TUTORIAL CISCO PACKET TRACER 5

dokumen-dokumen yang mirip
MODUL III Membuat Server HTTP Pada Jaringan

Tutorial Cisco Packet Tracer: Konfigurasi VLAN Pada Switch

Cisco Packet Tracer 5.3.2

MODUL PRAKTIKUM TEKNIK KOMPUTER JARINGAN (TKJ) (NETWORKING WITH CISCO PACKET TRACER) Disusun Oleh : Alex C. Andaria, ST

Setelah itu itu kita setting IP server DHCP secara static seperti gambar ini

RIP dan Static Routing

CISCO PACKET TRACER & SIMULASINYA

BAB IV CISCO PACKET TRACER

Modul 1. Topologi Jaringan

Modul Cisco Packet Tracer

MODUL PERANGKAT LUNAK CISCO PACKET TRACER UNTUK SIMULASI JARINGAN KOMPUTER

PERTEMUAN KE - 5 TOPOLOGI STAR MENGGUNAKAN HUB

Laporan Praktikum Keempat

Membuat simulasi Jaringan Router Serial dengan Packet Tracer

Gambar 18. Koneksi Peer to Peer. Switch. Komputer B. Gambar 19. Topologi Star menggunakan 3 PC

Materi bab II TIK Kelas XI SMA Negeri 1 Salatiga

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang II. Definisi Acces Point III. Fungsi Acces Point

Tutorial Perancangan Jaringan Komputer Pada Cisco Paket Tracer

A. TUJUAN PEMBELAJARAN

TUTORIAL SOFTWARE SIMULASI JARINGAN KOMPUTER PACKET TRACER 5.0 (DILENGKAPI DENGAN CD PROGRAM DAN VIDEO TUTORIAL)

Sip, sekarang coba designkan saya sebuah jaringan Komputer seperti dibawah ini. Gambar 1 : Jaringan Komputer Lab A

Packet Tracer. Cara menjalankan Packet Tracer : 1. Install Source Program 2. Klik Menu Packet Tracer. Packet. Simulasi

MEMBUAT JARINGAN INTERNET GATEWAY UNTUK JARINGAN WIRED DAN WIRELESS MENGGUNAKAN MIKROTIK 750RB DAN ACCESSPOINT TP-LINK TL-WA801ND

MODUL PRAKTIKUM 09 NETWORK ADDRESS TRANSLATION DAN WIRELESS LAN

MODUL 3 JARINGAN DAN APLIKASI

Berikanlah Subnet Mask pada masing masing segment, dan gunakan IP Address Private, baik untuk switch maupun router

Konfigurasi VLAN Menggunakan 1 Router dan 2 Switch pada Cisco Packet Tracer

Praktikum Jaringan Komputer, lumayan nyambung lah, plus, kuliah S1 banyak teorinya, pas nemu mata kuliah praktek, seger banget rasanya.

SETTING JARINGAN KOMPUTER

JARINGAN KOMPUTER. Zaid Romegar Mair, S.T., M.Cs

TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS PAMULANG

DISKRIPSI KERJA PRAKTIK. konfigurasi pada jaringan yang telah diterapkan. Topologi yang digunakan dalam

Nama Penulis

Standar Kompetensi Mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung jaringan berbasis luas (wide area network)

Percobaan 4 Jaringan Hybrid: Kabel dan Nirkabel

PENGENALAN CISCO PACKET TRACER

MEMBUAT JARINGAN WIFI ACCESS POINT-REPEATER WDS MENGGUNAKAN TP-LINK TL-WA801ND

KONFIGURASI JARINGAN KOMPUTER dan Pengenalan Packet Tracer

PEMASANGAN VLAN PADA 10 KAMAR KOS

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. dapat mengimplementasikan rancangan ini secara langsung, maka digunakan simulator

Modul Praktikum Subnet dan Supernet

Modul 5 Cisco Router

Modul 5 Cisco Router

Materi Praktikum Studi Kasus Penyelesaian Subnetting dan Routing Static

BAB IV PEMBAHASAN Teknik Pengkabelan Twisted Pair

User Manual. VSP-5002 Series VoIP Gateway

IP Address dan Pengkabelan

PACKET TRACER 5.33 A. PROSES INSTALASI PACKET TRACER 5.33

KONFIGURASI CISCO ROUTER

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK

MEMBUAT HOTSPOT DENGAN ROUTERBOARD MIKROTIK 750

Dynamic Routing (RIP) menggunakan Cisco Packet Tracer

A. TUJUAN PRAKTIKUM 1. Siswa dapat menggunakan Paket Tracer. 2. Siswa dapat merancang jaringan Wireless LAN

9.1 Menghubungkan dua jaringan yang berbeda dengan satu router

PENGATURAN BANDWIDTH DI PT. IFORTE SOLUSI INFOTEK DENGAN MIKROTIK ROUTER BOARD 951Ui-2HnD

MENGINSTALASI PERANGKAT JARINGAN BERBASIS LUAS (WAN)

BAB 4 PENGUJIAN SISTEM. dengan menggunakan teknologi EoMPLS agak sulit dilakukan secara

BAB 4 KONFIGURASI DAN UJI COBA. jaringan dapat menerima IP address dari DHCP server pada PC router.

MODUL 3 PRAKTIKUM ADMINISTRASI JARINGAN. DHCP Server. Oleh: Nani Setyo Wulan S.Pd. Nelyetti S.Kom.

JARINGAN KOMPUTER MODUL 9

Cara Setting MikroTik sebagai Gateway dan Bandwidth Management

PETUNJUK PELAKSANAAN PRAKTIKUM ET3100 PRAKTIKUM TEKNIK TELEKOMUNIKASI 3: JARINGAN KOMPUTER

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

PRAKTIKUM KONEKSI JARINGAN MEDIA KABEL DAN WIFI LAPORAN. OLEH : SHOFIYATUN NAJAH NIM Offering E

CISCO PACKET TRACER A. PROSES INSTALASI PACKET TRACER

IP Address dan Pengkabelan (2) Oleh : Tim Jarkom

Mengeset IP Address Switch DLINK DES 3526 Oleh Happy Chandraleka (a.k.a. ÇäkrabiRâwÄ)

fm_iqbal

Modul 1: Topology Orientation and Building a Small Network

TUTORIAL KONFIGURASI TP-LINK

Praktikum 6 Keamanan Jaringan Pengenalan Cisco IOS, VLAN, dan WLAN

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

I. TOPOLOGI. TUTORIAL ROUTER BOARD MIKROTIK RB750 bagian -1 : Setting Dasar RB750 untuk LAN & Hotspot

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

Membuat Koneksi Wireless Antar Laptop

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

Cara Sharing Internet Menggunakan Wajanbolik

Network Tech Support Switch Devices

Port Nama ether IP Address Ether1 1-Internet /24 Ether2 2-LAN-Cable /24 Ether5 5-Hotspot-AP /24

PETUNJUK PELAKSANAAN PRAKTIKUM ET3100 PRAKTIKUM TEKNIK TELEKOMUNIKASI 3: JARINGAN KOMPUTER

Konfigurasi Dasar Wireless LAN

Konfigurasi Router. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Institut Tekonolgi Sepuluh Nopember Surabaya

Laporan Pratikum Instalasi Jaringan Komputer Jaringan Nirkabel

UJI KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER JARINGAN - PAKET 2

BAB V IMPLEMENTASI. bab sebelumnya. PC Router Mikrotik OS ini menggunakan versi

Modul Ujikom TKJ 2014/2015 Page 1

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM

Integrasi Jaringan Simulasi pada GNS3 dengan Jaringan Nyata

PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER SEMESTER GENAP MODUL IV PENYETINGAN 2 ROUTER DENGAN ROUTING PROTOCOL DISTANCE VEKTOR MENGGUNAKAN PACKET TRACER

Proses booting saat instalasi Endian firewall

BAB III PEMBAHASAN Kegiatan Kerja Praktek

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

VPN Sederhana Dengan Cisco Packet Tracer

MODUL SISTEM JARINGAN KOMPUTER MODUL 4 JARINGAN HYBRID

PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER

PEMBAHASAN SOAL LKS PROVINSI KALIMANTAN SELATAN MODUL 3 ADITYA RAHMAN.

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 4 SIMULASI DAN EVALUASI. Berikut ini adalah peralatan-peralatan yang dibutuhkan dalam implementasi

Modul 3 Server Web dan DNS

Bertukar Data dengan Wireless LAN

Transkripsi:

TUTORIAL CISCO PACKET TRACER 5 I. Pengantar Cisco Packet Tracer merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Cisco Company, bertujuan untuk melakukan simulasi jaringan komputer dan untuk melakukan monitoring infrastruktur jaringan komputer yang sedang berjalan. Aplikasi ini digunakan dalam pendidikan yang diselenggarakan oleh Cisco (Cisco Academy), dimana peserta didik diajarkan untuk membangun jaringan komputer client server sederhana hingga bagaimana routing protocol dengan perangkat Cisco. Kekurangan aplikasi ini adalah, perangkat (device) yang tersedia hanyalah perangkat Cisco (mulai dari Switch, Hub, Router, dll). Sebagai alternatifnya, jika ingin menggunakan perangkat merk lain (mikrotik, juniper, vyatta, dll) kita bisa menggunakan aplikasi open source GNS (Graphical Network Simulator) yang memiliki fungsi sama dengan Cisco Packet Tracer. Aplikasi Cisco Packet Tracer dapat dijalankan di Sistem Operasi Windows dan Linux. II. Pengenalan Cisco Packet Tracer Berikut ini adalah tampilan jendela Cisco Packet Tracer v 5.3 : Gambar 1 Tampilan Jendela Cisco Packet Tracer v5.3 a. Menu Perangkat Router Kita dapat memilih berbagai perangkat router Cisco yang tersedia dalam aplikasi ini. Caranya klik pada bagian Router sebelah kiri, kemudian pilih tipe Router yang akan kita gunakan dengan cara drag & drop.

Router berfungsi untuk menghubungkan sebuah network yang berbeda atau ip class yang berbeda atau subnet yang berbeda. Gambar 2 Tampilan Menu Router b. Menu Perangkat Hub/Switch Kita dapat memilih berbagai perangkat Switch yang tersedia dalam aplikasi ini. Caranya klik pada bagian Switch sebelah kiri, kemudian pilih tipe yang akan kita gunakan dengan cara drag & drop. Switch berfungsi untuk membagi jaringan ke banyak komputer client. Gambar 3 Tampilan Menu Switch c. Hub Kita dapat memilih berbagai perangkat Hub yang tersedia dalam aplikasi ini. Caranya klik pada bagian Hub sebelah kiri, kemudian pilih tipe yang akan kita gunakan dengan cara drag & drop. Hub memiliki fungsi yang sama dengan Switch, untuk menghubungkan jaringan ke banyak Komputer.

HUB Jenis Perangkat HUB yang tersedia Gambar 4 Tampilan Menu Hub d. Komputer Kita dapat memilih Komputer atau Laptop, Server, dan perangkat end devices lainnya yang tersedia dalam aplikasi ini. Caranya klik pada bagian End Devices sebelah kiri, kemudian pilih tipe yang akan kita gunakan dengan cara drag & drop. Gambar 5 Tampilan Menu Komputer (end devices) e. Perangkat Tanpa Kabel (Wireless) Kita dapat memilih jenis perangkat Access Point yang ingin kita gunakan. Caranya klik pada bagian Wireless sebelah kiri, kemudian pilih tipe yang akan kita gunakan dengan cara drag & drop. Access Point berfungsi untuk menerima sinyal dan menyiarkannya (broadcast) ke komputer yang memiliki antenna atau Laptop dengan wireless antenna built up.

HUB Jenis Perangkat wireless yang tersedia Gambar 6 Tampilan Menu Perangkat Wireless f. Kabel Kita dapat memilih jenis Kabel yang ingin kita gunakan. Caranya klik pada bagian Connection sebelah kiri, kemudian pilih tipe yang akan kita gunakan dengan cara drag & drop. Gambar 7 Tampilan Menu Kabel Koneksi III. Simulasi Jaringan Menggunakan Cisco Packet Tracer Seperti yang sudah disebutkan di atas, bahwa kita dapat menggunakan aplikasi Cisco Packet Tracer untuk melakukan simulasi jaringan komputer, mulai dari jaringan komputer sederhana hingga kompleks. Berikut ini akan diberikan tutorial singkat menggunakan aplikasi ini untuk simulasi jaringan komputer; Koneksi peer to peer menggunakan kabel jenis Cross, Koneksi Server Client menggunakan kabel Straight, dan Koneksi Server Client dengan Web Server dan Mail Server. III.1 Koneksi Jaringan Peer to Peer 1. Jalankan aplikasi Cisco Packet Tracer. Kemudian pilih perangkat End Devices, di sini saya menggunakan 3 kombinasi ; Komputer Komputer, Laptop Komputer, Laptop Laptop. 2. Klik pada ikon Generic PC-PT (untuk memilih komputer) dan Generic Laptop-PT (Untuk memilih Laptop), drag & drop masing masing ikon ke layar kerja, seperti di gambar berikut :

3. Selanjutnya klik pada ikon Connection yang bergambar petir di sebelah kiri, dan drag & drop ikon Copper Cross-Over, arahkan ke PC-PT0 (pilih fast ethernet) dan sambungkan ke PC-PT1 (pilih fast ethernet). 4. Lakukan hal yang sama untuk Laptop-PT Laptop0 ke PC-PT2, dan Laptop-PT Laptop1 ke Laptop-PT Laptop2

5. Klik 1 kali pada masing masing ikon Komputer, hingga muncul tampilan opsi konfigurasi 6. Klik pada tab Desktop dan klik IP Configuration 7. Lakukan konfigurasi alamat IP untuk masing masing komputer sesuai tabel berikut : Komputer Jenis Konfigurasi IP Address Subnet Mask PC-PT PC0 Static 192.168.1.1 255.255.255.0 PC-PT PC1 Static 192.168.1.2 255.255.255.0 Laptop-PT Laptop0 Static 192.168.2.1 255.255.255.0 PC-PT PC2 Static 192.168.2.2 255.255.255.0 Laptop-PT Laptop1 Static 192.168.3.1 255.255.255.0 Laptop-PT Laptop2 Static 192.168.3.2 255.255.255.0

8. Terakhir, untuk memastikan bahwa koneksi tersebut berhasil, maka kita lakukan pengecekan PING untuk masing masing komputer dengan cara : Klik 1 kali pada ikon komputer PC-PT PC0 hingga muncul tampilan opsi konfigurasi Pilih tab Desktop, kemudian klik ikon Command Prompt Ketikkan perintah berikut : ping alamat-ip-yang-dituju (contoh : Ping 192.168.1.2) Jika koneksi berhasil maka akan tampil : Reply from 192.168.1.2: bytes=32 time=7ms TTL=128 (sebanyak 4 kali) Lakukan hal yang sama untuk masing masing komputer (sesuai dengan IP Address nya)

III.2 Koneksi Jaringan Server - Client 1. Jalankan aplikasi Cisco Packet Tracer. Kemudian pilih perangkat End Devices, di sini saya menggunakan 1 Server 1 Hub dan 3 Komputer 2. Drag & drop masing masing perangkat tersebut ke layar kerja 3. Klik pada ikon Connection untuk memilih jenis kabel, karena kita menggunakan Hub, maka pilih jenis kabel

Copper Straight-Through 4. Drag & drop kabel Straight-Through ke ikon Server-PT Server0 (pilih Fast Ethernet) dan ke Hub-PT Hub0 (pilih port 0) 5. Drag & drop kabel Straight-Through ke ikon Hub-PT Hub0 (pilih port 1) dan ke PC-PT PC3 (pilih fast ethernet) 6. Lakukan hal yang sama untuk Hub-PT Hub0 ke PC-PT PC4 dan ke Laptop-PT Laptop3 7. Selanjutnya lakukan konfigurasi alamat IP untuk masing masing komputer sebagai berikut : Komputer Jenis Konfigurasi Alamat IP Subnet Mask Server-PT Server0 Static 192.168.1.1 255.255.255.0 PC-PT PC3 Static 192.168.1.2 255.255.255.0 PC-PT PT4 Static 192.168.1.3 255.255.255.0 Laptop-PT Laptop3 Static 192.168.1.4 255.255.255.0

8. Terakhir, lakukan pengecekan ping masing- masing komputer koneksi dengan cara : Dari Komputer Ke Komputer Perintah Ping Server-PT Server0 PC-PT PC3 Ping 192.168.1.2 Server-PT Server0 PC-PT PC4 Ping 192.168.1.3 Server-PT Server0 Laptop-PT Laptop3 Ping 192.168.1.4 PC-PT PC3 PC-PT PC4 Ping 192.168.1.3 PC-PT PC3 Laptop-PT Laptop3 Ping 192.168.1.4 PC-PT PC4 Laptop-PT Laptop3 Ping 192.168.1.4

9. Pastikan semua koneksi berhasil, jika tidak, periksa konfigurasi masing masing alamat IP III.3 Koneksi Jaringan Server - Client Tanpa Kabel (Wireless) 1. Jalankan aplikasi Cisco Packet Tracer. Kemudian pilih perangkat End Devices, di sini saya menggunakan 1 Server 1 Access Point dan 2 Komputer (Wireless PC) 2. Drag & drop masing masing perangkat tersebut ke layar kerja 3. Untuk memilih Wireless PC, klik ikon Custom Made Devices di sebelah kiri bawah, kemudian pilih Wireless PC

4. Berikan koneksi kabel Copper Cross-Over dari Komputer Server-PT Server1 ke AccessPoint-PT Access Point0 (pilih port 0) 5. Lakukan konfigurasi alamat IP sebagai berikut : Komputer Jenis Konfigurasi Alamat IP Subnet Mask Server-PT Server1 Static 192.168.1.1 255.255.255.0 PC-PT PC5 Static 192.168.1.2 255.255.255.0 PC-PT-PC6 Static 192.168.1.3 255.255.255.0

6. Terakhir lakukan pengecekan ping untuk masing masing komputer : Dari Komputer Ke Komputer Perintah Ping Server-PT Server1 PC-PT PC5 Ping 192.168.1.2 Server-PT Server1 PC-PT PC6 Ping 192.168.1.3 PC-PT PC5 PC-PT PC6 Ping 192.168.1.3 7. Pastikan semua koneksi berhasil, jika tidak, periksa konfigurasi alamat IP pada masing masing komputer. III.4 Koneksi Jaringan Server - Client (DNS Server, Web Server & Mail Server) 1. Jalankan aplikasi Cisco Packet Tracer. Kemudian pilih perangkat End Devices, di sini saya menggunakan 2 Server 1 Hub 1 Router 1 Switch dan 2 Komputer (PC & Laptop) 2. Drag & drop masing masing perangkat tersebut ke layar kerja, hingga nampak sebagai berikut.

3. Ubah nama Server-PT Server0 menjadi Web Server dan Server-PT Server1 Menjadi DNS & Mail Server, dengan cara klik 1 kali pada masing masing ikon, pilih tab Config, lalu pada Display Name rubah nama Sever0 menjadi Web Server dan Server1 menjadi DNS & Mail Server. 4. Klik ikon kabel Copper Straight-Through dan sambungkan dari Server-PT Web Server dan Server-PT DNS & Mail Server ke Hub-PT Hub0 5. Klik ikon kabel Copper Straight-Through dan sambungkan dari Hub-PT Hub0 ke 1841 Router0 serta sambungkan kabel Copper Straight-Through dari 1841 Router0 ke 2950-24 Switch0 6. Selanjutnya sambungkan kabel Copper Straight-Through dari 2950-24 Switch0 ke PC-PT PC0 dan Laptop-PT Laptop0

7. Berikan alamat IP untuk masing masing komputer sesuai tabel berikut : Komputer Jenis Konfigurasi Alamat IP Subnet Mask Server-PT Web Server Static 192.168.10.2 255.255.255.0 Server-PT DNS & Mail Server Static 192.168.10.3 255.255.255.0 PC-PT PC0 Static 192.168.5.2 255.255.255.0 Laptop-PT Laptop0 Static 192.168.5.3 255.255.255.0

8. Karena Router secara default belum aktif, maka kita harus mengaktifkannya terlebih dahulu dengan cara : Klik 1 kali pada ikon Router, kemudian pilih tab CLI, ketikkan no dan tekan Enter untuk memulai konfigurasi Ketikkan perintah : enable (tanpa tanda kutip dan tekan enter) Ketikkan perintah : configure terminal (tanpa tanda kutip dan tekan enter) Ketikkan perintah : interface fastethernet 0/0 (tanpa tanda kutip dan tekan enter) Ketikkan perintah : ip address 192.168.10.1 255.255.255.0 sebagai IP Gateway Ketikkan perintah : no shutdown untuk mengaktifkan router Ketikkan perintah : exit keluar dari Interface fastethernet 0/0 Ketikkan perintah : exit keluar dari Configure Terminal Ketikkan perintah : write untuk menyimpan hasil konfigurasi Ketikkan perintah : exit untuk keluar dari router 9. Selanjutnya ulangi perintah di atas untuk konfiguasi fastethernet 0/1 dengan ip address 192.168.5.1 255.255.255.0 10. Jika berhasil, maka dapat kita lihat indikator pada kabel di router berwarna hijau dan berkedip

11. Selanjutnya berikan konfigurasi tambahan yaitu IP Gateway pada masing masing komputer, dengan cara klik 1 kali pada masing-masing ikon komputer, kemudian pilih tab Config dan pilih IP Configuration, pada Default Gateway dan DNS Server ketikkan alamat IP berikut : Komputer Jenis Konfigurasi Default Gateway DNS Server Server-PT Web Server Static 192.168.10.1 192.168.10.3 Server-PT DNS & Mail Server Static 192.168.10.1 192.168.10.3 PC-PT PC0 Static 192.168.5.1 192.168.10.3

Laptop-PT Laptop0 Static 192.168.5.1 192.168.10.3 12. Selanjutnya lakukan tes koneksi ping antar masing masing komputer (baik server maupun client), dan pastikan semua komputer terkoneksi. 13. Selanjutnya kita akan melakukan konfigurasi Web Server, dengan cara klik 1 kali pada ikon komputer Server-PT Web Server, kemudian pilih tab Config, pada menu sebelah kiri pilih HTTP, pastikan semua opsi dalam kondisi ON.

14. Selanjutnya, kita dapat mencoba mengakses Web Server tersebut melalui komputer Client PC-PT PC0 dengan cara klik 1 kali pada ikon PC-PT PC0, kemudian pilih tab Desktop dan pilih Web Browser. 15. Ketikkan alamat IP Web Server (192.168.10.2) pada URL, jika berhasil maka akan muncul tampilan web sebagai berikut : 16. Selanjutnya kita akan melakukan konfigurasi DNS Server, caranya klik 1 kali pada ikon komputer Server-PT DNS & Mail Server, pilih tab Config, pada menu sebelah kiri klik DNS dan pastikan opsi dalan kondisi ON. 17. Kemudian pada Name ketikkan nama domain yang kita inginkan, sebagai contoh nama domain yang digunakan adalah ftumj.net. 18. Ketikkan alamat IP : 192.168.10.3 pada Address, kemudian klik tombol Add

19. Terakhir, kita akan melakukan konfigurasi Mail Server, caranya klik 1 kali pada ikon Server-PT DNS & Mail Server, pilih tab Config, pada menu sebelah kiri klik EMAIL, pastikan semua opsi dalam keadaan ON 20. Selanjutnya pada Domain Name, ketikkan nama domain yang sama dengan konfigurasi DNS Server yaitu ftumj.net, kemudian klik tombol Set 21. Pada User Setup, masukkan nama User email dan Password yang kita inginkan (klik tanda + untuk menambahkan user), sebagai contoh : User Mhs1 Password 123456 User Mhs2 Password 123456

22. Selanjutnya, kita akan mengkonfigurasi alamat email dan user pada masing masing komputer Client, caranya klik 1 kali pada masing - masing ikon komputer PC-PT PC0 dan Laptop-PT Laptop0, pilih tab Desktop, kemudian pilih E Mail 23. Klik pada tombol Configure Mail, isikan data konfigurasi alamat email sebagai berikut (klik tombol Save untuk menyimpan): Komputer PC-PT PC0 Your Name Mahasiswa1 Email Address Mhs1@ftumj.net Incoming Mail Server ftumj.net Outgoing Mail Server ftumj.net User Name Mhs1 Password 123456 Komputer Laptop-PT Laptop0 Your Name Mahasiswa2 Email Address Mhs2@ftumj.net Incoming Mail Server ftumj.net Outgoing Mail Server ftumj.net User Name Mhs2 Password 123456

24. Jika sudah, maka kita bisa mencoba mengirimkan email dari Komputer PC-PT PC0 ke Komputer Laptop-PT Laptop0, dengan cara klik 1 kali pada ikon komputer PC-PT PC0, pilih tab Desktop, kemudian pilih E Mail 25. Klik Tombol Compose untuk membuat email, tujukan email ke : Mhs2@ftumj.net 26. Jika sudah, klik tombol Send untuk mengirim email 27. Klik ikon komputer Laptop-PT Laptop0, pilih tab Desktop kemudian pilih E Mail, untuk menerima Email dari komputer PC-PT PC0 klik tombol Receive, tunggu hingga email diterima 28. Jika berhasil, maka akan terdapat email masuk dari user Mhs1.

Referensi : www.phc.web.id