PERBANDINGAN KETEPATAN SHOOTING

dokumen-dokumen yang mirip
Sepakbola. Oleh: Rano Sulisto,S.Pd.

SEPAK BOLA III. Design R2 Bramistra

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. analisis, temuan temuan yang berkaitan dengan perbandingan ketepatan menendang bola ke

KONTRIBUSI PANJANG TUNGKAI TERHADAP JAUHNYA TENDANGAN DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA PADA SISWA SD INPRES KAPIROE KECAMATAN PALOLO KABUPATEN SIGI

I. PENDAHULUAN. telah cukup tumbuh dan berkembang. Hal ini ditandai dengan kegiatan

KONTRIBUSI PANJANG TUNGKAI DAN POWER OTOT TUNGKAI TERHADAP KEMAMPUAN MENENDANG JAUH PEMAIN FC PORGALA BANJARBARU

PERBEDAAN KETEPATAN SHOOTING MENGGUNAKAN PUNGGUNG KAKI ANTARA PEMAIN DEPAN DENGAN PEMAIN TENGAH DI KLUB SEPAKBOLA PS KUDA LAUT PACITAN

SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan. Oleh WAGA AFRIAN EFENDI

BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS. pertandingan tingkat lokal, regional hingga tingkat dunia. Berjuta-juta pasang

BAB 1 PENDAHULUAN. Indonesia bahkan mendapat simpati di hati masyarakat. Sepakbola digemari oleh

BAB II KAJIAN PUSTAKA

BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang penelitian Anggi Sugiyono, 2015

II. TINJAUAN PUSTAKA. regu yang saling berhadapan dengan masing-masing regu terdiri dari sebelas

KONTRIBUSI KOORDINASI MATA-KAKI DAN KELINCAHAN TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA CLUB BILOPA KABUPATEN SINJAI

GAMBARAN KETERAMPILAN SHOOTING DAN PASSING SISWA SEKOLAH SEPAK BOLA (SSB) TALAWI PUTRA USIA DI BAWAH 17 TAHUN KECAMATAN TALAWI KOTA SAWAHLUNTO JURNAL

BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS. Permainan sepakbola merupakan permainan yang paling populer dewasa ini di seluruh

BAB III METODE PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang masalah

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan permainan sepakbola saat ini sangat pesat sekali, hal ini bisa

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian

SKRIPSI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagai Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) Pada Jurusan PENJASKESREK OLEH :

BAB I PENDAHULUAN. Sepakbola adalah salah satu cabang olahraga yang masuk ke dalam

BAB I PENDAHULUAN. sistem pendidikan nasional, (Depdiknas, 2003: 30). Karanggambas sesuai silabus adalah: atletik, senam, renang, kesehatan dan

BAB I PENDAHULUAN. Sepakbola merupakan cabang olahraga yang sangat populer hampir di

Oleh YUDHA BAYU ARIANTO

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana

SKRIPSI. Oleh : SYAMSUL MA ARIF NPM

JURNAL. Oleh: FAJAR DARU NPM Dibimbing oleh : 1. Drs. Sugito, M.Pd 2. Drs. Slamet Junaidi, M.Pd

PENGARUH METODE BELAJAR GUIDE DISCOVERY TERHADAP HASIL BELAJAR PERMAINAN SEPAK BOLA PADA SISWA PUTRA SMK PGRI 4 KOTA KEDIRI TAHUN 2015

PENGARUH IMAJERY TRAINING TERHADAP KETERAMPILAN HASIL SHOOTING SEPAK BOLA DI SSB JAVA PUTRA YUDHA

BAB II KAJIAN TEORI. regu, masing masing regu terdiri dari sebelas orang pemain termasuk

PENGARUH METODE KOOPERATIF DAN KOMANDO TERHADAP KETERAMPILAN TEKNIK DASAR BERMAIN SEPAKBOLA

BAB I PENDAHULUAN. manusia. Tujuan dari olahraga adalah untuk pendidikan, rekreasi, dan

BAB III PROSEDUR PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Sepakbola merupakan cabang olahraga yang sudah memasyarakat, dan

BAB I PENDAHULUAN. Sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga populer di dunia

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN GUIDE DISCOVERY

Fadlun Almahdali, Meningkatkan Kemampuan Teknik Dasar Menendang Bola Permainan Sepak Bola Melalui Latihan Drill Siswa Kelas V SDN 1 Tangkian

SKRIPSI. Oleh : NPM : PROGAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

BAB II KAJIAN TEORITIS DAN HIPOTESIS TINDAKAN Hakikat Menendang Bola dengan kaki bagian dalam

JURNAL HUBUNGAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN KELENTUKAN TOGOK TERHADAP KEMAMPUAN KETEPATAN MENENDANG BOLA PADA SISWA PUTRA KELAS VIII SMPN 1 REJOSO

HUBUNGAN KECEPATAN DAN KELINCAHAN TERHADAP KEMAMPUAN DRIBBLING BOLA FUTSAL PADA ATLET O2SN KECAMATAN SUMEDANG UTARA

PENGARUH LATIHAN SQUAT JUMP TERHADAP KETEPATAN SMASH DALAM PERMAINAN BOLA VOLI PADA SISWA SMK NEGERI 7 PALU PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN DAN REKREASI

Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol. 14 (1) Januari Juni 2015: 24-34

BAB 1 PENDAHULUAN.

HUBUNGAN ANTARA KECEPATAN LARI 50 METER DAN KELINCAHAN

KONTRIBUSI KELENTUKAN TOGOK BELAKANG DAN PANJANG TUNGKAI TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA PADA CLUB SEPAK BOLA TAWAILI

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian

PENGARUH METODE PEMBELAJAR GUIDE DISCOVERY TERHADAP HASIL BELAJAR BERMAIN SEPAK BOLA SISWA PUTRA SMK PGRI 4 KOTA KEDIRI TAHUN 2015 SKRIPSI

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Sepakbola adalah suatu olahraga yang tidak asing lagi ditelinga kita.

KONTRIBUSI KELINCAHAN DAN KECEPATAN TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN BOLA BASKET

Elisabeth, hubungan kelentukan togok kedepan terhadap keterampilan mengiring bola siswa SD BK Tanapobundi.

HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT PERUT DENGAN KEMAMPUAN MENYUNDUL BOLA PADA PEMBELAJARAN SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS XI SMK PGRI 3 KEDIRI

BAB I PENDAHULUAN. yang dimaksud adalah passing, dribbling, controlling, dan shooting. Untuk

PENGARUH LATIHAN WALLPASS TERHADAP KEMAMPUAN SHOOTING PERMAINAN SEPAKBOLA PADA MAHASISWA PENJASKESREK. (Jurnal) Oleh CHOIRUL UMAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP) UNIVERSITAS NUSANTARA PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA UNP KEDIRI 2015

Dony Sugianto Putra, Latihan Loncat Gawang di Pasir, Sepakbola

BAB I PENDAHULUAN. banyak perubahan, dari permainan yang primitive dan sederhana sampai menjadi

BAB I PENDAHULUAN. tanah air, dari anak-anak, dewasa, dan orang tua, pria, maupun wanita. Hakekat sepakbola menurut Sucipto (1999:7) bahwa.

Hubungan Antara Kekuatan Otot Tungkai dan Keseimbangan Dengan Kemampuan Menendang Bola Pada Permainan Sepakbola Murid SD Inpres Tamamaung III Makassar

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. A. Lokasi Dan Subjek Populasi/Sampel Penelitian 1. Lokasi

gawang agar terhindar dari PENDAHULUAN kemasukan bola. Oleh karena itu teknik Permainan Bola Tangan di Indonesia pada masa sekarang ini belum

BAB I PENDAHULUAN. permainan yang cukup cantik dan menarik bagi siapapun.

BAB I PENDAHULUAN. teknik permainan, peraturan peraturan, pengorganisasian, atau dipandang dari

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

I. PENDAHULUAN. Sepakbola adalah salah satu cabang olahraga yang sangat digemari. masyarakat, di desa maupun di kota sering kali dijumpai orang yang

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. hampir semua seluruh masyarakat di dunia. Di indonesia khususnya di Gorontalo,

BAB I PENDAHULUAN. demikian itu berolahraga dapat dilakukan dimana saja. Salah satu olahraga yang

Sumartani Tamping, Meningkatkan Ketrampilan Heading Permainan Sepak Bola Melalui Latihan Lompat-Lompat di Tempat Siswa Kelas V SDN Inpres Cemerlang

Oleh: Afid Arifianto

2014 PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN PASSING DALAM PEMBELAJARAN SEPAKBOLA

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

HUBUNGAN ANTARA KELINCAHAN DAN KECEPATAN DENGAN KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA SISWA EXTRAKURIKULER SEPAKBOLA SMA NEGERI 1 GONDANG NGANJUK TAHUN 2016

Jurnal Prestasi Vol. 1 No. 1, Juni 2017 : p-issn : e-issn :

MOCHAMAD AGUNG JUNIARTO,

HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT PERUT DAN PANJANG LENGAN DENGAN JAUH LEMPARAN KEDALAM (throw-in) PADA PEMAIN U 16 SSB TARUNA MUDA DESA KETRO TAHUN 2015

: Permohonan sebagai Judge Media Visual Teknik Dasar Sepakbola. Dosen Pendidikan Kepelatihan Olahraga

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Dalam suatu penelitian membutuhkan suatu metode yang sesuai untuk

BAB I PENDAHULUAN. sampai menjadi permainan sepakbola yang modern seperti sekarang ini.

BAB III METODE PENELITIAN. adalah cara atau jalan yang ditempuh untuk mencapai tujuan. Dalam

BAB III METODE PENELITIAN

PENGARUH LATIHAN CROSS JUMP TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA PADA SISWA SMAK ANALISIS KIMIA MAKASSAR.

HUBUNGAN KEKUATAN OTOT PERUT DENGAN KETRAMPILAN MENYUNDUL BOLA PADA PEMBELAJARAN SEPAKBOLA BAGI PARA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 1 GROGOL TAHUN 2015

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Yuda Muhammad Awaludin, 2013

PENGARUH LATIHAN KNEE-TUCK JUMP

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN. seluruh negara di dunia termasuk Indonesia. Timo Scheunemann (2005:15)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian

HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT PERUT DENGAN KEMAMPUAN MENYUNDUL BOLA PADA PEMBELAJARAN SEPAK BOLA

BAB IV PENGOLAHAN DAN ANALISIS DATA. Data hasil penelitian diolah untuk distandarisasikan dengan T-Score karena

BAB III METODE PENELITIAN

KORELASI ANTARA KESEIMBANGAN DAN KOORDINASI MATA KAKI TERHADAP KEMAMPUAN DRIBBLE PADA PERMAINAN SEPAKBOLA MINI

Transkripsi:

PERBANDINGAN KETEPATAN SHOOTING KE ARAH GAWANG DENGAN MENGGUNAKAN PUNGGUNG KAKI DAN KAKI BAGIAN DALAM PADA PERMAINAN SEPAKBOLA SISWA SD INPRES I KAYUMALUE PAJEKO PALU ARISTON Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Telp. 429743 Pst. 246-247-248-249-250 Palu Sulawesi Tengah ABSTRAK Permasalahan utama penelitian ini adalah rendahnya ketepatan shooting bola kegawang dalam permainan sepakbola pada siswa SD Inpres 1 Kayumalue Pajeko Palu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan ketepatan shooting kearah gawang dengan menggunakan punggung kaki dan kaki bagian dalam pada permainan sepakbola Sampel dalam penelitian ini adalah siswa putra yang berjumlah 20 orang siswa yang diambil dengan menggunakan sampel populasi. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan dua variable bebas yaitu shooting dengan punggung kaki dan shooting dengan kaki bagian dalam serta satu variable terikat yaitu ketepatan shooting kearah gawang dalam permainan sepakbola. Berdasarkan hasil analisis pengujian uji-t diperoleh nilai t hitung 10,220 untuk ketepatan shooting kearah gawang dengan menggunakan punggung kaki sedangkan hasil pengujian analisis ujit data tes ketepatan shooting kearah gawang dengan menggunakan kaki bagian dalam dalam permainan sepakbola pada siswa SD Inpres1 Kayumalue Pajeko palu diperoleh t hitung 15,347. Sehingga dapat dibedakan dari tingkat ketepatan shooting kearah gawang dengan menggunakan punggung kaki dan kaki bagian dalam pada permainan sepakbola siswa SD Inpres 1 (15,347-10,220 = 5,127), Hal ini berarti perbedaan tingkat ketepatan shooting kearah gawang dengan menggunakan punggung kaki dan kaki bagian dalam pada permainan sepakbola siswa SD Inpres 1 Kayumalue Pajeko palu sebesar 5,127. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan shooting kearah gawang dengan menggunakan kaki bagian dalam lebih bagus dibandingkan dengan kemampuan shooting kearah gawang dengan menggunakan punggung kaki pada permainan sepakbola siswa SD Inpres I Kayimalue Pajeko Palu. Kata Kunci : Punggung kaki, kaki bagian dalam dan ketepatan shooting ke gawang.

A. PENDAHULUAN Sepakbola merupakan olahraga yang banyak digemari oleh masyarakat di seluruh Indonesia termasuk Kota palu. Pembinaan olahraga ini telah lama dilakukan oleh persatuan sepakbola seluruh Indonesia, namun masih belum menampakkan prestasi yang menggembirakan. Salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam hal ini adalah upaya meningkatkan teknik dasar bermain sepakbola untuk dapat meningkatkan prestasi. Pemanfaatan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi sepakbola modern mutlak harus dilakukan dalam pembinaan sepakbola. Salah satu faktor IPTEK untuk mewujudkan prestasi sepakbola yang tinggi adalah pemanfaatan dan penerapan ilmu pengetahuan olahraga yang benar dan professional sebagai faktor pendukung yang besar pengaruhnya. Untuk dapat menampilkan permainan sepakbola dengan baik diperlukan penguasaan teknik-teknik dasar bermain sepakbola, seperti menendang bola, menyundul bola, menggiring bola, mengontrol bola dan shooting bola ke gawang. Prinsip permainan sepakbola yaitu pemain selalu berusaha untuk menguasai bola, mengoper bola dengan tepat, menggiring bola untuk melewati lawan, berusaha merebut bola apabila bola dikuasai oleh lawan, melakukan shooting ke gawang dengan akurat dan mempertahankan daerah sendiri. Penguasaan bola tersebut dapat dilakukan secara individu maupun secara tim. Tim yang lebih banyak menguasai bola dan mampu melakukan serangan ke gawang lawan, memungkinkan untuk dapat membuat gol. Kemampuan shooting bola kegawang dalam permainan sepakbola adalah teknik dasar yang sangat menunjang keberhasilan prestasi optimal bagi pemain sepakbola. Teknik dasar bermain sepakbola tersebut perlu dipelajari dengan tekun dan terus menerus agar dapat dicapai otomatisasi gerakan yaitu gerakan shooting bola yang terarah dan akurat yang dapat menghasilkan terciptanya gol. Berdasarkan kenyataan yang terjadi di SD Inpres 1 permainan sepakbola sangat digemari dan diminati oleh siswa hal ini terlihat pada

proses pembelajaran sepakbola disekolah serta penggunaan waktu luang disekolah digunakan oleh siswa untuk permainan sepakbola. Antusiasme siswa dalam permainan sepakbola berbanding terbalik dengan pencapaian prestasi sepakbola SD Inpres, hal ini terlihat pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional tingkat Kota palu belum bisa bersaing dengan sekolah dasar yang ada di kota palu. Permasalahan yang timbul bahwa masih banyak siswa SD Inpres 1 Kayumalue Pajeko palu ketika bermain bola dalam sebuah pertandingan tidak semua pemain dalam melakukan tendangan atau shooting kegawang sampai pada target atau sasaran yang diinginkan. Hal ini banyak dipengaruhi oleh posisi kaki dan perkenaan bola dengan kaki pada saat melakukan shooting kearah gawang yang tidak sempurna. Siswa SD Inpres 1 dalam bermain bola dalam hal shooting, sebagian besar siswa dalam melakukan tendangan ke arah gawang menggunakan punggung kaki dan kaki bagian dalam. Hal tersebut akan dibahas dalam penelitian ini sebagaimana judul yang dikemukakan, yaitu perbandingan ketepatan shooting ke arah gawang dengan menggunakan punggung kaki dan kaki bagian dalam pada permainan sepakbola siswa SD Inpres 1. B. TINJAUAN PUSTAKA 1. Teknik Dasar Permainan Sepakbola Untuk bermain bola dengan baik pemain dibekali dengan teknik dasar yang baik. Pemain yang memiliki teknik dasar yang baik pemain tersebut cenderung dapat bermain sepakbola dengan baik pula. Menurut Setiawan (2007 : 9) beberapa teknik dasar yang perlu dimiliki pemain sepakbola adalah menendang ( kicking ), menghentikan atau mengontrol ( stoping ), menggiring ( dribbling ), menyundul (heading ), merampas ( tacling ), lemparan kedalam ( trow in ) dan menjaga gawang ( Goal Keeping ). Pada permainan sepakbola penguasaan teknik dasar sangat dibutuhkan guna menunjang penampilan pemain sepakbola dilapangan baik pada saat latihan maupun pada saat pertandingan.

a. Menggiring Bola Subiyanto (2005:51) mengemukakan bahwa menggiring bola adalah: metode menggerekkan bola dari satu titik ke titik lain di lapangan dengan menggunakan kaki. Bola harus selalu dekat dengan kaki anda agar mudah dikontrol. Pemain tidak boleh terus-menerus melihat bola. Mereka juga harus melihat kesekeliling dengan kepala tegak agar dapat mengamati situasi lapangan dan mengawasi gerak gerik pemain lainnya b. Menghentikan Bola ( Stopping ) Menghentikan bola merupakan salah satu teknik dasar dalam permainan sepakbola yang penggunaanya bersamaan dengan teknik menendang bola. Tujuan menghentikan bola adalah untuk mengontrol bola, yang termasuk didalamnya adalah untuk mengatur tempo permainan, mengalihkan laju permainan, dan memudahkan untuk passing. Analisis gerakanya sebagai berikut: 1. Posisi badan sejajar dengan datangnya bola. 2. Kaki tumpu mengarah pada bola dengan lutut sedikit ditekut. 3. Kaki ayun diangkat sedikit dengan permukaan bagian dalam kaki dijulurkan kedepan sejajar dengan datangnya bola. 4. Bola menyentuh kaki persis dibagian dalam/mata kaki. 5. Kaki ayun mengikuti arah bola. c. Mengumpan/mengoper bola (passing) Passing adalah mengumpan atau mengoper bola pada teman. Passing yang baik dan benar sangat dibutuhkan dalam permainan sepakbola, karena dengan menguasai teknik ini maka akan mempermudah teman setim untuk menerima bola. Seperti halnya menendang passing dalam permainan sepakbola juga bias dilakukan dengan menggunakan kaki bagian dalam dan kaki bagian luar atau bias dengan menggunakan kepala, dada. Passing dalam permaina sepakbola sering digunakan untuk memberikan bola pada teman baik dalam jarak yang dekat maupun dalam jarak yang jauh.

Ariston, Perbandingann Ketepatan Shooting Ke Arah Gawang dengan Menggunakan d. Menendang ( kicking ) Menendang bola merupakan salah satu karakteristik permainan sepakbola yang paling dominan. Tujuan utama menendang bola adalah untuk mengumpan ( passing ), dan menembak kearah gawang ( shootig at the goal ). Dilihat dari perkenaan bagian kaki ke bola, menendang dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu menendang dengan kaki bagian dalam, menendang dengan kaki bagian luar, dan menendang dengan punggung kaki. 3. Shooting dalam permainan sepakbola Kemampuan menendang bola merupakan salah satu teknik yang harus dikuasai oleh seseorang pemain sepakbola karena dengan kemampuan menendang bola dengan benar seorang pemain akan dapat bermain dengan baik dan dapat memasukkan bola kegawang lawan. 1) Menendang dengan kaki bagian dalam. Pada umumnya teknik ini digunakan untuk mengumpan jarak pendek. Analisis geraknya adalah sebagai berikut : a) Badan menghadap sasaran di belakang bola. b) Kaki tumpu berada disamping bola kurang lebih 15 cm, ujung kaki menghadap sasaran, lutut sedikit ditekuk. c) Kaki tendang ditarik kebelakang, dan ayunkan ke depan. d) Setelah terjadi benturan dilanjutkan dengan Follow trow, ( gerakan lanjutan ). Gambar. Menendang dengan kaki bagian dalam Sumber (Sucipto,dkk. 2000: 18)

Ariston, Perbandingann Ketepatan Shooting Ke Arah Gawang dengan Menggunakan 2) Menendang dengan kaki bagian luar Pada umumnya teknik menendang dengan kaki bagian luar digunakan untuk mengumpan jarak pendek. Analisis geraknya sebagai berikut : a) Posisi badan dibelakang bola, kaki tumpu disamping belakang bola 25 cm, ujung kaki menghadap kesasaran, dan lutut sedikit ditekuk. b) Kaki tendang berada di belakang bola, dengan ujung kaki menghadap kedalam. c) Kaki tendang ditarik kebelakang dan ayunkan kedepan. d) Perkenaan bola tepat di punggung kaki bagian luar, dan tepat pada tengah tengah bola. e) Gerakan lanjutan kaki tendang diangkat serong kurang lebih 45 derajat menghadap sasaran. Gambar. Menendang dengan kaki bagian luar Sumber (Sucipto, dkk, 2000: 19) C. METODOLOGI PENELITIAN 1. Populasi dan Sampel a. Populasi populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas: obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya Sugiyono (2009:61) dan adapun jumlah populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa putra kelas V SD Inpres

Kayumalue Pajeko palu yang berjumlah 20 orang. b. Sampel Penelitian ini menggunakan sampel populasi sebanyak 20 orang siswa putra kelas V SD Inpres. 2. Variabel dan Rancangan Penelitian a. Variabel Penelitian Variabel merupakan sesuatu yang ingin diselidiki sebagai titik perhatian suatu penelitian. Penelitian ini terdapat dua variabel yang terlibat yakni variabel bebas dan variabel terikat. Adapun variabel-variabel yang dimaksud di atas adalah: yang termasuk sebagai variabel bebas yaitu: menendang dengan menggunakan punggung kaki (X1), menedang menggunakan kaki bagian dalam (X2) dan yang termasuk sebagai variabel terikat yaitu: ketepatan shooting bola ke arah gawang yang diberi simbol (Y). 2. Rancangan Penelitian Desain penelitian merupakan suatu rancangan yang digunakan untuk mempermudah proses penelitian. Studi yang dikembangkan dalam penelitian ini dilakukan dengan studi lapangan Secara sederhana rancangan penelitian dapat dilihat pada gambar dibawah ini X1 Y X 2 Gambar. Rancangan penelitian Sumber Sugiyono (2009:8)

Keterangan : X1 = Kemampuan menendang dengan punggung kaki X2 = Kemampuan menendang kaki bagian dalam Y = Ketepatan shooting bola ke arah gawang pada permainan sepakbola 3. Instrumen Penelitian Adapun tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah: tes menendang bola kesasaran ( Kirkendal, 1997:178) dengan tujuan untuk mengukur ketepatan shooting ke arah gawang dalam permainan sepakbola. Alat yang digunakan adalah bola, gawang, meteran, lapangan bola dan alat tulis serta formulir tes. 4. Teknik Pengumpulan Data Teknik atau alat yang digunakan untuk mengumpulkan data yang sudah disiapkan adalah alat yang sudah baku, agar hasil pengukuran yang diperoieh mendekati normal. lnstrumen penelitian adalah alat yang digunakan untuk mengumpulkan data dari sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh data empirik sebagai bahan untuk menguji kebenaran hipotesis. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi : tes ketepatan shooting ke arah gawang pada permainan sepakbola. Peralatan: Alat yang di digunakan dalam tes ini adalah bola, gawang, meteran alat Tujuan : Pelaksanaan tes: tulis dan formulir tes. Mengukur ketepatan shooting ke gawang dengan menggunakan punggung kaki dan kaki bagian dalam. 1. Bola diletakkan pada sebuah titik 13 meter dari gawang tepat pada pertengahan gawang. 2. Testee berdiri di belakang bola. 3. Testee melakukan shooting kegawang dengan menggunakan punggung kaki dan kaki bagian dalam dengan tiga kali kesempatan.

4. Skor shooting ke gawang adalah angka pada gawang yang dikenai oleh bola, bila bola mengenai garis antara kotak skor pada gawang maka kotak skor tertinggi yang dicatat sebagai skor shooting kegawang. Penilaian : Testee melakukan shooting kegawang sebayak tiga kali kesempatan, skor tertinggi adalah nilai ketepatan shooting kegawang dalam permainan sepakbola. 5. Teknik Analisis Data Data yang terkumpul tersebut perlu dianalisis secara statistik deskriptif, maupun inferensial untuk keperluan pengujian hipotesis penelitian, setelah seluruh data terkumpul yakni data ketepatan shooting ke gawang pada permainan sepakbola untuk menguji hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat disusun, diolah, dan dianalisis secara statistik dengan menggunakan jenis statistik deskriptif selanjutnya uji normalitas dan terakhir menggunakan analisis regresi sederhana menggunakan rumus statistik yaitu : r xy = Keterangan: r xy N X Y X 2 Y 2 XY N XY ( X )( Y ) 2 2 2 ( N X ) ( X ) }{ N Y ) 2 { Y ) } ( = Koofesien korelasi antara variabel X dan Y = Jumlah subjek sampel = Jumlah seluruh skor X = Jumlah seluruh skor Y = Jumlah variabel X yang dikuadratkan = Jumlah variabel Y yang dikuadratkan = Jumlah seluruh perkalian variabel X dengan variabel Y dengan

D. HASIL PENELITIAN 1. Data Penelitian Data hasil ketepatan shooting kearah gawang dengan punggung kaki SD Inpres 1 No Nama siswa Nilai 1. Alif 4 2. Abdullah 11 3. Andi Candra 5 4. Abdi Setiawan 5 5. Arif Setiawan 5 6. Dandi 6 7. Fikri 7 8. Gilang 5 9. Koko Sanubari 4 10. Kaifar 6 11. Moh Rio 5 12. Muh Sharul 7 13. Moh Ardiansyah 8 14. Nawir 7 15. Reynaldy 11 16. Saidil 13 17. Supriadi 12 18. Wahyu 3 19. Zainal 8 20. Safil 3 Data hasil ketepatan shooting kearah gawang dengan kaki bagian dalam SD Inpres 1 No Nama siswa Nilai 1. Alif 9 2. Abdullah 13 3. Andi Candra 9 4. Abdi Setiawan 8 5. Arif Setiawan 6 6. Dandi 7 7. Fikri 7

8. Gilang 5 9. Koko Sanubari 10 10. Kaifar 11 11. Moh Rio 7 12. Muh Sharul 8 13. Moh Ardiansyah 9 14. Nawir 9 15. Reynaldy 12 16. Saidil 14 17. Supriadi 13 18. Wahyu 6 19. Zainal 9 20. Safil 6 2. Deskripsi Data Analisis deskriptif data ketepatan shooting kearah gawang dengan menggunakan punggung kaki dan kaki bagian dalam pada siswa SD Inpres 1 Kayumalue Pajeko Palu. N Range Min Max Sum Mean Std. Deviation Variance Shooting Punggung Kaki 20 10 3 13 135 6,75 2,954 8,724 Shooting dengan Kaki Dalam 20 9 5 14 178 8,90 2,594 6,726 3. Analisis T-test Rangkuman hasil analisis uji t data ketepatan shooting kearah gawang dengan menggunakan punggung kaki dan kaki bagian dalam dalam permainan sepakbola pada siswa SD Inpres 1 Kayumalue Pajeko palu. Tes ketepatan shooting ke gawang T df Mean Sig. (2-tailed) Shooting dengan punggung kaki 10,220 19 6,750.000 Shooting dengan kaki bagian dalam 15,347 19 8,900.000

Ada Perbedaan ketepatan shooting kearah gawang dengan menggunakan punggung kaki dan kaki bagian dalam dalam permainan sepakbola pada siswa SD Inpres 1 secara rinci akan dituliskan sebagai berikut. Berdasarkan hasil pengujian analisis uji-t data tes ketepatan shooting kearah gawang dengan menggunakan punggung kaki dalam permainan sepakbola pada siswa SD Inpres1 Kayumalue Pajeko palu pada Tabel 4.5 Diperoleh nilai t hitung 10,220 sedangkan hasil pengujian analisis uji-t data tes ketepatan shooting kearah gawang dengan menggunakan kaki bagian dalam dalam permainan sepakbola pada siswa SD Inpres1 Kayumalue Pajeko palu sedangkan t hitung 15,347. Dengan demikian dapat dibedakan dari tingkat ketepatan shooting kearah gawang dengan menggunakan punggung kaki dan kaki bagian dalam pada permainan sepakbola siswa SD Inpres 1 (15,347-10,220 = 5,127), Hal ini berarti perbedaan tingkat ketepatan shooting kearah gawang dengan menggunakan punggung kaki dan kaki bagian dalam pada permainan sepakbola siswa SD Inpres 1 Kayumalue Pajeko palu sebesar 5,127 dengan tingkat probabilitas (0,000) < α 0,05, untuk terlihat pada tabel kolom Sig/significance adalah 0,000, atau probabilitas jauh di bawah α 0,05. Maka HO ditolak dan H1 diterima atau koefesien uji-t signifikan, atau data tingkat ketepatan shooting kearah gawang dengan menggunakan punggung kaki dan kaki bagian dalam pada permainan sepakbola siswa SD Inpres 1 benar-benar mempunyai taraf signifikan. Dengan demikian terdapat perbedaan tingkat ketepatan shooting kearah gawang dengan menggunakan punggung kaki dan kaki bagian dalam pada permainan sepakbola siswa SD Inpres 1 Kayumalue Pajeko Palu sebesar 5,127. Perbedaan mean atau nilai rata-rata pada data tingkat ketepatan shooting kearah gawang dengan menggunakan punggung kaki dan kaki bagian dalam pada permainan sepakbola siswa SD Inpres 1 adalah (8,900-6,750 = 2,15). Dari analisis itu dapat ditarik kesimpulan bahwa tingkat ketepatan shooting kearah gawang dengan menggunakan kaki bagian dalam lebih baik dibandingkan

dengan shooting kearah gawang dengan menggunakan punggung kaki pada permainan sepakbola siswa SD Inpres 1. E. PENUTUP a. Kesimpulan Berdasarkan analisis uji t yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan tingkat ketepatan shooting kearah gawang dengan menggunakan punggung kaki dan kaki bagian dalam pada permainan sepakbola siswa SD Inpres 1 dengan selisih perbedaan uji t sebesar 5,127 dengan kata lain tingkat ketepatan shooting kearah gawang dengan menggunakan kaki bagian dalam lebih baik bila dibandingkan dengan shooting kearah gawang dengan menggunakan punggung kaki pada permainan sepakbola siswa SD Inpres 1. b. Saran Berdasarkan hasil analisis data dan kesimpulan, maka dapat dikemukakan saran-saran sebagai berikut: 1. Harus ada perhatian dari berbagai pihak yang terkait dengan proses latihan untuk meningkatkan tingkat ketepatan shooting bola kearah gawang dalam permainan sepakbola yang lebih baik, seperti sistem pelatihan berkala serta lembaga pendidikan olahraga dan kesehatan membina dan mengupayakan adanya aktivitas jasmani/pendidikan jasmani dan pendidikan kesehatan sehingga kesehatan dan tingkat kebugaran siswa dapat terpelihara 2. Para pembina/pelatih agar memperhatikan tingkat ketepatan shooting kearah gawang dalam permainan sepak bola agar menunjang dalam proses latihan teknik sehingga dalam penguasaan teknik dasar lebih maksimal. 3. Perlu diadakan penelitian lebih lanjut dengan ruang lingkup yang lebih luas dan mendalam, sehingga diperoleh masukan mengenai tingkat ketepatan shooting kearah gawang dalam permainan sepakbola.

DAFTAR PUSTAKA Haddade,Ilyas dan Tola. 1990. Penuntun Mengajar dan Melatih Sepakbola. FPOK: IKIP Ujung Pandang. Harsono, 1988. Coaching dan Aspek-aspek Psikologi Dalam Coaching. Jakarta: C.V Tambak Kusuma. Kirkendal. 1997. Pengukuran dan Evaluasi Untuk Guru Pendidikan Jasmani. Jakarta. Percetakan AsWin. Marta Dinata. 2007. Dasar-dasar Mengajar Sepakbola. Jakarta : Penerbit Cerdas Jaya. Muchtar, Remmy. 1992. Olahraga Pilihan Sepakbola. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. P2TK. Nurhasan, 2001. Tes dan Pengukuran Dalam Pendidikan Jasmani Prinsip-prinsip dan Penerapannya. Jakarta: Direktorat Jenderal Olahraga. Rani, Adib, Abd, 1992., Materi dan Evaluasi Permainan Sepakbola. FPOK: IKIP Ujungpandang. Sarumpaet A. 1992. Permainan bola besar.jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Dirjen Dikti Proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan. Setiawan. 2007. Dasar-Dasar Sepakbola, Cara Yang Lebih Baik Untuk Mempelajarinya. Bandung. Pakar Raya. Subiyanto. 2005. Latihan Dasar Andal Sepakbola Remaja. Klaten. Macanan Jaya Cemerlang. Sucipto dkk. 2000. Dasar-Dasar Permainan Sepak bola. Jakarta: Dirjen Olahraga Sugiyono, 2009. Statistik Untuk Penelitian. Bandung : CV. Alfabeta Usman, H.B, dkk. 2005. Pedoman Penyusunan dan Penilaian Karya Ilmiah Edisi Kedua. Palu: FKIP Universitas Tadulako.