KATA PENGANTAR. Jakarta, Februari 2016 Direktur Karier dan Kompetensi SDM. Bunyamin Maftuh NIP

dokumen-dokumen yang mirip
02/PP/DITDIKTENDIK/2014 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN KETUA PROGRAM STUDI BERPRESTASI

PEDOMAN UMUM PEMILIHAN KETUA PROGRAM STUDI BERPRESTASI KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL

02/PP/DITDIKTENDIK/2011 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN KETUA PROGRAM STUDI BERPRESTASI

KATA PENGANTAR. Jakarta, Februari 2016 Direktur Karier dan Kompetensi SDM. Bunyamin Maftuh NIP

02/PP/DITDIKTENDIK/2012 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN KETUA PROGRAM STUDI BERPRESTASI

PEDOMAN UMUM. KA PRODI IT IDOL APTIKOMFest KE-1 JAWA BARAT

KATA PENGANTAR. Jakarta, April 2018 Direktur Karir dan Kompetensi SDM. ttd BunyaminMaftuh NIP

05/PP/DITDIKTENDIK/2013 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN PENGELOLA KEUANGAN BERPRESTASI

05/SKA/DITAK/2010 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN LABORAN BERPRESTASI

05/PP/DITDIKTENDIK/2015 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN PENGELOLA KEUANGAN BERPRESTASI

05/PP/DITDIKTENDIK/2011 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN PNGELOLA KEUANGAN BERPRESTASI

05/PP/DITDIKTENDIK/2012 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN PENGELOLA KEUANGAN BERPRESTASI

KATA PENGANTAR. Jakarta, Februari 2016 Direktur Karier dan Kompetensi SDM. Bunyamin Maftuh NIP

KATA PENGANTAR. Jakarta, Februari 2016 Direktur Karier dan Kompetensi SDM. Bunyamin Maftuh NIP

04/PP/DITDIKTENDIK/2014 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN PUSTAKAWAN BERPRESTASI

Jakarta, Februari 2017 Direktur Karier dan Kompetensi SDM. Bunyamin Maftuh NIP

04/SKA/DITAK/2010 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN PUSTAKAWAN BERPRESTASI

KATA PENGANTAR. Jakarta, Februari 2016 Direktur Karier dan Kompetensi SDM. Bunyamin Maftuh NIP

04/PP/DITDIKTENDIK/2012 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN PUSTAKAWAN BERPRESTASI

01/PP/DITDIKTENDIK/2014 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN DOSEN BERPRESTASI

06/PP/DITDIKTENDIK/2014 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN TENAGA ADMINISTRASI AKADEMIK BERPRESTASI

04/PP/DITDIKTENDIK/2011 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN PUSTAKAWAN BERPRESTASI

KATA PENGANTAR. Bunyamin Maftuh NIP

06/PP/DITDIKTENDIK/2015 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN TENAGA ADMINISTRASI AKADEMIK BERPRESTASI

01/PP/DITDIKTENDIK/2013 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN DOSEN BERPRESTASI

KATA PENGANTAR. Jakarta, April 2018 Direktur Karir dan Kompetensi SDM. Bunyamin Maftuh NIP

KATA PENGANTAR. Jakarta, Maret 2017 Direktur Karir dan Kompetensi SDM. Bunyamin Maftuh NIP

KATA PENGANTAR. Jakarta, Februari 2017 Direktur Karir dan Kompetensi SDM. Bunyamin Maftuh NIP

PEDOMAN UMUM PEMILIHAN TENAGA ADMINISTRASI AKADEMIK BERPRESTASI KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI

03/PP/DITDIKTENDIK/2015 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN LABORAN BERPRESTASI

06/PP/DITDIKTENDIK/2011 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN TENAGA ADMINISTRASI AKADEMIK BERPRESTASI

PEDOMAN UMUM PEMILIHAN DOSEN BERPRESTASI

PEDOMAN UMUM PEMILIHAN TENAGA ADMINISTRASI AKADEMIK BERPRESTASI

06/PP/DITDIKTENDIK/2013 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN TENAGA ADMINISTRASI AKADEMIK BERPRESTASI

03/PP/DITDIKTENDIK/2014 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN LABORAN BERPRESTASI

PEDOMAN UMUM DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN INDUSTRI KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN RI

03/PP/DITDIKTENDIK/2011 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN LABORAN BERPRESTASI

SELAMAT DATANG INSAN BERPRESTASI UNIVERSITAS UNIVERSITAS GADJAH MADA. Budi Prasetyo Widyobroto

06/PP/DITDIKTENDIK/2012 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN TENAGA ADMINISTRASI AKADEMIK BERPRESTASI

03/PP/DITDIKTENDIK/2012 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN LABORAN BERPRESTASI

SELAMAT DATANG CALON INSAN BERPRESTASI UNIVERSITAS GADJAH MADA

01/PP/DITDIKTENDIK/2011 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN DOSEN BERPRESTASI

03/SKA/DITAK/2010 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN LABORAN BERPRESTASI

PEDOMAN PELAKSANAAN PROGRAM MAGANG

INSTRUMEN SERTIFIKASI DOSEN

03/PP/DITDIKTENDIK/2013 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN LABORAN BERPRESTASI

PEDOMAN PEMILIHAN DOSEN TELADAN NASIONAL DI LINGKUNGAN PTKI

Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasama yang baik kami ucapkan terima kasih. Direktur Jenderal, Ttd.

DAFTAR ISI Halaman A. Latar Belakang... 1 B. Tujuan Program Magang... 2 C. Uraian Program... 2 D. Tatacara Pelamaran Dan Pengalokasian Peserta...

PENILAIAN PUSTAKAWAN BERPRESTASI Nama Peserta :... NIP :... Unit Kerja :

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR. I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Landasan Hukum C. Tujuan

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR. I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Landasan Hukum C. Tujuan

Pendirian, Perubahan Bentuk, dan Pembukaan Program Studi Perguruan Tinggi Swasta

PEDOMAN PELAKSANAAN DOSEN MAGANG TAHUN 2013

PENGURUS YAYASAN SLAMET RIJADI

A. LATAR BELAKANG Perguruan tinggi sebagai institusi pendidikan memiliki peran yang sangat besar dalam upaya pengembangan sumber daya manusia (SDM)

P e d o m a n P e n g a n u g e r a h a n W i d y a K a r y a B h a k t i K u r s u s

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Oleh Prof.Dr.Johannes Gunawan,SH.,LL.M

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 87 TAHUN 2014 TENTANG AKREDITASI PROGRAM STUDI DAN PERGURUAN TINGGI

SHORT TERM TRAINING (STT) LUAR NEGERI TENAGA KEPENDIDIKAN

- 2 - DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA,

2 Menetapkan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2014 tentang Perubahan Kelima Atas Peraturan Pre

MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA

- 1 - PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2015 TENTANG PENYELENGGARAAN TUGAS BELAJAR SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR. I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Landasan Hukum C. Tujuan

PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 2016 TENTANG AKREDITASI PROGRAM STUDI DAN PERGURUAN TINGGI

PEDOMAN UMUM BEASISWA DAN BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK (PPA)

PANDUAN USULAN BANTUAN STIMULUS PENINGKATAN SUMBER DAYA PENELITIAN DAN PELAKSANA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DI PERGURUAN TINGGI

Pemilihan Akademisi Berprestasi Politeknik Negeri Sriwijaya tahun 2010

SENAT UNIVERSITAS PALANGKA RAYA

PEDOMAN PELAKSANAAN APRESIASI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SMA BERPRESTASI TAHUN Bidang INOVASI PEMBELAJARAN BERBASIS AKHLAK MULIA

KEBIJAKAN TENTANG PEMBINAAN KARIR DOSEN Prof.dr. Ali Ghufron Mukti, Ph.D DIREKTUR JENDERAL SUMBER DAYA ILMU PENGETAHUAN TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN

PEDOMAN PELAKSANAAN SELEKSI PEMILIHAN ARSIPARIS TELADAN TINGKAT PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

Pedoman Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik 2017 I. PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG.

PEDOMAN UMUM BEASISWA DAN BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK 2013

PEDOMAN PENERIMA TANDA KEHORMATAN SATYALENCANA PENDIDIKAN BAGI PENGAWAS SEKOLAH TAHUN 2016

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA LEMBAGA PENGELOLA DANA PENDIDIKAN

BEBAN KERJA DOSEN DAN EVALUASI PELAKSANAAN TRIDHARMA PERGURUAN TINGGI

Rapat: 21 Nopember 2012 PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN 2012 TENTANG

04/PP/DITDIKTENDIK/2013 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN PUSTAKAWAN BERPRESTASI

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia PEDOMAN PEMILIHAN PUSTAKAWAN BERPRESTASI TERBAIK TINGKAT NASIONAL TAHUN 2012

SURAT KEPUTUSAN REKTOR INSTITUT TEKNOLOGI DEL No. 024/ITDel/Rek/SK/III/18. Tentang PEDOMAN KESESUAIAN BIDANG KEILMUAN DOSEN INSTITUT TEKNOLOGI DEL

ACADEMIC LEADER TAHUN 2018

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA LEMBAGA PENGELOLA DANA PENDIDIKAN

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS DIPONEGORO NOMOR 2 TAHUN 2015

PEDOMAN SERTIFIKASI PENDIDIK UNTUK DOSEN TERINTEGRASI (Buku 1)

PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 2015 TENTANG

PEDOMAN PEMILIHAN PENELITI TERBAIK UNUD 2011

2014, No.16 2 BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan: 1. Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi adalah pengaturan

Sosialisasi Pendirian, Perubahan, Pembubaran PTN, dan Pendirian, Peubahan, Pencabutan Izin Perguruan Tinggi Swasta

FORMULIR 2A PERNYATAAN CALON

BAB 8 PENELITIAN DISERTASI DOKTOR

PEDOMAN PEMILIHAN KEPALA TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH/MADRASAH BERPRESTASI TAHUN 2016

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN TINGGI DAN PENGELOLAAN PERGURUAN TINGGI

Pembukaan Program Studi Program Diploma, Sarjana, Magister Perguruan Tinggi Negeri

Buku Pedoman. Panduan Pemberian Bantuan Operasional Akreditasi Program Studi Direktorat Jenderal DAFTAR Pembelajaran ISI dan Kemahasiswaan

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,

PROGRAM POST DOCTORAL

REGULASI DAN IMPLEMENTASI BEBAN KERJA DOSEN DALAM TRIDHARMA PERGURUAN TINGGI

GUNA MENGHASILKAN INOVASI UNGGUL

Transkripsi:

KATA PENGANTAR Pemilihan Ketua Program Studi Berprestasi tingkat nasional untuk pertama kali dilaksanakan tahun 2009 dengan tujuan memberikan penghargaan kepada Ketua Program Studi yang telah berhasil berperan sebagai ujung tombak pelaksanaan pembelajaran di perguruan tinggi. Ketua Program Studi yang dimaksud dalam pemilihan ini adalah Ketua Program Studi dan/ atau Ketua Jurusan/ Bagian/ Departemen. S-1/ Diploma. Dengan diselenggarakannya pemilihan Ketua Program Studi Berprestasi ini diharapkan setiap perguruan tinggi memiliki sistem penghargaan yang terprogram bagi Ketua Program Studi yang memiliki prestasi tinggi dalam pelaksanaan kegiatan manajemen di tingkat program studi. Prestasi yang muncul dari pemilihan tersebut dapat menjadi informasi yang berharga bagi perguruan tinggi untuk prioritas pengembangan menuju daya saing perguruan tinggi ke tingkat internasional berbasis keunggulan lokal. Buku pedoman ini merupakan acuan bagi penyelenggara pemilihan ketua program studi berprestasi baik di tingkat Perguruan Tinggi Negeri/ Kopertis maupun di tingkat nasional. Jakarta, Februari 2016 Direktur Karier dan Kompetensi SDM Bunyamin Maftuh NIP. 19620702 198601 1 002 i

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... ii Halaman I. PENDAHULUAN... 1 A. Latar Belakang... 1 B. Dasar Hukum... 2 C. Tujuan dan Manfaat... 2 D. Pengertian... 3 II. PERSYARATAN PESERTA... 3 III. KOMPONEN DAN BOBOT PENILAIAN... 4 IV. PROSEDUR PEMILIHAN... 5 V. CARA PENYAMPAIAN DOKUMEN PEMILIHAN... 7 VI. RINCIAN DAN JADWAL KEGIATAN... 8 VII. PENGHARGAAN... 11 VIII. PEMBIAYAAN... 11 IX. PENUTUP... 11 Lampiran : 1. Formulir Deskripsi Diri... 12 2. Formulir Karya Inovasi Unggul di Bidang Pengelolaan Program... 17 ii

I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pendidikan tinggi di Indonesia merupakan subsistem pendidikan nasional yang mencakup program sarjana, magister, spesialis, doktor, dan program diploma. Perguruan tinggi berkewajiban menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan visi, misi, tujuan, tugas, dan kewenangannya. Ketua Program Studi dan/ atau Ketua Jurusan/ Bagian/ Departemen S-1/ Diploma sebagai salah satu unsur penyelenggara pendidikan tinggi merupakan elemen penting dan strategis dalam manajemen penyelenggaraan pendidikan di perguruan tinggi. Ketua Program Studi dan/atau Ketua Jurusan/ Bagian/ Departemen S-1/ Diploma bertugas memimpin dan melaksanakan fungsi manajerial seperti membuat perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian proses kegiatan akademik serta pengadministrasian kegiatan pendukungnya. Sewajarnya para Ketua Program Studi dan/atau Ketua Jurusan/ Bagian/ Departemen S-1/ Diploma yang memiliki kinerja, dedikasi dan integritas kepribadian tinggi mendapat penghargaan. Sistem penghargaan ini harus sejalan dan sesuai dengan harkat dan martabat Ketua Program Studi dan/atau Ketua Jurusan/ Bagian/ Departemen S-1/ Diploma sebagai elemen dalam manajemen perguruan tinggi untuk merealisasikan visi, misi, dan tujuan program studi yang relevan dengan visi, misi, dan tujuan lembaga secara keseluruhan. Pendayagunaan sistem penghargaan akan merupakan salah satu unsur penting dan sebagai unsur motivator ke arah kinerja terbaik serta berperan dalam menumbuhkan suasana akademik, yang pada akhirnya dapat mempercepat perkembangan masyarakat ilmiah masa kini dan masa depan sesuai dengan yang diharapkan. Sistem pemberian penghargaan diharapkan akan mendorong Ketua Program Studi dan/ atau Ketua Jurusan/ Bagian/ Departemen. S-1/ Diploma untuk lebih berprestasi dan produktif, sehingga tujuan pengembangan sistem 1

pendidikan tinggi dan pembangunan nasional pada umumnya dapat tercapai secara optimal. B. Dasar Hukum 1. Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional 2. Undang-Undang Republik Indonesia No 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen 3. Undang-Undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi 4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan 5. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi. 6. Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 15 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Berita NegaraRepublik Indonesia Tahun 2015 Nomor 889). 7. Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi No. 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. C. Tujuan dan Manfaat Tujuan pemilihan Ketua Program Studi dan/atau Ketua Jurusan/ Bagian/ Departemen S-1/ Diploma Berprestasi di perguruan tinggi adalah untuk memberikan penghargaan kepada Ketua Program Studi dan/ atau Ketua Jurusan/ Bagian/ Departemen S-1/ Diploma yang secara nyata dan luar biasa melaksanakan tugasnya yang hasilnya dapat dibanggakan dan sangat bermanfaat bagi kemajuan peningkatan kualitas akademik dan kelembagaan. 2

Pemilihan Ketua Program Studi Berprestasi diharapkan bermanfaat dalam: 1. Meningkatkan motivasi secara berkelanjutan di kalangan Ketua Program Studi untuk bekerja lebih keras, lebih kreatif dan inovatif dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai salah satu elemen manajemen di Perguruan tinggi. 2. Menciptakan suasana akademik yang kondusif sehingga memungkinkan Tridharma Perguruan tinggi dapat terlaksana dan berkembang dengan baik yang mengarah kepada tumbuhnya semangat pengabdian dan dedikasi. 3. Menumbuhkan kebanggaan bagi Ketua Program Studi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. D. Pengertian 1. Program studi adalah kesatuan kegiatan pendidikan dan Pembelajaran yang memiliki kurikulum dan metode Pembelajaran tertentu dalam satu jenis pendidikan akademik, pendidikan profesi, dan/atau pendidikan vokasi (PP No. 4 Tahun 2014). 2. Ketua Program Studi Berprestasi adalah Ketua program studi dan/atau Ketua Jurusan/ Bagian/ Departemen S1/ Diploma yang berhasil mencapai prestasi tinggi di bidang manajerial yang patut dibanggakan, sehingga dapat menjadi informasi yang berharga bagi perguruan tinggi untuk prioritas pengembangan menuju daya saing bangsa. II. PERSYARATAN PESERTA Persyaratan pemilihan peserta sebagai berikut : 1. Warganegara RI 2. Berpendidikan minimal S-2/ Sp1 3. Mempunyai jabatan fungsional Ketua Program Studi minimal Lektor. 3

4. Telah menjabat sebagai Ketua Program Studi dan/ atau Ketua Jurusan/ Bagian/ Departemen S1/ Diploma selama minimal 1 tahun terhitung sampai dengan surat keikutsertaan sebagai peserta dikirimkan (dilengkapi dengan struktur organisasi). 5. Terdaftar sebagai Ketua program studi dan/ atau Ketua Jurusan/ Bagian/ Departemen S1/ Diploma tetap di perguruan tinggi yang diwakili dibuktikan dengan NIDN. 6. Surat pengantar dari pejabat yang berwenang yang menyatakan bahwa peserta yang diusulkan adalah pemenang pertama hasil seleksi (yang dibuktikan dengan Berita Acara Pemilihan dan ditetapkan dengan SK Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri/Kopertis). 7. Bagi Ketua Program Studi yang pernah menjadi juara I, II dan III tingkat nasional 2 (dua) tahun sebelumnya tidak diperbolehkan diusulkan kembali. 8. Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri hanya dapat mengusulkan Pemenang I (Satu) Tingkat PTN. Pimpinan perguruan tinggi swasta mengajukan Pemenang I tingkat PTS ke Kopertis dan selanjutnya Kopertis menyeleksi dan mengirimkan Pemenang I, II, III Tingkat Kopertis ke tingkat nasional. III. KOMPONEN DAN BOBOT PENILAIAN Pemilihan Ketua Program Studi Berprestasi merujuk pada keberhasilan seorang Ketua Program Studi dan/ atau Ketua Jurusan/ Bagian/ Departemen dalam mengelola program studi sesuai dengan kriteria pemilihan yang meliputi beberapa unsur, yaitu karya manajerial, kompetensi dan integritas sebagai seorang pemimpin (bukan karya sebagai seorang Ketua Program Studi). Unsur-unsur yang dinilai adalah: 1. Deskripsi diri yang menguraikan tentang kompetensi sebagai seorang pemimpin dan manajer. 4

2. Karya inovasi unggul untuk perbaikan pengelolaan manajemen program studi sesuai dengan tujuan Pendidikan Tinggi. 3. Kepribadian Unsur-unsur yang dinilai pada pemilihan di tingkat Perguruan Tinggi Negeri/ Kopertis adalah prestasi di bidang manajerial sebagai Ketua Program Studi yang dimaksud dalam pemilihan ini adalah Ketua Program Studi dan/atau Ketua Jurusan/ Departemen serta karya inovasi unggul untuk perbaikan pengelolaan manajemen program studi dengan bobot yang telah ditetapkan. Penjelasan penulisan deskripsi diri dan karya inovasi unggul dapat dilihat pada Lampiran 1 dan Lampiran 2. Unsur-unsur yang dinilai serta bobot penilaian pada pemilihan tingkat nasional adalah sebagai berikut: 1. Desk Evaluasi : 40% dengan komponen - Deskripsi Diri (40 %) dan - Makalah Karya Inovasi (60 %). 2. Persentase : 60% dengan komponen - Karya Inovasi (60 %) - Penyampaian (15 %) - Diskusi (25 %) 3. Kepribadian (dalam bentuk psikotes yang dijadikan pertimbangan untuk melihat kepatutan sebagai Ketua Program Studi dan/ atau Ketua Jurusan/ Departemen Berprestasi). IV. PROSES PEMILIHAN Pemilihan Ketua Program Studi dan/ atau Ketua Jurusan/ Bagian/ Departemen Berprestasi dilaksanakan secara berjenjang mulai dari perguruan tinggi (Universitas/ Institut/ Sekolah Tinggi/ Politeknik) dan Kopertis sampai dengan tingkat nasional. 5

A. Prosedur Pemilihan Tingkat Perguruan Tinggi dan Kopertis 1. Untuk perguruan negeri pemilihan Ketua Program Studi dan/ atau Ketua Jurusan/ Bagian/ Departemen Berprestasi dilaksanakan pada tingkat pergruan tinggi negeri. 2. Untuk perguruan tinggi swasta pemilihan Ketua Program Studi dan/ atau Ketua Jurusan/ Bagian/ Departemen Berprestasi dilaksanakan pada perguruan tinggi swasta dan dilanjutkan pada tingkat Kopertis. 3. Prosedur pemilihan Ketua Program Studi dan/ atau Ketua Jurusan/ Bagian/ Departemen Berprestasi pada tingkat Universitas/ Institut/ Sekolah Tinggi/ Politeknik dan Kopertis (bagi perguruan tinggi swasta) diatur sebagai berikut: a. Pemilihan Ketua Program Studi dan/ atau Ketua Jurusan/ Bagian/ Departemen Berprestasi tingkat Perguruan Tinggi Negeri dilaksanakan oleh panitia yang dibentuk dan disahkan oleh pimpinan perguruan tinggi yang bersangkutan. b. Pemilihan Ketua Program Studi dan/ atau Ketua Jurusan/ Bagian/ Departemen Berprestasi tingkat Kopertis dilaksanakan oleh panitia yang dibentuk dan disahkan oleh Koordinator Kopertis di wilayah yang bersangkutan. c. Ketua Program Studi dan/ atau Ketua Jurusan/ Bagian/ Departemen Berprestasi Pemenang I dari Perguruan Tinggi Negeri dan Pemenang I, II dan III di tingkat Kopertis berhak mengikuti pemilihan Ketua Program Studi dan/ atau Ketua Jurusan/ Bagian/ Departemen Berprestasi Tingkat Nasional. d. Hasil pemilihan pada setiap jenjang (Perguruan Tinggi Negeri/Kopertis) dituangkan dalam Berita Acara Pemilihan. 6

B. Prosedur Pemilihan Tingkat Nasional Pemilihan Ketua Program Studi dan/ atau Ketua Jurusan/ Bagian/ Departemen Berprestasi di tingkat nasional dilakukan oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, melalui tahap sebagai berikut: 1. Pemilihan awal dilakukan berdasarkan kelengkapan administrasi/ persyaratan, deskripsi diri dan karya inovasi unggul. Berkas yang diterima Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti akan diseleksi secara administratif (Berkas yang tidak lengkap dianggap gugur). 2. Berkas Ketua Program Studi dan/atau Ketua Jurusan/Bagian/ Departemen Berprestasi yang dinyatakan lulus Seleksi Administratif lalu dievaluasi oleh Dewan Juri untuk diurut berdasarkan nilai tertinggi dari seluruh Ketua Program Studi dan/ atau Jurusan/ Bagian/ Departemen Berprestasi yang berasal dari Perguruan Tinggi Negeri/ Kopertis. 3. Ketua Program Studi dan/ atau Ketua Jurusan/ Bagian/ Departemen Berprestasi yang mendapatkan nilai akumulasi dari Desk Evaluation di tingkat nasional terbaik 1--15 akan mengikuti putaran Final. 4. Dari 15 Finalis di atas akan dipilih Pemenang I, II, dan III Ketua Program Studi dan/ atau Jurusan/ Bagian/ Departemen Berprestasi Tingkat Nasional. Penilaian pada tahap ini dilakukan berdasarkan deskripsi diri, kualitas dan presentasi karya inovasi unggul, diskusi, serta kepribadian. V. CARA PENYAMPAIAN DOKUMEN PEMILIHAN Tatacara peyampaian dokumen pemilihan adalah sebagai berikut : a. PTN dan Kopertis mengisi daftar pemenang I untuk PTN dan Pemenang I, II dan III untuk Kopertis serta mengunggah SK pemenang secara online melalui laman: http://diktendikberprestasi.dikti.go.id; paling lambat tanggal 2 September 2015; 7

b. Masing-masing Pemenang/peserta mengisi borang dan mengunggah file dokumen pendukung secara online melalui laman: http://diktendikberprestasi.dikti.go.id; paling lambat tanggal 16 September 2015. VI. RINCIAN DAN JADWAL KEGIATAN Rincian dan Jadwal kegiatan pemilihan Kaprodi Berprestasi disajikan pada Bagan di halaman berikut. Penjelasan dari bagan tersebut adalah sebagai berikut : 1. Bulan Pebruari - April : a. Pemberitahuan/sosialisasi pelaksanaan pemilihan dari Ditjen Sumber Daaya Iptek dan Dikti. b. Penyampaian pedoman dan bahan-bahan pemilihan dari Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti ke perguruan tinggi negeri dan kopertis. c. Pembentukan panitia tingkat Perguruan Tinggi Negeri dan Kopertis. d. Rapat Koordinasi Penetapan Pelaksanaan Pemilihan Kaprodi Berprestasi Tingkat Nasional oleh Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti. 2. Bulan Mei - Agustus : a. Pelaksanaan pemilihan Kaprodi Berprestasi di tingkat Perguruan Tinggi Negeri dan Kopertis. b. Penetapan pemenang pemilihan Kaprodi Berprestasi Tingkat aperguruan Tinggi Negeri dan Kopertis. c. Pengumpulan kelengkapan dokumen pemenang pemilihan Kaprodi Berprestasi Tingkat Perguruan Tinggi Negeri dan Kopertis. 3. Bulan Agustus September: a. PTN dan Kopertis mendaftar secara online pada laman: http://diktendikberprestasi.dikti.go.id untuk mendapatkan akun. b. Perguruan Tinggi Negeri dan Kopertis membuat SK pemenang dan mengunggah dokumen pemenang secara online. 8

c. Pemberitahuan user dan pasword kepada masing-masing Pemenang/peserta melalui email. d. Masing-masing pemenang mengisi borang dan mengunggah file dokumen pendukung secara online. e. Proses seleksi prakualifikasi/administrasi Kaprodi Berprestasi tingkat nasional. f. Penilaian tahap pertama (desk evaluation) untuk menentukan 15 (lima belas) finalis Kaprodi Berprestasi Tingkat Nasional. 4. Bulan Oktober: a. Pemberitahuan/pengumuman hasil pemilihan 15 (lima belas) finalis Kaprodi Berprestasi nasional ke seluruh perguruan tinggi. b. Undangan pemilihan Kaprodi Berprestasi Tingkat Nasional. c. Penilaian tahap kedua (babak final) Pemilihan Kaprodi Berprestasi Tingkat Nasional. d. Pengumuman hasil pemilihan Kaprodi Berprestasi tingkat Nasional. 9

JADWAL PELAKSANAN KEGIATAN PROGRAM PEMILIHAN KAPRODI BERPRESTASI TINGKAT NASIONAL TAHUN 2016 No Kegiatan 1 Penyebaran informasi/sosialisasi 2 Pemilihan pada tingkat PTN dan Kopertis 3 PTN dan Kopertis mendaftar secara online pada web diktendikberprestasi.dikti.go.id untuk mendapatkan akun 4 PTN dan Kopertis membuat daftar pemenang/peserta dan mengunggah SK pemenang secara online 5 Masing-masing pemenang/peserta mengisi borang dan mengunggah file dokumen pendukung secara online 6 Seleksi prakualifikasi/administrasi 7 Penilaian tahap pertama (desk evaluation) 8 Pengumuman finalis 9 Penilaian tahap kedua (babak final) dan pengumuman pemenang tingkat nasional Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober I II III IV I II III IV I II III IV I II III IV I II III IV I II III IV I II III IV I II III IV 10

VII. PENGHARGAAN Penghargaan kepada Ketua Program Studi dan/ atau Jurusan/ Departemen Berprestasi akan diberikan oleh: 1. Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti berupa : a. Piagam Penghargaan, dan b. Hadiah lainnya. 2. Ketua Program Studi dan/ atau Jurusan/ Bagian/ Departemen Berprestasi Pemenang I, II, dan III tingkat Perguruan Tinggi Negeri/ Kopertis akan menerima penghargaan yang diserahkan oleh pimpinan Perguruan Tinggi Negeri/ Kopertis. Ketua Program Studi dan/ atau Jurusan/ Bagian/ Departemen Berprestasi Ketua Program Studi dan/ atau Jurusan/ Bagian/ Departemen Berprestasi Pemenang I, II dan III tingkat Nasional akan menerima penghargaan dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi di Jakarta. VIII. PEMBIAYAAN Pembiayaan pemilihan dan pemberian penghargaan Ketua Program Studi dan/ atau Jurusan/ Bagian/ Departemen Berprestasi tingkat Perguruan Tinggi Negeri/ Kopertis dibebankan pada anggaran Perguruan Tinggi Negeri/ Kopertis masing-masing. Pembiayaan dan penghargaan Ketua Program Studi dan/ atau Jurusan/ Bagian/ Departemen Berprestasi di tingkat nasional dibebankan pada Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) yang relevan pada Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi. IX. PENUTUP Buku pedoman umum pemilihan Ketua Program Studi dan/ atau Ketua Jurusan/ Bagian/ Departemen Berprestasi ini menjadi acuan bagi Perguruan Tinggi dan panitia penyelenggara di Direktorat Karier dan Kompetensi SDM Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Hal-hal yang belum diatur dalam pedoman ini akan disampaikan melalui surat kepada perguruan tinggi. 11

Lampiran 1. Deskripsi Diri Deskripsi diri menguraikan tentang kompetensi sebagai seorang pemimpin dan manajer yang telah Anda tunjukkan dalam dua tahun terakhir, bukan sebagai seorang Ketua Program Studi Deskripsi Diri Ketua Program Studi dan/atau Jurusan/Bagian/Departemen IDENTITAS DIRI Nama Lengkap (dengan gelar) NIP/NIDN Jabatan Akademik Pangkat dan golongan Tempat & Tanggal Lahir Jenis Kelamin Laki-laki / Perempuan *) Bidang Keahlian Nomor Tlp/ HP Alamat Email Asal Perguruan Tinggi Fakultas Jurusan/Dep Prodi. Deskripsi Diri digunakan untuk menjelaskan keunggulan atau kebanggaan pribadi seorang Ketua Program Studi dan/ atau Jurusan/ Bagian/ Departemen S1/ Diploma atas prestasi yang telah dilakukan dalam menjalankan karirnya sebagai Ketua Program Studi dan/ atau Jurusan/ Bagian/ Departemen S1/ Diploma khususnya terkait dengan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. 12

Deskripsi Diri dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama berkenaan dengan prestasi dan kontribusi Ketua Program Studi dan/ atau Jurusan/ Bagian/ Departemen S1 Diploma di bidang manajerial dan profesionalitas dalam mengelola sebuah program studi. Bagian kedua menjelaskan prestasi atau kontribusi Ketua Program Studi dan/ atau Jurusan/ Bagian/ Departemen S1/ Diploma yang berkenaan dengan kompetensi sosial dan kompetensi kepribadiannya, yang dilihat dari aspek kemampuan mengendalikan diri dalam berbagai situasi dan kondisi, etos kerja, integritas, keteladanan, keterbukaan, kerjasama, serta kreativitas dan inovasi. BAGIAN I. Deskripsikan dengan jelas apa saja yang telah Anda lakukan yang dapat dianggap sebagai prestasi dan/atau kontribusi bagi pelaksanaan dan pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi, yang berkenaan dengan hal-hal berikut. Deskripsi ini perlu dilengkapi dengan contoh nyata yang Anda alami/lakukan dalam kegiatan manajerial Anda sebagai Ketua Program Studi S1 dan/atau Ketua Jurusan. A. Perjalanan Karier menuju Ketua Program Studi/Departemen dan atau Ketua Jurusan S1/Diploma Jelaskan perjalanan karier saudara hinga menjabat sebagai Ketua Program Studi dan/ atau Jurusan/ Bagian/ Departemen S1/ Diploma dan bagaimana dampaknya terhadap peningkatan mutu yang berkelanjutan B. Pengembangan Kualitas Pembelajaran (usaha dan dampak perubahan) Jelaskan kegiatan manajerial Anda dalam usaha meningkatkan kualitas pembelajaran dan bagaimana dampaknya! Berikan contoh nyata yang Anda alami dalam kehidupan profesional sebagai Ketua Program Studi dan/ atau Jurusan/ Bagian/ Departemen S1/ Diploma dan bagaimana dampaknya terhadap peningkatan mutu yang berkelanjutan. 13

C. Peningkatan Kualitas Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (kegiatan dan implementasi perubahan, serta dukungan masyarakat) Jelaskan kegiatan manajerial Anda dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, bagaimana implementasi, dan dukungan masyarakat. Berikan contoh nyata keterlibatan Anda dalam kehidupan profesional sebagai Ketua Program Studi dan/ atau Jurusan/ Bagian/ Departemen S1/ Diploma dan bagaimana dampaknya terhadap peningkatan mutu yang berkelanjutan D. Peningkatan Kualitas Kegiatan Mahasiswa (perubahan pengelolaan, implementasi kebijakan, dan dukungan institusi) Jelaskan kegiatan manajerial Anda dalam kegiatan kemahasiswaan, bagaimana implementasinya dan dukungan institusi Anda! Berikan contoh nyata keterlibatan Anda dalam kehidupan profesional sebagai Ketua Program Studi dan/ atau Jurusan/ Bagian/ Departemen S1/ Diploma dan bagaimana dampaknya terhadap peningkatan mutu yang berkelanjutan E. Peran Anda dalam memberikan laporan kinerja Program Studi yang anda pimpin baik melalui PDPT, atau Akreditasi Jelaskan kegiatan manajerial Anda dalam menyelesaikan ketepatan laporan Program Studi, Perpanjangan Ijin dan Akreditasi, bagaimana implementasi, dan dukungan masyarakat! Berikan contoh nyata keterlibatan Anda dalam kehidupan profesional sebagai Ketua Program Studi S1 dan/ atau Ketua Jurusan/ Bagian/ Departemen serta bagaimana dampaknya terhadap peningkatan mutu yang berkelanjutan F. Peningkatan kerjasama pada tingkat nasional/internasional yang relevan dengan pengembangan program studi 14

Jelaskan kegiatan saudara serta berikan contoh nyata selaku Ketua Program Studi dan/ atau Jurusan/ Bagian/ Departemen dalam menjalin kerjasama dengan institusi lain yang berkaitan dengan upaya peningkatan kualitas program studi yang saudara pimpin baik pada tingkat nasinal maupun internasional. BAGIAN II Sebagai anggota komunitas sosial, berikan deskripsi diri Anda sendiri pada aspek-aspek berikut. G. Karakter pribadi dalam berbagai situasi dan kondisi (kendali diri, kesabaran, ekspresi perasaan, rasionalitas) Jelaskan karakter/ kepribadian Anda yang menggambarkan kemampuan pengendalian diri, kesabaran, empati, dan rasionalitas pada berbagai situasi! Berikan contoh nyata yang Anda alami dalam kehidupan profesional sebagai Ketua Program Studi dan/ atau Jurusan/ Bagian/ Departemen S1/ Diploma. H. Etos kerja (semangat, target kerja, disiplin, ketangguhan) Jelaskan etos kerja yang meliputi semangat, target kerja, disiplin, dan ketangguhan Anda menghadapi masalah! Berikan contoh nyata yang Anda lakukan/alami dalam kehidupan profesional sebagai Ketua Program Studi dan/ atau Jurusan/ Bagian/ Departemen S1/ Diploma. I. Integritas Diri (kejujuran, keteguhan pada prinsip, konsistensi, tanggung jawab dan keteladanan) Jelaskan integritas Anda dalam kaitannya dengan kejujuran, keteguhan prinsip, konsistensi, tanggung jawab, dan keteladanan yang dapat ditunjukkan di lingkungan Anda! Berikan contoh nyata yang Anda alami dalam kehidupan profesional sebagai Ketua Program Studi dan/atau Jurusan/Bagian/Departemen S1/Diploma. 15

J. Keterbukaan terhadap kritik, saran, dan pendapat orang lain (penyikapan, penerimaan) Bagaimana Anda menyikapi kritik, saran dan pendapat orang lain? Berikan contoh nyata yang Anda alami dalam kehidupan profesional sebagai Ketua Program Studi dan/atau Jurusan/Bagian/Departemen S1/Diploma. K. Peran sosial (kemampuan kerja sama, kemampuan komunikasi) Bagaimana kemampuan Anda dalam menjalin kerjasama dan berkomunikasi dengan teman sejawat, staf administrasi, atasan, mahasiswa, dan masyarakat? Berikan contoh nyata yang Anda alami dalam kehidupan profesional sebagai Ketua Program Studi/ Jurusan/ Bagian/ Departemen S1/ Diploma. 16

Lampiran 2 FORMULIR KARYA INOVASI UNGGUL DI BIDANG PENGELOLAAN PROGRAM A. DATA DIRI Nama Lengkap (dengan gelar) NIP/NIDN Jabatan Akademik Pangkat dan golongan Tempat & Tanggal Lahir Jenis Kelamin Laki-laki / Perempuan *) Bidang Keahlian Nomor Tlp/ HP Alamat Email Asal Perguruan Tinggi Fakultas Jurusan/Dep Prodi. B. URAIAN KARYA INOVASI UNGGUL DI BIDANG PENGELOLAAN PROGRAM (hanya SATU YANG TERBAIK, yang dihasilkan dalam 2 tahun terakhir) a. Makalah ditulis 8-12 halaman, di atas kertas ukuran A4 dengan spasi 1,5 dan menggunakan font 12 Times New Roman. b. Makalah berisi pendahuluan, permasalahan, tindakan, pembahasan, kesimpulan, dan pengakuan dari pihak terkait (mohon dilampirkan). c. Bahasa yang digunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris yang baik dan benar. d. Penyajian makalah selama 15 menit dan dilanjutkan dengan tanya jawab selama maksimum 30 menit. 17