BAB III METODOLOGI PENELITIAN

dokumen-dokumen yang mirip
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Surabaya dengan menggunakan angket yang instrumennya di-design dengan

BAB III METODE PENELITIAN. mampu disuguhkan dalam bentuk angka-angka. 1. adalah sistematis, terencana, dan terstruktur dengan jelas.

BAB III METODE PENELITIAN. kuantitatif. Kuantitatif adalah data penelitian berupa angka- angka dan analisis

BAB III METODE PENELITIAN. membuktikan teori, sehingga dapat menjadi bahan yang berharga bagi

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. mahasiswi Prodi Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan

BAB III METODE PENELITIAN. kuantitatif. Pendekatan kuantitatif merupakan pendekatan yang sistematis

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field Research), yaitu. menjadi fokus perhatian untuk diteliti.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metodologi penelitian merupakan cara kerja untuk dapat memahami obyek

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. 3.1 Jenis dan Sumber Data. Dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. kuantitaif adalah metode untuk menguji teori-teori tertentu dengan cara

BAB III METODE PENELITIAN. adalah Seluruh Karyawan pada PT. Aditama Graha Lestari. hubungan yang bersifat sebab akibat dimana variabel independen

BAB III METODE PENELITIAN

BAB IV ANALISIS DATA. dengan menggunakan bantuan program SPSS, sebagaimana telah diketahui

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian Assosiatif kausal, penelitian

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN. alat ukur yang digunakan dalam penelitian. Tabel 5.1 Hasil Uji Validitas. Variable Corrcted item total R tabel Keterangan

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Lokasi Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kampar Timur dan waktu

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini yaitu penelitian lapangan (field research) dengan

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. yang dibawa oleh peneliti harus sudah jelas. 1 Penelitian ini bersifat kuantitatif

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Untuk menguji apakah alat ukur (instrument) yang digunakan memenuhi

BAB III METODE PENELITIAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. Karakteristik responden digunakan untuk menggambarkan keadaan atau

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari kemudian ditarik kesimpulan.

BAB III METODE PENELITIAN. data sekunder. Data primer merupakan sumber data penelitian yang

ANALISIS PENGARUH KEBIJAKAN PRODUK DAN PROMOSI TERHADAP VOLUME PENJUALAN SEPATU PADA PENGRAJIN SEPATU DI BINJAI. Oleh : Bambang Widjarnoko. SE.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. menggunakan pendekatan kuantitatif dan sumber data yang digunakan. berhubungan dengan penelitian.

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian yang dipergunakan. Berdasarkan obyek dan tujuan penelitian

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. penelitian, objek penelitian ini menjadi sasaran dalam penelitian untuk

BAB III METODE PENELITIAN. Wonokusumo Jaya Gang Pinggir, Kelurahan Pegirian, Kecamatan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. diperoleh dari hasil pengamatan di lapangan. Data yang digunakan dalam

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sugiyono (2009:11-14),

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. karena data diperoleh dari hasil pengamatan langsung di Bank Muamalat

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB 3 METODE PENELITIAN. 3.1 Jenis Penelitian dan Gambaran dari Populasi (Obyek) Penelitian

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel, yaitu: menjadi variabel bebas dalam penelitian ini adalah:

BAB III METODE PENELITIAN. Didalam suatu penelitian, obyek penelitian merupakan hal yang sangat penting

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. angka-angka dan analisis menggunakan statistik. subjek dari mana data dapat diperoleh. 30

BAB III METODE PENELITIAN. mendapatkan data yang relevan. 1 Metode yang akan digunakan dalam

BAB III METODE PENELITIAN

research) yaitu pengamatan langsung ke obyek yang diteliti guna mendapatkan data yang relevan. Penelitian ini termasuk penelitian

BAB III METODE PENELITIAN. obyek penelitian adalah para pengguna software akuntansi pada perusahaanperusahaan

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. (MOG) yang terletak di Jl. Kawi no. 24 Malang. Perusahaan ini merupakan pusat

BAB 2 METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. objektif, valid, dan reliabel tentang suatu hal (variabel tertentu). Subjek adalah

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. deskriptif. Kuncoro (2004:1) mendefinisikan metode kuantitatif adalah

BAB IV PENGUJIAN. Uji validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat tingkat kevalidan atau

BAB III METODE PENELITIAN

BAB IV METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN Jenis dan Sumber Data. Data yang digunakan penelitian ini adalah data

BAB III METODE PENELITIAN. obyek yang diteliti guna mendapatkan data yang relevan. Penelitian ini termasuk

BAB III METODE PENELITIAN. mendapatkan data yang relevan. 49 Metode yang akan digunakan dalam. data primer dan data sekunder.

BAB III METODE PENELITIAN. fungsi variabel dalam hubungan antar variabel, yaitu: Variabel Independen (Independent Variable)

BAB III METODE PENELITIAN. 2. Lokasi dalam penelitian ini adalah Arena Futsal Score Purwokerto

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. yang menjadi sasaran atau tujuan penelitian. Dalam penyusunan skripsi ini,

BAB III METODE PENELITIAN. data sekunder. Data primer merupakan sumber data penelitian yang

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. A. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional. digunakan dalam penelitian ini adalah:

ANALISIS BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN PELANGGAN. (Studi Pada: Bengkel Mandiri Tekhnik Klaten)

BAB III METODE PENELITIAN. yang dikumpulkan dan dinyatakan dalam bentuk angka-angka. Kemudian data

A. Populasi dan Sampel

BAB III METODE PENELITIAN. Desain penelitian ini mencakup lingkup wilayah penelitian dan jenis

BAB III METODE PENELITIAN. Selatpanjang yang terletak di JL.Diponegoro, No. 85 A B Selatpanjang Kab.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. menjadi sampel dalam penelitian mengenai pengaruh harga, kualitas produk, citra merek

BAB III METODE PENELITIAN. pembahasan penulisan ini, maka penulis mengambil lokasi penetian PT. BPR

BAB III. Metode Penelitian. penilitian terdiri dari variabel terikat (dependent variable) dan variabel bebas (independent

BAB III METODE PENELITIAN Jenis Penelitian Penelitian yang akan dilakukan merupakan penelitian kuantitatif yaitu metode

Transkripsi:

BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif karena lebih mengarahkan masalah menjadi suatu hubungan kausalitas sehingga hubungan antar variabel dapat dijelaskan. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kausa, yang berdasarkan pada kejadian sebab akibat. 1 Penelitian ini menitikberatkan pada pengujian hipotesis sehingga data yang digunakan harus terukur, dan akan menghasilkan kesimpulan yang dapat digeneralisasikan. Metode yang digunakan adalah metode survei, dimana pada penelitian ini peneliti memilih keseluruhan responden dalam hal ini nasabah sebagai sampel dan memberikan mereka kuisioner yang sudah baku. B. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilakukan di Travel and Tour UIN Sunan Ampel yang berlokasi di Jl.A.Yani 117 Surabaya. Penelitian dilakukan pada tanggal 1 April sampai dengan 30 Mei 2014. C. Populasi dan Sampel penelitian 1. Populasi Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau subyek yang mempunyai kualitas atau karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik 1 Muhammad, Metodologi Penelitian Ekonomi Islam: Pendekatan Kuantitatif, (Jakarta: Rajawali, 2008), 93. 22

23 kesimpulannya. 2 Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelanggan tiket Travel and Tour UIN Sunan Ampel pada bulan April 2014 yang berjumlah 30 pelanggan. 2. Sampel Sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. 3 Sedangkan menurut Sekaran, pengambilan sampel (sampling) adalah proses memilih sejumlah elemen secukupnya dari populasi, sehingga penelitian terhadap sampel dan pemahaman tentang sifat atau karakteristiknya akan memudahkan dalam mengeneralisasikan sifat atau karakteristik pada elemen populasi. 4 Sedangkan pengumpulan data yang menggunakan seluruh elemen populasi disebut dengan sensus. 5 Berdasarkan definisi sampel di atas maka teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan metode sensus, dimana keseluruhan anggota populasi digunakan sebagai sampel. Dikarenakan populasinya adalah seluruh pelanggan Travel and Tour per April 2014 berjumlah 30 orang pelanggan, maka sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah 30 orang atau pelanggan. D. Variabel Penelitian 2 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, 39. 3 Segiyono, Metode Penelitian Bisnis, (Bandung:Alfabeta, 2008), 116. 4 Uma Sekaran, Metodologi Penelitian Untuk Bisnis, (Jakarta:Salemba Empta, 2006), 123. 5 Arikunto Suharsimi, Prosedur Penelitian..., 130.

24 Di dalam penelitian ini peneliti menggunakan tiga variabel yang terdiri dari dua variabel independen dan satu variabel dependen. Berikut penjelasannya, yaitu: a. Variabel Independen (Variabel X) Variabel ini sering disebut variabel stimulus, prediktor dan antecedent. Dalam bahasa Indonesia sering disebut sebagai variabel bebas. 6 Variabel bebas dalam penelitian ini X 1 (harga) dan X 2 (lokasi). Harga dan lokasi dari masing-masing variabel tersebut dapat diukur dengan faktor-faktor yang mempengaruhinya yang dituangkan dalam sebuah kuesioner. b. Variabel Dependen (Variabel Y) Variabel ini merupakan variabel yang dipengaruhi oleh variabel bebas. 7 Variabel dependen dalam penelitian ini adalah peningkatan penjualan yang terfokus pada peningkatan penjualan tiket di Travel and Tour UIN Sunan Ampel. E. Definisi Operasional Agar lebih terarah dan tidak salah pengertian mengenai penelitian yang ditulis oleh peneliti dengan judul Pengaruh Harga dan Lokasi Terhadap Peningkatan Penjualan Tiket di Travel and Tour UIN Sunan Ampel, maka perlu dijelaskan tentang definisi dari masing-masing variabel yang diteliti. Berikut penjelasannya, yaitu: 6 Ibid, 39 7 Asep Hermawan, Penelitian Bisnis: Paradigma Kuantitatif, (Jakarta: PT Grasindo, 2005), 53.

25 1. Harga (X 1 ) adalah jumlah uang yang dibebankan untuk sebuah produk atau jasa. 8 2. Lokasi (X 2 ) adalah Tempat termasuk kegiatan-kegiatan perusahaan yang membuat produk tersedia bagi pelanggan sasaran. 9 3. Peningkatan penjualan (Y) adalah total penjualan yang dinilai dengan unit oleh perusahaan dalam periode tertentu untuk mencapai laba yang maksimal sehingga dapat menunjang pertumbuhan perusahaan. 10 F. Uji Validitas dan Reliabilitas 1. Uji Validitas Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat-tingkat kevalidan atau kesahihan suatu instrumen. 11 Pengujian ini dilakukan dengan menguji pernyataan yang terdapat dalam kuisioner yang meliputi harga,lokasi dan peningkatan penjualan. Untuk melakukan uji validitas dari kuisioner digunakan metode corrected item-total correlation. Uji validitas dengan menggunakan metode ini dilakukan dengan cara mengkorelasikan masing-masing skor total item dan melakukan koreksi terhadap efek spurious overlap (nilai koofisien korelasi yang overestimasi). Suatu alat ukur dapat dikatakan valid apabila nilai r hitung > r tabel. Untuk sampel yang berjumlah 20 maka r tabel = 0,468. Sehingga item 8 Philip Kotler, Prinsip-Prinsip Pemasaran, Jilid 1, (Jakarta: Erlangga, 1997), 339. 9 Irwan Sahaja, :Bauran Pemasaran Jasa, http://irwansahaja.blogspot.com/2013/05/bauranpemasaran-jasa.html, Diakses pada 12 Mei 2014 10 Fandy Fandy, Strategi Pemasaran, Edisi III ( Yogyakarta.: ANDI, 2008), 249. 11 Suharsimi Arikunto,Prosedur Penelitian. (Jakarta: Rineka Cipta, 2002), 144

26 dalam kuisioner yang digunakan pada penelitian ini dapat dikatakan valid apabila nilai r hitung >0,468. Sehingga dapat dijelaskan pada tabel di bawah ini: a) Variabel X 1 (Harga) Tabel 3.1 Hasil Uji Validitas Variabel X 1 (Harga) No Pertanyaan R hitung R tabel Peningkatan penjualan Keterangan 1. P1 0,671 0,468 > 0,468 Valid 2. P2 0,803 0,468 > 0,468 Valid 3. P3 0,658 0,468 > 0,468 Valid 4. P4 0,607 0,468 > 0,468 Valid Berdasarkan tabel 3.1 di atas maka dapat disimpulkan bahwa masing-masing item pertanyaan memiliki nilai R hitung lebih besar dari R tabel (0.468) sehingga dapat dikatakan masing-masing item pernyataan dapat dikatakan valid yaitu mampu mengukur variabel peningkatan penjualan tiket. b) Variabel X 2 (Lokasi) Tabel 3.2 Hasil Uji Validitas Variabel X 2 (Lokasi) No Pertanyaan R hitung R tabel Peningkatan penjualan Keterangan 1. P1 0,503 0,468 > 0,468 Valid 2. P2 0,518 0,468 > 0,468 Valid 3. P3 0,487 0,468 > 0,468 Valid 4. P4 0,548 0,468 > 0,468 Valid Berdasarkan tabel 3.2 di atas maka dapat disimpulkan bahwa masing-masing item pertanyaan memiliki nilai R hitung lebih besar dari R

27 tabel (0.468) sehingga dapat dikatakan masing-masing item pernyataan dapat dikatakan valid yaitu mampu mengukur variabel peningkatan penjualan tiket. c) Variabel Y (Peningkatan Penjualan) Tabel 3.3 Hasil Uji Validitas Variabel Y (Peningkatan Penjualan) No Pertanyaan R R Peningkatan hitung tabel penjualan Keterangan 1. P1 0,593 0,468 > 0,468 Valid 2. P2 0,518 0,468 > 0,468 Valid 3. P3 0,537 0,468 > 0,468 Valid 4. P4 0,468 0,468 > 0,468 Valid Berdasarkan tabel 3.3 di atas maka dapat disimpulkan bahwa masing-masing item pertanyaan memiliki nilai R hitung lebih besar dari R tabel (0.468) sehingga dapat dikatakan masing-masing item pernyataan dapat dikatakan valid yaitu mampu mengukur variabel peningkatan penjualan tiket. 2. Uji Reliabilitas Menurut Sugiyono, Instrumen yang reliabel berarti instrumen yang bila digunakan beberapa kali untuk mengukur obyek yang sama, akan menghasilkan data yang sama, yang berarti bahwa reliabilitas berhubungan dengan konsistensi, akurasi, dan ketepatan yang ditunjukkan oleh suatu angka yang disebut koefisien reliabilitas. 12 Disamping penjelasan diatas, berikut penjelasan Arikunto mengenai reliabilitas: 12 Sugiyono. Statistika..., 267.

28 Reliabilitas menunjuk pada suatu pengertian bahwa sesuatu instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data karena instrumen tersebut sudah baik. Instrumen yang baik tidak akan bersifat tendensius mengarahkan responden untuk memilih jawaban-jawaban tertentu. Instrumen yang sudah dapat dipercaya, yang reliabel akan menghasilkan data yang dapat dipercaya juga. Apabila datanya memang benar sesuai dengan kenyataannya, maka pada berapa kali pun diambil, tetap akan sama. Reliabilitas menunjuk pada tingkat keandalan sesuatu. Reliabel artinya dapat dipercaya, jadi dapat diandalkan. 13 Untuk menghitung reliabilitas dilakukan dengan menggunakan koefisien Croanbach Alpha. 14 Instrument dikatakan reliabel jika memiliki Croanbach Alpha > 0.60. 15 Perhitungan reliabilitas dalam penelitian ini dengan bantuan SPSS versi 19. berikut: Sehingga Hasil Uji Reliabilitas dalam penelitian ini adalah sebagai Tabel 3.4 Hasil Uji Reliabilitas No Varibel Cronbach Alpha Keterangan 1 Harga (X 1 ) 0,840 Reliabel 2 lokasi (X 2 ) 0,695 Reliabel 3. Peningkatan Penjualan (Y) 0,680 Reliabel Pada penelitian ini diperoleh hasil uji reabilitas untuk variabel X 1 sebesar 0,840, (X 2 ) sebesar 0,695 dan variabel Y sebesar 0,680. Dari hasil pengujian reliabilitas masing-masing variabel > 0.60 Sehingga instrument dikatakan reliabel atau konsisten. 13 Arikunto Suharsimi, Prosedur Penelitian..., 178. 14 Husein Umar, Research Methods, 135. 15 Imam Ghozali, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS, (Semarang: Badan Penerbit UNDIP, 2005), 41 45.

29 G. Data dan Sumber Data 1. Jenis Data Sesuai dengan tujuan yang dirumuskan maka data yang diperoleh dan dihimpun oleh peneliti, yaitu: a. Hasil wawancara 1) Data mengenai produk yang dijual di Travel and Tour UIN Sunan Ampel. 2) Data mengenai harga produk di Travel and Tour UIN Sunan Ampel. b. Hasil Kuisioner 1) Data mengenai pengaruh harga dan lokasi terhadap peningkatan penjualan tiket di Travel and Tour UIN Sunan Ampel. 2. Sumber Data Yang dimaksud sumber data dalam penelitian adalah subjek dari mana data dapat diperoleh. 16 Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: a. Sumber Data Primer Dalam penelitian ini data primer diperoleh langsung dari sumbernya. Data dari penelitian ini diperoleh dari pengguna produk dari travel and tour UIN Sunan Ampel serta data yang diperoleh secara langsung dari perusahaan, melalui wawancara dengan 16 Arikunto Suharsimi, Prosedur Penelitian..., 129.

30 pimpinan perusahaan, kepala bagian pemasaran, dan karyawan yang berhubungan dengan masalah yang dibahas. b. Sumber Data sekunder Sumber data sekunder yang diperoleh dari penelitian ini adalah data yang diperoleh peneliti melalui buku-buku yang berkaitan dengan penelitian ini, literatur, dan artikel yang didapat dari website. 17 Data sekunder dalam penelitian ini meliputi hasil wawancara penulis dengan pegawai Travel and Tour UIN Sunan Ampel bagian pemasaran, pimpinan Travel and Tour UIN Sunan Ampel, serta dokumen tentang laporan pendapatan Travel and Tour UIN Sunan Ampel pada bulan Januari sampai dengan bulan Mei 2014. H. Teknik Pengumpulan Data Prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan beberapa cara, yaitu: 1. Kuisioner Kuisioner disebut juga sebagai angket atau self administrated questioner adalah teknik pengumpulan data dengan cara mengirimkan suatu daftar pernyataan kepada responden untuk diisi. 18 Kuisioner yang akan digunakan bersifat tertutup dengan skala Likert, dalam hal ini skala likert yang digunakan yaitu sangat setuju, setuju, kurang setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju. Untuk lebih 17 Ibid, 19. 18 Chaidir Fazri H, Pengaruh Produk, Harga dan Lokasi Terhadap Keputusan Pelanggan Melakukan Pemesanan Tempahan Pakaian Pada Ita Mode Medan. (Skripsi--Medan: Universitas Sumatera Utara, 2008),

31 jelasnya, di bawah ini ada tabel yang menjelaskan pernyataan serta skor yang digunakan dalam kuisioner penelitian ini, yaitu: 2. Wawancara Tabel 3.5 Bobot Penilaian Setiap Jawaban No Peryataan Skor 1 Sangat setuju 5 2 Setuju 4 3 Kurang setuju 3 4 Tidak setuju 2 5 Sangat tidak setuju 1 Sumber: Morisson (2012:89) Wawancara adalah salah satu teknik pengumpulan data yang akurat untuk keperluan proses pemecahan masalah tertentu, yang sesuai dengan data. Pencarian data dengan teknik ini dapat dilakukan dengan cara tanya jawab secara lisan dan bertatap muka langsung antara orang seorang atau beberapa orang pewawancara dengan seorang atau beberapa orang yang diwawancarai. 19 Wawancara dalam penelitian ini dilakukan dengan bagian pemasaran mengenai data harga jual yang ditetapkan, lokasi dan volume penjualan tiket tour and travel UIN Sunan Ampel. I. Teknik Analisis Data 1. Uji Asumsi Klasik Untuk mendapatkan model regresi yang baik harus terbebas dari penyimpangan data yang terdiri dari normalitas, heteroskedastisitas, multikolinearitas. Berikut penjelasan dari masing-masingnya, yaitu: 19 Muhammad, Metode Penelitian Ekonomi Islam, 151.

32 a. Uji Normalitas Uji normalitas digunakan untuk mengetahui apakah distribusi sebuah data yang didapatkan mengikuti atau mendekati hukum sebaran normal baku. 20 apakah populasi data berdistribusi normal atau tidak. Dalam penelitian ini uji normalitas digunakan untuk menguji data jawaban dari responden yang terdiri dari harga, lokasi dan penjualan. Untuk pengujian normalitas data dalam penelitian ini menggunakan metode one sample kolmogorov smirnov. Pada pengujian ini data berdistribusi normal apabila nilai signifikansi (Asym Sig 2 tailed) > 0,05. Pada hasil pengujian yang telah dilakukan diketahui nilai (Asym Sig 2 tailed) sebesar 0,125. Sehingga data berdistribusi normal. Cara lain untuk mengetahui data berdistribusi normal atau tidak adalah dengan menggunakan analisis grafik P-Plot yang dihasilkan melalui perhitungan regresi dari SPSS 19. Pada pengujian ini data menyebar mengikuti garis diagonal, sehingga data berdistribusi dengan normal. b. Uji Heteroskedastisitas Heteroskedastisitas muncul apabila kesalahan dari metode yang diamati tidak memiliki varian yang konstan dari suatu observasi ke observasi lainnya. (Hanke & Reitsch, 1998: 259). Artinya setiap observasi memiliki reliabilitas yang berbeda akibat 20 M. Nisfiannor, Pendekatan Statistika Modern untuk Ilmu Sosial, (Jakarta: Salemba Empat, 2009), 91.

33 perubahan kondisi yang melatarbelakangi tidak terangkum dalam spesifikasi model. 21 Cara yang digunakan dalam pengujian ini adalah dengan uji Spearman s Rho. Uji Spearman s Rho dilakukan dengan menganalisis spearman antara residual dengan masing-masing variabel independen. Jika nilai signifikansi antara variabel independen dengan residual lebih dari 0,05 maka tidak terjadi heterokedastisitas. c. Uji Multikoleniaritas Uji Multikolinearitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi ditemukan korelasi antar variable bebas. Dalam regresi yang baik sebaiknya tidak terjadi korelasi di antara variabel bebas. 22 Multikolinearitas ini biasanya terjadi ketika sebagian besar variabel yang digunakan saling terkait satu sama lain di dalam model. Untuk mengetahui ada tidaknya multikolinearitas di dalam sebuah model dapat diidentifikasi dari VIF. Apabila nilai VIF lebih besar dari 10 maka variabel tersebut mempunyai persoalan multikoleniaritas dengan variabel lainnya. 2. Analisis Regresi Linear Berganda Analisis regresi linear berganda adalah hubungan secara linear antara dua atau lebih variabel independen dengan variabel dependen (Y). 21 Duwi,2011,UjiHeteroskedastisitas,http://duwiconsultant.blogspot.com/2011/11/uji.Heteroskedasi tas, html diakses pada 25 April 2014. 22 Imam Ghozali, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS, 91

34 Analisis ini untuk mengetahui arah hubungan antara variabel dependen dengan variabel independen berhubungan positif atau negatif dan untuk memprediksi nilai dari variabel independen mengalami kenaikan atau penurunan. Persamaan regresi linear berganda sebagai berikut, yaitu: 23 Rumus: Y = a + b 1 X 1 + b 2 X 2 + e Y= 5,194 Dimana: Ŷ = Peningkatan Penjualan a = konstanta X 1 = Harga X 2 = Lokasi b 1 = koofisien regresi variabel antara x 1 dan Y b 2 = koofisien regresi variabel antara x 2 dan Y 3. Uji Hipotesis a. Uji F Uji F disebut juga dengan uji ANOVA, yaitu Analysist of Variance. Kegunaan uji F sama dengan uji t, yaitu untuk mengetahui ada tidaknya perbedaaan rata-rata atau nilai tengah suatu data. Namun perbedaannya hanya pada kelompok datanya, dimana pada uji F kelompok data yang diuji lebih dari dua kelompok. 24 Dalam penelitian ini uji F digunakan untuk mengetahui signifikansi pengaruh antara dua variabel bebas (harga dan lokasi) terhadap 23 Duwi Prayitno, Mandiri Belajar SPSS, 73. 24 Ali Baroroh, Trik-Trik Analisis Statistik SPSS 15, (Jakarta: PT Elex Media Komputindo, 2008), 79.

35 variabel terikat (penjualan tiket). Langkah-langkah uji F adalah, sebagai berikut: 1) Perumusan Hipotesis H o = Tidak ada pengaruh secara simultan dari harga dan lokasi terhadap peningkatan penjualan tiket di Travel and Tour UIN Sunan Ampel. H a = Ada pengaruh secara simultan dari harga dan lokasi terhadap peningkatan penjualan tiket di Travel and Tour UIN Sunan Ampel. 2) Menentukan tingkat signifikansi α = 5% F tabel = F ; n-k-1 3) Kriteria Penolakan atau Penerimaan i. F hitung F tabel maka H a ditolak ini berarti tidak terdapat pengaruh simultan oleh variabel x dan Y ii. F hitung F tabel maka H a diterima ini berarti terdapat pengaruh simultan oleh variabel x dan Y. b. Uji t Uji t digunakan untuk mengetahui apakah dalam model regresi variabel independen secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. 25 Pengujian dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut, yaitu: 25 Asnawidan Mashuri, Metodologi Riset Pemasaran,(Malang: UIN Maliki Press, 2011) 182.

36 1) Perumusan Hipotesis H 0 = Tidak ada pengaruh secara parsial dari harga dan lokasi terhadap peningkatan penjualan tiket di Travel and Tour UIN Sunan Ampel. H a = Ada pengaruh secara parsial dari harga dan lokasi terhadap peningkatan penjualan tiket di Travel and Tour UIN Sunan Ampel. 2) Menentukan tingkat signifikansi α = 5% t tabel = t ; n-k-1 3) Penentuan kriteria penolakan atau penerimaan i. t hitung t tabel maka H a ditolak, ini berarti tidak terdapat pengaruh parsial oleh variabel x dan Y ii. thitung t tabel maka H a diterima, ini berarti terdapat pengaruh parsial oleh variabel x dan Y