LAPORAN HASIL DISKUSI BAB IV LANDASAN PENELAAHAN ILMU ONTOLOGI, EPISTEMOLOGI, DAN AKSIOLOGI DI SUSUN OLEH : KELOPOK IV RICKY R R KUBIS DIDI YUDHA POPITOD JHONLY LAHEA
Deskripsi Filsafat ilmu merupakan kajian atau telaah secara mendalam terhadap hakikat ilmu. Filsafat ilmu hendak menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai hakikat ilmu tersebut, antara lain: objek apa yang ditelaah ilmu bagaimana memperoleh ilmu dan untuk apa ilmu digunakan Landasan penelaahan ilmu Secara singkat uraian landasan ilmu itu adalah sebagai berikut : Landasan ontologi adalah tentang objek yang ditelaah ilmu Landasan epistemologi adalah cara yang digunakan untuk menkaji atau menelaah sehingga diperolehnya ilmu tersebut. Landasan aksiologi adalah berhubungan dengan penggunaan ilmu tersebut dalam rangka memenuhi kebutuhan manusia.
Tujuan Pembelajaran Pembelajaran pada topik ini adalah menjelaskan tentang landasan penelaahan ilmu terdiri dari ontologi ilmu, epistemologi ilmu, dan aksiologi ilmu. Ketiga hal tersebut diuraikan dalam upaya untuk menggambarkan hakikat keberadaan ilmu. Ontologi Ilmu Ontologi terdiri dari dua suku kata, yakni ontos dan logos. Ontos berarti sesuatu yang terwujud dan logos berarti ilmu. Jadi ontologi dapat diartikan sebagai ilmu atau teori tentang wujud hakikat yang ada. Ontologi sebagai cabang filsafat yang membicarakan tenteng hakikat benda bertugas untuk memberikan jawaban atas pertanyaan. Ontologi salah satu kajian kefilsafatan yang paling kuno dan berasal dari yunani.tokoh yunani yang memiliki pandangan yang bersifat ontologis dikenal seperti salah satunya adalah plato. Ontologi, secara sederhana dapat dirumuskan sebagai ilmu yang mempelajari realitas atau kenyataan konkret secara kritis.dari teori hakikat (ontologi) ini kemudian muncullah beberapa aliran dalam filsafat, antara lain : filsafat materialism,filsafat idealism,filsafat dualisme,filsafat skeptisisme,dan filsafat agnostisisme.
Epistemologi Ilmu Epistemologi berasal dari kata episteme yang berarti pengetahuan dan logos yang berarti ilmu. Jadi epistemologi adalah ilmu yang membahas tantang pengetahuan dan cara memperolehnya. Epistemologi disebut juga teori pengetahuan. Epistemologi bertalian dengan defenisi dan konsep-konsep ilmu, ragam ilmu yang bersifat nisbi dan niscaya,dan relasi eksak antara alim (subjek) dan ma lum (objek). Dengan kata lain, epistemology adalah bagiaan filsafat yang meneliti asal ususl,asumsi dasar,sifat-sifat, dan bagaimana memperoleh pengetahuan menjadi penentu penting dalam menanyakanapa yang dapat kita ketahui sebelum menjelaskannya. Aksiologi Ilmu Aksiologi adalah cabang filsafat yang membicarakan tentang orientasi atau nilai suatu kehidupan. Aksiologi disebut juga teori nilai, karena ia dapat menjadi sarana orientasi manusia dalam usaha menjawab suatu pertanyaan yang amat fundamental. Landasan aksiologi adalah berhubugan dengan penggunaan ilmu tersebut dalam rangka memenuhi kebutuhan manusia.
Relevansi Epistemologi,Ontologi,dan aksiologi dengan ilmu politik Ontologi ilmu adalah pengetahuan atau ajaran tentang segala sesuatu yang berbeda. Ontology memilki banyak pembagian baik itu berdasarkan jumlah,sifat,maupun berdasarkan proses. Epistemologi adalah merupakan salah satu cabang filsafat yang mempelajarisecara mendalam dan redikal tentang asal mula pengetahuan.aksiologi adalah cabang filsafat yang membicarakan tentang orentasi atau nilai suatu kehidupan. Atau dapat juga diartikan ilmu yang menyoroti masalah nilai dan kegunaan ilmu pengetahuan. KESIMPULAN Pada dasarnya landasan pengkajian atau penelaahan ilmu, baik ontology, epistemology, dan aksiologi sangat berhubungan. Sesuai dengan pembahasan yang telah disajikan melalui paper ini, kami kelompok mengambil kesimpulan bahwa hubungan antara 3 landasan pengkajian ilmu yaitu, ketika ilmu sudah ditemukan maka harus ada objek yang akan dikaji, dari pengkajian itu maka dapat di pelajari kenyataan dari objek itu secara kritis artinya menunjukan apa dan bagaimana objek pada kenyataannya, sampai ke akar-akar. Dan itulah yang di namakan filsafat. kemudian harus ada cara untuk memperoleh pengetahuan agar supaya ilmu pengetahuan itu bukan saja menjadi sesuatu yang hanya bersifat diam saja tetapi harus menjadi dinamis artinya dapat digunakan melalui penelitian dan pengkajian suatu objek untuk terus mengasah ilmu pengetahuan yang sudah ada agar segala sesuatu dapat dinilai dengan kekrtisan artinya, dapat memberi jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang sukar sekalipun dari suatu realita kehidupan.
TANYA JAWAB KELOPOK Pertanyaan 1) Jelaskan bagaimana cara mengetahui TUHAN itu ada menurut Ilmu Ontologi..?(Julban Masloman) Jawaban 1) Di zaman sekarang ini manusia sulit membuktikan secara realitas bahwa TUHAN itu ada sesuai dengan kepercayaan orang Kristen pada zaman dahulu mereka dapat melihat karya dan perbuatan Tuhan Allah melalui Yesus Kristus sehingga terbentuklah kepercayan mereka kepada Tuhan melalui pembuktian realitas yang ada untuk manusia yang hidup di zaman sakarang ini adanya Tuhan di rasakan dan di yakini melalui iman dan pembuktiannya ada didalam ALKITAB jadi pada akikatnya di lihat dari kacamata Fisafat Tuhan tidak ada di mana-mana tetapi di mana-mana ada dibawah kuasa Tuhan.(Ricky R R Kubis)-Anggota kelopok IV