HIPERTIROID DALAM KEHAMILAN

dokumen-dokumen yang mirip
HIPERTIROID DALAM KEHAMILAN

Dr. HAKIMI, SpAK Dr. MELDA DELIANA, SpAK Dr. SISKA MAYASARI LUBIS, SpA DIVISI ENDOKRINOLOGI ANAK FKUSU / RSHAM

BAB I PENDAHULUAN. Berdasarkan Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) yang. terakhir dilaksanakan pada tahun 2007, walaupun menunjukkan

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA. Hormon tiroid disintesis dan disekresi oleh kelenjar tiroid, sintesis dan sekresi

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA. Kelenjar tiroid fetus berasal dari endodermal foregut. Perkembangannya

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. endokrin yang disebabkan karena peningkatan produksi hormone tiroid secara

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL

BAB I PENDAHULUAN. Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI) merupakan salah satu masalah gizi utama di Indonesia.

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Mola Hidatidosa. Matrikulasi Calon Peserta Didik PPDS Obstetri dan Ginekologi

PATOFISIOLOGI DAN IDK DM, TIROID,PARATIROID

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. kesehatan masyarakat baik di Indonesia maupun di dunia. Masalah yang

Journal of Diabetes & Metabolic Disorders Review Article

Kuliah. Melakukan praktikum di lab Membaca literatur dan handout

Nodul Tiroid Yogy Ima Septiana ( )

PENYAKIT HEMOLITIK PADA NEONATUS MADE SUANDIKA SKEP,NS,MKEP CWCCA

BAB I PENDAHULUAN. Selama pertumbuhan dan perkembangan kehamilan bisa saja terjadi sebuah

HUBUNGAN ANTARA INSIDEN IKTERUS NEONATORUM DENGAN PERSALINAN SECARA INDUKSI

BAB II TINJAUAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN. manusia yang memproduksi 2 hormon yaitu tiroksin (T 4 ) dan triiodotironin (T 3

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) memiliki banyak risiko

Hipertensi dalam kehamilan. Matrikulasi Calon Peserta Didik PPDS Obstetri dan Ginekologi

Jurnal Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Infeksi Rubella

SINOPSIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN PERSALINAN PREMATUR DI KAB BOJONEGORO TESIS OLEH INDRAYANTI

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

Persalinan Induksi persalinan diindikasikan pada pre-eklampsia dengan kondisi buruk seperti gangguan

BAB I PENDAHULUAN. dan hcg mempunyai peranan penting dalam perubahan tersebut, yang salah

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN

Pertumbuhan Janin Terhambat. Matrikulasi Calon Peserta Didik PPDS Obstetri dan Ginekologi

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. diabetes, penyakit lupus, atau mengalami infeksi. Prematuritas dan berat lahir

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. membawa oksigen ke berbagai organ tubuh. trimester III atau kadar <10,5 gr% pada trimester II.

uan Tiroid Saat Hamil ngsung pada lbu Hamil dan Bayinya

Hiperemesis Gravidarum. Matrikulasi Calon Peserta Didik PPDS Obstetri dan Ginekologi

Pengelolaan penderita hipertiroidisme dalam kehamilan memerlukan perhatian khusus, oleh karena baik keadaan hipertiroidismenya maupun pengobatan yang

BAB I PENDAHULUAN. Hipertensi dalam kehamilan masih merupakan masalah besar. dalam bidang obstetri, dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi

BAB 1 PENDAHULUAN. masa kehamilan. Anemia fisiologis merupakan istilah yang sering. walaupun massa eritrosit sendiri meningkat sekitar 25%, ini tetap

SINDROM DOWN HIPERBILIRUBINEMIA

BAB I PENDAHULUAN. berfungsi penuh sejak janin berada dalam rahim(kira-kira pada. gestasi minggu ke-8). Tanpa adanya jantung yang berdenyut dan

BAB I PENDAHULUAN. kebidanan dalam suatu negara adalah Kematian Maternal. Kematian

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BUKU PANDUAN KERJA. Keterampilan Anamnesis & Pemeriksaan Pembesaran kelenjar tiroid Penilaian Kelenjar Tiroid - Hipertiroid dan hipotiroid

BAB I PENDAHULUAN. (radioimmunoassay) dan IRMA (immunoradiometric assay), atau metode

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. berkembang seoptimal mungkin sesuai dengan kemampuannya. Pertumbuhan dan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG. Hamil merupakan kodrat bagi wanita, khususnya kehamilan pertama yang

ABSTRAK GAMBARAN KEAMANAN OBAT YANG DIBERIKAN PADA IBU HAMIL BERDASARKAN RESEP PERIODE JANUARI MARET 2013 DI PUSKESMAS KELAYAN TIMUR BANJARMASIN.

Farmakoterapi Gangguan Tiroid. Ema Rachmawati FKK-Farmasi UNeJ

DIABETES MELLITUS I. DEFINISI DIABETES MELLITUS Diabetes mellitus merupakan gangguan metabolisme yang secara genetis dan klinis termasuk heterogen

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. dalam kehamilan (HDK), infeksi, partus lama/macet, dan abortus. 1 Infeksi

HUBUNGAN PARITAS DENGAN KEJADIAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM DI PUSKESMAS PAAL X KOTA JAMBI TAHUN 2012

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. Kehamilan adalah suatu krisis maturitas yang dapat menimbulkan stres,

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

DIABETES MELITUS GESTASIONAL

BAB 2 RADIOTERAPI KARSINOMA TIROID. termasuk untuk penyakit kanker kepala dan leher seperti karsinoma tiroid.

Gambar 2.1. Anatomi Kelenjar Tiroid

Preeklampsia dan Eklampsia

BAB I PENDAHULUAN. Hipertensi dalam kehamilan adalah hipertensi yang terjadi saat kehamilan

BAB I PENDAHULUAN. Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolisme dari karbohidrat,

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

Diagnosis dan Tata Laksana Hipertiroid

BAB I PENDAHULUAN. Pada zaman modern ini banyak ibu yang memilih melakukan

BAB I PENDAHULUAN. Pada umumnya kehamilan berkembang dengan normal dan. menghasilkan kelahiran bayi yang sehat dan cukup bulan melalui jalan lahir,

Riwayat Penyakit Sekarang Nyeri pinggang menjalar keari-ari (+) sejak 8 jam yang lalu

BAB I PENDAHULUAN. kematian per kelahiran hidup. (Kemenkes RI 2015,h.104). Pada tahun

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Mual (nausea) dan muntah (emesis gravidarum) adalah gejala yang wajar dan

4/28/2012. Obat-obat Endokrin. Dea Arie Kurniawan. 4/28/2012 Kuliah Farmakologi Keperawatan 2

IBU DGN MOLAHIDATIDOSA, PLASENTA PREVIA, ABRUPSIO PLASENTA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Secara terminologi kedokteran abortus ialah suatu keadaan yang tidak

BAB I PENDAHULUAN. berperan sebagai salah satu penyulit kehamilan. 1. (AKI) di Indonesia masih merupakan salah satu yang tertinggi di Asia

BAB I PENDAHULUAN. jumlah serta tingkat kompleksitasnya. 2. penyakit jantung semakin meningkat. 3 Di Washington, Amerika Serikat,

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. orangtua kepada anaknya sejak masih dalam kandungan. Talasemia terjadi akibat

Perawatan kehamilan & PErsalinan. Intan Silviana Mustikawati, SKM, MPH

BAB I PENDAHULUAN. Proses kehamilan, persalinan, nifas merupakan suatu proses fisiologis

BAB I PENDAHULUAN. panjang badan 50 cm (Pudjiadi, 2003). Menurut Depkes RI (2005), menyatakan salah satu faktor baik sebelum dan saat hamil yang

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Kanker ovarium merupakan keganasan yang paling. mematikan di bidang ginekologi. Setiap tahunnya 200.

XII. Pertimbangan untuk bayi dan anak koinfeksi TB dan HIV

BAB I PENDAHULUAN. yang diawali terjadinya ketuban pecah dini. Akan tetapi sulit menentukan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Kanker Rahim - Gejala, Tahap, Pengobatan, dan Resiko

BAB I PENDAHULUAN. gangguan pada berbagai organ. Sampai saat ini preeklamsia masih merupakan

BAB I PENDAHULUAN. berkembang secara bermakna setelah 2 minggu (Harper, 2005). 75% di antaranya berada di Asia, Afrika (20%), dan Amerika Latin (5%).

BAB I PENDAHULUAN. kematian maternal (maternal mortality). Menurut World Health

ACE Inhibitor di Awal Masa Kehamilan. Web site: Desember 1998 Medsafe Editorial Team

BAB I PENDAHULUAN. dalam kandungan, pada keadaan ini Free thyroxine (FT4) yang merupakan

Kehamilan Resiko Tinggi. Oleh Dokter Muda Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Andalas 2013

Penggunaan Obat pada Anak FARMAKOTERAPI PADA KELOMPOK KHUSUS. Penggunaan Obat pada Anak. Alfi Yasmina. Dosis: berdasarkan usia, BB, LPT

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang .

BAB 1 PENDAHULUAN. kontrasepsi.proses tersebut akan menentukan kualitas sumber daya manusia

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. terdiri dari ovulasi, migrasi sperma dan ovum, konsepsi dan pertumbuhan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. plasenta) yang telah cukup bulan atau dapat hidup di luar kandungan melalui

Kanker Payudara. Breast Cancer / Indonesian Copyright 2017 Hospital Authority. All rights reserved

FARMAKOTERAPI PADA KELOMPOK KHUSUS

Transkripsi:

HIPERTIROID DALAM KEHAMILAN MASITA FUJIKO Divisi Fetomaternal, Departemen Obgin FK UNHAS/ RS Dr.Wahidin Sudirohusodo Makassar

Hipertiroid adalah kondisi klinik dan biokimiawi yang menunjukkan meningkatnya kadar hormon Tiroid Hiperaktivitas kelenjar tiroid Ditemukan 0,1-0,4% dalam kehamilan dan banyak disebabkan 0leh penyakit Grave (85%)

Kehamilan akan menyebabkan perubahan struktur dan fungsi kelenjar tiroid ibu Perubahan fisiolofis peningkatan hormon tiroid 40-100% untuk keperluan ibu dan janin Menyulitkan penegakan diagnosis penyakit atau menentukan adanya kelainan tiroid Gejala seperti cemas, berkeringat, dispneu, takikardi, murmur sistole pada jantung juga sering ditemukan pada kehamilan normal

Hipertiroid yang tidak terdeteksi dan diberi penanganan maksimal Meningkatkan risiko keguguran, solusio plasenta, persalinan prematur Pada ibu komplikasi aritmia jantung, gagal jantung kongestif dapat terjadi Badai tiroid dalam kasus yang memburuk morbiditas dan mortalitas

Poros hipothalamus hipofise organ target kelenjar tiroid

BIOSINTESIS HORMON TIROID

Didalam sirkulasi jumlah T4 yang berikatan dengan globulin (TBG) di hepar lebih banyak dibandingkan T3 T3 bentuk yang paling aktif T4 TBG T3 T3 dan T4 yang bekerja pada sel organ target

Pada kehamilan dengan gemelli peningkatan HCG dapat semakin tinggi Hipertiroid Studi pada 63 women with hcg concentrations >200,000 IU/L, TSH (0.2 miu/l) dan 67% dari 100% jika konsentrasi hcg >400,000 IU/L

Faktor pencetus hipertiroid dalam kehamilan Hipertiroid dalam kehamilan pada umumnya disebabkan oleh penyakit autoimun Grave. Penyebab yang lainnya, adalah struma multinodular, adenoma toksik, tiroiditis Grave disease proses autoimun antibody tiroid menempel dan mengaktivasi reseptor TSH hiper fungsi dari kelenjar tiroid Episode kekambuhan riwayat hipertiroid

Transien hipertiroidisme didiagnosis pada sekitar 3-5 % dari kehamilan dan termasuk wanita dengan hiperemesis gravidarum, kehamilan kembar dan mola hidatidosa B HCG meningkat pada trimester pertama puncaknya pada minggu 10-12 kehamilan TSH menurun dan FT4 normal

DIAGNOSIS Pada kasus yang jelas diagnosis klinis kehamilan dengan hipertiroid mudah ditegakkan Sebaliknya pada kasus yang ringan secara klinis maupun laboratorium sulit untuk membuat diagnosis Diagnosis hipertiroidisme harus selalu dikonfirmasi oleh pengukuran FT 4 dan TSH TSH < 2.5 miu/l (trimester pertama) setelah < 3.0 miu/l Hipertiroidisme, TSH< 0,1 miu/l

PRINSIP PENATALAKSANAAN Implementasi bertujuan memberikan perawatan terbaik untuk ibu hamil dan mencegah efek buruk pada ibu, janin dan neonatus 1.Observasi 2.Obat anti tiroid 3.β Blocker 4.Operatif ( Tiroidektomi)

2015

100 evidence-based recommendations

KONSEKUENSI PENGGUNAAN OBAT ANTI TIROID EFEK SAMPING OAT EFEK TERATOGENIK OAT RESIKO HIPOTIROID BAYI

PTU Vs Methimazol Methimazole (MMI) dan propylthiouracil (PTU) adalah standar OAT pengobatan hipertiroidisme pada kehamilan PTU memhambat sintesis T4 dan T3 di kelenjar tiroid dan menghambat konversi T4 menjadi T3 di perifer sedang Metimazol menghambat proses Oksidasi Iodida di kel tiroid Efek teratogenik dari MMI dan PTU masih banyak kontroversi. ( MMI > PTU ). PTU lebih dianjurkan pada trimester pertama dan dapat dilanjutkan dengan MMI setelah trimester ke dua Penggunan PTU pertimbangkan efek hepatotoksik

Dosis obat tergantung pada keadaan hipertiroid dan minggu gestasi Pada awal kehamilan sebelum terbentuknya plasenta, diberikan dengan dosis 3 sampai 4 kali 100 mg sehari, sedangkan MMI 3 kali 10 mg sehari Setelah keadaan eutiroid tercapai maka dosis dapat diturunkan Target TSH 0,1-2,5 trimester pertama dan 0,3-3,0 trimester kedua dan tiga ft4 serum (rujukan 10-26 pmol/l), ft3 (rujukan 3 7 pmol/l) Kasus Graves disease pengobatan sampai 1-2 tahun. ( TSH, T3, T4 N 6 bulan prognosis baik) Pada umumnya dengan dosis PTU 100-200 mg/hari dan MMI 10-15 mg/hari selama hamil tidak akan memberikan efek hipotiroid pada anak

Pertimbangan pemberian Beta-blocker dalam kehamilan Mengontrol gejala hypermatabolik ( takikardi, tremor dsb) Dosis aman digunakan 40 mg selama 3 minggu tidak berbahaya terhadap bayi

Konsekwensi pemberian OAT pada janin Dosis tinggi OAT dapat menyebabkan hipotoroid Karbimasol scalp defect ( aplasia kutis) Dosis PTU dibawah 150 mg/hari dan karbimasol 15 mg/hari umumnya tidak menyebabkan masalah pada fetus

KRISIS TIROID DAN PELAKSANAANNYA Kejadian akut atau eksaserbasi akut dari hipertiroid

Rekomendasi tingkat A 1 Rekomendasi pertama (tidak melakukan screening universal untuk penyakit tiroid pada kehamilan). 2. TSH adalah tes skrining lini pertama untuk menilai status tiroid pada kehamilan. 3. TSH dan FT4 harus diukur untuk mendiagnosis penyakit tiroid pada kehamilan. 4. Wanita hamil dengan hipertiroidisme yang jelas harus ditangani dengan thioamide untuk meminimalkan hasil yang merugikan risiko. 5. FT4 harus dipantau pada wanita hamil dengan hipertiroidisme dan thioamide dosis disesuaikan.

Mempertahankan euthyroidism di pasien ini adalah sangat penting. beberapa studi telah menunjukkan bahwa penatalaksanaan maksimal pasien hipertiroid dalam kehamilan akan meningkatkan out come ibu dan bayi.

TERIMA KASIH