Bahan Kuliah7:Ek_Manajerial

dokumen-dokumen yang mirip
Pengantar Ekonomi Mikro

PRODUKSI TOTAL, PRODUKSI MARJINAL DAN PRODUK RATA RATA Hints :

Pengantar Ekonomi Mikro

Perusahaan merupakan organisasi yang mengkombinasikan dan mengorganisasikan tenaga kerja, modal, tanah atau bahan mentah dengan tujuan memproduksi

TEORI PRODUKSI DAN ESTIMASI

Perusahaan dan produksi

Kuliah IV-Analisis Perilaku Produsen: Konsep Produksi

Teori Produksi dan Kegiatan Perusahaan. Pengantar Ilmu Ekonomi TIP FTP UB

EKONOMI MIKRO TEORI PRODUKSI

Soal kasus 5.1 Jawaban soal kasus 5.1 Soal kasus 5.2 Jawaban soal kasus 5.2 Soal kasus 5.3 Jawaban soal kasus 5.3

BAB V PERUSAHAAN dan PRODUKSI

Teori Produksi dan Biaya. Pertemuan 5

Bab 9 Analisis Penaksiran dan Peramalan Biaya. Ekonomi Manajemen Manajerial

Modul 5. Teori Perilaku Produsen

Teori Produksi. Abd. Jamal, S.E, M.Si

Teori Produksi dan Kegiatan Perusahaan. Pengantar Ilmu Ekonomi TIP FTP UB

Ekonomi Mikro. Teori Produksi dan Kegiatan Perusahaan

Konsep Biaya dan Penentuan Kurva Penawaran

EKONOMI MIKRO TEORI PRODUKSI

VI. BIAYA PRODUKSI DAN PENERIMAAN

Teori Produksi dan Kegiatan Perusahaan. Pengantar Ilmu Ekonomi TIP FTP UB

V. TEORI PERILAKU PRODUSEN

BAB I PENDAHULUAN. Teori Produksi dan Biaya Produksi 1

EKONOMI & MANAJEMEN 2 BAB 5 FUNGSI PRODUKSI, ONGKOS PRODUKSI DAN PENERIMAAN

Mata Kuliah : Pengantar Ekonomi Mikro Kode : IS304 SKS : 3 SKS Semester : 1 Dosen : Tim Jumlah TM : 16 x pertemuan

Add your company slogan. Biaya. Teori Produksi LOGO

Teori Produksi. Course: Pengantar Ekonomi.

Teori Biaya dan Estimasi Fungsi Biaya. Bahan Kuliah8:Ek_Manajerial

Kuliah V-Analisis Perilaku Produsen: Biaya Produksi

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS JAMBI

PERILAKU PRODUSEN : TEORI PRODUKSI DAN BIAYA PRODUKSI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Perusahaan, Produksi, dan Biaya

PENGANTAR EKONOMI MIKRO

BAB 9 TEORI PRODUKSI

Materi 3 Ekonomi Mikro

BAB 6 PERILAKU PRODUSEN

TEORI BIAYA PRODUKSI

Latihan Kuliah IV & Kuliah V-Analisis Fungsi Produksi dan Biaya Produksi

BAB II URAIAN TEORITIS. pertanian yang memberikan arti sebagai berikut. Suatu ilmu yang mempelajari

PELATIHAN OLIMPIADE EKONOMI PERSIAPAN OLIMPIADE SAINS PROVINSI. HARI/TANGGAL : Kamis/ 24 MEI JUMLAH SOAL : 50 butir

PERTANIAN. Tri Wahyu Nugroho, SP. MSi.

SATUAN ACARA PERKULIAHAN. : Mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar ekonomi mikro.

N I N A N U R H A S A N A H, S E, M M

BAB II LANDASAN TEORI

Teori Produksi dan biaya produksi

Penggunaan Turunan dalam Ekonomi

BIAYA PRODUKSI. Tim Teaching: DR. Ir. HARSUKO RINIWATI, MP ZAINAL ABIDIN, S.Pi, MP, M.BA

THE PRODUCTION PROCESS AND COST (lanjutan) COST FUNCTION

BIAYA PRODUKSI. I. Pengertian Biaya produksi. Nama : Abdul Wahab NPM : Kelas : 1 ID 05

BAB II TEORI DAN PERUMUSAN HIPOTESIS. Tinjauan teori merupakan penjabaran dari teori-teori yang terkait dengan

ANALISIS PERILAKU PRODUKSI ANALISIS PERILAKU PRODUKSI. produksi.

BAB 11 TINJAUAN PUSTAKA

TOTAL PRODUKSI DAN PRODUKSI MARGINAL DENGAN SATU VARIABEL BEBAS : TANAH TENAGA KERJA TOTAL PRODUKSI

PRINSIP EKONOMI DAN APLIKASINYA DALAM USAHATANI

III. KERANGKA PEMIKIRAN

Materi 4 Ekonomi Mikro

Pengantar Ekonomi Mikro

TEORI BIAYA PRODUKSI

III. KERANGKA PEMIKIRAN. Menurut Bachtiar Rivai (1980) yang dikutip oleh Hernanto (1996),

KESEIMBANGAN BIAYA PRODUKSI

Wawong Dwi Ratminah Prodi Teknik Pertambangan FTM, UPN Veteran Yogyakarta

THE COST OF PRODUCTION

Template Standar Powerpoint

PENGANTAR ILMU EKONOMI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan manusia. Produksi dalam hal ini

BAB 4 TEORI PRODUKSI DAN BIAYA PRODUKSI

III KERANGKA PEMIKIRAN

III KERANGKA PEMIKIRAN

DEFINISI TEORI BIAYA PRODUKSI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

III KERANGKA PEMIKIRAN

Biaya produksi tidak dapat dipisahkan dari proses produksi sebab biaya produksi merupakan masukan atau input dikalikan dengan harganya.

Pertemuan Ke 5. Bentuk Pasar

Teori Biaya. Wawong Dwi Ratminah Prodi Teknik Pertambangan FTM, UPN Veteran Yogyakarta

BAB I PENDAHULUAN Tujuan 1. Mengetahui teori-teori produksi 2. Mengetahui fungsi produksi 3. Mengetahui Efisiensi produksi

KONSEP EKONOMI MANAJERIAL ILMU MANAJEMEN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Gambar 1. Kurva Permintaan

TEORI PRODUKSI DAN KEGIATAN PERUSAHAAN

Pengantar ekonomi mikro. Modul ke: 06FEB. Teori perilaku produsen. Fakultas. Erwin Nasution S,E MM. Program Studi Manajement s1

III. KERANGKA PEMIKIRAN. elastisitas, konsep return to scale, konsep efisiensi penggunaan faktor produksi

Template Standar Powerpoint

Teori Ekonomi Mikro BIAYA PRODUKSI

III. KERANGKA PEMIKIRAN. Kerangka pemikiran teoritis meliputi penjelasan-penjelasan mengenai halhal

DAFTAR ISI. ABSTRAK... Error! Bookmark not de KATA PENGANTAR... Error! Bookmark not de DAFTAR ISI... iv DAFTAR TABEL... viii DAFTAR GAMBAR...

Biaya variabel dapat dihitung dari penurunan rumus menghitung biaya total, yaitu:

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. dapat dikerjakan oleh konsumen terdapat komoditi itu. Iswandono

III. KERANGKA PEMIKIRAN

ekonomi Kelas X TEORI PERILAKU PRODUSEN DAN KONSUMEN KTSP & K-13 A. POLA PERILAKU KONSUMEN a. Konsep Dasar Konsumsi

III. KERANGKA PEMIKIRAN

III KERANGKA PEMIKIRAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Fungsi produksi adalah hubungan di antara faktor-faktor produksi

Prosiding Matematika ISSN:

Macam-macam Biaya : Biaya Total (Total cost : TC), yaitu merupakan jumlah keseluruhan dari biaya tetap dan biaya tidak tetap.

TEORI BIAYA. Materi 10. Pengertian Biaya Biaya adalah segala pengorbanan yang harus dikeluarkan untuk tujuan tertentu, yang diukur dalam satuan uang.

4. PRINSIP-PRINSIP EKONOMI DALAM USAHATANI

III. KERANGKA PEMIKIRAN

Transkripsi:

Bahan Kuliah7:Ek_Manajerial

Pendahuluan #1 Produksi adalah proses transformasi input atau sumberdaya menjadi output dalam bentuk barang dan jasa. INPUT (FAKTOR PRODUKSI) PRODUKSI OUTPUT (BARANG ATAU JASA) Input atau Faktor Produksi: adalah sumberdaya atau input yang dipergunakan dalam proses produksi barang dan jasa. Faktor Produksi Tetap (Fixed Inputs), yaitu faktor produksi yang tidak dapat diubah jumlahnya dengan cepat, kecuali dengan biaya yang sangat mahal. Contohnya: tanah, mesin dan peralatan/perlengkapan produksi. Faktor Produksi Berubah (Variable Inputs), yaitu faktor produksi yang jumlahnya dapat diubah-ubah dengan mudah. Contohnya: unskliled labor, bahan baku. 2

Jangka Pendek dan Jangka Panjang Pendahuluan #2 Jangka Pendek, adalah periode produksi dimana minimal satu jenis faktor produksinya adalah faktor produksi tetap (fixed inputs). Jangka Panjang, adalah periode produksi dimana semua faktor produksi dapat diubah-ubah jumlahnya atau variable inputs. Fungsi Produksi: adalah sebuah persamaan, tabel, atau grafik yang memperlihatkan jumlah output maksimum yang dapat diproduksi sebuah perusahaan per periode waktu dengan menggunakan suatu kombinasi imput atau faktor produksi. Q = f (faktor-faktor produksi) Q = f (Kapital, abor, Raw material, Teknologi) 3

Teori Produksi Dengan 1 Input Variabel Teori Produksi yang menjelaskan hubungan antara tingkat produksi dengan satu jenis faktor produksi yang dapat diubah (variable input). Dalam analisa disini diasumsikan variable input yang digunakan dalam proses produksi adalah tenaga kerja. ΔTP Δ Marginal Product of abor (Produski Marginal), yaitu tambahan produksi yang diakibatkan oleh tambahan satu unit tenaga kerja yang digunakan. E AP TP % TP % AP Average Product of abor (Produksi Rata-rata), yaitu ratarata produksi yang dihasilkan oleh setiap satu unit tenaga kerja. Output Elaticity of abor (Elastisitas Output tenaga kerja), yaitu mengukur besarnya perubahan output yang disebabkan peubahan tenaga kerja. 4

(Hukum Hasil ebih Yang Semakin Berkurang #1) The aw of Diminishing Return Apabila faktor produksi yang dapat diubah jumlahnya atau input variabel terus menerus ditambah sebanyak satu unit. Pada mulanya produksi total akan semakin banyak pertambahannya, tetapi sesudah mencapai tingkat tertentu produksi tambahan akan semakin berkurang dan akhirnya mencapai nilai negatif ihat Tabel Tahap Pertama: Produksi total mengalami pertambahan yang semakin besar. Tahap Kedua: Produksi total pertambahannya semakin lama semakin kecil. Tahap Ketiga: Produksi total semakin lama semakin berkurang. 5

(Hukum Hasil ebih Yang Semakin Berkurang #2) The aw of Diminishing Return Tenaga Kerja Produksi Total (TP) Produksi Ratarata per tenaga kerja AP TP Produksi Marginal ΔTP Δ Elatistias Output Tenaga Kerja E % TP % AP Tahap Produksi 0 0 1 3 3 3 1 2 8 4 5 1,25 Tahap Pertama 3 12 4 4 1 4 14 3,5 2 7 Tahap Kedua 5 14 2,8 0 0 12 2-2 -1 Tahap Ketiga

Penggunaan Variabel Input Yang Optimal pada Fungsi Produksi dengan Satu Faktor Produksi #1 Pada fungsi produksi dengan menggunakan satu faktor produksi variabel, yaitu tenaga kerja, seperti pada contoh sebelumnya, untuk menentukan berapa jumlah tenaga kerja yang paling optimal dalam rangka memaksimumkan profit, harus memenuhi kondisi optimalisasi, yaitu: MRP MRC MRP MR = Marginal Revenue Product of abor MRC TC = Marginal Resource Cost of abor Jika maka MR P MRP P 7

Tenaga Kerja Marginal Product Penggunaan Variabel Input Yang Optimal pada Fungsi Produksi dengan Satu Faktor Produksi #2 Marginal Revenue = P Marginal Revenue Product of abor ( MRP ) Marginal resources Cost of abor ( ) MRC 2,5 4 10 40 20 3,0 3 10 30 20 3,5 2 10 20 20 4,0 1 10 10 20 4,5 0 10 0 20 MRP, MRC 40 30 MRC = MRP 20 E MRC = w = 20 10 MRP 8 0 2,5 3,0 3,5 4,0 4,5 Tenaga Kerja

Teori Produksi Dengan Dua Input Variabel #1 Produksi dengan dua jenis faktor produksi yang dapat diubah-ubah jumlahnya, dengan asumsi: Faktor produksi yang dipakai adalah tenaga kerja dan modal. Kedua faktor produksi tersebut dapat saling menggantikan satu sama lain. Kurva Produksi Sama (Isoquant) Menggambarkan gabungan tenaga kerja dan modal yang akan menghasilkan tingkat produksi tertentu yang sama. Gabungan Tenaga Kerja dan Modal untuk Menghasilkan 1000 unit Produksi Gabungan Tenaga Kerja Modal A 1 B 2 3 C 3 2 D 1 9

Teori Produksi Dengan Dua Input Variabel #2 Modal 8. A 4 2 B.. c = 3000 unit C. b = 2000 unit a = 1000 unit D 2 4 8 10 Tenaga Kerja 10

Penggunaan Variabel Input Yang Optimal pada Fungsi Produksi dengan Dua Faktor Produksi Berubah Jika faktor produksi yang dipergunakan adalah tenaga kerja () dan modal (K), maka total biaya yang harus dikeluarkan perusahaan adalah: TC = w + rk TC = Biaya Total (Total Cost) w = harga atau upah per tenaga kerja (wages) r = harga barang modal per unit (rent) Total biaya yang harus dikeluarkan perusahaan untuk membayar tenaga kerja dan modal dapat digambarkan dengan sebuah kurva yang disebut Isocost. Isocost = Garis Ongkos Sama Menggambarkan gabungan faktor-faktor produksi yang dapat diperoleh dengan menggunakan sejumlah biaya tertentu 11

Fungsi Isocost 8 7 5 4 2 TC w rk rk TC w K Modal TC r w r TC1 dimana TC2 TC3 TC4 w r slope isocost Misalnya diketahui: Upah tenaga kerja Rp 2000 per pekerja dan ongkos modal per unit adalah Rp 4000, sedangkan jumlah uang yang dimiliki perusahaan adalah Rp 1.000 Tenaga Kerja 2 4 8 10 12 14 12

Meminimumkan Ongkos Atau Memaksimumkan Produksi Dengan menggabungkan kedua kurva isoquant dan isocost, maka dapat ditentukan penggunakan input yang optimal untuk: Jumlah Produksi maksimum, jika total biaya produksi sudah ditentukan (maximizing output). Total Biaya minimum, jika jumlah produksi yang ingin dicapai sudah ditentukan (minimizing cost). Kedua kondisi optimum tersebut dapat ditentukan pada saat: Kurva isocost bersinggungan dengan kurva isoquant MRTS Atau pada saat: Slope isocost = slope isoquant w r w r K 13 w r K Atau pada saat: Keterangan K Q Q K

Contoh Maximizing Output #1,5 Jika diketahui fungsi produksi, Q 100K 0 Total biaya (TC) = $1000, w = $30 dan r = $40. Tentukan berapa jumlah tenaga kerja (labor) dan modal (kapital) yang harus dipergunakan supaya output (Q) yang dihasilkan maksimum? Dan berapa jumlah output maksimumnya? Jawab : K Q Q K 100()K 100()K 1 1 50K 50K Maka : K w r 14

Contoh Maximizing Output #2 50K 30 TC = w + rk K 50K 40 1000 = 30 + 40 K K K 3 = 30 + 40 (3/4 ) 4 K 3 = 30 + 30 jadi 4K 3 4 = 0 3 = 1000/0 K 4 = 1,7 K = ¾ * 1,7 = 12,5 Sehingga output (Q) maksmimumnya adalah: Q 100K 100(12,5) (1,7) 1443,37 15

Minimazing Cost #1, 0,4 Jika diketahui fungsi produksi, Q 100K 0 dengan w = 20, dan r = 0. Tentukan berapa jumlah tenaga kerja () dan modal (K) yang harus dipergunakan untuk memproduksi output (Q) sebesar 1444 unit, supaya total biayanya minimum? Dan berapa total biaya minimumnya? Jawab: K Q Q K 100(0,4)K 100(0,)K 0, 0,1 0,4 1 0,4 40K 0K 0, 0,4 0, 0,4 1

Minimazing Cost #2 K 40K 40K 0, 0, 0,4 K K 0, K 2 0,4 0,4 0, 0,4 2 jadi 20 0 K 2 K 2 1 3 1444 100K 0, 0,4 100(1/ 3) 0, 0,4 100(1/ 3) 0, 51,73 jadi = 1444/51,73 = 27,91 maka K = 1/3 (27,91) = 9,31 dan total biaya minimum adalah: TC = 20 + 0 K = 20(27,91) + 0(9,31) = 107,59 17

Skala Pengembalian Hasil : Return to Scale#1 Returns to scale menunjukkan tingkat perubahan output sebagai akibat perubahan tetap pada jumlah semua input yang dipergunakan dalam produksi. Ada tiga jenis returns to scale, yaitu: Constant returns to scale: jika semua input dinaikkan dengan jumlah yang tetap, maka output akan bertambah Modal dengan jumlah yang sama B 200Q 3 A 100Q 0 3 Tenaga Kerja 18

Skala Pengembalian Hasil : Return to Scale#2 Increasing returns to scale: jika semua input Modal dinaikkan dengan jumlah yang tetap, maka output akan bertambah dengan jumlah yang lebih besar C 300Q 3 A 100Q Modal 0 Tenaga Kerja Decreasing returns to scale: jika semua input dinaikkan dengan jumlah yang 150Q tetap, maka output akan bertambah dengan jumlah yang lebih kecil B 3 3 A 100Q 0 3 Tenaga Kerja 19