KABUPATEN : PENAJAM PASER UTARA TAHUN : 2010 RENCANA KINERJA TAHUNAN SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET Persentase Angka Partisipasi Sekolah (APM) SD/ MI 92 Persen Dituntaskannya program wajib belajar dua belas tahun pada seluruh siswa Persentase Angka Partisipasi Sekolah (APM) SMP/ MTs 64,65 Persen Persentase Angka Partisipasi Sekolah (APM) SMA/MA/SMK 53,87 Persen Meningkatnya kompetensi tenaga pendidik Rasio Jumlah siswa per Jumlah guru SD/ MI 1 : 210 Rasio Jumlah siswa per Jumlah guru SMP/ MTs 1 : 19 Rasio Jumlah siswa per Jumlah guru SMA/MA/SMK 1 : 18 Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan Penurunan Rata-rata kelahiran (TFR) 1,80 Persen Cakupan balita gizi buruk mendapat perawatan 100 Persen Cakupan desa/kelurahan mengalami KLB yang di lakukan penyelidikan epidemiologi < 24 jam 100 Persen
SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET Persentase rumah tangga berperilaku hidup bersih sehat (ber- PHBS) 100 Persen Cakupan ketersediaan obat sesuai dengan kebutuhan 70,00 Persen Cakupan pelayanan anak balita 80,00 Persen Cakupan pelayanan kesehatan pra usila dan usila 97,50 Persen Persentase keluarga ikut KB 78,00 Persen Persentase jumlah penderita dan kematian akibat penyakit yang terdiagnosa (CFR) 50,26 Persen Peningkatan Peran Kader Perempuan 2,00 Persen Persentase kecamatan yang memiliki PIKKRR 100,00 Persen Meningkatnya kualitas dan kuantitas tenaga kesehatan Rasio dokter per jumlah penduduk 1 : 3048 Rasio dokter spesialis per jumlah penduduk 1 : 17146 Rasio dokter gigi per jumlah penduduk 1 : 6858 Rasio apoteker per jumlah penduduk 1 : 11430 Rasio asisten apoteker per jumlah penduduk 1 : 6858 Rasio ahli gizi per jumlah penduduk 1 : 12470
Rasio bidan per jumlah penduduk 1 : 914 SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET Rasio perawat per jumlah penduduk 1 : 686 Rasio ahli kesehatan masyarakat per jumlah penduduk 1 : 2743 Rasio tenaga sanitasi per jumlah penduduk 1 : 6235 Rasio tenaga teknisi medis per jumlah penduduk 1 : 13717 Sistem jaminan kesehatan bagi penduduk Cakupan pelayanan kesehatan dasar masyarakat miskin 100,00 Persen Cakupan pelayanan kesehatan rujukan pasien miskin 32,00 Persen Peningkatan ketahanan Pangan melalui optimalisasi produksi pertanian tanaman pangan,perkebunan, peternakan dan perikanan Presentase peningkatan produksi padi per tahun 2,01 Persen Presentase peningkatan produksi jagung per tahun 0,70 Persen Presentase peningkatan produksi kedelai per tahun 6,10 Persen Presentase peningkatan produksi Ubi Kayu per tahun 1,70 Persen Presentase peningkatan produksi Ubi Jalar per tahun 1,30 Persen Presentase peningkatan produksi Kacang Tanah per tahun 1,20 Persen Presentase peningkatan produksi Kacang Hijau per tahun 1,10 Persen
SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET Presentase Peningkatan Produktivitas padi 1,04 Persen Presentase Peningkatan Produktivitas jagung 1,04 Persen Presentase Peningkatan Produktivitas kedelai 1,04 Persen Presentase Peningkatan Produktivitas ubi kayu 1,01 Persen Presentase Peningkatan Produktivitas ubi jalar 1,01 Persen Presentase Peningkatan Produktivitas kacang tanah 1,01 Persen Presentase Peningkatan Produktivitas kacang hijau 1,04 Persen Presentase Peningkatan Produksi kelapa sawit 1,30 Persen Presentase Peningkatan Produksi karet 1,10 Persen Presentase Peningkatan Produksi kelapa 1,02 Persen Presentase Peningkatan Produksi kopi 1,00 Persen Presentase Peningkatan Produksi lada 1,40 Persen Presentase Peningkatan Produksi kakao 1,00 Persen Presentase peningkatan populasi sapi 1,05 Persen Presentase peningkatan populasi kambing 1,06 Persen Presentase peningkatan populasi ayam buras 1,03 Persen
Presentase peningkatan populasi ayam ras 1,03 Persen Presentase peningkatan produksi daging sapi 1,03 Persen SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET Presentase peningkatan produksi daging kambing 1,02 Persen Presentase peningkatan produksi daging ayam 1,03 Persen Presentase peningkatan produksi telur ayam ras 1,003 Persen Presentase peningkatan produksi ayam buras 1,003 Persen Presentase peningkatan produksi telur itik 1,002 Persen Presentase peningkatan produksi air tawar 1,30 Persen Presentase peningkatan produksi air payau 1,40 Persen Presentase produksi perikanan sumber daya kelautan - Perairan Laut 1,20 Persen - Perairan Umum 1,10 Persen Konsumsi ikan perkapita 70 ton Rasio ketersediaan Pangan dibanding dengan kebutuhan bahan pangan penduduk 100 Persen Tercapainya skor pola pangan pangan harapan (PPH) 100 Persen
Peningkatan Kemandirian Desa Kestabilan Harga Bahan Pangan 100 Persen Jumlah Mikro Usaha Ekonomi Produktif yang terbentuk dalam kegiatan Badan Usaha Milik Desa ( Bumdes ) 150 orang SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET Pengembangan infrastruktur dan prasarana wilayah Diterapkannya prinsip-prinsip good governance pada semua tingkatan pemerintahan Peningkatan rasio jalan kabupaten yang baik 300 km Peningkatan rasio jembatan yang baik 30 buah Peningkatan pemenuhan kebutuhan air bersih 0,06 Persen Persentase kawasan pemukiman yang bebas sampah berserakan 40,00 Persen Persentase taman dan areal pemakaman yang tertata rapi 50,00 Persen Jumlah Penerimaan PAD 44.290.777.000,00 Rupiah Jumlah Penerimaan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan 8.700.000.000,00 Rupiah Jumlah Penerimaan Lain - lain PAD Yang Sah 29.507.258.000,00 Rupiah Jumlah Penerimaan Dana Alokasi Khusus (DAK) 3.448.100.000,00 Rupiah Jumlah Penerimaan Dana Bagi Hasil Pajak dari Propinsi dan Pemerintah Daerah Lainnya Jumlah Penerimaan Dana Penyesuaian 39.539.461.400,00 Rupiah jumlah penyampaian dan penyetoran SPPT / STTS PBB 46.169 SPPT/ STTS 27.638.000.000,00 Rupiah
SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET Jumlah Wajib Pajak 221 WP Jumlah Wajib Retribusi Daerah 550 WR Persentase Raperda yang Disahkan Menjadi Perda 30 Perda Persentase tingkat partisipasi angkatan kerja 100 persen Persentase pencari kerja yang ditempatkan 70 persen Persentase Jumlah penganggur terbuka usia angkatan kerja 40 persen Persentase Angkatan kerja 15 tahun ke atas 80 persen Persentase Jumlah perusahaan yg menerapkan K3 80 persen Peningkatan Upah Minimum Kabupaten 6,09 persen Persentase jumlah penduduk yang memiliki KTP 75 persen Persentase jumlah penduduk yg memiliki akte kelahiran 85 persen Persentase Jumlah pasangan nikah berakte nikah 80 persen Persentase SKPD yang menerapkan penganggaran tepat sasaran dan tepat waktu 100 persen Persentase ketepatan waktu SKPD menyampaikan Laporan Keuangan 100 persen
SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET Presentase penyusunan LAKIP OPD yg disampaikan tepat waktu 80 Persen Presentase penyampaian Penetapan Kinerja 80 Persen Presentase penyusunan analisa jabatan 100 persen Presentase penyusunan Analisis Beban Kerja 100 persen Jumlah SKPD yang menyusun IKM 3 SKPD Presentase OPD yang menerapkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) 24 Persen Analisis Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil 37 Laporan Iklim berusaha yang kondusif Penurunan jumlah pelanggaran Tramtib 83 persen Jumlah kegiatan dalam rangka penegakan PERDA yang dilaksanakan Rasio jumlah pamong praja 1 : 2700 Rasio jumlah Linmas 1 : 250 24 Kegiatan Menumbuhkembangkan usaha yang komprehensif dan terpadu sehingga UMKM dapat menjadi pilar utama dalam mendorong perekonomian Daerah Peningkatan Volume Usaha Koperasi 1,05 persen Peningkatan Koperasi Unit Desa dan Non Koperasi Unit Desa 40 Kop
SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET Meningkatkan kualitas kelembagaan dan organisasi yang mendukung penguatan ekonomi kerakyatan Peningkatan Jumlah Industri kecil dan menengah 1,002 persen Peningkatan Unit Usaha Perdagangan 1,005 persen Pelestarian Lingkungan Hidup dan Pencegahan Bencana Penurunan luas areal lahan kritis 1,10 prosen Penataan Ruang Terkoordinasi Tersusunnya Rencana/Study Tata Ruang 6 dokumen sesuai kebutuhan Daerah Presentasi kecamatan yang memiliki RDTR 25 Persen Pengembangan Kepariwisataan Peningkatan Pengelolaan Objek pariwisata 1 Objek
SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET Peningkatan kualitas pelayanan sosial keagamaan Penanggulangan Kemiskinan dan Pengangguran Presentase peningkatan tempat ibadah - Masjid, Musholla dan Langgar 10 Persen - Gereja 5 Persen Jumlah Organisasi penerima bantuan sosial 250 Organisasi Jumlah Kelompok penerima bantuan sosial 10 Kelompok Jumlah perorangan penerima bantuan sosial 1.750 Orang Jumlah kepemudaan penerima bantuan sosial 10 Kepemudaan Penurunan Keluarga Prasejahtera dan KS I 26 Persen Persentase jumlah PMKS yang diberikan bantuan 100 Persen Persentase jumlah PMKS yang tertangani 100 Persen