KISI PLPG 2013 MATA PELAJARAN BIMBINGAN KONSELING

dokumen-dokumen yang mirip
KISI-KISI SOAL UJI KOMPETENSI 2013 MATA PELAJARAN BIMBINGAN KONSELING

KISI-KISI SOAL UJI KOMPETENSI 2014 MATA PELAJARAN BIMBINGAN KONSELING

KISI-KISI SOAL UJI KOMPETENSI AWAL TAHUN 2012 BIDANG STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING

KISI-KISI SOAL UJI KOMPETENSI GURU TAHUN 2012 BIDANG STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING

KISI-KISI SOAL UJI KOMPETENSI AWAL (UKA) GURU BIMBINGAN DAN KONSELING TAHUN 2015

KISI-KISI UJI KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN PROFESIONAL PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU BIMBINGAN KONSELING (BK)

KISI KISI UKG 2015 GURU BK/KONSELOR

KISI- KISI UJI KOMPETENSI GURU (UKG) (1) (2) (3) (4) (5) (6) 1.1 Menguasahi ilmu pendidikan dan landasan keilmuannya

KISI- KISI UJI KOMPETENSI GURU (UKG) (1) (2) (3) (4) (5) (6) 1.1 Menguasahi ilmu pendidikan dan landasan keilmuannya

KISI- KISI UJI KOMPETENSI GURU (UKG) Standar Kompetensi Konselor

ISIAN PENILAIAN KINERJA GURU (PKG) BP/BK TAHUN 2014 (Diisi Oleh Kepala Sekolah)

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27 TAHUN 2008 TENTANG STANDAR KUALIFIKASI AKADEMIK DAN KOMPETENSI KONSELOR

KOMPETENSI KONSELOR. Kompetensi Konselor Sub Kompetensi Konselor A. Memahami secara mendalam konseli yang hendak dilayani

MENJADI KONSELOR PROFESIONAL : SUATU PENGHARAPAN Oleh : Eva Imania Eliasa, M.Pd

Aspek dan Indikator Kompetensi Profesional Guru Bimbingan dan Konseling

BAB III METODE PENELITIAN

LAMPIRAN 2 INSTRUMEN PK GURU BIMBINGAN DAN KONSELING/KONSELOR

ARAH PENGEMBANGAN MATERI KURIKULUM : Program Pendidikan Sarjana (S-1) BK Program Pendidikan Profesi Konselor (PPK)

Pemetaan kompetensi dan sub kompetensi guru secara fomal seperti. berikut: SUB KOMPETENSI. PEDAGOGIK 1. Menguasai teori dan praksis pendidikan

CIRI-CIRI SUATU PROFESI ADA STANDAR UNJUK KERJA YANG BAKU DAN JELAS. ADA LEMBAGA PENDIDIKAN KHUSUS YANG MENGHASILKAN PELAKUNYA DENGAN PROGRAM DAN JENJ

INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA GURU BK/KONSELOR

TINGKAT PENGUASAAN KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN PROFESIONAL GURU BIMBINGAN DAN KONSELING

VIII. RUBRIK PENILAIAN KINERJA GURU BK/KONSELOR

BAB II KAJIAN TEORI. industri. Istilah kinerja berasal dari kata Job performance (prestasi kerja). Kinerja

PEMETAAN KOMPETENSI GURU BIMBINGAN KONSELING DI PROVINSI BENGKULU. Oleh: Rita Sinthia, Anni Suprapti dan Mona Ardina.

PENGEMBANGAN INSTRUMEN UJI KOMPETENSI GURU

BERBAGAI PENDEKATAN BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM SETTING SEKOLAH DI INDONESIA

KOMPETENSI PROFESIONAL GURU BIMBINGAN DAN KONSELING

BAB V SIMPULAN DAN REKOMENDASI

ASESMEN DALAM BK PPT 3 1

Oleh: DR.DADANG JUANDI, S.Pd.,M.Si. PENDIDIKAN MATEMATIKA FPMIPA UPI

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sri Marliani, 2013

EVALUASI PENDIDIKAN DAN KINERJA GURU PAI

STANDARISASI PROFESI BIMBINGAN DAN KONSELING INDONESIA SUNARYO KARTADINATA

BERITA DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2013 NOMOR 41 SERI E

PERTEMUAN 13 PENYELENGGARAAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING PADA JALUR PENDIDIKAN

BAB II KAJIAN TEORI. menjadi petugas pelaksana pelayanan konseling. Sebutan pelaksana pelayanan ini

PROFESI BIMBINGAN DAN KONSELING DI ERA DISRUPSI: PELUANG DAN TANTANGAN

Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application

PERAN PENDIDIKAN PROFESI GURU BK/ KONSELOR DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI KONSELOR DI INDONESIA

PREDIKSI SOAL UJI KOMPETENSI GURU BIMBINGAN DAN KONSELING TAHUN 2015

PROFESIONALISASI BIMBINGAN DAN KONSELING Oleh: Drs. Kuntjojo

BAB III METODE PENELITIAN

2015 PROGRAM PENINGKATAN KINERJA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING BERDASARKAN HASIL ANALISIS KINERJA PROFESIONAL

KONTEKS TUGAS DAN EKSPEKTASI KINERJA KONSELOR

BAB I PENDAHULUAN A. Alasan Praktik Pengalaman Lapangan Bimbingan dan Konseling

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Ihsan Mursalin, 2013

PERATURAN BUPATI SINJAI NOMOR 38 TAHUN 2013 TENTANG PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN KEMAMPUAN PROFESIONAL PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

PSG Rayon 1 24 Universitas Negeri Makassar PENULIS

TINGKAT PEMAHAMAN TERHADAP KONSEP DAN PRAKSIS ASESMEN PADA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI SE-KABUPATEN BREBES

BAB I PENDAHULUAN. Dalam lembaga pendidikan (sekolah) bantuan bagi peserta didik (klien) sering

TANTANGAN BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN MUTU

WALIKOTA BANJAR PERATURAN WALIKOTA BANJAR NOMOR 48 TAHUN 2013 TENTANG

Program BK Komprehensif. Instrumen Bimbingan dan Konseling. 07/04/2009. Mata Kuliah Instrumen dan Media BK 1

ASSESMEN PSIKOLOGIS. Dra. Hj. SW. Indrawati, M.Pd., Psi. Oleh : UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application

BAB I PENDAHULUAN. yang berkaitan dengan eksistensi guru itu sendiri. meningkatkan pendidikan nasional ternyata masih banyak yang harus di

: Evaluasi Diri untuk Rencana Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (diisi oleh Guru BK/Konselor) Alamat: Kecamatan: Kabupaten/Kota:

BAB II LANDASAN TEORI Kompetensi Profesional guru pembimbing berdasarkan SKAKK

Paket Pelatihan untuk Guru BK SMA/SMK se-kabupaten Sleman. Analisis Kebutuhan Permasalahan Siswa dengan Daftar Cek Masalah

Paket Pelatihan untuk Guru BK SMA/SMK se-kabupaten Sleman. Pengembangan Bahan dan Media Bimbingan dan Konseling berbasis Kebutuhan

PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI BAHAN BELAJAR AUDIO VISUAL KINERJA TES

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Giya Afdila, 2016

Aplikasi Daftar Cek Masalah untuk Layanan Bimbingan dan Konseling

BAB I PENDAHULUAN. mengembangkan diri secara optimal sesuai dengan tahap-tahap

Sasaran dan. Pengembangan Sikap Profesional. Kompetensi Dasar

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. humanistik untuk meningkatkan kemandirian belajar peserta didik yang dilakukan

BAB I PENDAHULUAN. Bimbingan dan konseling merupakan bagian penting dalam pelaksanaan

Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application

BAB III METODE PENELITIAN. sejauh mana variasi pada satu variabel berkaitan dengan variasi pada satu atau

Oleh : Sugiyatno, M.Pd

Etika, etika profesi Dan kode etik perekam medis

STANDARDISASI KOMPETENSI PROFESI KONSELOR ISLAMI DI SEKOLAH/MADRASAH. Oleh ROCHMAT WAHAB Dosen FIP Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia

Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application

HUBUNGAN ANTARA KOMPETENSI PROFESIONAL GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DENGAN PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KONSELING DI SMA NEGERI SE-KOTA METRO

KURIKULUM PROGRAM STUDI PSIKOLOGI PENDIDIKAN JENJANG MAGISTER (S2) SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

KINERJA KONSELOR SEKOLAH DALAM PENYUSUNAN PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING PADA KONSELOR SEKOLAH SE- KABUPATEN LAMPUNG TENGAH TAHUN AKADEMIK 2012/2013

PENGARUH LATIHAN KETERAMPILAN DASAR KOMUNIKASI KONSELING TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PEMBIMBING DI SMA/SMK SE KOTA MAKASSAR

LAMPIRAN 1 PENGANTAR DAN PETUNJUK PENGISIAN TES KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PEMBIMBING BERDASARKAN SKAKK

PROFESIONALITAS GURU BIMBINGAN DAN KONSELING OLEH: DRA. WIRDA HANIM M.PSI

ETIKA PROFESI BIMBINGAN DAN KONSELING

1. PENDAHULUAN. Pendidikan memiliki peranan penting dalam pembentukan generasi muda penerus bangsa yang

BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM Disampaikan oleh HARTONO Program Studi BK FKIP Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

BAB V SIMPULAN DAN REKOMENDASI

Pekerjaan Sosial PB :

BAB III METODE PENELITIAN

II. TINJAUAN PUSTAKA

Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application

MEMAHAMI INDIVIDU DENGAN TEKNIK NON TES (Observasi dan Wawancara)

I. PENDAHULUAN. A. Latar Belakang dan Masalah. 1. Latar Belakang Masalah. Pendidikan adalah suatu kebutuhan yang sangat penting bagi manusia.

Pengembangan Bahan dan Media Bimbingan dan Konseling berbasis Kebutuhan

Persepsi Siswa Tentang Kompetensi Profesional

ANALISIS KINERJA PROFESIONALISME KONSELOR DI SMA NEGERI 2 BANDAR LAMPUNG TAHUN AJARAN 2012/2013

DESKRIPSI KOMPETENSI GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMA KECAMATAN KWANDANG DAN KECAMATAN ANGGREK KABUPATEN GORONTALO UTARA

Transkripsi:

KISI PLPG 2013 MATA PELAJARAN BIMBINGAN KONSELING Kompetensi Utama PEDAGOGIK Kompetensi Inti Kompetensi Guru BK STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR INDIKATOR ESENSIAL tujuan pendidikan tujuan pendidikan nasional dengan layayanan bimbingan Menguasai teori dan praksis pendidikan Menguasai ilmu pendidikan dan landasan keilmuannya tujuan pendidikan nasional dengan dan RANAH KOGNITIF C2 C3 C4 C5 C6 Merinci komponen pendidikan Merinci komponen pendidikan dalam Merinci komponen utama pendidikan (input, proses dan produk) di dalam metode pembelajaran metode pembelajaran karakteristik pembelajaran yang mendidik dalam dan

Mengaitkan karakteristik budaya konseli Mengaitkan perbedayaan karakteristik budaya dalam melakukan dan Menguasai landasan budaya dalam praksis pendidikan Mengaitkan perbedaan karakteristik budaya indiidu dengan pencapaian tujuan dan dampak perbedaan budaya dampak perbedaan budaya yang terjadi di dalam elakukan layanan bimkbingan dan dampak perbedaan nilai budaya antara guru BK dan konseli dalam pencapaian tujuan. Mengatur kesenjangan budaya Mengatur strategi dalam mengatasi kesenjangan budaya dalam melakukan dan Mengatur strategi dalam mengatasi kesenjangan budaya esesnsi layanan esesnsi dan di dalam jalur, jenis, dan Menguasai esensi pe dan dalam jalur, jenis, dan jenjang Menguasai esensi pada satuan jalur, jenis, esensi dan layanan pada

jenjang satuan pendidikan dan jenjang satuan pendidikan formal. formal. Merancang dan di sekolah Menyesuaikan esensi layanan Merancang program yang dapat dipertanggung jawabkan Menyesuaiakan esensi dan di sekolah Merancang keterkaitan antara 4 komponen program (landasan berpikir, sistem, sistem manajemen, dan akuntabilitas) pada formal Menyesuaikan esensi dan pada formal Memililih tematema layanan Menelaah esesnsi dan Memilih tema-tema dan untuk diteerapkan di sekolah Menelaah esesnsi dan untuk dilaksanakan di sekolah Memilih esensi tema-tema layanan pada stuan pendidikan formal Menelaah esensi dan pada formal

Kompetensi profesional esesnsi layanan esensi upaya peningkatan a Menyesuaikan Mendesain berbagai instrument Mendesain prosedur administrasi esesnsi dan untuk dilaksanakan di SMP/SMA/SMK esensi upaya peningkatan a bimbingan dan di sekolah Menyesuaikanpelayan an di sekolah Mendesain berbagai instrument non tes Mendesain prosedur administrasi assesmen nontes Menguasai konsep dan praksis asesmen untuk memahami kondisi, kebutuhan, dan masalah konseli Menguasai hakikat asesmen esensi pelaksana pada satuan tingkat pendidikan formal esensi upaya peningkatan pada formal Menyesuaikan kedudukan dan fungsi asesmen Mendesain berbagai macam instrument non tes dalam dan Mendesain prosedur pengadministrasian asesemen non tes

Melengkapi kekuatan dan kelemahan instrumen Menyesuaikan teknik assesmen Melengkapi kekuatan dan kelemahan instrument non tes Menyesuaikan teknik assesmennon tes sesuai kebutuhan konseli Memilih teknik asesmen, sesuai dengan kebutuhan Melengkapi kekuatan dan kelemahan instrument non tes Menyesuaikan teknik asesmen non tes sesuai kebutuhan Merancang teknik assesment Membuat teknik assesment Melengkapi sumber data Merancang teknik assessment non tes untuk mengungkap kondisi pribadi konseli Membuat teknik assessment nontes untuk mengungkap kondisi lingkungan konseli Melengkapi sumber data untuk mengungkap kondisi Memilih dan mengadministrasikan teknik asesmen pengungkapan kemampuan dasar dan kecenderungan pribadi konseli. Memilih dan mengadministrasikan instrumen untuk mengungkapkan kondisi aktual konseli berkaitan dengan lingkungan Merancang teknik asesmen non tes untuk mengungkapkan kondisi aktual pribadi konseli membuat teknik asesmen non tes untuk mengungkapkan kondisi aktual lingkungan konseli 3.6.2.Melengkapi sumber data untuk mengungkap kondisi

lingkungan aktual lingkungan hasil assesmen hasil assesmen dalam pe dan Menggunakan hasil asesmen dalam dengan tepat antara hasil asesmen pribadi konseli melalui wawancara, obserasi, kuesioner, daftar cek masalah, AUM -U, AUM PTSDL, ITP dan sosiometri, dengan jenis layanan BK yang dibutuhkan hasil assesmen lingkungan hasil assesmen lingkungan konseli melalui wawancara, obserasi, kuesioner, dan studi dokumentasi antara hasil asesmen lingkungan konseli melalui wawancara, obserasi, kuesioner, dan studi dokumentasi dengan pengembangan program layanan. Menilai implementasi etika profesi Menilai implementasi etika profesi dalam menggunakan assessment nonn tes Menampilkan tanggung jawab profesional dalam praktik asesmen Menilai implementasi etika profesi dalam penggunaan

asesmen non tes. Mengaplikasikan pendekatan dan teknik Mengaplikasikan pendekatan dan teknik dalam layanan indiidu dan kelompok Menguasai kerangka teoretik dan praksis Mengaplikasikan pendekatan /model/jenis dan kegiatan pendukung.. Mengkombinasikan aplikasi pendekatan dan teknik dalam seting layanan indiidual dan kelompok. Menerapkan prosedur penggunaan pendekatan dan teknik Menerapkan prosedur penggunaan pendekatan dan teknik dalam settin layanan indiidu dan kelompok prosedur penggunaan pendekatan danteknik dalam seting layanan indiidual dan kelompok Mengealuasi ketepatan penerapan pendekatan dan teknik Mengealuasi ketepatan penerapan pendekatan dan teknik dalam setting indiidu dan kelompok Mengealuasi ketepatan aplikasi pendekatan dan teknik dalam seting layanan indiidual dan kelompok

Memilih metode dan materi dan Memilih metode dan yang sesuai dengn tujuan layanan materi dan yang sesuai dengan kebutuhan konseli Memilih metode dan yang sesuai dengan tujuan layanan. materi dan yang sesuai dengan kebutuhan siswa program kesesuaian rancangan program program sesuai kebutuhan peserta didik kesesuaian rancangan program dengan pencapaian tugas perkembangan konseli Merancang program program yang berkelanjutan berdasar kebutuhan peserta didik secara komprehensif dengan pendekatan perkembangan program sesuai kebutuhan peserta didik secara komprehensif kesesuaian rancangan program dengan pencapaian tugas perkembangan konseli pelaksanaan dan pelaksanaan program tahunan bimbingan dan rencana pelaksanaan dan pelaksanaan program tahunan

Merinci saranaa prasarana Mengealuasi dan Menelaah keseuaian proses Menelaah kualifikasi akademik dan profesionali guru BK/Konselor pelaksanaan program semesteran bimbingan dan Merinci saranaa prasarana bimbingan dan di sekolah Mengealuasi hasil pelaksanaan program Mengealuasi proses pelaksanaan program Menelaah keseuaian proses dengan pencapaian program Menelaah kualifikasi akademik dan profesionali guru BK/Konselor Menilai proses dan hasil kegiatan. Memiliki kesadaran dan komitmen terhadap etika profesional. Merencanakan sarana dan biaya penyelenggaraan dan Melakukan ealuasi hasil, proses, dan dan Melakukan penyesuaian proses. Memahami dan mengelola kekuatan dan keterbatasan pribadi dan profesional. pelaksanaan program semesteran Merinci sarana prasarana yang dibutuhkan dalam pelaksanaan dan pada formal Mengealuasi hasil pelaksanan program Mengealuasi proses pelasanaan program BK Menelaah kesesuaian proses BK dengan perencanaan program Menelaah kualifikasi akademik dan profesional guru BK/Konselor

Merumuskan karakterisitik pribadi Merancang rencana pengembangan diri batas kewenangan guru Mengealuasi batas kewenangan guru Merumuskan karakterisitik pribadi guru BK/konselor Merancang rencana pengembangan diri untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru BK batas kewenangan guru BK sesuai kode etik profesi konselor Mengealuasi batas kewenangan guru BK Menyelenggarakan sesuai dengan kewenangan dan kode etik profesional guru. Mempertahankan objektiitas dan menjaga agar tidak larut dengan masalah konseli. Merumuskan karakteristik pribadi guru BK/Konselor Merancang rencana pengembangan diri untuk meningkatkan kompetensi akademik dan profesional guru BK/Konselor secara berkelanjutan batas kewenangan guru BK/Konselor sesuai kode etik profesi Konselor Mengealuasi pelaksanaan kode etik dalam BK untuk menjaga obyektifitas layanan Melaksanaan reeferal pelaksanaan reeferal Melaksanakan referal sesuai dengan keperluan. pelaksanaan referal sesua dengan keperluan

Nerencanakan strategi peningkatan kompetensi profesional Meerumuskan pelaksanaan referral Mengealuasi ketepatan pelaksanaan referal Nerencanakan strategi peningkatan kompetensi professional berkelanjutan Peduli terhadap identitas profesional dan pengembangan profesi Merumuskan dasar pertimbangan pelasanaan referal Mengealuasi ketepatan pelaksanaan referal. Merencanakan strategi peningkatan kompetensi profesional berkelanjutan konsep adil Mengealuasi penerapan asas konsep adil gender dalam layanan BK pelaksanaan prinsispprinsip HAM dan adil gender BK Mengealuasi penerapan asas Mendahulukan kepentingan konseli daripada kepentingan pribadi guru Menjaga kerahasiaan konseli menganalisa konsep adil gender dan HAM BK pelaksanaan prinsip-prinsip HAM dan adil gender BK. Mengealuasi penerapan asas

kerahasiaan kerahasiaan dalam layanan BK kerahasiaan dalam layanan BK Mengkategorikan jenis dan metode penelitian Mengkategorikan jenis dan metode penelitian BK berbagaia jenis dan metode penelitian BK Mendesain penelitian tindakan dalam layanan BK Menyususn penelitian tindakan dalam layanan BK Menguasai konsep dan praksis penelitian dalam Memahami berbagai jenis dan metode penelitian Mengkategorikan jenis dan metode penelitian menganalisa berbagai jenis dan metode penelitian Mendesain penelitian tindakan dalam Bimbingan dan. penelitian tindakan dalam BK

hasil penelitian hasil penelitian tindakan BK 8.2.Memanfaatkan hasil penelitian dalam dengan mengakses jurnal pendidikan dan 8.2.1.Menghubung kan hasil penelitian tindakan dalam BK dengan perbaikan layanan BK