DATABASE ADMINISTRATOR

dokumen-dokumen yang mirip
Selayang pandang ORACLE. Budi S

KONSEP DATABASE ORACLE BKPM 1

Struktur Penyimpanan. Oleh: Arif Basofi

Mengontrol Database. By: Arif Basofi

Konsep Backup dan Recovery. By: Arif Basofi

Oracle Shared Servers. By: Arif Basofi

RECOVERY SYSTEM. Sistem Basis Data. Gentisya Tri Mardiani, S.Kom

Bab 1 Arsitektur Oracle

MODUL 1 Creating DBMS

RECOVERY SYSTEM. Sistem Basis Data. Gentisya Tri Mardiani, S.Kom., M.Kom

Pengaksesan database hanya dapat dilakukan dengan menggunakan jika seseorang telah mempunyai user account.

Ada dua cara untuk melakukan backup dan pemulihan Oracle: Recovery Manager dan dikelola pengguna backup dan pemulihan.

Optimasi Query. Optimasi Perintah SQL Informasi Jalur Akses Query Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kecepatan akses data

BAB 2 LANDASAN TEORI. utama yang harus ditata dengan jelas dan benar. Hal ini termuat dalam buku

Farida Nur Cahyani Pendahuluan. Membuat Database. 1 Komunitas elearning IlmuKomputer.Com

Analisis High Availability Pada Sistem Berbasis Teknologi Oracle Data Guard (Studi Kasus SIA-SAT UKSW)

Mengelola Data. Oleh: Arif Basofi

ARSITEKTUR SISTEM. Alif Finandhita, S.Kom, M.T. Alif Finandhita, S.Kom, M.T 1

Bab 8. Backup & Recovery Database

Tutorial Database Oracle Chapter2 Pembuatan User dan Kontrol Hak Akses

Eksekusi file setup.exe yang ada dalam CD atau folder instalasi oracle.

DATABASE ADMINISTRATOR

DAFTAR ISI. Kata Pengantar... v Ucapan Terima Kasih... vi Daftar Isi... vii. I. Pengenalan... 1

TUGAS PAPER BACKUP DATABASE OLEH : NAMA : PUTRA ADNYANA NIM : KELAS : A103

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN PROGRAM STUDI :S1 SISTEM INFORMASI

RECOVERY SYSTEM. Alif Finandhita, S.Kom

DAFTAR ISI. Kata Pengantar...v Ucapan Terima Kasih... vi Daftar Isi... vii

Oracle Net Services. By: Arif Basofi

Keamanan Database Oracle. By: Arif Basofii

Oracle Academic Initiative

ANALISA PERBANDINGAN RESPONSE TIME DAN THROUGHPUT PADA XML DAN DBMS SEBAGAI MEDIA PENYIMPANAN DATA

BAB 2 LANDASAN TEORI

Backup and Recovery. by: Ahmad Syauqi Ahsan

Bab 6 Mengelola. Control File & Redo Log File

Praktikum BACKUP DAN RECOVERY. Tujuan :

Praktikum Basis Data 2. BAB 1 : Pendahuluan

Memonitor Performance. By: Arif Basofi

DATABASE SQL SERVER. Database SQL Server Halaman 1

PERTEMUAN 14 MENGONTROL AKSES USER

SISTEM BASIS DATA By Novareza Klifartha

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

Modul Praktikum ST-RK /R-

PENGAMANAN SISTEM basis DAta

SISTEM BASIS DATA. Pendahuluan. Gentisya Tri Mardiani, M.Kom

DUKUNGAN DATABASE DALAM PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI

Arsitektur Basis Data Oracle

Database Oracle Untuk Pemula

SISTEM BASIS DATA. Pendahuluan. Gentisya Tri Mardiani, S.Kom.,M.Kom

BAB 1 PENDAHULUAN. satu hal yang sangat dominan dan terjadi dengan sangat pesat. Informasi

Gambar Layar pertama untuk pemecahan masalah Lost Update

Database Interfaces. By: Arif Basofi

Praktikum MONITORING AND RESOLVING LOCK CONFLICTS. Tujuan :

Operating System. I/O System. Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Pasundan. Dosen : Caca E. Supriana, S.Si

Pemanfaatan Teknologi R-Man untuk Automatic Backup (Studi Kasus: Database Oracle 10g)

LINGKUNGAN BASIS DATA

Perangkat keras Kebakaran, banjir, bom, pencurian, listrik, gempa, radiasi, kesalahan mekanisme keamanan

BAB 2 LANDASAN TEORI. adanya sebuah data maka sebuah database tidak akan dibutuhkan, arti dari data sendiri

Basis Data 2. Database Client / Server. Arif Basofi, S.Kom. MT. Teknik Informatika, PENS

Administrasi User. Oleh: Arif Basofi

PENGANTAR TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN 2. RDBMS Pertemuan 7

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

VIEW : Tabel Virtual VIEW 5/29/2017

Tujuan Instruksional Khusus :

User Access MI2154 SQL LANJUT.

Administrasi Basis Data

Administrasi Basis Data. Transaksi dan Lock. Yoannita

Pemrograman Basis Data dan SQL

Pemrosesan data sebelum adanya basis data Perancangan sistemnya masih didasarkan pada kebutuhan individu pemakai, bukan kebutuhan sejumlah pemakai

Penerapan Data Warehouse Menggunakan Teknologi Oracle Sebagai Solusi Big Data Pada Database Client server

Mengenal Oracle 10g XE

Bab 10. Implementasi Sistem File POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: 10.1 STRUKTUR SISTEM FILE

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BASIS DATA LANJUT. ORACLE 9i (DATABASE ADMINISTRATOR) MODUL. Disusun Oleh : Saepudin Nirwan, S.Kom., M.Kom.

Bab 2 Menggunakan Administration Tools

1. Instalasi Oracle & Membuat Starter Database

MANAJEMEN MEMORI. Manajemen Memori 1

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Dalam masyarakat berbasis informasi, sistem basis data merupakan suatu

PENGONTROLAN BERBASIS KOMPUTER

KEAMANAN USER DATABASE

Step-step membuat database Oracle 10g

Menginstall MYSQL SERVER 5.6 pada Windows 8. Sebelum nya download sql offline installer pada link ini (windows 8 32 bit Support)

Konsep Dasar. Relatsional dan RDBMS User dan Schema Database Membuat Tabel dan Mendefinisikan Constraint Input Data ke dalam Tabel

PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 4 SINKRONISASI DATA

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. yang sulit untuk diimplementasikan dalam RDBMS (Relational Data Base Management

DESAIN BASIS DATA SKS

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB III ANALISIS MASALAH

Andi Dwi Riyanto, M.Kom

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Optimation dengan rancangan layar sebagai berikut :

Semester Ganjil 2014 Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Pasundan. Caca E. Supriana, S.Si.,MT.

SISTEM BASIS DATA 2. WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI.

Modul 4. Mengoperasikan Bahasa Pemrograman Data Description (SQL) Memahami penggunaan username dan password pada MySQL

Pengantar Teknologi. Informasi (Teori) Minggu ke-07. Basis Data. Oleh : Ibnu Utomo WM, M.Kom UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO FAKULTAS ILMU KOMPUTER

3.1 APLIKASI YANG DITANGANI OLEH CODE GENERATOR

PENGENALAN DB2. 1. PENGERTIAN DB2 RDBMS yang memungkinkan user menggunakan perintah-perintah SQL terhadap basis data relasional.

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB 1 PENGERTIAN SISTEM MANAJEMEN BASIS DATA

PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL VI FAILOVER CLUSTER

Praktikum USER, PRIVILEGE DAN ROLE. Tujuan :

Transkripsi:

DATABASE ADMINISTRATOR Arsitektur Database Oracle By: Arif Basofi

2-2 Tujuan Mengenal Struktur dan Arsitektur Database Oracle

2-3 Arsitektur Database Oracle Oracle Server: DBMS Oracle menyediakan manajemen informasi yang saling terintegrasi. Struktur Database Oracle terdiri atas : oracle instance & oracle database.

2-4 Arsitektur Database Oracle

2-5 Arsitektur Database Oracle Detail

2-6 Arsitektur Database Oracle Oracle instance adalah kombinasi antara struktur memory dan background proses. Instance harus diaktifkan dulu jika ingin mengakses data ke dalam database Oracle. Setiap kali mengaktifkan instance, sistem Oracle akan mengalokasikan SGA dan background proses secara otomatis, sehingga siap menjalankan proses. Oracle Database adalah sekumpulan file yang menyimpan data (yg terdiri atas datafile, controlfile, dan redo log file) Sebuah Oracle instance, terdiri atas : Memory buffer (disebut SGA) background process (yang menghandle banyak proses dibelakang layar untuk menjalankan instance). Jadi ketika user melakukan proses query (misal. Transaksi dgn select maupun connect, hubungannya bukan langsung ke databasenya dulu akan tetapi melalui instance dulu.

2-7 Arsitektur Database Oracle Ada memory lagi yang posisinya diluar instance, yg disebut PGA. Saat user connect ke instance, user dibuatkan server process, yang membutuhkan memory PGA (Programmable/Private Global Area). Sehingga setiap user, akan dibuatkan sebuah PGA.

2-8 Arsitektur Database Oracle Selanjutnya, perintah dr user akan diteruskan ke instance (SGA), yang kemudian diteruskan lagi ke Background Process yg akan langsung berkomunikasi dengan database. Contoh: select * from employees, dimana table employees ada didalam database file, sql ini akan dikirim dari user (server process) ke dalam SGA, kemudian akan diteruskan pada Background Process untuk mengakses database.

2-9 Arsitektur Database Oracle: SGA

2-10 Arsitektur Database Oracle: SGA System Global Area (SGA) Adalah bagian terpenting dari struktur memory dalam Oracle. Seringkali DBA menggunakan istilah memory pada bagian ini. Terdiri atas: shared pool, streams pool, large pool, java pool, database buffer cache dan redo log buffer. Shared Pool Terdiri atas 2 bagian: 1. Dictionary cache (berisi objek 2 data dictionary yg digenerate oracle, misal. USER-TABLES), 2. Library cache (objek 2 table, spt.table pegawai, dept, dll). Fungsi: untuk menyimpan objek 2 SQL dan objek 2 PL/SQL yang sering kali di-akses dan digunakan dari data dictionary. Statement SQL ini biasanya didapatkan dari user proses, stored procedure yg membaca data dictionary. Juga digunakan untuk meningkatkan kemampuan Oracle dalam lingkungan multiuser. Misal. select * from employees, akan mencari ke file, efeknya: otomatis jauh dan makan waktu lama, juga lambat. Karena meminta ke table file, maka akan disimpan/dicache ke shared pool, sehingga operasi berikutnya akan mencari dimemory bagian shared pool, tidak perlu jauh 2 sampai file.

2-11 Arsitektur Database Oracle: SGA Stream Pool Stream pool tidak pernah digunakan user secara langsung, tp digunakan oracle sendiri dan diurus (maintain) oracle sendiri. Berguna utk komunikasi antar aplikasi 2 oracle. Large Pool Large Pool & Java Pool adalah 2 buah area memory yg sifatnya optional, sehingga yg lain bisa tidak ada (di set nol (0)). Fungsi: bit I/O Backup/recovery (membutuhkan memory yg diambilkan dari large pool) Digunakan untuk jenis koneksi, yg disebut shared server. Sifatnya optional, maka misal. jk tidak di set, maka tetap bisa melakukan backup recovery yg mana memorynya diambil dr bagian dr library cache, artinya shared pool akan jd lebih sedikit. Bagian dari library cache tadi yg disebut UGA (Universal Global Area). Namanya juga shared (saling berbagi), shg jk large pool tdk ada, maka sasarannya adalah shared pool. Dan akbiatnya operasi SQL jd lebih lambat.

2-12 Arsitektur Database Oracle: SGA Kesimpulanya ada 3 jenis memory, yaitu: PGA (didalam server / diluar instance) SGA (didalam instance) UGA (berada didalam shared pool) Java Pool Digunakan untuk komunikasi antara oracle dgn aplikasi Java. Sehingga jika tidak berhubungan dgn aplikasi java, maka dapat diset 0. Dan jika menggunakan aplikasi java sedangkan java pool diset 0, maka tetap masih bisa komunikasi, dgn shared pool jd tersangka lagi (menjadi sasarannya).

2-13 Arsitektur Database Oracle: SGA Buffer Cache Berfungsi: Untuk menyimpan perubahan 2 data. Misal. melakukan insert (memasukkan data), maka data akan ditampung dulu kedalam buffer cache. Saat melakukan update, data diambil dari database dan dimasukkan buffer cache, lalu diupdate didalam database buffer cache. Dan terakhir baru dimasukkan kedalam file (database) melalui background process. Meningkatkan kemampuan dari syntax SQL yang dieksekusi berulang-ulang pada data yang sama dan mengijinkan user untuk melakukan perubahan data di memory dengan cepat.

2-14 Arsitektur Database Oracle: SGA Redo Log Buffer Berfungsi: Untuk menyimpan perubahan baik data juga struktur database. Misal create tabel baru, maka mungkin saja tidak disimpan kedalam database buffer cache, tp akan disimpan kedalam redo log buffer. Sehingga redo log buffer isinya lebih banyak dari database buffer cache. Maka semua yg masuk kedalam database buffer cache, juga akan masuk kedalam redo log buffer. Semua ini sbg mekanisme utk kepentingan recovery.

2-15 Arsitektur Database Oracle: Struktur Proses Jadi, ada 3 jenis proses dalam Struktur Database Oracle: 1) User Processs: Terjadi saat Sewaktu melakukan koneksi atau meminta (SQL). Misal saat membuka SQLPlus, SQL worksheet, dll. Saat di execute, maka dari user process akan dikirim ke server process. Selanjutnya dikirim ke memory, lalu cek di shared pool (ada tidak), jk tdk ada akan diteruskan ke file melalui background process. 2) Server Process Dilakukan ketika melakukan eksekusi koneksi ke oracle instance 3) Background Process Dilakukan saat oracle instance sudah dijalankan.

2-16 Arsitektur Database Oracle: Struktur Proses Program Global Area (PGA) Bagian ini membantu proses eksekusi dari user dengan menyimpan informasi seperti nilai dari bind variable, sort area, dan cursor. User memerlukan area memory eksekusi sendiri (private = Private Global Area)). PGA digunakan untuk menyimpan informasi asli dan nilai bind variable yang akan dieksekusi. Background Proses SMON (System Monitor): memeriksa konsistensi DB, dan jika diperlukan dapat melakukan recovery awal saat DB di open. PMON (Process Monitor): membersihkan resource jika terdapat satu dari proses-proses yang gagal. DBW 0 (DB Writer): bertanggung jawab pada penulisan perubahan data dari db buffer ke data files (disk). LGWR 0 (Log Writer): menulis perubahan pada redo log buffer ke dalam redo log files (disk). CKPT (Check Point): bertanggung jawab terhadap informasi status update DB dalam control file dan data files apapun perubahan pada buffer cache akan secara permanen di record pada database.

2-17 Arsitektur Database Oracle: Database Files

2-18 Arsitektur Database Oracle: Database Files Oracle Database Files Struktur fisik database Oracle terdiri atas file-file. Meliputi: 3 file utama dan beberapa file pendukung. 3 File utama Oracle database Data Files: berisi data miliki user yang disimpan dalam db Oracle. Control Files: berisi informasi penting yang digunakan untuk memaintain dan verifikasi DB. Berisi metadata. File ini sangat penting, tanpa file ini, anda tidak dapat membuka data file untuk mengakses data pada db Oracle. Online Redo Log Files: record tentang perubahan yang terjadi pada DB sehingga dapat dilakukan instance recovery jika terjadi kerusakan. DB memerlukan sedikitnya 2 buah redo log files. File-File Pendukung Parameter File: mendefinisikan karakter dari instance. Password File: untuk meng-otorisasi user yang dapat (diijinkan) melakukan startup dan shutdown suatu instance. Archieve Redo Log Files: merupakan salinan dari redo log file yang kemungkinan akan dibutuhkan untuk me-recover (memulihkan) dari media failures.

2-19 Tablespaces dan Datafiles Secara logika (logic), struktur penyimpanan database terdiri atas tablespace-tablespace. Dalam masing-masing Tablespaces, terdiri dari satu atau lebih data files. Data files dapat dimiliki hanya satu tablespace.

2-20 Tablespaces dan Datafiles Ketika meng-install Oracle, tersedia 6 tablespace (dgn DBCA = Database Configuration Assistant), yaitu: 1. Tablespace SAMPLE (EXAMPLE) 2. Tablespace USERS 3. Tablespace TEMPORARY 4. Tablespace SYSTEM (paling penting) 5. Tablespace SYSAUX 6. Tablespace UNDO (untuk undo segment) Yang wajib ada yaitu point no: 4 & 5 Teblespace SYSTEM paling penting: krn mengandung struktur data dictionary. Tablespace SYSAUX: berisi data tambahan, agar isinya compatible dgn versi-versi sebelumnya.

2-21 Segments, Extents, dan Blocks Secara logic, struktur penyimpanan Database Oracle terdiri atas tablespace-tablespace. Didalam 1 tablespace dapat memiliki beberapa data files. Tablespace secara logic terdiri atas segment, yang berisi: table, index, sequence, queue,dll. Segment berada dalam tablespace Segment terbentuk dari kumpulan extent. Extent merupakan kumpulan dari data blok. Data blok dipetakan pada operating system blok.

2-22 Segments, Extents, dan Blocks Sebuah extent terdiri atas data block 2 yang saling berdampingan, yang artinya setiap extent hanya dapat tersedia satu data file. Data blok merupakan unit terkecil dari I/O dalam database. Ketika database request sebuah kumpulan data block dari OS, OS akan memetakkan pada OS block pada storage device.