Fundamental Analysis. Prepared by Research Team etrading Securities

dokumen-dokumen yang mirip
Hasil akhir dari proses pencatatan keuangan adalah laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan cerminan dari prestasi manajemen pada satu periode

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. investor atau calon investor menilai bahwa perusahaan berhasil dalam mengelola

Analisis fundamental. Daftar isi. [sunting] Analisis fundamental perusahaan. Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. bab sebelumnya, maka peneliti mengambil kesimpulan sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN. yang tak kalah baik dari pelaku usaha pendahulunya. Hal ini mendorong para pelaku

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Tabel 1.1 Daftar Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Sektor Jumlah perusahaan

BAB I PENDAHULUAN. menunjang kegiatan operasionalnya, salah satunya melalui sarana pasar modal.

ANALISIS FUNDAMENTAL

Analisa Laporan keuangan

ANALISIS FUNDAMENTAL. 1

Financial Performance (2)

Bab 2: Analisis Laporan Keuangan

BAB I PENDAHULUAN. ekspansi bisnis dengan berbagai cara agar investor mendapatkan keuntungan yang

BAB I PENDAHULUAN. macam aktivitas. Menginvestasikan sejumlah dana pada aset rill (tanah, emas, satu tahun, seperti saham dan oblogasi.

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. untuk mengalami perbaikan. Hal tersebut dikarenakan perekonomian merupakan

BAB I PENDAHULUAN. telah memiliki perubahan pola pikir tentang uang dan pengalokasiannya. Hal ini

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan pasar modal dan industri sekuritas menjadi tolak ukur

Fundamental analysis 2014

ANALISIS PENGARUH BEBERAPA FAKTOR FUNDAMENTAL TERHADAP RETURN SAHAM

I. PENDAHULUAN. keuntungan di masa yang akan datang. Hal ini juga di dukung dengan jenis

BAB I PENDAHULUAN. Pasar modal Indonesia berkembang sangat pesat dari tahun ke tahun, hal tersebut

BAB I PENDAHULUAN. dalam menjalankan kegiatan operasionalnya akan membutuhkan struktur. modal yang kuat untuk meningkatkan laba agar tetap mampu

Analisis Fundamental dalam Investasi di Pasar Modal

BAB I PENDAHULUAN. diperjualbelikan, salah satunya dalam bentuk ekuitas (saham). Pasar

BAB I PENDAHULUAN. Salah satu fungsi utama pasar modal adalah sebagai sarana untuk

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar belakang

BAB 11 ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN

BAB I PENDAHULUAN. jangka panjang seperti obligasi saham, dan lainnya (Wikipedia). penjualan saham meningkat secara signifikan.

Analisis Fundamental untuk menentukan nilai intrinsik saham sebagai dasar pengambilan keputusan investasi saham pada PT. Kimia Farma, Tbk.

BAB I PENDAHULUAN. investasi yang produktif guna mengembangkan pertumbuhan jangka panjang.

Bab I Pendahuluan BAB I PENDAHULUAN. yang ditetapkan dan struktur permodalan yang lemah dan sebagainya.

BAB I PENDAHULUAN. memperoleh pembiayaan atau dana dengan cara penjualan saham. Pasar modal

BAB I PENDAHULUAN. dan berarti perusahaan telah melakukan financial leverage. Semakin besar utang

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN RUMUSAN HIPOTESIS. Salah satu bidang investasi yang cukup menarik namun tergolong berisiko

BAB I PENDAHULUAN. dapat mereka peroleh dengan melakukan penerbitan saham kepada masyarakat luas yang

BAB I PENDAHULUAN. kesejahteraan bagi para pemiliknya. Untuk mencapai tujuannya perusahaan harus selalu

ANALISIS EKONOMI, KEUANGAN PERUSAHAAN & INVESTASI ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN

I. PENDAHULUAN. Pasar modal merupakan tempat atau sarana bertemunya antara demand dan supply

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Di era globalisasi pada saat ini pertumbuhan perekonomian berkembang pesat

BAB I PENDAHULUAN. modal dan industri-industri sekuritas yang ada pada suatu negara tersebut. Peranan

BAB I PENDAHULUAN. Industri barang konsumsi atau consumer goods di Indonesia semakin tumbuh

BAB I PENDAHULUAN. pasar keuangan indeks harga saham gabungan di perbankan di Indonesia

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN. untuk memiliki saham suatu perusahaan, jika harga saham suatu perusahaan selalu

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Keadaan perekonomian suatu negara sangat dipengaruhi oleh banyak faktor.

Analisis Laporan Keuangan

BAB IV PEMBAHASAN. Sebelum melangkah dalam penghitungan nilai instrinsik melalui pendekatan

BAB I PENDAHULUAN. Pasar modal merupakan salah satu sarana yang efektif untuk mempercepat

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN RUMUSAN HIPOTESIS. Return investasi dapat berupa return realisasi dan return ekspektasi. Return

PENGARUH KINERJA PERUSAHAAN TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN REAL ESTATE DAN PROPERTY YANG TERDAFTAR DI KOMPAS 100 PERIODE

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pasar modal memiliki peranan yang sangat penting dalam sektor

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Dalam praktiknya laporan keuangan oleh perusahaan dibuat dan disusun sesuai dengan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. sebagai pedoman agar dapat digunakan didalam penelitian ini. Sebagai berikut

LAPORAN KEUANGAN DEPRESIASI

BAB I PENDAHULUAN. perusahaan. Sedangkan bagi investor atau pemegang saham baik itu individu

BAB II LANDASAN TEORI

Analisa Rasio Keuangan

BAB I PENDAHULUAN. Pasar modal merupakan suatu lembaga yang memiliki peranan yang sangat

BAB I PENDAHULUAN. suatu negara dikarenakan pasar modal menjalankan fungsi ekonomi sekaligus

Manajemen Investasi SUTIA BUDI. STIE AHMAD DAHLAN JAKARTA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Kinerja keuangan dapat diartikan sebagai kondisi perusahaan. Untuk

ANALISA LAPORAN KEUANGAN ERDIKHA ELIT

BAB I PENDAHULUAN. Dalam melaksanakan tugas sehari-hari perusahaan, seorang manajer harus

BAB I PENDAHULUAN. Efek Indonesia (Kristiana dan Sriwidodo, 2012). Pasar modal merupakan sarana

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Saham juga berarti sebagai tanda penyertaan atau pemilikan seorang

BAB 1 PENDAHULUAN. Pasar Modal memiliki peran penting bagi perekonomian suatu negara yang

BAB 1 PENDAHULUAN. Salah satu cara bagi perusahaan untuk mendapatkan tambahan modal adalah

BAB I PENDAHULUAN. investasi, terlebih dahulu melakukan pengamatan dan penilaian terhadap

SKRIPSI. Disusun oleh :

BAB I PENDAHULUAN. saham yang meningkat menggambarkan bahwa nilai perusahaan meningkat atau

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. Dalam beberapa tahun belakangan ini, pelaku bisnis di Indonesia seakan

Transkripsi:

Fundamental Analysis Prepared by Research Team etrading Securities

AGENDA Definisi Analisis Makro Ekonomi Analisis Sektoral/Industri Analisis Keuangan Perusahaan

Pengertian: Analisis fundamental adalah suatu analisa yang mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan kondisi keuangan suatu perusahaan dengan tujuan untuk mengetahui sifat-sifat dasar dan karakteristik operasional dari perusahaan publik.

Sebelum melakukan analisis fundamental biasanya dilakukan pendekatan TOP DOWN, yaitu melakukan beberapa analisis yang dilakukan sebelumnya: GDP, suku bunga, nilai tukar, inflasi, etc (indikator ekonomi) Perbankan, Pertambangan, Perkebunan, Infrastruktur Properti dll ASII, ADRO, BBRI, BSDE, INTP, SMGR, UNVR (financial performance)

ANALISIS MAKROEKONOMI: Adalah analisis yang mempelajari tentang kondisi perekonomian sekarang secara umum dan pengaruhnya di waktu yang akan datang pada suatu negara

Dalam melakukan analisis ekonomi digunakan beberapa ukuran aktivitas ekonomi: 1. PDB (Produk Domestik Bruto) 2. Inflasi 3. Tingkat Bunga 4. Fluktuasi Nilai Tukar 5. Neraca Perdagangan

PDB: Adalah jumlah agregat barang dan jasa yang telah diproduksi oleh ekonomi suatu negara dalam suatu periode. Kebijakan yang dilakukan dalam mengatur P.D.B: 1. Kebijakan Fiskal (mengatur APBN) 2. Kebijakan Moneter (mengatur uang beredar) Contoh: Tahun 2008 2009 2010 2011 2012 1Q2013 Total PDB (Trilliun Rp) 4.948,7 5.606,2 6.446,9 7.422,8 8.241,9 2.146,1

PDB Indonesia Per Kuartal

Indikator Ekonomi Inflasi: Peningkatan harga rata-rata barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu perekonomian pada periode tertentu Contoh: Angka Inflasi Th. 2007 Th. 2008 6.59% 11.06% Th. 2009 2.78% Th. 2010 6.92% Th. 2011 3.79% Th. 2012 4.30% Akhir Tahun 2013???? Target : Pemerintah 4.9% BI 3.5% - 5.5%

Indikator Ekonomi BI Rate Suku bunga acuan 2009 2010 2011 2012 1Q2013 Maret 7.75% 6.50% 6.75% 5.75% 5.75% Juni 7.00% 6.50% 6.75% 5.75% 5.75% September 6.50% 6.50% 6.50% 5.75% 5.75% Desember 6.50% 6.50% 6.00% 5.75% 5.75% 10

Inflation and BI rate

Indikator Ekonomi - Nilai Tukar Rupiah

Country: Setiap negara akan selalu mempunyai kelebihan dan kekurangan (risiko) dalam investasi. Salam satu ukuran kinerja perekonomian negara dapat dilihat dari kinerja indeks bursanya : Dow Jones 13.104 15.116 15.4% Hang Seng JCI Des 12 22.657 4.317 Ytd 22.392 Ytd change -1.2% 5.069 17.4%

ANALISIS INDUSTRI: Adalah analisis yang mempelajari keadaan kompetitif dari suatu sektor industri dalam hubungannya dengan yang lain serta mengidentifikasi perusahaan - perusahan yang mempunyai potensi pada suatu sektor industri tertentu. Beberapa indikator penting dalam Analisa Industri: Penjualan Laba Dividen Struktur Regulasi Inovasi Modal

Langkah-langkah dalam Analisis Industri: Mengidentifikasi tahap kehidupan produk, yaitu dengan mengenali apakah industri tersebut pada tahapan PERTUMBUHAN, PENDEWASAAN, PENURUNAN Growth Stage memberikan D.P.R rendah ( GIAA, MAPI ) Maturity Stage memberikan D.P.R tinggi ( UNVR, BBRI, BMRI ) Declining Stage memberikan D.P.R rendah (BNBR )

Identifikasi Industri Beberapa industri mampu beroperasi cukup baik dalam kondisi resesi, sedangkan yang lain sangat jelek. Untuk itu perlu dikelompokkan berdasarkan: 1. Growth Industry yaitu industi yang mempunyai laba jauh lebih tinggi dari rata-rata industri ( Cement industry,,.) 2. Defensive Industry yaitu industri yang tidak banyak terpengaruh dengan kondisi perekonomian ( Costumer goods industry ) 3. Cyclical Industry yaitu industri yang sangat peka terhadap perubahan kondisi perekonomian (Heavy Equipment sectors, )

Melakukan Analisis Kualitatif, yaitu untuk menilai prospek industri di masa yang akan datang Aspek-aspek kualitatif tsb: Kinerja Historis Kebijakan Pemerintah Perubahan Struktural

EKSPEKTASI Bagaimana prospek suatu industri di masa yang akan datang 1. Industri apa yang diharapkan akan memberikan peningkatan LABA (misalnya Perbankan, Consumer Goods, Property/Infrastucture) 2. Industri apa yang kemungkinan besar terpengaruh oleh kondisi politik

Analisa Sektor INFRASTRUKTUR Anggaran Belanja Pemerintah?? FINANCE BI rate 5.75%, level rendah sampai akhir tahun?? PLANTATION Harga CPO? Inventory? Property BI rate? Daya beli masyarakat? MINING Harga batu bara? Timah? Emas? Pajak?

Indek Harga Saham Gabungan Sektoral: Sektor Pertanian Sektor Pertambangan Sektor Industri Dasar dan Kimia Sektor Aneka Industri Sektor Industri Barang Konsumsi Sektor Properti & Real-Estate Sektor Infrastruktur, Utilitas, Transportasi Sektor Keuangan Sektor Perdagangan Sektor Manufacturing

IHSG

Kapitalisasi Pasar

Analisa Perusahaan Market Ratios Liquidity Ratios Analisa Keuangan Perusahaan Activity Ratios Profitability Ratios Solvability Ratios

Contoh Kasus.. ABC DEF ABC DEF

Liquidity Ratio Kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek Current Ratio = Current Assets Current Liabilities Current Ratio = (ABC) 13,171,980 7,410,922 = 1.78 x Current Ratio = 6,432,409 (DEF) 3,165,522 = 2.03 x

Activity Ratio Kemampuan serta efisiensi perusahaan di dalam memanfaatkan aset-aset yang dimilikinya Total Assets Turnover = Net Sales Averaged Total Assets Total Assets Turnover = 25,618,014 (ABC) 66,130,722 = 0.39 x Total Assets Turnover = 5,046,364 (DEF) 22,684,128 = 0.22 x

Profitability Ratio Rasio ini menunjukkan seberapa besar tingkat keberhasilan perusahaan di dalam menghasilkan keuntungan Net Profit Margin = E.A.T Net sales 3,222,029 Net Profit Margin = = 12.58 % 25,618,014 (ABC) 928,575 Net Profit Margin = = 18.40 % (DEF) 5,046,364

Solvability Ratio Kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka panjangnya, biasa disebut juga rasio leverage Debt Ratio = Total Debt Total Assets Debt Ratio = 36,032,757 = 54.49 % (ABC) 66,130,722 Debt Ratio = 12,638,782 = 55.72 % (DEF) 22,684,128

Market Ratio Menunjukkan saham informasi penting dari perusahaan yang diungkapkan dalam bentuk kinerja EPS = Laba Bersih Jumlah Saham beredar 3,222,029 EPS = = 101 (ABC) 31,986 EPS = (DEF) 928,575 5,210 = 143

Market Ratio PER = Price Earning per Share PBV = Price Book Value per Share

Market Ratio PER = 1,660 = 16.41 x (ABC) 101 1,590 PER = = 11.13 x (DEF) 143

Market Ratio 30,097,966 Book Value = = 941 31,986 (ABC) 10,045,347 Book Value = = 1,928 (DEF) 5,210

Market Ratio PBV = 1,660 = 1.76 x (ABC) 941 1,590 PBV = = 0.82 x (DEF) 1,928

Market Ratio ROA = Net Income Average Total Assets ROE = Net Income Average Total Equity

Wisdom Words from the Richest Investor Buy companies with strong histories of profitability and with a dominant business franchise. If you don t feel comfortable owning something for 10 years, then don t own it for 10 minutes. I never attempt to make money on the stock market. I buy on the assumption that they could close the market the next day and not reopen it for ten years.

TERIMA KASIH PT Etrading Securities Wisma GKBI 17 th Floor Jl. Jend Sudirman No. 28 Jakarta 10210 www.etrading.co.id