SISTEM PENGUKURAN PARTIAL DISCHARGE PADA MODEL VOID DALAM PVC ( POLYVINYL CHLORIDE )

dokumen-dokumen yang mirip
BAB I PENDAHULUAN. dengan yang lain. Pada saat sistem isolasi menahan electrical stresses, isolasi

BAB I PENDAHULUAN. minim gangguan. Partial discharge menurut definisi IEEE adalah terjadinya

BAB I PENDAHULUAN. konsumen yang letaknya saling berjauhan. Karena dengan menaikkan tegangan maka

BAB I PENDAHULUAN. Terjadinya kegagalan alat-alat listrik yang bertegangan tinggi ketika dipakai

BAB I PENDAHULUAN. Energi listrik menjadi kebutuhan yang penting dalam kehidupan manusia saat ini,

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. fenomena partial discharge tersebut. Namun baru sedikit penelitian tentang

INSTRUKSI KERJA PENGGUNAAN OSILOSKOP UNTUK PENGUKURAN TEGANGAN TINGGI

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

I. PENDAHULUAN. Isolasi merupakan bagian yang sangat penting dalam sistem tegangan tinggi yang

BAB I PENDAHULUAN. Teknik pengukuran peluahan sebagian atau Partial Discharge (PD) dalam

TUGAS AKHIR KETAHANAN ISOLASI POLIMER LDPE TERHADAP AKTIVITAS PELUAHAN SEBAGIAN PADA KELEMBABAN 50 % RH DENGAN MENGGUNAKAN ELEKTRODA JARUM

I. PENDAHULUAN. Isolasi adalah suatu bahan yang berfungsi untuk mengisolasi konduktor yang

BAB IV ANALISA PERHITUNGAN PERTUMBUHAN PEMOHONAN LISTRIK PADA KABEL TANAH TEGANGAN MENENGAH 20 KV

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di laboratorium terpadu jurusan teknik elektro, fakultas teknik,

BAB I PENDAHULUAN. Tegangan tinggi dapat diukur dengan menggunakan alat ukur elektroda bola-bola.

BAB I PENDAHULUAN. menggunakan air tanah sebagai sumber air minum sehari hari. Namun, terkadang

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Terpadu Teknik Elektro, Jurusan Teknik

DISTRIBUSI FASA PULSA-PULSA PD MINYAK SILIKON DENGAN TEGANGAN TINGGI AC

BAB III METODE PENELITIAN. Pada prinsipnya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui

Aplikasi Transformasi Wavelet Untuk Menghilangkan Derau Pada Sinyal Peluahan Sebagian

BAB II GAS INSULATED SWITCHGEAR ( GIS ) GIS yang sekarang telah menggunakan Gas SF6 ( Sulfur Hexafluoride )

KARAKTERISTIK PELUAHAN SEBAGIAN (PARTIAL DISCHARGE) PADA ISOLASI KARET SILIKON (SILICONE RUBBER) MENGGUNAKAN SENSOR EMISI AKUSTIK

II. TINJAUAN PUSTAKA. Peluahan sebagian terjadi karena adanya medan listrik yang tinggi pada area yang

MODUL PRAKTIKUM TEKNIK ARUS DAN TEGANGAN TINGGI

LUQMAN KUMARA Dosen Pembimbing :

PENGUJIAN TEGANGAN TEMBUS MEDIA ISOLASI UDARA DAN MEDIA ISOLASI MINYAK TRAFO MENGGUNAKAN ELEKTRODA BIDANG

BAB III PERANCANGAN SISTEM

THE ANALYSIS OF PARTIAL DISCHARGE (PD) FROM ELECTRICAL TREEING IN LINEAR LOW DENSITY POLYETHYLENE (LLDPE) AND HIGH DENSITY POLYETHYLENE (HDPE)

BAB IV HASIL PENGUJIAN DAN PENGAMATAN. transmisi data dari Arduino ke Raspberry Pi 2 dan Arduino ke PC pembanding.

1 BAB I PENDAHULUAN. Energi listrik merupakan kebutuhan utama dan komponen penting dalam

I. PENDAHULUAN. Kebutuhan energi listrik terus meningkat seiring dengan perkembangan pola hidup

ANALISIS PENGARUH KEADAAN SUHU TERHADAP TEGANGAN TEMBUS AC DAN DC PADA MINYAK TRANSFORMATOR. Sugeng Nur Singgih, Hamzah Berahim Abstrak

SCOPE METER 700S PENGENALAN TOMBOL

III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini akan membahas mengenai peluahan sebagian (partial discharge)

KARAKTERISTIK BERBAGAI JENIS BAHAN ISOLASI KABEL INSTALASI TEGANGAN RENDAH

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Jurusan Teknik Pertanian Fakultas Pertanian

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2014 sampai dengan Januari 2015.

ARESTER SEBAGAI SISTEM PENGAMAN TEGANGAN LEBIH PADA JARINGAN DISTRIBUSI TEGANGAN MENENGAH 20KV. Tri Cahyaningsih, Hamzah Berahim, Subiyanto ABSTRAK

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada dua tempat yaitu di Laboratorium

Laporan Praktikum Pengukuran Tegangan AC dan DC Via Arduino (Wattmeter)

TUGAS PAPER MATA KULIAH SISTEM PROTEKSI MENENTUKAN JARAK PEMASANGAN ARRESTER SEBAGAI PENGAMAN TRAFO TERHADAP SAMBARAN PETIR

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB III ALAT UJI DAN METODE PENGAMBILAN DATA

ANALISIS PENGARUH DIAMETER DAN PANJANG ELEKTRODA PENTANAHAN ARESTER TERHADAP PERLINDUNGAN TEGANGAN LEBIH

BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN MASALAH

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan mulai pada November 2011 hingga Mei Adapun tempat

Buku Panduan LP Digital Poster 32

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. memperlihatkan apakah telah layak sebagai user interface.

Osiloskop (Gambar 1) merupakan alat ukur dimana bentuk gelombang sinyal listrik yang diukur akan tergambar pada layer tabung sinar katoda.

BAB I LATAR BELAKANG. berlangsung secara aman dan efisien sepanjang waktu. Salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk menyalurkan listrik secara

Efek Polaritas dan Fenomena Stres Tegangan Sebelum Kegagalan Isolasi pada Sela Udara Jarum - Plat

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. spektrofotometer UV-Vis dan hasil uji serapan panjang gelombang sampel dapat

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 4.1 Prinsip Kerja Sistem Pengiriman Transfer Daya Nirkabel

BAB II TEGANGAN TINGGI. sehingga perlu penjelasan khusus mengenai pengukuran ini. Ada tiga jenis tegangan

BAB IV SISTEM MONITORING DAYA LISTRIK DENGAN MENGGUNAKAN WATTMETER DIGITAL BERBASIS WEB APLIKASI

PEMBUATAN VIDEO TUTORIAL DENGAN CAMTASIA 7/8.4

MANUAL BOOK BUKU PETUNJUK PEMAKAIAN

Pengaruh Bentuk dan Material Elektrode terhadap Partial Discharge

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini mulai dilaksanakan pada bulan April 2015 sampai dengan Mei 2015,

PERTEMUAN 14 ALAT UKUR OSILOSKOP (LANJUTAN)

PEMAKAIAN DAN PEMELIHARAAN ARRESTER GARDU INDUK 150 KV UNGARAN PT. PLN (PERSERO) APP SEMARANG

EMOTIV EPOC SOP. BRAIN COMPUTER INTERFACE & SCIENTIFIC CONTEXTUAL EEG Laboratorium Biofisika Institut Teknologi Bandung

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BUKU PANDUAN CCTV ATM Text Inserter

SAKLAR YANG DIAKTIFKAN DENGAN GELOMBANG SUARA SEBAGAI PELENGKAP SARANA TATA SUARA

PEMELIHARAAN DAN PERTIMBANGAN PENEMPATAN ARRESTER PADA GARDU INDUK 150 KV PT. PLN (PERSERO) P3B JB REGION JAWA TENGAH DAN DIY UPT SEMARANG

ELKAHFI 200 TELEMETRY SYSTEM

Membuat Video Tutorial dengan Camtasia Studio 7. Sonny Widiarto Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung staff.unila.ac.

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2015 sampai dengan Agustus

PENGUJIAN ISOLASI MINYAK TROFO TEGANGAN TINGGI TERHADAP PERUBAHAN SUHU.

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

I. PENDAHULUAN. Perkembangan jaman, populasi dan teknologi yang pesat, mengakibatkan permintaan

BAB III PERANCANGAN SISTEM. 3.1 Pengantar Perancangan Sistem Pengendalian Lampu Pada Lapangan Bulu

Measurement System VERSI 2.12 MANUAL Oleh Hari Arief D. Laboratorium Instrumentasi dan Pengukuran Jurusan Fisika, Fakultas MIPA Universitas Brawijaya

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA SISTEM

Dalam pengoperasiannya ada tiga jenis pengoperasian yang harus dilakukan pada stasiun bumi pemantau gas rumah kaca ini, yaitu :

II. TINJAUAN PUSTAKA. Peluahan Sebagian (Partial Discharge) merupakan peristiwa peluahan listrik lokal

II. TINJAUAN PUSTAKA

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2015 sampai dengan Agustus 2015.

KARAKTERISTIK PELUAHAN SEBAGIAN (PARTIAL DISCHARGE) PADA ISOLASI EPOKSI RESIN (RESIN EPOXY) DENGAN METODE EMISI AKUSTIK

BAB III METODELOGI PENELITIAN. KV tersebut dengan cara OWTS (Oscillating Wave Test System). Dalam

PENGUJIAN TEGANGAN TEMBUS KARPET INTERLOCKING PT. BASIS PANCAKARYA LAPORAN

ROBOT YANG DIPROGRAM OLEH WINDOW PARAMETER MELALUI MEDIA INFRA RED

Petunjuk Pengunaan. IPMGEO Induced Polarization & Manual Geolisrik Resistivity Meter

PENGARUH ELEKTRODA CINCIN PERATA TERHADAP DISTRIBUSI TEGANGAN ISOLATOR RANTAI JENIS PORSELEN

BAB III PERANCANGAN. Sebelum membuat suatu alat atau sistem, hal yang paling utama adalah

Lembar Kegiatan Siswa

Breadboard Breadboard digunakan untuk membuat dan menguji rangkaian-rangkaian elektronik secara cepat, sebelum finalisasi desain rangkaian dilakukan.

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. Desain isolasi untuk tegangan tinggi (HV) dimaksudkan untuk

BAB IV ANALISA IMPLEMENTASI DAN EKSPERIMEN SISTEM PENGENDALI ROBOT CRANE

PENGENALAN ALAT UKUR DAN PENGUKURAN. Laporan Praktikum. yang diampu oleh Drs. Agus Danawan, M.Si

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

Transkripsi:

SISTEM PENGUKURAN PARTIAL DISCHARGE PADA MODEL VOID DALAM PVC ( POLYVINYL CHLORIDE ) Abdul Syakur, Yuningtyastuti, Devy Martoni Research Group On Partial Discharge Measurement and Detection Laboratory Of Energy Conversion and Power System - University Of Diponegoro Jl.Prof.Soedharto, SH, Tembalang, Semarang 50275 Telp/Fax : +6247460057 Abstrak Kerusakan awal pada suatu sistem isolasi ditandai dengan adanya peristiwa Partial Discharge (PD). PD merupakan bentuk pelepasan muatan listrik yang terjadi hanya pada sebagian sistem isolasi yang dapat mengawali kegagalan isolasi secara sempurna. Untuk mengetahui mekanisme PD yang terjadi pada bahan isolasi, maka dilakukan pengukuran. Pada makalah ini dipresentasikan hasil pengukuran PD skala laboratorium, pada model void dengan sampel bahan isolasi PVC berupa lembaran setebal 100 μm menggunakan elektroda metode II CIGRE. Hasil pengukuran masih terbatas ditunjukkan dalam bentuk gambar gambar pulsa PD yang direkam melalui osiloskop GDS 2000 buatan GW Instek. Untuk keperluan penyimpanan data hasil pengukuran, osiloskop tersebut dihubungkan melalui kabel data USB ke Notebook.. Kata kunci : Partial Discharge, Void, CIGRE II 1. PENDAHULUAN Sistem isolasi sangat diperlukan pada peralatan tegangan tinggi untuk membatasi bagian-bagian bertegangan agar tidak terjadi hubung singkat satu dengan yang lain. Pada saat sistem isolasi ini menahan electrical stresses dan thermal stresses akan mengalami penuaan ( aging ) yang ditandai dengan adanya peristiwa partial discharge (PD). PD ini merupakan bentuk pelepasan muatan listrik yang terjadi hanya pada sebagian dari sistem isolasi yang dapat mengawali kegagalan isolasi. PD ini dapat diamati pada sistem isolasi kabel, isolasi minyak pada transformator atau sistem isolasi pada generator. Untuk sistem isolasi pada kabel tegangan tinggi, perkembangan kualitas isolasi kabel makin ditingkatkan mulai dari Oil Impregnated, Oil filled (OF) hingga yang kini banyak digunakan adalah isolasi polimer seperti HDPE, LDPE, XLPE dan PVC. Pada saat beroperasi, isolasi polimer pun tak lepas dari beberapa kelemahan terkait dengan performansinya. Faktor yang berpengaruh pada performansi kabel berisolasi polimer adalah adanya cacat. Cacat ini dapat berupa adanya rongga, ketidakmurnian, dan tonjolan pada interface antara lapisan konduktor dan isolasi polimer. Akibat adanya stress listrik yang terus menerus maka akan terjadi penuaan (aging) isolasi polimer dan pada cacat ini akan timbul electrical treeing. Jika electrical treeing ini menjembatani isolasi, maka kegagalan isolasi akan terjadi. Fenomena pre breakdown dapat dideteksi dengan pengamatan dan pengukuran pulsa Partial Discharge (PD) yang mengiringi peristiwa electrical treeing. 2. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Partial Discharge Pada Void Pada material polimer sebagai isolasi, tidak tertutup kemungkinan terdapat partikel partikel asing sebagai pengotor, yang sering dijumpai adalah rongga udara bertekanan rendah (void). Terjadinya void (rongga) sulit dihindari dalam proses pembuatan polimer, dapat terbentuk dari proses pabrikasi, instalasi maupun operasi kabel. Discharge pada void yang diteliti pada penelitian ini dapat dijelaskan menggunakan rangkaian ekuivalen Whitehead berikut ini. Gambar 1: Rangkaian ekuivalen void 2.2 CIGRE Sistem elektroda II CIGRE (Conference Internationale Grand Reseaux Electriques) adalah metodologi terkini untuk meperkirakan ketahanan material isolasi yang berbeda-beda terhadap PD dengan penyebaran data eksperimen yang sedikit. Sistem ini adalah pengembangan dari sistem elektroda I CIGRE dan dikarakteristikan dengan kelebihan sebagai berikut : ketahanan PD dari material dapat diperkirakan, menggunakan bahan Teknologi Elektro 1 Vol. 7 No. 1 Januari - Juni 2008

percobaan berupa lembaran tipis,bermacam-macam material isolasi padat dapat diuji coba,pembuatan sel percobaan termasuk bahan uji relative sederhana, secara geometris ruang void lebih besar 100 kali dibandingkan dengan sistem metoda I CIGRE, dan PD dikonsentrasikan dalam area yang tertentu dan akan berlanjut hingga kegagalan akhir tidak terpengaruh akan dinding sisi dari rongga. Gambar 2: Sistem pengukuran metoda II CIGRE 3. METODE 3.1 Sistem Pengukuran dan Akuisisi Data Sistem pengukuran PD ditunjukan pada gambar 3 tegangan tinggi AC dihubungkan pada elektroda bola pada CIGRE, kemudian pulsa PD dideteksi oleh RC detector melalui elektroda bidang. PD yang dideteksi oleh RC detector diteruskan ke HPF untuk memastikan kulitas pengukuran untuk kemudian masuk pengukuran oleh osiloskop. Gambar 3: Sistem pengukuran PD 3.2 Peralatan dan Bahan Peralatan yang digunakan untuk mengukur PD adalah sebagai berikut : 1. Pembangkit Tegangan Tinggi Pembangkit tegangan tinggi yang digunakan adalah trafo tegangan tinggi dengan merk Heafly.Keluaran dari trafo ini dapat diatur secara manual dimana antara tegangan masukan dan tegangan keluaran tidak mengalami pergeseran fasa. 2. RC Detector Alat ini terdiri dari rangkaian RC yang digunakan untuk mendeteksi pulsa PD yang terjadi pada sampel. Rangkaian RC ini berfungsi sebagai integrator pulsa arus PD menjadi tegangan. 3. High Pass Filter (HPF) Untuk memastikan kualitas pengukuran pulsa PD digunakan HPF dengan bandwidth 131-384 khz. HPF berfungsi untuk memfilter fekuensi yangs esuai dengan bandwidthnya. HPF diperlukan supaya noise (frekuensi yang tidak sesuai dengan bandwithnya) tidak bias melewati HPF dan pengukuran PD menjadi valid. Rangkaian HPF dapat dilihat pada gambar berikut ini 4. Elektroda II CIGRE Sistem elektroda II CIGRE ( Conference Internationale Grand Reseaux Electriques ) adalah metodologi terkini untuk memperkirakan ketahanan material isolasi yang berbeda-beda terhadap PD. 5. Osiloskop Osiloskop yang digunakan dalm penelitian ini adalah Osiloskop GDS 2000 buatan GW Instek dengan 4 channel dan memiliki koneksi USB, RS 232 dan GPIB. Osiloskop ini berguna untuk menampilkan bentuk pulsa arus yang sampai ke ground sehingga dapat diketahui besarnya tegangan partial discharge dan secara bersamaan juga dapat ditampilkan bentuk gelombang tegangan fundamental dengan dikoneksikan pada komputer menggunakan USB yang kemudian akan rekam peristiwa terjadinya PD pada sampel PVC. 6. Kabel USB (Universal Serial Bus) Sebagai konektor antara PC dengan osiloskop. 7. Arester Arester ini digunkan sebagai pengaman bagi osiloskop bila sewaktu-waktu terjadi tegangan lebih sehingga tidak sampai menyebabkan kerusakan alat. 8. Komputer (PC) Personal Computer digunakan dalam pencatatan data (data communication) dari osiloskop.pc yang umumnya dipakai dengan spesifikasi prosesor Pentium IV buatan Intel, yang sudah dilengkapi software standard seperti microsoft Office dengan sistem operasi windows. 9. Software yang digunakan Software yang digunakan adalah FreeWave, yang merupakan software dari GW Instek untuk osiloskop GDS 2000,yang dapat menampilkan secara real-time data yang ada pada osiloskop baik data dalam bentuk.csv, gambar (.jpg atau.bmp) maupun video (.wmv). Tetapi, sebelum menginstall FreeWave dibutuhkan software Windows.NET Frame Work 1.1 dan Windows Media Encoder 9 series yang dapat didownload di website Microsoft. Sedangkan bahan yang digunakan adalah Polymer Polyvinyl Chloride (PVC). Teknologi Elektro 2 Vol. 7 No. 1 Januari - Juni 2008

3.3 Mekanisme Pengujian PD Menggunakan Osiloskop GDS 2000 Mekanisme percobaan yang dilakukan untuk mendapatkan data hasil pengukuran berdasarkan gambar adalah sebagai berikut : 1. Mempersiapkan alat-alat maupun software yang dibutuhkan dalam sistem pengukuran metoda elektrode II CIGRE seperti pembangkit tegangan tinggi, elektroda II CIGRE, Osiloskop GDS 2000, HPF dan RC Detector, Arester,USB dan Personal Computer serta software FreeWave, Windows.NET Frame Work 1.1 dan Windows Media Encoder 9 series serta Microsoft Excell. 2. Mempersiapkan spacer dan sampel isolasi polimer berupa lembaran PVC yang akan digunakan. Sampel PVC dibuat dengan susunan MIGIM (Metal-Insulation-Gap-Insulation- Metal) yaitu dengan menyusun 3 buah lapisan PVC sejenis secara vertikal yang berukuran 5 x 5 cm di antara dua elektroda logam. Dari ketiga lapisan PVC tersebut, lapisan nomor 2 (tengah) adalah spacer yang memiliki lubang lingkaran berdiameter 1 cm yang berfungsi sebagai void buatan berupa tabung dengan diameter 1 cm dan tinggi 0,125 mm.. 3. Menempatkan sampel dalam holder seperti pada gambar 2. Susunan sampel ditempatkan ditengah elektroda bidang sehingga void berada tepat dibawah elektroda bola. Kemudian memastikan sampel agar tidak bergeser saat pengujian dengan mengencangkan mur-mur polycarbonate yang berada pada bagian atas holder. 4. Menempatkan holder berikut sampel void PVC ditempat yang cukup datar dalam sangkar faraday dan mudah di amati dari luar sangkar faraday. 5. Memastikan tidak ada muatan sisa pada elektroda pembangkit tegangan tinggi dengan cara mentanahkan elektroda sumber tegangan tinggi sebelum digunakan. 6. Menghubungkan fasa sumber tegangan tinggi dengan elektroda bola menggunakan kabel konduktor sementara elektroda bidang juga dihubungkan dengan masukan RC detektor dan HPF. Terminal RC detector yang lain kemudian ditanahkan sebagaimana gambar 3. Dari keluaran HPF dihubungkan dengan masukan arester dan dari keluaran arester masuk ke chanel1 pada osiloskop digital GDS 2000. Menghubungkan osiloskop GDS 2000 dengan PC melalui USB. 7. Mengecek dan memastikan rangkaian percobaan dalam posisi yang benar. 8. Menghidupkan Osiloskop dan Personal Computer. Setelah itu program FreeWave dengan fungsi Real-time screen display atau waveform data capture dibuka. 9. Mengecek koneksi dan kesiapan antara program FreeWave dengan osiloskop GDS 2000 yaitu dengan mengklik tombol connect, jika sudah terkoneksi maka tulisan GDS 2000 akan muncul. Gambar 4: Tampilan FreeWave untuk koneksi dengan PC 10. Menghidupkan pembangkit tegangan tinggi dan mengatur tegangan kerja hingga terlihat pulsa PD pada osiloskop GDS 2000 pada range skala 5 kv rms. 11. Setelah semua siap dan pembangkit tegangan tinggi dihidupkan maka pada tampilan Real-time screen display di klik maka data pada osiloskop akan ditampilkan dan untuk memulai proses perekaman maka tombol record diklik. Gambar 5: Real-time Screen Display 12. Melakukan eksekusi pengambilan dan penyimpanan data pengukuran PD untuk menit ke-1, menit ke-5. menit ke-10 dan seterusnya Teknologi Elektro 3 Vol. 7 No. 1 Januari - Juni 2008

sampai selesai (menit ke-90). Semakin banyak kejadian PD yang diukur maka data yang diperoleh akan semakin valid. Setelah selesai, maka klik tombol stop, dan klik tombol save. Hasil perekaman akan tersimpan dalam bentuk video (.wmv). Untuk perekaman menggunakan Waveform data capture, yaitu dengan mengklik source : CH1, kemudian tekan tombol read ketika waveform ditampilkan maka tekan stop, kemudian tekan save, data yang disimpan dalam bentuk data.csv, untuk menghapus waveform tekan delete. (a) Gambar 6: Waveform Data Capture 13. Mematikan PC, Osiloskop dan sumber tegangan tinggi yang kemudian elektroda tegangan tingginya ditanahkan untuk membuang muatan sisa bila pengukuran telah selesai. 3.4 Akuisisi Data Dalam sistem pengukuran metuda II CIGRE ini komputer bertindak sebagai controller dalam pengambilan data PD dari osiloskop. Data mengenai kejadian PD diperoleh melalui beberapa tahap yaitu 1. Saat terjadi PD pada void sampel maka arus yang mengalir menuju ke ground akan terdeteksi oleh RC detector yang akan mengintegrasi pulsa arus PD menjadi pulsa tegangan. 2. Pulsa tegangan ini akan difilter oleh HPF sehingga didapatkan pulsa tegangan PD. 3. Besarnya tegangan PD kemudian ditampilkan melalui osiloskop digital GDS 2000. 4. Dengan menggunakan interface USB maka data kejadian PD yang tampil pada layar osiloskop dapat ditransfrer ke komputer. Proses eksekusi pengambilan data dari osiloskop ke komputer diatur melalui program FreeWave, yang meliputi Real Time screen display, Waveform data Capture dan DSO Remote Control. (b) (c) Gambar 7: (a), (b) dan (c) Tampilan pulsa PD pada perekaman Real-time Screen Display osiloskop GDS 2000 saat pengukuran Teknologi Elektro 4 Vol. 7 No. 1 Januari - Juni 2008

160 140 120 100 80 60 40 20 0 0 100 200 300 400 500 600 Gambar 8: Hasil perekaman dengan menggunakan Waveform data capture 4. KESIMPULAN Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa : 1.Proses perekaman Partial Discharge secara real time dapat dilakukan dengan menggunakan program FreeWave, yaitu melalui Real-time Screen display, yang hasilnya berupa file.wmv. 2.Untuk program eksekusi melalui Waveform data capture, proses perekamannya masih terlalu lambat, yaitu 10 detik setiap 1 kali eksekusi. File yang dihasilkan berupa.csv. 3.Untuk osiloskop GDS 2000, pengambilan data dapat juga dilakukan dengan menghubungkan Flashdisk langsung pada USB osiloskop GDS 2000. 5. REFERENSI [1] Bonggas, L. Tobing, Dasar Teknik Pengujian Tegangan Tinggi, Gramedia Pustaka Utama.Jakarta.2003. [2] Munandar A., DR., Teknik Tegangan Tinggi, Ghalia, Indonesia. Jakarta,1983. [3] Santoro, Karakteristik Peluahan Sebagian Pada Model Void Berdasarkan Fungsi Waktu Dalam Polyvinyl Chloride (PVC) Menggunakan Elektroda Metode II CIGRE, Tugas Akhir S-1, Universitas Diponegoro, Semarang 2007. [4] Instek, Mannual Book For GDS 2000, Taiwan. Teknologi Elektro 5 Vol. 7 No. 1 Januari - Juni 2008