BIAYA TRANSAKSI DAN EFESIENSI EKONOMI SKEMA TINGKATAN BIAYA TRANSAKSI Perubahan parameter Lingkungan Kelembagaan Strategi Atribut prilaku Tata Kelola/ Governance Individu Preferensi endogen Williamson, 1997 1
Penjelasan Skema... Perusahaan, birokrasi, organisasi, dll dianggap sebagai sebuah governance (tata kelola). Di dalamnya terjadi transaksi/interaksi antara individu/bagian. Transaksi dengan pihak luar (di luar governance) dipengaruhi oleh lingkunganngan kelembagaan eksternal yang tingkatannyaa lebih tinggi. Perubahan pada lingkungan kelembagaan eksternal berpengaruh transaksi yang terjadi antar individu/bagian dalam tata kelola. Transaksi dalam suatu governance juga dipengaruhi oleh sifat individuyang cenderungopportunis, self interest, greeedi dll. Contoh: Pemda merupakan sebuah governance. Transaksi yang terjadi dipengaruhi oleh lhkl kelembagaan internal dan lingkungan kelembagaan eksternal. Negara merupakan sebuah governance. Transaksi terjadi mengikuti kelembagaan internal tapi juga dipengaruhi oleh lingkungan kelembagaan global. Semakin kompleks transaksi biayanya semakin mahal KARAKTERISTIK TRANSAKSI Karakteristik transaksi mempengaruhi besaran biaya transaksi. Menurut Williamson (1981) ada tiga karaktristik transaksi yang penting, yaitu: Ketidakpastian (uncertainty), terutama terkait dengan produksi, supply, demand, fluktuasi harga, iklim, kondisi lapangan, dll. Frekuensi, tergantung pada keadaan dan kemampuan produksi. Produk pertanian, perikanan, sangat tergantung pada musim. Transaksi pada msuim panen atau musim ikan melimpah berbeda dengan transaksi pada musim paceklik Spesifitas, yang meliputi site specifity, physical asset speficifity, human asset specifity. Asset yang spesifik membatasi kegiatan tertentu yang memiliki transaksi yang terbatas. Ketiga karakteristik ini terkait dengan assymetries information 2
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BIAYA TRANSAKSI Zhang (2000) mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi biaya transaksi, sebagai berikut: Karakterisrtik benda dan hak atas benda tersebut (terkait dengan informasi mengenai benda dan status orang atas benda tersebut). Identitas aktor yang terlibat dalam transaksi tersebut, berkenaan dengan sifat manusia yang rasional terbatas, yaitu keterbatasan manusia mencari, menerima, menyimpan, mengolah informasi; kekurangan ketersediaan informasi. Situasi teknis dan sosial penataan pertukaran dan bagaimana pertukaran tersebut dikelola. Apakah pertukaran tersebut hanya karena kekuatan pasar atau ada intervensi kelembagaan yang turut menata pertukaran tersebut. DETERMINAN BIAYA TRANSAKSI Atribut prilaku dari aktor Rasionalitas terbatas opportunisme Struktur tata kelola: Pasar, hierarki, hybrid Regulasi, birokrasi Biaya Transaksi Lingkungan kelembagaan: Hak milik, kontrak, agreemen, dll Budaya Beckman, 2000 Atribut transaksi: Ketidakpastian Spesifikasi asset frekuensi 3
DETERMINAN BIAYA TRANSAKSI lanjutan... Berdasarkan penjelasan tentang definisi dan faktor-faktor yang mempengaruhi bearan biaya transaksi, Beckman (2000) memformulasi empat determinan biaya transaksi: ki Atribut aktor/pelaku yang melekat (rasionalitas terbatas dan oportunisme) menentukan besaran transaksi Sifat/atribut transaksi (spesifitas asset, ketidakpastian,frekuensi) Dipengaruhi hal-hal yang berkaitan dengan struktur tata kelola (market, hierarki, hybrid, regulasi, dll) Dipengaruhi oleh faktor yang berdekatan aspek lingkungan kelembagaan Dari keempat determinan tersebut dapat diturunkan lagi menjadi variable yang lebih rinci dan terukur Urgensi Biaya Transaksi dalam Desain Kelembagaan Biaya transaksi digunakan untuk mengukur efesien tidaknya desain kelembagaan Semakin tinggi biaya transaksi maka desain kelembagaan semakin tidak efesien Semakin rendah biaya transaksi maka desain kelembagaan semakin efesien 4
Asumsi Dasar Terjadinya Biaya Transaksi Rasionalitas Terbatas (Bounded Rationality) ) Perilaku Oportunis (Opportunistic) Bounded Rationality: Bounded rationality adalah tingkat dan batas kesanggupan individu untuk menerima, menyimpan, mencari kembali dan memproses informasi tanpa kesalahan. Menurut Dietrich (1994) bounded rationality didasarkan 2 prinsip yaitu: 1. Keterbatasan kapasitas komputasi (perhitungan individu untuk memahami informasi yang kompleks (informational complexity) 2. Terjadinya informasi yang tidak lengkap (incomplete information) atau ketidakpastian informasi (informational uncertainty) 5
Opportunistic: Perilaku oportunistis adalah upaya untuk mendapatkan keuntungan melalui praktik yang tidak jujur dalam kegiatan transaksi. Keunggulan produksi seperti lokasi yang unik atau keterampilan yang berbeda tidak dianggap sebagai sikap oportunistis Hambatan dalam Penentuan Biaya Transaksi 1. Secara toeritis masih belum terungkap secara tepat definisi biaya transaksi 2. Kesulitan merumuskan variabel biaya transaksi karena bersifat spesifik 3. Kesulitan menentukan alat pengukuran yang akurat untuk analisisnya 6
Faktor yang menentukan besarnya biaya transaksi (Zhang, 2000): 1. What: the identity of bundle of rights 2. Who: to identity of agents involved in the exchanges 3. How: the institutions, technical and social, governing the exchange and how to organize the exchanges Bagaimana cara menghitung biaya transaksi??? Seperti biaya produksi 7
Biaya Produksi VS Biaya Transaksi Biaya Produksi Biaya yang dikeluarkan dalam mengubah faktor produksi (input menjadi barang dan jasa (output). Input dalam biaya produksi : tanah, tenaga kerja, modal dan kewiraswastaan Biaya Transaksi Biaya untuk melakukan pencarian informasi, biaya negosiasi, biaya pelaksanaan keputusan dan biaya monitoring dan pemaksaan (enforcement) Pembagian Biaya Transaksi 1. Biaya transaksi tetap ( fixed transaction costs), yaitu investasi spesifik yang dibuat di dalam menyusun kesepakatan kelembagaan (institusional arrangements) 2. Biaya transaksi variabel ( variable transaction costs), yaitu biaya yang tergantung pada jumlah dan volume transaksi. 8
Formulasi Biaya Transaksi (Collins dan Fabozzi,1991) Biaya transaksi = biaya tetap + biaya variabel Biaya tetap = komisi + transfer fees + pajak Biaya variabel = biaya eksekusi + biaya oportunitas Biaya eksekusi = price impact + market timing costs Biaya oportunitas = hasil yang diinginkan pendapatan aktual biaya eksekusi biaya tetap Biaya oportunitas adalah perbedaan antara kinerja investasi aktual dan investasi yang diharapkan yang disesuaikan dengan biaya eksekusi dan biaya tetap Biaya eksekusi adalah biaya yang muncul akibat permintaan eksekusi yang cepat (intermediate execution) Dampak harga (price impact) adalah biaya biaya untuk menangkap pergerakan aset yang merupakan hasil dari perdagangan ditambah selisisih harga pasar Biaya waktu pasar (market timing costs) adalah pergerakan harga aset pada saat dilakukannya transaksi 9
TERIMA KASIH 10