MULTI GPU : CROSSFIRE Disusun oleh : ANGGRAINI DIAH PUSPITANINGRUM (14111006) KELAS : 22 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI UNIVERSITAS MERCU BUANA YOGYAKARTA 2015/2016
DAFTAR ISI DAFTAR ISI... 2 I. PENGERTIAN CROSSFIRE (ATI)... 3 II. CARA KERJA CROSSFIRE... 3 III. MANFAAT/ KELEBIHAN CROSSFIRE... 4 IV. PERKEMBANGAN CROSSFIRE... 4 V. TEKNIK YANG DIGUNAKAN CROSSFIRE... 5 VI. KESIMPULAN... 6 VII. DAFTAR PUSTAKA... 7 2
I. PENGERTIAN CROSSFIRE (ATI) AMD CrossFireX (sebelumnya dikenal dengan Crossfire) adalah merek dari multi-gpu dari AMD (Advanced Micro Devices) yang aslinya dikembangkan oleh ATI. Sebuah inovasi berplatform gaming dengan menggabungkan dua buah GPU atau lebih secara paralel untuk meningkatkan kinerja sistem. Dengan penggabungan dua, tiga atau empat buah VGA Card AMD Radeon yang telah mengantongi Sertifikat AMD CrossFireX merupakan solusi sempurna bagi mereka yang menginginkan multi-gpu terbaik. Melalui penerapan Teknologi AMD CrossFireX pada sebuah Personal Computer (PC) bisa membantu dalam memperpanjang umur sistem. Untuk membangun Teknologi AMD CrossFireX dibutuhkan Motherboard AMD CrossFireX Ready, AMD CrossFireX Bridge Interconnect untuk setiap VGA Card tambahan dan memerlukan Power Supply bersertifikat AMD CrossFireX. Penggabungan antara algoritma software yang cerdas dari AMD Catalyst Suite dengan logika scaling berdedikasi pada setiap GPU AMD Radeon, mampu memberikan hingga empat kali lipat performa sistem dibanding dengan solusi kartu grafis tunggal. Hybrid CrossFireX merupakan suatu mode dengan menggabungkan grafis onboard yang menggunakan arsitektur Northbridge AMD. Dengan adanya Hybrid CrossFireX memungkinkan untuk menggabungkan Video Card diskrit dan IGP (Integrated Graphics Processors) guna meningkatkan performa. Perbandingan antara CrossFireX dan SLI dapat diimplementasikan dengan menggunakan berbagai GPU VGA Card dari generasi yang sama, lain halnya dengan NVIDIA SLI yang harus memakai GPU sama, CrossFireX bisa diaktifkan pada Motherboard ber-chipset Intel, Jika Game OpenGL tidak mempunyai profil CrossFireX maka sistem AMD Catalyst akan mengatur rendering untuk Scissor secara default, sehingga tidak berjalan secara cepat. Tetapi SLI memungkinkan mode rendering dapat dilakukan secara manual terhadap semua aplikasi termasuk game yang tidak mempunyai profil (Sipayung, 2014). II. CARA KERJA CROSSFIRE CrossFireX adalah teknologi yang menghubungkan dua atau lebih unit pengolahan grafis (GPU) ATI bersama-sama untuk membiarkan mereka berbagi beban rendering grafis. Dengan teknologi CrossFireX, kartu dapat merender bagian yang berbeda dari layar baik dengan memisahkan menjadi dua bagian atau dengan rendering sebagai kotak-kotak. Mereka juga dapat menggunakan teknik yang disebut "alternate frame rendering" di mana setiap kartu menghasilkan frame yang berbeda dari gambar bergerak, membalik bolak-balik antara dua kartu beberapa kali per detik. Karena setiap kartu dalam konfigurasi dua GPU memiliki dua kali lebih lama untuk membuat setiap frame sehingga dapat membuatnya lebih detail (Lander, 2016). 3
III. MANFAAT/ KELEBIHAN CROSSFIRE Gambar 1.1 Cara Kerja AMD CrossFireX Manfaat utama dari CrossFireX adalah meningkatkan kinerja grafis. Memiliki dua prosesor grafis memungkinkan untuk membuat detail lebih lanjut atau mencapai frame rate yang lebih tinggi untuk gerakan halus. Teknologi ini juga memungkinkan untuk mendapatkan kinerja yang sama dari dua kartu grafis midrange yang akan di dapatkan dari satu kartu high-end. Hal ini dapat menghemat biaya dan juga membantu komputer untuk lebih menguraikan panas yang GPU hasilkan (Lander, 2016). IV. PERKEMBANGAN CROSSFIRE 1. Generasi Pertama CrossFire pertama kali dibuat tersedia untuk umum pada tanggal 27 September 2005. Sistem ini membutuhkan motherboard CrossFire -compliant dengan sepasang ATI Radeon PCI Express ( PCIe ) kartu grafis. X800s radeon, x850s, x1800s dan x1900s datang dalam edisi regular, dan 'CrossFire Edition ' yang memiliki Master Graphic Card dibangun ke dalam perangkat keras (Wikipedia, 2016). Pada generasi pertama memiliki 2 masalah utama diantaranya : 4
1. Masalah pertama mereka membutuhkan Master Graphics Cards yang biasanya disebut CrossFire Edition yang berbeda dengan regular model dan dijual terpisah. Contohnya adalah X850 CrossFire Edition dan X850 XT. Tidak dapat memasang X850 XT 2 buah untuk CrossFire. 2. Masalah kedua adalah mereka membutuhkan external cable untuk berkomunikasi yang biasanya disebut DMS. Bentuknya sama dengan DVI tetapi mereka memiliki lebih banyak pin. Versi CrossFire ini bisa mendapatkan resolusi hingga 2560 1600, sama dengan SLI. 2. Generasi kedua ( Software CrossFire ) Generasi kedua dari CrossFire telah menyelesaikan 2 masalah utama dari generasi sebelumnya. Yaitu dengan meniadakan Master card dan sudah menggunakan Native CrossFire bridge untuk jalur komunikasi antar graphics card. Native CrossFire bisa mendapatkan resolusi hingga 2560 2048. Meningkat dari generasi sebelumnya (Setiawan, 2012). 3. Generasi ketiga ( CrossFireX ) Sejak rilis dari desktop platform Spider CODEC dari AMD pada 19 November 2007, setup CrossFire telah diperbarui dengan dukungan untuk maksimum empat video card dengan chipset 790FX, branding CrossFire kemudian berubah menjadi "ATI CrossFireX ". Setup, yang menurut pengujian internal oleh AMD, akan membawa setidaknya 3.2x kinerja peningkatan (Setiawan, 2012). V. TEKNIK YANG DIGUNAKAN CROSSFIRE CrossFire dibutuhkan satu VGA sebagai master, dan satu lagi sebagai slave. Teknik yang digunakan: AFR, Scissor mode, Supertiling, Super AA mode (Firmansyah Arief, 2008). 1. AFR Teknik yang membagi proses rendering bergantian untuk frame yang satu dengan frame berikutnya, tanpa terjadi pembagian area ke tiap video card. 2. Scissor mode Secara keseluruhan, sama seperti teknik SFR pada nvidia, hanya ATi melakukan perubahan nama saja. Yaitu Teknik rendering grafis, yang membagi gambar (frame) menjadi dua bagian secara horizontal, dengan setipa bagian gambar akan dirender oleh masing-masing video card dalam konfigurasi SLI. 5
3. Supertiling Teknik ini membagi frame gambar dalam bentuk sejumlah area berbentuk segi empat layaknya papan catur dengan tiap area yang bersebelahan dirender oleh videocard yang berbeda. 4. Super AA mode Secara garis besar, teknik ini hampir sama seperti yang dilakukan nvidia pada SLi AA yaitu Teknik untuk memproses anti-aliasing yang dilakukan oleh dua video card secara langsung dalam konfigurasi SLI. VI. KESIMPULAN CrossFireX adalah generasi ketiga dari teknologi multi-prosesor CrossFire pembuat kartu grafis ATI (dahulu dikenal dengan CrossFire). CrossFireX memungkinkan menghubungkan hingga empat processor grafis bersama-sama. CrossFireX membantu kinerja yang lebih baik untuk aplikasi bisnis yang menuntut seperti model 3-D untuk desain dibantu komputer dan manufaktur, 3-D animasi, desain grafis atau video editing. CrossFireX bersaing langsung dengan Link Interface Scalable Nvidia atau teknologi SLI, CrossFireX memiliki beberapa manfaat unik yang dapat membuat alat yang lebih kuat untuk pengguna yang membutuhkan kinerja maksimal di grafis. 6
VII. DAFTAR PUSTAKA Firmansyah Arief, A. F. (2008). TUGAS METODE PEMELIHARAAN PRINSIP KERJA KARTU VGA. Dipetik Juni 10, 2016, dari UNSRI: http://unsri.ac.id/upload/arsip/vgacard.doc Lander, S. (2016, Juni 10). What Is ATI CrossFireX Technology? Dipetik Juni 10, 2016, dari Small Business: http://smallbusiness.chron.com/ati-crossfirex-technology- 58205.html Setiawan, N. (2012, Desember 6). Perbedaan SLI dan Crossfire pada Graphic Card (VGA). Dipetik Juni 10, 2016, dari Spectrum Production House: https://spectrumph.wordpress.com/2012/12/06/perbedaan-sli-dan-crossfirepada-graphic-card-vga/ Sipayung, S. (2014). Teknologi AMD CrossFireX. Dipetik Juni 10, 2016, dari Academia: https://www.academia.edu/10733962/teknologi_amd_crossfirex Wikipedia. (2016, Mei 31). AMD CrossFireX. Dipetik Juni 10, 2016, dari Wikipedia, The Free Encyclopedia: https://en.wikipedia.org/wiki/amd_crossfirex 7