BENTUK-BENTUK MUKA BUMI

dokumen-dokumen yang mirip
BAB I BENTUK MUKA BUMI

BATUAN BATUAN BEKU, BATUAN SEDIMEN, DAN BATUAN MALIHAN/METAMORF

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.2 Rumusan Masalah a. Apa saja proses geomorfologi? b. Bagaimana hasil bentukan roman muka bumi yang terbentuk di permukaan bumi?

KERAGAMAN BENTUK MUKA BUMI: Proses Pembentukan, dan Dampaknya Terhadap Kehidupan

STANDAR KOMPETENSI. kehidupan manusia. 1.Mendeskripsikan keragaman bentuk muka bumi, proses pembentukan dan dampaknya terhadap kehidupan.

BAB 2: GEOGRAFI LITHOSFER

TENAGA EKSOGEN BENTUK MUKA BUMI. Dampak Terhadap Kehidupan TENAGA ENDOGEN ANEKA RAGAM BENTUK MUKA BUMI

BENTUK LAHAN (LANDFORM) MAYOR DAN MINOR

Definisi Vulkanisme. Vulkanisme

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN. Satuan Pendidikan : SMP...

LITHOSFER GEO 1 A. STRUKTUR BUMI

SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 4. Dinamika LithosferLATIHAN SOAL BAB 4. Gamping. Beku. Sedimen. Andesit. Metamorf

SD kelas 5 - ILMU PENGETAHUAN ALAM BAB 11. PEMBETUKAN TANAH SUBUR DAN STRUKTUR BUMILATIHAN SOAL BAB 11. magma. kawah. lahar. lava

BATUAN PEMBENTUK PERMUKAAN TANAH

Teori Pembentukan Permukaan Bumi Oleh Faktor Eksogen. Oleh : Upi Supriatna, S.Pd

BATUAN YANG TERBENTUK DARI MAGMA YANG MEMBEKU

KERAGAMAN BENTUK MUKA BUMI, PROSES PEMBENTUKANNYA DAN PENGARUHNYA BAGI KEHIDUPAN

1. Tenaga Endogen : Tektonisme, Vulkanisme, dan seisme 2. Tenaga Eksogen : Sinar matahari, udara, air, erosi, dan organisme

TUGAS TERSTRUKTUR M-2 MATA KULIAH ANALISIS LANSEKAP TERPADU Pembentukan Dataran Blitar-Kediri-Jombang-Malang

SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 4. Dinamika Lithosferlatihan soal 4.5

Proses Pembentukan dan Jenis Batuan

SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 4. Dinamika Lithosferlatihan soal 4.3. linier. effusif. sentral. areal. eksplosif

BENTUKLAHAN ASAL VULKANIK

SOAL ULANGAN HARIAN 1 SEMESTER 1. SK = 1. Memahami lingkungan kehidupan manusia.

BAB BENTUK-BENTUK MUKA BUMI PETA KONSEP. Kata Kunci

Relief Muka Bumi Sumber :

Seisme/ Gempa Bumi. Gempa bumi adalah getaran kulit bumi yang disebabkan kekuatan dari dalam bumi

UJIAN AKHIR SEMESTER 1 SEKOLAH MENENGAH TAHUN AJARAN 2014/2015 Nama : Mata Pelajaran : Geografi

geografi Kelas X LITOSFER II KTSP & K-13 H. VULKANISME a. Pengertian Vulkanisme b. Gejala Vulkanisme

IDENTIFIKASI JENIS-JENIS TANAH DI INDONESIA A. BAGAIMANA PROSES TERBENTUKNYA TANAH

Hubungan Manusia dan Lingkungan Akibat Dinamika Litosfera

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 3 MATARAM

Permukaan Bumi. Bab. Pendahuluan

BAB II Geomorfologi. 1. Zona Dataran Pantai Jakarta,

SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 4. Dinamika Lithosferlatihan soal 4.1

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL JILID 1 UNTUK SMP DAN MTS KELAS VII

Jenis Bahaya Geologi

GARIS-GARIS BESAR ISI PROGRAM MEDIA (GBIM) : Pengembangan Fungsional Geologi : Pemahaman Magma dan Vulkanisme

GEMPA BUMI DAN AKTIVITASNYA DI INDONESIA

Hand Out SIKLUS BATUAN. SMA KRITEN TRI TUNGGAL SEMARANG Semarang Indah Blok F.1 Topic. : Dinamika Litosfer. School Year : 2009/ 2010 DINAMIKA LITOSFER

II. TINJAUAN PUSTAKA

MEKANIKA TANAH ASAL USUL TERBENTUKNYA TANAH. UNIVERSITAS PEMBANGUNAN JAYA Jl. Boulevard Bintaro Sektor 7, Bintaro Jaya Tangerang Selatan 15224

SMA JENJANG KELAS MATA PELAJARAN TOPIK BAHASAN X (SEPULUH) GEOGRAFI DINAMIKA LITOSFER DAN PEDOSFER

B. MATERI PEMBELAJARAN : 1. Bagian lapisan-lapisan bumi 2. Pengertian relief bumi 3. Penyebab terjadinya relief bumi

LITHOSFER. Re typed by Suwarno, S.Si SMA Negeri 2 Kotawarimgin Timur - 1 -

Judul BENTUK MUKA BUMI. Mata Pelajaran : Geografi Kelas : I (Satu) Nomor Modul : Geo.I.06

HIDROSFER Berdasarkan proses perjalanannya, siklus dapat dibedakan menjadi 3 jenis sebagai berikut :

Lampiran 1 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kelas Eksperimen

LATIHAN SOAL LITOSFER GEOGRAFI 2012

BAB 12 BATUAN DAN PROSES PEMBENTUKAN TANAH

6.padang lava Merupakan wilayah endapan lava hasil aktivitas erupsi gunungapi. Biasanya terdapat pada lereng atas gunungapi.

geografi Kelas X LITOSFER III KTSP & K-13 I. SEISME a. Pengertian Seisme b. Istilah-Istilah dalam Gempa

ANALISA BENTANG ALAM

Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional

01/04/2011 AL A F L ISO IS L L DAN DA ULT UL ISO IS L P L A P DA A DA VUL V K UL A K NIK A 3

Pilihlah salah satu jawaban yang anda pikir paling benar!.

Ilmu Pengetahuan Sosial Jilid 1 untuk SMP dan MTs Kelas VII

Bentuk lahan Asal Proses Marine

SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 4. Dinamika Lithosferlatihan soal 4.2

DINAMIKA PANTAI (Geologi, Geomorfologi dan Oseanografi Kawasan Pesisir)

AsaI Gejaia Volkanisme (Kegunungapian) Pada beberapa tempat di bumi sering tertihat suatu massa cair pijar yang dikenal dengan nama magma, keluar

SOSIAL 1 ILMU PENGETAHUAN. Untuk SMP/MTs Kelas VII. Hak Cipta pada Departemen Pendidikan Nasional Dilindungi Undang-undang

BAB I PENDAHULUAN. letusan dan leleran ( Eko Teguh Paripurno, 2008 ). Erupsi lelehan menghasilkan

BAB 5: GEOGRAFI DINAMIKA HIDROSFER

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Secara administratif, daerah penelitian termasuk dalam wilayah Jawa Barat. Secara

LAMPIRAN 1 SURAT IJIN PENELITIAN

GEMPA BUMI. Yuli Ifana Sari, M.Pd.

BAB III TATANAN GEOLOGI DAERAH PENELITIAN

UN SMA IPS 2009 Geografi

MATA PELAJARAN WAKTU PELAKSANAAN PETUNJUK UMUM

BAB I PENDAHULUAN. utama dunia yaitu lempeng Eurasia, lempeng Indo-Australia dan lempeng. Indonesia juga merupakan negara yang kaya akan hasil alam.

BAB II TATANAN GEOLOGI REGIONAL

Beda antara lava dan lahar

BAB 3 GEOLOGI SEMARANG

PROSES GEOMORFIK. Kelompok V : 1. Nur Asyriyanti Bagenda 2. Ikawati Basri 3. Jamriani 4. Ririen

II. TINJAUAN PUSTAKA. 1. Wilayah Administratif Kabupaten Tanggamus

BAB II KERANGKA GEOLOGI

MINERAL DAN BATUAN. Yuli Ifana Sari

TEKANAN PADA ERUPSI GUNUNG BERAPI

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

ULANGAN TENGAH SEMESTER (UTS) II SDN MEKARWANGI TAHUN PELAJARAN 2015/2016. Mata Pelajaran: PLH Sabtu, 12 Maret 2016 Waktu:

Tes Kemampuan Kognitif Materi Pokok Gempa Bumi

Hak Cipta pada Departemen Pendidikan Nasional dilindungi oleh Undang-Undang. Jelajah Cakrawala Sosial IPS untuk Kelas VII SMP/MTs

LITHOSTER STRUKTUR LAPISAN KULIT BUMI (LITHOSFER) DAN BENTUK MUKA BUMI

II. TINJAUAN PUSTAKA

diunduh dari

Evaluasi Ringkas Geologi Waduk Penjalin

PENGERTIAN GEMPA DAM MACAM-MACAM GEMPA

TPL 106 GEOLOGI PEMUKIMAN. Proses Geologi

HIDROSFER IV. Tujuan Pembelajaran

diunduh dari

PERSEBARAN BENTANG ALAM DAN BENTANG BUDAYA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II GEOLOGI REGIONAL

Contents BAB I... 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Pokok Permasalahan Lingkup Pembahasan Maksud Dan Tujuan...

DAFTAR ISI. BAB III. DASAR TEORI 3.1. Seismisitas Gelombang Seismik Gelombang Badan... 16

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) IPS Kelas VII Th. Pelajaran : 2016 / 2017 SMP Negeri 2 Pengasih

TPL 106 GEOLOGI PEMUKIMAN. Perubahan Bentangalam

Litosfer dan Atmosfer

Tipe Gunungapi Komposit (Strato( Strato) Sifat Gunungapi Tipe Strato

Transkripsi:

BENTUK-BENTUK MUKA BUMI Lili Somantri,S.Pd Dosen Jurusan Pendidikan Geografi UPI Disampaikan dalam Kegiatan Pendalaman Materi Geografi SMP Bandung, 7 September 2007 Peserta workshop: Guru Geografi SMP

PERMUKAAN BUMI DIPENGARUHI TENAGA ENDOGEN DAN TENAGA EKSOGEN Tenaga endogen berasal dari dalam bumi Tenaga eksogen berasal dari luar bumi

Tenaga Endogen

Tenaga endogen terdiri atas: 1. Proses tektonik Proses struktural yang mengakibatkan terjadinya lipatan dan patahan. 2. Vulkanisme Gejala alam yang berhubungan dengan kegiatan gunungapi. 3. Gempa bumi

Lipatan Proses lipatan Gejala alam berupa tekanan yang mengakibatkan pelipatan muka bumi. Bentukan proses lipatan dibedakan atas puncak lipatan (antiklin) dan lembah lipatan (sinklin).

Antiklin

PATAHAN Lapisan batuan yang patah ada yang mengalami pemerosotan membentuk lembah patahan dan ada pula yang terangkat membentuk puncak patahan. Puncak patahan horst, sedangkan Lembah patahan slenk atau graben.

Patahan

VULKANISME Gejala vulkanisme berhubungan dengan kegiatan gunungapi yang terjadi karena aktivitas magma keluar sampai ke permukaan bumi. Proses keluarnya magma ke permukaan bumi disebut letusan gunungapi.

Vulkanisme

Penampang Gunungapi

Istilah Magma, yaitu bahan silikat cair pijar yang terdiri atas benda padat, cair, dan gas yang terdapat di dalam litosfer. 900 C - l.200 C. Erupsi, yaitu letusan gunungapi atau proses keluarnya magma dari litosfer sampai ke permukaan bumi. Dibedakan: 1. Lelehan (efusif) melalui rekahan pada lapisanlapisan batuan, 2. Ledakan (eksplosif) melalui lubang kepundan atau corong gunungapi.

Lava, yaitu magma yang sampai ke permukaan bumi melalui letusan gunungapi. Lahar, yaitu lava yang telah bercampur dengan bahan-bahan di permukaan bumi seperti batuan, pasir, tanah, dan air.

TIPE GUNUNG API 1. PERISAI ( TAMENG) Terbentuk akibat letusan atau erupsi tipe efusif, berupa lelehan lava yang sangat luas lerengnya sangat landai bahkan hampir datar. Contohnya Gunung Mauna Loa di Kepulauan Hawaii.

Mauna Loa

MAAR Terbentuk akibat letusan atau erupsi yang berupa ledakan (eksplosif) terjadi hanya satu kali, dengan bahanbahan yang dikeluarkan berupa eflata. Contohnya Gunung Lamongan (Jawa Timur), Gunung Knacate (Mexico), dan Gunung Monte Nuovo (Italia).

Monte Nouvo

STRATO Terbentuk akibat erupsi atau letusan yang berulang-ulang serta berselang-seling atau lelehan lava (efusif) dan ledakan (eksplosif). Sebagian besar gunungapi yang ada di Indonesia adalah tipe strato. Contoh: Gunung Tangkuban Parahu (Jawa Barat), Gunung Semeru (Jawa Timur), Gunung Merapi (Jawa Tengah), dan Gunung Agung (Bali).

Merapi merupakan salah satu gunung tipe strato

GEMPA BUMI Gempa dapat diartikan sebagai bergetarnya permukaan bumi sebagai akibat gelombang seismik terhadap lapisan-lapisan batuan (litosfer).

Kerusakan bangunan akibat Gempa Bumi Yogyakarta

Kerusakan bangunan akibat Gempa Bumi Yogyakarta

Istilah Seismologi, yaitu ilmu yang secara khusus mempelajari gempa. Seismograf, yaitu alat pencatat dan pengukur kekuatan getaran gempa.

Hiposentrum atau pusat gempa, yaitu suatu titik atau garis di dalam litosfer (lapisan batuan) yang menjadi sumber terjadinya gempa. Episentrum, yaitu suatu titik atau garis di permukaan bumi yang menjadi tempat rambatan gelombang gempa. Lokasi episentrum ini tegak lurus terhadap hiposentrum.

Tsunami, yaitu gelombang pasang laut akibat gempa di dasar laut.

Berdasarkan penyebabnya, gempa dibedakan menjadi tiga, yaitu: 1. Gempa tektonik gempa yang terjadi karena proses tektonik berupa pergeseran atau pematahan lapisan batuan. Gempa tektonik ini paling banyak terjadi dan biasanya meliputi wilayah yang cukup luas. 2. Gempa vulkanik gempa yang terjadi karena kegiatan gunungapi, baik sebelum maupun setelah letusan gunungapi. 3. Gempa runtuhan (terban) gempa yang terjadi akibat runtuhnya masa batuan atau tanah, misalnya di dalam terowongan penambangan atau di gua-gua kapur.

Berdasarkan jarak hiposentrum dari permukaan bumi, gempa dibedakan menjadi tiga, yaitu: 1. Gempa dangkal, jika jarak hiposentrumnya kurang dari 100 km; 2. Gempa pertengahan, jika jarak hiposentrumnya antara 100-300 km; 3. Gempa dalam, jika jarak hiposentrumnya lebih dari 300 km dari permukaan bumi.

PROSES EKSOGEN Proses eksogen Tenaga yang berasal dari luar, meliputi pelapukan, erosi, dan pengendapan atau sedimentasi. Pelapukan dan erosi merupakan tenaga perombak permukaan bumi, sedangkan sedimentasi berperan sebagai pembangun permukaan bumi.

PELAPUKAN Pelapukan sebagai proses penghancuran massa batuan oleh zat penghancur.

Batuan yang mengalami pelapukan

Pelapukan dibedakan atas 3 jenis, yaitu: 1. Pelapukan mekanik (fisik) adalah proses pelapukan berupa penghancuran bongkah batuan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil tak berubah kimianya. 2. Pelapukan kimiawi adalah proses penghancuran batuan dengan mengubah susunan kimiawi batuan yang terlapukkan. 3. Pelapukan organik merupakan pelapukan hasil pengerjaan makhluk hidup, seperti lapuk karena tumbuh-tumbuhan dan binatang.

Proses pelapukan kimia

Bentukan hasil pelapukan kimia

Stalaktik merupakan bentukan hasil pelapukan kimia

EROSI Erosi adalah pengikisan batuan atau tanah oleh massa zat yang bergerak, seperti sungai, angin, gelombang laut, atau gletser. Berdasarkan tenaga pengikisan, erosi dibedakan atas erosi air, erosi angin (deflasi), erosi gelombang laut (abrasi atau erosi marin), dan erosi gletser (erosi glasial).

Bentukan hasil erosi air

Erosi angin (deflasi) banyak terjadi di kawasan gurun. Bentukan permukaan bumi yang banyak terjadi akibat deflasi, antara lain proses pembentukan batu jamur.

SEDIMENTASI Sedimentasi adalah proses pengendapan materi-materi yang dikikis oleh zat pengangkut, baik oleh air, angin, gelombang laut, maupun gletser.

Sedimentasi (pengendapan) oleh angin, yaitu gumuk pasir yang banyak dijumpai di wilayah gurun. Dilihat dari bentuknya, gumuk pasir dibedakan menj adi dua, yaitu barchan jika berbentuk bulan sabit, dan punggung paus (whole back) jika memanjang.

GUMUK PASIR

BENTUKAN SEDIMENTASI Beach, timbulnya puing-puing batu karang di pantai akibat pemecahan oleh gelombang laut. Bar, yaitu gosong pasir di pantai yang arahnya memanjang. Tombolo, yaitu gosong pasir yang menghubungkan pulau karang dengan pulau utama.

Tombolo

Delta, yaitu endapan lumpur atau pasir di muara sungai yang mendekati laut, misalnya delta Kali Brantas, delta Bengawan Solo, delta Sungai Mahakam, dan delta Sungai Musi. Bantaran sungai, yaitu dataran pada aliran sungai yang terdiri atas pasir,kerikil, atau lumpur. Sand dunes (gumuk pasir), yaitu gundukan pasir yang terjadi akibat pengendapan.

Delta

Batuan Tiga jenis batuan, yaitu 1. batuan beku, 2. batuan sedimen, dan 3. batuan malihan.

Batuan beku Terjadi akibat pembekuan magma. Karena adanya proses pendinginan, pembekuan magma ini dapat terjadi di dalam bumi ataupun di permukaan bumi setelah letusan gunungapi. Contoh batuan beku antara lain granit,obsidian, dan felsit.

Batuan Beku

Batuan sedimen atau endapan terbentuk dari batuan beku yang tererosi (terkikis), kemudian mengalami proses pengangkutan dan diendapkan di tempat lain. Contoh batuan sedimen, antara lain breksi, konglomerat, batu gamping (batu kapur), batu pasir, dan batu lempung.

Batuan Sedimen

Batuan malihan (batuan metamorf), yaitu jenis batuan yang terjadi karena penambahan suhu dan tekanan. Pada suhu dan tekanan yang tinggi, dalam waktu yang lama batuan beku ataupun sedimen akan berubah wujud menjadi batuan malihan. Contoh batuan metamorf adalahbatu kapur (gamping) berubah menjadi marmer (pualam).

Batuan Metamorf

TERIMA KASIH