 1. Halaman 1 Syarat dan Ketentuan Umum Syarat dan Ketentuan Umum Pasal 20 ayat (1) Pemberian Fasilitas Perbankan ini Pemberian Fasilitas Perbankan ini (berikut semua perubahannya dan (berikut semua perubahannya dan Pelaku Usaha Jasa Keuangan atau pembaharuannya selanjutnya atau pembaharuannya selanjutnya termasuk Bank Umum ( Bank ) disebut juga SKU ) dibuat dan disebut juga SKU ) dibuat dan wajib mencantumkan dan/atau ditandatangani pada hari dan tanggal ditandatangani pada hari dan tanggal menyebutkan dalam setiap sebagaimana tercantum pada akhir sebagaimana tercantum pada akhir penawaran atau promosi produk SKU ini, oleh dan antara PT. BANK SKU ini, oleh dan antara PT. BANK dan/atau layanan: PERMATA Tbk, berkedudukan di PERMATA Tbk, suatu perusahaan Jakarta dalam hal ini diwakili oleh perbankan yang telah terdaftar dan a. nama dan/atau logo Bank; pihak yang nama dan jabatannya diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, dan disebutkan pada akhir SKU ini berkedudukan di Jakarta dalam hal ini b. pernyataan bahwa Bank (selanjutnya disebut Bank ) dan diwakili oleh pihak yang nama dan terdaftar dan diawasi oleh Nasabah yang bertindak selaku diri jabatannya disebutkan pada akhir Otoritas Jasa Keuangan. sendiri dan atau yang diwakili oleh SKU ini (selanjutnya disebut Bank ) yang nama, alamat, dan atau dan Nasabah yang bertindak selaku jabatannya disebutkan pada akhir SKU diri sendiri dan atau yang diwakili oleh ini. yang nama, alamat, dan atau jabatannya disebutkan pada akhir SKU ini. PERATURAN BANK INDONESIA YANG DIGUNAKAN DISKUSI 2. 2.2 Dalam hal terdapat peraturan atau kebijakan Pemerintah termasuk peraturan/kebijakan Bank Indonesia, perubahan (gejolak) moneter baik didalam maupun diluar negeri atau sebabsebab lainnya yang dapat mempengaruhi kondisi keuangan/ kemampuan Bank atau mengakibatkan Bank karena alasan apapun tidak dapat memenuhi Perjanjian, maka Bank berhak sewaktuwaktu untuk merubah ketentuan Perjanjian termasuk tetapi tidak terbatas pada menurunkan Pagu Fasilitas, dan/atau membatalkan pemberian Fasilitas, dan/atau mengakhiri dan/atau memperpendek Jangka Waktu Fasilitas dan/atau mengubah Mata Uang Fasilitas. Dalam hal keputusan Bank tersebut akan mengakibatkan timbulnya kewajiban baru Nasabah yang tidak atau belum diatur dalam Perjanjian termasuk dan tidak terbatas untuk melakukan pembayaran kembali lebih cepat dari jadwal semula, maka pemberitahuan mengenai hal tersebut akan disampaikan kepada Nasabah selambatlambatnya 7 (tujuh) hari kalender sebelum dilakukannya perubahan ketentuan Perjanjian atau penurunan atau pembatalan Pagu Fasilitas dan atau perubahan Jangka Waktu Fasilitas dan pemberitahuan Dalam hal terdapat peraturan atau kebijakan Pemerintah termasuk peraturan/kebijakan Bank Indonesia, perubahan (gejolak) moneter baik didalam maupun diluar negeri atau sebabsebab lainnya yang dapat mempengaruhi kondisi keuangan/ kemampuan Bank atau mengakibatkan Bank tidak dapat memenuhi Perjanjian, maka Bank dapat mengubah ketentuan Perjanjian, termasuk tetapi tidak terbatas pada menurunkan Pagu Fasilitas, dan/atau membatalkan pemberian Fasilitas, dan/atau mengakhiri dan/atau memperpendek Jangka Waktu Fasilitas dan/atau mengubah Mata Uang Fasilitas, dengan pemberitahuan sebelumnya kepada Nasabah, sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundangundangan yang berlaku. Dalam hal keputusan Bank akan mengakibatkan timbulnya kewajiban baru Nasabah yang tidak atau belum diatur dalam Perjanjian termasuk dan tidak terbatas untuk melakukan pembayaran kembali lebih cepat dari jadwal semula, maka pemberitahuan mengenai hal tersebut akan disampaikan sebelumnya kepada Nasabah atau pihak manapun sesuai dan/atau Pasal 22 ayat (3)(a) pengalihan Pasal 8 ayat (1) (d) d. menyatakan tunduknya kepada peraturan Bank yang berupa aturan baru, aturan tambahan, aturan lanjutan dan/atau pengubahan lanjutan yang dibuat secara sepihak oleh Bank dalam masa memanfaatkan jasa sistem pembayaran dari Bank. Pasal 8 ayat (1) (a)
tersebut akan secara hukum mengikat Nasabah dan dengan ini Nasabah tidak akan mengajukan tuntutan hukum berupa apapun juga (antara lain tuntutan ganti rugi) kepada Bank dan Bank dibebaskan dari segala tanggung jawab secara hukum akibat dari adanya perubahan ketentuan tersebut diatas. perundangundangan yang berlaku. Pemberitahuan tersebut akan secara hukum mengikat Nasabah sesuai perundangundangan yang berlaku dan dengan ini Bank tidak akan memberikan ganti rugi dan/atau pertanggungjawaban dalam bentuk apapun kepada Nasabah dan kepada pihak manapun sehubungan dengan adanya perubahan ketentuan tersebut diatas. 3. 3.2 Dengan mengacu pada ketentuan dan peraturan perundangundangan yang berlaku, apabila Nasabah menarik Fasilitas dalam mata uang asing selain Mata Uang Fasilitas, maka Nasabah wajib untuk mendapat persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Bank selambatlambatnya 5 (lima) Hari Kerja sebelumnya, Bank berhak mengkonversi penarikan Fasilitas tersebut ke dalam Mata Uang Fasilitas pada tanggal yang sama dengan tanggal penarikan Fasilitas dengan kurs nilai tukar yang berlaku di dan ditentukan Bank, dan selambatlambatnya dalam jangka waktu 3 (tiga) Hari Kerja Nasabah wajib untuk menyerahkan laporan penggunaannya kepada Bank. Atas setiap biayabiaya yang timbul akibat pengkonversian Mata Uang Fasilitas tersebut akan dibebankan dan dibayar sepenuhnya kepada Nasabah. Dengan mengacu pada ketentuan dan peraturan perundangundangan yang berlaku, apabila Nasabah menarik Fasilitas dalam mata uang asing selain Mata Uang Fasilitas, maka Nasabah wajib untuk mendapat persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Bank selambatlambatnya 5 (lima) Hari Kerja sebelumnya, Bank berhak mengkonversi penarikan Fasilitas tersebut ke dalam Mata Uang Fasilitas pada tanggal yang sama dengan tanggal penarikan Fasilitas dengan kurs nilai tukar yang berlaku di dan ditentukan Bank, dan selambatlambatnya dalam jangka waktu 3 (tiga) Hari Kerja Nasabah wajib untuk menyerahkan laporan penggunaannya kepada Bank. Dengan pemberitahuan sebelumnya kepada Nasabah, setiap biayabiaya yang timbul akibat pengkonversian Mata Uang Fasilitas tersebut akan dibebankan dan dibayar sepenuhnya kepada Nasabah. Pasal 10 ayat (1) Bank wajib memberikan informasi mengenai biaya yang harus ditanggung untuk setiap produk dan/atau layanan yang disediakan oleh Bank. 4. 3.3 (a) a. Besar suku bunga dan denda dapat berubah setiap saat sesuai ketetapan Bank dengan pemberitahuan kepada Nasabah; a. Besar suku bunga dan denda dapat berubah setiap saat sesuai ketetapan Bank dengan pemberitahuan sebelumnya kepada Nasabah sesuai perundangundangan yang berlaku; dan/atau
5. 3.3 (c) c. Wajib dibayar pada setiap tanggal 26 (duapuluh enam) dari tiaptiap bulan atau pada tanggal lain yang ditetapkan oleh Bank; c. Wajib dibayar pada setiap tanggal 1 (satu) dari tiaptiap bulan atau pada tanggal lain yang ditetapkan oleh Bank, yang akan diberitahukan sebelumnya kepada Nasabah sesuai perundangundangan yang berlaku; dan/atau 6. 3.3 (e) e. Nasabah juga wajib membayar kepada Bank: provisi, biaya administrasi, komisi, dan biaya lainnya (jika ada) yang besarnya ditentukan dalam Ketentuan Khusus. Besarnya biayabiaya tersebut dan atau biaya lainnya dapat berubah setiap saat sesuai ketetapan Bank dengan pemberitahuan kepada Nasabah. Nasabah juga wajib membayar kepada Bank: provisi, biaya administrasi, komisi, dan biaya lainnya (jika ada) yang besarnya ditentukan dalam Ketentuan Khusus. Besarnya biayabiaya tersebut dan atau biaya lainnya dapat berubah setiap saat sesuai ketetapan Bank dengan pemberitahuan sebelumnya kepada Nasabah sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundangundangan yang berlaku. 1) Pelaku Usaha Jasa Keuangan wajib menginformasikan kepada Konsumen setiap risiko, syarat, dan ketentuan layanan Pelaku Usaha Jasa Keuangan. 2) Informasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib Konsumen paling lambat 30 (tiga puluh) hari kerja sebelum berlakunya atas produk dan/atau layanan Pelaku Usaha Jasa Keuangan. Pasal 8 ayat (1) (d) d. menyatakan tunduknya kepada peraturan Bank yang berupa aturan baru, aturan tambahan, aturan lanjutan dan/atau pengubahan lanjutan yang dibuat secara sepihak oleh Bank dalam masa memanfaatkan jasa sistem pembayaran dari Bank. 7. Pasal 3.5 Pembatalan Fasilitas Pembatalan Fasilitas Bank berhak sewaktuwaktu tanpa syarat membatalkan Pagu Fasilitas yang belum dipergunakan oleh Nasabah atau Bank secara otomatis membatalkan pemberian Pagu Fasilitas yang belum dipergunakan oleh Nasabah, dalam hal kualitas aktiva Nasabah menurun menjadi kurang lancar atau diragukan atau macet berdasarkan ketentuan Bank Indonesia. Dengan pemberitahuan sebelumnya kepada Nasabah sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundangundangan yang berlaku, Bank berhak tanpa syarat membatalkan Pagu Fasilitas yang belum dipergunakan oleh Nasabah atau Bank secara otomatis membatalkan pemberian Pagu Fasilitas yang belum dipergunakan oleh Nasabah, dalam hal kualitas aktiva Nasabah menurun menjadi kurang lancar atau diragukan 1) Pelaku Usaha Jasa Keuangan wajib menginformasikan kepada Konsumen setiap risiko, syarat, dan ketentuan layanan Pelaku Usaha Jasa Keuangan. 2) Informasi sebagaimana
atau macet berdasarkan ketentuan Bank Indonesia. dimaksud pada ayat (1) wajib Konsumen paling lambat 30 (tiga puluh) hari kerja sebelum berlakunya atas produk dan/atau layanan Pelaku Usaha Jasa Keuangan. 8. 6.5 Kecuali ditentukan lain oleh Bank, maka setiap jumlah uang yang diterima oleh Bank akan dipergunakan dengan urutan pembayaran sebagai berikut, yaitu untuk pembayaran: a. Setiap jumlah terhutang yang tidak dicantumkan dalam Perjanjian; b. Setiap provisi, biaya administrasi dan biaya lainnya; c. Denda atas pokok Pinjaman yang terlambat/belum dibayar; d. Aktual bunga atas pokok Pinjaman; e. Pokok Pinjaman; atau dengan urutan pembayaran lain yang ditetapkan Bank dan atau ditentukan oleh ketentuan Bank Indonesia dan atau oleh peraturan perundangundangan lainnya yang berlaku. Setiap jumlah uang yang diterima oleh Bank akan dipergunakan dengan urutan pembayaran sebagai berikut, yaitu untuk pembayaran: a. Setiap jumlah terhutang yang tidak dicantumkan dalam Perjanjian; b. Setiap provisi, biaya administrasi dan biaya lainnya; c. Denda atas pokok Pinjaman yang terlambat/belum dibayar; d. Aktual bunga atas pokok Pinjaman; e. Pokok Pinjaman; atau dengan urutan pembayaran lain yang ditetapkan Bank dan atau ditentukan oleh ketentuan Bank Indonesia dan atau oleh peraturan perundangundangan lainnya yang berlaku, perubahan urutan mana yang akan diberitahukan sebelumnya oleh Bank kepada Nasabah sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundangundangan yang berlaku. dan/atau 9. 6.6 Bilamana untuk melakukan pembayaran kembali atas suatu jumlah uang yang terhutang atau wajib dibayar oleh Nasabah kepada Bank berdasarkan Perjanjian, Bank perlu melakukan tindakantindakan penagihan terhadap Nasabah, maka biayabiaya dan ongkosongkos sehubungan dengan penagihan tersebut, baik dimuka atau diluar Pengadilan, ditanggung dan harus dibayar oleh Nasabah. Bilamana untuk melakukan pembayaran kembali atas suatu jumlah uang yang terhutang atau wajib dibayar oleh Nasabah kepada Bank berdasarkan Perjanjian, Bank perlu melakukan tindakantindakan penagihan terhadap Nasabah, maka dengan pemberitahuan sebelumnya kepada Nasabah, Nasabah dengan ini setuju untuk membayar biayabiaya dan ongkosongkos sehubungan dengan penagihan tersebut, baik dimuka atau diluar Pengadilan. Pasal 10 ayat (1) Bank wajib memberikan informasi mengenai biaya yang harus ditanggung untuk setiap produk dan/atau layanan yang disediakan oleh Bank. 10. 6.8 Waktu Pembayaran Jika suatu pembayaran jatuh pada suatu tanggal yang bukan merupakan Hari Kerja, maka pembayaran harus dilakukan pada Hari Kerja berikutnya, kecuali bila perpanjangan waktu pembayaran tersebut pada bulan berikutnya, maka pembayaran wajib dilakukan pada Hari Kerja terdekat sebelum jatuh tempo seharusnya. Waktu Pembayaran Jika suatu pembayaran jatuh pada tanggal yang bukan merupakan Hari Kerja, maka pembayaran harus dilakukan pada Hari Kerja berikutnya dan bunga akan diperhitungkan sampai tanggal pembayaran dilakukan, kecuali untuk pinjaman dengan penghitungan bunga secara anuitas akan tetap dilakukan per 30
11. 7.11 Nasabah memahami dan setuju bahwa Nasabah akan menggunakan rekening(rekening) Nasabah yang ada pada Bank untuk kegiatan transaksi yang tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundangundangan dan/atau kebijakan internal Bank yang berlaku dan/atau peraturanperaturan lainnya yang berlaku baik secara nasional maupun internasional yang terkait dengan kegiatan transaksi tersebut baik secara langsung maupun tidak langsung, dan Nasabah dengan ini bertanggung jawab atas dan membebaskan Bank dari segala klaim dan/atau tuntutan dan/atau kerugian yang timbul sehubungan dengan penggunaan rekening(rekening) tersebut oleh Nasabah untuk transaksi yang dikategorikan sebagai transaksi yang mencurigakan dan/atau transaksi yang dilarang oleh ketentuan peraturan perundangundangan dan/atau kebijakan internal Bank yang berlaku dan/atau peraturanperaturan lainnya yang berlaku baik secara nasional maupun internasional yang terkait dengan kegiatan transaksi tersebut baik secara langsung maupun tidak langsung. (tiga puluh) hari. Nasabah memahami dan setuju bahwa Nasabah akan menggunakan rekening(rekening) Nasabah yang ada pada Bank untuk kegiatan transaksi yang tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundangundangan dan/atau kebijakan internal Bank yang berlaku dan/atau peraturanperaturan lainnya yang berlaku baik secara nasional maupun internasional yang terkait dengan kegiatan transaksi tersebut baik secara langsung maupun tidak langsung, dan Nasabah dengan ini bertanggung jawab atas penggunaan rekening(rekening) Nasabah yang ada pada Bank. Bank dengan ini tidak akan memberikan ganti rugi dan/atau pertanggungjawaban dalam bentuk apapun kepada Nasabah atau pihak manapun atas segala tuntutan, gugatan dan atau ganti rugi dari Nasabah atau pihak manapun yang mungkin timbul di kemudian hari sehubungan dengan penggunaan rekening(rekening) tersebut oleh Nasabah untuk transaksi yang dikategorikan sebagai transaksi yang mencurigakan dan/atau transaksi yang dilarang oleh ketentuan peraturan perundangundangan dan/atau kebijakan internal Bank yang berlaku dan/atau peraturanperaturan lainnya yang berlaku baik secara nasional maupun internasional yang terkait dengan kegiatan transaksi tersebut baik secara langsung maupun tidak langsung. Pasal 22 ayat (3)(a) pengalihan. Pasal 8 ayat (1) (a) tanggung jawab Bank kepada 12. 8.5.b Khusus bagi Nasabah yang menerima devisa dari hasil kegiatan ekspor (selanjutnya disebut Devisa Hasil Ekspor atau disingkat menjadi DHE ), wajib untuk menyampaikan laporan kepada Bank yang antara lain memuat mengenai keterangan, data berikut dokumen pendukung yang terkait dengan DHE, sesuai tata cara yang ditetapkan dalam Peraturan Bank Indonesia yang berlaku tentang Penerimaan Devisa Hasil Ekspor dan Penarikan Devisa Utang Luar Negeri berikut semua perubahannya ( PBI ) dan sehubungan dengan hal tersebut, apabila Nasabah tidak/terlambat memenuhi kewajibannya atau memenuhi kewajibannya namun tidak Khusus bagi Nasabah yang menerima devisa dari hasil kegiatan ekspor (selanjutnya disebut Devisa Hasil Ekspor atau disingkat menjadi DHE ), wajib untuk menyampaikan laporan kepada Bank yang antara lain memuat mengenai keterangan, data berikut dokumen pendukung yang terkait dengan DHE, sesuai tata cara yang ditetapkan dalam Peraturan Bank Indonesia yang berlaku tentang Penerimaan Devisa Hasil Ekspor dan Penarikan Devisa Utang Luar Negeri berikut semua perubahannya ( PBI ) dan sehubungan dengan hal tersebut, apabila Nasabah tidak/terlambat memenuhi kewajibannya atau memenuhi kewajibannya namun tidak Pasal 22 ayat (3)(a) pengalihan. Pasal 8 ayat (1) (a)
13. 8.12 Kerahasiaan sesuai dengan ketentuan PBI, sehingga Bank dikenakan denda oleh Bank Indonesia atau instansi terkait lainnya, maka Nasabah dengan ini bertanggung jawab sepenuhnya untuk mengganti segala kerugian yang timbul termasuk membayar denda yang dikenakan oleh Bank Indonesia atau instansi terkait lainnya pada Bank. Nasabah dengan ini juga melepaskan Bank dari segala tuntutan, klaim dan atau ganti rugi dalam bentuk apapun atas segala kerugian yang dialami oleh Nasabah yang bukan disebabkan kesalahan/kelalaian yang disengaja oleh Bank terkait dengan pelaksanaan pemenuhan ketentuan PBI mengenai DHE. sesuai dengan ketentuan PBI, sehingga Bank dikenakan denda oleh Bank Indonesia atau instansi terkait lainnya, maka Nasabah dengan ini bertanggung jawab sepenuhnya untuk mengganti segala kerugian yang timbul termasuk membayar denda yang dikenakan oleh Bank Indonesia atau instansi terkait lainnya pada Bank. Bank dengan ini tidak akan memberikan ganti rugi dan/atau pertanggungjawaban dalam bentuk apapun kepada Nasabah atau pihak manapun dalam bentuk apapun dan kepada pihak manapun sehubungan dengan tuntutan, klaim dan atau ganti rugi dalam bentuk apapun atas segala kerugian yang dialami oleh Nasabah yang bukan disebabkan kesalahan/kelalaian yang disengaja oleh Bank terkait dengan pelaksanaan pemenuhan ketentuan PBI mengenai DHE. Kerahasiaan Pasal 19 Pasal 8 ayat (1) (a) Nasabah selaku pemilik rekening pada Bank dan selaku debitur menyetujui bahwa Bank berhak untuk menggunakan semua data, keterangan dan informasi yang diperoleh Bank mengenai Nasabah untuk segala keperluan lainnya sepanjang dimungkinkan dan diperkenankan oleh perundangundangan yang berlaku, yang bertujuan untuk pemasaran produkproduk Bank ataupun pihak lain yang bekerjasama dengan Bank termasuk produk asuransi atau investasi. Untuk penggunaan data yang memerlukan persetujuan pihak lain, Nasabah menyatakan telah memperoleh persetujuan dari pihak ketiga manapun untuk penggunaan data, keterangan dan informasi tersebut, dan karenanya Nasabah menjamin dan membebaskan Bank dari segala resiko, kerugian, tuntutan dan/atau tanggung jawab yang mungkin timbul dikemudian hari sehubungan dengan penggunaan data, keterangan dan informasi tersebut. Nasabah selaku pemilik rekening pada Bank dan selaku debitur menyetujui bahwa Bank berhak untuk menggunakan semua data, keterangan dan informasi yang diperoleh Bank mengenai Nasabah termasuk namun tidak terbatas pada penggunaan sarana komunikasi pribadi Nasabah, untuk segala keperluan lainnya sepanjang dimungkinkan dan diperkenankan oleh perundangundangan yang berlaku, yang bertujuan untuk pemasaran produkproduk Bank ataupun pihak lain yang bekerjasama dengan Bank termasuk produk asuransi atau investasi. Untuk penggunaan data yang memerlukan persetujuan pihak lain, Nasabah menyatakan telah memperoleh persetujuan tertulis dari pihak ketiga manapun untuk penggunaan data, keterangan dan informasi tersebut, dan Bank dengan ini tidak akan memberikan ganti rugi dan/atau pertanggungjawaban dalam bentuk apapun kepada Nasabah dan pihak manapun atas segala tuntutan, gugatan dan atau ganti rugi dari Nasabah atau pihak manapun yang mungkin timbul di kemudian hari sehubungan dengan penggunaan data, keterangan dan informasi yang telah memperoleh persetujuan tertulis Bank dilarang melakukan penawaran produk dan/atau layanan dan/atau masyarakat melalui sarana komunikasi pribadi tanpa persetujuan. Dibutuhkan persetujuan dari untuk melakukan komunikasi secara pribadi. Pasal 22 ayat (3)(a) pengalihan. Pasal 31 ayat (3) Dalam hal Bank memperoleh data dan/atau informasi pribadi seseorang dan/atau sekelompok orang dari pihak lain dan Bank akan menggunakan data dan/atau informasi tersebut untuk melaksanakan kegiatannya, Bank wajib memiliki pernyataan tertulis bahwa pihak lain dimaksud telah memperoleh persetujuan tertulis dari
tersebut oleh Bank.. seseorang dan/atau sekelompok orang tersebut untuk memberikan data dan/atau informasi pribadi dimaksud kepada pihak manapun, termasuk Bank. 14. 9.1 Butir p Butir q Butir q Butir p 15. 10.1 Bank akan memberitahukan kepada Nasabah (pemberitahuan mana berlaku dan mengikat terhadap Nasabah) dalam hal terjadi perubahan pada UndangUndang, Peraturanperaturan dan atau peraturan pelaksanaan dari padanya atau penafsirannya yang mengakibatkan : a. Bank dibebankan pajak, bea, pungutan atau biaya terhadap atau sehubungan dengan pembayaran kembali Pinjaman atau pembayaran bunga atas Pinjaman (dalam hal ini tidak termasuk pajak penghasilan atas seluruh pendapatan/penghasilan Bank), atau; b. Perubahan pada dasar pemungutan pajak terhadap Bank sehubungan dengan pembayaran kembali Pinjaman atau pembayaran bunga atas Pinjaman, atau terhadap pembayaran yang wajib dilakukan oleh Bank kepada orang/pihak lain dalam rangka membiayai pemberian fasilitas (dalam hal ini, tidak termasuk pajak penghasilan atas seluruh pendapatan/penghasilan Bank) atau, c. Bertambahnya biaya bagi Bank untuk atau dalam membiayai pemberian atau pemeliharaan Fasilitas dalam jumlah yang berarti; maka atas permintaan Bank, Nasabah wajib selambatlambatnya dalam 7 (tujuh) hari kalender sejak pemberitahuan oleh Bank membayar tambahan biaya tersebut kepada Bank. Bank akan memberitahukan sebelumnya kepada Nasabah sesuai perundangundangan yang berlaku (pemberitahuan mana berlaku dan mengikat terhadap Nasabah) dalam hal terjadi perubahan pada Undang Undang, Peraturanperaturan dan atau peraturan pelaksanaan dari padanya atau penafsirannya yang mengakibatkan : a. Bank dibebankan pajak, bea, pungutan atau biaya terhadap atau sehubungan dengan pembayaran kembali Pinjaman atau pembayaran bunga atas Pinjaman (dalam hal ini tidak termasuk pajak penghasilan atas seluruh pendapatan/penghasilan Bank), atau; b. Perubahan pada dasar pemungutan pajak terhadap Bank sehubungan dengan pembayaran kembali Pinjaman atau pembayaran bunga atas Pinjaman, atau terhadap pembayaran yang wajib dilakukan oleh Bank kepada orang/pihak lain dalam rangka membiayai pemberian fasilitas (dalam hal ini, tidak termasuk pajak penghasilan atas seluruh pendapatan/penghasilan Bank) atau, c. Bertambahnya biaya bagi Bank untuk atau dalam membiayai pemberian atau pemeliharaan Fasilitas dalam jumlah yang berarti; maka atas permintaan Bank, Nasabah wajib selambatlambatnya dalam 7 (tujuh) hari kalender sejak pemberitahuan oleh Bank membayar tambahan biaya tersebut kepada Bank. dan/atau 16. 11.2 Bila Bank tidak dapat lagi Bila Bank tidak dapat lagi
mempertahankan pemberian kredit dalam Mata Uang Fasilitas, maka Nasabah wajib memberikan jaminan tambahan kepada Bank dan apabila Nasabah tidak memberikan jaminan tambahan atau jaminan yang diberikan tidak mencukupi, maka Nasabah setuju bahwa Bank berhak sewaktuwaktu mengkonversi Mata Uang Fasilitas berdasarkan kurs yang berlaku pada Bank, perubahan mana akan diberitahukan secara tertulis 7 (tujuh) hari kalender kepada Nasabah sebelum dilakukan perubahan. mempertahankan pemberian kredit dalam Mata Uang Fasilitas, maka Nasabah wajib memberikan jaminan tambahan kepada Bank dan apabila Nasabah tidak memberikan jaminan tambahan atau jaminan yang diberikan tidak mencukupi, maka Nasabah setuju bahwa Bank berhak mengkonversi Mata Uang Fasilitas berdasarkan kurs yang berlaku pada Bank, perubahan mana akan diberitahukan sebelumnya kepada Nasabah sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundangundangan yang berlaku. dan/atau 17. 11.3.(b) Nasabah dengan ini (pada saat ini dan untuk dikemudian hari) melepaskan semua dan setiap haknya untuk mengajukan keberatan atau perlawanan berupa dan dengan alasan apapun juga terhadap pemotongan/pendebetan atas rekening Nasabah yang dilakukan oleh Bank berkaitan dengan pelunasan kewajibankewajiban Nasabah kepada Bank berdasarkan Perjanjian sebagaimana diuraikan di atas, kecuali dapat dibuktikan sebaliknya oleh Nasabah. Bank dengan ini tidak akan memberikan ganti rugi dan/atau pertanggungjawaban dalam bentuk apapun kepada Nasabah dan pihak manapun atas segala tuntutan, gugatan dan atau ganti rugi dari Nasabah atau pihak manapun yang mungkin timbul di kemudian hari sehubungan dengan pemotongan/pendebetan atas rekening Nasabah yang dilakukan oleh Bank berkaitan dengan pelunasan kewajibankewajiban Nasabah kepada Bank berdasarkan Perjanjian sebagaimana diuraikan di atas. Pasal 22 ayat (3)(a) pengalihan. Pasal 8 ayat (1) (a) 18. 11.7a Menyimpang dari apa yang ditetapkan diatas ini, maka Bank berhak sematamata atas pertimbangan Bank menghentikan/mengakhiri pemberian Fasilitas yang termaktub dalam Perjanjian sebelum berakhirnya Jangka Waktu Fasilitas, apabila dikemudian hari terdapat peraturan/kebijakan Bank Indonesia, perubahan (gejolak) moneter baik didalam maupun diluar negeri atau sebabsebab lainnya yang mengakibatkan terganggunya kondisi keuangan/kemampuan Bank. Menyimpang dari apa yang ditetapkan di atas ini, maka Bank berhak sematamata atas pertimbangan Bank menghentikan/ mengakhiri pemberian Fasilitas yang termaktub dalam Perjanjian sebelum berakhirnya Jangka Waktu Fasilitas, apabila dikemudian hari terdapat peraturan/kebijakan Bank Indonesia, perubahan (gejolak) moneter baik didalam maupun diluar negeri. Dalam hal terdapat sebabsebab lainnya yang mengakibatkan terganggunya kondisi keuangan/kemampuan Bank, maka dengan pemberitahuan sebelumnya kepada Nasabah sesuai perundangundangan yang berlaku, Bank dengan ini juga berhak untuk menghentikan/mengakhiri pemberian Fasilitas tersebut. dan/atau 19. 11.7(c) Penghentian/pengakhiran pemberian Bank tidak akan memberikan ganti Pasal 22 ayat (3)(a) Pasal 8 ayat (1) (a)
Fasilitas yang dilakukan oleh Bank sebagaimana diuraikan dalam pasal ini, tidak menimbulkan hak bagi Nasabah (dan sepanjang perlu hakhak tersebut dengan ini dilepaskan oleh Nasabah) untuk mengajukan tuntutan ganti rugi atau tuntutan hukum lain berupa apapun juga terhadap Bank. rugi dan/atau pertanggungjawaban dalam bentuk apapun kepada Nasabah atau pihak manapun atas segala gugatan, tuntutan, dan risiko yang mungkin timbul sehubungan dengan penghentian/pengakhiran pemberian Fasilitas yang dilakukan oleh Bank sebagaimana diuraikan dalam pasal ini. pengalihan. 20. Perubahan Urutan Pasal saja Pasal 11.9 Pilihan Hukum dan domisili Pasal 11.12 Pasal 11.10 Perubahan Perjanjian Pasal 11.9 Pasal 11.11 Biayabiaya Pasal 11.10 21. 11.10 Biayabiaya yang timbul bertalian dengan pembuatan dan penandatanganan Perjanjian termasuk tetapi tidak terbatas pada biayabiaya Notaris/Pejabat Pembuat Akta Tanah, biaya legalisasi dokumendokumen, biaya konsultan, biaya advokat/pengacara, biaya perkara di muka maupun di luar pengadilan, biaya penagihan dan biaya pelaksanaan jaminannya, biaya Roya/pelepasan jaminan, seluruhnya menjadi tanggungan dan dibayar oleh Nasabah. Dengan pemberitahuan sebelumnya kepada Nasabah, biayabiaya yang timbul bertalian dengan pembuatan dan penandatanganan Perjanjian termasuk tetapi tidak terbatas pada biayabiaya Notaris/Pejabat Pembuat Akta Tanah, biaya legalisasi dokumendokumen, biaya konsultan, biaya advokat/pengacara, biaya perkara di muka maupun di luar pengadilan, biaya penagihan dan biaya pelaksanaan jaminannya, biaya Roya/pelepasan jaminan, seluruhnya menjadi tanggungan dan dibayar oleh Nasabah. 22. 11.11 Nasabah dengan ini mengetahui bahwa Bank memiliki prosedur pelayanan dan penyelesaian pengaduan sehubungan dengan pelaksanaan SKU ini yang dapat diakses oleh Nasabah melalui website www.permatabank.com dan atau media lain yang ditetapkan oleh Bank. Pasal 10 ayat (1) Bank wajib memberikan informasi mengenai biaya yang harus ditanggung untuk setiap produk dan/atau layanan yang disediakan oleh Bank. Pasal 11 1. Sebelum Konsumen menandatangani dokumen dan/atau perjanjian produk dan/atau layanan, Pelaku Usaha Jasa Keuangan wajib menyampaikan dokumen yang berisi syarat dan ketentuan produk dan/atau layanan kepada Konsumen. 2. Syarat dan ketentuan produk dan/atau layanan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sekurangkurangnya memuat: a. rincian biaya, manfaat, dan risiko; dan b. prosedur pelayanan dan penyelesaian pengaduan di Pelaku Usaha Jasa Keuangan. 23. 11.12 a. Perjanjian dibuat, ditafsirkan dan Perjanjian ini berikut dengan seluruh Pasal 22 ayat (3)(a) Pasal 8 ayat (1) (a)
dilaksanakan berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia. b. Mengenai Perjanjian dan semua akibatnya serta pelaksanaannya para pihak memilih tempat kediaman hukum yang sah dan tidak berubah di Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri sebagaimana ditentukan dalam Ketentuan Khusus, demikian dengan tidak mengurangi hak dari Bank untuk mengajukan gugatan kepada Nasabah melalui Pengadilan lainnya baik di dalam maupun di luar wilayah Republik Indonesia dan Nasabah dengan ini menyatakan melepaskan haknya untuk mengajukan eksepsi mengenai kekuasaan relatif terhadap Pengadilan yang dipilih oleh pihak Bank. perubahannya/ penambahannya dan atau pembaharuannya dibuat, ditafsirkan dan dilaksanakan berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia. Setiap sengketa yang timbul menurut atau berdasarkan Perjanjian ini, akan diselesaikan dengan cara sebagai berikut: 1. Para pihak setuju bahwa setiap perselisihan atau perbedaan pendapat yang timbul dari dan/atau berkenaan dengan pelaksanaan Perjanjian ini, sepanjang memungkinkan, diselesaikan dengan cara musyawarah. 2. Setiap perselisihan atau perbedaan pendapat yang tidak dapat diselesaikan secara musyawarah oleh Para Pihak, maka peselisihan atau perbedaan pendapat tersebut harus diselesaikan melalui mediasi di bidang perbankan. b. menyatakan pengalihan. 3. Setiap perselisihan atau perbedaan pendapat yang tidak dapat diselesaikan baik secara musyawarah dan/atau mediasi di bidang perbankan, akan diselesaikan melalui Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri sebagaimana ditentukan dalam Ketentuan Khusus, demikian dengan tidak mengurangi hak dari Bank untuk mengajukan gugatan kepada Nasabah melalui Pengadilan lainnya baik di dalam maupun di luar wilayah Republik Indonesia dan Nasabah dengan ini menyatakan melepaskan haknya untuk mengajukan eksepsi mengenai kekuasaan relatif terhadap Pengadilan yang dipilih oleh pihak Bank.