SURAT KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GRESIK

dokumen-dokumen yang mirip
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG KEPUTUSAN REKTOR UIN WALISONGO SEMARANG NOMOR 19 TAHUN 2017

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS BRAWIJAYA NOMOR 536 TAHUN 2013 TENTANG

KEPUTUSAN BERSAMA KETUA BADAN PELAKSANA HARIAN (BPH) DAN REKTOR UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA No. 011/SKB/BPH-UMS/2007

SURAT KEPUTUSAN KETUA YAYASAN KASIH (YASKA) MAJALENGKA NOMOR: 024/KEP/YSK/VI/2008 TENTANG

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA,

SURAT KEPUTUSAN Nomor : 090.SK/US-BU/P.1/II/2014 tentang ; Tata Cara Pemilihan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Dekan REKTOR UNIVERSITAS SILIWANGI

PERMENDIKNAS NOMOR 48 TAHUN 2009 TENTANG PEDOMAN PEMBERIAN TUGAS BELAJAR BAGI PNS DI LINGKUNGAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL (terdiri atas 17 bab,

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT NOMOR : 070/UN8/KP/2013

2 Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286); 2. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan N

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PANDUAN P2M STANDAR PEMBIAYAAN PENGANTAR

SURAT KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GRESIK NOMOR: 039/KEP/II.3.UMG/R/C/2010 Tentang PERATURAN KEPEGAWAIAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GRESIK

-1- REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN PENGURUS YAYASAN BADAN WAKAF UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA NOMOR 03 TAHUN 2009 TENTANG

2016, No sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2015 tentang Perubahan Ketujuh Belas atas Peraturan Pemer

2017, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tamb

PENGURUS YAYASAN SLAMET RIJADI

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS WIDYA DHARMA KLATEN Nomor: 395/A.51.01/Unwidha/VII/2014 tentang PEDOMAN PENILAIAN PELAKSANAAN PEKERJAAN PEGAWAI

PERATURAN MENTERI KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : P.66/MENHUT-II/2013 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PEMBERIAN TUNJANGAN KINERJA BAGI PEGAWAI DI

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

MENTERI KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH REPUBLIK INDONESIA

KEPUTUSAN SENAT UNIVERSITAS BAITURRAHMAH No. 329/F/ UNBRAH/VI/2013. Tentang

WALIKOTA DEPOK PERATURAN WALIKOTA DEPOK NOMOR 38 TAHUN 2013

SOSIALISASI KEPUTUSAN REKTOR NO. 320 /UN5.1.R/SK/KEU/2017 TENTANG PEMBAYARAN REMUNERASI DOSEN PENYELENGGARA TRIDHARMA PERGURUAN TINGGI PADA PROGRAM

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG NOMOR: 162/O/2004 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS BRAWIJAYA NOMOR 438 TAHUN 2013 TENTANG

MENTERI AGRARIA DAN TATA RUANG/ KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30/PERMEN-KP/2013 TENTANG

2016, No terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2013 tentang Perubahan Ketujuh atas Keputusan Presiden Nomor 103 Tahun 2001 tentang K

MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA TENTANG PEMBERIAN TAMBAHAN PENGHASILAN BAGI PEGAWAI DAERAH PEMERINTAH KOTA YOGYAKARTA BAB I

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA

WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 15 TAHUN 2016 TENTANG

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

2 2. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara R

2017, No Peraturan Presiden Nomor 130 Tahun 2017 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS PELITA HARAPAN SURABAYA Nomor : 08/SKR/UPHS/VIII/2008. t e n t a n g

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR: 18 TAHUN 2008 TENTANG PENYALURAN TUNJANGAN PROFESI DOSEN

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

KETETAPAN MAJELIS WALI AMANAT IPB NOMOR : 62 /MWA-IPB/2007 T E N T A N G

WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 43 TAHUN 2015 TENTANG

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 41/PMK.01/2011 TENTANG

KEPUTUSAN MENTERI KEHUTANAN NOMOR : 500/Kpts-II/2002 TENTANG PEDOMAN TUGAS BELAJAR BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL LINGKUP DEPARTEMEN KEHUTANAN

BUPATI SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN BUPATI SLEMAN NOMOR 30 TAHUN 2016 TENTANG PEMBERIAN TAMBAHAN PENGHASILAN PEGAWAI NEGERI SIPIL

WALIKOTA PAREPARE PERATURAN WALIKOTA PAREPARE NOMOR 10 TAHUN 2015 TENTANG

JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA K E P U T U S A N JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA NOMOR : KEP-085/J.A/10/1990 TENTANG

BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA

KEPUTUSAN KEPALA BAGIAN ORGANISASI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN LAMONGAN NOMOR : 188 / 110 / / 2013

GUBERNUR PAPUA PERATURAN GUBERNUR PAPUA

BERITA NEGARA. KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK. Tunjangan. Kinerja Pegawai.

PENYUSUNAN JADWAL KULIAH DAN PENUGASAN DOSEN (PM-STT )

RANCANGAN PERATURAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR: 45/Permentan/OT.140/4/2014

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS SEBELAS MARET NOMOR : 785/J27/KP/2004 Tentang PEDOMAN PELAKSANAAN PENDIDIKAN LANJUT BAGI PEGAWAI NEGERI

Gubernur Jawa Barat. PERATURAN GUBERNUR JAWA BARAT NOMOR : 119 Tahun 2009 TENTANG

PROSEDUR PENGENDALI MUTU DOSEN No. Dokumen

Bismillahirrahmanirrahiim Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Aisyiyah Yogyakarta, setelah:

PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2011 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SURAKARTA

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS DIPONEGORO NOMOR: 1 TAHUN 2014 TENTANG

MENTERI KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN NOMOR 1 TAHUN 2015 TENTANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BNPB. Tunjangan Kinerja. Pemberian. Tata Cara.

2011, No Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2009 tentang Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 76, Tambahan Lembaran Ne

2 Pemerintah Nomor 63 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2003 tentang Wewenang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhe

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA,

WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

S U R A T T U G A S Nomor: E.2.b/530/BAA-UMM/XI/2005

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS BRAWIJAYA NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG

2011, No.82 2 Indonesia Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3041) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nom

BUPATI DEMAK PERATURAN BUPATI DEMAK NOMOR 08 TAHUN 2014 TENTANG

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS BRAWIJAYA NOMOR 47 TAHUN 2015 TENTANG KEDUDUKAN DAN SUSUNAN SENAT UNIVERSITAS BRAWIJAYA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PEMERINTAH KABUPATEN PROBOLINGGO

WALIKOTA YOGYAKARTA PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA

MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA,

MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL TENTANG PENYALURAN TUNJANGAN KEHORMATAN PROFESOR.

WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 24 TAHUN 2015 TENTANG

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2018 TENTANG TATA CARA PEMILIHAN DEKAN DAN WAKIL DEKAN. Bismillahirrahmanirrahim

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 107 TAHUN 2013 TENTANG

WALIKOTA SURAKARTA PROVINSI JAWA TENGAH

BUPATI BELITUNG PERATURAN BUPATI BELITUNG NOMOR 27 TAHUN 2009 TENTANG

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS BRAWIJAYA NOMOR 20 TAHUN 2015 TENTANG

KEPUTUSAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 50 TAHUN 1999 TENTANG KEPENGURUSAN BADAN USAHA MILIK DAERAH MENTERI DALAM NEGERI,

BERITA NEGARA. No.675, 2016 KEMENDIKBUD. Tunjangan Kinerja. Juklak. Pencabutan. PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA

2017, No Nomor 143, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5062); 4. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil N

2016, No Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1977

KEPALA PERPUSTAKAAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

2 Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4286);

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.168, 2009 DEPARTEMEN HUKUM DAN HAM. Tugas Belajar. Izin Belajar. PNS. Pedoman.

SALINAN PERATURAN MENTERI PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM.73/KP.403/MPEK/2013 TENTANG

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

Transkripsi:

SURAT KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GRESIK NOMOR : 002/KEP/II.3.UMG/R/A/2011 Tentang PENYEMPURNAAN POKOK PENGGAJIAN PEGAWAI TETAP UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GRESIK Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik : Bismillahirrohmaanirrohiim MENIMBANG : 1. Bahwa pola penerimaan gaji sebagaimana ditetapkan dalam keputusan No. R/48/SK/UMG/II/1998 dipandang tidak sesuai lagi dengan perkembangan keadaan 2. Bahwa dalam rangka mendukung pelaksanaan disiplin, dan untuk lebih meningkatkan hasil pelaksanaan tugas/produktivitas kerja, maka dipandang perlu untuk menetapkan pola penerimaan gaji baru 3. Dengan adanya penyempurnaan itu maka perlu dituangkan dalam surat keputusan yang baru MENGINGAT : 1. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistim Pendidikan Nasional. 2. Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi. 3. Surat Keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor : 19/SK/- PP/III/B/1.a/1999 tentang Qoidah Perguruan Tinggi Muhammadiyah BAB XI Pasal 41 dan 42 4. Statuta Universitas Muhammadiyah Gresik BAB XIV Pasal 141 BERDASARKAN : Hasil Rapat Rektorat pada tanggal 27 Desember 2010 M E M U T U S K A N MENETAPKAN : Surat keputusan Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik tentang Penyempurnaan Pokok Penggajian Pegawai Tetap Universitas Muhammadiyah Gresik. Dalam keputusan ini yang dimaksud dengan : BAB I PENDAHULUAN Pasal 1 PENGERTIAN 1. Lembaga, adalah Universitas Muhammadiyah Gresik.

2. BPH, ialah Badan Pelaksana Harian Perguruan Tinggi Muhammadiyah Gresik yang dibentuk untuk melaksanakan langsung tugas sehari-hari dalam penyelenggaraan lembaga. 3. Rektor, ialah Pimpinan tertinggi lembaga. 4. Pegawai Tetap adalah orang yang diangkat oleh BPH-UMG atau Pemerintah sebagai Dosen atau Karyawan pada Universitas. 5. Dosen Tetap adalah dosen yang diangkat oleh Ketua BPH-UMG atau Pemerintah 6. Dosen Tetap Yayasan adalah dosen yang diangkat oleh Ketua BPH-UMG 7. Dosen Tetap DPK adalah dosen yang diangkat Pemerintah sebagai pegawai negeri sipil yang dipekerjakan (DPK) Universitas 8. Karyawan Tetap adalah orang yang diangkat oleh ketua BPH UMG untuk melaksanakan tugas-tugas tata laksana, pelayanan administrasi dan teknis. 9. Gaji, adalah penghasilan Pegawai Tetap yang dibayar oleh Lembaga pada setiap bulan, yang terdiri dari Gaji Dasar Pokok dan Tunjangan-Tunjangan. 10. Gaji Dasar Pokok (GDP), adalah hasil penjumlahan antara Gaji Dasar dengan Tunjangan Berkala. 11. Gaji Dasar, adalah hasil perkalian Nilai Dasar dengan Indeks Rupiah. 12. Nilai Dasar, adalah nilai yang diperoleh dari hasil penjumlahan nilai Gaji Pokok, Tunjangan Tingkat Golongan dan Tunjangan Tambahan Nilai Golongan. 13. Gaji Pokok, adalah nilai gaji ditetapkan untuk setiap tingkat. 14. Tunjangan Tingkat Golongan, adalah nilai yang ditambahkan pada gaji pokok sesuai tingkat golongannya. 15. Tunjangan Tambahan Nilai Golongan, adalah nilai yang ditambahkan pada gaji pokok sesuai dengan golongannya. 16. Indeks, adalah fungsi yang menunjukkan hubungan antara anggaran Lembaga dengan skala gaji Pegawai Tetap yang berlaku, yang besarnya dinyatakandalam angka rupiah per nilai. 17. Tunjangan adalah penghasilan yang diberikan kepada Pegawai Tetap diluar Gaji Dasar Pokok yang keberadaannya disesuaikan dengan kemampuan keuangan lembaga. 18. Tunjangan Berkala, adalah tunjangan yang diberikan kepada Pegawai Tetap sebagai tunjangan pengabdian masa kerja, yang diberikan apabila dapat memenuhi persyaratan atau kriteria untuk mendapatkannya. 19. Skala Gaji, adalah skala gaji pada setiap tingkat golongan penggajian. 20. Jabatan, adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, wewenang, tanggung jawab dan hak pegawai tetap dalam struktural jabatan organisasi Lembaga. 21. Tunjangan Jabatan Struktural, adalah tunjangan yang diberikan kepada tenaga pimpinan yang diberikan amanah untuk memangku jabatan struktural lembaga. 22. Tambahan Tunjangan Jabatan, adalah tambahan tunjangan yang diberikan kepada jabatan Rektor, Pembantu Rektor, Dekan, Ka. LPPM, Ketua Jurusan/Ketua Program Studi Sekretaris Jurusan/Sekretaris Prodi, Ka.Lab Fakultas, Ka. Lab Prodi, Ka. Biro Ka.Pusat/Ka.Perpus/Ka.Bag atas dasar jumlah mahasiswa.

23. Tunjangan Dosen, ialah tunjangan yang diberikan kepada Pegawai, karena fungsi yang bersangkutan sebagai Tenaga Dosen Lembaga. 24. Tunjangan Kekaryaan, ialah tunjangan yang diberikan kepada Pegawai Tetap yang bertugas dalam bidang administrasi dan terdiri dari Tunjangan Tetap dan Tunjangan Variabel 25. Tunjangan Uang Makan, ialah tunjangan berupa uang makan yang diberikan oleh Lembaga kepada Pegawai yang besarnya ditentukan berdasarkan Kehadiran Kerja dengan check clock. 26. Jaminan Sosial Tenaga Kerja, ialah Jaminan kesehatan yang diberikan kepada pegawai tetap berdasarkan keikutsertaan pada Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK) berupa Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan. 27. Tunjangan Natura, ialah tunjangan berupa natura beras, gula, minyak dan sabun cuci yang diberikan kepada Pegawai Tetap Lembaga. 28. Pjs adalah Seseorang yang diangkat dengan Surat Keputusan Rektor untuk menggantikan dan menjalankan jabatan tertentu bagi pejabat yang meninggal dunia, diberhentikan atau diberhentikan sementara. BAB II PENGGAJIAN Pasal 2 SKALA PENGGAJIAN 1. Sistem gaji Pegawai Tetap ditetapkan dalam suatu skala yang menentukan nilai untuk setiap tingkat dan golongan. 2. Skala gaji terdiri dari 4 (empat) tingkat dan 17 (tujuh belas) golongan. 3. Skala gaji Pegawai tetap ditentukan sebagai berikut : a. Pegawai tetap Edukatif ( Dosen ) penentuan tingkat golongannya diatur dalam aturan tersendiri dengan ketentuan minimal Tingkat Golongan III A. b. Pegawai Tetap Tenaga Administrasi, pada hakekatnya menurut bobot uraian dari tugas dan jabatan dengan ketentuan berdasarkan pendidikan yang diakui : Pendidikan Tingkat Golongan Batas maksimum Awal (Ps 6) kenaikan pangkat SD I A II C SMP I B II C SMA/MA/SMK II A III B Diploma Satu (D1) II A III B Diploma Tiga (D3) II C III C Sarjana (S1) III A III D Sarjana (S2) III B IV A 4. Skala Gaji Pegawai Tetap berdasarkan tingkat golongan dan nilainya tercantum pada lampiran surat keputusan ini.

Pasal 3 1. Perubahan Gaji Pegawai Tetap dapat disebabkan oleh karena Pegawai Tetap yang bersangkutan mendapat promosi, demosi dan atau penghargaan lainnya. 2. Dalam hal Pegawai Tetap mendapatkan promosi atau demosi, maka Nilai Dasarnya akan berubah sesuai dengan tingkat golongannya yang terakhir. Pasal 4 1. Pada saat berstatus sebagai Calon pegawai Tetap ( Pegawai dalam masa percobaan ) Lembaga memberikan penghasilan sebesar 80 % dari Gaji Dasar Pokok dan Tunjangan-Tunjangan. 2. Pada saat berstatus sebagai Tenaga Kontrak Calon Pegawai Tetap ( dalam masa percobaan ) Lembaga memberikan penghasilan sebesar 90 % dari ketentuan Pasal 4 Ayat 1. Pasal 5 1. Perubahan jabatan yang mulai diberlakukan antara tanggal 1 sampai dengan 15, akan berpengaruh terhadap perhitungan gaji mulai bulan yang bersangkutan. 2. Perubahan jabatan yang mulai diberlakukan setelah tanggal 15, akan berpengaruh terhadap perhitungan gaji mulai bulan berikutnya. BAB III TUNJANGAN BERKALA Pasal 6 1. Tunjangan Berkala diberikan kepada Pegawai Tetap yang telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan. 2. Nilai 1 (satu) tahap Tunjangan Berkala ditetapkan sebesar 3 % (tiga persen) dari Nilai Dasar. 3. Besarnya tunjangan berkala adalah hasil perkalian antara nilai Tunjangan Berkala dengan Indeks. 4. 1 (satu) tahap Tunjangan Berkala ditetapkan untuk masa kerja minimum 2 tahun dan maksimum 3 tahun. 5. Pada saat surat keputusan ini berlaku besarnya Tunjangan Berkala ditetapkan 1 (satu) tahap sama dengan 2 tahun masa kerja penuh. Pasal 7 1. Tunjangan Berkala dapat diberikan kepada Pegawai Tetap berdasarkan pertimbangan sebagaii berikut : a. Telah memenuhi persyaratan / kriteria yang ditentukan ( masih dalam penyusunan kriteria ) b. Masa kerja penilaian lebih dari 2 tahun s/d 3 tahun 2. Ketentuan tentang tata cara pemberian Tunjangan Berkala ditetapkan dengan Surat Keputusan atau Instruksi Rektor.

Pasal 8 Menetapkan besarnya Indeks Rupiah per nilai Gaji Dasar Pokok, sebagai berikut : - Indeks Rupiah Per Nilai GDP Rp. 1.850,- 1. Tunjangan Jabatan terdiri dari : - Tunjangan Jabatan Struktural - Tambahan Tunjangan Jabatan Struktural BAB IV TUNJANGAN JABATAN Pasal 9 2. Menetapkan besarnya Tunjangan Jabatan Struktural dan Tunjangan Jabatan Standar sehingga menjadi sebagai berikut : - Tunjangan Jabatan Struktural : Rektor 100 % Pembantu Rektor 80 % Dekan / LPPM 75 % Ka. Biro/Ka. Badan/Kajur./Prodi 55 % Sekjur./Ka.Pusat/Ka.Lab/Ka. Bagian 40 % - Tunjangan Jabatan Standar : Rp. 1.500.000,- 3. Menetapkan besarnya Tambahan Tunjangan Jabatan sebagai berikut : a. Atas dasar jumlah seluruh mahasiswa : - Rektor : 100 % x Mahasiswa - Pembantu Rektor : 75 % x Tunjangan Dasar Rektor. - Ka. LPPM : 25 % x Tunjangan Dasar Rektor - Ka. Biro/Ka. Badan : 20 % x Tunjangan Dasar Rektor. - Ka.Pusat/ Ka.Perpus/Ka.Bag : 15 % x Tunjangan Dasar Rektor b. Atas dasar jumlah mahasiswa setiap fakultas : - Dekan : 100 % x Tunjangan Dasar Mhs. Setiap Fakultas. - Ka. Lab. Fakultas : 20 % x Tunjangan Dasar Dekan c. Atas dasar jumlah mahasiswa setiap jurusan/program studi : - Ka.Jur/Ka.Prodi. : 100 % x Tunjangan Dasar Ka.Jurusan/Ka.Prodi. - Sek.Jur./Sek.Prodi : 75 % x Tunjangan Dasar Kajur./Prodi. - Ka. Lab. Prodi. : 50 % x Tunjangan Dasar Kajur/Prodi.

d. Besarnya Tunjangan Dasar ditetapkan kelipatan Rp 50.000,- per 100 mahasiswa, sehingga menjadi sebagai berikut : Jumlah Tunjangan Jumlah Tunjangan Mahasiswa Dasar Mahasiswa Dasar 001 s/d 100 Rp 50.000,- 1001 s/d 1100 Rp 550.000,- 101 s/d 200 Rp 100.000,- 1101 s/d 1200 Rp 600.000,- 201 s/d 300 Rp 150.000,- 1201 s/d 1300 Rp 650.000,- 301 s/d 400 Rp 200.000,- 1301 s/d 1400 Rp 700.000,- 401 s/d 500 Rp 250.000,- 1401 s/d 1500 Rp 750.000,- 501 s/d 600 Rp 300.000,- 1501 s/d 1600 Rp 800.000,- 601 s/d 700 Rp 350.000,- 1601 s/d 1700 Rp 850.000,- 701 s/d 800 Rp 400.000,- 1701 s/d 1800 Rp 900.000,- 801 s/d 900 Rp 450.000,- 1801 s/d 1900 Rp 950.000,- 901 s/d 1000 Rp 500.000,- 1901 s/d 2000 Rp 1.000.000,- dan seterusnya. e. Jumlah mahasiswa didasarkan atas jumlah perhitungan mahasiswa aktif setiap awal semester. 4. Pejabat yang memangku jabatan masih bersifat sementara ( Pjs ) tunjangan jabatannya ditetapkan 80 % dari ketentuan Jabatan standar. 5. Bagi Pegawai yang mendapatkan tugas rangkap satu jabatan ( sebagai Pjs ) diberikan tunjangan jabatan tambahan terhadap tugas rangkap tersebut sebesar 75% dari ketentuan Pasal 9 ayat 4. BAB V TUNJANGAN DOSEN Pasal 10 1. Klasifikasi Jabatan Dosen berdasarkan Jabatan Akademik yang dimiliki oleh yang bersangkutan dan besarnya Tunjangan Dosen berdasarkan fungsinya tersebut ditetapkan sebagai berikut : Fungsi Tingkat Golongan Besar Tunjangan Dosen Guru Besar IV D - IV E Rp. 1.350.000,-. Lektor Kepala IV A - IV B - IV C Rp. 900.000,- Lektor III C - III D Rp. 700.000,- Asisten Ahli III A - III B Rp. 375.000,- 2. Bagi tenaga dosen yang belum memiliki jabatan akademik/ dalam masa pengurusan sesuai pasal 2 SK rektor No. R/299/SK/UMG/I/2004 diberikan tunjangan dosen sebesar Rp. 275.000,- per bulan. 3. Tunjangan Dosen tidak dibayarkan bilamana Tenaga Dosen tidak memenuhi SKS kewajiban mengajar karena sebab dari dirinya ( menolak ). 4. Besarnya Tunjangan Dosen akan disesuaikan atau ditinjau kembali setiap saat sesuai kemampuan keuangan lembaga

BAB VI TUNJANGAN KEKARYAAN Pasal 11 1. Tunjangan Kekaryaan, khusus diberikan kepada Pegawai tetap yang bertugas dalam bidang administrasi. 2. Tunjangan Kekaryaan ini, tidak diberikan kepada Pegawai Tetap Tenaga Edukatif (Dosen) yang memangku jabatan bidang administrasi dan kepada yang bersangkutan telah diberikan Tunjangan Dosen. 3. Besarnya Tunjangan Kekaryaan ditetapkan sebagai berikut : Tetap Variabel Total Golongan IV Rp. 154.000 Rp. 236.900 Rp. 390.900 Golongan III Rp. 142.000 Rp. 226.550 Rp. 368.550 Golongan II Rp. 130.000 Rp. 217.350 Rp. 347.350 Golongan I Rp. 118.000 Rp. 208.150 Rp. 326.150 BAB VII TUNJANGAN UANG MAKAN Pasal 12 1. Tunjangan Uang Makan diberikan kepada Dosen Tetap Yayasan dan Karyawan Tetap Universitas Muhammadiyah Gresik berdasarkan kehadiran hari kerja. 2. Besarnya Tunjangan Uang Makan ditetapkan sebesar Rp. 10.000,00 per hari kerja BAB VIII KETENTUAN KEHADIRAN DAN POTONGAN TUNJANGAN Pasal 13 1. a. Bagi Dosen Tetap Yayasan setiap kehadiran diwajibkan untuk melakukan check clock b Bagi Dosen Tetap Yayasan yang tidak hadir pada hari kerja maka Tunjangan Uang Makan pada hari tersebut tidak diberikan c. Bagi Dosen Tetap Yayasan yang tidak melakukan check in dan check out pada hari kerja maka Tunjangan Uang Makan pada hari tersebut tidak diberikan d. Bagi Dosen Tetap Yayasan yang kehadirannya kurang dari 4 jam dalam satu hari kerja maka Tunjangan Uang Makan pada hari tersebut tidak diberikan 2. a. Bagi Karyawan Tetap yang tidak hadir/tidak masuk kerja tanpa disertai surat ijin tertulis maka Tunjangan Uang Makan pada hari tersebut tidak diberikan dan Tunjangan Kekaryaan Variabel pada hari tersebut dipotong 10 %.

b. Bagi Karyawan Tetap yang tidak hadir/tidak masuk kerja dengan disertai surat ijin tertulis tanpa surat keterangan dokter/cuti maka Tunjangan Uang Makan pada hari tersebut tidak diberikan dan Tunjangan Kekaryaan Variabel pada hari tersebut dipotong 4 %. c d e f g h Bagi Karyawan Tetap yang tidak hadir/tidak masuk kerja dengan disertai surat keterangan dokter/cuti maka potongannya hanya berupa Tunjangan Uang Makan pada hari tersebut tidak diberikan Bagi Karyawan Tetap yang terlambat hadir/masuk kerja kurang dari 30 menit, Tunjangan Kekaryaan Variabel pada hari tersebut dipotong 2,5 %. Bagi Karyawan Tetap yang terlambat hadir/masuk kerja melebihi 30 menit, Tunjangan Kekaryaan Variabel pada hari tersebut dipotong 4 % Bagi Karyawan Tetap yang hadir/masuk kerja dan tidak melakukan/lupa in atau check out sesuai ketentuan, Tunjangan Kekaryaan Variabel pada hari tersebut dipotong 2,5 % Bagi Karyawan Tetap yang pulang lebih awal dengan waktu kurang dari 30 menit, Tunjangan Kekaryaan Variabel pada hari tersebut dipotong 2,5 % Bagi Karyawan Tetap yang pulang lebih awal dengan waktu melebihi dari 30 menit, Tunjangan Kekaryaan Variabel pada hari tersebut dipotong 4 % 3. Tunjangan Uang Makan tetap diberikan selain sebagaimana yang dimaksud pada ayat 2 butir a, b, dan c. 4. Besaran Tunjangan Uang Makan diberikan berdasarkan nilai yang tertinggi bagi Dosen Tetap Yayasan dan Karyawan Tetap yang mendapatkan tugas dinas dari Universitas dengan bukti surat tugas dari pimpinan 5. Tunjangan kekaryaan tetap diberikan apabila : a. Karyawan Tetap tidak hadir/tidak masuk kerja karena dispensasi dinas dari Universitas dengan bukti surat tugas dari pimpinan b. Tidak hadir/tidak masuk kerja karena cuti, sakit ( dengan surat keterangan dokter ) 6. a. Besarnya perhitungan terhadap potongan untuk Tunjangan Uang Makan dan Tunjangan Variabel untuk ketidak hadiran sebagaimana yang dimaksud ayat 2 butir a per hari ditetapkan sebagai berikut : Tunjangan Uang Makan + Tunjangan Variabel 10% = Potongan Kehadiran Per Hari Golongan IV Rp. 10.000 Rp. 23.650 Rp. 33.650 Golongan III Rp. 10.000 Rp. 22.650 Rp. 32.650 Golongan II Rp. 10.000 Rp. 21.700 Rp. 31.700 Golongan I Rp. 10.000 Rp. 20.800 Rp. 30.800 b. Besarnya perhitungan terhadap potongan untuk Tunjangan Uang Makan dan Tunjangan Variabel untuk ketidak hadiran sebagaimana yang dimaksud ayat 2 butir b per hari ditetapkan sebagai berikut : Tunjangan Uang Makan + Tunjangan Variabel 4% = Potongan Kehadiran Per Hari Golongan IV Rp. 10.000 Rp. 9.450 Rp. 19.450 Golongan III Rp. 10.000 Rp. 9.050 Rp. 19.050 Golongan II Rp. 10.000 Rp. 8.650 Rp. 18.650 Golongan I Rp.10.000 Rp. 8.300 Rp. 18.300

c. Besarnya potongan Tunjangan Variabel untuk ketidak hadiran sebagaimana yang dimaksud ayat 2 butir d, f, dan g per hari ditetapkan sebagai berikut : Tunjangan Variabel 2,5% Golongan IV Rp. 5.900 Golongan III Rp. 5.650 Golongan II Rp. 5.400 Golongan I Rp. 5.200 d. Besarnya potongan Tunjangan Variabel untuk ketidak hadiran sebagaimana yang dimaksud ayat 2 butir e dan h per hari ditetapkan sebagai berikut : Tunjangan Variabel 4% Golongan IV Rp. 9.450 Golongan III Rp. 9.050 Golongan II Rp. 8.650 Golongan I Rp. 8.300 7. Tunjangan Uang Makan dan Tunjangan Kekaryaan dibayarkan bersama-sama dengan perhitungan GDP dan tunjangan lainnya pada setiap bulan pada tanggal 26 8. Hasil rekapitulasi kehadiran Dosen Tetap Yayasan dan Karyawan Tetap dari tanggal 21 bulan lalu s/d tanggal 20 bulan ini digunakan untuk perhitungan Tunjangan Uang Makan dan Tunjangan Kekaryaan bulan ini. BAB IX TUNJANGAN NATURA Pasal 14 1. Pegawai Tetap Universitas Muhammadiyah Gresik diberikan Tunjangan Natura setiap bulan berupa : - Beras : 10 Kg - Gula : 3 Kg - Sabun Cuci : 1 Kg - Minyak Goreng : 1 Liter 2. Tunjangan Natura ini berlaku sama baik pegawai yang berkeluarga maupun pegawai lajang.

BAB X P E N U T U P Pasal 15 1. Hal-hal yang belum diatur dalam Surat Keputusan ini, akan diatur kemudian oleh Lembaga. 2. Pada saat mulai berlakunya Surat Keputusan ini maka : a. SK Rektor No. R/162/SK/UMG/XII/2001, tentang Penyempurnaan Pokok Penggajian Pegawai Tetap Universitas Muhammadiyah Gresik b. SK Rektor No R/183/SK/UMG/IV/2002, tentang Tambahan Tunjangan Jabatan Universitas Muhammadiyah Gresik c. SK Rektor No R/039/SK/UMG/VI/2008, tentang Perubahan SK No. 090 Pasal 1 tentang Tunjangan Jabatan Pegawai Tetap Universitas Muhammadiyah Gresik d. SK Rektor No R/079/SK/UMG/IX/2008, tentang Honorarium/Tunjangan Tambahan terhadap Tugas Rangkap Jabatan Universitas Muhammadiyah Gresik e. SK Rektor No R/011/SK/UMG/II/2008, tentang Penyesuaian Ketentuan Tunjangan Dosen, Pasal 1 ayat 1 f. SK Rektor No: R/040/SK/UMG/VI/2008, tentang Penyesuaian Tunjangan Kekaryaan Administrasi g. SK Rektor No R/013/SK/UMG/I/2009, tentang Penyesuaian Indeks Rupiah Per Nilai Gaji Dasar Pokok h. Sk Rektor No. 005/KEP/II.3.UMG/R/A/2010, tentang Pokok Penggajian Pegawai Tetap Universitas Muhammadiyah Gresik Dinyatakan tidak berlaku lagi. 3. Surat Keputusan ini mulai berlaku terhitung saat ditetapkan. 4. Apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam Surat Keputusan ini, maka akan diadakan pembetulan sebagaimana mestinya. Ditetapkan di : Gresik Pada Tanggal : 9 Safar 1432 H 14 Januari 2011 M Rektor, Drs. Sarwo Edy, M.Pd Tindasan : 1. Badan Pelaksana Harian UMG 2. Pembantu Rektor di lingkungan UMG 3. Dekan Fakultas di lingkungan UMG 4. Ka. Biro di lingkungan UMG 5. Ka. Badan di lingkungan UMG 6. Arsip