STORED PROCEDURE Stored Procedure (stor-proc) merupakan sekumpulan perintah-perintah SQL yang tersimpan dengan nama tertentu dan diproses sebagai sebuah kesatuan. Secara sederhana dapat dikatakan sebagai sebuah sub-program yang tersimpan di databe. Stor-proc sangat mirip dengan prosedur atau rutin pada baha pemrograman dalam hal bahwa mereka sama-sama dapat melakukan hal-hal berikut: Menerima parameter sebagai input dan mengembalikan nilai-nilai dalam bentuk parameter output kepada yang memanggilnya Mengandung perintah-perintah program yang melakukan operi didalam databe, termuk memanggil prosedur yang lainnya. Keuntungan-keuntungan menggunakan stor-proc (menyimpan kode di databe) dibandingkan menyimpan kode program di apliki adalah: 1. Pemrograman menjadi lebih modular. Prosedur hanya dibuat sekali, disimpan dalam databe, dan dapat dipanggil berulang kali dari program/interface seperti visual bic delphi dll. 2. Eksekusi program akan menjadi lebih cepat. Menjalankan program untuk mengakses databe tentu saja akan lebih cepat dilakukan jika di dalam databe itu sendiri. 3. Mengurangi lalu lint jaringan. Efek penggunaan stor-proc akan lebih tera jika menggunakan apliki client/server yang mengakses databe di komputer (host) lain. Prosesnya jauh lebih cepat dengan hanya mengirimkan stor-proc saja daripada mengirimkan baris-baris perintah SQL yang ada di kode program interface (perintah-perintah query yang diketikkan di Visual Bic) Membuat Stored Procedure Melalui Query Analyzer Pembuatan Stored Procedure melalui Query Analyzer tetap memperhatikan sintak pembuatan stored procedure
Contoh 1 Stored Procedure untuk menampilkan data pada tabel barang select * from barang Statement digunakan untuk mengaktifkan penggunaan databe inventori, sedangkan pada statement berikutnya adalah proses pemeriksaan nama stored procedure didalam sysobject, jika nama stored procedure yang dimaksud ditemukan maka akan dilakukan penghapusan stored procedure, setelah proses penghapusan nama stored procedure yang sama dengan stored proceudre yang akan dibuat sukses maka akan dikerjakan proses pembuatan stored procedure baru. Untuk melihat hil dari pembuatan stored procedure SP_TampilBarang gunakan perintah berikut exec SP_TampilBarang atau execute SP_TampilBarang atau SP_TampilBarang Hil dari stored procedure SP_TampilBarang
Contoh 2 Stored Procedure untuk menampilkan data pada tabel barang dengan syarat nilai kode barang sama dengan B0005 select * from barang where kodebrg='b0005' Contoh 3 Stored Procedure untuk menampilkan data pada tabel barang dengan syarat nilai nama barang sama dengan Monitor select * from barang where namabrg='monitor' Contoh 4 Stored procedure untuk menampilkan data dari tabel suplier dan TBMuk dimana field yang akan ditampilkan dari tabel suplier adalah nama suplier (namup), sedangkan field dari tabel TBMuk ayang akan ditampilkan adalah nomor transaksi barang muk (botbm) dan kode suplier (kodesup), adapun syarat yang akan digunakan adalah kode suplier (kodesup) pada tabel TBMuk harus sama dengan kode suplier(kodesup) pada tabel suplier where name = 'SP_Suplier_TBMuk') drop procedure SP_Suplier_TBMuk create procedure SP_Suplier_TBMuk select TBMuk.notbm,TBMuk.kodesup,suplier.namup from suplier,tbmuk where TBMuk.kodesup=suplier.kodesup
Hil eksekusi stored procedure Stored Procedure dengan Parameter Nilai parameter digunakan sebagai parameter mukan bagi strored procedure yang bersangkutan. Pada beberapa contoh diat telah disajikan bagaimana membuat stored procedure tanpa parameter, misalnya pada contoh ketiga yang memiliki statement program seperti dibawah ini select * from barang where kodebrg='b0005' Apabila tidak digunakan nilai sebagai parameter mukkan dalam pembuatan stored procedure maka akan ditemui kendala apabila user ingin menggunakan stored procedure tersebut, sedangkan kode barang yang akan diambil bukan B0005 tetapi B0004, maka akan terlalu merepotkan jika harus melakukan statement stored procedure yang bersangkutan, dapat dibayangkan jika dalam lima menit sekali kode barang yang ingin ditampilkan berbedabeda tentunya hal ini akan semakin memperlamabat pekerjaan kita.
Untuk membuat parameter nilai dalam stored procedure maka harus dilakukan adalah mendeklarikan parameter tersebut kedalam sebuah variabel dengan type data yang sesuai. Gunakan tanda @ untuk mendeklarikan variabel tersebut. Contoh 1 Stored procedure untuk menampilkan data barang dari tabel barnag dengan menyertakan paramaeter nilai kode barnag sebagai parameter mukan @kodebrg varchar (5) select * from barang where kodebrg=@kodebrg Pada statement program diat terdapat @kodebrg dengan type data varchar dideklarikan sebagai parameter nilai, sedangkan parameter select * from barnag, nilai yang akan ditampilkan adalah kode barang yang sesuai dengan parameter nilai yang dimukkan Hil Exec
Contoh 2 @stokbrg varchar (5) select * from barang where stokbrg>@stokbrg Hil Exec