DIKTAT BAHASA RAKITAN

dokumen-dokumen yang mirip
Bab 1. Pemrograman dan Bahasa Rakitan. 1.1 Pendahuluan

PEMROGRAMAN BAHASA RAKITAN

Sejarah Mikrokontroler

Bahasa Pemrograman Assembler 8051

BAB I TUGAS MATA KULIAH SISTEM MIKROPROSESOR DOSEN PEMBERI TUGAS : FATAH YASIN, ST, MT.

Mata Kuliah : Bahasa Rakitan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

BAB 3 MODE AKSES MEMORI, PENGGUNAAN VARIABEL DAN STACK

REGISTER Register-register yang terdapat pada mikroprosesor, antara lain :

ORGANISASI DAN ARSITEKTUR KOMPUTER. rsp oak informatika

KALKULATOR ASSEMBLY Lutfi Budi Ilmawan

8/4/2011. Microprocessor & Microcontroller Programming. Bahasa Pemrograman. Bahasa Pemrograman. Bahasa Pemrograman

Karakteristik Instruksi Mesin

Web Site :

Abstrak. Pendahuluan

Organisasi & Arsitektur Komputer

MODUL I PENGENALAN ASSEMBLY

Secara fisik, kerja dari sebuah mikrokontroler dapat dijelaskan sebagai siklus

Daftar Isi. Daftar Isi Pertemuan 6: Perintah Masukkan dari Keyboard P6.1. Teori Masukkan dari Keyboard... 3

DASAR KOMPUTER. Assembly Language

INTRUKSI-INTRUKSI BAHASA PEMROGRAMAN ASSEMBLY

PERTEMUAN BAHASA PEMOGRAMAN DAN FORMAT BILANGAN MIKROKONTROLER

Materi 3. Komponen Mikrokomputer SYSTEM HARDWARE DAN SOFTWARE DADANG MULYANA

Disusun Oleh Kelompok 5 : Abdul Haris Nabu Muh. Eka A.P Paputungan Afner Mengi Deasry Potangkuman Aufry Masugi Adel Mamonto

Pengantar sistem komputer

LAPORAN PRAKTIKUM ORGANISASI KOMPUTER & BAHASA ASSEMBLY PROGRAM OPERASI ARITMATIKA. Kelas : INF 2B Praktikum 1 Nama : Fernalia NIM : J3C212210

Percobaan 2 I. Judul Percobaan Sistem Kendali Digital Berbasis Mikrokontroler

Sistem Komputer. Komputer terdiri dari CPU, Memory dan I/O (Arsitektur Von-Neumann) Ada tiga bus dalam sistem komputer

Diktat Kuliah intel 8088

BAHASA PEMROGRAMAN MIKROKOMPUTER

Kuis : Bahasa Rakitan (UAS)

Arsitektur Set Instruksi. Abdul Syukur

Pada pembahasan kali ini, digunakan instruksi MOV untuk menjelaskan mode pengalamatan data. Format penulisannya adalah :

Apa Itu PLC? Gambar 1.1 Penggunaan PLC di industri

BAHASA RAKITAN. Kuliah I : Pengenalan. Universitas Gunadarma. Bahasa Rakitan

BAHASA PEMOGRAMAN AT89S/Cxx (assembly)

Microcontroller: Bahasa Pemrograman Assembly 8051

R E G I S T E R. = Code Segment Register = Data Segment Register = Stack Segment Register = Extra Segment Register. 3.

LAPORAN PRAKTIKUM ORGANISASI KOMPUTER & BAHASA ASSEMBLY PROGRAM POINTER OPERASI ARITMATIKA

Mengenal bahasa assembly

MIKROPROSESOR REGISTER-REGISTER MIKROPROSESOR INTEL

Sistem Bilangan & Dasar Assembler Dadang Mulyana

Struktur Fungsi CPU. Mata Kuliah Arsitektur Komputer Program Studi Sistem Informasi 2013/2014 STMIK Dumai -- Materi 03 --

intruksi kepada CPU untuk mengakses sistem operasi. BIOS tersimpan pada Read Only

MIKROKONTROLER Yoyo Somantri dan Egi Jul Kurnia

Apa itu Mikrokomputer?

Pertemuan Ke-12 RISC dan CISC

BAHASA DAN PENGEMBANGAN PROGRAM MIKROPROSESOR

KONFIGURASI PIN-PIN MIKROPROSESOR Z 80. Yoyo somantri Dosen Jurusan Pendidikan Teknik Elektro FPTK Universitas Pendidikan Indonesia

Bagian 2 STRUKTUR CPU

PERTEMUAN : 4 EKSPLORASI DEBUG

Daftar Isi. Daftar Isi Pertemuan 2: Pengenalan Debug dan Interrupt P2.1. Teori Pengenalan DEBUG... 3

Teknologi Scalar untuk meningkatkan Kinerja Prosesor

Menggunakan Bahasa Pemrograman Assembly

Memori Semikonduktor

Mikrokontroller Berbasiskan RISC 8 bits

Pendahuluan BAB I PENDAHULUAN

Struktur CPU 3/23/2011

Pertemuan ke - 5 Struktur CPU

BAB 2 LANDASAN TEORI. bisa digunakan untuk memindahkan program yang ber-ekstention.hex ke Flash,

Mikroprosesor. Bab 3: Arsitektur Mikroprosesor. INTEL 8086 Generasi Awal Prosesor PENTIUM. Arsitektur Mikroprosesor 1

Arsitektur dan Organisasi Komputer. Set instruksi dan Pengalamatan

BAB 1 PENDAHULUAN. dengan penerapannya yang semakin luas pada alat-alat elektronik dari segi audio dan

I. PENGENALAN Pendahuluan

Pengantar Bahasa Rakitan

BAB V MEMULAI DENGAN ASSEMBLY

Pertemuan ke 7 Mode Pengalamatan. Computer Organization Eko Budi Setiawan

Diktat Kuliah Organisasi dan Interaksi

SISTEM KERJA MIKROPROSESOR

STRUKTUR CPU. Arsitektur Komputer

Intermediate Code Form

A. Pemahaman Awal. Oleh : Fiftin Noviyanto

BAB III ALGORITMA DAN PERANCANGAN ALGORITMA DAN PERANCANGAN

STRUKTUR FUNGSI CPU. Menjelaskan tentang komponen utama CPU. Membahas struktur dan fungsi internal prosesor, organisasi ALU, control unit dan register

Modul Kuliah Bahasa Rakitan. Harry Witriyono, M.Kom. I. Bahasa Rakitan, Microprocessor dan Bilangan

Modul Pengantar Aplikasi Komputer (PAK 240) Prodi S1 P.Akuntansi UNY Pengampu : Annisa Ratna Sari, S.Pd PENGENALAN KOMPUTER

Mata Kuliah : Bahasa Rakitan Materi ke-3

Organisasi Sistem Komputer

Central Processing Unit ( CPU )

Organisasi Komputer. Candra Ahmadi, MT

PEMROGRAMAN KOMPUTER DASAR. Kuliah ke-1

Komputer memiliki dua komponen utama. Yang pertama adalah hardware (perangkat keras) yang tersusun atas komponen elektronik dan mekanik.

Mikroprosesor. Pertemuan 8. By: Augury

PETA MEMORI MIKROPROSESOR 8088

BAB V SISTEM PENGOLAHAN DATA KOMPUTER (Arsitektur Komputer) "Pengantar Teknologi Informasi" 1

Hanif Fakhrurroja, MT

Bab 2 Pengenalan Sistem Komputer

SET INSTRUKSI. Organisasi dan Arsitektur Komputer

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH ARSITEKTUR KOMPUTER (TK) KODE / SKS KK /4

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

PENGERTIAN REGISTER. Arsitektur Mikroprosesor INTEL 8086 Tinjauan Umum

Pertemuan ke 6 Set Instruksi. Computer Organization Dosen : Eko Budi Setiawan

BAB IV HASIL PENGUKURAN DAN PENGUJIAN ALAT SISTEM PENGONTROL BEBAN DAYA LISTRIK

Pemrograman Assembler dengan Debug

PERTEMUAN 1 PENGENALAN MIKROPROSESOR

7.1 Pendahuluan. 7.2 Central Processing Unit (CPU)

Mikroposesor-berbasis Sistem PC

MODUL III FLOW CONTROL INSTRUTIONS

PERANCANGAN MODUL PRAKTIKUM MIKROPROSESOR DAN SISTEM KONTROL MIKROPROSESOR BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA8535 PADA LABORATORIUM UIN ALAUDDIN MAKASSAR

PENGENALAN KOMPUTER. Sistem Komputer. Dian Palupi Rini, M.Kom

Transkripsi:

DIKTAT BAHASA RAKITAN Riki Ruli S Modul I dan II Page 1

PERTEMUAN : 1 PENGENALAN BAHASA ASSEMBLY Deskripsi singkat : Dalam pertemuan ini akan dibahas mengenai pengenalan sistem komputer dan bahasa assembly serta masalah-masalah yang dapat diselesaikan dengan bahasa assembly. Tujuan Pembelajaran : 1. Dapat memahami fungsi dan konsep dua bidang ilmu yang berbeda yang memiliki hubungan yaitu perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). 2. Dapat memahami dan mampu menerangkan perbedaan antara bahasa pemrograman assembly mikrokontroler dan mikroprosesor. 1.1 Pengenalan Sistem Komputer Secara umum komputer terbagi atas dua macam ilmu yang berbeda. Pertama, perangkat keras (hardware). Bidang disiplin ilmu yang diperlukan adalah pengetahuan tentang ilmu Fisika atau elektronika. Kedua, perangkat lunak (software). Fungsinya adalah sebagai pengatur hardware. Tanpa software, komputer bukanlah suatu barang yang berguna, tetapi hanyalah sebuah benda yang tidak lebih berupa gabungan atau rakitan komponen-komponen dalam sebuah rangkaian yang saling terhubung. Dalam perangkat keras, komponen yang paling penting adalah mikroprosesor, selain komponen pendukung lainnya seperti memori, hardisk, DVD, dan lainnya. Mikroprosesor pertama di dunia adalah Intel 4004, yang merupakan mikroprosesor 4-bit sebuah kontroler yang bisa diprogram dalam sebuah chip. Mikroprosesor tersebut mampu mengalamati 4096 lokasi memori selebar 4-bit. Mikroprosesor 4004 hanya memiliki 45 instruksi. Mikroprosesor ini digunakan dalam sistem video game pertama dan sistem kontrol kecil berbasis mikroprosesor. Masalah utama mikroprosesor pertama ini adalah kecepatan, lebar word, dan ukuran memorynya. Evolusi mikroprosesor 4 bit berakhir adalah ketika Intel mengeluarkan 4040. Mikroprosesor 4040 beroperasi pada kecepatan yang lebih tinggi meskipun tidak ada peningkatan dalam hal lebar word dan ukuran memori. Walaupun terjadi evolusi, ada beberapa yang masih bertahan pada aplikasi tingkat rendah, seperti oven microwave dan sistem kontrol Modul I dan II Page 2

kecil. Sampai saat ini ditahun 2012, prosesor canggih dari Intel adalah Intel Core i7 yang berisi lebih dari 700 jutaan transitor didalamnya dan dengan kecepatan orde gigahertz, disamping itu banyak yang membuat para kompatibelnya, seperti prosesor AMD. Mikroprosesor adalah piranti keras yang tidak akan bisa bekerja kalau tidak ada perangkat lunak. Inilah yang membedakan mikroprosesor dengan rangkaian digital diskrit. Kemampuannya untuk diprogram, dan diprogram ulang adalah suatu kelebihan didalam sistem mikroprosesor. Contohnya dalam suatu sistem pengendali lampu lalu lintas dengan rangkaian diskrit perlu menambahkan atau merubah rangkaian bila diperlukan perubahan sistem, tetapi dengan sistem mikroprosesor, bisa dilakukan dengan hanya merubah program. Perhatikan juga bahwa PC saat ini bisa multi fungsi dengan hanya mengganti programnya saja. Dalam perkembangannya, mikroprosesor dibuat menurut kebutuhan aplikasinya yang lebih spesifik, dalam hal ini menjadi beberapa jenis, yaitu; Mikoprosesor RISC (Reduced Instruction Set of Computing) dan CISC (Complex Instruction Set of Computing). Jenis ini yang digunakan untuk pengolahan informasi dengan software yang rumit dan digunakan untuk kebanyakan PC saat ini. Pengolah Sinyal Digital DSP (Digital Signal Processor). Memiliki software dan hardware yang ditujukan untuk mempermudah memproses sinyal-sinyal digital. Digunakan pada perangkat audio video modern seperti VCD, DVD, home teater dan juga pada card-card multimedia di komputer. Mikroprosesor dapat bekerja karena didalamnya terdapat bahasa-bahasa mesin (machine languages) yang telah "dimasukkan" terlebih dahulu ke dalam memory sistem rangkaian berbasis mikroprosesor itu. Di dalam sebuah mikroprosesor, paling tidak terdiri dari rangkaianrangkaian digital: memory/register, pengolah logika aritmatika, rangkaian kontrol operasi sekuensial. Modul I dan II Page 3

Gambar 1.1 Skema Mikroprosesor Mikrokontroler adalah salah satu bagian dasar dari suatu sistem komputer. Meskipun berbentuk jauh lebih kecil daripada personal komputer (PC) dan mainframe, mikrokontroler dibangun dari elemen-elemen dasar yang sama. Secara sederhana, komputer akan menghasilkan keluaran spesifik berdasarkan masukan yang diterima dan program yang dikerjakan. Seperti umumnya komputer, mikrokontroler adalah alat yang mengerjakan instruksi-instruksi yang diberikan kepadanya. Tahun 1976 Intel meluncurkan mikrokontroler pertama yang disebut seri MCS-48 yang berisi lebih dari 17.000 transistor, hingga saat ini seri ini masih digunakan untuk aplikasi khusus. Mikrokontroler, adalah mikroprosesor yang dikhususkan untuk instrumentasi dan kendali. Contoh aplikasi pada kendali motor, berperan seperti PLC (Programmable Logic Controller), pengaturan pengapian dan injeksi bahan bakar pada kendaraan bermotor atau alat mengukur suatu besaran, seperti suhu, tekanan, kelembaban dan lain-lain. Sebagaimana dijelaskan diatas, mikrokontroler adalah pengembangan dari mikroprosesor untuk keperluan instrumentasi sederhana, misalnya untuk pengaturan motor, pengaturan permukaan cairan, pengukuran suhu, ph, konduktifitas, aplikasi PLC sederhana dan semacamnya. Mikrokontroler adalah suatu chip yang dibuat dengan ciri-ciri kekhasannya, biasanya adalah ; Memiliki memory internal relatif sedikit. Memiliki unit I/O langsung Pemroses bit, selain byte Memiliki perintah / program yang langsung berhubungan dengan I/O Program relatif sederhana. Modul I dan II Page 4

Beberapa varian memiliki memori yang tidak hilang bila catu padam didalamnya untuk menyimpan program Sedangkan dalam hal aplikasi, sistem mikokontroler memiliki karakteristik sebagai berikut; Memiliki program khusus yang disimpan dalam memori untuk aplikasi tertentu, tidak seperti PC yang multifungsi karena mudahnya memasukan program. Program mikrokontroler relatif lebih kecil daripada program-program pada PC. Konsumsi daya kecil. Rangkaian sederhana dan kompak Murah, karena komponen sedikit Unit I/O yang sederhana, misalnya keypad, LCD, LED, Latch. Lebih tahan terhadap kondisi lingkungan ekstrem misalnya temperatur, tekanan, kelembaban dan sebagainya. Gambar 1.2 Struktur Sistem Komputer 1.2 Bahasa Assembly Bahasa assembly diprakarsai oleh IBM pada tahun 1956-1963. Bahasa assembly termasuk bahasa tingkat rendah (low level language). Pada tahun 1957, sebuah tim yang dipimpin oleh John W. Backus berhasil mengembangkan sebuah bahasa baru yang lebih mengarah pada Modul I dan II Page 5

keperluan untuk menganalisis persoalan numeric. Bahasa assembly disebut bahasa level-bawah karena dalam struktur dan fungsi dekat dengan bahasa mesin. Sebaliknya, bahasa tingkat tingggi seperti Pascal, Basic, Fortran, Cobol, C/C++, JAVA mempunyai perintah-perintah yang handal yang diterjemahkan ke dalam berbagai instruksi mesin oleh kompiler. Ekstensi yang dihasilkan dari bahasa assembly adalah file dengan ekstensi COM dan EXE. Secara umum kedua jenis file tersebut memiliki perbedaan antara program yang berkestensi COM dan EXE, yang merupakan ukuran luas daerah yang menyebabkan kelainan pemrograman dalam assembler. Bahasa assembly adalah bahasa pemrograman dengan korespondensi satu-satu antara perintah-perintah/pernyataannya dan bahasa mesin komputer. Bahasa assembly tidak satu jenis sebagaimana CPU komputer pun bermacam-macam. Setiap bahasa assembly secara langsung dipengaruhi oleh set instruksi mesin komputer dan arsitektur perangkat keras. Secara singkat, bahasa assembly IBM-PC mengacu pada istruksi-instruksi yang dikenali oleh keluarga mikroprosesor Intel 8086-80486. Assembler adalah program yang mengkonversi kode program sumber ke dalam bahasa mesin. Pada tulisan ini akan mengacu pada assembler yang membuat instruksi mesin untuk mikrokomputer IBM yang sesuai. Semua kompter tersebut menggunakan mikroprosesor keluarga intel, mulai dari intel 8088 sampai 80486. Program akan berjalan dibawah sistem operasi PC-DOS/MS-DOS versi 3.0 atau lebih tinggi. Terdapat dua assembler yang dikenal baik untuk IBM-PC yaitu MASM (Microsoft Assembler) dan TASM (Turbo Assembler). Bahasa assembly adalah kumpulan instruksi yang spesifik untuk sistem komputer tertentu. Assembler adalah program yang menerjemahkan program yang ditulis dalam bahasa assembly ke dalam bahasa mesin, yang dapat dieksekusi oleh komputer. Setiap tipe komputer memiliki bahasa assembly yang berbeda, karena rancangan komputer mempengaruhi instruksi yang dapat dieksekusi. 1.3 Elemen Bahasa Assembly Seiring dengan perkembangan mikroprosesor yang telah disebutkan pada penjelasan sebelumnya. Pemrograman assembly juga berkembang mulai dari tasm 1.9, 2.0, hingga 5.01 yang bisa digunakan untuk meng-compile hingga 32 bit, sedangkan untuk 64 bit bisa digunakan Modul I dan II Page 6

FAsm (Fast Assembler), pada saat dicompiler menjadi file ekesekusi yang dikonversi menjadi 32 bit. Semua itu tergantung pada linker (yang mengubah file obj menjadi file COM ataupun EXE). Bahasa assembly dikategorikan sebagai bahasa tingkat rendah (low level language). Hal itu untuk menggambarkan kekhususannya sebagai bahasa yang berorientasi pada machine dependent. Ciri dari perbedaan antara bahasa assembly dan bahasa mesin, bahasa assembly merupakan representasi teks dari bahasa mesin, yang dimana satu statement merepresentasikan satu instruksi mesin dan sebagai lapisan inti antara program bahasa tingkat tinggu dan kode mesin. Sedangkan bahasa mesin merupakan bahasa alamiah/ibu dari sebuah sistem komputer dengan instruksi dalam words (kata) di lakukan dengan beberapa set intruksi yang direpresentasikan dalam bit ke operasi mesin yang akan dieksekusi oleh hardware. Gambar 1.3 Level Bahasa Sistem Komputer Modul I dan II Page 7

Applications High Level Language Low Level language Hardware Assembly Language C,VB,JAVA Word, Excel,Photoshop Gambar 1.4 Komputer Architecture Languages Dalam bahasa assembly program sumbernya menganut prinsip 1 baris untuk satu perintah, setiap baris perintah tersebut bisa terdiri atas beberapa bagian, yaitu bagian label, bagian mnemonic, dan bagian operan yang bisa lebih dari satu. Label mewakili nomor memori program dari instruksi pada baris yang bersangkutan, misal pada saat menulis JUMP, label ini ditulis pada bagian operand untuk menyatakan nomor memori program yang dituju. Dengan demikian label selalu mewakili nomor memori program dan harus ditulis di bagian awal baris instruksi. Selain label dikenal pula symbol, yakni satu nama yang mewakili satu nilai tertentu dan nilai yang diwakili bisa apa saja tidak harus nomor memori program. Cara penulisan simbol sama dengan penulisan label, harus dimulai di huruf pertama dari baris instruksi. Pada penulisan di bahasa assembly, menggunakan dengan istilah mnemonic code. Mnemonic code merupakan kode alphabet pendek yang membantu memori dalam mengingat suatu instruksi CPU. Mnemonic merupakan singkatan perintah, dikenal dua macam mnemonic, yakni mnemonic yang dipakai sebagai instruksi mengendalikan prosesor, misalnya ADD, MOV, DJNZ dan lainnya. Ada pula mnemonic yang dipakai untuk mengatur kerja dari program assembly misalnya ORG, EQU atau DB, mnemonic untuk mengatur kerja dari program assembly ini dinamakan sebagai assembly directive. Dapat berupa: instruksi atau directive instruksi atau Modul I dan II Page 8

directive. Contoh dalam penulisan instruksi : mov (Move), int (Interrupt), sedangkan pada directive : DB (Define Byte), ORG Operand adalah bagian yang letaknya di belakang bagian mnemonic, merupakan pelengkap bagi mnemonic. Kalau sebuah instruksi diibaratkan sebagai kalimat perintah, maka mnemonic merupakan subjek (kata kerja) dan operan merupakan objek (kata benda) dari kalimat perintah tersebut. Sebuah instruksi bisa berisi nol, satu atau dua operand Sebuah Operand bisa berupa: register, variabel memori, atau immediate value Contoh: 10 (immediate value) count (variabel memori) AX (register) Komentar digunakan untuk menjelaskan maksud sekumpulan baris program atau satu baris program, setiap komentar didahului oleh tanda titik koma (;). Komentar tidak dirakit ke dalam bahasa mesin. Berikut ini contoh program menggunakan emu8086. name "Coba" ; Program menampilkan Latihan org 100h ; set segment register: mov ax, 0b800h mov ds, ax ; print program "Latihan" mov [02h], 'L' mov [04h], 'a' mov [06h], 't' mov [08h], 'i' mov [0ah], 'h' mov [0ch], 'a' mov [0eh], 'n' mov [10h], '-' mov [12h], 'S' mov [14h], 'a' mov [16h], 't' mov [18h], 'u' Modul I dan II Page 9

mov cx, 12 ; number of characters. mov di, 03h ; start from byte after 'h' mov ah, 0 int 16h Modul I dan II Page 10

Gambar 1.5 Program menggunakan Emulator 8086 Judul (name) akan memulai suatu program bahasa assembly. Pada judul fungsinya secara umum akan sesuai dengan bagaimana suatu program dihasilkan. Fungsi beberapa pengarah yang digunakan pada program di atas dapat dijelaskan sebagai berikut: NAME merupakan nama program yang akan dibuat. ORG singkatan dari originate untuk menentukan alamat awal suatu blok dalam program baik untuk blok data maupun blok perintah. Tubuh program dapat saja mengandungi label, mnemonik, operan, komentar dan pengarah. Secara umum susunan perintah pada tubuh program dalam satu baris adalah sebagai berikut: Label : MNEMONIK Operan ; Komentar Label akan dinyatakan apabila baris program akan menjadi tempat lompatan dari baris program lain. Label dituliskan sebagaimana adanya suatu pengenal dan dapat dinyatakan sesuai maksud lompatan dan diakhiri dengan titik dua (:). Mnemonik adalah sekumpulan huruf yang terdiri dari dua sampai lebih, singkatan yang mewakili dari maksud perintah dinyatakan, misalnya MOV disingkat dari MOVE yang berarti pemindahan nilai, yaitu MOV AH,02h berarti AH=02h. Mnemonik dapat saja memerlukan operan, dan kadangkala lebih dari dua operan. Mnemonik berlaku khusus, seperti INT disingkat dari interrupt yang diartikan sela/jeda, merupakan pemanggilan perangkat keras yang dihasilkan secara eksternal Modul I dan II Page 11

dari sinyal perangkat keras atau pemanggilan perangkat lunak secara internal dari pelaksanaan perintah atau dengan peristiwa lain. INT berasal dari BIOS (basic input-output system) dan SO (sistem operasi), misalnya INT 16h dan INT 20h berasal dari SO yang masing-masing berfungsi dan mempunyai ketentutan sendiri, yaitu INT 21h Layanan 16h Fungsi : Untuk menampilkan untaian karakter yang diakhiri $. Masukan : AH = 02h DS:DX = alamat untaian INT 20h Fungsi : Untuk kembali ke prompt sistem operasi Masukan : - Operan mengandungi nilai-nilai dengan mana pengoperasian perintah mnemonik didahulukan. Sedikit saja perintah yang tidak memerlukan operan, dan kebanyakan pula perintah memerlukan dua operan. Jika demikian, operan pertama disebut tujuan (destination), sedangkan operan kedua (jika ada) disebut sumber (source). Operan mengambil banyak bentuk yang berbeda sesuai dengan kebutuhan dan syarat-syarat penggunaannya, misalnya MOV memerlukan dua operan, yaitu AH dan 09h, yang tidak lain berupa salah satu register dan data (nilai) langsung. Sedangkan MOV DX, OFFSET Pesan berlaku cara berbeda, dengan mana operan sumber menggunakan pengarah untuk menunjuk alamat untaian karakter yang diwakili oleh peubah Pesan. Register adalah salah satu operan, yang berasal dari sistem komputer. Untuk melakukan suatu pekerjaan, pengolah mikro (microprocessor) menggunakan register sebagai tempat pengolahannya. Register dikategorikan menjadi dua bagian: register serbaguna dan register khusus. Register serba guna (general-puspose register) atau disingkat register umum terdiri dari empat register yaitu accumulator (A), base (B), count (C), dan data (D), dan masing-masing diberi akhiran X bila berukuran 16-bit: AX, BX, CX dan DX. Kemudian, masing-masing juga dapat dibagi menjadi dua, sebagai register 8- bit, dan diberi akhiran H dan L untuk menandakan high dan low: AH, AL, BH, BL, CH, CL, DH dan DL. Untuk pengolah Intel yang terbaru dengan menggunakan register 32-bit masing-masing diberi tambahan awalan E (extended): EAX, EBX, ECX dan EDX. Modul I dan II Page 12

Register khusus terdiri dari register cetakan (offset) yang berfungsi menunjuk alamat memori per 16-bit atau 32-bit, register penggal (segment) yang berfungsi menunjuk alamat blok memori, dan register bendera yang bertugas khusus sebagai rujukan kendali beberapa pernyataan. Semua ini akan dibicarakan secara lebih luas pada bab-bab berikutnya. Modul I dan II Page 13