I. Pengenalan Play Framework

dokumen-dokumen yang mirip
CODEIGNITER 3. Belajar Mandiri. Zamah Sari

FRAMEWORK CODEIGNITER

PHP dan Framework CodeIgniter

BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN. pendekatan perancangan sistem berorientasi objek. Perancangan sistem

Membuat Toko Online dengan Teknik OOP, MVC, dan AJAX

Mengenal Codeigniter (CI) Framework

BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN. Sistem informasi penjualan dan pembelian Tissue SMART NARENA

Framework CodeIgniter Part 1

IKG3A3 / Software Project II

3.1 APLIKASI YANG DITANGANI OLEH CODE GENERATOR

Prosedur Menjalankan Program

1 - Pengenalan Java PENDAHULUAN

BERKENALAN DENGAN MODEL CODEIGNITER

MODUL PRAKTIKUM PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK (JAVA) PERTEMUAN 1 PENGENALAN LINGKUNGAN PEMROGRAMAN JAVA

Belajar dasar codeigniter framework

Cara Install Java SE Development Kit (JDK) di Windows

3 BAB III LANDASAN LANDASAN TEORI

Bab 1. Pengenalan JSP POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: 1.1 Dasar JSP

Oleh: Ahmad Syauqi Ahsan

BAB IV IMPLEMENTASI DAN ANALISA

Mengembangkan Component Joomla Oleh : Garry B.

Materi 2 E-Commerce Lanjut (CodeIgniter) 3 SKS Semester 7 S1 Sistem Informasi UNIKOM 2015 Nizar Rabbi Radliya

BAB I PENGENALAN FLASH DAN ACTIONSCRIPT 3.0

BAB 3 LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI

BAB 3 LANDASAN TEORI

2. Software yang dibutuhkan Untuk membuat sebuah program java, minimal yang dibutuhkan adalah:

Bab 2 Tinjauan Pustaka 2.1 Kajian Pustaka

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI. sebuah sistem pencarian lokasi kuliner berbasis mobile web untuk wilayah

CodeIgniter.

Instalasi Sencha Touch - Tutorial Sencha Touch #Part 1

BAB III LANDASAN TEORI

BAB III UJICOBA PENGEMBANGAN SISTEM CLEARINGHOUSE MENGGUNAKAN APLIKASI GEONETWORK OPENSOURCE

Setting SMS Gateway dengan GAMMU Private Training Web Development Padang. 11/2/2014

Cara Koneksi Database di Dreamweaver CS3

MICROSOFT VISUAL FOXPRO

Web Server Administrator

EDISI MEI 2004, Volume IX, No. 2 ISSN : Oleh: Kristophorus Hadiono dan Hari Murti

Membuat JSP dan Servlet Sederhana

Bagian II Dasar-Dasar CodeIgniter

Konfigurasi DNS & Web Server

Persiapan. 2.1 Hardware

PRAKTIKUM SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

TUGAS 1 APLIKASI WEB DINAMIS LANJUT. Nama : ARISTIAN NUGROHTOMO NIM :

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI

sebelumnya proses add path GMT harus dilakukan secara manual di environment setting pada windows.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI

PENDAHULUAN TENTANG NETBEANS

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

Tutorial Meng-install Ruby, Ruby on Rails dan Membuat Aplikasi Sederhana Menggunakan Framework Ruby on Rails Pada Windows.

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA

Pemrograman Web Week 1. Team Teaching

APLIKASI WEB DINAMIS LANJUT TUGAS 1

Mengenal Pemrograman PHP7 Database untuk Pemula

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

Panduan Trainer Web Programming

TUGAS 1 APLIKASI WEB DINAMIS LANJUT MENGENAL COMPOSER DAN GITHUB DISUSUN OLEH: AHMAD DAHLAN AL-ASY ARI( )

Fig.1 System Architecture OpenRemote [

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. a. Spesifikasi piranti keras pada local server: Processor : Intel Pentium IV 1.8 Ghz

TUGAS 1 Aplikasi Web Dinamis Lanjut Composer dan Github

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

INTRODUCTION TO JAVA

BAB III LANDASAN TEORI

LAPORAN PRAKTIKUM TEKNOLOGI FRAMEWORK PERTEMUAN KE 1

Sering kita mendengar tentang MVC Framework PHP tetapi kurang mengerti belum arti dari

Pemrograman Web Berbasis Framework. Pertemuan 4 : Konsep MVC : Controller. Hasanuddin, S.T., M.Cs. Prodi Teknik Informatika UAD

Menjalankan aplikasi MYSQL

DATABASE SERVER WEB SERVER SUBDOMAIN

BAB II LANDASAN TEORI. Internet adalah singkatan dari Interconnection network, merupakan

MEMBUAT LAPORAN DI JAVA DENGAN MENGGUNAKAN IREPORT

BAB III LANDASAN TEORI

MENGENAL PHP BAB Apakah PHP Itu?

Bab 2. Tinjauan Pustaka

PENGENALAN DAN INSTALASI SOFTWARE

BAB 1 PENDAHULUAN. Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Medan merupakan instansi sekolah menengah atas

Mengembangkan Website Berbasis Wordpress

3. BAB III METODE PENELITIAN

TUGAS 1 Aplikasi Web Dinamis Lanjut. Disusun Oleh : Rina Septiana ( )

TUGAS 1 APLIKASI WEB DINAMIS LANJUT

Instalasi dan konfigurasi VSTS Agent

Client Server Basisdata. SMS Gateway (Visual Basic & Gammu) part 01 Zulkarnaen NS

BAB III METODE PENELITIAN

LANDASAN TEORI. yang sudah ada untuk mencapai tujuan yang dimaksud. Pada umumnya sistem diartikan sebagai sekumpulan unsur atau elemen yang

Pengantar. Persyaratan Sistem. Cara Menginstall

Bab 2 Tinjauan Pustaka

Eksekusi file setup.exe yang ada dalam CD atau folder instalasi oracle.

2. DASAR TEORI 2.1 PHP5

INSTALASI WEB SERVER PADA LINUX Oleh Dwi Kurnivan Setiono

Instalasi Joomla 1.7

A-PDF OFFICE TO PDF DEMO: Purchase from to remove the watermark. Ade Sarah H

INSTALLATION GUIDE INSTALLATION GUIDE. PT.Technomatic Cipta Mandiri. IT division: Jl. Cikutra Baru Raya No.2 Bandung-40124

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Muhammad Zen Samsono Hadi, ST. Msc.

MODUL 1 INSTALASI PAKET JAVA DAN PROGRAM SEDERHANA

1. Prosedur Persiapan Aplikasi Berikut ini adalah panduan untuk melakukan install aplikasi untuk dapat menjalankan program penilai esai otomatis :

Manual Installation Perceptive Content Web

TUGAS 1 WEB DINAMIS LANJUT. Nama : Parisaktiana Fathonah NIM : Link :

INSTALASI IONIC FRAMEWORK DI WINDOWS 7 UNTUK PENGEMBANGAN APLIKASI MOBILE HYBRID

Transkripsi:

I. Pengenalan Play Framework Play framework merupakan framework pemrograman web yang memudahkan dan mempercepat proses development aplikasi menggunakan Java. Framework ini diciptakan untuk mengatasi tantangan dalam pemrograman J2EE ataupun web menggunakan Java yang memiliki masalah dalam lamanya waktu untuk proses build and deploy. Dengan menggunakan framework ini, kita cukup mengedit coding, save lalu merefresh browser untuk melihat hasil coding. Hal ini berbeda dengan pemrograman java web lainnya yang bahkan dalam beberapa kondisi harus melakukan restart server meskipun masih dalam proses development yang hanya mengubah beberapa file saja. Keuntungan menggunakan framework : Alasan Penggunaan Framework

II. Instalasi Framework Saat ini, play framework sudah rilis versi 2.0.x yang mendukung bahasa pemrograman java dan scala. Proses instalasi play framework sangatlah mudah. Langkah yang harus dilakukan adalah : 1. Install JDK gunakan versi 5 keatas jika anda menggunakan Play 1.x, tapi jika anda menggunakan Play versi 2.x anda harus mengunakan Java versi 6 keatas 2. Download play framework di http://www.playframework.com/download 3. Kemudian letakkan ekstraksi hasil download, dan setting path pada sistem operasi mengarah pada folder hasil ekstrasi tersebut sehingga anda bisa mengakses file binary play. Set Environment di Microsoft Windows 1. Update variable environment PATH sebagai berikut : 2. Pilih menu -> control Panel -> System -> [Tab] Advanced

Set Environment di Mac OS Buka terminal command prompt berikan perintah sebagai berikut : Set Environment di Linux OS Buka terminal command prompt berikan perintah sebagai berikut : Cek Framework Untuk mengecek apakah play telah terinstall pada komputer, maka ketikan play pada terminal anda. Jika play telah terinstall seharusnya output pada terminal adalah seperti dibawah ini. Setelah play terinstall, maka kita dapat membuat project baru dengan mengetikkan perintah play new <nama_project>

Menjalankan Project 1. Selanjutnya kita dapat menjalankan project dengan masuk terlebih dahulu ke directory project dan ketik perintah play run. 2. Aplikasi web yang baru saja kita jalankan dapat kita lihat pada browser dengan alamat http://localhost:9000

Bantuan Menjalankan Framework Untuk perintah perintah lain dalam menjalan framework bisa anda lihat dengan memberikan perintah play help

Memulai Coding Selanjutnya yang akan kita lakukan adalah mencoba mengganti tampilan awal aplikasi yang sebelumnya adalah Menjadi halaman web dengan tampilan sebagai berikut : 1. Untuk memulai coding menujulah ke folder project anda <nama_project>/app/views/application/.

2. Buka file index.html dengan text editor kesayangan anda 3. hapuslah #{welcome /} dengan statment <p2> Hallo Test Play Framework</p2> 4. Simpan hasil update anda, refresh browser Tugas I 1. Buat project dengan nama project sesuai NIM anda 2. Lakukan pada Customize halaman web awal untuk menampilkapn Nama, NIM, Jurusan Anda

III. Teknik Pemrograman Model-View-Controller MVC adalah konsep dasar yang harus diketahui sebelum mengenal Play framework. MVC adalah singkatan dari Model View Controller. MVC sebenarnya adalah sebuah pattern/teknik pemogramanan yang memisahkan bisnis logic (alur pikir), data logic (penyimpanan data) dan presentation logic (antarmuka aplikasi) atau secara sederhana adalah memisahkan antara desain, data dan proses. Adapun komponenkomponen MVC antara lain: 1. Model Model berhubungan dengan data dan interaksi ke database atau database resources lainya. Model juga merepresentasikan struktur data dari aplikasi yang bisa berupa basis data maupun data lain, misalnya dalam bentuk file teks, file XML maupun webservice. Biasanya di dalam model akan berisi class dan fungsi untuk mengambil, melakukan update dan menghapus data website. Sebuah aplikasi web biasanya menggunakan basis data dalam menyimpan data, maka pada bagian Model biasanya akan berhubungan dengan perintah-perintah manapulasi data akses (misal query SQL). 2. View View berhubungan dengan segala sesuatu yang akan ditampilkan ke end-user. Bisa berupa halaman web, rss, javascript dan lain-lain. Kita harus menghindari adanya logika atau pemrosesan data di view. Di dalam view hanya berisi variabel-variabel yang berisi data yang siap ditampilkan. View dapat dikatakan sebagai halaman website yang dibuat dengan menggunakan HTML dan bantuan CSS atau JavaScript. Di dalam view jangan pernah ada kode untuk melakukan koneksi ke basisdata. View hanya dikhususkan untuk menampilkan data-data hasil dari model dan controller. 3. Controller Controller bertindak sebagai penghubung data dan view. Di dalam Controller inilah terdapat class-class dan fungsi-fungsi yang memproses permintaan dari View ke dalam struktur data di dalam Model. Controller juga tidak boleh berisi kode untuk mengakses basis data karena tugas mengakses data telah diserahkan kepada model. Tugas controller adalah menyediakan berbagai variabel yang akan ditampilkan di view, memanggil model untuk melakukan akses ke basis data, menyediakan penanganan

kesalahan/error, mengerjakan proses logika dari aplikasi serta melakukan validasi atau cek terhadap input. Jika dipetakan, alur kerja MVC akan tampak seperti gambar diatas. Browser berinteraksi melalui controller. Controller-lah yang akan menerima dan membalas semua request dari browser. Untuk data maka controller akan meminta ke Model dan untuk UI/template akan meminta ke View. Jadi Otak dari aplikasi ada di controller, Muka aplikasi ada di view dan Data ada di model. Ketika browser meminta sebuah halaman web maka router akan mencarikan controller mana yang harus menangani request tersebut. Setelah itu barulah si controller menggunakan model untuk mengakses data dan View untuk menampilkan data tersebut.

IV. Aksi Controller Pada bab ini kira akan memulai coding menggunakan Play framework. Sebelum memulai memulai maka perlu kita pahami kembali apa itu Controller? Dan bagaimana hubungan controller dengan URI? Contoller Play framework adalah sebuah framework berbasis MVC. Sebuah Controller dapat dikatakan sebagai jantung dari suatu aplikasi, karena controller menentukan bagaimana permintaan HTTP yang harus ditangani. Sebuah kelas Controller adalah sebuah file yang terletak di dalam folder application/controller dan memiliki nama file yang sama dengan nama kelasnya dan dikaitkan dengan URL. Segmen-segment pada URL pada Play framework mencerminkan Controller yang dipanggil. Contoh: http://www.mydomain.com/class/fungsi/id maka domain tersebut dapat dipecah menjadi bagianbagian diantaranya: Adapun komponen-komponen URL diatas adalah 1. Konfigurasi Base Url, Bagian ini merupakan url yang kita masukkan pada konfigurasi base_url yang berupakan url paling dasar untuk mengakses web atau aplikasi kita 2. Segmen URI pertama yaitu class. Class tersebut merupakan nama kelas controller yang akan kita panggil. Apabila segment ini kosong maka akan digantikan dengan default controller yang telah disetting di konfigurasi router.php 3. Segmen URI kedua yaitu fungsi dari class controller yang telah kita panggil tadi. Apabila segment kedua ini kosong maka fungsi yang dipanggil adalah fungsi index dari kelas controller tersebut 4. Segmen URI ketiga biasanya berisi parameter dari fungsi. Jika fungsi dari controller yang dipanggil mempunyai parameter maka parameternya harus dimasukkan sebagai segment URI sesuai urutan

Untuk contoh pertama, kita akan membuat sebuah aplikasi hello Play framework yang sederhana. Aplikasi tersebut akan diletakkan di folder hello dari htdoc anda, sehingga anda dapat mengaksesnnya dengan membuka url http://localhost:9000/aksi1. Perhatikan langkah berikut ini: 1. Buat project baru dengan nama meet3 : 2. Mari kita coba membuat sebuah controller sederhana sehingga dapat melihat apa yang terjadi. Dengan menggunakan teks editor kesayangan anda. Buka file \meet3\app\controllers\application.java 3. Tambahkan sebuah fungsi contoller menjadi seperti berikut :

4. Aturlah konfigurasi Routing aplikasi dengan membuka file \meet3\conf\routes 5. Dengan text editor setting routing dengan menambahkan konfigurasi sebagai berikut

5. Simpan hasil konfigurasi routing anda. Test hasil dengan membuka aplikasi melalui browser. Dengan url : http://localhost:9000/aksi1 6. Untuk selanjutnya lengkapilah fungsi-fungsi dalam Controller application menjadi sebagai berikut

7. Rubah setting routing dengan menambahkan konfigurasi sebagai berikut Template 8. Untuk melengkapi fungsi aksi4 buatlah template pada direktori \meet3\app\views\application dengan bentuk file.html

Ingat aturan pemberian nama template : 9. Untuk pengujian Aksi5 gunakan url dibrowser dengan format sebagi berikut :

Tugas II 1. Buat project dengan nama project sesuai NIM anda dengan format NIM_p2 2. Rubahlah fungsi fungsi yang ada di contoller Application menjadi sebagai berikut : 3. Tambahkan contoller function dengan nama doact5() dengan format sebagai seperti diatas : 4. Sesuaikan Routing dan Template View untuk tugas diatas