Hanif Fakhrurroja, MT

dokumen-dokumen yang mirip
Sistem Sistem : sekumpulan elemen yang saling terkait atau terpadu yang dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan

Konsep Dasar Sistem dan Sistem Informasi

Konsep Dasar Sistem dan Sistem Informasi. Lintang Yuniar Banowosari

KONSEP DASAR 1. Konsep Sistem 2. Konsep Informasi 3. Komponen yang membentuk STI 4. STI untuk pengambilan keputusan

KSI Lanjut Konsep Dasar KONSEP DASAR

SISTEM INFORMASI. Apakah Sistem Informasi Itu?

komponen Sistem informasi 1

Konsep Dasar Sistem dan Sistem Informasi

Gordon B. Davis (1984)

Sebuah sistem terdiri dari bagian-bagian yang saling berkaitan yang beroperasi bersama untuk mencapai beberapa sasaran atau maksud.

TINJAUAN UMUM PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI

Konsep Sistem dan Sistem Informasi pada Organisasi dan Manajemen Perusahaan

PENGERTIAN SISTEM DAN ANALISIS SISTEM

Gambar : karakteristik sistem

BAB II LANDASAN TEORI. saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai. Adapun pegertian sistem menurut Jogiyanto :

BAB III LANDASAN TEORI. ada berkaitan dengan sistem yang akan dibuat. Tujuannya adalah agar aplikasi ini

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

Pertemuan I Konsep Dasar Sistem Informasi (Konsep. Dasar Sistem) Oleh : Devie Rosa Anamisa

KONSEP DASAR SISTEM, INFORMASI dan MANAJEMEN ABDILLAH MUNDIR, SE, MM

BAB II LANDASAN TEORI

What is Information System?

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERTEMUAN 1

Universitas Gadjah Mada

Organisasi dan Manajemen Perusahaan. : :

SISTEM INFORMASI. Konsep Dasar Sistem

KONSEP SISTEM INFORMASI

BAB II LANDASAN TEORI. 2.1 Pengertian Umum Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) dana dari bagian laba BUMN.

Sistem Informasi [Kode Kelas]

PERTEMUAN 1 KONSEP DATA

Pertemuan 1. Penjelasan Umum & Konsep Sistem Informasi. Peraturan-peraturan! KONSEP SISTEM. Pengertian Sistem 6/25/2011 SI 340/2 SKS

KonSIL pertemuan - 1 KONSEP DASAR

BAB II LANDASAN TEORI

Konsep Sistem Informasi Akuntasi. Komang Anom Budi Utama, SKom

BAB III 3. LANDASAN TEORI

: ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI

BAB III LANDASAN TEORI. sistem informasi terbagi dalam dua kelompok, yaitu landasan teori tentang

KONSEP SISTEM. Chairul Furqon, S.Sos., MM.

Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Manajemen Madrasah Tsanawiyyah (SIMATSA) Studi Kasus Pada Madrasah Tsanawiyyah 2 Penggilingan, Jakarta Timur

BAB III LANDASAN TEORI

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

SISTEM INFORMASI ASURANSI

Sistem Informasi Gerson Dullosa Utama Univesitas Mercu Buana Yogyakarta Tugas Konsep Sistem Informasi

TIN102 - Pengantar Teknik Industri Materi #11 Ganjil 2014/2015 SISTEM TIN102 PENGANTAR TEKNIK INDUSTRI

BAB II LANDASAN TEORI. yang saling berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuan yang telah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II LANDASAN TEORI. yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan

Pengembangan Sistem Informasi Kejuruan. Eko Marpanaji

Sistem Informasi Manajemen

BAB II LANDASAN TEORI. Mempelajari suatu sistem informasi, maka terlebih dahulu kita harus

Konsep Sistem dan Sistem Informasi pada Organisasi dan Manajemen Perusahaan

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

( Word to PDF Converter - Unregistered ) BAB II LANDASAN TEORI

2.1.1 Pengertian Penilaian Kinerja

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN - D3

Konsep Sistem dan Sistem Informasi. Pertemuan ke-4

BAB II LANDASAN TEORI. jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul

Konsep Sistem dan Sistem Informasi pada Organisasi dan Manajemen Perusahaan

PENGANTAR SISTEM INFORMASI PERTEMUAN 5-6 KONSEP SISTEM

Pengantar Sistem Informasi & e-bisnis. Defri Kurniawan

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI. pengumpulan data, pengolahan, analisa dan penyajian data yang dilakukan secara

TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI P E N G A N T A R T E K N O L O G I I N F O R M A S I ( T I F )

BAB II LANDASAN TEORI

SLIDE KEDUA A. PENGERTIAN SISTEM Definisi sistem dapat dilihat dari dua pendekatan, yaitu pendekatan prosedur dan pendekatan komponen/elemen

Adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu sebagai satu-kesatuan.

Konsep Sistem dan Sistem Informasi pada Organisasi dan Manajemen Perusahaan

Bab 1 : Terminologi Analisa Sistem Informasi

PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP SIM. Dosen : M. Noor Fuadi,S.Sos,M.AP

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Menurut tim KKS (2007), pada kondisi tertentu kendaraan bermotor

BAB III 3. LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

Bab 2 Tinjauan Pustaka 2.1 Penelitian Terdahulu

Absensi 5% Tugas 20% UTS 35% UAS 40% SISTEM INFORMASI. Pertemuan Ke-1

BAB II LANDASAN TEORI. Pengertian dan definisi sistem pada berbagai bidang berbeda-beda, tetapi

M. M. Ubaidillah Ubaidillah.wordpress.com

BAB II LANDASAN TEORI. Sistem informasi adalah sebuah konsep sistem yang di dukung oleh. manajer dalam organisasi atau dalam tingkatan manajemen.

Memahami dan menguasai konsep sistem informasi, Dapat menjelaskan peranan informasi dalam suatu organisasi, Struktur dari suatu sistem informasi,

PENGANTAR SISTEM INFORMASI KOMPONEN SISTEM INFORMASI. Hendri Sopryadi,M.T.I 10/12/2011 KOMPONEN SISTEM INFORMASI. Hendri Sopryadi,M.T.

Konsep Dasar Sistem Informasi. Rizka Hadiwiyanti S.Kom, M.Kom

BAB II LANDASAN TEORI

TI 1 SISTEM INFORMASI TUGAS SIBI 1 DI SUSUN OLEH : ADE MAS BAGUS ( ), FANDY ADITYA SOEPRIADI( ), TEKNIK INFORMATIKA Kelompok 1

BAB II LANDASAN TEORI. komponen komponen yang saling berkaitan, berhubungan, mempunyai komponen-komponen (components), batas sistem (boundary),

BAB II LANDASAN TEORI. kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

BAB II LANDASAN TEORI. mencapai tujuan tertentu di dalam sebuah lingkaran. hubungannya satu dengan yang lain, yang berfungsi bersama-sama untuk

BAB II LANDASAN TEORI

Sistem kumpulan dari elemen-elemen atau komponen-komponen atau subsistem-subsistem.

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI. kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul, bersama-sama

ANALISIS SISTEM ENTERPRISE UMUM

Hanif Fakhrurroja, MT

Silabus Kita (8 x pertemuan)

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

BAB II LANDASAN TEORI. Pada bagian ini akan dijelaskan mengenai teori teori yang nantinya akan

Jurnal Ilmiah Mustek Anim Ha Vol.1 No. 2, Agustus 2012 ISSN

dan terminal masukan/keluaran.

BAB II LANDASAN TEORI. mengeluarkan dokumen berharga secara fisik ataupun paper ticket.

BAB II LANDASAN TEORI

Transkripsi:

Pertemuan 2: Perancangan Sistem Informasi Konsep Dasar Informasi Hanif Fakhrurroja, MT PIKSI GANESHA, 2013 Hanif Fakhrurroja @hanifoza hanifoza@gmail.com http://hanifoza.wordpress.com

Agenda Sesi 1 1 2 Konsep Dasar Sistem Karakteristik Sistem 3 Klasifikasi Sistem Hanif Fakhrurroja, 2012 http://hanifoza.wordpress.com

Konsep Dasar Sistem Sistem: sekumpulan elemen yang saling terkait atau terpadu yang dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan Sistem berinteraksi dengan: Lingkungan dan Memiliki batas sistem Batas sistem Masukan Proses Keluaran Mekanisme Pengendalian Tujuan Umpan balik Lingkungan

Karakteristik Sistem Sasaran (Objective) /Tujuan (Goal) Komponen/elemen (Component) Batas Sistem (Boundary) Lingkungan Luar (Environment) Penghubung (Interface) Masukan (Input) Pengolah (Process) Keluaran (Output)

Karakteristik Sistem

Tujuan Sistem (Goal) Setiap sistem memiliki tujuan (goal) Tujuan berfungsi sebagai pengarah sistem Tiga tujuan utama SI (Hall, 2000): untuk mendukung fungsi kepengurusan manajemen, untuk mendukung pengambilan keputusan manajemen, untuk mendukung kegiatan operasi perusahaan

Komponen (Component) Terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, dan bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen dapat terdiri dari beberapa subsistem atau subbagian, dimana setiap subsistem tersebut memiliki fungsi khusus dan akan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Hanif Fakhrurroja, 2012 http://hanifoza.wordpress.com

Batas Sistem (Boundary) Batasan sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sebuah sistem dapat dikurangi atau dimodifikasi sehingga akan mengubah perilaku sistem Perus. A Perus. A Perus. B Perus B Borderless Enterprise

Perubahan Batas Sistem Pelanggan Pelanggan Pesanan Konfirmasi Penerimaan Surat Pemrosesan Pesanan Ketersediaan Produk S e d i a a n Produk pesanan Ketersediaan produk Pesanan S e d i a a n (a) Sistem tradisional berbasis kertas (b) Sistem pemesanan dilakukan secara langsung

Lingkungan Luar (Environment) Lingkungan luar dari suatu sistem adalah apapun diluar batasan sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dan dapat juga bersifat merugikan. Contoh: vendor, pelanggan, pemilik, pemerintah, bank, dan pesaing Perusahaan X Lingkungan

Penghubung (Interface) Penghubung merupakan media penghubung antara satu subsitem dengan subsistem yang lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan sumbersumber daya mengalir dari subsistem ke subsistem yang lainnya. Hanif Fakhrurroja, 2012 http://hanifoza.wordpress.com

Masukan (Input) Segala sesuatu yang masuk ke dalam sistem dan selanjutnya menjadi bahan untuk diproses Masukan dapat berupa hal-hal berwujud (tampak secara fisik) maupun yang tidak tampak. Contoh masukan yang berwujud adalah bahan mentah, sedangkan contoh yang tidak berwujud adalah informasi (misalnya permintaan jasa dari pelanggan). Pada sistem informasi, masukan dapat berupa data transaksi, dan data non-transaksi (misalnya surat pemberitahuan)

Pengolah (Process) Bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari masukan menjadi keluaran Pada sistem informasi, proses dapat berupa suatu tindakan seperti: Meringkas data, Melakukan perhitungan, Mengurutkan data, Dll Contoh: sistem akuntansi akan mengolah data-data transaksi menjadi laporan-laporan keuangan dan laporan-laporan lain yang dibutuhkan manajemen

Keluaran (Output) Merupakan hasil dari pemrosesan Pada sistem informasi, keluaran bisa berupa suatu informasi, saran, cetakan laporan, dan sebagainya

Sistem dan Subsistem Sebuah sistem umumnya tersusun atas sejumlah sistemsistem yang lebih kecil Sistemsistem yang berada dalam sebuah sistem disebut subsistem. Subsistem A Subsubsistem A-1 Subsubsistem A-2 Subsistem B Sistem X Subsubsistem B-1 Subsistem C

Contoh Sistem dan Subsistem Sistem Sistem mobil Sistem komputer Sistem informasi perusahaan Subsistem Subsistem bahan bakar Subsistem pendorong Subsistem kelistrikan Subsistem rem CPU Masukan Keluaran Penyimpan sekunder Sistem informasi akuntansi Sistem informasi pemasaran Sistem informasi personalia Sistem informasi produksi

Supersistem Jika suatu sistem menjadi bagian dari sistem lain yang lebih besar, maka sistem yang lebih besar tersebut dikenal dengan sebutan supersistem Sebagai contoh, jika pemerintah kabupaten disebut sebagai sebuah sistem, maka pemerintah provinsi berkedudukan sebagai supersistem. Jika ditinjau dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi adalah subsistem dan pemerintah pusat adalah supersistem Pemerintah Pusat Provinsi Kabupateni Supersistem dari Provinsi Supersistem dari Kabupaten

Antarmuka Subsistem Subsistem Antarmuka Subsistem Masukan Subsistem Subsistem Keluaran Subsistem

Model Antarmuka Subsistem Subsistem Subsistem (a) Antarmuka bolak-balik Subsistem Subsistem (b) Antarmuka satu arah

Contoh Antarmuka Subsistem Cabang offline Cabang online Transaksi Pemasukan Transaksi Validasi Transaksi Transaksi baru Transaksi tak absah Transaksi absah Transaksi Pemutakhiran Antarmuka Induk

Antarmuka Subsistem dalam SI (Martin, 2002) Penapisan, yakni membuang derau atau data yang tak berguna. Pengkodean/pendekodean, yakni mengubah data dari suatu format ke dalam format yang lain Pendeteksian, yakni melakukan pemeriksaan dan pembetulan kesalahan-kesalahan terhadap standar atau kekonsistensian Penyanggatan, yakni memungkinkan dua buah sistem bekerjasama tanpa harus tersinkronisasi secara ketat. Caranya antarmuka mengumpulkan data dari satu subsistem dan kemudian memperkenankan subsistem lain mengambil data tersebut Pengamanan, yakni menolak permintaan yang berasal dari pihak yang tak berhak terhadap data dan menyediakan mekanisme proteksi yang lain Pengikhtisaran, yakni meringkas sejumlah masukan ke dalam bentuk agregat (ringkasan)

Klasifikasi Sistem Sisem Abstrak dan Fisik (Physical System) Sistem Alamiah dan Buatan (Human Made System) Sistem Tertentu dan Tidak Tertentu (Probabilistic System) Sistem Tertutup dan Terbuka (Open System) Hanif Fakhrurroja, 2012 http://hanifoza.wordpress.com

Sisem Abstrak dan Fisik (Physical System) Sistem Abstrak: Sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara Fisik. Misalnya : sistem agama. Sistem Fisik: Sistem yang keberadaannya dapat dilihat secara fisik. Misalnya : perusahaan, komputer. Hanif Fakhrurroja, 2012 http://hanifoza.wordpress.com

Sistem Alamiah dan Buatan (Human Made System) Sistem alamiah (natural system) : Sistem yang terbentuk melalui proses alami. Misalnya : sistem tatasurya, pencernaan. Sistem buatan manusia : Sistem yang dirancang dan dibangun oleh manusia yang melibatkan interaksi dengan mesin. Misalnya : sistem produksi di pabrik. Hanif Fakhrurroja, 2012 http://hanifoza.wordpress.com

Sistem Tertentu dan Tidak Tertentu (Probabilistic System) Sistem tertentu (deterministic system) : Sistem yang cara beroperasinya sudah dapat diprediksi, interaksi-interaksi didalamnya dapat dideteksi dengan pasti dan outputnya dapat diramalkan. Misalnya : pengolahan data (komputer) Sistem tak tentu : Sistem yang outputnya tidak dapat diprediksi dengan pasti karena mengandung unsur probabilitas. Misalnya : Sistem Arisan Hanif Fakhrurroja, 2012 http://hanifoza.wordpress.com

Sistem Tertutup dan Terbuka (Open System) Sistem tertutup : sistem yang tidak berhubungan dengan dunia luar dan tidak terpengaruh dengan lingkungan luarnya (bekerja secara otomatis). Sebenarnya sistem tertutup tidak ada, yang ada adalah relatif tertutup. Sistem terbuka : Sistem yang mempunyai hubungan dengan dunia luar dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini menerima masukan dan menghasilkan ouput untuk subsistem yang lain. Hanif Fakhrurroja, 2012 http://hanifoza.wordpress.com

Sistem Tertutup dan Relatif Tertutup Hanif Fakhrurroja, 2012 http://hanifoza.wordpress.com

Sistem Terbuka Hanif Fakhrurroja, 2012 http://hanifoza.wordpress.com

Mekanisme Pengendalian dan Umpan Balik Mekanisme pengendalian (control mechanism) diwujudkan dengan menggunakan umpan balik (feedback), yang mencuplik keluaran Masukan Proses Keluaran Mekanisme Pengendalian Umpan balik

Mekanisme Pengendalian dan Umpan Balik Tujuan umpan balik adalah untuk mengatur agar sistem berjalan sesuai dengan tujuan Pada sistem informasi, umpan balik dapat diperoleh dari setiap pemakai Program yang salah diperbaiki Program disesuaikan dengan keluaran yang dikehendaki

Hanif Fakhrurroja, 2013