PEMBUATAN PROGRAM UNTUK MENGUBAH FILE DATABASE MENJADI XML

dokumen-dokumen yang mirip
Extensible Markup Language (XML)

PEMROGRAMAN WEB. 11 XML, XHTML dan JSON. Andi WRE

Penggunaan Struktur Data Pohon Berakar dalam XML

XML extensible Markup Language. Oleh: Nisa Miftachurohmah, S. Kom

TEKNIK DOCUMENT OBJECT MODEL (DOM) UNTUK MANIPULASI DOKUMEN XML. Kusnawi ABSTRACT

MAKALAH SEMINAR TUGAS AKHIR. APLIKASI BUKU ELEKTRONIK (e-book) BERBASIS WEB Anandianingsih (L2F304211)*, Agung BP, ST. MIT**, Aghus Sofwan, ST.

UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO APLIKASI KONVERSI XML DATABASE SKRIPSI BERBASIS WEB. Rizky Yandhika.

Makalah Seminar Tugas Akhir SISTEM APLIKASI PENCATATAN TINDAK KEJAHATAN PADA POLSEK TEGAL SELATAN BERBASIS WEB. Abstrak

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

RANCANG BANGUN APLIKASI BERBASIS TEKNOLOGI WAP SEBAGAI MEDIA PROMOSI KOMODITAS PARIWISATA DI BANYUMAS

XML vs JSON. by: Ahmad Syauqi Ahsan

Prototype Sistem Informasi Hasil Penelitian Berbasis WEB

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI SUKU CADANG PADA DEPARTEMEN UTILITY SPINNING PT. BATAMTEX Ida Riyana*, Agung Budi Prasetijo**, R.

APLIKASI PEMANTAUAN KERJA BERBASIS WEB

Materi 1 Komputer Aplikasi IT (KAIT) 2 SKS Semester 1 S1 Sistem Informasi UNIKOM 2014 Nizar Rabbi Radliya nizar.radliya@yahoo.com

FERNANDYA RISKI HARTANTRI / F DASAR-DASAR HTML

Mengenal dan Mengedit HTML

SISTEM PERTUKARAN DATA ANTAR BASIS DATA DENGAN XML

APLIKASI PENCARIAN PASIEN, DOKTER, KAMAR PADA RUMAH SAKIT BERBASIS WEB MENGGUNAKAN MULTI DBMS

BAB II LANDASAN TEORI

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

Modul Praktikum Desain Web 2015

XML extensible Markup Language

Materi 2 Komputer Aplikasi IT (KAIT) 2 SKS Semester 1 S1 Sistem Informasi UNIKOM 2014 Nizar Rabbi Radliya nizar.radliya@yahoo.com

MEMANFAATKAN CASCADING STYLE SHEET UNTUK MEMPERINDAH TAMPILAN WEB

Sistem Informasi Pencatatan Data Warga Kelurahan Berbasis Mobile

Sistem Manajemen Basis Data Web 2 :

MAKALAH TUGAS AKHIR PEMBUATAN SITUS WEB ALMAMATER PERGURUAN TINGGI MENGGUNAKAN PHP DAN MySQL

Aplikasi e-commerce Pada Layanan Toko Komputer Elektronik (e-computer Store)

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN WEBSITE PERUSAHAAN EKSPEDISI

Pemrograman Berbasis Web Pertemuan 5 XML & DTD. Program Diploma IPB - Aditya Wicaksono, S.Komp 1

APLIKASI TRANSFER DATA REKAM MEDIS RADIOLOGI XML KE DAN DARI BASIS DATA RELASIONAL DENGAN JAVA DAN MYSQL

WEBSITE PEMILIHAN CALON KETUA HIMPUNAN JURUSAN SISTEM KOMPUTER UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA. Angga Indrajaya /

XML (extensible Markup Language) PRODI TEKNIK TELEKOMUNIKASI POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA

MODUL PEMOGRAMAN WEB I STMIK IM BANDUNG MODUL PEMOGRAMAN WEB I. Oleh: CHALIFA CHAZAR. Chalifa Chazar edu.script.id

SISTEM INFORMASI PELATIHAN LEMBAGA PENGEMBANGAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG

APLIKASI SISTEM INFORMASI DEWAN PIMPINAN DAERAH (DPD) II GAPEKNAS KABUPATEN KUDUS

Perancangan Website Ujian. Teknik Elektro UNDIP Berbasis HTML

STMIK-MURA Lubuklinggau 1

XML XML Tre Tr e e & & DTD

RANCANG BANGUN SISTEM SILSILAH KELUARGA BERBASIS TREE BERDASARKAN HUKUM ADAT BALI

MAKALAH SEMINAR TUGAS AKHIR PERANCANGAN APLIKASI AGENDA UJIAN TUGAS AKHIR BERBASIS WEB

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

IMPLEMENTASI MMS UNTUK PELIPUTAN BERITA BERBASIS WEB

APLIKASI PENGOLAHAN DATA PEMASANGAN SPEEDY PADA KOPERASI PEGAWAI TELKOM (KOPEGTEL) DENGAN MENGGUNAKAN DELPHI 2007 DAN SQL.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB 1 PENDAHULUAN. Dalam pengembangan perangkat lunak, tim developer membangun cetak

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI SEMINAR DAN TUGAS AKHIR JURUSAN TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS DIPONEGORO ABSTRACT

Bab 5. Cascading Style Sheet (CSS)

Basis Data 2. Database Internet. Arif Basofi, S.Kom. MT. Teknik Informatika, PENS

XML. Minggu 11 Sumber : Materi Pengantar XML, Moh Junaedi, Pemrograman Web/TI/ AK /2 sks

Transformasi Dokumen XML

MEMBUAT PROGRAM DENGAN DATABASE

APLIKASI BERBASIS WEB PEMETAAN INFORMASI PADA GAMBAR BITMAP

APLIKASI E-TUGAS BERBASIS WEB CMS STUDI KASUS AMIK TUNAS BANGSA PEMATANGSIANTAR

BAB II LANDASAN TEORI

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

BAB III LANDASAN TEORI. berkembang sejalan dengan perkembangan teknologi informasi. Contoh aplikasi

Transformasi Dokumen XML

MAKALAH SEMINAR TUGAS AKHIR

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

APLIKASI SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT BERBASIS WEB PADA SUB-SISTEM FARMASI MENGGUNAKAN FRAMEWORK PRADO

APLIKASI INVENTARIS BUKU UNTUK PERPUSTAKAAN BERBASIS WEB. Sir Kalifatullah Ermaya. Abstrak

Makalah Seminar Tugas Akhir APLIKASI SISTEM INFORMASI PERBAIKAN PONSEL DI CV ANAMELY SEMARANG

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM VALIDASI XHTML 1.0

PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI PEMESANAN PAKET TOUR PADA PERANGKAT MOBILE (STUDI KASUS : ARUNA TRAVEL)

PENGANTAR WEB. Pengantar Web 1

DAFTAR ISI. LAPORAN TUGAS AKHIR... ii

BAB 1 PENDAHULUAN. perusahaan yang serupa menggunakan sistem pelayanan bisinis secara online.

MAKALAH SEMINAR TUGAS AKHIR. SISTEM INFORMASI AKUNTANSI UNTUK UKM Berlia Setiawan 1, Kodrat Imam Satoto 2, Adian Fatchurrohim 2

Interactive Broadcasting

BAB I SEKILAS VISUAL STUDIO.NET 2008

BAB 1 PENDAHULUAN. Teknologi informasi pada saat ini telah berkembang sangat pesat sehingga

U U U UC-17 Skenario normal I Skenario alternatif I

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI. Beberapa penelitian yang telah ada sebelumya yang. berhubungan dengan aplikasi Pendaftaran online yaitu,

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN. harus dijalankan diantaranya adalah: hal-hal yang harus dipersiapkan adalah sebagai berikut:

Aplikasi Antarmuka Informasi Akademik Berbasis WAP Pada Perangkat Bergerak

SISTEM INFORMASI REKAPITULASI DAFTAR HADIR MAHASISWA (STUDI KASUS : PROGRAM STUDI MANAJEMEN INFORMATIKA )

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN APLIKASI SISTEM GUDANG SENJATA (SGS) DI BATALYON XYZ

PENDAHULUAN Yosef Murya Kusuma Ardhana. ST., M.Kom

PERTEMUAN 1. Kompetensi Dasar : Menjelaskan konsep dasar dan teknologi Webpage

Database Management Pengenalan MS. Access 2003

Makalah Seminar Tugas Akhir SISTEM INFORMASI AKUNTANSI KOPERASI UNIT DESA (KUD) DENGAN PHP DAN MYSQL

Implementasi Identifikasi Kendala Sistem Identifikasi Pengguna Administrator Pengujian Sistem Member Pengunjung atau umum HASIL DAN PEMBAHASAN

SISTEM INFORMASI PENGIRIMAN BARANG PADA PT BUANA EXPRESS MENGGUNAKAN BORLAND DELPHI 0.7 DAN MYSQL Oleh SRI LESTARI

Rancang Bangun Aplikasi Latihan Ujian Nasional pada Sekolah SMP Ambia

APLIKASI DAFTAR HADIR PERKULIAHAN MAHASISWA FKTI UNIVERSITAS MULAWARMAN BERBASIS WEB

SISTEM PAKAR PENDETEKSI KERUSAKAN MESIN MOTOR MENGGUNAKAN BORLAND DELPHI 7

BAB 2 LANDASAN TEORI. yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan. yang dimaksud dengan data dan informasi? Data adalah fakta fakta yang

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

MAKALAH SEMINAR TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PELATIHAN PENGEMBANGAN PENDIDIKAN UNIVERSITAS DIPONEGORO

Transkripsi:

Makalah Seminar Tugas Akhir PEMBUATAN PROGRAM UNTUK MENGUBAH FILE DATABASE MENJADI XML Oleh : Darmawan (L2F 097 619) Jurusan Teknik Elektro Universitas Diponegoro Semarang Abstrak Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, khususnya internet, berkembang pula sebuah bahasa pemrograman web yang dapat mendukung kerja HTML yaitu XML (Extensible Markup Language). XML adalah sebuah markup language yang menyediakan format untuk mendeskripsikan data yang terstruktur. Data pada dokumen XML dimungkinkan berasal dari sebuah sumber data, misalnya database. Dalam tugas akhir ini, dibuat sebuah program aplikasi yang dapat menghasilkan dokumen XML dari sebuah file database. Program aplikas dibuat memakai bahasa pemrograman Borland Delphi 6, sedangkan format database yang digunakan sebgai contoh adalah Paradox (*.db), dbase (*.dbf) dan Interbase server. Pengujian terhadap dokumen XML hasil konversi dari file database dilakukan dengan menampilkan dokumen tersebut dalam browser Internet Explorer 6. 1. Pendahuluan Dunia teknologi informasi pada akhir abad 20 telah berkembang dengan pesat. Internet sebagai salah satu hasil dari perkembangan teknologi informasi telah memberikan dampak perubahan yang sangat mendasar dalam kehidupan manusia, terutama perubahan perilaku dan cara berpikir yang semakin berorientasi pada efektifitas dan efisiensi. Perkembangan internet tersebut juga berdampak pada halaman-halaman web. Halaman web sekarang tidak hanya berisikan informasi saja, akan tetapi telah berubah menjadi halaman web aplikasi untuk memenuhi kebutuhan user yang semakin banyak dan kompleks. Kebutuhan untuk web aplikasi ini berimplikasi pada bahasa yang sering digunakan untuk pembuatan web yaitu HTML (Hypertext Markup Language). HTML merupakan markup language untuk document encoding dan display yang banyak digunakan untuk halaman web. Akan tetapi HTML tidak memiliki struktur dalam dokumennya sehingga menyebabkan kesulitan pada aplikasi untuk membaca dan menganalisa sebuah data.. Untuk mengatasi hal tersebut digunakanlah XML (Extensible Markup Language). XML adalah suatu markup language yang menyediakan format untuk mendeskripsikan data terstruktur. Sehingga pemakaian XML terutama digunakan untuk web yang memakai database dengan ukuran besar. XML memiliki beberapa keunggulan apabila dibandingkan dengan HTML diantaranya : Ekstensibilitas Pengguna XML atau user bebas menentukan tag-tag sendiri sesuai dengan kebutuhannya.. Pemisahan data dengan presentasi Pada sebuah dokumen XML, data yang terdapat di dalamnya menerangkan data itu sendiri demikian pula tag-tagnya menjelaskan mengenai isi datanya, sedangkan pada HTML antara data dengan cara browser menampilkan pada web dicampur adukkan sehingga isi data menjadi tidak jelas. Fungsi search yang lebih tepat Apabila sebuah web dibuat dalam format XML dimana XML menjelaskan arti yang sebenarnya dari sebuah isi maka orang akan lebih mudah menemukan informasi yang dibutuhkan. Dapat ditukar/ digabung dengan dokumen XML lain Karena di dalam XML terdapat pemisahan antara isi dan cara menampilkannya maka akan mempermudah dalam penggabungan data dari berbagai macam sumber menjadi satu dokumen XML tanpa perlu memperhatikan susunan tag ataupun susunan data. Penulisan sekali untuk bermacam pemakaian Keuntungan lain dari pemisahan ini adalah sebuah file XML dapat ditulis sekali kemudian ditampilkan dengan cara yang bermacammacam seperti di web browser, handphone, diubah ke suara dan lain-lain. Dokumen atau file XML mengandung suatu data sehingga dimungkinkan untuk menghasilkan 1

dokumen tersebut dari sebuah sumber data, misalnya database. 2. Struktur XML Secara umum, struktur XML berupa data yang tersusun dalam bentuk pohon (tree). Tag-tag yang terdapat dalam XML dapat didefinisikan sesuai dengan keinginan dari pembuatnya tanpa harus terikat pada aturan tertentu. Seperti pada HTML, tag XML diawali oleh tag pembuka <tag> dan diakhiri dengan tag penutup </tag>. Standar penulisannya adalah : <?xml version= 1.0 encoding = UTF-8 standalone = yes?> <tag> isi dokumen </tag> Penulisan baris pertama pada dokumen XML harus sesuai dengan urutan seperti diatas dan tidak boleh terbalik. Baris pertama <?xml version= 1.0 > menunjukkan bahwa file tersebut ditulis sesuai dengan aturan XML versi 1.0. Angka 1.0 merupakan atribut sehingga harus diberi tanda petik. Encoding menyatakan bahwa file XML ditulis dengan kode UTF-8. Penulisan standalone = yes menunjukkan bahwa file XML tersebut berdiri sendiri dan tidak ada file lain yang mendukung. File yang mendukung biasanya adalah file DTD (Document Type Definition). Sebuah file XML minimal harus mempunyai satu elemen utama. Elemen terdiri dari tag pembuka, tag penutup serta semua yang berada diantara tag pembuka dan tag penutup. Dokumen XML dikatakan well-formed apabila telah memenuhi syarat syarat : Setiap ada tag pembuka, harus ada tag penutup ada elemen yang overlapping Memiliki satu elemen utama Atribut harus diberi tanda petik Dokumen XML yang well formed dapat difaktorkan dengan menggunakan XML parser tanpa memunculkan pesan kesalahan (error message). XML parser adalah sebuah program untuk menguji apakah suatu dokumen XML benar atau tidak, sudah memenuhi aturan-aturan XML atau tidak. Untuk saat sekarang, ada beberapa browser seperti Internet Explorer 5.0, Netscape 6.0/Mozilla dan Opera 4.0 beta yang telah membuat XML parser di dalam aplikasi mereka, sehingga hasilnya dapat langsung dilihat dalam halaman web. Untuk menampilkan dokumen XML dalam halaman web, dibutuhkan XSL (Extensible Stylesheet Language). XSL adalah sebuah bahasa yang berfungsi menjelaskan arti dari tag-tag yang digunakan dalam XML sehingga dapat dikenali oleh browser untuk kemudian ditampilkan sebagai halaman web. Bagan proses untuk menampilkan XML dengan web browser ditunjukkan pada Gambar 1. Gambar 1. Proses menampilkan XML dengan web browser 3. Perancangan Program Perancangan program aplikasi untuk mengubah format database menjadi XML terdiri atas tiga prosedur utama, yaitu prosedur untuk menentukan database, prosedur mengaktifkan file database dan prosedur mengkonversi file database menjadi dokumen xml. Diagram alir program aplikasi secara umum ditunjukkan pada Gambar 2. file (*.dbf) database Database tunggal? Paradox? file (*.db) Mengaktifkan Konversi? Proses Konversi Menyimpan file (*.xml) file (*.Gdb) Gambar 2. Diagram alir program aplikasi secara umum 2

3.1 Prosedur Database Prosedur untuk menentukan database terbagi menjadi dua bagian, yaitu prosedur untuk menentukan database tunggal dan prosedur untuk menentukan database server. 3.1.1 Database Tunggal Pada saat menu database tunggal dipilih, aplikasi akan membuka menu untuk menentukan format database yaitu Paradox (*.db) dan dbase (*.dbf). Setelah pemilihan format database dilakukan, program akan masuk dalam menu browse untuk menentukan file database yang akan dikonversi. Pada proses browse ini juga dilakukan filter sehingga hanya file dengan ekstensi.db atau.dbf saja yang dapat dipilih. Setelah menentukan file yang akan dikonversi, aplikasi akan membuat nama alias untuk file tersebut sehingga dapat dikenali oleh Delphi. Diagram alir untuk prosedur menentukan database tunggal ditunjukkan pada Gambar 3. Database Server file (*.Gdb) Masukan username + password correct? Tabel Alias Gambar 4. Diagram alir prosedur menentukan database server Database Tunggal Paradox? 3.2 Prosedur Mengaktifkan File Database File database yang telah dipilih untuk dikonversi, harus diaktifkan terlebih dahulu sebelum dikonversi menjadi dokumen XML. Diagram alir prosedur untuk mengaktifkan file database ditunjukkan pada Gambar 5. file (*.db) file (*.dbf) nama alias file database nama alias Tabel/ Database tidak didefinisikan Gambar 3. Diagram alir prosedur menentukan database tunggal 3.1.2 Database Server Untuk menu pilihan database server, pada saat dijalankan, aplikasi akan membuat sebuah daftar dari file database server. Hal ini dikarenakan untuk sebuah file database server mempunyai jumlah yang lebih dari satu. Proses pembuatan daftar ini bersamaan dengan menu browse untuk memilih file database server dengan format.gdb. Setelah nama file dipilih, kemudian file tersebut dijadikan sebagai server dengan username = SYSDBA dan password = masterkey. Diagram alir untuk prosedur memilih database server ditunjukkan pada Gambar 4. Mengecek alias? Mengisi nama database Mangisi nama Mengaktifkan Gambar 5. Diagram alir prosedur mengaktifkan file database 3

3.3 Prosedur mengkonversi database menjadi dokumen XML Prosedur utama dari program aplikasi ini adalah prosedur melakukan konversi atau perubahan dari suatu format database menjadi sebuah dokumen XML. Diagram alir untuk prosedur konversi dari format database menjadi dokumen xml ditunjukkan pada Gambar 6. object stream bahwa dokumen XML tersebut telah well-formed. Cara kedua adalah dengan mengubah dokumen xml ke dalam bentuk HTML, sehingga tampilan dari dokumen xml hasil konversi (*.xml) pada browser Internet Explorer 6 menjadi lebih jelas. 4.1 Pengujian Database format Paradox (*.db) Untuk pengujian database dengan format Paradox (*.db), file yang digunakan sebagai contoh pengujian adalah file Coba1.db, seperti ditunjukkan pada Gambar 7. Menulis atribut xml Deklarasi field root = nama baris i=1 i = i +1 jumlah baris (I) i <= I child ke dalam root = record Menutup root Menyimpan file.xml Gambar 7. File Coba1.db Hasil konversi dari file Coba1.db ke dalam dokumen XML disimpan dengan nama Coba1.xml dan ditunjukkan pada Gambar 8. kolom k=1 Menutup child jumlah kolom (K) k <= K elemen di child = nama kolom Deteksi tipe elemen Mengisi nilai dari elemen kolom k baris i Menutup elemen k = k + 1 Gambar 6. Diagram alir prosedur konversi Gambar 8. File Coba1.xml Tampilan dokumen XML (Coba1.xml) pada web browser seperti terlihat diatas menunjukkan bahwa dokumen tersebut telah well-formed. Dengan menambahkan XSL, dokumen XML tersebut dapat ditampilkan dalam HTML seperti ditunjukkan pada Gambar 9. 4. Pengujian dan Analisis Proses pengujian terhadap program aplikasi untuk mengubah format database menjadi xml dilakukan dengan dua cara. Cara pertama adalah dengan melakukan klik ganda pada dokumen xml hasil konversi. Cara ini sering disebut juga memparser dokumen xml. Hasilnya akan terlihat pada browser Internet Explorer 6 dalam bentuk susunan yang terurut ke bawah (tree). Apabila setelah dilakukan klik ganda, dokumen xml hasil konversi dari format database dapat tampil di browser tanpa pesan kesalahan, menunjukkan Gambar 9. Tampilan file Coba1.xml pada web browser 4

4.2 Pengujian Database format dbase (*.dbf) Pengujian untuk database dengan format dbase (*.dbf) dilakukan seperti pada pengujian database denagn format Paradox. File yang digunakan adalah file Capital.dbf, seperti ditunjukkan pada Gambar 10. 4.3 Pengujian Database server Pada pengujian database server, file yang digunakan adalah Employee.gdb. File ini terdiri atas beberapa buah yaitu country, customer, department, employee, employee project, items, job, phone list, project, proj_dept_budget, salary history dan sales. Untuk pengujian, dipilih satu buah yaitu country yang ditunjukkan pada Gambar 13. Gambar 10. File Capital.dbf Hasil konversi dalam dokumen XML yang wellformed ditunjukkan pada Gambar 11, sedangkan tampilannya pada web browser ditunjukkan pada Gambar 12. Gambar 13. Tampilan dari country Dokumen xml yang merupakan hasil konversi dari country diatas disimpan dengan nama file Country.xml. Cara pengujian untuk mengetahui dokumen xml tersebut well-formed atau tidak, sama seperti pada pengujian dengan database tunggal yaitu dengan melakukan klik ganda pada dokumen yang bersangkutan. Untuk file Country.xml, hasilnya ditunjukkan pada Gambar 14 dan tampilan file tersebut pada web browser ditunjukkan pada Gambar 15. Gambar 11. File Capital.xml yang well-formed Gambar 14. Tampilan file Country.xml yang well-formed Gambar 12. Tampilan file Capital.xml pada web browser Gambar 15. Tampilan file Country.xml pada web browser 5

5. Kesimpulan Dari pengujian dan analisa yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan beberapa hal berikut ini : 1. Program aplikasi untuk mengubah format database menjadi XML terbukti dapat digunakan sesuai dengan fungsinya. 2. Dokumen XML sebagai hasil konversi dari file database merupakan dokumen XML yang well-formed. 3. Database yang memiliki field dengan type data binary large object tidak dapat dikonversi menjadi dokumen XML yang well-formed. 4. Dokumen XML yang akan ditampilkan sebagai halaman web memerlukan XSL (Extensible Stylesheet Language). Mengetahui / Mengesahkan, Pembimbing I Pembimbing II Ir. Kodrat I.S, MT Wahyudi, ST, MT NIP. 132 046 696 NIP. 132 086 662 6. Daftar Pustaka 1. Kadir. Abdul, Konsep dan Tuntunan Praktis Basis Data, Yogyakarta, Andi Offset, 1999. 2. Post. Gerald V. Database Management Systems, San Francisco, McGraw-Hill, 1990. 3. Pranata. Antony, Pemrograman Borland Delphi, Yogyakarta, Andi, 2000. 4. Sidharta. Lani, Internet Informasi Bebas Hambatan 1, Jakarta, Elex Media Komputindo, 1996. 5. Sidik. Betha dan Husni I. Pohan. HTML dan XML, Bandung, Informatika, 2002. 6. Simpson. John E, Just XML, Yogyakarta, Andi, 2002. 7. Wikanta. Prasaja, Mendesain Web dengan Pemrograman XML, Jakarta, Elex Media Komputindo, 2001. 8. Young. Michael J, Microsoft XML Step by step, Jakarta, Elex Media Komputindo, 2002. 9....XML parser, http://www.xmlsoftware.com 10...XML Validator, http://msdn.microsoft.com/xml. 11...XML ver 1.0, http://www.w3c.org/tr/1998/rec-xml- 19980210 Darmawan. ( L2F 097 619) Mahasiswa jurusan Teknik Elektro Universitas Diponegoro Semarang. 6